Volume 13 No. 1 Juni Tahun 2024 Online: https://jurnal. id/index. php/ibnunafis JurnalKedokteranIbnu Nafis ISSN 2252-6870 (Prin. | ISSN 2613-9359 (Onlin. Artikel Penelitian FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PADA PEKERJA LAUNDRY TENTANG DERMATITIS KONTAK FACTORS ASSOCIATED WITH LAUNDRY WORKERS' KNOWLEDGE OF CONTACT DERMATITIS Lydia Ernawati Rahayu Universitas Aufa Royhan. Jl. Raja Inal Siregar. Padang Sidempuan, 22733. Indonesia Histori Artikel ABSTRAK Diterima: 1 Juni 2024 Dermatitis kontak akibat kerja yang merupakan suatu keadaan kulit yang di sebabkan oleh paparan yang berhubungan dengan pekerjaan. Hal ini terjadi pada pekerja yang terpapar pada bahan-bahan iritatif, alergenik, atau faktor fisik khusus di tempat kerja. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan terhadap dermatitis kontak pada pekerja laundry di jalan Karya Jaya Medan Johor Tahun 2019. Penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Subyek penelitian berjumlah 40 responden, dengan tehnik total sampling. Data tersebut di analisis dengan uji chi square. Penelitian ini menunjukkan dari 40 responden, 14 responden memiliki tingkat pengetahuan kurang . %), 24 responden memiliki tingkat pengetahuan cukup . %), 2 responden memiliki tingkat pengetahuan baik . %). Hasil analisa statistik di dapatkan pendidikan . =0,. memiliki hubungan yang bermakna terhadap tingkat pengetahuan pekerja laundry. Sedangkan jenis kelamin . =0. , usia . =0. , lama kerja . =0. tidak memiliki hubungan yang bermakna terhadap tingkat pengetahuan pekerja Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat pengetahuan tentang Perlu ada upaya meningkatkan pengetahuan pekerja tentang dermatitis kontak dengan meningkatkan kesadaran pekerja untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Kata Kunci ABSTRACT Dermatitis. Faktor Pengetahuan. Pekerja Laundry. Contact dermatitis causes by laboring is a skin condition occurs by exposure related with laboring itself. It happens to workers who frequently exposed to irritant substances, allergens, or other particular factors in the workplace. The aim of this study is to find out the related factors or knowledge level with contact dermatitis in laundry workers on Jalan Karya Jaya Medan Johor in 2019. It as an analytical study with cross sectional design. The subjects of the study are 40 respondents where total sampling technique is used. The data are analysed by using the chi square test. This study shows out of 40 respondents there are. respondents have a poor knowledge level . %), 24 respondents have an average knowledge level . %), and 2 respondents have a good knowledge level . %). The result of statistic analysis shows education . =0,. has a meaningful relations with the knowledge level of laundry workers. Whereas gender . =0. , age . , length of working . do not have a meaningful relations with the knowledge level about dermatitis. It has to be an effort to increase the workersAo knowledge about contact dermatitis by raising an awarness for them to use of self protecting device. 16 April 2024 Revisi: 9 Mei 2024 Terbit: Korespondensi Tel. Email: drlydiaernawatirahayu@gmail. Lydia Ernawati Rahayu Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 13 No. 1 Juni Tahun 2024 PENDAHULUAN Dermatitis Prevalensi Indonesia ,8%), tertinggi terdapat di Provinsi Kalimantan disebabkan oleh paparan yang berhubungan Selatan . ,3%) dan terendah di Provinsi dengan pekerjaan. Hal ini terjadi pada Sulawesi Barat . ,57%). Sementara di pekerja yang terpapar pada bahan-bahan Sumatera Utara angka kejadiannya sebesar iritatif, alergenik atau faktor fisik khusus di 2,63%. 