ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 1 April 2024 Halaman 41-45 DOI : https://doi. org/10. 31294/abditeknika. ISSN 2775-1694 Optimisasi Proses Pembelajaran di SMAN 6 Barru: Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Tata Kelola Nilai Siswa dan Bahan Ajar yang Efektif Andrew Ridow Johanis M1. Ahyuna2. Andi Asvin Mahersatillah Suradi3. Arham Arifin4. Asmah Akhriana5. Hasyrif Sy6. Imran Djafar7. Muhammad Rizal8. Sri Wahyuningsih Piu9. Suci Ramadhani Arifin10* 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 Universitas DIPA Makassar Jl. Perintis Kemerdekaan No. KM. Tamalanrea Indah. Kec. Tamalanrea. Kota Makassar. Indonesia email korespondensi: suci. arifin@undipa. Submit: 05-01-2024 | Revisi : 22-03-2024 | Terima : 01-04-2024 Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah sukses menghadirkan perubahan positif dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui pelatihan pembuatan bahan ajar cerdas dengan Pictory AI dan tata kelola nilai siswa dengan Microsoft Excel, guru di SMAN 6 Barru kini memiliki kompetensi yang lebih tinggi dalam merancang pembelajaran yang inovatif. Keberhasilan program terlihat dari partisipasi aktif para guru dalam seluruh kegiatan, serta antusiasme mereka dalam mengimplementasikan metode dan bahan ajar yang telah Rekomendasi untuk program berkelanjutan meliputi pendampingan implementasi yang lebih intensif dan perluasan cakupan peserta. Program ini dapat menjadi model inspiratif bagi sekolah lainnya yang juga berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Kata Kunci : optimisasi, bahan ajar cerdas, tata kelola nilai siswa Abstracts The community service program has successfully brought about positive changes in the efforts to enhance the quality of education. Through training in creating smart teaching materials using Pictory AI and managing student grades with Microsoft Excel, teachers at SMAN 6 Barru now possess higher competencies in designing innovative learning experiences. The program's success is evident in the active participation of the teachers throughout the activities and their enthusiasm in implementing the methods and teaching materials they have acquired. Recommendations for ongoing programs include more intensive implementation support and broadening the scope of participants. This program can serve as an inspirational model for other schools striving to improve the quality of education. Keywords : optimization, smart teaching materials, student grade management Pendahuluan Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas dan mampu bersaing di era global (Umayah & Riwanto, 2. Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Barru adalah salah satu lembaga pendidikan yang telah lama berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik bagi siswasiswanya. Namun, dalam menghadapi berbagai perkembangan dan tantangan zaman, pendidikan harus terus berkembang dan berinovasi untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan dunia kerja yang semakin kompleks (Tarihoran, 2. Dalam konteks ini. Universitas DIPA Makassar merasa perlu untuk berperan aktif dalam mendukung SMAN 6 Barru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu fokus utama adalah pengoptimalan proses pembelajaran yang melibatkan tata kelola nilai siswa dan penyusunan bahan ajar yang efektif (Uno & Mohamad, 2. Pengembangan kemampuan tenaga pengajar menjadi kunci penting dalam mencapai tujuan ini (Alfath et al. , 2. Guru yang terampil dan berkualitas adalah aset berharga dalam proses pembelajaran di sekolah ini (Primasari et al. , 2. Tema AyOptimisasi Proses Pembelajaran di SMAN 6 Barru: Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Tata Kelola Nilai Siswa dan Bahan Ajar yang EfektifAy mencerminkan komitmen bersama kami untuk mencapai tujuan Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMAN 6 Barru serta memajukan pendidikan di wilayah ini secara lebih luas. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 1 April 2024 Dalam hal ini, pemahaman yang mendalam tentang latar belakang dan tantangan yang dihadapi oleh SMAN 6 Barru sangat penting. Dengan pemahaman yang kuat, kita dapat merumuskan strategi yang tepat dan solusi yang sesuai untuk memaksimalkan dampak positif kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Dengan kolaborasi yang erat antara universitas dan sekolah, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih efektif, relevan, dan berkualitas bagi siswa-siswa SMAN 6 Barru (Octavia, 2020. Rahman et al. , 2. Melalui upaya bersama ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang nyata kepada sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat di sekitar SMAN 6 Barru. Pendekatan holistik ini mencerminkan visi kami untuk mempersiapkan siswa untuk masa depan yang lebih cerah dan lebih mampu bersaing di era global yang semakin Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dalam perjalanan panjang menuju perbaikan pendidikan yang berkelanjutan di wilayah ini. Metode Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melalui beberapa tahapan sebagai berikut: Persiapan Melakukan analisis situasi dan observasi proses pembelajaran di SMAN 6 Barru. Mengonfirmasi masalah dan kebutuhan pembelajaran kepada guru SMAN 6 Barru. Merumuskan program kerja pengabdian masyarakat yang sesuai dengan permasalahan. Membentuk tim pelaksana yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Menyiapkan modul dan bahan ajar yang akan digunakan. Sosialisasi Program Melakukan sosialisasi program pengabdian masyarakat kepada pihak SMAN 6 Barru. Melakukan diskusi untuk menyamakan persepsi dan koordinasi pelaksanaan program. Pelaksanaan Memberikan pelatihan optimalisasi proses pembelajaran kepada guru SMAN 6 Barru. Pendampingan penyusunan tata kelola nilai dan bahan ajar oleh guru. Monitoring dan Evaluasi Memantau dan mengevaluasi penerapan optimasi proses pembelajaran. Mengidentifikasi kendala yang muncul untuk perbaikan selanjutnya. Pelaporan Menyusun laporan pelaksanaan pengabdian masyarakat. Melaporkan hasil pengabdian kepada pihak SMAN 6 Barru. Hasil dan Pembahasan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SMAN 6 Barru berlangsung selama 1 hari, tepatnya pada hari Sabtu, tanggal 4 November 2023. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, baik, dan lancar, melibatkan partisipasi aktif dari 20 orang guru dari SMAN 6 Barru. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Kepala SMAN 6 Barru yang menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya program pengabdian kepada masyarakat. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dan laporan singkat ketua tim pelaksana mengenai persiapan dan rencana program. Sebelum memasuki sesi inti kegiatan, acara dibuka terlebih dahulu dengan perkenalan tim pelaksana dan para peserta guna meningkatkan keakraban. Gambar 1. Tim Dosen Universitas Dipa Makassar berfoto bersama dengan Kepala SMAN 6 Barru http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 1 April 2024 Kegiatan pengabdian kemudian memasuki sesi inti. Sesi pertama dari kegiatan inti adalah pelatihan pembuatan bahan ajar cerdas dengan memanfaatkan Pictory AI. Pictory AI merupakan tool pembuatan konten visual cerdas berbasis AI yang dapat dimanfaatkan untuk membuat bahan ajar interaktif (Hadian & Rahmi, 2. Pelatihan ini bertujuan agar guru mampu memanfaatkan Pictory AI untuk mengembangkan bahan ajar digital yang lebih menarik dan interaktif. Pada sesi ini, peserta diberikan penjelasan konsep dan tutorial penggunaan fitur-fitur yang ada pada Pictory AI oleh narasumber. Peserta kemudian secara mandiri mencoba membuat prototype bahan ajar digital dengan memanfaatkan berbagai template dan kecerdasan AI yang disediakan oleh Pictory. Dengan penerapan Pictory AI, diharapkan guru dapat lebih mudah dan efisien dalam menyusun bahan ajar digital yang inovatif sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Sesi kedua dari kegiatan pengabdian adalah pelatihan tata kelola nilai siswa dengan Microsoft Excel. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih guru mengelola data nilai karakter dan nilai akademik siswa dengan lebih rapi dan terorganisir menggunakan Excel. Pada sesi ini, peserta diberikan materi dan praktik langsung pembuatan format rekap nilai, logbook nilai, dan grafik capaian nilai siswa dengan Excel. Selain itu, peserta juga dibekali cara membuat dashboard nilai siswa sehingga perkembangan nilai dapat dipantau dengan lebih mudah. Dengan penerapan manajemen nilai siswa berbasis Excel ini, diharapkan guru lebih terbantu dalam monitoring nilai dan dapat secara proaktif melakukan intervensi jika ada siswa yang nilainya kurang memuaskan. Gambar 2. Sesi Pelatihan pembuatan Bahan Ajar Cerdas dengan Pictory AI dan Pelatihan Tata Kelola Nilai dengan Microsoft Excel Keberhasilan program pengabdian masyarakat di SMAN 6 Barru dapat dilihat dari antusiasme dan partisipasi aktif para guru dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan (Supriadi et al. , 2. Hal ini tercermin dari tingginya kehadiran guru dalam setiap sesi pelatihan dan pendampingan yaitu mencapai 90%. Para guru juga sangat interaktif dalam tanya jawab, diskusi, dan praktik langsung yang diadakan. Misalnya pada saat pelatihan pembuatan bahan ajar cerdas dengan Pictory AI, guru sangat aktif mempraktikkan dan mengajukan contoh kasus pembelajaran di kelas mereka. Tingkat partisipasi ini menunjukkan kegiatan pengabdian masyarakat telah berhasil menarik minat guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam melakukan optimalisasi proses pembelajaran. Dengan demikian, tujuan pengabdian masyarakat untuk memberdayakan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dapat tercapai. Setelah seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat selesai dilaksanakan, tim pelaksana melakukan evaluasi untuk mengukur tingkat keberhasilan program (Akrim et al. , 2. Evaluasi dilakukan dengan metode wawancara terhadap 10 orang guru yang mengikuti kegiatan (Tabel . Hasil wawancara menunjukkan bahwa secara umum guru merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan dan pendampingan yang diberikan. Guru menilai bahwa kompetensi mereka dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan kontekstual meningkat pasca mengikuti program ini. Beberapa guru bahkan akan menerapkan metode dan bahan ajar hasil pelatihan di kelas Masukan dari guru di antaranya kegiatan sebaiknya rutin dilakukan dan durasi pendampingan ditambah agar implementasi di lapangan lebih maksimal. Secara keseluruhan, program pengabdian masyarakat dinilai berhasil membekali guru dalam melakukan optimasi proses pembelajaran. http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 1 April 2024 Tabel 1. Hasil Evaluasi Program Pengabdian Masyarakat di SMAN 6 Barru Aspek Evaluasi Hasil Wawancara Persepsi terhadap Pelatihan dan Guru merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan dan pendampingan Pendampingan yang diberikan. Peningkatan Kompetensi Kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan kontekstual meningkat pasca mengikuti program. Implementasi di Kelas Beberapa guru akan menerapkan metode dan bahan ajar hasil pelatihan di kelas mereka. Masukan untuk Program Kegiatan sebaiknya rutin dilakukan. Durasi pendampingan ditambah untuk implementasi di lapangan yang lebih maksimal. Setelah seluruh agenda acara pada kegiatan pengabdian masyarakat telah selesai dilaksanakan, acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta. Foto bersama ini sekaligus berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan yang telah dilaksanakan, mulai dari sambutan pembukaan hingga pelatihan dan pendampingan implementasi. Foto bersama menghadirkan seluruh tim pelaksana, guru SMAN 6 Barru sebagai peserta, serta perwakilan dari pihak Gambar 3. Foto bersama menghadirkan seluruh tim pelaksana, serta perwakilan dari pihak sekolah. Dengan difotonya seluruh peserta kegiatan, maka secara simbolis program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk optimalisasi proses pembelajaran di SMAN 6 Barru telah selesai dilaksanakan dengan sukses dan Foto bersama ini diharapkan dapat menjadi kenang-kenangan berharga bagi semua pihak yang terlibat. Kesimpulan Secara keseluruhan, pelaksanaan program pengabdian masyarakat untuk optimalisasi proses pembelajaran di SMAN 6 Barru melalui pelatihan dan pendampingan guru dapat terlaksanakan dengan lancar dan sukses. Antusiasme peserta cukup tinggi terlihat dari kehadiran dan partisipasi aktif mereka dalam setiap sesi kegiatan. Program ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menerapkan proses pembelajaran yang lebih inovatif dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Untuk rekomendasi ke depan, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mengasah kompetensi guru. Pendampingan implementasi juga perlu dimaksimalkan agar hasil pelatihan dapat diterapkan lebih optimal di dalam kelas. Selain itu, cakupan peserta perlu diperluas agar manfaat program dapat dirasakan oleh lebih banyak guru. Secara umum, program pengabdian masyarakat ini dapat menjadi model yang baik untuk disebarluaskan guna meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah lainnya. Referensi