SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. No. 12 Desember 2023 id/index. php/sentri PENGARUH PERUBAHAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN Shinta Amelia Putri1. Alif Syaridwan2. Dilla Agista Ningrum3. Hadita4. Imelda Ade Putri5. Jumawan6. Nanda Meilina Putri7. Rayhan Vansuri8 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya E-mail: pshintaamelia@gmail. com1, 202010325383@mhs. 202010325371@mhs. id3, hadita. universitas@gmail. 202010325367@mhs. id5, jumawan@dsn. 202010325385@mhs. id7, 202010325360@mhs. Article History: Received: 05-11-2023 Revised: 21-11-2023 Accepted:30-11-2023 Keywords: Perubahan Organisasi. Kinerja Karyawan Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh perubahan organisasi terhadap kinerja karyawan dalam konteks lingkungan bisnis yang dinamis. Perubahan organisasi sering kali di perlukan untuk memenuhi permintaan pasar yang berubah dengan cepat, namun dampaknya terhadap karyawan dan kinerja mereka belum sepenuhnya dipahami. Metode penelitian yang digunakan adalah penulisan kualitatif dan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan organisasi mempunyai dampak yang signifikan kinerja karyawan. A 2023 SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah PENDAHULUAN Perubahan organisasi telah menjadi konstan dalam dunia bisnis modern. Di era globalisasi dengan persaingan yang semakin ketat dan perkembangan teknologi yang pesat, organisasi seringkali merasa perlu untuk beradaptasi dengan cepat atau bahkan mengalami transformasi besar-besaran (Islami & Sastika, 2. Perubahan ini dapat mencakup restrukturisasi bisnis, penerapan teknologi baru, perubahan budaya organisasi, atau perubahan strategi bisnis. Namun perubahan tersebut tidak hanya mempengaruhi struktur dan proses organisasi tetapi juga mempunyai dampak yang signifikan terhadap Karyawan merupakan aset organisasi yang paling penting dan merupakan kunci dalam mencapai tujuan bisnis. Oleh karena itu, pemahaman menyeluruh tentang bagaimana perubahan organisasi mempengaruhi kinerja karyawan sangatlah penting. | 5136 Shinta Amelia Putri et al Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dampak perubahan organisasi terhadap kinerja karyawan. Kinerja pegawai tidak hanya berkaitan dengan produktivitas tetapi juga aspek-aspek seperti kepuasan kerja, motivasi, komitmen terhadap organisasi dan masih banyak faktor lain yang mempengaruhi kontribusi pegawai terhadap Penelitian ini akan mengeksplorasi berbagai aspek perubahan organisasi, termasuk faktor-faktor yang dapat mempengaruhi cara karyawan merespons perubahan Pertanyaan yang muncul mencakup sejauh mana komunikasi perubahan yang efektif, pelatihan yang tepat, dan dukungan manajemen dapat memitigasi dampak negatif perubahan terhadap karyawan, dan bagaimana faktor-faktor ini dapat meningkatkan kinerja mereka. Dengan memahami dinamika perubahan organisasi dan dampaknya terhadap kinerja karyawan, organisasi dapat mengembangkan strategi manajemen perubahan yang lebih efektif. Hal ini tidak hanya membantu mempertahankan kinerja karyawan yang tinggi selama masa perubahan, namun juga dapat meningkatkan kemampuan organisasi untuk bersaing dan beradaptasi dalam lingkungan bisnis yang selalu berubah. LANDASAN TEORI Perubahan Organisasi Perubahan organisasi adalah proses yang melibatkan perubahan signifikan dalam struktur, budaya, strategi, atau proses kerja suatu organisasi. Ini dapat mencakup perubahan dalam hierarki manajemen, teknologi yang digunakan, kebijakan dan prosedur, atau bahkan nilai-nilai yang dianut oleh organisasi (Usmam, et al. , 2. Perubahan area . nvironmental chang. memberikan tekanan pada organisasi untuk melakukan perubahan organisasi. Perubahan organisasi. Di tengah derasnya arus perubahan di kawasan, sebuah