Agro Estate, 7 . Desember 2023 ISSN : 2580-0957 (Ceta. ISSN : 2656-4815 (Onlin. AGRO ESTATE Jurnal Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit dan Karet Available online https: //ejurnal. id/index. php/JAE FORMULASI PEMBUATAN MEDIA TANAM BERBASIS LIMBAH KELAPA SAWIT SEBAGAI MEDIA TANAMAN HIAS (Aglonem. FORMULATION FOR MAKING PLANTING MEDIA BASED ON PALM OIL WASTE AS A MEDIA FOR ORNAMENTAL PLANTS (Aglonem. Ika Ucha Pradifta Rangkuti . Muhammad Syukri . Marisa Sukrinda Harahap . Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan. Fakultas Vokasi. Institut Teknologi Sawit Indonesia *Coresponding Email: ucha@itsi. Abstrak Peningkatan limbah dari hasil pengolahan kelapa sawit di Indonesia sangat berpengaruh buruk terhadap lingkungan maupun masyarakat. Beberapa tahun belakangan ini tanaman hias begitu sangat populer di setiap kalangan masyarakat bisa membantu industri kelapa sa wit dalam mengurangi peningkatan limbah tersebut dengan menjadikannya pupuk organik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan N,P,K. C-organik. C/N yang dihasilkan dari pupuk organik campuran tandan kosong kelapa sawit . dengan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) dan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kompos tankos terhadap tanaman hias bunga aglonema. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode RAK dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu penggunaan jumlah tankos (J). Faktor kedua penggunaan jumlah limbah cair (A). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 Data diolah dengan menggunakan statistik dengan analisa uji Analysis of variance (ANOVA) dengan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai unsur hara Nitrogen (N). Phospor (P). Kalium (K). C-organik, dan C/N menyatakan sangat nyata pada setiap perlakuan Pengaruh pemberian pupuk kompos pada tanaman bunga aglonema tidak berbeda nyata. Kata kunci : Pupuk kompos. Tankos. LCPKS. Media Tanam Abstract The increase in waste from palm oil processing in Indonesia has a very bad effect on the environment and society. In recent years ornamental plants are very popular in every community, they can help the oil palm industry in reducing the increase in waste by turning it into organic fertilizer. The aims of this study were to determine the content of N,P,K. C-organic. C/N produced from organic fertilizer mixed with empty fruit bunches . with LCPKS and to determine the effect of application o f tankos compost fertilizer. on ornamental plants aglonema flowers. This research was carried out using the RAK method with two factors. The first factor is the use of the number of tankos (J). The second factor is the use of the amount of liquid waste (A). Each treatment combination was repeated 3 times. The data was processed using statistics with analysis of variance (ANOVA) test with DMRT further test at 5% level. The results of this study showed that the nutrient values of Nitrogen (N). Phosphorus (P). Potassium (K). C-organic, and C/N were very significant in each treatment. The effect of applying compost to aglonema flower plants was not significantly different. Keywords: Compost Fertilizer. Empty Bunch. LCPKS. Planting Media How to cite : Rangkuti. Syukri. M & Harahap. Formulasi Pembuatan Media Tanam Berbasis Limbah Kelapa Sawit