JURNAL SAINS DAN INFORMATIKA Research of Science and Informatic V7. Vol. 07 No. http://publikasi. id/index. php/jsi/ p-issn : 2459-9549 e-issn : 2502-096X Pemanfaatan Barcode Scanner Pendaftaran Pasien Pada Puskesmas Rawat Inap Way Kandis Didi Susianto. Eka Ridhawati. Yuli Syafitri. Program Studi Sistem Informasi. STMIK Pringsewu. Lampung, di2. susianto@gmail. Program Studi Sistem Informasi. STMIK Pringsewu. Lampung, ekaridhawati@gmail. Program Studi Manajemen Informatika. AMIK Dian Cipta Cendikia, ayulisyafitri@gmail. Submitted: 23-10-2021. Reviewed: 24-11-2021. Accepted 29-11-2021 http://doi. org/10. 22216/jsi. Abstract Way Kandis Inpatient Health Center as a provider of health care facilities are required to provide fast and accurate health The problem currently faced is patient service which includes patient registration, patient data processing, and report data processing which is still done manually so that it is ineffective and slows down or complicates registration officers in serving patients. The system development method used by the author for this research is the Extreme Programming method. The stages of the Extreme Programming (XP) method are: planning, designing, coding, testing and improving software. The design tool uses a UML diagram that consists of use case diagrams, class diagrams, and activity diagrams. From this research, a barcode scanner based on patient registration information system is produced which is able to process registration data, print queue evidence, process patient data, print barcode patients, and process reports better than the old system. Testing the system in this study using a black box where the system developed at the Way Kadis Health Center was tested by data entry by the actors involved in the inpatient process. The system built can simplify and help to improve the performance of registration officers in serving patients at Way Kandis Inpatient Health Center quickly, and accurately . Keywords: Barcode Scanner. Extreme Programming (XP), (Health Cente. Puskesmas. Patient Registration Abstrak Puskesmas Rawat Inap Way Kandis sebagai penyedia layanan kesehatan harus menyediakan layanan kesehatan yang cepat dan Permasalahan yang ada saat ini adalah pelayanan pasien yang meliputi registrasi pasien, pengolahan data pasien, dan pengolahan data laporan masih dilakukan secara manual sehingga tidak efisien dan lambat, sehingga mempersulit bagian pendaftaran untuk melayani pasien. Dalam pengembangan sistem yang dibangun, penulis menggunakan metode Extreme Programming (XP). Tahapan-tahapan metode Extreme Programming (XP) adalah: perencanaan, perancangan, pengkodeean, pengujian dan peningkatan perangkat lunak. Alat desain memanfaatkan diagram Unified Modeling Language (UML) yang mencakup diagram use case, diagram kelas, dan diagram aktivitas. Sistem informasi pendaftaran pasien sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas registrasi dan pengolahan data di bidang kesehatan. Salah satu penerapan dalam aplikasi ini adalah membantu menyimpan dan mengolah data pasien di Puskesmas Rawap Inap Way Kandis. Tujuan dari penelitian ini menghasilkan sistem informasi registrasi pasien berbasis barcode scanner yang mampu mengolah data registrasi, mencetak bukti antrian, mengolah data. pasien, mencetak kartu pasien dengan barcode, dan memproses laporan lebih baik daripada sistem Pengujian sistem pada penelitian ini menggunakan black box dimana sistem yang dikembangkan pada Puskesmas Way Kadis dilakukan pengujian dengan cara pengentrian data oleh para aktor yang terlibat dalam proses rawat inap. Sistem yang dibangun ini dapat mempermudah dan membantu meningkatkan kinerja pendaftar untuk melayani