Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 5. No 2. November 2024. Page 118Oe124 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jrespro Sosialisasi dan Pelatihan Penyusunan Pembukuan Sederhana Menggunakan Aplikasi Buku Warung Pada UMKM Mendoan Enita Melisa Sari1,*. Nugraeni1 1Fakultas Ekonomi. Program Studi Akuntansi. Universitas Mercu Buana. Yogyakarta. Indonesia Email: 1,*enytamelisa@gmail. com, 2nugraeni@mercubuana-yogya. (* : coressponding autho. AbstralkOeKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pasar Bringharjo dan Lippo Plaza Jogja mengenai pentingnya pembukuan sederhana dalam mendukung keberlangsungan usaha mereka. Berdasarkan pengamatan, banyak pelaku UMKM yang belum memahami cara menyusun pembukuan yang efisien, khususnya dalam mencatat transaksi keuangan. Oleh karena itu, dilakukan pendampingan langsung melalui pelatihan penggunaan aplikasi BukuWarung yang dapat membantu pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan secara sistematis dan mudah dipahami. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat sesi pada tanggal 26 Maret, 2 dan 26 April, serta 1 Mei 2024. Evaluasi terhadap keberhasilan program dilakukan pada 1 Mei 2024, dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman pelaku UMKM terkait pencatatan keuangan dan penggunaan aplikasi BukuWarung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini memahami pentingnya laporan keuangan usaha, serta cara mencatat transaksi utang, pemasukan, dan pengeluaran menggunakan aplikasi BukuWarung. Selain itu, mayoritas pelaku UMKM juga menunjukkan penguasaan yang baik terhadap aplikasi BukuWarung secara keseluruhan, dan menggunakannya untuk pencatatan keuangan usaha mereka. Dari hasil evaluasi yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan solusi terhadap masalah pencatatan keuangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Keberhasilan ini tercermin dari peningkatan pemahaman dan penerapan pembukuan yang lebih baik, yang diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan usaha UMKM di wilayah Pasar Bringharjo dan Lippo Plaza Jogja. Kata Kunci: UMKM. Laporan Keuangan. Aplikasi Buku Warung. Pembukuan Sederhana. Pengabdian. AlbstractOeThis community service activity aims to enhance the understanding of Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. in Pasar Bringharjo and Lippo Plaza Jogja regarding the importance of simple bookkeeping to support the sustainability of their Observations revealed that many MSME owners lacked knowledge on how to efficiently prepare financial records, particularly in tracking financial transactions. Therefore, direct assistance was provided through training on the use of the BukuWarung application, which helps MSME owners systematically create financial reports that are easy to understand. This activity was conducted in four sessions on March 26. April 2 and 26, and May 1, 2024. An evaluation of the programAos success was carried out on May 1, 2024, using questionnaires to measure MSME ownersAo understanding of financial record-keeping and the use of the BukuWarung application. The evaluation results indicated that all MSME participants understood the importance of business financial reports, as well as how to record debt, income, and expenses using the BukuWarung application. Additionally, most MSME owners demonstrated a good grasp of the BukuWarung application as a whole and actively used it for business financial record-keeping. From the evaluation results, it can be concluded that this community service activity successfully addressed the financial record-keeping issues faced by MSME owners. This success is reflected in the increased understanding and application of better bookkeeping practices, which is expected to contribute to the sustainability of MSMEs in the Pasar Bringharjo and Lippo Plaza Jogja areas. Keywords: MSMEs. Financial Report. Warung Book Application. Simple Bookkeeping. Devetion. PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data dari Gunawan et al . , sektor UMKM menyumbang sekitar 96,77% dari total angkatan kerja di Indonesia, yang menjadikannya sebagai penggerak utama dalam penciptaan lapangan kerja. Selain itu. UMKM juga berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), memperkuat ketahanan ekonomi nasional, serta memberikan dampak positif pada pemerataan pendapatan masyarakat (Digdowiseiso & Ria, 2. Sebagai sektor yang dominan. UMKM memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di daerah-daerah yang berkembang. Namun, meskipun kontribusinya yang besar. UMKM di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pengelolaan keuangan yang efisien dan pencatatan laporan keuangan yang sistematis (Mulyadi et al. , 2023. Ria & Digdowiseiso, 2. Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah ketidakpahaman dan kesulitan dalam menyusun laporan keuangan yang akurat. Menurut Soejono et al . , hanya sekitar 20% pelaku UMKM yang mampu menyusun laporan keuangan secara sistematis, sementara sisanya masih bergantung pada pencatatan manual yang tidak memadai (Sugiarti et al. , 2020. Wijoyo & Widiyanti, 2. Laporan keuangan yang baik sangat penting untuk analisis kinerja usaha dan pengambilan keputusan yang tepat oleh pelaku UMKM, yang pada akhirnya memengaruhi perkembangan dan keberlanjutan usaha mereka. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah kesulitan dalam memisahkan uang pribadi dan uang usaha, yang menyebabkan ketidakjelasan dalam pengelolaan keuangan (Fitria et al. , 2021. Putra et al. , 2. Sejalan dengan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pelaku UMKM yang bergerak di sektor makanan dan fashion di wilayah Lippo Plaza Yogyakarta dan Pasar Bringharjo Blok D1 Los 3. Copyright A 2023 the author. Page 118 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 5. No 2. November 2024. Page 118Oe124 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jrespro Keberadaan UMKM di kedua lokasi tersebut memiliki potensi untuk memperkuat perekonomian lokal (Wulandari et al. , 2. Untuk itu, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan bagi pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku, serta memperkenalkan sistem akuntansi sederhana yang dapat digunakan dalam pengelolaan keuangan usaha mereka (Windusancono, 2021. Yolanda, 2. Prioritas utama dalam program ini adalah memberikan pelatihan mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang benar dan cara menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. Justifikasi penentuan prioritas ini berdasarkan pada fakta bahwa salah satu masalah utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah ketidakmampuan dalam mengelola keuangan usaha mereka secara efektif (Sulaksono, 2. Tanpa pencatatan keuangan yang tepat, pelaku UMKM akan kesulitan dalam mengevaluasi kinerja usaha mereka dan mengambil keputusan yang strategis. Berdasarkan penelitian yang dilakukan (Fitria et al. , 2021. Soejono et al. Wulandari et al. , 2. , pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu faktor kunci dalam keberhasilan UMKM. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini didasarkan pada teori manajemen keuangan, khususnya dalam konteks pengelolaan keuangan usaha kecil. Menurut Widjaja et al . , pencatatan transaksi keuangan yang akurat dan tepat waktu merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam pengelolaan keuangan usaha kecil dan menengah. Selain itu, penerapan sistem akuntansi sederhana juga dapat membantu pelaku UMKM dalam memisahkan uang pribadi dan usaha, yang pada gilirannya akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan (Fitria et al. , 2021. Soejono et al. , 2. , yang menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM belum memiliki pemahaman yang cukup mengenai pentingnya laporan keuangan dan cara menyusunnya dengan benar. Selain itu, kegiatan pelatihan ini juga berfokus pada implementasi sistem akuntansi sederhana yang telah terbukti efektif dalam membantu pelaku UMKM dalam pencatatan keuangan mereka. Sistem akuntansi sederhana ini diharapkan dapat memudahkan pelaku UMKM dalam mencatat transaksi harian, menghitung laba atau rugi, serta menyusun laporan keuangan secara periodik (Nuramalia Hasanah et al. , 2020. Undari & Lubis, 2. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku. Selain itu, program ini bertujuan untuk memfasilitasi pelaku UMKM dalam mengimplementasikan sistem akuntansi sederhana yang dapat digunakan untuk memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Dengan demikian, pelaku UMKM akan memiliki alat yang lebih baik untuk mengevaluasi kinerja usaha mereka, merencanakan pertumbuhan usaha, dan mengelola arus kas dengan lebih efektif. Manfaat yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan yang pada gilirannya akan meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka. Program ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi keuangan di kalangan pelaku UMKM, yang sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang usaha mereka. Beberapa penelitian terdahulu, seperti yang dilakukan Digdowiseiso & Ria . dan Ria & Susilo . , menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, penelitianpenelitian tersebut belum membahas secara mendalam mengenai masalah pengelolaan keuangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, khususnya dalam konteks penyusunan laporan keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat mengisi gap tersebut dengan fokus pada penyuluhan dan pelatihan mengenai pencatatan keuangan yang sistematis dan penggunaan sistem akuntansi sederhana untuk membantu pelaku UMKM mengelola keuangan mereka secara lebih efektif. METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra, yaitu pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan dan fashion di Lippo Plaza Yogyakarta dan Pasar Bringharjo. Yogyakarta. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam pencatatan dan pelaporan keuangan yang sistematis, dengan menggunakan aplikasi akuntansi yang sederhana, yaitu BukuWarung. Berikut adalah uraian tahapan yang akan dilaksanakan dalam kegiatan ini (Aliyah, 2. Tahap Observasi Pada tahap ini, dilakukan observasi langsung terhadap kondisi pelaku UMKM yang ada di Lippo Plaza Yogyakarta dan Pasar Bringharjo. Observasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM, khususnya dalam hal pencatatan keuangan. Berdasarkan pengamatan awal, sebagian besar pelaku UMKM masih menggunakan metode pencatatan manual yang kurang efektif dan Dalam tahap ini, kami juga memilih mitra UMKM yang membutuhkan bantuan dalam pengelolaan Tahap Sosialisasi Setelah tahap observasi, tahap berikutnya adalah sosialisasi kepada pelaku UMKM yang Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan aplikasi BukuWarung sebagai solusi praktis dalam Copyright A 2023 the author. Page 119 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 5. No 2. November 2024. Page 118Oe124 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jrespro pencatatan keuangan. Dalam tahap ini, pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan dan laporan keuangan yang baik untuk kelangsungan usaha mereka. Sosialisasi ini juga mencakup penjelasan mengenai manfaat penggunaan aplikasi BukuWarung, seperti kemudahan dalam mengelola keuangan usaha, memisahkan uang pribadi dan usaha, serta menghasilkan laporan keuangan yang jelas dan akurat. Tahap Pelatihan dan Pendampingan Setelah sosialisasi, pelatihan dan pendampingan langsung dilakukan. Pelatihan ini dilakukan dengan cara praktis, yaitu dengan memberikan pelaku UMKM kesempatan untuk langsung menggunakan aplikasi BukuWarung dalam pencatatan transaksi usaha mereka. Pendampingan dilakukan secara intensif untuk memastikan bahwa pelaku UMKM memahami dengan baik cara menggunakan aplikasi ini dalam aktivitas sehari-hari mereka. Selain itu, pendampingan juga bertujuan untuk mengevaluasi apakah pelaku UMKM benar-benar memahami cara menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan standar yang berlaku. Tahap Evaluasi Tahap terakhir adalah evaluasi kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pelaku UMKM telah memahami dan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan. Evaluasi dilakukan dengan cara wawancara dan kuisioner kepada pelaku UMKM untuk mengetahui sejauh mana mereka dapat memanfaatkan aplikasi BukuWarung dalam pencatatan keuangan serta pembuatan laporan keuangan yang akurat. Hasil evaluasi ini akan digunakan untuk menyempurnakan program pelatihan di masa yang akan datang. 1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama tiga bulan, dimulai pada bulan Februari 2025 hingga April 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi utama, yaitu Lippo Plaza Yogyakarta dan Pasar Bringharjo Blok D1 Los 3. Yogyakarta. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan jadwal yang telah disesuaikan dengan ketersediaan waktu para pelaku UMKM yang terlibat. 2 Metode Pendekatan Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif, di mana pelaku UMKM dilibatkan secara langsung dalam setiap tahapan pelatihan dan pendampingan. Pendekatan ini bertujuan agar pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam usaha mereka (Ahyar et al. , 2020. Jaya, 2020. Kusumastuti & Khoiron, 2019. Sugiyono. Yuliani, 2. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pengabdian masyarakat yang menekankan pada pemberdayaan masyarakat melalui transfer pengetahuan dan teknologi yang relevan (Ria & Susilo, 2023. Widjaja et al. , 2. 3 Prosedur Kerja Melakukan observasi terhadap pelaku UMKM yang menggunakan pencatatan keuangan manual. Menyusun dan menyampaikan materi sosialisasi mengenai aplikasi BukuWarung dan pentingnya pencatatan keuangan yang baik. Melakukan pelatihan praktis penggunaan aplikasi BukuWarung untuk pencatatan keuangan. Memberikan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM dalam penggunaan aplikasi dan penyusunan laporan keuangan. Melakukan evaluasi untuk mengukur pemahaman pelaku UMKM mengenai pencatatan dan laporan keuangan yang baik. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Penjelasan Kegiatan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam empat tahap yang terperinci, yang ditujukan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh dua pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM), yaitu UMKM Mendoan Mamake yang berlokasi di Lippo Plaza Yogyakarta dan UMKM Lori yang berlokasi di Pasar Bringharjo. Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Maret, 2 April, 26 April, dan 1 Mei 2024. Sebelum pelaksanaan kegiatan, penulis melakukan wawancara langsung dengan pelaku UMKM untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi terkait pencatatan dan pengelolaan keuangan. Ditemukan bahwa pelaku UMKM mengalami kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta tidak dapat menentukan secara jelas pendapatan bulanan yang diperoleh. Hal ini menjadi dasar dalam merancang intervensi melalui aplikasi BukuWarung, yang diharapkan dapat memberikan solusi praktis dalam pencatatan keuangan Copyright A 2023 the author. Page 120 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 5. No 2. November 2024. Page 118Oe124 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jrespro 2 Tingkat Pemahaman Tentang Kegiatan Yang Berlangsung Adapun proses kegiatan pengabdian dilakukan secara berurutan sebagai berikut: Tahap Observasi Pada tahap observasi yang dilaksanakan pada 26 Maret 2024, pengabdian dilakukan dengan mengunjungi lokasi usaha pelaku UMKM di Lippo Plaza Yogyakarta dan Pasar Bringharjo. Dalam tahap ini, pengabdian mencatat bahwa kedua pelaku UMKM masih menggunakan metode pencatatan keuangan manual dan belum memiliki sistem yang jelas untuk memisahkan antara pendapatan usaha dan uang pribadi. Observasi ini menjadi acuan untuk merancang intervensi selanjutnya. Tahap Sosialisasi Tahap sosialisasi dilakukan pada 2 April 2024. Pada tahap ini, pengabdian memperkenalkan aplikasi BukuWarung kepada pelaku UMKM dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang terstruktur. Pelaku UMKM diberi penjelasan tentang fitur-fitur yang ada dalam aplikasi BukuWarung yang memudahkan dalam pencatatan transaksi keuangan. Sosialisasi ini juga mencakup cara menggunakan aplikasi tersebut secara praktis melalui perangkat ponsel. Gambar 1. Tampilan Buku Warung Gambar 1 berikut ini menunjukkan tampilan aplikasi BukuWarung yang diperkenalkan kepada pelaku UMKM. Tahap Pelatihan dan Pendampingan Setelah tahap sosialisasi kegiatan selanjutnya adalah melakukan pelatihan kepada pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang dipilih, yaitu UMKM Mendoan Makake dan UMKM Lori. Tahap pelatihan dan pendampingan dilakukan satu kali. Pada 26 April 2024 pelatihan ini dilakukan dengan mengajarkan secara langsung cara menggunakan aplikasi BukuWarung secara efektif dalam pencatatan keuangan dan pembuatan laporan keuangan. Dalam tahap pelatihan pengabdi memberikan panduan Langkah-langkah penggunaan aplikasi BukuWarung. Pelaku UMKM diajarkan mulai dari pengunduhan aplikasi, pendaftaran, hingga melakukan berbagai pencatatan sepeti mencatat transaksi pemasukan dan pengeluaran, pencatatan utang piutang, dan kegiatan keuangan lainnya. Selain itu, pelaku UMKM juga diajarkan berbagai cara mengunduh laporan keuangan yang telah disusun otomatis dari data-data keuangan yang telah di catat. Setelah melakukan pelatihan dilakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM secara langsung untuk praktek menggunakan aplikasi BukuWarung. Pendampingan dilakukan agar pelaku UMKM secara mandiri dan akurat dapat melakukan pencatatan keuangan serta penyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi BukuWarung. Gambar 2 dan 3 berikut ini memperlihatkan proses pelatihan dan pendampingan yang dilakukan pada pelaku UMKM Lori dan Mendoan Mamake. Copyright A 2023 the author. Page 121 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 5. No 2. November 2024. Page 118Oe124 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jrespro Gambar 2. Pelaksanan Kegiatan pada pelaku UMKM Lori Gambar 3. Pelaksanaan Kegiatan pada pelaku UMKM Mendoan Mamake Tahap Evaluasi Pada tahap ini pengabdi melakukan evaluasi dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan pada 01 mei 2024. Evaluasi dilaksanakan dengan tujuan dapat mengetahui apakah ada kendala yang dihadapi serta melakukan pengisian kuisioner untuk melihat tingkat pemahaman pelaku UMKM terhadap pencatatan keuangan dan pembuatan laporan keuangan menggunakan aplikasi BukTauWarung. Tabel 1 dan 2 menunjukkan hasil evaluasi pemahaman setelah mengikuti kegiatan pelatihan. Tabel 1. Evaluasi Pemahaman