STRATEGI CRM PADA KEDAI KOPI EXFOUR BERBASIS WEBSITE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK (STUDI KASUS KEDAI - EXFOUR) Rifqi Yudo Dewantoro1. Dodik Arwin Dermawan2 Program Studi D4 Manajemen Informatika. Universitas Negeri Surabaya Kampus Ketintang. Jalan Ketintang. Surabaya 60231 21074@mhs. 2dodikdermawan@unesa. AbstrakAi Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi berbagai aspek bisnis, termasuk industri kuliner. Salah satu tantangan utama bisnis kuliner adalah mempertahankan pelanggan dan membangun hubungan jangka panjang yang saling Penelitian ini membahas penerapan Customer Relationship Management (CRM) di Kedai Ex-Four, yang menggunakan platform berbasis website untuk pemesanan produk. CRM memungkinkan perusahaan memahami kebutuhan pelanggan, meningkatkan kepuasan, dan mendorong loyalitas Pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi CRM yang diterapkan oleh Kedai Ex-Four dalam meningkatkan pengalaman Beberapa fitur utama yang dikaji meliputi personalisasi pemesanan, rekomendasi produk berbasis data, dan sistem umpan balik pelanggan. Fitur-fitur ini diharapkan dapat menciptakan interaksi yang lebih baik antara pelanggan dan Kedai Ex-Four serta menyediakan layanan yang lebih responsif. Penelitian mengimplementasikan CRM sebagai strategi digital yang efektif dalam menghadapi persaingan bisnis kuliner. Kata kunci: Customer Relationship Management (CRM), industri kuliner. Kedai Ex-Four, platform website, personalisasi, rekomendasi produk, umpan balik pelanggan, keunggulan AbstrackAi The advancement of digital technology has significantly influenced various business sectors, including the culinary industry. One of the main challenges in the culinary business is retaining customers while building long-term mutually beneficial relationships. This study examines the application of Customer Relationship Management (CRM) at Kedai Ex-Four, which utilizes a web-based platform for product ordering. CRM serves as a crucial tool for companies to understand customer needs, enhance satisfaction, and foster loyalty. This study aims to analyze CRM strategies implemented by Kedai Ex-Four to improve customer experience. Key features examined data-driven recommendations, and a customer feedback system. These features are expected to create better interactions between customers and the company while providing more responsive services. The research employs a qualitative approach with a case study Data were collected through in-depth interviews with managers, staff, and customers, as well as an analysis of order data. The findings reveal that the integration of CRM with digital platforms has significant potential to enhance customer satisfaction and loyalty. Furthermore, the CRM system helps Kedai Ex-Four achieve competitive advantage in the highly competitive culinary market through more personalized and efficient customer This study offers practical guidelines for implementing CRM as an effective digital strategy to address competition in the culinary Keywords: Customer Relationship Management (CRM), culinary industry. Kedai Ex-Four, web-based platform, customer loyalty, personalization, product recommendations, customer feedback, competitive advantage. PENDAHULUAN Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor industri, termasuk industri kuliner. Menurut Nugraha et al. , salah satu dampak terbesar dari perubahan ini adalah meningkatnya preferensi konsumen untuk melakukan pemesanan produk secara online melalui platform berbasis website. Hal ini tidak hanya memudahkan pelanggan dalam melakukan transaksi, tetapi juga memberikan peluang bagi perusahaan untuk