pasien rawat inap Puskesmas Way Kandis secara cepat, tepat dan akurat. Keywords: Pendaftaran Pasien. Puskesmas. Barcode Scanner. Extreme Programming (XP) A 2018 Jurnal Sains dan Informatika Didi Susianto. Eka Ridhawati. Yuli Syafitri. / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. Pendahuluan 1 Penelitian Terkait Saat ini, teknologi berkembang pesat, begitu pula Ada beberapa referensi dalam penelitian ini sebagai dengan peningkatan teknologi informasi. Teknologi acuan penulis, yaitu: informasi dibutuhkan untuk memudahkan tugas manusia, termasuk di bidang kesehatan . Sebagai a. Penelitian yang dilakukan oleh Yuyi Andrika dengan judul "Penerapan Model Waterfall Pada Sistem penyedia fasilitas kesehatan. Puskesmas berkomitmen Informasi Rawat Jalan Dengan Kartu Pasien Beruntuk memberikan layanan kesehatan yang cepat dan Barcode Studi Kasus : Puskesmas Kenanga Oleh karena itu, kemajuan teknologi di bidang Sungailiat" pada Journal of Computer Science and kesehatan harus dimanfaatkan oleh puskesmas untuk Information System, pada tahun 2017. Dilakukannya memenuhi kebutuhan pelayanan tersebut. penelitian ini karena masalah pencatatan manual, pencarian pasien dan rekam medis membutuhkan Sistem informasi pendaftaran pasien sangat dibutuhkan waktu lama. Pada penelitian ini dihasilkan sistem untuk mendukung aktivitas registrasi dan pengolahan informasi yang dapat merekam lebih cepat, data di bidang kesehatan. Salah satu penerapan dalam mempermudah pencarian data, dan mencetak aplikasi ini adalah membantu menyimpan dan mengolah laporan setiap saat . data pasien di Puskesmas Rawap Inap Way Kandis. Sistem informasi pendaftaran pasien ini dibangun b. Penelitian dengan judul: AuSistem Informasi Pendaftaran Pasien pada Klinik dr. Veri Kajen dengan bahasa pemrograman PHP, program Sublime / Kabupaten Pekalongan Berbasis AndroidAy yang Notepad dan database MySQL. Metode pengambilan dilakukan oleh Aslan dan Dwi yaitu untuk mengatasi data pada penelitian yang dilakukan adalah observasi, masalah adanya antrian pada saat pendaftaran. wawancara, dan metode kepustakaan. Metode Adapun hasil dari penelitianya, yaitu menghasilkan Extreme sistem informasi pendaftaran berbasis android. Programming (XP). Dalam menggunakan framework Ionic dan framework Sistem informasi ini untuk Puskesmas Rawat Inap Way AngularJS sebagai front-end. PHP sebagai back-end. Kandis. Sistem yang saat ini digunakan di semua proses dan MySQL sebagai database. Sistem ini dibuat puskesma, seperti registrasi pasien, pengolahan dan dengan beberapa fasilitas-fasilitas yang dapat pelaporan data pasien, belum diterapkan secara efektif. digunakan, diantaranya untuk mendaftar periksa dan Nyatanya, hal ini memperlambat dan mempersulit juga ada pemberitahuan untuk mengetahui nomor pekerjaan para karyawan. Misalnya untuk mendaftar. Dalam aplikasi ini, user dapat mendaftarkan masukkan informasi dan laporan pasien. Oleh karena itu beberapa pasien dalam satu akun. Aplikasi ini dapat untuk mengatasi permasalahan di Puskesmas Rawat menulis keluhan pasien yang akan mendaftar periksa Inap Way Kandis dapat dilakukan dengan membuat . sistem informasi yang cepat dan akurat. Penelitian yang dilakukan oleh Pradikta Andrianto dengan judul "Sistem Informasi Pelayanan Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk merancang Kesehatan Berbasis Web di Puskesmas" Prosiding dan membuat sistem informasi pendaftaran pasien di Seminar Nasional Komputer dan Informatika Puskesmas Rawat Inap Way Kadis dengan (SENASKI) Permasalahan memanfaatkan barcode scanner. Sistem informasi ini penelitiannya adalah sulitnya mencari rekam medis, mengelola banyak proses, termasuk memasukkan pelayanan yang tidak efisien