Kegiatan Pelaku UMKM Lori Keterangan Pelaku UMKM memahami pentingnya laporan keuangan usaha Pelaku UMKM memahami cara melakukan pencatatan utang di aplikasi BukuWarung Pelaku UMKM memahami cara melakukan pencatatan transaksi pemasukan dan pengeluaran di aplikasi BukuWarung Pelaku UMKM memahami dengan baik aplikasi BukuWarung keseluruhan Pelaku UMKM menggunakan aplikasi BukuWarung untuk pencatatan laporan keuangan Tidak ui ui ui ui ui Tabel 2. Evaluasi Pemahaman Kegiatan Pelaku UMKM Mendoan Mamake Keterangan Pelaku UMKM memahami pentingnya laporan keuangan usaha Pelaku UMKM memahami cara melakukan pencatatan utang di aplikasi BukuWarung Pelakun UMKM memahami cara melakukan pencatatan transaksi pemasukan dan pengeluaran di aplikasi BukuWarung Pelaku UMKM memahami dengan baik aplikasi BukuWarung keseluruhan Pelaku UMKM menggunakan aplikasi BukuWarung untuk pencatatan laporan keuangan Tidak ui ui ui ui ui Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa kedua pelaku UMKM (Lori dan Mendoan Mamak. memiliki tingkat pemahaman yang tinggi terhadap penggunaan aplikasi BukuWarung dan pencatatan laporan keuangan. Hal ini Copyright A 2023 the author. Page 122 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 5. No 2. November 2024. Page 118Oe124 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jrespro menunjukkan keberhasilan kegiatan ini dalam memberikan pemahaman yang signifikan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang terstruktur. 3 Pembahasan Hasil Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan program ini menunjukkan bahwa aplikasi BukuWarung memberikan solusi yang efektif dalam mengatasi masalah pencatatan keuangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Sebelum program ini dilaksanakan, pelaku UMKM kesulitan dalam memisahkan uang pribadi dan uang usaha, serta tidak memiliki catatan yang jelas mengenai transaksi keuangan. Melalui pengenalan dan penggunaan aplikasi BukuWarung, pelaku UMKM kini dapat mencatat transaksi keuangan secara efisien, serta menghasilkan laporan keuangan secara Selain itu, pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara langsung terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menggunakan aplikasi ini. Evaluasi yang dilakukan setelah pelatihan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mampu menggunakan aplikasi dengan baik dan memahami cara melakukan pencatatan keuangan dengan benar. 4 Luaran yang Dihasilkan Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: Peningkatan Pemahaman Pelaku UMKM: Pelaku UMKM kini memahami pentingnya pencatatan keuangan yang terstruktur dan mampu menggunakan aplikasi BukuWarung untuk mencatat transaksi dan menyusun laporan Pengelolaan Keuangan yang Lebih Teratur: Pelaku UMKM dapat mengelola keuangan usaha dengan lebih teratur dan efisien, berkat penggunaan aplikasi BukuWarung. Laporan Keuangan yang Otomatis: Dengan aplikasi ini, pelaku UMKM dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat dan cepat, tanpa perlu mencatat secara manual. 5 Implikasi Tindak Lanjut dan Dampak Program Program ini memberikan dampak yang signifikan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan pengelolaan keuangan Dengan menggunakan aplikasi BukuWarung, pelaku UMKM dapat memantau arus kas usaha dengan lebih baik dan menyusun laporan keuangan yang lebih akurat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi keuangan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Dampak jangka panjang yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha dengan lebih efisien, serta memiliki dasar yang kuat dalam mengambil keputusan bisnis berdasarkan laporan keuangan yang jelas dan akurat. Pembelajaran yang diambil dari program ini adalah pentingnya pendekatan berbasis teknologi dalam pemberdayaan UMKM untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. KESIMPULAN Penerapan aplikasi Buku Warung dalam kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam hal pengelolaan keuangan usaha. Melalui tahapan pelatihan dan pendampingan, pelaku UMKM Mendoan Mamake dan Lori mampu mengimplementasikan sistem pencatatan transaksi keuangan dan penyusunan laporan keuangan secara digital dengan lebih efisien dan terstruktur. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, serta kemampuan dalam memonitor arus kas usaha. Dampak positif ini berpotensi mendukung keberlanjutan usaha UMKM dengan memberikan akses yang lebih mudah dalam pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel. DAFTAR PUSTAKA Ahyar. Andriani. Sukmana. Hardani. MS. GC. Helmina Andriani. Fardani. Ustiawaty. , & Utami. Buku metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu.