PENELITIAN ASLI PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN DAN KEPUASAN PASIEN DI UPT PUSKESMAS SUKARAMAI Ivan Elisabeth Purba1. Rahmat Alyakin Dakhi2. Mido Ester J. Sitorus3. Netti Etalia Br. Brahmana4. Winda Ningsih Sitompul5. Forniat Putri Gea6 1,2,3,4,5,6 Universitas Sari Mutiara Indonesia. Medan. Sumatera Utara Info Artikel Abstrak Mutu pelayanan kesehatan merupakan aspek penting dalam menciptakan kepuasan pasien, khususnya di fasilitas pelayanan tingkat pertama seperti Puskesmas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di UPT Puskesmas Sukaramai. Kota Medan, dengan tujuan Kata kunci: mutu pelayanan, kepuasan meningkatkan kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan pasien. Puskesmas, pengabdian masyarakat, pasien melalui pelatihan tenaga kesehatan, edukasi komunikasi kesehatan masyarakat, serta penyediaan media informasi Metode yang digunakan adalah edukatifpartisipatif dengan pendekatan pelatihan, sosialisasi. Penulis Korespondensi: Rahmat observasi langsung, dan evaluasi kuesioner. Waktu Alyakin Dakhi PkM di bulan Mei-Juni 2025. Lokasi PkM di UPT Email: rahmat. alyakin@gmail. Puskesmas Sukaramai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek komunikasi pelayanan, efisiensi waktu, serta kenyamanan fasilitas. Skor kepuasan pasien meningkat pada hampir seluruh indikator, termasuk keramahan petugas, kecepatan layanan, dan kejelasan informasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi sederhana yang terstruktur mampu mendorong peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan di tingkat pelayanan Riwayat Artikel: Diterima: 16 Juni 2025 Direvisi: 21 Juni 2025 Diterima: 28 Juni 2025 Diterbitkan: 09 Juli 2025 Jurnal ABDIMAS Mutiara e-ISSN: 2722-7758 Vol. 06 No. Juli, 2025 (P360-. Homepage: https://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM DOI: https://10. 51544/jam. Copyright A 2025 by the Authors. Published by Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia. This is an open access article under the CC BY-SA Licence (Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International Licens. Pendahuluan Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar. Salah satu indikator keberhasilan pelayanan Puskesmas adalah tingkat kepuasan pasien. Sayangnya, masih ditemukan keluhan dari masyarakat mengenai sikap petugas, waktu tunggu, dan kurangnya kejelasan prosedur pelayanan. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan pihak UPT Puskesmas Sukaramai, diketahui adanya kebutuhan untuk meningkatkan mutu pelayanan dari sisi komunikasi dan kenyamanan fasilitas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari dengan pendekatan observasional dan edukatif partisipatif. Metode yang digunakan meliputi: Pelatihan bagi tenaga kesehatan terkait komunikasi efektif, etika pelayanan, dan pendekatan berorientasi pasien. Edukasi kepada pasien melalui sosialisasi langsung di ruang tunggu, penyebaran leaflet, dan pemasangan banner alur pelayanan. Observasi mutu pelayanan oleh tim pengabdi menggunakan lembar observasi standar. Evaluasi kepuasan pasien menggunakan kuesioner skala Likert . Ae. yang mencakup aspek sikap petugas, waktu tunggu, kenyamanan fasilitas, dan kejelasan informasi. Responden dalam survei berjumlah 50 pasien yang diambil secara acak dari pasien yang berkunjung selama hari pelaksanaan kegiatan. Hasil dan Pembahasan Hasil Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada berbagai aspek pelayanan: Rata-rata skor kepuasan meningkat dari 3,1 menjadi 4,2 setelah intervensi. Komunikasi petugas membaik setelah pelatihan. pasien merasa lebih dihargai dan dijelaskan dengan baik. Edukasi masyarakat meningkatkan pemahaman pasien terhadap alur pelayanan. Observasi menunjukkan peningkatan kedisiplinan antrean dan kondisi ruang tunggu yang lebih tertib. Petugas Puskesmas menunjukkan antusiasme dan minat untuk menjadikan pelatihan sebagai kegiatan rutin internal. Pembahasan Kegiatan ini menunjukkan bahwa perubahan perilaku petugas melalui pelatihan dan pendekatan edukatif kepada masyarakat berdampak langsung pada peningkatan kepuasan pasien. Hal ini mendukung teori SERVQUAL (Parasuraman et al. , 1. yang menyebutkan bahwa kualitas pelayanan terdiri dari lima dimensi utama: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan Intervensi dalam kegiatan ini secara langsung memperkuat minimal empat dari lima dimensi tersebut. Secara jangka panjang, kegiatan semacam ini dapat mendukung transformasi layanan primer dan mendorong masyarakat menjadi mitra aktif dalam upaya perbaikan mutu Kesimpulan Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan pasien di UPT Puskesmas Sukaramai melalui pelatihan petugas, edukasi pasien, dan perbaikan sistem informasi pelayanan. Intervensi yang sederhana namun terstruktur terbukti mampu mendorong perubahan yang signifikan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dijadikan model pengabdian berkelanjutan dan direplikasi di Puskesmas lain dengan penyesuaian kontekstual. Ucapan Terima Kasih Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf UPT Puskesmas Sukaramai. Dinas Kesehatan Kota Medan, serta semua responden yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Daftar Pustaka