Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 PERANCANGAN APLIKASI MENGELOLA PENGELOLAAN LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK DI KOTA BATAM Fatawa Imam Al muftin1. Fendi Hidayat2. Gandhi Sutjahjo3 1,2,3 Program Studi Sistem Informasi. Fakultas Tehnik. Universitas Batam. Indonesia llng171201@gmail. com1, fendi. hidayat@univbatam. id2, gandhi. sutjahjo@univbatam. Abstract Non-profit organizations, especially child welfare institutions, greatly benefit from management information systems (MIS) in carrying out their operations. This study focuses on the development and maintenance of the Management Information System (MIS) for Forda LKSA PSAA in Batam. The goal is to make data analysis and social data clearer, more efficient, and more accountable. There is a possibility that data and reports are entered incorrectly because most of it is done manually. It is expected that the implemented system will improve foster data management, facilitate donation processing, and provide an accurate database. This system can build better relationships with social organizations through the use of information technology. This journal explains the process of designing an application for the management of child welfare institutions in the city of Batam. This research shows that the implementation of SIM can improve the operational efficiency of social service organizations, enhance financial stability, and increase trust by making data easier to understand. The research methodology of the System Development Life Cycle (SDLC) includes system implementation, analysis, and design. This is an application intended to facilitate communication between institution managers and parents, as well as data managers and children's activities. Needs study, user analysis, and prototype design are some of the methods used in the design, which also include the use of UML diagrams to show the structure and interaction of the system. Keywords: Information Systems. Application Design. Child Welfare Institution Abstrak Organisasi nirlaba, terutama lembaga kesejahteraan anak, sangat diuntungkan oleh sistem informasi manajemen (SIM) dalam menjalankan operasi mereka. Studi ini berfokus pada pengembangan dan perawatan SIM untuk Forda LKSA PSAA di Batam. Tujuannya adalah untuk membuat analisis data dan data sosial lebih jelas, efisien, dan bertanggung jawab. Ada kemungkinan bahwa data dan laporan dimasukkan dengan tidak benar karena sebagian besar Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 dilakukan secara manual. Diharapkan bahwa sistem yang diterapkan akan meningkatkan manajemen data asuh, memudahkan pemrosesan donasi, dan memberikan basis data yang Sistem ini dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan organisasi sosial melalui penggunaan teknologi informasi. Jurnal ini menjelaskan proses perancangan aplikasi untuk pengelolaan lembaga kesejahteraan sosial anak di Kota Batam. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi SIM dapat meningkatkan efisiensi operasional organisasi layanan sosial, meningkatkan stabilitas keuangan, dan meningkatkan kepercayaan dengan membuat data lebih mudah dipahami. Metodologi penelitian Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SDLC) mencakup implementasi sistem, analisis, dan perancangan. Ini adalah aplikasi yang dimaksudkan untuk mempermudah komunikasi antara pengelola lembaga dan orang tua serta pengelola data dan kegiatan anak. Studi kebutuhan, analisis pengguna, dan desain prototipe adalah beberapa metode yang digunakan dalam perancangan, yang juga mencakup penggunaan diagram UML untuk menunjukkan struktur dan interaksi sistem. Kata Kunci: Sistem Informasi. Perancangan Aplikasi. Lembaga kesejahteraan sosial anak SIM dapat mengotomatisasi Pendahuluan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak proses bisnis dan mengintegrasikan data (LKSA) adalah organisasi non-profit yang secara terpusat. membantu anak-anak. Untuk membangun Tinjauan Pustaka kesejahteraan sosial anak bertujuan untuk efektivitas sangat penting. Forda LKSA memenuhi hak-hak dan kebutuhan anak PSAA di Kota Batam menghadapi masalah pengelolaan data dan keuangan seperti tumbuh dengan baik. Sesuai dengan Undang-Undang Metode keterlambatan, dan kesalahan. Laporan Nomor Republik Tahun Indonesia Perlindungan Anak (UU Nomor 35 Tahun masyarakat dan donatur juga sulit karena mendapatkan perlindungan dari kekerasan, tidak ada sistem terintegrasi. Oleh karena eksploitasi, dan penelantaran, serta akses itu, untuk mengelola data dengan baik dan ke pendidikan dan layanan sosial. jelas, sistem informasi manajemen (SIM) Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 LKSA adalah lembaga non-profit 2. , adopsi SIM meningkatkan kualitas kesejahteraan sosial untuk anak-anak, seperti pendidikan, keputusan yang cepat dan lebih baik. perlindungan, dan layanan kesehatan. Menurut (Khairunnisa & Bachtiar, 2. LKSA diharapkan dapat memainkan peran penting dalam memberikan dukungan kepada anak-anak yang berada dalam situasi rentan, seperti anak-anak terlantar, yatim piatu, dan anakanak dari keluarga kurang mampu. Banyak LKSA. Beberapa menunjukkan bahwa SIM efektif untuk berbagai lembaga sosial. Sebagai contoh, studi oleh (Rachmatullah & Ramita, 2. SIM proses administrasi dan membuat laporan Forda Hasil LKSA PSAA Batam, menghadapi masalah menunjukkan betapa pentingnya sistem dalam mengelola data dan keuangan meskipun memiliki fungsi yang penting. pengelolaan lembaga. Proses administrasi manual seringkali menyebabkan kesalahan pengelolaan dana, keterlambatan informasi, dan pencatatan data yang tidak akurat. Penelitian oleh (Aditya Galang Nusantara, menggunakan sistem administrasi manual memiliki kemungkinan lebih besar untuk kesalahan administrasi dan laporan yang tidak akurat. adalah alat penting untuk meningkatkan manajemen lembaga sosial. SIM dapat membantu mengotomatisasi proses bisnis, mengintegrasikan data, dan menghasilkan laporan yang akurat. Menurut (Hidayat. Metodologi Penelitian 1 Desain Penelitian Untuk memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kota Batam, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Pendekatan ini memungkinkan penelitian untuk mendapatkan informasi lebih lanjut Sistem Informasi Manajemen (SIM) pengguna LKSA 2 Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dilakukan . Survei: diberikan kepada pengelola LKSA dan orang tua untuk mengetahui Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 manajemen yang akan dirancang. Observasi: Penelitian volumenya yang besar. Pertanyaan: Apakah Bapak melihat pencarian dan pengolahan data akibat administrasi secara langsung untuk Jawaban: mengetahui hambatan. informasi akan memungkinkan data . Wawancara: Wawancara menyeluruh karyawan LKSA untuk mengetahui masalah pengelolaan data dan keuangan saat ini. orang-orang Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kota Batam, pemahaman yang sangat baik tentang bagaimana mengelola data dan apa yang Ini adalah ringkasan dari Sistem disimpan secara baik, memudahkan pencarian, dan meningkatkan efisiensi kerja kami. Asbui (Sekretari. Muji Syukur (Ketua Forda LKSA Jawaban: Data yang paling sering diurus adalah surat menyurat, laporan kegiatan bulanan, dan data donatur. Terkadang. Bagaimana pencatatan data anak asuh saat ini barang-barang Pertanyaan: Menurut Ibu, apakah sistem Jawaban: Tentu saja. Jika semua data otomatis, pekerjaan saya akan menjadi lebih mudah dan cepat. Suharmanto (Pengurus LKSA) Jawaban: Proses pencatatan saat ini dilakukan secara manual melalui buku catatan dan file Excel. Namun, kami PSAA Bata. Pertanyaan: data apa yang paling sering diurus Ibu? pekerjaan Ibu? sejumlah narasumber penting: Pertanyaan: Dalam pekerjaan sekretaris. Setelah Sangat Pertanyaan: Biasanya, kegiatan anakanak di LKSA seperti apa. Pak? Jawaban: Kegiatan anak-anak meliputi seperti menjahit atau berkebun, serta Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 Kami dokumentasikan semua kegiatan meskipun belum terstruktur. keterlambatan dalam pengolahan data. Pertanyaan: Jika sistem dapat mencatat Mereka kegiatan secara terpusat, bagaimana informasi manajemen yang terintegrasi menurut Bapak? Jawaban: Itu sangat bagus. Jika ada Sistem pihak luar yang ingin melihat kegiatan kami, mereka bisa langsung mengakses mempermudah pencarian dan pencatatan data, dan menghasilkan laporan yang . Dina Ismaya (Asisten Sekretari. akurat dan jelas. Pertanyaan: Apakah pernah mengalami Oleh kesulitan dalam mencatat data? Jawaban: Sering. Terutama ketika data memberikan layanan yang lebih baik kepada anak-anak yang mereka layani. Kadang, saya harus mencari akan sangat penting untuk menerapkan file lama yang memakan waktu. sistem informasi manajemen yang efisien. Pertanyaan: Menurut Kakak, sistem seperti apa yang ideal? LKSA 3 Analisis kebutuhan Tujuan dari analisis kebutuhan ini Jawaban: Sistem yang ideal harus mudah digunakan, dapat diakses oleh semua staf, dan membuat laporan. Fitur notifikasi atau pengingat juga akan sangat membantu. Hasil wawancara dengan orang- adalah untuk menemukan dan menjelaskan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kota Tabel Batam. menunjukkan kebutuhan: orang di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kota Batam menunjukkan bahwa ada masalah besar dengan pengelolaan data dan keuangan. Narasumber. Sekretaris. Asisten Ketua. Sekretaris, menunjukkan bahwa pencatatan manual Excel Gambar 1. Analisis Fungsional Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 Aplikasi rumah tangga, kegiatan rumah tangga, data dimaksudkan untuk LKSA diharapkan operator rumah tangga, riwayat donatur dan datanya, serta laporan bulanan rumah pengelolaan data, keuangan, dan operasi lembaga sambil memberikan layanan yang memiliki akses penuh ke semua fitur lebih baik kepada anak-anak yang mereka Aplikasi ini dirancang untuk Donatur hanya dapat melihat informasi dan melakukan login, registrasi, dan mempertimbangkan kode dan deskripsi di Administrasi mengakses riwayat dan laporan. 