5 Menurut data dari dua rumah sakit tempat kerja. terbesar di kota Medan, terdapat 1193 dari DKI dapat terjadi akibat dari pemaparan 3897 pasien baru di poliklinik alergi dengan zat-zat kimia dengan gejala berupa iritasi, diagnosa dermatitis kontak di RS Dr. gatal-gatal. Pirngadi pecah-pecah. Medan kemerah-merahan, dan koreng yang sulit Sementara di RSUP H. Adam Malik Penyakit dermatitis sering terjadi Medan, selama tahun 2000 terdapat 731 pada pekerja informal yang umumnya pasien baru di poliklinik alergi dimana 201 perlindungan bagi kesehatan dirinya. ,50%) DKI dapat diderita oleh semua orang Hasil penelitian yang dilakukan di dari berbagai umur, ras, dan jenis kelamin. Australia menunjukkan penyebab paling Data DKI sulit didapat. United State sering untuk DKA adalah nikel dan Bureau of Labour Statistic menunjukan pewangi sementara penyebab DKI paling bahwa terdapat 249. 000 kasus penyakit sering pada wanita adalah air dan pekerjaan okupasional non-fatal pada tahun 2004 basah, serta sabun dan deterjen. Sedangkan untuk kedua jenis kelamin, 15,6% . pada pria, penyebab DKI paling sering adalah panas, minyak dan pendingin, serta merupakan kedua terbesar untuk semua penyakit okupasional. Berdasarkan uraian di atas, maka Sekitar 80-90% kasus DKI disebabkan peneliti tertarik untuk melakukan penelitian oleh paparan iritan berupa bahan kimia dan tentang faktor - faktor yang berhubungan Inflamasi dapat terjadi setelah satu laundry terhadap dermatitis kontak di Jalan Kelainan kulit yang terjadi selain Karya Jaya Kecamatan Medan Johor pada ditentukan oleh molekul, daya larut dan konsentrasi bahan paparan serta lama Lydia Ernawati Rahayu Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 13 No. 1 Juni Tahun 2024 METODE responden dengan pengetahuan baik sebanyak 2 Penelitian yang di lakukan bersifat . %). Begitu juga dengan penelitian lainnya analitik yaitu untuk mengetahui faktor Ae faktor yang pernah dilakukan pengetahuan pekerja di yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan binatu pada level cukup8,9. pekerja laundry terhadap dermatitis kontak di Tabel 2. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Usia Usia Jalan Karya Jaya Kecamatan Medan Johor. Penelitian ini dibuat dengan pendekatan cross-sectional dimana peneliti melakukan observasi atau pengukuran variabel pada satu saat tertentu atau hanya di observasi satu kali dan pengukuran variabel subjek dilakukan pada saat pemeriksaan tersebut. Tehnik penelitian ini adalah total sampling dimana jumlah seluruh sampelnya adalah 40 orang dengan variabel dependen yang diteliti adalah Frequency Percentage (%) 18 Tahun > 18 Tahun Total Berdasarkan Tabel. 2, jumlah responden dengan umur 18 tahun sebanyak 10 . %), sementara jumlah responden dengan umur > 18 tahun sebanyak 30 . %). Hal yang sama juga didukung oleh penelitian sebelumnya paling banyak pada usia 20-35 tahun10. Tabel 3. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Frequency Percentage (%) Perempuan Sedangkan variabel independen adalah factor- Laki-Laki factor pengetahuan ( jeni kelamin, usia. Total pendidikan dan lama kerj. Berdasarkan Tabel. 3 jumlah responden Analisa data yang digunakan adalah dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 34 analisa univariat dan analisa bivariat. Analisa . %), sementara jumlah responden dengan bivariat menggunakan uji statistik chi-square jenis kelamin laki-laki sebanyak 6 . %)11. dengan batas kemaknaan p<0,05 yang bertujuan Tabel. 4 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pendidikan Pendidikan Frequency Percentage (%) SMP SMA HASIL Perguruan Tinggi Total Hasil Analisis Univariat Tabel 1. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pengetahuan Pengetahuan Kurang Cukup Baik Total Frequency Percentage (%) Berdasarkan Tabel. 1 jumlah responden Berdasarkan Tabel. 4, jumlah responden dengan pendidikan SMP sebanyak 16 . 0%), jumlah responden dengan pendidikan SMA sebanyak 22 . ,0%) dan jumlah responden dengan pendidikan perguruan tinggi sebanyak 2 . 0%)11. dengan pengetahuan kurang sebanyak 14 . %), jumlah responden dengan pengetahuan . %) Lydia Ernawati Rahayu Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 13 No. 1 Juni Tahun 2024 Tabel. 