Siti Zuhroh Halaman 9 dari 14 ISSN 2615-8507 . ISSN 2622-1713 . Peran Ibu Rumah Tangga Guna Menjaga Bumi Bebas Dari Polusi Sampah Plastik Siti Zuhroh STIE PGRI Dewantara Jombang Korespondensi : siti_zuhroh@stiedewantara. Diserahkan: 15 Maret 2020. Direvisi: 25 Maret 2020. Diterima: 5 April 2020 Abstrak Fenomena krisis sampah plastik di daratan maupun di laut, sangat mengkhawatirkan bagi Hal ini karena sifat plastik yang tidak mudah terurai dalam jangka waktu yang sangat lama sehingga menyebabkan banyak dampak negatif antara lain kematian binatang laut, pencemaran tanah hingga terkontaminansinya air dan tanah dengan zat kima berbahaya. Untuk itu, diperlukan kerjasama dan kepedulian dari berbagai pihak untuk mengatasi hal ini, termasuk salah satunya adalah peran nyata perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang mengambil tema pemberdayaan ibu rumah tangga guna meminimalisir dampak pencemaran sampah plastik ini dilakukan di wilayah Desa Sengon Kecamatan Jombang. Kabupaten Jombang dengan mitra kegiatan adalah para ibu rumah tangga. Kegiatan PKM ini dilakukan pada tahun 2018 Ae 2019 dengan menggerakkan mitra untuk membentuk suatu komunitas peduli sampah. Kegiatan PKM ini terbukti cukup berhasil yaitu dengan mulai terbentuknya suatu komunitas pegiat sampah dengan nama KopeSamberlijo. Namun demikian, kegiatan PKM ini hanyalah awal, sehingga diperlukan upaya lebih lanjut agar kegiatan ini tidak berhenti pada saat kegiatan PKM selesai. Kata Kunci: Sampah. Plastik. Ibu Rumah Tangga. KoPe Samberlijo. Sengon Abstract The phenomenon of the plastic waste crisis on land and at sea is very worrying for the This is because the nature of plastic is not easily broken down in a very long period of time, causing many negative impacts, including the death of marine animals, soil pollution and contamination of water and soil with hazardous chemicals. For that, cooperation and concern from various parties are needed to overcome this, including one of which is the real role of universities. This community service activity (PKM) which takes the theme of empowering housewives to minimize the impact of plastic waste pollution is carried out in the Sengon Village area. Jombang District. Jombang Regency with the activity partners are housewives. This PKM activity was carried out in 2018 Ae 2019 by mobilizing partners to form a community that cares about waste. This PKM activity proved to be quite successful, namely by starting to form a community of waste activists called KopeSamberlijo. However, this PKM activity is only the beginning, so further efforts are needed so that this activity does not stop when the PKM activity is finished Keywords: Garbage. Plastic. Housewife. KoPe Samberlijo. Sengon PENDAHULUAN Latar Belakang Edukasi menumbuhkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, mengenalkan daur ulang sejak dini yang ramah lingkungan harus segera dilakukan. Ancaman krisis sampah plastik di Indonesia sudah di depan mata dan bahkan menjadi perhatian dunia. Jumlah retail semakin banyak di Indonesia sebagaimana tersaji pada data berikut merupakan satu contoh menunjukkan pertambahan jumlah ritel/ gerai Alfamart dan Indomart . katadata, 2. Comvice. Vol 4 No 1. April 2020 id/inde. php/COMVICE/issue/view Halaman 9 - 14 Siti Zuhroh Halaman 10 dari 14 Gambar 1: Jumlah Gerai 10 Toko Ritel Dari Gambar 1 . di atas dapat dijelaskan bahwa gerai Alfamart pada Maret 2017 meningkat menjadi 12. 710 unit dari posisi Januari 2017 sebanyak 12. 456 unit. Demikian pula Alfa Midi dan Indomaret gerainya juga bertambah pada Maret 2017 dibanding Januari 2017. Penambahan jumlah dari beragam ritel baik yang modern dan tradisional tentunya akan semakin menambah jumlah penggunaan kantong plastik dan memicu meledaknya jumlah sampah plastik. Kondisi itu juga diperparah dengan budaya membuang sampah di sungai atau selokan. (M. Wismabrata, 2. Persoalan sampah tidak dapat diurai tanpa adanya kesadaran, dan pola pikir yang benar yang mamapu mendorong perilaku yang positif dalam memperlakukan sampah. Salah satu contoh yang sering dijumpai perilaku membuang sampah plastik . otol, gelas air miner,bingkus perme. dijalan lewat jendela mobil tanpa rasa bersalah. Kesadaran