memperbaiki layanan dan membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan mereka. Namun, dengan semakin ketatnya persaingan dalam industri kuliner, seperti yang dihadapi oleh Kedai ExFour, perusahaan harus menemukan cara untuk membedakan diri dari kompetitor dan membangun hubungan yang lebih personal dan berkelanjutan dengan Menurut Sari & Prasetyo . CRM merupakan salah satu strategi yang dapat membantu bisnis kuliner meningkatkan daya saing melalui pendekatan personalisasi dan pengelolaan hubungan pelanggan yang berkelanjutan. CRM merupakan suatu pendekatan yang bertujuan untuk membangun dan mengelola hubungan yang berkelanjutan dengan pelanggan, serta meningkatkan pengalaman pelanggan melalui pemanfaatan teknologi dan data. Menurut Hartono . , dengan menerapkan strategi CRM yang efektif, perusahaan dapat menciptakan meningkatkan kepuasan pelanggan, dan pada akhirnya meningkatkan loyalitas serta retensi pelanggan. Strategi CRM yang tepat juga memungkinkan perusahaan untuk lebih memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih relevan dan responsif. Pada platform penjualan berbasis website, penerapan CRM dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti personalisasi tampilan website, rekomendasi produk yang disesuaikan, pengelolaan data pelanggan secara efektif, serta pengumpulan dan analisis umpan balik dari pelanggan (Putra & Indriani, 2. Dalam hal ini, penerapan CRM tidak hanya sekadar alat untuk manajemen data pelanggan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, memperkuat loyalitas, dan memberikan nilai tambah yang membedakan Kedai ExFour dari para pesaingnya. Perancangan Penelitian Rancangan penelitian merupakan tahap penting yang menggambarkan lankah-langkah sistematis dalam proses pelaksanaan penelitian, mulai dari perencanaan hingga pengujian sistem yang dikembangkan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan penelitian terapan . pplied researc. dengan tujuan menghasilkan solusi nyata berupa sistem Customer Relationship Management (CRM) berbasis website pada Kedai Ex-Four. Berikut alur penelitian dalam pembuatan sistem informasi penjualan produk pada Kedai Ex-Four. Identifikasi Permasalahan Pada tahap awal peneliti melakukan penelitian setelah memperoleh dan menentukan topik adalah mengidentifikasi permasalahan yang hendak dipelajari. Identifikasi masalah menjadi bagian yang penting dalam melakukan penelitian. Identifikasi masalah dapat diartikan Menjelaskan masalah dan membuat penjelasan yang dapat Dalam penelitian ini proses identifikasi masalah dilakukan melalui analisis. Proses identifikasi masalah dilakukan dengan menganalisis tentang proses Pemesanan produk di Kedai Ex-Four. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem Kedai Ex-Four berbasis website yang dikembangkan ini memang telah sesuai dan dapat digunakan dengan tepat. Wawancara Ini bertujuan untuk menggali informasi kepada pemilik ataupun karyawan. Wawancara ini dilakukan secara terstruktur guna untuk menggali kebutuhan dan ekspetasi mereka terkait sistem penjualan berbasis website yang akan dikembangkan. Observasi Observasi dilakukan di Kedai Ex-Four untuk melihat secara langsung proses pemesanan yang ada saat ini, mulai dari cara karyawan menerima pemesanan, metode pencatatan, hingga waktu yang dibutuhkan untuk mmproses pesanan. Studi Literatur Dilakukan untuk memperoleh pengetahuan informasi yang relevan dari jurnal, artikel, dan lainnya yang berhubungan dengan sistem penjualan produk dan CRM . Tahapan Metodologi RAD Gambar 1 Metode RAD Perancangan sistem ini menggunakan metodologi Rapid Application Development (RAD), dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: Perencanaan kebutuhan: perencanaan kebutuhan dilakukan pada tahap awal pembuatan sistem penjualan pada Kedai Ex-four yang bertujuan mengetahui dan menentukkan kebutuhan pemilik usaha kedai mengenai sistem yang akan dibangun. Perencanaan kebutuhan ini akan mempertemukan perancang dengan pengguna sistem untuk bekerja sama terkait yang akan dibangun. Desain sistem atau worshop design: tahapan ini memiliki tiga cara pengerjaan atau siklus yaitu prototype, test dan refine yang dimana pada ketiga tahap tersebut akan terus berulang sehingga menghasilkan sistem yang sesuai dengan yang dibutuhkan, diharapkan oleh pengguna sistem kedai ex-four pada tahap ini sangat membutuhkan keterlibatkan secara langsung dan keaktifan dengan pemilik usaha kedai selaku pengguna sistem nantinya dikarena umpan balik dari pengguna sangat dibutuhkan dalam berkelanjutan pembuatan sistem. Pengembangan : pada tahap ini adalah tahapan pembuatan sistem yang telah disetujui dan ditetapkan oleh pengguna pada saat tahap sebelumnya. Tahapan ini dimulai penyusunan kode program untuk merubah desain sistem menjadi sistem yang akan digunakan nantinya. Implementasi : tahap ini adalah tahap terakhir dari pengembangan sistem dengan Rapid Application Development, tahapan ini juga akan dilakukan pengujian pada sistem yang telah dibuat yang berfungsi mendeteksi kesalahan yang terdapat dalam sistem dan memastikan bahwa sistem yang dibuat telah berfungsi dengan baik sesuai dengan yang Penerapan Metode CRM Penerapan Customer Realitionship Management diantara sebagai berikut: Tahap Persiapan Pelanggan Tetap Pelanggan Baru Pelanggan Potensial Pelanggan Hemat Tahap Analisis Data Sering melakukan pembelian Pertama kali melakukan transaksi pembelian Pelanggan up to date Pelanggan mencari promo atau diskon Desain Sistem Desain sistem menjelaskan proses perancangan sistem Dalam pemodelan, penulis menerapkan Unified Modelling Language (UML) yang mencakup tiga jenis diagram: Pemodelan sistem ini menggunakan beberapa jenis diagram UML, yaitu: diagram use case menggambarkan bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem, diagram aktivitas menunjukkan alur proses kerja, sedangkan diagram kelas merepresentasikan struktur data serta keterkaitan antar objek di dalam sistem. Analisa kebutuhan fungsional dilakukan pada tahap ini untuk mengidentifikasi bermacam macam proses yang dijalankan oleh actor yang terlibat dalam Analisa Kebutuhan Non Fungsional Aplikasi system Penjualan Produk Terhadap Kedai Kopi- Exfour ini mengimplementasikan. Rekayasa Kebutuhan Dalam perancangan system ini membutuhkan kebutuhan dengan rincian sebagai berikut: Nama Perangkat Kebutuhan Software Visual Studio Code . Software Figma . Software Draw. Software Laragon . Software Microsoft Office Word Software Microsoft Edge Software MySQL . Hardware Mouse Hardware Laptop Nama Perangkat Google Chrome Laptop Whatsapp Kebutuhan Software Hardware Software Pengujian Sistem Pengujian Blackbox Testing untuk memastikan bahwa system dapat berjalan dengan baik dan memenuhi kebutuhan pengguna. Pengujian ini difokuskan pada antarmuka pengguna . ser interfac. dan output sistem tanpa memeriksa kode sumber yang digunakan. Kerangka sistem yang berisi susunan laman website digambarkan sebagai berikut: Gambar 1 wireframe halaman login: Gambar 1 adalah halaman login yang dapat diakses oleh pelanggan untuk login website dan yang belum punya akun/belum daftar akun, dan setelah login pelanggan pasti sudah dipastikan memulai pemesanan atau melihat produk saja. Implementasi Sistem Analisa Kebutuhan Fungsional c. Gambar 2 wireframe halaman beranda: Gambar 2 adalah halaman utama yang dapat