5 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Lama Kerja Lama Kerja 2 tahun Frequency Percentage (%) > 2 tahun Total 2 tahun sebanyak 21 . ,5%), sementara jumlah responden dengan durasi kerja > 2 tahun sebanyak 19 . ,5%)10. Hasil Analisis Bivariat Tabel. 6 Analisa Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Usia Usia Pengetahuan Kurang <18 >18 Cukup Total Baik Total terdapat 13 . 2%) responden memiliki tingkat . responden memiliki tingkat pengetahuan yang . pengetahuan yang baik. Dari 6 responden dengan jenis kelamin laki-laki terdapat 1 . pengetahuan yang kurang, 4 . 7%) responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan 2 . 0%) memiliki tingkat pengetahuan yang Berdasarkan hasil uji Chi-Square Pearson responden dengan jenis kelamin perempuan Berdasarkan Tabel. 5, jumlah responden dengan durasi kerja Berdasarkan tabel. 7, diketahui Dari 34 di atas, diketahui nilai p =0,266 >0,05, maka disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan Berdasarkan Tabel. 6, diketahui Dari 10 yang signifikan antara pengetahuan dengan responden dengan usia <18 tahun terdapat 4 jenis kelamin. Tabel. 8 Analisa Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pendidikan pengetahuan yang kurang, 6 . %) responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan 0 . 0%) memiliki tingkat pengetahuan yang Dari 30 responden dengan usia >18 tahun terdapat 10 . 4%) responden memiliki tingkat Pendidikan SMP SMA Perguruan Tinggi Total . 0%) memiliki tingkat pengetahuan yang Berdasarkan hasil uji Chi-Square Pearson di atas, diketahui nilai p =0,683 >0,05, maka disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan Tabel. 7 Analisa Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki Total responden dengan pendidikan SMP terdapat 10 . responden memiliki tingkat pengetahuan yang . %) pengetahuan yang baik. Dari 16 responden dengan pendidikan SMA terdapat 4 . dengan umur. Jenis Kelamin Total Berdasarkan tabel. 8, diketahui Dari 22 pengetahuan yang kurang, 18 . %) responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan 2 Pengetahuan Kurang Cukup Baik Pengetahuan Kurang Cukup Baik Total responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, 11 . 8%) responden memiliki tingkat yang cukup dan 1 . Berdasarkan hasil uji Chi-Square Pearson di atas, diketahui nilai p =0,022 <0,05, maka Lydia Ernawati Rahayu Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 13 No. 1 Juni Tahun 2024 disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang didapat nilai alpha 5% tidak terdapat hubungan yang bermakna antara umur dengan dermatitis kontak pada pekerja pembuat tahu di wilayah Tabel 9. Analisa Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Lama Kerja Ciputat dan Ciputat Timur12. Lama Kerja Pengetahuan Kurang <2 tahun >2 tahun Cukup Total Baik Total Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Jenis Kelamin Berdasarkan hasil uji Chi-Square Pearson di atas, diketahui nilai P =0,266 >0,05, maka Berdasarkan tabel. 9, diketahui dari 21 disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan responden dengan lama kerja <2 tahun terdapat yang signifikan antara pengetahuan dengan jenis kelamin. Menurut peneliti, jenis kelamin . tidak berhubungan dengan tingkat pengetahuan responden memiliki tingkat pengetahuan yang karena apapun jenis kelamin seseorang, bila dia . pengetahuan yang baik. Dari 19 responden dengan lama kerja >2 tahun terdapat 4 . mempunyai tingkat pengetahuan yang tinggi. responden memiliki tingkat pengetahuan yang Hasil penelitian ini di dukung oleh Febria yang kurang, 15 . 9%) responden memiliki tingkat menyatakan bahwa pada nilai alpha 5% tidak pengetahuan yang cukup dan 0 . %) memiliki ada hubungan yang signifikan antara jenis tingkat pengetahuan yang baik. Berdasarkan kelamin dengan dermatitis kontak pada pekerja hasil uji Chi-Square Pearson di atas, diketahui bagian processing dan filling PT. Cosmar nilai p =0,653 >0,05, maka disimpulkan bahwa Indonesia13. tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan lama kerja dengan pengetahuan. Pendidikan. DISKUSI