organisasi akan gagal jika tidak memberikan perhatian yang tepat. Aspek Pemicu Perubahan Menurut beberapa sumber, baik aspek eksternal maupun internal suatu organisasi dapat menyebabkan perubahan. Di bawah ini adalah beberapa aspek eksternal yang dapat menyebabkan perubahan tergantung pada (Pertiwi & Atmaja, 2. Kekuatan Kompetitif . Kekuatan Ekonomi . Kekuatan Politik . Kekuatan Globalisasi . Faktor Sosio-Demografis,dan . Kekuatan etika. Akibat ketatnya persaingan dunia usaha, dinamika perekonomian dan politik di tingkat regional, nasional, dan internasional menjadi tidak stabil. Perkembangan teknologi informasi merupakan elemen penting dalam globalisasi ekonomi. Oleh karena itu, struktur sosial dan demografi sangatlah penting. Di dalam organisasi, terjadi perubahan pada aspek internal sebagai berikut: Kapasitas dan semangat kerja pegawai . Tingkat pembelajaran karyawan, . Kesadaran diri yang besar, . Lingkungan kerja yang mendukung, . Fleksibilitas kerha dan . Reward dan jenjang karier yang fair. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah | 5137 Shinta Amelia Putri et al Empat Penanda Perubahan Supardi melaporkan kalau buat mengenali terbentuknya pergantian bisa dilihat dari 4 penanda pergantian ialah: Apa yang sesungguhnya terjalin dikala ini, . Apa yang hendak terjalin di masa mendatang apabila pergantian itu tidak terjalin. Apa yang di idamkan orang menimpa keadaan di masa yang hendak tiba, dan . Gimana melaksanakan pergantian dari keadaan dikala ini ke keadaan sempurna di masa yang hendak tiba Kinerja Karyawan Kinerja karyawan adalah ukuran sejauh mana seseorang atau sekelompok orang dalam asosiasi berhasil mencapai tujuan mereka. (Novia Ruth Silaen, 2. Aukinerja adalah ekspresi komprehensif dari kondisi perubahan selama periode waktu tertentu, khususnya hasil atau pencapaian yang mempengaruhi operasi industri dengan cara menggunakan sumber daya energi yang tersediaAy. Berdasarkan definisi tersebut, kita mengetahui bahwa kinerja dibandingkan dengan kinerja pegawai. Untuk mencapai hasil yang baik, sumber daya manusia menjadi faktor yang baik. Sekalipun rencana tersebut telah disusun dengan baik, namun jika orang atau staf pelaksananya tidak kompeten atau mempunyai semangat kerja yang tinggi, maka perencanaan tersebut tidak ada gunanya. (Penulis Tahu. (Poluakan, (Sunaryo, (Debrike Shiskia Mudeng, (PRAWIROD IRDJO, 2. (Daniel Jansen, 2. Tabel 1: Hasil penelitian yang relevan terdahulu Penelitian Terdahulu Kesamaan Artikel Perbedaan Artikel Kinerja karyawan Kinerja oleh dipengaruhi dan perubahan organisasi. Kinerja karyawan Perubahan oleh organisasi berdampak perubahan yang terjadi di pada seberapa baik budaya kinerja karyawan. perusahaan, dan perilaku Kinerja pekerja Perubahan organisasi oleh berpengaruh terhadap dan kinerja karyawan pengembangan karir. Kinerja dan kepuasan Kinerja dipengaruhi dipengaruhi oleh perubahan organisasi perubahan yang terjadi dan budayanya. dalam organisasi. Kinerja karyawan Perubahan organisasi. Perubahan organisasi budaya organisasi dan memiliki kerja terhadap tingkat kinerja terhadap karyawan kinerja karyawan Kinerja dipengaruhi oleh budaya organisasi, dan motivasi SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Kinerja dipengaruhi oleh budaya perusahaan, dan perilaku Kinerja pekerja pengembangan karir. Kinerja dan kepuasan oleh budaya organisasi | 5138 Shinta Amelia Putri et al METODE PENELITIAN Artikel ilmiah ini ditulis melalui pemakaian metode penelitian kualitatif serta pengkajian kepustakaan. Meneliti hubungan pengaruh antara variabel lain. Kajian sastra diperoleh atas buku, jurnal online, serta media online lainnya. Mempelajari literatur atas topik tertentu bisa selaku pengalaman akademis yang bermanfaat. Studi ini harus dianggap