VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN BERBASIS DARING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM DALAM PANDANGAN PESERTA DIDIK KELAS X TKJ1 SMK NEGERI 2 TARAKAN EFFECTIVENESS OF ONLINE-BASED LEARNING USING GOOGLE CLASSROOM APPLICATION IN THE VIEW OF STUDENTS OF CLASS X TKJ1 SMK NEGERI 2 TARAKAN Kule SMK Negeri 2 Tarakan kaltara@gmail. ABSTRAK Pembelajaran daring atau pembelajaran dalam jaringan berfungsi sebagai penghubung antar pendidik dengan peserta didiknya dengan jaringan internet yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Apalagi saat kondisi paandemi COVID 19 yang melarang pembelajaran tatap Media pembelajaran daring yang digunakan subjek penulisan makalah adalah Google Classroom. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk menganalisis efektifitas dalam pemebelajaran daring menggunakan Google Classroom berdasarkan pengalaman peserta didik. Metode yang dikumpulkan dalam pengumpulan data adalah survei kepada narasumber yaitu peserta didik kelas XTKJ1 SMK negeri 2 Tarakan. Hasil dari survei dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tatap muka lebih efektif ketimbang pembelajaran daring menggunakan Google Classroom. Namun secara umum pembelajaran daring menggunakan Google Classroom memuaskan dan menyenangkan peserta Disamping itu ada beberapa hal yang harus ditingkatkan agar pembelajaran daring menggunakan Google Classroom menjadi efektif, diantaranya dengan mengkombinasikan dengan teknologi lain semisal video conferensi agar peserta didik lebih memahami materi yang disampaikan oleh Kata Kunci : Daring. Google Classroom. Peserta didik. Efektifitas. Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 ABSTRACT Online learning or online learning serves as a liaison between educators and their students with internet networks that can be accessed anytime and anywhere. Especially when the condition of COVID 19 that prohibits face-to-face learning. The online learning medium used by the subject of writing the paper is Google Classroom. The purpose of writing this paper is to analyze the effectiveness of online learning using Google Classroom based on student experience. The method collected in data collection is a survey to sources, namely students of class XTKJ1 SMK negeri 2 Tarakan. The results of the survey can be concluded that face-to-face learning is more effective than online learning using Google Classroom. But in general online learning using Google Classroom satisfies and delights students. In addition, there are several things that must be improved so that online learning using Google Classroom becomes effective, including by combining with other technologies such as video inference so that students better understand the material delivered by Keywords: Online. Google Classroom. Students. Effectiveness Upaya tersebut merupakan sebuah pendekatan yang digunakan untuk menghambat atau menghentikan lajunya penyebaran covid-19. Model ini menghendaki agar setiap individu dapat melakukan tanggung jawab sesuai kapasitasnya untuk membantu memperlambat penyebaran virus covid-19. Untuk keberlangsungan proses pendidikan dan dalam rangka berpartisipasi memutus mata rantai penyebaran virus corona, maka pelaksanaan pembelajaran harus disesuaikan dengan kebijakan social distancing yang diluncurkan oleh pemerintah. Kegiatan belajar mengajar semua jenjang dilakukan dirumah peserta didik masing-masing dan dilakukan melalui media daring . PENDAHULUAN Latar belakang masalah pembelajaran dalam masa pandemi covid-19 juga berdampak ke berbagai sektor kehidupan seperti ekonomi, sosial, termasuk juga pendidikan dan Kebudayaan. Dampak yang besar dirasakan oleh peserta didik diberbagai penyelenggara pelayanan pendidikan, seperti sekolah disemua tingkatan, dan lembaga pendidikan non formal hingga perguruan Untuk mengatasi pandemi ini perlu diciptakan kesadaran untuk menjaga jarak dalam interaksi sosial . ocial distancin. , karantina mandiri, dan isolasi sehingga setiap individu yang rentan tidak akan terkena virus. Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 sehingga semua jenjang pendidikan ditutup Guru harus memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan meskipun peserta didik berada dirumah, inovasi pembelajaran merupakan solusi yang perlu didesain dan dilaksanakan oleh guru dengan memaksimalkan media yang ada seperti media daring. Guru dapat melakukan pembelajaran menggunakan metode E-Learning yaitu pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Sistem pembelajaran dilaksanakan melalui perang-kat komputer (PC) atau laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet, guru dapat melakukan pembelajaran bersama diwaktu yang sama menggunakan grup di media sosial seperti WhatsApp (WA), telegram, aplikasi Zoom ataupun media sosial lainnya sebagai sarana pembelajaran memastikan peserta didik belajar diwaktu bersamaan meskipun ditempat yang berbeda. Guru juga dapat memberikan tugas terukur namun tetap memastikan bahwa tiap hari pembelajaran peserta didik terlaksana tahap demi tahap dari tugas tersebut. Banyak lagi inovasi lainnya yang bisa dilakukan oleh pendidik demi memastikan pembe-lajaran tetap berjalan dan peserta didik menda-patkan ilmu sesuai kurikulum yang telah disusun Pelaksanaan pembelajaran tidak dapat dilepaskan dari penilaian hasil belajar. Penilaian hasil belajar di era covid-19 ini juga diaksanakan secara daring. Banyak aplikasi daring yang dapat digunakan dalam penilaian pendidikan, antara lain kahoot, google form, quizizz, atau penugasan lain melalui google clasroom. JB Class, dan quiper school. Di SMK Negeri 2 Tarakan sejak adanya kebijakan belajar dari rumah (BDR), maka pihak manajemen sekolah mengeluarkan kebijakan agar pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau biasa disebut juga belajar dalam jaringan . Adapun aplikasi KBM daring yang digunakan disesuaikan dengan kemampuan guru dan peserta didik dengan mem-pertimbangkan kemudahan dalam meng-operasikannya dan dalam hal ini dipilih aplikasi Google Classrom dan untuk penilaian menggunakan Google Form. Oleh karena itu penulis mengambil judul ini yaitu efektifitas pembelajaran berbasis daring menggunakan aplikasi Google Classroom dan Google Form pada peserta didik kelas X TKJ1 di SMK Negeri 2 Tarakan. Rumusan dan Tujuan Penulisan Berdasarkan latar belakang penulisan di atas maka rumusan masalah dalam artikel ini adalah bagaimanakah efektifitas pembelajaran berbasis daring menggunakan Google Classroom pada peserta didik kelas X TKJ1 di SMK Negeri 2 Tarakan? Sedangkan tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mendekripsikan terjadinya efektifitas pelaksanaan kegiatan pembelajaran daring menggunakan Google Classroom pada peserta didik kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan. Manfaat Penulisan Dengan memperhatikan rumusan dan tujuan penulisan di atas maka artikel ini diharapkan memberikan manfaat kepada guru secara umum yang akan melaksanakan KBM secara daring menggunakan Google Classroom, menuliskan efektifitas pengEfektifitas Pembelajaran Berbasis Kule Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 gunaan Google Classroom dalam KBM kususnya KBM Fisika sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu media alternatif aplikasi pembelajaran daring lain selain aplikasi lain yang sudah ada seperti Moodle. Edmodo dan sebagainya. Selain itu juga dapat menjadi acuan dalam pemilihan aplikasi penilaian menggunakan Google Form selain dari aplikasi lain misalnya Quiziz dan Kahoot. Memberikan manfaat bagi peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran dari rumah, peserta didik tetap belajar tiap hari dari rumah sehingga proses belajar mengajar tetap berlangsung dan peserta didik mampu meraih cita-citanya, belajar dengan panduan guru sehingga tidak ketinggalan dalam Demikian juga dengan sekolah, yang senantiasa memantau pelaksanaan pembelajaran, memberikan motivasi guru dalam senantiasa berkreasi dalam menyantuni peserta didik dalam pembelajarann. ingin dicapai berdasarkan tujuan dan Dalam pembelajaran diperlukan perencanaan yang matang, pembuatan strategi, media, teknik, model pembelajaran, hingga evaluasi pembelajaran yang semua itu saling berkesinambungan. Perlunya penggunaan modelAemodel pembelajaran yang efektif dan inovatif agar dalam pembelajaran yang dilakukan dapat lebih variatif dan berjalan lancar. Penggunaan model pembelajaran tersebut juga disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan sehingga kesesuaian antara keduanya dan semua komponen menjadi tepat guna. Salah satu indikator efektivitas belajar adalah tercapainya sebuah tujuan Tujuan pembelajaran tercapai secara maksimal maka dapat dikatakan pembelajaran mencapai efektivitasnya. Di samping itu, keterlibatan peserta didik secara aktif menunjukkan efisiensi pembelajaran. Proses belajar mengajar dikatakan efektif apabila pembelajaran tersebut dapat mencapai tujuan yang diharapkan serta peserta didik dapat menyerap materi pelajaran dan mempraktekkannya. Metode dan strategi pembelajaran kini mengalami pergeseran dengan mengarah pada