dan rekam manual. catatan pasien menggunakan pembaca kode batang. Hasil penelitian ini memberikan informasi grafik memproses data pasien, dan kemampuan sistem untuk pasien, informasi antrian pasien, informasi resep melihat laporan secara otomatis. Tujuan utama obat, dan informasi laporan pasien . pembangunan sistem informasi ini adalah untuk mengajukan sistem informasi registrasi pasien dan d. Penelitian oleh Akhmad Syukron. Noor Hasan dengan judul "Perancangan Sistem Informasi Rawat membuat kartu pasien dengan barcode di Puskesmas Jalan Berbasis Web Pada Puskesmas Winong". Rawap Inap Way Kandis. Keuntungan dari penelitian ini terdapat pada Jurnal Bianglala Informatika tahun baik secara langsung maupun tidak langsung, artinya Permasalahan: Registrasi pasien masih terjadi dengan adanya sistem informasi ini dapat mengatasi masalah pada identifikasi pasien lama dan baru, dan permasalahan tersebut di atas dan mempercepat serta pembuatan laporan masih dilakuan secara manual. memudahkan petugas Puskesmas khususnya dalam Hasil penelitian : Menghasilkan aplikasi sistem melakukan registrasi pada pasien. informasi yang lebih baik. Ini membantu kinerja puskesmas dalam pemrosesan dan pelaporan data . Tinjauan Pustaka/Penelitian Sebelumnya Penggunaan aplikasi adalah untuk pelayan medis dokter sebagai bagian informasi yang disediakan Dalam mendukung penelitian ini, tentu saja merujuk oleh Kimia Farma Bireuen. Perancangannya kepada beberapa penelitian terdahulu sebagai bahan menggunakan fungsi FIFO, dengan single channel acuan penulis. atu pint. atau ports yang diperlukan. Diharapakan Didi Susianto. Eka Ridhawati. Yuli Syafitri. / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. dengan adanya sistem ini dapat membantu pelayanan kepada pelanggan dengan tingkat pelayanan yang Sistem pendaftaran onlie pasien pada klinik dengan metode FIFO berbasis web service dapat membantu pelanggan untuk mengetahu informasiinformasi tentang pelayanan kesehatan di klinik tersebut . Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi absensi mahasiswa yang menggunakan QR code sebagai media masukan kehadiran mahasiswa berbasis jaringan lokal yang diimplementasikan agar terciptanya sebuah sistem informasi absensi yang memberikan kemudahan mahasiswa dalam proses absensi, mengurangi tindak kecurangan yang dilakukan oleh mahasiswa, serta memudahkan laporan ketika melakukan rekapan laporan . 2 Teori Pendukung Gambar 1. Metode Extreme Programming (XP) Adapun tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan dan dikerjakan pada metode extreme programming . yaitu: . Sistem Informasi Sistem informasi adalah sistem yang bertujuan untuk a. menghasilkan informasi. Informasi adalah data yang diolah dalam format yang berguna bagi pengguna . Planning (Perencanaa. Tahapan ini merupakan langkah awal dalam pengembangan sistem yang meliputi beberapa kegiatan perencanaan seperti identifikasi masalah, analisis kebutuhan dan perencanaan implementasi pengembangan sistem. Pendaftaran Pendaftaran adalah sebuah proses pencatatan seperti pencatatan identitas, alamat dan sebagainya dalam b. Design (Perancanga. Pada tahap perancangan, dibuat model sistem Berdasarkan pemahaman di atas peneliti berlandaskan hasil analisis kebutuhan yang diterima. dapat menyimpulkan bahwa pendaftaran adalah Selain itu, melakukan pemodelan database untuk proses pencatatan identitas bagi setiap pendaftar ke mengilustrsikan keterkaitan data. Model sistem dalam sebuah media penyimpanan yang digunakan digunakan adalah Unified Modeling Language dalam proses pendaftaran . (UML). Barcode Barcode adalah kode identifikasi khusus yang c. Coding (Pengkodea. Langkah ini merupakan kegiatan pemodelan yang