diakses makanan/minuman. II. HASIL DAN PEMBAHASAN Implementasi Sistem Implementasi sistem ini dilakukan oleh penulis dengan menggunakan metodologi Rapid Application Development (RAD). Implementasi sistem menjadi bagian sangat penting karena pada tahap ini merupakan tahap dimana sistem yang dibangun harus sesuai dengan permintaan studi kasus. Halaman beranda Gambar 3 wireframe halaman dashboard admin: Gambar 5 Halaman Beranda Halaman login Gambar 3 adalah tampilan dashboard admin yang terdapat beberapa fitur dalam sistem kedai-exfour. Gambar 4 wireframe categori: Gambar 6 Halaman Login Gambar makanan/minuman yang terdapat beberapa fitur dalam sistem kedai-exfour. Analisis dan Laporan Hasil analisis terhadap pelaporan yang dimana pada tahap ini berisikan rangkuman pembahasan hasil perancangan dan hasil pengujian dari sistem informasi penjualan kedai-exfour yang telah di implementasikan. Laporan ini dibuat dengan menarik kesimpulan pada setiap hasil analisis dan pembahasan pembuatan sistem informasi penjualan kedai-exfour non self service dengan metode CRM dan pengembangan sistem Rapid Application Development pada kedai-exfour. Halaman dasboard admin Gambar 7 Dashboard Admin Kelola kategori Gambar 8 kelola kategori Kelola produk Gambar 9 Kelola Produk f. Kelola promo Gambar 10 Kelola Promo Kelola transaksi Gambar 11 Kelola Transaksi Kelola stok produk Gambar 15 Tampilan Notifikasi Whatsapp Gambar 12 Kelola Stok Produk Kelola laporan penjualan Gambar 13 Kelola Laporan Penjualan Kelola user Gambar 14 Kelola User Gambar 16 Tampilan Notifikasi Gmail Pengujian Sistem Setelah membangun sistem pada bagian implementasi sistem, sebelum sistem digunakan akan dilakukan pengujian sistem terlebih dahulu untuk mengetahui kinerja sistem apakah sudah sesuai yang diharapkan atau masih terdapat kendala yang perlu diperbaiki. Blackbox Testing Halaman Beranda Tabel 1 Halaman Beranda Skenario Halaman Hasil yang Menampilkan Hasil Pengujian Valid beranda. gmail, dan google maps. klik login. Halaman Dashboard Admin Tabel 3 Halaman Dashboard Admin Halaman Login Pelanggan Tabel 2 Halaman Login Pelanggan Skenario Input nama benar lalu klik daftar Input nama alamat, n benar lalu klik daftar Input email lalu klik Input email salah , lalu klik login. Input salah , lalu salah atau Skenario Hasil yang Menampilk Admin. Menampilk an sidebar laporan dan Menampilk an grafik n total masuk dan Dapat nama admin sesuai dengan akun admin yang sudah Dapat Hasil yang Sistem input dan login dan diarahkan ke Hasil Pengujian Valid Sistem input dan untuk input email dan yang telah dibuat oleh Valid Sistem harus daftar akun baru diarahkan ke daftar akun Sistem pesan bahwa email salah atau sudah Sistem pesan bahwa Valid Dapat grafik pada admin dan dapat difilter Hasil Penguji Valid Valid Valid Halaman Kategori Tabel 4 Halaman Kategori Skenario Menampilkan list nama Valid Input nama kategori dan deskripsi dan klik simpan. Menampilkan edit dan Valid Hasil yang Dapat list nama kategori dan Dapat hasil output kategori dan Dapat Hasil Pengujian Valid Valid Valid hapus pada kategori dan deskripsi, dan lalu bisa klik edit dan hasil output bila di klik edit akan ke input dan hapus akan Halaman Produk Tabel 5 Halaman Produk Skenario Menampilkan list berbagai Input nama produk , pilih harga, stok, deskripsi dan upload foto produk, lalu simpan/apabila pilih batal tampilan akan kembali ke Menampilkan edit dan hapus apabila klik edit akan ke tambah produk dan apabila klik hapus data produk Hasil yang Dapat produk, foto, upload foto, dan stok. Dapat hasil output dengan list yang sudah di input dan akan kembali ke Hasil Pengujian Valid Dapat hasil output