perubahan paradigma Hal itu berpengaruh pada fungsi pendidik sebagai fasilitator, mediator dan motivator dalam proses Guru selalu dianggap sebagai pusat pembelajaran, tapi sekarang KAJIAN TEORI Efektivitas Pembelajaran Menurut Hidayat . ttps://dansite. efektifitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target . uantitas, kualitas dan wakt. telah Dimana makin besar presentase target yang dicapai, makin tinggi Sedangkan Prasetyo Budi Saksono dengan alamat . ttps://dansite. efektifitas merupakan seberapa besar tingkat kelekatan output yang dicapai dengan output yang diharapkan dari sejumlah input. Dengan demikian efektifitas adalah rencana yang Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 telah berubah menjadi peserta didik sebagai pembelajaran itu sendiri. Salah satu penyebabnya antara lain adalah faktor pesatnya kemajuan teknologi informasi mengharuskan terjadinya peru-bahan paradigma proses pembelajaran yang dilaksanakan seluruh peserta didik. E- Learning/ Pembelajaran Daring Menurut Koran Radar Tarakan . E-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN. WAN, atau interne. untuk menyampaikan isi pembelajaran, inter-aksi, atau Hartley . menjelaskan bahwa E-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke peserta didik dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain. Rosenberg . menekankan bahwa E-learning merujuk pada peng-gunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan E-learning telah mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis. E-learning mempermudah interaksi antara peserta didik dengan bahan atau materi pelajaran, peserta didik dengan guru atau instruktur maupun sesama peserta didik. Peserta didik dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahanAebahan belajar setiap saat dan berulangAeulang, dengan kondisi yang demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaannya terhadap materi pembelajaran. Di dalam Elearning, yang mengambil peran guru adalah komputer dan panduanAepanduan elektronik yang dirancang oleh Aucontents writerAy, designer E-learning dan pemprogram komputer. Google Classroom Google Classroom (Ruang Kelas Googl. adalah suatu serambi aplikasi pembelajaran campuran secara online yang dapat digunakan secara gratis. Pendidik bisa membuat kelas mereka sendiri dan membagikan kode kelas tersebut atau mengundang para peserta didiknya. Google Classroom ini diper-untukkan untuk membantu semua ruang lingkup pendidikan yang membantu peserta didik untuk menemukan atau mengatasi kesulitan pembelajaran, mem-bagikan pelajaran dan membuat tugas tanpa harus hadir ke kelas. Tujuan utama Google Classroom adalah untuk merampingkan proses berbagi file antara guru dan peserta didik Google Classroom Google Drive untuk pembuatan dan distribusi penugasan. Google Docs. Sheets. Slides untuk penulisan. Gmail untuk komunikasi, dan Google Calendar untuk penjadwalan. Peserta didik dapat diundang untuk bergabung dengan kelas melalui kode pribadi, atau secara otomatis diimpor dari domain sekolah seperti Gambar 1 ini. Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 Google Form atau google formulir adalah alat yang berguna untuk mem-bantu merencanakan acara, mengirim survei, memberikan peserta didik atau orang lain kuis, atau mengumpulkan informasi yang mudah dengan cara yang efisien. Form dapat dihubungkan ke spreadsheet. Jika spread sheet terkait dengan bentuk, tanggapan otomatis akan dikirimkan ke Jika tidak, pengguna dapat melihat mereka di AuRingkasan TanggapanAy halaman dapat diakses dari menu Tanggapan seperti pada Gambar 2 ini. Gambar 1. Tampilan awal Google Classroom Setiap kelas membuat folder terpisah di Drive masing-masing pengguna, dimana peserta didik dapat mengirimkan pe-kerjaan untuk dinilai oleh guru. Aplikasi ini tersedia bagi pengguna seluler perangkat iOS dan Android yang memungkinkan pengguna mengambil foto dan melampirkan penugasan, berbagi file dari aplikasi lain dan mengakses informasi secara offline. Guru dapat memantau kemajuan untuk setiap peserta didik, dan setelah dinilai, guru dapat kembali bekerja bersama dengan komentar. Ada beberapa fungsi dan keunggulan yang bisa didapatkan dari Google Classroom dalam pemanfaatannya sebagai Learning Management System (LMS). Proses setting pembuatan kelas yang cepat dan nyaman Hemat dan efisiensi waktu Mampu meningkatkan kerjasama dan Penyimpanan data yang terpusat Berbagi sumber daya yang efisien, praktis dan cepat Google Form Gambar 2. Tampilan awal Google Form Google Form merupakan salah satu komponen layanan Google Docs. Aplikasi Google Form sangat sesuai untuk peserta didik, guru, dosen, pegawai kantor dan professional yang sering membuat quiz, form dan survey online. Fitur Google Form dapat di bagi kepada orang lain secara terbuka atau khusus kepada pemilik akun Google dengan pilihan aksesibilitas, seperti: read only . anya dapat membac. atau editable . apat mengedit dokume. Beberapa fungsi Google Form di dunia pendidikaan antara lain: Memberikan tugas latihan/ulangan online melalui laman website. Mengumpulkan pendapat orang lain melalui laman website. Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 Kamis/ 23 Juli 2020 Kamis/ 30 Juli 2021 Kamis/ 6 Agustus Kamis/ 13 Agustus Kamis/ 27 Agustus Kamis/ 3 September Kamis/ 10 September Kamis/ 17 September Mengumpulkan berbagai data peserta didik/guru melalui halaman website. Membuat formulir pendaftaran online untuk sekolah. Membagikan kuesioner kepada orangorang secara online PEMBAHASAN Persiapan Pembelajaran Kegiatan belajar mengajar secara daring di SMK Negeri 2 Tarakan dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Surat Edaran Gubernur Kalimantan Utara No. 421/03143 tentang Penambahan Waktu Pembelajaran Jarak Jauh dalam Masa Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di SMA. SMK, dan SLB Provinsi Kalimantan Utara. Jadwal pembelajaran daring dibuat berdasarkan pada Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimatan Utara nomor 421/021 tentang Kalender pendidikan tahun pelajaran 2021/2022. Dalam penelitian ini, pengambilan data kegiatan daring dibatasi sampai dengan tengah semester yaitu sampai pada pertemuan ke-9 pelajaran Fisika. Hal ini dikarenakan evaluasi dapat terlaksana pada saat Penilaian Tengah Semester (PTS). Berdasarkan pembagian jadwal tersebut agenda kegiatan pem-belajaran kelax X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dapat dilihat pada Tabel 1 ini. Tabel 1 Jadwal Pembelajaran Daring Kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan Waktu Materi Pembelajaran Kamis/ 16 Juli 2021 30 Wite Pengenalan Ilmu Fisika Google Classroom Besaran dan Satuan Upload File Foto Besaran Pokok Google Classroom Google Classroom 30 Wite 30 Wite Besaran Turunan Google Classroom Upload File Foto 30 Wite Ulangan Harian KD 3. Google Classroom Google Form 30 Wite Notasi Ilmiah Google Classroom Upload File Foto 30 Wite Angka Penting Google Classroom 30 Wite Jarak dan Perpindahan Google Classroom Upload File Foto 30 Wite Penilain Tengah Semester Google Classroom Google Form Upload File Foto Kegiatan Pembelajaran Daring Pertama Pembelajaran pelajaran Fisika di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dijadwalkan pada hari Kamis, 16 Juli 2021 pukul 09. 30- 11. Materi yang diajarkan dalah Pengenalan ilmu Fisika. Persiapan yang dilakukan adalah menyusun bahan ajar berupa ringkasan materi pengenalan ilmu Fisika dalam bentuk Ms Power Point dan menyiapkan presensi kehadiran secara daring menggunakan google form. Pada pertemuan pertama ini tidak diberikan tugas dikarenakan masih pada materi pengenalan guru pengajar dan pengenalan sekilas tentang ilmu Fisika. Untuk jelasnya dapat dilihat pada Gambar 3 peserta didik sedang menyimak materi dari guru seperti Gambar 3 ini. Gambar 3 Peserta didik menyimak materi perkenalan ilmu Fisika Media yang digunakan Manajemen Kelas Penilaian Hari/ Tanggal 30 Wite Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 Pada hari pelaksanaan pembelajaran daring kedua penulis mengirim pesan agar peserta didik membuka classroom Fisika melalui aplikasi WhatsApp, mempelajari materi sekaligus melakukan presensi peserta didik pada link yang disematkan. Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring tepat waktu untuk daring kedua sebanyak 88%. Penulis menginformasikan tugas Besaran dan satuan melalui Google Classroom. Penugasan dikumpulkan melalui Google Classroom dengan format file foto. Dari evaluasi tugas hasil belajar pada pembelajaran daring kedua diperoleh data pada Tabel 2 sebagai berikut. Tabel 2 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Daring Kedua Pada hari pelaksanaan pembelajaran daring penulis membuka kelas melalui aplikasi WhatsApp untuk mengingatkan peserta didik agar bergabung di clasroom Fisika dengan memasukkan kode fse4ua5, sekaligus sebagai sarana mengetahui keikutsertaan peserta didik mengikuti pembelajaran daring tepat waktu. Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring tepat waktu untuk daring pertama 100%. Kegiatan Pembelajaran Daring Kedua Kegiatan pembelajaran daring kedua pelajaran Fisika di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dijadwalkan pada hari Kamis, 23 Juli 2021 pukul 09. 30- 11. Materi pembelajaran yaitu Besaran dan Persiapan yang dilakukan menyusun materi Besaran dan satuan materi dalam Ms Powerpoint, menyusun penugasan dan menyusun presensi kehadiran secara daring menggunakan google form. Kule Rentangan Banyaknya Persentase Kriteria Rerata Belum Tuntas Tuntas Grafik ketuntasan hasil belajar peserta didik pembelajaran daring kedua dapat dilihat pada Grafik 1 ini. Grafik 1 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Daring Kedua Ketuntasan hasil belajar pembelajaran daring 0-70 (Belum Tunta. 71-100 (Tunta. Banyaknya Persentase (%) Rerata Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 Analisa hasil penilaian tugas pertemuan daring kedua yang diperoleh dari hasil penelitian, dari 25 peserta didik memperoleh ketuntasan belajar sebagai berikut. Peserta didik yang mencapai ketuntasan sebanyak 25 orang atau 100%. Peserta didik yang mencapai belum mencapai ketuntasan sebanyak 0 orang atau 0%. Kegiatan Pembelajaran Daring Ketiga Pembelajaran daring ketiga pelajaran Fisika di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dijadwalkan pada hari Kamis, 30 Juli 2021 pukul 09. 30- 11. Materi yang diajarkan adalah besaran pokok. Persiapan yang dilakukan adalah menyusun materi dalam bentuk portable document dan video presentasi tentang besaran pokok. Selain itu juga menyusun presensi kehadiran secara daring menggunakan google form. Pada hari pelaksanaan pembe-lajaran daring ketiga penulis membuka kelas melalui aplikasi WhatsApp untuk mengingatkan peserta didik membuka classroom Fisikanya, mempelajari materi pelajaran dan melakukan presensi melalui google form yang telah disematkan. Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring ketiga tepat waktu sebesar 92%. Penulis menginformasikan tugas besaran dan satuan melalui Google Classroom. Penugasan dikumpulkan melalui Google Classroom dengan format file foto. Dari hasil evaluasi tugas hasil belajar pada pembelajaran daring ketiga diperoleh data pada Tabel 3 sebagai berikut ini. Kule Tabel 3 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Ketiga Rentangan Banyaknya Persentasi Kriteria Rerata Belum Tuntas Tuntas Grafik ketuntasan hasil belajar peserta didik pembelajaran daring ketiga dapat dilihat pada Grafik 2 ini. Grafik 2 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Daring Ketiga Ketuntasan hasil belajar pembelajaran daring ketiga 12% 88% Banyakny Presentas Analisa hasil penilaian tugas pertemuan daring ketiga yang diperoleh dari hasil penelitian, dari 25 peserta didik memperoleh ketuntasan belajar sebagai Peserta didik yang mencapai ketuntasan sebanyak 22 orang atau 88%. Peserta didik yang mencapai belum mencapai ketuntasan sebanyak 3 orang atau 12%. Kegiatan Pembelajaran Daring Keempat Pembelajaran daring keempat pelajaran Fisika di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dijadwalkan pada hari Kamis, 6 Agustus 2021 pukul 09. 10- 11. Materi Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 yang diajarkan adalah Angka Penting. Persiapan menyusun materi dalam bentuk portable document dan video presentasi tentang besaran turunan. Selain itu juga menyusun menggunakan google form. Pada hari pelaksanaan pembelajaran daring keempat penulis membuka kelas melalui aplikasi WhatsApp untuk mengingatkan classroom Fisikanya, mempelajari materi, menyimak video paparan dan melakukan presensi melalui google form yang telah disematkan, seperti Gambar 4 ini. Gambar 4 Paparan materi dari penulis yang disematkan di youtube penulis menginformasikan tugas fisika melalui Google Classroom. Penugasan dikumpulkan melalui Google Classroom dengan format file foto. Dari hasil evaluasi tugas hasil belajar pada pembelajaran daring keempat diperoleh data pada Tabel 4 sebagai berikut ini. Tabel 4 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Keempat Rentangan Banyaknya Persentase Kriteria Rerata Belum Tuntas Tuntas Grafik ketuntasan hasil belajar peserta didik pembelajaran daring keempat dapat dilihat pada Grafik 3 ini. Grafik 3 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Daring Keempat Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring keempat tepat waktu sebesar 96%. Selanjutnya Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 classroom Fisikanya, selanjunya mengerjakan ulangan harian melalui google form yang telah disematkan pada classroom dan melakukan presensi, seperti Gambar 5 ini. Ketuntasan hasil belajar pembelajaran daring keempat Banyakny Presentas Analisa hasil penilaian tugas pertemuan daring keempat yang diperoleh dari hasil penelitian, dari 25 peserta didik memperoleh ketuntasan belajar sebagai berikut: Peserta didik yang mencapai ketuntasan sebanyak 21 orang atau 84%. Peserta didik yang mencapai belum mencapai ketuntasan sebanyak 4 orang atau 16%. Kegiatan Pembelajaran Daring Kelima Pembelajaran pelajaran Fisika di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dijadwalkan pada hari Kamis, 13 Agustus 2021 pukul 09. Pada pembelajaran kelima akan diadakan ulangan harian KD 3. 