dicetak, berupa rangkaian batang vertikal tercetak dibuat pada antarmuka pengguna dengan yang berbeda lebarnya dan mewakili angka-angka menggunakan bahasa pemrograman. PHP adalah . Kode batang . adalah garis yang berisi bahasa pemrograman yang digunakan dalam kombinasi lebar garis dan spasi garis paralel, dan Sedangkan sistem manajemen basis data disebut kode batang satu dimensi. Kode batang menggunakan perangkat lunak MySQL. dengan kotak, titik, segi enam, dan bentuk geometris lainnya, di sisi lain, dapat disebut kode batang dua Testing (Pengujia. Langkah ini merupakan langkah pengujian aplikasi Pada titik ini didefinisikan oleh Pemindai pengguna sistem dan berfokus pada karakteristik dan Pemindai adalah alat yang digunakan untuk fungsi dari kesemua sistem, yang kemudian sistem memeriksa atau mengamati data yang direkam. diverifikasi oleh pengguna. Metode verifikasi untuk memindai sesuatu. aplikasi pendaftaran pasien adalah menguji black box dengan menguji input dan output dari sistem Metodologi Penelitian yang dikembangkan. Pengembangan perangkat lunak menggunakan berbagai pendekatan dan metode. Dalam penelitian ini, aplikasi e. pendaftaran pasien dibuat dengan menggunakan metode Extreme Programming (XP). Tahapan-tahapan metode Extreme Programming, seperti terlihat pada gambar 1. Software Increment (Peningkatan Perangkat Luna. Tahapan ini merupakan tahapan pengembangan sistem, yang dilakukan secara bertahap setelah sistem diperkenalkan ke dalam organisasi, dengan penambahan layanan atau konten, yang mengarah pada peningkatan fungsi sistem. Didi Susianto. Eka Ridhawati. Yuli Syafitri. / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. 1 Analisis Kebutuhan Sistem System Login Analisis sistem didefinisikan sebagai penyelesaian mengidentifikasi masalah. Setelah melakukan tahap perencanaan dan desiain system, maka tahap berikutnya adalah melakukan analisis sistem . Data Pendaftaran dan Biaya <> <> Mengelola Pendaftaran dan Biaya Identitas dan Pembayaran <> Data Pasien <> Mendaftar Pasien Mengelola Data Pasien Data Poli <> 1 Perangkat Lunak (Softwar. Mengelola Data Poli Petugas Perangkat lunak adalah program tambahan yang dimanfaatkan dalam menjalankan perangkat keras. Program yang dimanfaatkan untuk membangun sistem informasi di puskesmas ini yaitu: . Windows 7 atau lebih tinggi sebagai sistem operasi, . Xampp, . Script Editor digunakan adalah sublime dan notepad , . Firefox / Google Chrome sebagai browser web. <> Data Dokter Mengelola Data Dokter <> Data Laporan Mengelola Data Laporan Logout 2 Perangkat Keras (Hardwar. Perangkat keras . adalah perangkat komputasi Gambar 2. Perancangan Use Case Perangkat keras . dibutuhkan untuk mengimplementasikan desain sistem . Spesifikasi Berdasarkan gambar 2. diatas yang menjelaskan tentang perangkat keras yang diperlukan untuk membangun rancangan usecase pada system informasi pendaftaran sistem ini meliputi: . Prosesor Intel Dual-Core pasien menggunakan scan Barcode memiliki dua orang minimal, . RAM minimum 2GB, . 500 GB hard drive, yang memiliki hak akses yaitu petugas aatau admin dan . Keyboard standar sebagai perangkat input, . Pasien. Dimana masing-masing memiliki menu yang Pemindai kode batang sebagai pemindai kode batang. berfungsi sesuai dengan kegiatan dari masing-masing 3 Use Case Untuk Petugas atau admin memiliki lima menu Dalam sistem terintegrasi, digunakan use case diagram pengolahan data yaitu : yang menggambarkan hubungan antara aktor dan sistem a. Menu mengelola pendaftaran dan biaya memiliki . Penggunaan use case diagram menggambarkan fungsi untuk melayani pendaftaran pasien baru dan interaksi beberapa aktor dari sistem yang mencatat penerimaan biaya pendaftaran