dan pola pikir yang benar untuk berperilaku yang tepat dalam memperlakukan sampah tidak mudah dilakukan. Pendekatan yang baik dan tepat harus ada. Profil Mitra Untuk menangani masalah krisi sampah plastic, diperlukan upaya dari berbagai pihak antara lain pemerintah, masyarakat serta perguruan tinggi. Masyarakat adalah pihak yang paling berperan guna mendukung kegiatan ini. Karena itu, perlu keterlibatan aktif dari masyarakat untuk mendukung hal ini. Perguruan tinggi juga mampu menunjukkan perannya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang merupakan salah satu dari unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi (Mutiarni. Utomo. , & Zuhroh. Salah satu upayanya adalah melakukan pendekatan yang dilakukan melalui edukasi dan nilai nilai agama serta pembentukan komunitas penggiat sampah menjadi bernilai ekonomi berkah melalui ibu rumah tangga (RT). Gagasan ini muncul karena ibu rumah tangga merupakan ujung tombak yang dalam keseharian berhadapan langsung dengan aktivitas yang menimbulkan sampah, selain itu, ibu rumah tangga dapat berperan secara efektif dalam mempengaruhi dan memberikan nilai-nilai positif kepada seluruh anggota Comvice. Vol 4 No 1. April 2020 id/inde. php/COMVICE/issue/view Siti Zuhroh Halaman 11 dari 14 keluarga khususnya keluarga inti. Pendekatan nilai-nilai agama yang sederhana dengan melabel kegiatan menjadi AuBerkah Dalam Semangat SedekahAy akan memudahkan mengubah perilaku karena nilai nilai agama sudah melekat dalam kehidupan sehari hari. Desa Sengon merupakan proyek pertama yang diharapkan menjadi embrio yang dapat dikembangkan di wilayah lainya. Pendekatan model yang digunakan berbeda dari yang model yang selama ini sudah berkembang seperti bank sampah. Tujuan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran dan peran ibu rumah tangga agar turut berkonstribusi mengurangi polusi sampah plastik. TINJAUAN PUSTAKA Ritel Ritel atau perdagangan eceran yang berasal dari bahasa bahasa Inggris disebut retailing dijelaskan sebagai kegiatan menjual barang dan jasa kepada konsumen akhir (Sopiah, 2. Retail di Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden no. 112/ tahun 2007 dibedakan dua, ritel tradisional dan modern. Ritel tradisional adalah ritel yang dibangun oeh Pemerintah daerah, swasta. BUMD termasuk kerjasama dengan swasta dengan tepat usaha berupa toko, kios, los dan tenda yang dimiliki oleh pedagang kecil, menengah, swadaya masyarakat atau koperasi dengan usaha skala kecil dan degan proses jual beli dagangan atau tawar menawar. Sedangkan pasar modern terdiri dari pusat perbelanjaan, toko, toko modern. Reduce. Reuse And Recycle. Recovery And Disposal Frasa Areduce, reuse dan recycleAo digunakan awal mulai pada masa perang Vietnam pertengahan tahun 1970 ketika mulai bangkit kesadaran pada dampak negatif lingkungan. Penganan sampah dari 3R berkembang menjadi 5R (Waste4Change, 2. sebagai berikut : Reduce merupakan produksi sampah yang dari awalnya dengan cara membawa sendiri kantung belanja, menggunakan produk yang bisa digunakan berulang kali, dan lain-lain. Reuse. Material sampah yang aman digunakan kembali, salah satunya dengan cara membuat kerajinan tangan atau proses upcycle. Recycle, mendaur ulang sampah dengan cara meleburkan, mencacah, melelehkan untuk dibentuk kembali menjadi produk baru yang umumnya mengalami penurunan kualitas. Recovery, sampah yang tidak dapat didaur ulang, maka gunakan cara agar sampah menghasilkan energi atau material baru dengan memproses sampah-sampah yang tidak bisa didaur ulang tersebut . Disposal, sampah/produk sisa dari proses recovery yang umumnya berupa abu atau material sisa lainnya dibawa ke TPA untuk diolah dan diproses agar tidak merusak lingkungan. Produk Bernilai Tambah Nilai tambah menurut Hayami, et. definisi adalah pertambahan nilai suatu komoditas karena adanya input fungsional yang diberlakukan pada komoditi yang Input fungsional tersebut berupa proses pengubahan bentuk . orm utilit. , pemindahan tempat . lace utilit. , maupun proses penyimpanan . ime utilit. Nilai tambah menggambarkan imbalan bagi tenaga kerja, modal dan manajemen. Produk bernilai tambah untuk sampah plastik yang dimaksud dalam kegiatan ini adalah aktivitas