Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan CV. YWN Motor Kampar LAMIN Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau (STIER) Jln. HR. Subrantas 57 Panam Pekanbaru 28293 Telp. E-mail: akbar_stier@yahoo. Abstract: The sample in this research is all employees of CV. YWN Motor Kampar is 32 employees taken samples. Based on the results of research analysis obtained test results 1 that the value of t arithmetic compared with t table result is 2. 207> 2. 042 and the significance of 03 <0. 05 means partially financial compensation significantly affect employee performance. Result of test 2 t arithmetic compared with t table result is 5,536> 2,024 and significance value equal to 0,00 <0,05 meaning partially supervision have significant effect to employee From ANOVA table, the value of F equal to 22,465 with probability value (Sig. = 0,000, because sig value <0,05 then the result is financial compensation and supervision together have a significant effect on employee performance CV. YWN Motor with a magnitude of influence of 60. Keywords: Financial Compensation. Supervision. Employee Performance Manajemen merupakan pengaturan sumber daya manusia yang ada sebagai unsur penting dalam pencapaian tujuan organisai atau perusahaan dalam memperoleh keuntungan yang diinginkan dan juga merupakan suatu gerakan pengakuan terhadap pentingnya unsur manusia sebagai sumber daya yang cukup potensial dan sangat dominan pada setiap organisasi. Dapat diartikan bahwa merupakan keseluruhan proses penerapan fungsi-fungsi manajemen pada suatu Karyawan mempunyai peranan penting dalam menjalankan aktivitas organisasi, baik sebagai perencana, maupun sebagai pelaksana kegiatan dalam suatu Tercapai atau tidaknya tujuan suatu organisasi yang telah ditetapkan sangat dipengaruhi oleh kinerja pegawai dalam melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Persaingan industri yang semakin mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi. Kualitas produk yang dihasilkan tidak terlepas dari peranan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki perusahaan. sumber daya dalam perusahaan seperti modal, mesin, dan material dapat bermanfaat bila ruang dan fungsi telah diolah oleh SDM (Tenaga Kerj. Begitu juga halnya dengan CV. YWN Motor Kampar yang bergerak dibidang penjualan alat sepeda motor. Pengawasan terhadap karyawan adalah faktor yang sangat diperhatikan, baik sehingga karyawan bisa mencapai prestasi kerja yang optimal dalam bentuk hasil Bahwa CV YWN Motor Kampar tidak memberikan kenaikan. THR, pembayaran insentif dan juga bonus pada 3 tahun terakhir, bahkan insentif dan juga bonus mengalami penurunan. Dari perubahan sistem tersebut maka muncul konflik intern antara karyawan dengan mempengaruhi kinerja karyawan itu Dan juga berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengawasan yang ada di perusahaan ini tidak dilaksanakan dengan semestinya oleh pimpinan. Pengaruh pengawasan terhadap kinerja kerja karyawan menjadi Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan CV. YWN Motor Kampar (Lami. sangat penting untuk dibahas. Hal ini dimaksud untuk melihat apakah dengan diadakannya pengawasan maka dapat berpengaruh terhadap peningkatan kierja karyawan pada perusahaan ini. Apabila ada pengawasan yang efektif dari pimpinan maka semangat kerja akan timbul dan para karyawan akan bekerja dengan rajin dengan disiplin yang tinggi dan bertanggung jawab sehingga kinerja dapat meningkat dengan Selanjutnya Simamora . mendefinisikan kompensasi sebagai berikut : AuImbalan finansial dan jasa nirwujud serta tunjangan yang diterima oleh para karyawan sebagai bagian dari hubungan kepegawaianAy. Menurut Hasibuan . kompensasi adalah: Semua pendapatan yang berbentuk uang atau barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan pada perusahaan . Ada pembayaran keuangan langsung dalam bentuk upah, gaji, insentif, komisi, dan bonus, dan ada pembayaran yang tidak langsung dalam bentuk tunjangan keuangan seperti uang asuransi dan uang liburan yang dibayarkan oleh majikan. Dan kompensasi langsung merupakan imbalan jasa kepada pegawai yang diterima secara langsung, bersangkutan telah memberikan bantuan/ Sedangkan menurut Mathis & Jackson . Kompensasi adalah faktor yang mempengaruhi bagaimana dan mengapa