bila di klik edit dan Valid Valid Hasil yang Dapat Valid Valid Halaman Transaksi Tabel 6 Halaman Promo Skenario Menampilk an list Dapat hasil diskon makanan dan Valid Tabel 7 Halaman Transaksi Halaman Promo Input nama promo lalu mulai dan aktif/nonak Menampilk an edit dan apabila klik edit akan ke tampilan produk dan apabila klik hapus akan Menampilk an hasil n sesuai yang di persen ke produk/pel nama promo, diskon, status, tanggal mulai dan tanggal berakhir pada Dapat hasil output dengan list yang sudah di dan akan kembali ke Dapat hasil output bila di klik edit dan hapus Hasil Pengujian Valid Skenario Menampilkan hasil list di Hasil yang Dapat an filter Hasil Penguji Valid Menampilkan list nama dan Menampilkan detail transaksi apabila klik di tabel dengan nama detail mulai dan total dan Dapat an filter dan riset apabila di klik filter bulan dan Menampilk an hasil biodata dan Menampilkan jumlah stok pada produk. Halaman Laporan Valid Skenario Pengujian Menampil kan hasil list di Menampil kan detail apabila di klik akan Menampil kan hasil apabila di klik ke Valid Tabel 8 Halaman Stok Produk Skenario Pengujian Menampilkan hasil list di halaman stok Menampilkan produk dan Hasil Yang Dapat hasil nama kategori dan jumlah stok Dapat nama produk dan nama Valid Tabel 9 Halaman Laporan Halaman Stok Produk Dapat ketika klik update sesuai Hasil Pengujian Valid Halaman User Skenario Pengujian Menampilkan list di halaman user. Hasil Yang Dapat n hasil total dan fitur filter dan riset. Dapat n hasil detail order Dapat n file export excel ketika dan menuju ke aplikasi excel untuk Hasil Pengujian Valid Valid Valid Tabel 10 Halaman User Valid Menampilkan edit dan harus atau Hasil Yang Dapat nama user, email dan Dapat edit apabila Hasil Pengujian Valid Valid bisa tambah user juga. klik edit dan masuk ke halaman edit user, atau ketika klik otomatis data terhapus, lalu jika klik tambah user akan input nama , email dan pilih role . Menampilkan yang sudah di pesan oleh Menampilkan yang sudah di pesan oleh Halaman Dashboard Pelanggan Tabel 11 Halaman Dashboard Pelanggan Skenario Pengujian Menampilkan halaman dari Menampilkan google maps, dari kedaiexfour. Menampilkan daftar produk makanan dan yang sudah Hasil Yang Dapat produk dan Dapat sosial media apabila di klik icon merujuk ke dan apabila kita klik google maps merujuk ke google maps Dapat makanan dan Hasil Pengujian Valid Valid dan silakan order untuk Dapat tabel riwayat tanggal, total order, status Dapat yang terdiri kritik dan Valid Valid Pengujian Implementasi Blackbox Testing Modul Yang Langkah Data Uji Uji Penyimoanan poin loyalitas Input data Customer_id =1 total price=30000 Valid Riwayat Akses Order. Valid Notifikasi whatsapp via Simulasi API aktif. Nomor Valid Notifikasi Simulasi dengan Email. Valid Midtrans Lakukan dan klik E-mail Total belanja Rp. Valid Status Valid bayar. Migrasi dan Desain CSS. Jalankan import sql Akses Data migrasi dan dummy Rentan nilai (%) <50 Valid Kategori Sangat baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Rumus perhitungan nilai keseluruhan. Overall score (%) = . core_modul_i y bobot_modul_. Setiap modul diuji dengan nilai Pass . Partial . , atau Fail . Ukuran Valid Skala Penilaian Pengujian Skala ini digunakan untuk menilai keberhasilan pengujian fungsional pada sistem CRM: A Modul 1: 1. 0 y 30% = 1. 0 y 0. 30 = 0. 30 Ie A Modul 2: 1. 0 y 25% = 1. 0 y 0. 25 = 0. 25 Ie Penjumlahan sementara: 30. 00% = 55. A Modul 3: 1. 0 y 15% = 1. 0 y 0. 15 = 0. 15 Ie Penjumlahan sementara: 55. 00% = 70. A Modul 4: 1. 0 y 10% = 1. 0 y 0. 10 = 0. 10 Ie Penjumlahan sementara: 70. 00% = 80. A Modul 5: 1. 0 y 10% = 1. 0 y 0. 