berobat pasien baru maupun lama. Menu mengelola data pasien, memiliki fungsional Use case diagram admin/petugas manggambarkan yaitu mencatat dan merekap dan menginfrmasikan fungsi atau layanan apa saja yang bisa digunakan oleh rekaman data pasien berobat administrator dari aplikasi system pendaftaran pasien. Menu mengelola data poli, memiliki fungsi untuk Untuk melakukan pengolahan data pengguna, admin menngelola data poli yang terdapat di puskesmas diharuskan login. Jika berhasil makan akan masuk ke d. Menu mengelola data dokter, memiliki fungsi untuk halaman administrator. Dalam halaman admin, mencatat dan menampilkan informasi data dokter administrator dapat melakukan pengolahan data yang praktek di puskesmas pendaftaran dan biaya pasien, mengolah data pasien, e. Menu Mengelola data laporan, memiliki fungsi mengolah data poli, mengolah data dokter, dan untuk mencetak laporan yang dibutuhkan oleh mengolah data laporan. Perancangan use case pada sistem yang akan dibangun Untuk pasien hanya memiliki satu fungsional untuk dapat dilihat pada gambar 2 di bawah ini. mengakses system yaitu hanya berfungsi untuk melakukan pendaftran bagi pasien yang sudah memiliki kartu berobat yang dilengkapi dengan barcode. Pasien dapat melakukan pendaftaran sendiri dengan kartu tersebut dan bisa melihat tampilan jadwal dokter dan poli yang praktek di puskesmas. Pasien bisa melakukan pendaftaran secara langsung dan bisa mendapatkan kartu pendaftaran yang digunakan untuk antrian berobat. Didi Susianto. Eka Ridhawati. Yuli Syafitri. / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. 4 Class Digram Tampilan Menu Utama atau beranda adalah halaman utama yang terdiri dari Beranda. Pendaftaran. Master. Diagram yang mengilustrasikan deskripsi dan struktur Profile, dan Laporan. Adapun tampilan menu utama serta hubungan antar diagram kelas pada sistem terlihat di gambar 5. informasi pendaftaran pasien dapat dilihat pada gambar Data Pasien idpasien: varchar . * nama: varchar . ktp: varchar . jk: varchar . tanggallahir: date alamat: varchar . Pendaftaran idpendaftaran: varchar . * idpasien: varchar . idpoli: varchar . iddokter: varchar . tanggal: date biaya: double noantrian: varchar . tambah() edit() hapus() simpan() cetak() Data Poli tambah() edit() hapus() simpan() cetak() tambah() edit() hapus() simpan() cetak() User id: varchar . * user: varchar . pass: varchar . hakakses: varchar . nama: varchar . KoneksiBasisData host database username password Main main() open() execute() getresult() close() idpoli: varchar . * jenispoli: varchar . biaya: double Data Dokter iddokter: varchar . * nama: varchar . spesialis: varchar . alamat: varchar . telepon: varchar . tambah() edit() hapus() simpan() cetak() Gambar 3. Perancangan Class Diagram Hasil dan Pembahasan Gambar 5. Tampilan Menu Utama / Beranda Tampilan Pendaftaran Tampilan Pendaftaran berikut ini berisi daftar pendaftaran pasien yang terdiri dari, id pendaftaran, tanggal daftar, nomor antrian, nama pasien, poliklinik, nama dokter, dan biaya. Adapun tampilan pendaftaran ini terlihat di gambar 6. Penelitian ini menghasilkan Sistem Informasi Pendaftaran Pasien Berbasis Barcode yang memiliki beberapa fitur, adapun fitur pada sistem ini sebagai berikut : . Program ini memiliki fitur yang dapat mengolah data pasien dan dapat menghasilkan kartu pasien berbarcode. Program ini memiliki fitur yang dapat mengolah data poliklinik, dan data dokter. Program ini memiliki fitur yang dapat mengolah data pendaftaran dan menghasilkan nomor antrian . Program ini memiliki fitur yang dapat mengolah data laporan perpriode. Tampilan Login Tampilan form ini, berfungsi untuk keamanan data dan Gambar 6. Tampilan Pendaftaran