IKHLAS Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Vol. No. April 2025 ISSN: 2985-5187 Workshop Media dan Metode Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Institut Agama Islam Darussalam Martapura Maulida Hayatina. Arisna Wahyuni. Rahimah. Nurul Husna. Nur Anisa Khadijah. Ahma Diah. Aisyah. Atik Fitriyah. Munawwarah. Noer Zannah. Rahmawati. Yunita. maulidahayatina@iaidarussalam. id, arisnawahyuni. app@gmail. HjRahimahPIAUD@gmail. nurulhusna753@gmail. com, kannisa847@gmail. com, ahmaktb64@gmail. com, aisyah11. net@gamil. atikfitriah16@gmail. com, munnaadhitya141618@gmail. com, rahmaphone745@gmail. app13@gmail. Abstract Kata Kunci: Anak Usia Dini Media dan Metode Pembelajaran PAUD This community service (PKM) was carried out by students of IAI Darussalam Martapura. Early Childhod Islamic Education study Program. Faculty of Tarbiyah. To better understand the methods and media that should be taught to early childhood. The purpuse of this community service is so that prospective educators and educators understand more about the learning that will be carried out for early childhood through interesting media and methods so that children do not get bored easily in following the learning. The methods used are teaching, discussions and mentoring to students and teachers who have been invited, namely KB Aisyah and KB Cempaka Putih. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh mahasiswa IAI Darussalam martapura Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah. Untuk lebih mengetahui metode dan media yang seharusnya diajarkan untuk anak usia dini. Tujuan Pengabdian kepada masyarat ini agar calon pendidik dan pendidik lebih mengerti tentang pembelajaran yang akan dilakukan untuk anak usia dini melalui media dan metode yang menarik agar anak tidak mudah bosan dalam mengikuti Adapun metode yang digunakan yakni adalah pengajaran, diskusi dan umpan balik melalui pelatihan, diskusi dan pendampingan kepada mahasiswa dan guru-guru yang telah diundang yakni KB Aisyah dan KB Cempaka Putih. Corresponding Author: Maulida Hayatina Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Institut Agama Islam Darussalam Martapura Maulida397@yahoo. PENDAHULUAN Menurut Aprinawati, anak pada usia dini adalah anak-anak dimana pada usia tersebut terjadi pesatnya perkembangan secara fisik dan mental. Dengan pesatnya pertumbuhan dan perkembangan pada usia ini maka pada tahap ini sangat bagus untuk memberikan pendidikan dan rangsangan pembelajaran kepada anak. Anak pada usia emasini memilikisikap petualang, memiliki Journal homepage: https://ejournal. id/index. php/ikhlas/index IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa daya imajinasi dan fantasi, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, memiliki daya konsentrasi terbatas, enerjik dan aktif dan lain sebagainya. Anak usia dini ditandai dengan masa dimana perkembangan otak sangat pesat dan cepat. Sari et al. , menyebutkan bahwa anak usia dini mencapai perkembangan yang optimal pada masa usia 0-6 tahun yaitu sebesar 80%. Terkait hal ini anak sangat membutuhkan rangsangan dan stimulasi perkembangan yang baik sesuai dengan usia dan kemampuan masingmasing. Hal ini disebabkan karena banyaknya aspek perkembangan anak yaitu ada 6 aspek penting yang harus diberikan stimulus oleh pendidik serta orang tua agar anak dapat berkembang optimal. Menurut Aprinawati. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan usaha dan upaya pendidikan, pembinaan, pembimbingan dan pengarahan pada anak di usia emas perkembangan, yaitu usia 0-6 tahun. Pendidikan ini dilakukan dengan cara memberikan stimulus kepada anak untuk mewujudkan perkembangan dan pertumbuhannya baik jasmani maupun rohani agar memiliki persiapan untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya yaitu Sekolah Dasar (SD). Pendidikan pada anak-anak di usia ini diberikan pendidik lembaga PAUD sebagai usaha memaksimalkan potensi anak sejak dini. Nasution menerangkan bahwa pendidikan pada masa usia dini akan membuat anak dapat menyerap segala informasi yang diberikan mencapai 80% karena kemampuan anak yang berkembang pesat pada masa itu. Oleh sebab itu masa ini disebut masa perkembangan emas anak. Adapun media merupakan suatu pengantar. Aprinawati menyatakan bahwa media berasal dari kata medius . ahasa lati. yang berarti perantara atau pengantar. Fauziddin menambahkan bahwa secara umum media dapat berbentuk manusia, materi atau kejadian yang akan membuat seseorang belajar dan memperoleh pengetahuan. Setiap media pembelajaran digunakan sebagai pendukung proses atau kegiatan mengajar agar materi yang dibahas dapat dipahami oleh anak didik dengan baik dan juga dapat membantu guru dalam proses penyampaian materi pelajaran. Debeturu & Wijayaningsih menjelaskan bahwa media pembelajaran semua benda konkret atau abstrak yang digunakan dalam lingkungan belajar anak dan dengan benda tersebut anak terbantu dalam memahami pelajaran yang dipelajarinya. Maulana menyatakan bahwa media pembelajaran dapat digunakan untuk menciptakan kondisi dan situasi pembelajaran yang konkret. Dengan demikian, media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat membantu penyampaian pesan pengajaran atas materi pelajaran oleh guru kepada anak didik. Sedangkan metode pembelajaran merupakan sebuah cara ataupun sistem yang dimanfaatkan untuk pendidik dan bertujuan untuk membuat siswa dapat memahami, mengetahui, menguasai, dan juga menggunakan bahan pelajaran tertentu. Metode pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah langkah yang sistematis, yang digunakan untuk mengelola pengalaman belajar agar dapat mencapai sebuah tujuan dalam pembelajaran. Terdapat banyak sekali metode yang dapat digunakan pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode pengajaran, diskusi, dan umpan balik untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran melalui pelatihan, diskusi, dan pendampingan. Mahasiswa memulai dengan melakukan studi banding untuk kunjungan dan diskusi dengan mitra di 2 . lokasi yaitu KB Cempaka Putih Desa Pingaran Ilir Astambul Kabupaten Banjar dan KB Aisyah Tungkaran Martapura Kota Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan-permasalahan yang dihadapi terutama pada guru-guru PAUD dalam proses Selama kunjungan, analisis situasi juga dilakukan untuk menilai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran di 2 . lokasi mitra. Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan, dipilih permasalahan yang paling menonjol dan memungkinkan untuk dapat ditindaklanjuti dengan usaha pemecahan masalah melalui kegiatan pengabdian berupa pelatihan. Kegiatan pengabdian ini mengikuti prosedur sebagai berikut: Pertama, kunjungan, analisis situasi. IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa dan analisis kebutuhan. Kedua, konsultasi dengan dosen pembimbing dan mitra. Ketiga pelatihan. Adapun materi dari pengabdian ini tentang cara Implementasi Media dan Metode pembelajaran anak usia dini. HASIL DAN PEMBAHASAN Kunjungan, analisis situasi, dan analisis kebutuhan Mahasiswa melakukan studi banding ke dua sekolah yaitu KB Cempaka Putih Desa Pingaran Ilir Astambul Kabupaten Banjar, dan KB Aisyah Tungkaran Martapura Kota Kabupaten Banjar, pada tanggal 19 Agustus 2024. Hal ini dilakukan dalam rangka program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan silaturahmi yang dilaksanakan oleh mahasiswa program studi PIAUD Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Darussalam. Dalam kunjungan tersebut tim pengabdi melakukan analisis situasi di dua lokasi yang bersangkutan, dengan cara mengobservasi atau melihat langsung proses pembelajaran dan kondisi permasalahan di sekolah. Selanjutnya mahasiswa melakukan analisis kebutuhan yaitu melakukan diskusi ringan dengan kepala sekolah serta pendidik di sekolah yang bersangkutan terkait proses pembelajaran yang dilaksanakan. Kedua sekolah teridentifikasi mempunyai permasalahan yang sama. Yaitu, penggunaan media dan metode yang diterapkan sangat monoton dan kurang sesuai dengan standar pembelajaran Anak Usia Dini, yang menyebabkan anak mudah bosan saat proses pembelajaran. Perencanaan Pengabdian. Konsultasi dengan dosen pembimbing dan Mitra Setelah melakukan kunjungan analisis situasi dan analisis kebutuhan, mahasiswa melakukan perencaan pengabdian, melalui forum rapat bersama, membahas dan merencanakan mekanisme acara yang akan dilaksanakan. Kemudian, mahasiswa melakukan konsultasi dosen pembimbing mengenai tema acara yang dipilih, narasumber yang akan mengisi materi dan mekanisme acara yang telah direncanakan sebelumnya. Selanjutnya setelah melakukan perencanaan dan konsultansi dengan dosen pembimbing, mahasiswa melakukan konsultasi dengan mitra yang bersangkutan tentang perencanaan yang sudah disetujui bersama yaitu pelaksanaan pengabdian akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 18 September 2024 dari jam 09. 