JSNu : Journal of Science Nusantara Vol. No. September 2025, pp. A 92 Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna terhadap Fasilitas Parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar Analysis of User Satisfaction Levels with Parking Facilities at Ngudi Waluyo Wlingi Regional General Hospital. Blitar Regency Mohamad Rijalulloh*1. Risma Dwi Atmajayani2. Trisno Widodo3 1,2,3 Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Ilmu Eksakta. Universitas Nahdlatul Ulama Blitar e-mail: *1jaluparacord. id@gmail. com, 2trisno_widodo@yahoo. com, 3rismadwiatmaja@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap fasilitas parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, dengan fokus pada kapasitas kebutuhan area parkir, faktorfaktor yang memengaruhi kepuasan, dan evaluasi kualitas layanan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 88 responden dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% pengguna fasilitas parkir adalah pengendara sepeda motor, dengan durasi parkir rata-rata 1Ae3 jam. Kebutuhan lahan parkir ideal mencapai 977,43 mA, sementara lahan yang tersedia hanya 407,5 mA. Faktor dominan yang memengaruhi kepuasan adalah keamanan . kor 38/. dan pelayanan petugas . kor 35/. Secara umum, tingkat kepuasan pengguna berada pada kategori "cukup puas". Rekomendasi penelitian mencakup perluasan lahan parkir, peningkatan sistem keamanan, dan penerapan teknologi parkir digital. Kata Kunci: Kepuasan pengguna, fasilitas parkir, rumah sakit, kualitas layanan. RSUD Ngudi Waluyo. Abstrack This study aims to analyze user satisfaction levels with parking facilities at Ngudi Waluyo Wlingi Regional General Hospital in Blitar Regency, focusing on parking area capacity needs, factors influencing satisfaction, and service quality evaluation. The research method uses a descriptive quantitative approach with data collection through questionnaires administered to 88 respondents and field observations. The results indicate that 68% of parking facility users are motorcycle riders, with an average parking duration of 1Ae3 hours. The ideal parking area requirement is 977. 43 mA, while the available area is only 407. 5 mA. The dominant factors influencing satisfaction are security . core 38/. and staff service . core 35/. Overall, user satisfaction levels fall into the Aumoderately satisfiedAy Research recommendations include expanding parking space, improving security systems, and implementing digital parking technology. Keyword: User satisfaction, parking facilities, hospital, service quality. Ngudi Waluyo General Hospital PENDAHULUAN Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi, yang berlokasi di Jl. Dokter Sucipto No. Beru. Kec. Ngudi Waluyo Wlingi. Kabupaten Blitar, merupakan salah satu fasilitas kesehatan vital yang melayani masyarakat luas. Sebagai rumah sakit rujukan yang bahkan telah terakreditasi A. RSUD ini setiap harinya ramai dikunjungi oleh pasien, keluarga pasien, hingga tenaga medis. Peningkatan jumlah kunjungan ini secara langsung juga meningkatkan kebutuhan akan fasilitas parkir yang memadai. Parkir, seringkali dianggap sekadar area penampungan kendaraan, sebenarnya adalah bagian tak terpisahkan dari sistem pelayanan rumah sakit dan sistem transportasi secara Keberadaannya secara langsung memengaruhi kenyamanan dan kepuasan Fasilitas parkir yang kurang optimal dapat berujung pada berbagai masalah seperti kemacetan, antrean panjang, waktu tunggu yang meningkat, dan pada akhirnya, penurunan kualitas pelayanan. Faktor-faktor seperti ketersediaan ruang, keamanan, biaya, dan aksesibilitas menjadi penentu utama kepuasan pengguna. Bahkan, integrasi teknologi dalam sistem parkir pun terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan mengurangi keluhan. Sayangnya, meskipun RSUD Ngudi Waluyo Wlingi adalah rumah sakit rujukan yang strategis, berdasarkan survei awal, ditemukan berbagai keluhan signifikan dari pengguna. History of article: Received: Agustus, 2025 : Accepted: September, 2025 ISSN: 2809-428XAeAe Banyak yang mengeluhkan kurangnya lahan parkir, sistem pembayaran yang belum efektif, serta minimnya petugas parkir yang dapat membantu pengunjung. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang, waktu pencarian tempat parkir yang lama, dan potensi kemacetan di area rumah sakit, yang pada gilirannya dapat meningkatkan tingkat stres pengguna layanan, terutama bagi pasien rawat jalan dan keluarga yang mungkin sudah dalam kondisi psikologis tertekan. Urgensi untuk meneliti masalah ini semakin mendesak karena hingga kini belum ada evaluasi komprehensif mengenai kepuasan pengguna terhadap fasilitas parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Padahal, penyediaan sarana parkir yang sesuai standar teknis dan kebutuhan pengunjung telah diamanatkan oleh regulasi seperti Permenkes No. 24 Tahun 2016. Oleh karena itu, penelitian ini hadir untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna, mengidentifikasi faktorfaktor yang memengaruhinya, serta mengevaluasi kapasitas kebutuhan lahan parkir secara Harapannya, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk merumuskan kebijakan yang tepat dan meningkatkan kualitas pelayanan parkir secara berkelanjutan, demi kenyamanan seluruh pengguna layanan kesehatan. Gambar 1. Lokasi Penelitian Sumber : Google Maps METODE PENELITIAN Penelitian ini adalah studi kuantitatif deskriptif dengan analisis SWOT, bertujuan untuk menggambarkan kepuasan pengguna terhadap fasilitas parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi secara sistematis dan akurat. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data angka melalui survei dan observasi, yang kemudian dianalisis secara statistik. Rancangan penelitiannya berupa survei lapangan yang melibatkan pengguna parkir seperti pasien, pengunjung, dan staf rumah sakit sebagai responden. Instrumen utama adalah kuesioner tertutup yang mengukur kepuasan berdasarkan lima dimensi: kenyamanan, keamanan, aksesibilitas, biaya, dan efisiensi waktu, sesuai dengan teori kualitas layanan Parasuraman. Selain itu, observasi langsung dilakukan untuk mengumpulkan data volume, jenis, dan durasi Data sekunder seperti peta tata letak parkir, jumlah staf, dan perkiraan pengunjung laboratorium juga dikumpulkan. Rancangan ini dianggap relevan untuk memberikan gambaran objektif mengenai kondisi parkir, persepsi pengguna, dan faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan, dengan harapan hasilnya dapat membantu manajemen RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dalam meningkatkan sistem parkir mereka. Data Penelitian Data primer merupakan survey yang dilakukan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar. Survey dilakukan dengan cara menempatkan surveyor di pintu gerbang agar dapat mengetahui kendaraan yang keluar masuk. Data sekunder merupakan data pelengkap, adapun datanya adalah peta layout RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, data jumlah civitas akademik, dan data jumlah kisaran tamu laboratorium. Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna terhadap Fasilitas Parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar Mohamad Rijalulloh. Risma Dwi Atmajayani. Trisno Widodo ISSN: 2809-428X Teknik Analisis Data Tahap pertama yang dilakukan adalah menganalisa parkir dengan cara menghitung besarnya kebutuhan ruang parkir yang ada pada RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar. Kebutuhan tersebut didapat dengan metode yang ada pada bab II. Data primer diperoleh dari dua sumber utama, yaitu hasil kuesioner dan hasil observasi kendaraan. Kuesioner dirancang dengan skala Likert 5 poin untuk mengukur persepsi responden terhadap lima indikator utama, yaitu: Kenyamanan . emudahan menemukan tempat parkir, pencahayaan, dan kebersiha. Keamanan . eberadaan petugas. CCTV, dan risiko kehilanga. Aksesibilitas . emudahan keluar masuk area parki. Biaya parkir . esesuaian tarif dengan fasilita. , dan Efisiensi waktu . ama waktu mencari parkir dan antre kelua. Data kuesioner dianalisis dengan menghitung skor rata-rata pada masing-masing indikator. Nilai rata-rata kemudian dikategorikan ke dalam lima tingkat kepuasan: sangat tidak puas, tidak puas, cukup puas, puas, dan sangat puas. Hasil ini memberikan gambaran umum mengenai dimensi mana yang paling memengaruhi kepuasan pengguna dan bagian mana yang perlu ditingkatkan. Tahap kedua yang dilakukan adalah membuat alternatif untuk mengatasi masalah yang ada pada RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar. Alternatif-alternatif yang dilakukan semoga dapat memperbaiki kinerja ruang parkir RSUD Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar. Data observasi mencakup jumlah kendaraan yang masuk dan keluar per hari, durasi parkir, serta jenis Data ini diolah untuk mengetahui tingkat utilisasi lahan parkir dan arus kendaraan, yang kemudian dibandingkan dengan kapasitas aktual parkir sebagaimana ditunjukkan dalam data sekunder . ayout parki. Analisis juga mencakup perbandingan antara kapasitas dan kebutuhan, untuk menilai apakah RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki lahan parkir yang mencukupi sesuai dengan jumlah pengunjung dan pegawai. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, maka hasil analisis ini akan dijadikan dasar dalam menyusun saran perbaikan pengelolaan fasilitas parkir. Gambar 2. Diagram Penelitian JSNu : Journal of Science Nusantara : 92-101 ISSN: 2809-428XAeAe HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Lokasi Penelitian Gambar 3. Fasad RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi merupakan rumah sakit daerah kelas B yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Sebagai rumah sakit rujukan wilayah Blitar Timur dan sekitarnya, kunjungan pasien dan keluarga terus mengalami peningkatan setiap tahun. Kondisi ini berdampak langsung terhadap kepadatan lalu lintas internal rumah sakit, khususnya di fasilitas parkir, yang sering kali tidak mampu menampung seluruh kendaraan pada waktu-waktu tertentu. Analisis Kapasitas Kebutuhan Area Parkir Berdasarkan Jumlah Pengguna di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Gambar 4. Denah Layout RSUD Ngudi Waluyo Wlingi C Deskripsi Responden Penelitian Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 88 orang, yang terdiri dari pengguna layanan parkir di lingkungan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Responden meliputi berbagai kalangan, baik pegawai, pasien, keluarga pasien maupun pihak lain yang memanfaatkan fasilitas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan responden terhadap layanan parkir berdasarkan lima indikator utama. Pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin untuk menentukan jumlah responden: Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna terhadap Fasilitas Parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar Mohamad Rijalulloh. Risma Dwi Atmajayani. Trisno Widodo ISSN: 2809-428X Keterangan : Diketahui : - Jumlah Civitas RSUD adalah 860 orang dibagi 3 Shift yaitu 287 Orang - Jumlah pengunjung berdasarkan kunjungan poli klinik adalah 468 Orang / Hari - n=? - N = 755 - E = 10% Dijawab : = 88 Jadi jumlah sampel/responden untuk penelitian ini yaitu 88 orang C Perhitungan Kebutuhan Ruang Parkir Di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Berdasarkan hasil pengolahan data terhadap 88 responden di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, ditemukan bahwa mayoritas pengguna lahan parkir adalah pengendara sepeda motor, yaitu sebesar 68% . , sedangkan sisanya sebanyak 32% . menggunakan kendaraan roda empat. Jenis kendaraan ini menjadi indikator utama dalam perhitungan kebutuhan lahan parkir. Rata-rata durasi parkir pengguna berkisar antara 1Ae3 jam . %), menunjukkan bahwa pengguna tidak hanya datang sebentar, melainkan melakukan aktivitas yang memerlukan waktu tunggu menengah hingga lama, seperti menunggu antrian rawat jalan atau menjenguk pasien. Hal ini diperkuat oleh data bahwa 56% responden datang untuk keperluan rawat jalan, yang umumnya membutuhkan waktu tunggu yang lebih panjang. E Proporsi Jenis Kendaraan dan Satuan Ruang Parkir (SRP) - Pengguna Sepeda Motor (R. : 68% dari total responden - Pengguna Mobil (R. : 32% dari total responden Dalam menentukan kebutuhan lahan parkir, digunakan standar Satuan Ruang Parkir (SRP) sebagai acuan perhitungan luas minimum yang dibutuhkan per kendaraan: SRP untuk sepeda motor An(SRPA_R. = 2,5 mA per unit SRP untuk mobil An(SRPA_R. = 13,75 mA per unit . ilai rata-rata dari rentang 12,5Ae15 mA) JSNu : Journal of Science Nusantara : 92-101 ISSN: 2809-428XAeAe Durasi parkir rata-rata pengguna ditetapkan sebesar: E Kebutuhan Lahan Parkir Berdasarkan Sampel Dari data sebanyak 88 kendaraan . sepeda motor dan 28 mobi. , maka perhitungan kebutuhan lahan berdasarkan SRP ideal adalah sebagai berikut: Kebutuhan lahan untuk sepeda motor: Kebutuhan lahan untuk mobil: Total kebutuhan lahan parkir . Total Lahan (Sampe. = 150 mA 385 mA = 535 mA E Proyeksi Kebutuhan Parkir Harian . Pengunjung/Har. Untuk menghitung kebutuhan ruang parkir harian berdasarkan total pengunjung sebesar 755 orang per hari, dilakukan proyeksi dengan mengasumsikan bahwa setiap pengunjung menggunakan satu kendaraan, dan jenis kendaraan mengikuti distribusi dari data - Estimasi jumlah kendaraan harian: Jumlah Sepeda Motor Harian NR2 NR2 = Total Pengunjung Harian x Proporsi Pengguna Sepeda Motor NR2 = 755 pengunjung y 0. 68 OO 513 unit Jumlah Mobil Harian : NR4 = Total Pengunjung Harian x Proporsi Pengguna Mobil NR4 = 755 pengunjung y 0. 32 OO 242 unit - Faktor Pergantian (Turnover Rat. Jika fasilitas parkir beroperasi selama 12 jam per hari, dan durasi parkir rata-rata adalah 2 jam, maka faktor pergantian dihitung sebagai: Faktor Efisiensi (FE) untuk memperhitungkan area tambahan seperti sirkulasi dan manuver kendaraan, digunakan FE = 1,3. Rumus kebutuhan lahan parkir proyeksi: Kebutuhan lahan untuk sepeda motor . Kebutuhan lahan untuk mobil . Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna terhadap Fasilitas Parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar Mohamad Rijalulloh. Risma Dwi Atmajayani. Trisno Widodo ISSN: 2809-428X Total kebutuhan lahan parkir harian: Berdasarkan hasil proyeksi, total kebutuhan lahan parkir untuk menampung seluruh pengunjung harian RSUD Ngudi Waluyo Wlingi yang berjumlah 755 orang adalah sebesar 977,43 meter persegi. Nilai ini sudah mempertimbangkan faktor durasi parkir, frekuensi pergantian kendaraan, serta kebutuhan ruang tambahan untuk akses dan sirkulasi. Sementara kapasitas parkir eksisting yang tersedia hanya seluas 407,5 mA. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan sebesar 569,93 mA antara kebutuhan dan ketersediaan Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap Fasilitas Parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Berdasarkan data kuantitatif yang terkumpul, analisis terhadap masing-masing indikator kepuasan pengguna fasilitas parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi menunjukkan gambaran yang bervariasi: Mayoritas responden menilai kondisi lahan parkir secara umum baik hingga sangat baik . otal 68%), menandakan ketersediaan dan ukuran lahan yang cukup memadai. Meskipun demikian, masih ada persentase kecil yang mengindikasikan perlunya perhatian, terutama saat jam sibuk. Serupa, keamanan parkir juga dinilai baik hingga sangat baik oleh mayoritas . %), namun adanya sebagian kecil keluhan menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan, seperti penambahan CCTV di area-area tertentu. Untuk kenyamanan parkir, meskipun sebagian besar . %) merasa baik atau cukup, ada sejumlah kecil responden yang merasakan ketidaknyamanan, kemungkinan akibat kepadatan, ketidakrataan lahan, atau suhu yang panas. Demikian pula, ketersediaan petunjuk arah parkir umumnya dinilai membantu . % baik hingga sangat bai. , namun 18% responden masih menganggap kurang hingga tidak baik, menyiratkan kebutuhan akan penambahan rambu atau Aspek kemudahan akses masuk dan keluar menunjukkan hasil positif, dengan 64% responden menilai baik hingga sangat baik, mengindikasikan sistem akses yang lancar. Namun, 18% yang merasa kurang puas mungkin mengalami kendala antrean atau sistem buka-tutup. Pelayanan petugas parkir juga cenderung positif, dengan 68% responden menilai baik atau cukup, menunjukkan keramahan dan kesigapan yang memadai, meskipun ada ruang untuk peningkatan profesionalisme. Dalam hal kebersihan area parkir, mayoritas . %) menilai baik atau cukup, namun 10% responden merasa tidak baik, menegaskan pentingnya pengelolaan sampah dan pembersihan rutin. Terakhir, penerangan area parkir dinilai baik hingga sangat baik oleh sebagian besar . %), namun adanya 22% responden yang menilai kurang hingga tidak baik menunjukkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pemerataan pencahayaan, khususnya pada malam hari, demi keamanan dan kenyamanan yang optimal. Identifikasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Pengguna Fasilitas Parkir Pada hasil penelitian untuk mengetahui aspek mana yang paling dominan memengaruhi kepuasan, digunakan indikator jumlah responden yang memilih kategori AuBaikAy dan AuSangat BaikAy. Berikut adalah hasil analisis total skor tertinggi yang diperileh: JSNu : Journal of Science Nusantara : 92-101 ISSN: 2809-428XAeAe Tabel 1. Faktor yang mempengaruhi kepuasan terhadap Layanan Parkir Aspek Layanan Jumlah Skor Baik Sangat Baik Peringkat Tingkat Kenyamanan Tingkat Keamanan Tingkat Aksesibilitas Biaya / Tarif Parkir Efisiensi Waktu KESIMPULAN Fasilitas parkir di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pengguna, terutama pada jam-jam sibuk. Ketersediaan lahan parkir bagi kendaraan roda empat sering kali tidak mencukupi, sehingga menyebabkan kepadatan dan ketidaknyamanan pengguna dalam mencari tempat parkir. Faktor-faktor utama yang memengaruhi kepuasan pengguna terhadap fasilitas parkir meliputi keramahan petugas, kebersihan area parkir, keamanan, kemudahan akses keluar-masuk, serta tarif parkir yang wajar. Dari hasil analisis, diketahui bahwa sebagian besar pengguna menilai aspek pelayanan petugas cukup baik, namun pencahayaan dan pengaturan lalu lintas di area parkir perlu ditingkatkan. Tingkat kepuasan pengguna terhadap fasilitas parkir secara umum berada pada kategori Aucukup puasAy. Meskipun mayoritas responden mengungkapkan pengalaman parkir yang cukup baik, namun beberapa aspek seperti kenyamanan, efisiensi penggunaan lahan, dan pengelolaan arus kendaraan masih memerlukan perhatian lebih lanjut dari pihak rumah sakit. SARAN Perluasan Lahan Parkir: Diperlukan perluasan area parkir karena adanya kesenjangan signifikan antara kebutuhan dan ketersediaan lahan. Peningkatan Keamanan: Tingkatkan pengawasan dengan penambahan CCTV dan patroli petugas untuk mengatasi keluhan keamanan yang masih ada. Implementasi Teknologi Digital: Terapkan sistem parkir digital untuk meningkatkan efisiensi, seperti pembayaran otomatis dan informasi ketersediaan tempat parkir real-time. Peningkatan Kualitas Pelayanan Petugas: Berikan pelatihan rutin kepada petugas untuk meningkatkan keramahan dan profesionalisme. Peningkatan Kebersihan dan Penerangan: Kelola sampah lebih baik dan perbaiki pencahayaan, terutama pada malam hari, untuk kenyamanan dan keamanan. Penyediaan Petunjuk Arah yang Jelas: Tambahkan rambu atau signage yang lebih jelas untuk mempermudah navigasi di area parkir. Pengaturan Lalu Lintas Internal: Terapkan sistem lalu lintas yang lebih efektif untuk mengurangi antrean dan kemacetan. DAFTAR PUSTAKA