Pasien dimana administrator diminta untuk memasukan username dan password yang telah ditentukan. Adapun Tampilan Tambah Data Pendaftaran tampilan form login dapat dilihat pada gambar 4. Tampilan ini berfungsi untuk menambah data pendaftaran pasien berobat yang terdiri dari, id pendaftaran, poliklinik, scan barcode kartu pasien, dan pilih pasien apabila pasien pernah daftar namun tidak membawa kartu pasien, selanjutnya pilih dokter. Adapun tampilan tambah data pendaftaran pasien ini dapat dilihat pada gambar 7 dan 8. Gambar 4. Tampilan Form Login Tampilan Menu Utama / Beranda Didi Susianto. Eka Ridhawati. Yuli Syafitri. / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. Gambar 10. Tampilan Pendaftaran Hari Ini Tampilan Master Data Pasien Gambar 7. Tampilan Tambah Data Pendaftaran Tampilan berikut ini berisi data pasien yang terdiri dari id pasien, nama, ktp, jenis kelamin, tanggal lahir, dan Adapun tampilan ini dapat dilihat pada gambar 11 berikut ini. Gambar 8. Tampilan Tambah Data Pendaftaran Tampilan Hasil Cetak Antrian Tampilan ini merupakan hasil cetak bukti dan nomor antrian untuk diberikan ke poliklinik yang dituju, terdiri Gambar 11. Tampilan Master Data Pasien dari nomor antirian, id pasien dan barcode, nama, alamat, tanggal daftar, poliklinik, dokter, biaya, dan h. Tampilan Hasil Cetak Kartu Pasien Adapun tampilan hasil cetak bukti pendaftaran dan antirian ini terlihat di gambar 9. Tampilan kartu pasien ini terdiri dari id pasien, nama, alamat, dan barcode. Adapun tampilan ini dapat dilihat pada gambar 12 berikut ini. Gambar 9. Tampilan Hasil Cetak Antrian Tampilan Pendaftaran Hari Ini Gambar 12. Tampilan Hasil Cetak Kartu Pasien Tampilan Tambah Data Pasien Tampilan ini berisi tentang pendaftaran pasien perhari. Tampilan ini berfungsi untuk menambah master data Adapun tampilan ini dapat dilihat pada gambar 10 pasien yang terdiri dari, id pasien, nama pasien, ktp, jenis kelamin, tanggal lahir, dan alamat. Adapun berikut ini. tampilan ini dapat dilihat pada gambar 13 berikut ini. Didi Susianto. Eka Ridhawati. Yuli Syafitri. / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. Tampilan Tambah Data Dokter Tampilan ini berfungsi untuk menambah master data dokter yang terdiri dari, id dokter, nama dokter, spesialis, alamat, dan telepon. Adapun tampilan ini dapat dilihat pada gambar 17 berikut ini. Gambar 13. Tampilan Tambah Data Pasien Tampilan Master Data Poli Tampilan berikut ini berisi daftar data poli yang terdiri dari, id poli, jenis poli, dan biaya. Adapun tampilan ini dapat dilihat pada gambar 14 berikut ini. Gambar 17. Tampilan Tambah Data Dokter Tampilan Profile Tampilan berikut ini adalah tampilan menu profile tentang Puskesmas Rawat Inap Way Kandis. Adapun tampilan dari menu profile terlihat di gambar 18. Gambar 14. Tampilan Master Data Poli Tampilan Tambah Data Poli Tampilan ini berfungsi untuk menambah master data poli yang terdiri dari, id poli, jenis poli, dan biaya. Adapun tampilan ini dapat dilihat pada gambar 15 berikut ini. Gambar 18. Tampilan Profile Gambar 15. Tampilan Tambah Data Poli Pengujian sistem pada penelitian ini menggunakan black box dimana sistem yang dikembangkan pada Puskesmas Way Kadis dilakukan pengujian dengan cara pengentrian data oleh para aktor yang terlibat dalam proses rawat inap. Tampilan Master Data Dokter Tabel 1. Testing Input Data Pasien Tampilan ini berisi daftar data dokter yang terdiri dari, id dokter, nama, spesialis, alamat, dan telepon. Adapun tampilan ini dapat dilihat pada gambar 16 berikut ini : Kebutuhan Testing Process Hasil diinginkan Hasil Test Simpan Data yang sudah lengkap dan benar Data yang belum Data yang lengkap dan benar diedit Data yang belum lengkap