selaku langkah penting atas pengkajian maupun pengembangan yang akan bisa dipakai guna bidang apa pun, apa pun disiplin ilmunya. Tujuan penelitian kepustakaan yakni guna memberikan landasan atau dasar bagi pengkajian yang relevan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pembahasan artikel tinjauan pustaka berikut ini didasarkan pada kajian teori yang sudah ada maupun kajian-kajian terkait sebelumnya: Pengaruh Perubahan Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Berikut adalah beberapa dampak utama perubahan organisasi terhadap kinerja karyawan: Ketidakamanan dan kecemasan: Perubahan organisasi seringkali menimbulkan ketidakpastian di kalangan karyawan. Mereka mungkin khawatir tentang nasib pekerjaan mereka, tanggung jawab baru, atau perubahan dalam dinamika Ketidakpastian ini dapat mempengaruhi konsentrasi dan produktivitas mereka. Motivasi dan komitmen: Dampak perubahan organisasi terhadap motivasi karyawan bisa bermacam-macam. Jika perubahan dikelola dengan baik dan karyawan merasa dilibatkan dalam prosesnya, hal ini dapat meningkatkan motivasi mereka. Namun, jika perubahan dipaksakan atau tidak dijelaskan dengan baik, motivasi dan komitmen dapat terganggu. Kemampuan dan keterampilan: Perubahan seringkali mengharuskan karyawan untuk mengembangkan keterampilan baru atau beradaptasi dengan perkembangan Dengan pelatihan yang tepat, hal ini dapat meningkatkan kinerja Namun, kurangnya pelatihan dapat menghambat kemampuan mereka untuk bekerja dengan baik. Dukungan manajemen: Dukungan manajemen sangat penting. Karyawan yang merasa didukung oleh manajernya dalam menghadapi perubahan lebih mungkin mempertahankan kinerja yang baik. Komunikasi: Komunikasi yang efektif mengenai alasan perubahan, rencana implementasi, dan dampaknya terhadap pekerjaan karyawan sangatlah Komunikasi yang buruk atau tidak jelas dapat menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian. Resistensi terhadap perubahan: Beberapa karyawan mungkin merespons perubahan dengan penolakan. Perlawanan ini jika tidak dikelola dengan baik dapat merugikan kinerja mereka dan mengganggu semangat tim. Kepuasan kerja:Dampak perubahan organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan mungkin berbeda-beda. Perubahan yang memperbaiki lingkungan kerja atau memberikan peluang pertumbuhan dapat meningkatkan kepuasan. Namun, perubahan yang mempengaruhi keseimbangan kehidupan kerja atau menciptakan ketidakpastian dapat merugikan kepuasan kerja. Pengaruh budaya organisasi :Budaya organisasi yang mendukung perubahan dan inovasi dapat berdampak besar terhadap kinerja karyawan. Jika budaya mendorong eksperimen dan pembelajaran, karyawan akan cenderung berkinerja lebih baik ketika menghadapi perubahan. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah | 5139 Shinta Amelia Putri et al Conceptual Framework Setelah mempelajari teori penelitian dan membahas pengaruh antar variabel, maka diperoleh kerangka refleksi sebagai berikut: Perubahan Organisasi Kinerja Karyawan A1 Gambar 1: Conceptual Framework Sesuai Figure, maka: Perubahan Organisasi berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan. Ada sejumlah variabel berbeda tentang variabel ini yang dapat Kinerja Karyawan, diantaranya adalah : Budaya Organisasi: (Sunaryo, 2. , (PRAWIRODIRDJO, 2. , (Daniel Jansen. Lingkungan Kerja : (Risky Nur Adha, 2. , (Tomy Sun Siagian, 2. , (Nabawi. KESIMPULAN Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana perubahan organisasi mempengaruhi kinerja karyawan dalam suatu bisnis. Perubahan organisasi secara langsung dapat mempengaruhi motivasi, komitmen, kecemasan, kemampuan, kepuasan kerja, manajemen, komunikasi dan budaya organisasi karyawan, dan mungkin secara langsung mempengaruhi tingkat kinerja karyawan. SARAN