1 dan 4. Persiapan yang dilakukan adalah menyusun soal pilihan ganda menggunakan google form. Selain itu sehari sebelum pembelajaran diumumkan kepada peserta didik melalui Google Classroom bahwa pada pembelajaran kelima akan diadakan ulangan harian. Pada hari pelaksanaan pembe-lajaran daring kelima penulis membuka kelas melalui aplikasi WhatsApp untuk mengingatkan peserta didik membuka Gambar 5 Peserta didik mengerjakan soal ulangan harian Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring kelima tepat waktu sebesar 92%. Dari hasil ulangan harian KD 3. 1 dan 4. 1 melalui google form pada pembelajaran daring kelima diperoleh data pada Tabel 5 sebagai Tabel 5 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Kelima Rentangan Banyaknya Persentase Kriteria Rerata Belum Tuntas 76,72 Tuntas Grafik ketuntasan hasil belajar peserta didik pembelajaran daring kelima dapat dilihat pada Grafik 4 ini. Grafik 4 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Daring Kelima Efektifitas Pembelajaran Berbasis Kule Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 dan melakukan presensi melalui google form yang telah disematkan. Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring keenam tepat waktu sebesar 92%. Penulis menginformasikan tugas lambang unsur dan rumus Fisika melalui Google Classroom. Penugasan dikumpulkan melalui Google Classroom dengan format file foto. Dari hasil evaluasi tugas hasil belajar pada pembelajaran daring keenam diperoleh data pada Tabel 6 sebagai Tabel 6 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Keenam Ketuntasan hasil belajar pembelajaran daring kelima Banyakny Presentas 0-70 71-100 Analisa hasil penilaian tugas pertemuan daring kelima yang diperoleh dari hasil penelitian, dari 25 peserta didik memperoleh ketuntasan belajar sebagai berikut: Peserta didik yang mencapai ketuntasan sebanyak 19 orang atau 76%. Peserta didik yang mencapai belum mencapai ketuntasan sebanyak 6 orang atau 24%. Kegiatan Pembelajaran Daring Keenam Pembelajaran daring keenam pelajaran Fisika di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dijadwalkan pada hari Kamis, 27 Agustus 2021 pukul 09. 30- 11. Materi yang diajarkan adalah notasi ilmiah dan rumus Fisika. Per-siapan yang dilakukan adalah menyusun materi dalam bentuk portable document dan video notasi Selain itu juga menyusun presensi kehadiran secara daring menggunakan google form. Pada hari pelaksanaan pembelajaran daring keenam penulis membuka kelas melalui aplikasi WhatsApp untuk mengingatkan peserta didik untuk membuka classroom Fisikanya, mempelajari materi Rentangan Banyaknya Persentase Kriteria Rerata Belum Tuntas 88,36 Tuntas Grafik ketuntasan hasil belajar peserta didik pembelajaran daring keenam dapat dilihat pada Grafik 5 ini. Grafik 5 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Daring Keenam Ketuntasan hasil belajar pembelajaran daring keenam 16% 84% Banyakny Presentas Analisa hasil penilaian tugas pertemuan daring keenam yang diperoleh dari Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 hasil penelitian, dari 25 peserta didik memperoleh ketuntasan belajar sebagai Peserta didik yang mencapai ketuntasan sebanyak 21 orang atau 84%. Peserta didik yang mencapai belum mencapai ketuntasan sebanyak 4 orang atau 16%. Kegiatan Pembelajaran Daring Ketujuh Pembelajaran pelajaran Fisika di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dijadwalkan pada hari Kamis, 3 September 2021 pukul 09. Materi yang diajarkan adalah penguatan kembali materi angka penting. Persiapan yang dilakukan adalah menyusun materi dalam bentuk video penjelasan angka penting. Selain itu juga menyusun presensi kehadiran secara daring menggunakan google form. Pada hari pelaksanaan pembe-lajaran daring ketujuh penulis membuka kelas melalui aplikasi WhatsApp untuk mengingatkan peserta didik membuka classroom Fisikanya, menyimak materi video penjelasan ulang materi angka penting dan melakukan presensi melalui google form yang telah disemat-kan pada Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring ketujuh tepat waktu sebesar 92%. Pada pertemuan ke enam ini tidak diberikan penugasan, melainkan penguatan ulang materi tentang angka penting. Hal ini dikarenakan masih banyak peserta didik yang belum mengerti pemanfaatan angka penting dalam Kegiatan Pembelajaran Daring Kedelapan Pembelajaran daring kedelapan pelajaran Fisika di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dijadwalkan pada hari Kamis, 10 Sepetember 2021 pukul 09. Materi yang diajarkan adalah jarak dan perpindahan. Persiapan yang dilakukan adalah menyusun materi dalam bentuk portable document dan video jarak dan Selain itu juga menyu-sun menggunakan google form. Pada hari pelaksanaan pembelajaran daring kedelapan penulis membuka kelas melalui aplikasi WhatsApp untuk mengingatkan peserta didik membuka clasroom Fisikanya, mempelajari materi peaajran dan melakukan presensi melalui google form yang telah disematkan. Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring kedelapan tepat waktu sebesar 92%. Penulis menginformasikan tugas lanjutan jarak dan perpindahan melalui Google Classroom. Penugasan dikumpulkan melalui Google Classroom dengan format file foto. Dari hasil evaluasi tugas hasil belajar pada pembelajaran daring kedelapan diperoleh data pada Tabel 7 sebagai berikut. Tabel 7 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Kedelapan Kule Rentangan Banyaknya Persentase Kriteria Rerata Belum Tuntas Tuntas Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 adalah menyusun soal pilihan ganda menggunakan google form. Selain itu sehari sebelum pembelajaran diumumkan kepada peserta didik melalui Google Classroom bahwa pada pembelajaran kesembilan akan diadakan PTS. Pada hari pelaksanaan pembelajaran daring kesembilan penulis membuka kelas melalui aplikasi WhatsApp untuk mengingatkan peserta didik membuka clasroom Fisikanya, mengerjakan soal PTS melalui google form yang telah disematkan pada classroom dan melakukan presensi. Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring kesembilan tepat waktu sebesar 100%. Dari hasil PTS melalui google form pada pembelajaran daring kesembilan diperoleh data pada Tabel 8 sebagai berikut. Tabel 8 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Kesembilan Grafik ketuntasan hasil belajar peserta didik pembelajaran daring kedelapan dapat dilihat pada Grafik 6 ini. Grafik 6 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Daring Kedelapan Ketuntasan hasil belajar pembelajaran daring kedelapan Banyaknya Presentas Analisa hasil penilaian tugas pertemuan daring kedelapan yang diperoleh dari hasil penelitian, dari 25 peserta didik memperoleh ketuntasan hasil belajar sebagai Peserta didik yang mencapai ketuntasan sebanyak 21 orang atau 84% Peserta didik yang mencapai belum mencapai ketuntasan sebanyak 4 orang atau 16%. Kegiatan Pembelajaran Daring Kesembilan Pembelajaran daring kesembilan pelajaran Fisika di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dijadwalkan pada hari Kamis, 13 Agustus 2021 pukul 09. Pada pembelajaran kelima sesuai dengan kalender pendidikan adalah penilaian tengah semester (PTS) ganjil 2021/2022. Persiapan yang dilakukan Rentangan Banyaknya Persentase Kriteria Rerata Belum Tuntas Tuntas Grafik ketuntasan hasil belajar peserta didik pembelajaran daring kesembilan dapat dilihat pada Grafik 7 ini. Grafik 7 Data Ketuntasan Hasil Belajar Pertemuan Daring Kesembilan Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 keenam 92%, daring ketujuh 92%, daring kedelapan 92%, dan daring kesembilan 100%, dari keseluruhan pelak-sanaan pembelajaran daring Fisika rerata persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring sebesar 93,73%. Secara keseluruhan rata-rata nilai hasil belajar Fisika dan persentase peserta didik yang mencapai KKM dari pembelajaran daring pertama sampai kesembilan seperti Tabel 9 berikut. Ketuntasan hasil belajar pembelajaran daring 24% 76% Banyakny Presentas Analisa hasil penilaian tugas pertemuan daring kesembilan yang diperoleh dari hasil penelitian, dari 25 peserta didik memperoleh ketuntasan belajar sebagai Peserta didik yang mencapai ketuntasan sebanyak 6 orang atau 24%. Peserta didik yang mencapai belum mencapai ketuntasan sebanyak 19 orang atau 76%. Tabel 9 Ringkasan hasil belajar dan pesentase yang mencapai KKM seluruh daring HASIL PEMBELAJARAN Hasil Pembelajaran Daring Dalam pelaksanaan pembelajaran Fisika secara daring di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan dengan meng-gunakan