orang-orang bekerja pada suatu organisasi dan bukan pada organisasi Pengusaha harus cukup kompetitif dengan beberapa jenis kompensasi untuk mempekerjakan, mempertahankan, dan memberikan imbalan terhadap kinerja setiap individu didalam organisasi. Dalam bukunya Bangun . Indikator kompensasi financial diantaranya yaitu: Upah/Gaji pokok. Imbalan langsung yang diterima setiap periode tertentu. Bonus, tambahan kompensasi langsung yang dikaitkan dengan kinerja perusahaan dan Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. keuntungan perusahaan dan biasanya diberikan pertahun. Insentif. Sebagai penghargaan langsung untuk prestasi termasuk komisi bagi tenaga penjualan atau tenaga lainnya. Tunjangan. Yaitu imbalan tidak langsung yang diberikan kepada setiap karyawan sebagai hak atas keanggotaannya seperti asuransi, jaminan kesehatan, tunjangan hari raya. Menurut Kadarisman . , pengawasan adalah fungsi di dalam manajemen fungsional yang harus dilaksanakan oleh setiap pimpinan semua unit/satuan kerja terhadap pelaksanaan melaksanakan sesuai dengan tugas masing-masing. Menurut Marnis . , pengawasan adalah proses pemonitoran kegiatan organisasi untuk mengetahui apakah kinerja aktual sesuai dengan standar dan tujuan organisasi yang diharapkan. Menurut Handoko . , menjamin bahwa tujuan-tujuan organisasi dan manajemen tercapai. menetapkan ukuran kinerja dalam mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan tersebut. Adapaun menurut Sukarna . , yaitu sebagai berikut : Untuk mengetahui jalannya pekerjaan lancar atau tidak. Untuk memperbaiki kesalah-kesalahn yang dibuat oleh karyawan dan mengusahakan pencegahan agar tidak terulang kembali kesalahan yang serupa atau timbul kesalahan baru. Untuk mengetahui apakah penggunaan budget perencanaan/planning terarah kepada sasarannya dan sesuai dengan yang telah Untuk mengetahui apakah pelaksanaan biaya telah sesuai dengan program seperti yang telah ditetapkan dalam planning atau tidak. Untuk mengetahui hasil pekerjaan dengan ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan CV. YWN Motor Kampar (Lami. membandingkannya dengan apa yang telah . Untuk mengetahui apakah pelaksanaan kerja sesuai dengan prosedur atau kebijaksanaan yang ditentukan. Menurut Erni Saefullah . , fungsi pengawasan adalah : Mengevaluasi keberhasilan dan pencapaian tujuan serta target sesuai dengan indikator yang ditetapkan. Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan. Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan perusahaan. Adapun Handoko . Penetapan Tahap pengawasan adalah menetapkan standar pelaksanaan, standar mengandung arti sebagai suatu satuan pengukuran yang dapat digunakan sebagai patokan untuk penilaian hasil. Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan. Penetapan standar akan sia-sia bila tidak disertai berbagai cara untuk mengukur pelaksanaan kegiatan nyata. Tahap kedua ini menentukan pengukuran Pengukuran dilaksanakan, tidak mahal, serta dapat diterangkan kepada karyawan. Pengukuran pelaksanaan kegiatan. Ada beberapa cara untuk melakukan pengukuran pelaksanaan yaitu Pengamatan. Laporan-laporan baik lisan ataupun tertulis. Metode-metode Pengujian Perbandingan pelaksanaan dengan standar analisis Tahap kritis dari proses pelaksanaan nyata dengan pelaksanaan yang telah direncanakan atau standar yang telah ditetapkan. Kompleksitas sangat mungkin terjadi saat pengimpretasian Penyimpanganpenyimpangan harus dianalisa agar dapat diketahui penyebab mengapa standar tidak dapat dicapai. Pengambilan tindakan Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. Bila hasil analisa menunjukkan adanya tindakan koreksi, tindakan iniharus diambil. Tindakan koreksi dapat diambil dalam berbagai bentuk. Standar mungkin diubah, pelaksanaan diperbaiki, atau keduanya dilakukan bersamaan. Payaman . mengartikan kinerja sebagai pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu. Dijelaskan juga bahwa kinerja pegawai adalah tingkat pencapaian hasil kerja pegawai rangka mewujudkan tujuan Penjelasan ini sejalan dengan yang dikemukakan Siswanto . bahwa kinerja adalah kemampuan dalam melaksanakan tugasnya yang didasarkan kecakapan, usaha dan kesempatan. Artinya, kinerja sangat erat hubungannya dengan kemampuan seseorang dalam melaksanakan tugas. Menurut Hasibuan . bahwa kinerja merupakan suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam tugas-tugasnya dibebankan kepadanya yang didasarkan kesungguhan serta waktu. Prestasi kerja ini adalah gabungan dari tiga faktor penting, yaitu . kernampuan minat seseorang bekerja, . kernampuan dan penerimaan atas penjelasan delegasi tugas, dan . peran serta tingkat, motivasi seseorang pekerja. Semakin tinggi faktor di atas, maka semakin besar prestasi kerja pegawai yang bersangkutan. Siswanto . menjelaskan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai adalah pekerjaan yang menarik, upah yang baik, kemanan dan penghayatan atas maksud dan makna pekerjaan, lingkungan atau suasana kerja yang baik, promosi dan pengembangan diri, merasa terlibat dalam kegiatan organisasi, kepemimpinan, dan disiplin kerja yang keras. Payaman . menjelaskan bahwa kinerja setiap orang dipengaruhi dikelompokkan pada 3 . ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan CV. YWN Motor Kampar (Lami. yaitu: . kompetensi individu seperti kemampuan dan keterampilan kerja melakukan kerja. dukungan organisasi seperti ketersediaan sarana dan prasarana kerja, kepuasan kerja kompensasi dan kenyamanan lingkungan kerja. lingkungan kerja. Indikator Sedarmayanti, . , adalah sebagai berikut: Kualitas, yaitu mutu yang harus dihasilkan . aik tidakny. , pengukuran Inisiatif, yaitu Kesadaran untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, dan benar. Ketepatan waktu, yaitu sesuai tidaknya dengan waktu yang direncanakan. Pengukuran ketepatan waktu merupakan jenis khusus dari pengukuran kuantitatif yang menentukan ketepatan waktu penyelesaian suatu Kemampuan, yaitu kemampuan karyawan melakukan kegiatan dengan komitmen kerja yang tinggi. Komunikasi, yaitu interaksi anatara para karyawan dan juga dengan atasan ditempat kerja. METODE Penelitian ini di lakukan pada CV. YWN Motor kampar Kampar yang beralamat di Jalan Datok Tabano Kampar. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini terdiri dari 2 . jenis, yaitu : . Data Primer , yaitu data yang diperoleh secara langsung ditempat penelitian pada CV YWN Motor Kampar yang berkaitan dengan permasalahan yang Adapun data primer yang dikumpulkan seperti wawancara langsung dengan karyawan tentang pengawasan kerja kepada karyawan CV YWN Motor Kampar. Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh untuk melengkapi dan menjelaskan masalah yaitu sumber data penulis peroleh dari bahan di perusahaan yang ada kaitannya dengan penelitian ini, selain itu pengumpulan data juga dilakukan dengan bahan-bahan bacaan Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. atau literatur laporan serta tulisan-tulisan yang ada kaitannya. Dalam pengumpulan data yang diperlukan untuk penelitian ini, maka penulis melakukan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Sedangkan teknik pengambilan sampel ditentukan secara sensus yaitu mengambil seluruh populasi yang digunakan sebagai sampel karena jumlah populasi < 100 (Suharsimi Arikunto, 2010:. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 32 orang. Dalam menganlisis data yang diperoleh, penulis menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi berganda, yaitu suatu cara yang dapat menjelaskan hasil penelitian yang ada dengan menggunakan persamaan rumus matematis dan menghubungkannya dengan teori yang ada, kemudian ditarik kesimpulan. Regresi linear berganda digunakan oleh peneliti, bila peneliti bermaksud meramalkan bagaimana keadaan . aik turunny. variabel dependen . , bila dua atau lebih variabel indpenden sebagai faktor prediktor dimanipulasi . inaik turunkan Jadi analisis regresi berganda (Sugiyono,. Y= a b1x1 b2x2 Keterangan: Y= Kinerja karyawan b= Koefisien Regresi a = Konstanta X1= Kompensasi Finansial X2= Pengawasan HASIL Pengujian hipotesis secara parsial bahwa pengaruh kompensasi financial (X. terhadap kinerja karyawan ( Y ). Dari data diatas jika nilai t hitung dibandingkan dengan t tabel hasilnya adalah 2,207 > 2,042 dan nilai siginifikansi sebesar 0,03 < 0,05 artinya secara parsial kompensasi financial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kemudian Pengaruh (X. karyawan ( Y ). ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan CV. YWN Motor Kampar (Lami. Dari data diatas jika nilai t hitung dibandingkan dengan t tabel hasilnya adalah 5,536 > 2,024 dan nilai siginifikansi sebesar 0,00 < 0,05 artinya secara parsial pengawasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Dari tabel ANOVA diperoleh nilai F sebesar 22,465 dengan nilai probabilitas (Sig. ) = 0,000, karena nilai sig < 0,05 maka hasilnya adalah kompensasi financial dan bersama-sama signifikan terhadap kinerja karyawan CV. YWN Motor kampar. Pada penelilitan ini nilai Adjusted R Square dapat dilihat nilai Adjusted R Square sebesar 0,608 Artinya adalah bahwa sumbangan pengaruh kompensasi financial dan pengawasan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan CV. YWN Motor Kampar adalah sebesar 60,8 %. PEMBAHASAN Dari tabel ANOVA diperoleh nilai F sebesar 22,465 dengan nilai probabilitas (Sig. ) = 0,000, karena nilai sig < 0,05 maka hasilnya adalah kompensasi financial dan bersama-sama signifikan terhadap kinerja karyawan CV. YWN Motor Kampar. Dan sumbangan besaran kompensasi financial dan bersama-sama terhadap kinerja karyawan sebesar 60,8 %. Dan hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Payaman . menjelaskan bahwa kinerja setiap orang dipengaruhi oleh banyak faktor yang dapat dikelompokkan pada 3 . kelompok, yaitu: . kompetensi keterampilan kerja melakukan kerja. dukungan organisasi seperti ketersediaan sarana dan prasarana kerja, kepuasan kerja, kompensasi dan kenyamanan suasana kerja. dukungan manajemen seperti kepemimpinan, pengawasan dan lingkungan Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. SIMPULAN Dari beberapa uraian hasil SPSS pembahasan penelitian maka penulis membuat kesimpulan sebagai berikut : Dari data diatas jika nilai t hitung dibandingkan dengan t tabel adalah 2,207 > 2,042 dan nilai siginifikansi sebesar 0,03 < 0,05 artinya secara parsial signifikan terhadap kinerja karyawan. Dari data diatas jika nilai t hitung dibandingkan dengan t tabel hasilnya adalah 5,536 > 2,024 dan nilai siginifikansi sebesar 0,00 < 0,05 artinya secara parsial pengawasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Dari tabel ANOVA diperoleh nilai F sebesar 22,465 dengan nilai probabilitas (Sig. ) = 0,000, karena nilai sig < 0,05 maka hasilnya adalah kompensasi financial dan pengawasan secara bersamasama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan CV. YWN Motor. Diketahui nilai Adjusted R Square sebesar 0,608 Artinya adalah bahwa sumbangan pengaruh kompensasi financial dan bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan CV. YWN Motor adalah sebesar 60,8 %. Berdasar hasil SPSS maka model regresi linear berganda adalah : Y = -9,374 0,329X1 0,857X2 Dari Persamaan diatas nilai constant a sebesar -9,374 yang artinya pada saat kompensasi financial dan pengawasan tidak ada atau nol, maka kinerja karyawan CV. YWN Motor kurang dari 9,374 satuan. Sedangkan pengaruh kompensasi financial dan pengawasan adalah Positif, artinya setiap peningkatan kompensasi financial dan pengawasan akan diikuti peningkatan kinerja karyawan CV. YWN Motor. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan CV. YWN Motor Kampar (Lami. DAFTAR RUJUKAN Arikunto. Suharsimi. Prosedur Penelitia. Rineka Cipta. Jakarta. Bangun Wilson 2012 Manajemen Sumber Daya Manusia. Erlangga. Jakarta Sugiyono. Metode Penelitian Administrasi. Alfabeta. Bandung. Siswanto H Bejo 2009 . Pengantar Manajemen . Bumi Aksara . Jakarta Erni Tisnawati Sule. Kurniawan Saefullah Pengantar Manajemen. Kencana Jakarta. Hasibuan. Malayu. Organisasi dan Motivasi. Bumi Aksara. Jakarta. Hani Handoko,2011 Manajemen Personalia dan Sumber Daya manusia. BPFEE Yogyakarta Marnis. Pengantar Manajemen. Edisi Ketujuh. Panca Abdi Nurgama. Pekanbaru Malthis. L dan Jackson, 2011 Manajemen Sumber Daya Manusia. Salemba Empat. Jakarta. Muhammad. Kadarisman 2012. Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Rajawali Pers. Jakarta. Payaman Simanjuntak. 2011 Manajemen dan Evaluasi Kinerja. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Sedarmayanti. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Refika Aditama. Bandung. Simamora Henry ,2007 Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Penerbit STIE YKPN. Sukarna. AS. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Bumi Aksara. Jakarta Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356