Sebagai Media Tanaman Hias . Jurnal Agro Estate Vol. : 21-29. Untuk menjaga nutrisi tanah PENDAHULUAN Pabrik tersedia dalam keseimbangan, salah satu menghasilkan minyak kelapa sawit yang langkahnya adalah dengan memanfaatkan jumlahnya cukup besar disisi lain juga limbah pabrik kelapa sawit berupa tandan pengolahan kelapa sawit menghasilkan kosong kelapa sawit dan Palm Oil Mill limbah cair dan juga limbah padat berupa Effluent (POME) dengan pengomposan. tandan kosong kelapa sawit. Limbah padat Kebutuhan yang berasal dari proses pengolahan kelapa memang merupakan kebutuhan sekunder, sawit terdiri dari tandan kosong kelapa tetapi telah bermasyarakat golongan bawah sawit (TKS), cangkang atau tempurung, sampai golongan atas, meskipun tujuan serabut atau serat, lumpur dan bungkil. pemakaiannya berbeda-beda, ada yang Limbah padat yang dihasilkan berbanding sekedar untuk menghijaukan rumah dan lurus dengan jumlah tandan buah segar ada untuk menaikkan gengsi. Banyaknya yang dihasilkan limbah padat tandan konsumen yang membutuhkan tanaman kosong kelapa sawit merupakan limbah hias memberi prospek yang baik bagi masa utama yaitu 23% dari proses pengolahan depan bisnis tanaman hias. Selain itu kelapa sawit. Setiap pengolahan 1 ton tandan buah segar akan dihasilkan tandan Indonesia sebagai negara tropis yang mana kosong kelapa sawit sebanyak 22-23% atau iklim Indonesia sebenarnya memberikan 220-230 kg. Adapun limbah cair pabrik kemudahan bagi tanaman hias (Lakamisi, minyak kelapa sawit (LCPMKS) berasal dari unit pengukusan . dan Penelitian ini bertujuan membuat kompos menggunakan metode pengomposan dan kelapa sawit berdasarkan berat jeni. pemanfaatan limbah padat hasil industri (Warsito et al. , 2. kelapa sawit dan limbah cair pabrik kelapa Oil . emisahan Menurut (Rangkuti et al. , 2. Palm sawit dengan pengaplikasian pada tanaman Mill hias serta menganalisis kandungan N,P,K. Effluent (POME) kandungan organik yang tinggi, oleh C-organik. C/N karena itu POME harus diolah atau digunakan sebagai pupuk POME memiliki tanaman dan jumlah helai daun tanaman sejumlah unsur hara yang dibutuhkan tanaman yaiut N. Ca. Cu, dan Zn yang berpotensi sebagai sumber hara bagi gunting sebagai alat pencacah bahan. METODE PENELITIAN garukan sampah sebagai pengaduk, dan Tempat dan Waktu Penelitian ember sabagai wadah bahan. Sawit Pembuatan Pupuk Kompos Institut Indonesia (ITSI) Medan dan analisa Teknologi Penelitian Bahan baku serat tandan kosong kelapa sawit utuh di cacah memakai dilaksanakan selama enam bulan. Rancangan Penelitian memperkecil ukuran. Setelah bahan Penelitian ini menggunakan metode baku selesai dikelompokkan sesuai Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial penyiraman dengan limbah cair pabrik faktor pertama yaitu jumlah tandan kelapa sawit (LCPKS). Proses inkubasi kosong kelapa sawit (J) dengan taraf J0 = tanpa TKKS. J1 = 1 kg TKKS dan J2 = 1 kg TKKS sedangkan faktor kedua sehingga temperatur dan kelembabanya yaitu jumlah limbah cair pabrik kelapa Ciri-ciri kompos yang sudah sawit (A) dengan taraf A0 = tanpa LCPKS. A1 = 4 liter LCPKS. A2= 2 kehitaman, temperaturnya normal, dan liter LCPKS dengan masing-masing seratnya remah mudah dihancurkan. 2 faktor tiga kali pengulangan . Hasil Uji Unsur Hara Nitrogen (%) HASIL DAN PEMBAHASAN Alat dan Bahan Bahan-bahan Berdasarkan hasil analisa sidik ragam Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) berpengaruh sangat nyata terhadap parameter dengan jumlah sebanyak 24 kg. Pemberian cacah dengan menggunakan parang atau gunting. Dan limbah cair pabik parameter nitrogen. Interaksi perlakuan PT. kompos tankos dan LCPKS menunjukkan Runding Putra Persada, bibit bunga pengaruh yang sangat nyata terhadap Aglaonema Varietas Siam Aurora. parameter nitrogen. Data rataan dapat Adapun alat-alat yang digunakan pada dilihat pada tabel. Data rataan dapat dilihat penelitian ini adalah terpal sebagai dari tabel 1. (LCPKS) penutup inkubasi, timbangan sebagai alat menimbang bahan, parang dan LCPKS Tabel 1. Data Rataan Nitrogen (%) Pupuk Kompos menunjukkan bahwa 85% dari total awal N Perlakuan Rataan , 2. jumlah kadar nitrogen pupuk 1,90 2,89 2,89 2,56 0,06 0,12 0,12 0,10 0,06 0,12 0,13 0,10 (Hara et al. , 2. Menurut (Warsito et Rataan 0,67 1,04 1,05 0,92 organik tankos yang berbeda-beda dari terdapat perbedaan dan interaksi, hal ini diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor Pada perlakuan ya0 ya0 memiliki kandungan unsur unsur nitrogen 1. 90 % dengan komposisi kandungan unsur nitrogen sebesar 0. tampa tankos dan tampa LCPKS. ya0 ya1 dengan komposisi tampa tankos hanya memiliki kandungan unsur nitrogen sebesar ya0 ya2 06 % dengan komposisi tampa tankos memiliki kandungan nitrogen sebesar 0. hanya menggunakan. % dengan komposisi tampa tankos hanya LCPKS Hasil Uji Unsur Phospor (%) ya1 ya0 Berdasarkan hasil analisa sidik ragam memiliki kandungan unsur hara 2. dengan komposisi tankos 1 kg tampa LCPKS hal ini sama dengan perlakuan LCPKS. ya1 ya1 sangat berpengaruh sangat nyata terhadap parameter phospor. Pemberian LCPKS ya2 ya0 dengan komposisi tankos 2 kg tanpa pada perlakuan ya0 ya0 memiliki kandungan tankos dan tampa LCPKS. ya0 ya1 memiliki LCPKS Pada tabel 4. 1 hasil penelitian 90 % dengan komposisi tampa parameter phospor. Interaksi perlakuan kompos tankos dan LCPKS menunjukkan komposisi 1 kg tankos 2 L LCPKS hal pengaruh yang sangat nyata terhadap ini sama dengan perlakuan ya1 ya2 dan ya2 ya1 . parameter phospor. Data rataan dapat ya2 ya2 memiliki kandungan unsur nitrogen dilihat dari tabel 2. Hasil penelitian pada 13 % dengan komposisi 2 kg tankos 4 tabel 2 perlakuan ya0 ya0 memiliki kandungan L LCPKS. Menunjukan bahwa unsur hara unsur phospor 0. 54 % dengan komposisi nitrogen (N) yang terkandung tidak sesuai SNI tampa tankos dan tampa LCPKS. ya0 ya1 Tingginya memiliki kandungan unsur phospor sebesar kandungan lignin pada tankos belum 0003 % dengan komposisi tampa tankos diimbangi dengan tersedianya kandungan hanya menggunakan LCPKS 2 liter. nitrogen dimana hubungan antara C dan N yang hilang dalam proses pengomposan Tabel 2. Data Rataan Phospor (%) Perlakuan Rataan Hasil Uji Unsur Hara Kalium (%) Rataan 0,54 0,0003 0,0003 0,18 1,88 0,24 0,21 0,78 1,88 0,24 0,22 0,78 1,43 0,16 0,14 0,58 Berdasarkan ragam menunjukkan bahwa kompos tankos Pemberian LCPKS sangat berpengaruh sangat nyata terhadap ya0 ya2 memiliki kandungan phospor sebesar 0003 % dengan komposisi tampa tankos kompos tankos dan LCPKS menunjukkan hanya menggunakan LCPKS 4 liter. ya1 ya0 pengaruh yang sangat nyata terhadap memiliki kandungan unsur phospor 1. parameter kalium. Data