diedit Hapus data pasien Data disimpan di tabel pasien Sesuai Muncul pesan validasi Sesuai Edit Hapus Cetak Gambar 16. Tampilan Master Data Dokter Menghubungkan ke Data yang diedit diubah dan disimpan di tabel pasien Data yang diedit tidak diubah dan muncul pesan validasi Data yang dihapus akan terhapus di tabel pasien Data pasien dicetak pada kartu pasien dengan barcode Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Didi Susianto. Eka Ridhawati. Yuli Syafitri. / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. Setelah dilakukan testing semua sesuai dengan hasil yang diinginkan. Metode FIFO Berbasis Web Service,Ay Techsi, vol. 6, no. 1, 2015. Susianto. Astika, and Y. Syafitri. AuPenerapan QR Code Untuk Media Pelayanan Absensi Mahasiswa AMIK Dian Cipta Cendikia,Ay Jurnal Berlandaskan dari hasil penelitian dan penjelasan yang ICT : Information Communication & Technolog, telah dijelaskan di bab hasil dan pembahasan tentang 20, no. 1, pp. 97Ae102. Jun. Sistem Informasi Pendaftaran Pasien Berobat Berbasis Barcode Scanner Pada Puskesmas Rawat Inap Way . Suryantara. Merancang Applikasi dengan Kandis, diahasilkan kesimpulan sebagai berikut: Metodologi Extreme Programming. Jakarta: Elex Media Komutindo, 2017. Accessed: Feb. 25, 2021. Dengan adanya Sistem Informasi Pendaftaran Pasien [Onlin. Available: Berobat Berbasis Barcode Scanner yang dihasilkan https://w. id/books/edition/Merancan dapat mempercepat penginputan, pengolahan data, g_Applikasi_dengan_Metodologi_Ex/FDBIDwAA dan pembuatan laporan. Efisiensi produk yang QBAJ?hl=id&gbpv=1&printsec=frontcover dihasilkan dapat meningkatkan kinerja lebih cepat di bagian pendaftaran. Analisis Perancangan Sistem Dengan adanya Sistem Informasi Pendaftaran Pasien . Munawar. Berorientasi Objek dengan UML, vol. Berobat Berbasis Barcode Scanner yang dihasilkan dapat mempermudah petugas admin pendaftaran Partha SIndu and G. Yudhi Paramatha, dalam pelayanan terhadap pasien, hal ini . Dasar Sistem Komputer. PT Raja Grafindo meningkatkan efektivitas kerja dari admin. Persada, 2019. Kesimpulan Daftar Rujukan . Ridhawati. Erlangga, and Y. Syafitri. AuDigitalisasi Sistem Marketing Minyak Nilam . Fuji Astuti. AuManfaat Teknologi Informasi di Dengan Model Perancangan Berbasis Unified Berbagai Bidang. Memudahkan Kehidupan Approach Method,Ay JURNAL SAINS DAN Manusia,Ay INFORMATIKA Research of Science and https://w. com/jabar/manfaatInformatic V7. I1, vol. 7, no. 1, pp. 29Ae35. Jul. teknologi-informasi-di-berbagai-bidang2021. memudahkan-kehidupan-manusia-kln. Dec. 30, 2020. (Access: 25 November 2. Kamal. Anggraini, and Renita Astri. AuWeb Untuk Pengaduan Bagi Korban Kekerasan . Andrika. AuPenerapan Model Waterfall Pada Terhadap Perempuan dan Anak,Ay Jurnal Sains Sistem Informasi Rawat Jalan Dengan Kartu Pasien dan Informatika, vol. 4, no. 1, 2018. Ber-Barcode Studi Kasus : Puskesmas Kenanga Sungailiat,Ay Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems, vol. 1, no. 2017, doi: 10. 24912/computatio. Aslam Fatkhudin and D. Alifiani. AuSISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PASIEN PADA KLINIK dr. VERI KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN BERBASIS ANDROID,Ay Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, vol. 1, 2017, doi: 10. 21107/edutic. Andrianto. AuSistem Informasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Web di Puskesmas,Ay Jurnal Prosiding Seminar Nasional Komputer dan Informatika (SENASKI), vol. 2017, 2017. Syukron and N. Hasan. AuPerancangan Sistem Informasi Rawat Jalan Berbasis Web pada Puskesmas Winong,Ay Bianglala Informatika, vol. 1, 2017. Abdullah and Iswandi. AuPerancangan Sistem Pendaftaran Online Pasien Pada Klinik Dengan