00 Wita yang bertempat di ruang micro teaching lantai 3 . Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kabupaten Banjar. Kegiatan Pengabdian Pelaksanaan Workshop Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa Fakutlas Tarbiyah Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, dengan Tema AuMeningkatkan Kualitas Dan Kreativitas Guru Melalui Media Dan Metode Pembelajaran Yang BervariasiAy pelatihan penggunaan media dan metode pembelajaran PAUD untuk pendidik di KB Cempaka Putih dan KB Aisyah yang dilaksanakan di ruang kelas ruang micro teaching lantai 3 . Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kabupaten Banjar, pada tanggal 18 September 2024 hari Rabu pukul 09. 00 Wita. Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang diisi oleh dosen pembimbing dan ketua pelaksana. Sambutan-sambutan IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang media dan metode pembelajaran PAUD secara rinci oleh Ibu Arisna Wahyuni. Pd yang merupakan salah satu dosen PIAUD Institut Agama Islam Darussalam Martapura. Materi yang disampaikan menjelaskan tentang pengertian Anak Usia Dini, karakteristik Anak Usia Dini, perkembangan Anak Usia Dini, cara belajar Anak Usia Dini. Golongan Media Pembelajaran, jenis media pembelajaran, kreteria pemilihan media, dan contoh media Anak Usia Dini. Pemateri juga memaparkan jenis metode pembelajaran anak usia dini yang terdiri dari metode pembelajaran berbasis cerita. STEM, blended learning dan metode pembelajaran berbasis sehari-hari. Selain itu, pemateri juga menambahkan mengenai penggunaan metode pada anak berkebutuhan khusus. Pengertian Anak Usia Dini NAEYC (National Association for The Education of Young Childre. , yang mengatakan bahwa anak usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0-8 tahun. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 1 ayat 14 menyatakan bahwa anak usia dini adalah berada pada rentang 0-6 tahun. Karakteristik Anak Usia Dini Karakteristik Anak Usia Dini yaitu unik, spontan, ceroboh, pemarah, egois, aktif, kemampuan mengingat terbatas, berjiwa petualang, imajinasi yang tinggi. Perkembangan Anak Usia Dini Perkembangan Anak Usia Dini yaitu perkembangan seni, bahasa, sosial emosional, fisik motoric, kognitif dan nilai agama dan moral. Cara Belajar Anak Usia Dini Cara Belajar Anak Usia Dini yaitu mulai dari yang konkret dan sederhana, berangkat dari hal-hal yang dimiliki anak, pengenalan dan pengakuan, menantang, bermain dan permainan, alam sebagai sumber belajar, sensori, belajar memiliki keterampilan hidup, serta fokus pada proses bukan pada produknya. Golongan Media Pembelajaran Terdapat dua golongan media pembelajaran yaitu media tradisional dan media digital. Contoh media tradisional yaitu Alat Permainan Edukatif. Buku, poster dll. Adapun contoh media digital yaitu TV. Proyektor. Speaker dll. Jenis Media Pembelajaran Terdapat tiga jenis media pembelajaran yaitu visual, audio dan audio visual. Kreteria Pemilihan Media Kreteria Pemilihan Media yaitu kesesuaian dengan tujuan, kesesuaian dengan tema, kesesuaian dengan teori, kesesuaian dengan karakteristik peserta didik, dan kesesuaian dengan gaya belajar peserta didik. Penyampaian materi IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Setelah penyampaian materi selesai, dibuka sesi tanya jawab untuk para peserta pelatihan, dan peserta cukup atusias dalam memberikan seputar permasalahan yang terjadi Sesi tanya jawab Setelah pemateri memaparkan jawaban, dilanjutkan dengan diskusi ringan bersama para peserta dan teman-teman mahasiswa. Acara ditutup dengan pembacaan doa dan foto bersama sekaligus penyerahan penghargaan sebagai bentuk apresiasi untuk narasumber. Doa. Penyerahan Penghargaan dan Foto Bersama KESIMPULAN Bersadarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran anak usia dini sangat banyak dan bervariasi seperti alat permainan edukatif (APE) yang sederhana serta mudah didapatkan dengan menggunakan bahan disekitar lingkungan . arang bekas dan sebagainy. Sedangkan penerapan metode pembelajaran pada anak usia dini disesuaikan dengan karakteristik anak. Adapun anak usia dini yang berkebutuhan khusus . peech dela. disarankan memperbanyak menggunakan metode tanya jawab, dan melatih sosial emosional bagi anak usia dini yang berkebutuhan khusus (ADHD). REFERENSI