merubah limbah plastik dari yang tidak dimanfaatkan . ampah plastik yang dibuang, dibakar, dan lain-lai. yang dirubah sedemikian rupa agar menjadi bentuk baru sehingga dapat bernilai ekonomi lebih tinggi. METODE PELAKSANAAN KEGIATAN Tahap Persiapan: Pembentukan Komunitas. Kegiatan diawali dengan memberikan pendekatan dan edukasi membangun kesadaran kepada ibu ibu sasaran pentingnya peran ibu ibu turut Comvice. Vol 4 No 1. April 2020 id/inde. php/COMVICE/issue/view Siti Zuhroh Halaman 12 dari 14 serta mengurangi sampah plastik. Kegiatan ini agar berlangsung dengan baik perlu dibentuk komunitas. Komunitas memiliki kepedulian terhadap bumi bebas polusi sampah plastik, peduli terhadap lingkungan hijau, dan mendorong dan saling menguatkan untuk kegiatan produktif ibu-ibu dan ekonomi umat melalui pemberian modal tanpa bunga berbasis syariat Islam. Semua tujuan aktivitas ibu ibu diiatkan sedekah, tenaga maupun materi. Membangun Kerjasama Pihak Ketiga Kegiatan yg dimaksud adalah kerjasama dengan pihak pengepul sampah yang bisa dihadirkan dilokasi dikumpukanya sampah plastik untuk dijual. Perkembangan selanjutnya dapat dibuka kerjasama dengan pihak-pihak terkait khususnya yang memberi peluang sampah plastik agar bernilai tambah. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan tahap pertama menggunakan alur yang lebih sederhana dengan cara menjual langsung kepada pengepul sampah plastik yang dikumpulkan warga, dan untuk selanjutnya direncanakan memberikan pelatihan agar sampah plastik bernilai tambah sehingga lebih bernilai ekonomi. Adapun alur sederhana pengelolaan sampah plastik yang dimaksud sebagai berikut : Sampah plastik (KoPe Samberlij. Dicatat Bendahara Hasil Tiap Anggota Komunitas Lokasi pengepulan Diserahkan Tunai (Anggota Komunita. : sifat sukarela Sedekah Berkah Gambar 2: Pengelolaan sampah Plastik KoPe Samberlijo HASIL KEGIATAN Pembentukan Komunitas Sampah berkah dan lingkungan hijau Kegiatan dilakukan di lokasi yang disepakati bersama yaitu di halaman Musholla dihadiri para ibu rumah tangga desa Sengon Jombang yang selanjutnya disebut mitra. Kegiatan dilakukan pada bulan Oktober 2018, diawali dengan memberikan edukasi secara umum pentingnya peran ibu ibu sebagai ujung tombak khususnya dalam rangkan turut berperan mengurangi polusi plastik. Mitra sepakat membentuk komunitas pada bulan Nopember 2018 yang diberi nama Komunitas Penggiat Sampah Berkah dan Lingkungan Hijau disingkat Kope. SamberLijo (Gambar . Komunitas ini ke depan akan dikembangkan untuk mendorong ekonomi umat khususnya ibu-ibu yang berkegiatan produktif yang memerlukan modal dibantu dengan pinjaman bebas bunga berbasis syariAah. Hanya bila ingin memberikan sebagian hasil Comvice. Vol 4 No 1. April 2020 id/inde. php/COMVICE/issue/view Siti Zuhroh Halaman 13 dari 14 usahanya maka dihitung sebagai sedekah yang dikelola dan akan digunakan untuk kegiatan amal sholeh agar warga semakin berkah. Gambar 3 : Komunitas Penggiat Sampah berkah Kerjasama Dengan Pengepul Sampah Kerjasama dilakukan pada bulan Nopember 2019 dengan Pengepul sampah yang bernama Bapak Ismail, yang beralamat di Prof. Moch. Yamin Diwek Jombang. Kerjasama dilakukan dengan kesepakatan : Pengepul bersedia mengambil dan membeli sampah plastik yang dikumpulkan komunitas di tempat yang disepakati. Sampah dibeli dengan harga umumnya di pasar. Sanggup membayar tunai setelah aktivitas penimbangan selesai. Hasil Penjualan Sampah Hasil penjualan sampah dari pengepul dicatat bendahara dan disepakati bahawa anggota dapat mengambil langsung uangnya di Bendahara atau secara sukarela diserahkan ke Bendahara untuk dikumpulkan sebagai sedekah warga yang akan dibagikan pada pihak yang membutuhkan. PENUTUP Kegiata pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan penulis adalah sebuah awal dari sebuah langkah besar. Kegiatan tersebut adalah suatu upaya dalam mengatasi krisi sampah plastik di bumi. Meskipun kegiatan tersebut telah menunjukkan dampah yang positif yang terbukti dari terbentuknya suatu komunitas pegiat sampah dengan nama KoPe Samberlijo dan telah beroperasi, kegiatan tersebut harus terus didukung, dimonitor dan bahkan difasilitasi agar mampu menginspirasi masyarkat di wilayah lain. DAFTAR PUSTAKA