10 = 0. 10 Ie Penjumlahan sementara: 80. 00% = 90. A Modul 6: 1. 0 y 5% = 1. 0 y 0. 05 = 0. 05 Ie Penjumlahan sementara: 90. 00% = 95. A Modul 7: 0. 5 y 5% = 0. 5 y 0. 05 = 0. 025 Ie Penjumlahan akhir: 95. 00% 2. 50% = Hasil akhir contoh: 97. 50%Ie kategori: Sangat Baik (>= 85%). Penjelasan hasil A Modul transaksi dan loyalitas berhasil menyimpan data transaksi dan menghitung poin dengan akurat sesuai logika 1 poin untuk setiap Rp10. A Modul riwayat pemesanan memberikan pengalaman yang baik bagi pelanggan dalam melihat histori A Notifikasi via WhatsApp berjalan secara otomatis menggunakan API Fonnte dan dikirim tepat waktu kepada pelanggan. A Notifikasi Via Gmail berjalan secara otomatis menggunakan e-mail dan dikirim tepat waktu kepada A Integrasi Midtrans berhasil dilakukan pada mode sanbox dan menampilkan halaman pembayaran QRIS secara real-time. A Dashboard admin mampu menyajikan statistik seperti total transaksi dan produk terlaris dengan visual yang A Proses migrasi database dan penggunaan data dummy mempercepat validasi dan demonstrasi sistem. A Tampilan front-end menggunakan Tailwind CSS berhasil menampilkan desain yang modern dan responsif pada berbagai ukuran layar. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Sistem CRM berbasis website: Berhasil dibangun fitur utama yang mendukung manajemen transaksi pelanggan, pemberian poin loyalitas, serta tampilan riwayat pemesanan dan dashboard statistik penjualan. Fitur-fitur tersebut berfungsi sesuai dengan Kedai-Ex-four meningkatkan kedekatan dengan pelanggan. Penerapan metode Rapid Application Development (RAD) dalam pengembangan sistem memberikan efisiensi dalam proses pembangunan perangkat lunak, karena Saran berpartisipasi langsung dalam proses iterasi desain, sehingga kebutuhan pengguna dapat ditangkap dengan baik dan cepat. Integrasi API ekseternal seperti Fonnte untuk Pengiriman notifikasi otomatis melalui WhatsApp, dan Midtrans sebagai payment gateway, memberikan nilai tambah pada Hal ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam bertransaksi. Black box menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem berjalan dengan baik. Setiap modul yang diuji memberikan hasil aktual yang sesuai dengan ekspetasi pengguna, baik dari sisi fungsionalitas, kemudakan akses, hingga tampilan antarmuka. Tailwind CSS sebagai framework desain antarmuka memberikan kemudahan dalam menciptakan tampilan yang bersih, responsif, dan modern, yang sesuai dengan preferensi pengguna masa kini, baik di perangkat desktop maupun seluler. Pengembangan fitur loyalty program lebih seperti sistem penukuran poin menjadi voucher diskon, akan memberikan insentif lebih kepada pelanggan setia dan meningkatkan tingkat retensi pelanggan. Penerapan sistem autentikasi multi-level untuk membedakan hak akses antara admin, karyawan, dan pelanggan, sehingga sistem menjadi lebih aman dan terorganisasi dengan Integrasi fitur promosi dan referral secara didgital akan menambah daya tarik terhadap sistem, sekaligus memperluas jangkauan pemasaran melalui pelanggan yang aktif mempreferensikan ke teman atau keluarga. Pengguna dashboard analitik yang lebih . kompleks, misalnya dengan integrasi google analytics atau grafik penjualan berbasis js, agar pemilik kedai dapat mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat berdasarkan data visual yang akurat. Penerapan sistem deployement ke server hosting atau cloud seperti VPS atau layanan seperti vercel/netliy, agar sistem ini dapat digunakan secara nyata oleh pelanggan. Dengan demikian pengembangan tersebut, sistem semakin optimal dan bermanfaat bagi pemilik dan pelanggan Kedai-Exfour agar tetap baik. REFERENSI