aplikasi Google Classroom dan didukung aplikasi WhatsApp dapat berlangsung Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta didik peserta pembe-lajaran daring yang dapat dipantau dari rekapitulasi presesensi online meng-gunakan Google Form. Persentase peserta didik yang mengikuti pembelajaran daring tepat waktu untuk daring pertama 100%, daring kedua 88%, daring ketiga 92%, daring keempat 96%, daring kelima 92%, daring Tugas Rerata Nilai Pengetahuan Peserta didik Kesatu Persentase peserta didik yang mencapai KKM Kedua Ketiga Ulangan Harian Keempat Kelima PTS Berdasarkan data di atas rerata nilai pengetahuan Fisika peserta didik 85. sudah melampaui KKM yang ditetapkan dari SMK Negeri 2 Tarakan sebesar 71, dan persentase peserta didik yang telah melampaui KKM sudah lebih dari 75% peserta didik yaitu sebesar 85%. Karena rerata nilai pengetahuan Fisika peserta didik sudah melampaui KKM, dan persentase peserta didik yang mencapai Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 KKM lebih dari 75% maka dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran Fisika secara daring di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan sudah Kendala Yang Dihadapi lain: proses settingannya cepat, menghemat waktu, dapat meningkatkan kerjasama dan komunikasi, penyimpanan data terpusat di Google Classroom, dan dapat berbagi sumber daya dengan cepat. Materi pembelajaran yang disampaikan berupa file Ms Word, file PDF, dan video Siwa yang mengalami kesulitan bisa bertanya kepada penulis melalui WhatsApp atau video call. Sedangkan pada latihan soal dan pengambilan nilai hasil belajar pengetahuan Fisika, digunakan ada yang disampailan dalam bentuk file foto dan kuis dengan aplikasi Google form. Pemilihan aplikasi googe form karena guru dapat membuat soal dengan mudah, peserta didik juga dapat mengerjakan dengan baik, disamping itu guru dapat melihat hasil belajar peserta didik lengkap dari tampilan data spread sheetnya. Dampak Yang dihasilkan Dampak yang ditimbukan setelah pelaksanaan pembelajaran daring di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan antara lain: Target materi yang harus diajarkan di semester ini telah terpenuhi. Peserta didik menjadi terbiasa belajar mandiri secara online dengan memanfaatkan media internet berdasarkan instruksi penulis melalui media Google Classroom. Peserta didik menjadi terbiasa mengupload tugas secara online. Peserta didik menjadi terbiasa mengerjakan soal ulangan harian dengan aplikasi google form. Manfaat Yang Diperoleh Beberapa kendala yang dialami selama pembelajaran daring antara lain: Tidak semua peserta didik dapat memahami materi yang diajarkan, meskipun sudah dibuatkan ringkasan materi, video pembelajaran, dan konsultasi melalui WhatsApp dan video call. Tidak semua peserta didik tinggal di wilayah yang sinyal internetnya mendukung pembelajaran daring. Jaringan internet yang terkadang tidak Adanya keterbatasan kuota data yang dimiliki beberapa peserta didik. Kesulitan memantau apakah peserta didik benar-benar mengerjakan tugas sendiri berdasarkan pemahamannya Perlu waktu lama bagi guru mengoreksi tugas peserta didik yang diupload di Google Classroom terutama jika jumlah peserta didiknya banyak. Beberapa peserta didik menjadi jenuh dengan tugas-tugas belajar daring secara mandiri. Strategi Penyelesaian Masalah Aplikasi yang dipilih untuk pembelajaran Google Classroom. Pemilihan aplikasi Google Classroom dikarenakan aplikasi ini memiliki bebe-rapa keunggulan, antara Kule Efektifitas Pembelajaran Berbasis Available at http://jurnal. id/edu VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022 e-ISSN: 2654-329X p-ISSN: 2302-1225 Guru mengajar sesuai dengan RPP Daring. Guru dan peserta didik tetap dapat berkomunikasi dengan baik walau hanya melalui kelas maya . Guru dapat mengajar dengan menggunakan media Google Classroom Peserta didik tetap belajar dari rumah tanpa harus turun ke sekolah sehingga keselamatan dan kesehatannya tetap Peserta didik menjadi terbiasa mengupload tugas secara online. Protocol kesehatan dalam masa pandemi covid 19 dapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat memutuskan rantai penularannya. Berdasarkan data penilaian yang dilaksanakan mulai daring pertama sampai kesembilan, diperoleh rerata nilai pengetahuan Fisika peserta didik sebesar 85,95 dan persentase peserta didik yang nilai hasil belajarnya telah melampaui KKM sebesar 85%. Maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Fisika secara daring di kelas X TKJ1 SMK Negeri 2 Tarakan cukup efektif. Saran