rataan dapat dilihat dengan komposisi tankos 1 kg tampa dari tabel berikut : LCPKS hal ini sama dengan perlakuan LCPKS. ya1 ya1 Perlakuan Rataan Interaksi Tabel 3. Hasil Uji Data Rataan Kalium (%) ya2 ya0 dengan komposisi 2 kg tankos tampa komposisi 1 kg tankos 2 L LCPKS hal ini sama dengan perlakuan ya1 ya2 dan ya2 ya1 . ya2 ya2 memiliki kandungan unsur phospor 1,51 2,51 2,51 2,18 0,23 0,16 0,18 0,19 0,23 0,13 0,16 0,17 Rataan 0,66 0,93 0,95 0,85 Hasil penelitian pada tabel 3, 22 % dengan komposisi 2 kg tankos 4 perlakuan ya0ya0 memiliki kandungan unsur L LCPKS. Menunjukan bahwa unsur hara 51 % dengan komposisi tampa nitrogen (N) yang terkandung tidak sesuai tankos dan tampa LCPKS. ya0 ya1 memiliki dengan SNI tahun 2018. Nilai unsur hara P dalam bentuk kandungan unsur kalium sebesar 0. tersedia di tanah sangat dipengaruhi oleh dengan komposisi tampa tankos hanya tingkat kemasaman tanha. Kemasaman tanah . H) <5 menyebabkan nilai Al dan memiliki kandungan kalium sebesar 0. Fe yang terlarut memiliki nilai tinggi. Nilai % dengan komposisi tampa tankos hanya Al dan Fe yang tinggi dapat berpresipitasi dengan P sehingga ketersediaan unsur hara memiliki kandungan unsur kalium 2. P terhambat dan mengakibatkan P dalam dengan komposisi tankos 1 kg tampa tanah tidak tersedia. Pada kondisi pH tanah LCPKS hal ini sama dengan perlakuan rendah maka kandungan P yang tersedia ya2 ya0 dengan komposisi 2 kg tankos tampa untuk tanaman sangat rendah (Syukri et al. LCPKS. LCPKS LCPKS ya1 ya1 ya0 ya2 ya1 ya0 komposisi 1 kg tankos 2 L LCPKS hal Tabel 4. Data Rataan C-Organik (%) ini sama dengan perlakuan ya2 ya2 . ya1 ya2 Perlakuan Rataan memiliki kandungan unsur kalium 0. dengan komposisi 1kg tankos 4 L LCPKS. ya2 ya1 memiliki kandungan kalium A2 Rataan 51,23 0,67 0,67 17,52 14,19 36,60 31,37 27,3 14,19 35,89 23,61 24,56 26,54 24,38 18,55 23,16 18 % dengan komposisi 2 kg tankos 2 L LCPKS. Menunjukan bahwa unsur hara Hasil penelitian pada tabel 4, perlakuan nitrogen (N) yang terkandung tidak sesuai ya0 ya0 memiliki kandungan unsur C-organik dengan SNI tahun 2018. Pengikat unsur 23 % dengan komposisi tampa tankos kalium berasal dari hasil dekomposisi bahan organik oleh mikroorganisme dalam kandungan unsur c-organik sebesar 0. tumpukan bahan kompos. Bahan kompos dengan komposisi tampa tankos hanya yang merupakan bahan organik segar mengandung kalium dalam bentuk organik memiliki kandungan c-organik sebesar 67 % dengan komposisi tampa tankos LCPKS. LCPKS ya0 ya1 ya0 ya2 hanya menggunakan LCPKS 4 liter. ya1 ya0 Akan tetapi dengan adanya memiliki kandungan unsur c-organik 14. aktifitas dekomposisi oleh mikrooganisme % dengan komposisi tankos 1 kg tampa maka organik kompleks tersebut dapat LCPKS hal ini sama dengan perlakuan diubah menjadi organik sederhana yang ya2 ya0 dengan komposisi 2 kg tankos tampa akhirnya menghasilkan unsur kalium yang dapat di serap tanaman (Widarti, 2. kandungan c-organik 36. 60 % dengan Hasil Uji C-Organik (%) komposisi 1 kg tankos 2 L LCPKS. ya1 ya2 LCPKS. ya1 ya1 Berdasarkan hasil analisa sidik memiliki kandungan c-organik 31. 37 % . ragam menunjukkan bahwa kompos tankos ya2 ya1 memiliki kandungan unsur c-organik 89 % dengan komposisi 2kg tankos 2 parameter c-organik. Pemberian LCPKS L LCPKS. ya2 ya2 memiliki kandungan c- 61 % dengan komposisi 2 kg parameter c-organik. Interaksi perlakuan tankos 4 L LCPKS. Menunjukan bahwa kompos tankos dan LCPKS menunjukkan unsur hara nitrogen (N) yang terkandung pengaruh yang sangat nyata terhadap tidak sesuai dengan SNI tahun 2018. Pada penelitian (Agung et al. parameter c-organik. Data rataan dapat dilihat dari tabel 4. kandungan karbon akan diikuti dengan dengan komposisi tampa tankos hanya menggunakan LCPKS 4 liter. dalam proses dekomposisi tanah dan juga ya1 ya0 memiliki kandungan unsur C/N 2. reaksi-reaksi yang memerlukan bantuan dengan komposisi tankos 1 kg tampa mikroorgansime, misalnya pelarutan P, dan LCPKS hal ini sama dengan perlakuan fiksasi N. Oleh karena itu wajar jika ya2 ya0 dengan komposisi 2 kg tankos tampa kompos tandan kosong kelapa sawit dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman. kandungan C/N 18. 36 dengan komposisi 1 Hasil Uji Unsur Hara C/N kg tankos 2 L LCPKS. ya1 ya2 memiliki LCPKS. ragam menunjukkan bahwa kompos tankos kandungan unsur C/N kandungan C/N 15. ya2 ya1 memiliki Berdasarkan hasil analisa sidik ya1 ya1 2 kg tankos 2 L LCPKS. parameter C/N. Pemberian LCPKS sangat ya2 ya2 memiliki kandunga C/N 17. 60 dengan komposisi 2 kg tankos 4 L LCPKS. Interaksi Menunjukan bahwa unsur hara nitrogen kompos tankos dan LCPKS menunjukkan (N) yang terkandung tidak sesuai dengan pengaruh yang sangat nyata terhadap SNI tahun 2018. parameter C/N. Data rataan dapat dilihat Hasil Aplikasi Pupuk Kompos Terhadap pada tabel 5. Bunga Aglonema C/N. Tabel 5. Hasil Uji Unsur Hara C/N Perlakuan A0 26,82 2,26 2,26 Rataan 10,45 11,17 18,36 18,00 15,84 11,17 15,74 17,60 14,84 Aplikasi ini berfokus pada tinggi tanaman dan jumlah daun yang dihasilkan Rataan 16,39 12,12 12,62 13,71 selama penanaman 4 minggu. Tinggi Tanaman . Berdasarkan hasil analisa sidik ragam menunjukkan bahwa kompos tankos Hasil berpengaruh nyata terhadap parameter perlakuan ya0 ya0 memiliki kandungan unsur tinggi tanaman. Pemberian LCPKS sangat C/N 26. 82 dengan komposisi tampa tankos berpengaruh nyata terhadap parameter LCPKS. C/N ya0 ya1 tinggi tanaman. dengan komposisi tanpa tankos hanya LCPKS ya0 ya2 memiliki kandungan C/N sebesar 11. Jumlah Daun (Hela. Tinggi Tanaman . Gambar 1. Grafik Parameter Tinggi Tanaman Gambar 2. Grafik Parameter Jumlah Daun Interaksi perlakuan kompos tankos Interaksi perlakuan kompos tankos dan dan LCPKS menunjukkan pengaruh yang LCPKS menunjukkan pengaruh yang tidak tidak nyata terhadap parameter tinggi nyata terhadap parameter jumlah daun. perlakuan kompos tankos menunjukkan menunjukkan bahwa peningkatan tinggi bahwa peningkatan jumlah daun terbaik tanaman terbaik yaitu 33 cm ada pada yaitu 13,19 helai ada pada perlakuan ya2 ya2 perlakuan ya2 ya2 dengan komposisi tankos 2 dengan komposisi tankos 2 kg 4 L kg 4 L LCPKS. LCPKS. Menurut (Mohammadi et al. , 2. KESIMPULAN unsur NPK yang diberikan merangsang Nilai unsur hara Nitrogen (N). Phospor proses fisiologi untuk pertambahan tinggi (P). Kalium (K). C-organik, dan C/N Pertamabahan tinggi tanaman menyatakan sangat nyata pada setiap merupakan proses fisiologi dimana sel Pada Pengaruh pemberian pupuk kompos pada pembelahan tersebut tanaman memerlukan tanaman bunga aglonema tidak berbeda unsur hara esensial dalam jumlah yang cukup yang diserap tanaman melalui akar. DAFTAR PUSTAKA