1 Kelas Diagram 4 Perancangan Sistem Yang Akan Di Bangun 1 Use case Diagram Gambar 3. Kelas Diagram Struktur dan hubungan antar entitas dalam sistem informasi panti asuhan digambarkan dalam diagram kelas ini. Profil panti, daftar anak asuh, sarana Gambar 2. Use Case Diagram panti, kegiatan panti, riwayat donatur. Diagram use case ini menunjukkan laporan, transaksi adalah kelas utama yang utamaAiAdmin menyimpan informasi penting tentang Forda. Donatur, dan OperatorAibekerja operasi panti. Lihat adalah antarmuka dengan sistem informasi panti asuhan. Ada untuk melihat data dari berbagai entitas, beberapa fitur sistem yang dapat diakses oleh masing-masing aktor, termasuk login, proses login dan logout. tangga, data anak rumah tangga, sarana Garis Kelas Validasi menunjukkan hubungan antar kelas. Ini menunjukkan bagaimana data antar tabel Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 berhubungan dengan penggunaan kunci Setiap kelas memiliki atribut dan mengedit, menghapus, dan melihat. Ini juga menunjukkan kemampuan CRUD (Membuat,Membaca,Memperbarui. Menghapu. pada semua data. 2 Aktifitas Diagram Gambar 5. Diagram Aktifitas Login Diagram aktivitas ini menunjukkan cara mengakses aplikasi Forda Donatur Administrasi Pengguna formulir dengan username dan password Setelah itu, data divalidasi oleh Gambar 4. Diagram Aktifitas Registrasi Proses registrasi pengguna dalam Donatur. Operator. Administrasi Forda digambarkan dalam diagram aktivitas ini. Proses dimulai dengan mengisi formulir, yang kemudian Jika Pengguna diarahkan ke menu utama jika berhasil, tetapi jika tidak, pesan Diagram meningkatkan manajemen otentikasi. pengguna diarahkan ke halaman login. tidak, pesan kesalahan ditampilkan untuk Alur registrasi digambarkan dengan dilakukan dengan baik. Gambar 6. Diagram Aktifitas Daftar Anak Panti Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 Alur kerja untuk mengakses dan mengelola data Profil Panti digambarkan dalam diagram aktivitas ini. Tiga peran mengubah, dan menghapus data. Donatur Administrasi Ford, yang hanya dapat Operator, memiliki akses penuh untuk mengedit Operator Pengguna dapat mengakses daftar informasi yang relevan. Operator dapat memperbarui data, sementara Donatur dan Administrasi Forda hanya dapat meliha. Proses dimulai dengan pengguna Diagram ini dengan jelas menunjukkan masuk ke halaman profil panti, di mana proses manajemen sistem menampilkan data terkait. Operator memiliki kemampuan untuk memasukkan, berjalan dengan lebih baik. data sarana yang sedangkan Donatur dan Administrasi Ford Diagram langkah-langkah diambil berdasarkan hak akses untuk mempermudah pengelolaan data dalam Gambar 8. Diagram Aktifitas Kegiatan Panti Tiga peran pengguna ditunjukkan mengelola data kegiatan anak panti. Donatur. Administrasi Forda, dan Operator Gambar 7. Diagram Aktifitas sarana panti memiliki akses ke dokumentasi kegiatan, sedangkan Operator dapat memasukkan. Tiga peran pengguna terlibat dalam mengubah, dan menghapus data kegiatan. proses manajemen data sarana rumah sakit Proses dimulai saat pengguna mengakses dalam diagram aktivitas ini. Donatur, daftar kegiatan dan sistem menampilkan Administrasi Forda, dan Operator dapat informasi yang relevan. Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 melihat data tanpa mengubahnya, operator dapat memasukkan, memperbarui, atau Diagram menunjukkan proses pengelolaan data donatur berdasarkan hak akses pengguna. Gambar 9. Diagram Aktifitas Data Operator Saat pengguna mengakses profil Ini mendukung manajemen data yang efektif dalam aplikasi panti asuhan. informasi pengguna. Kemudian proses Sementara Administrasi Donatur hanya dapat melihat data tanpa Diagram menunjukkan proses pengelolaan data pengurus berdasarkan hak akses pengguna Gambar 11. Diagram Aktifitas Laporan untuk memastikan bahwa data panti asuhan tetap terorganisir dan akurat. Proses Operator dapat menginput, memperbarui. Administrasi Forda dan Donatur hanya dapat melihat tanpa mengubah. Diagram pengelolaan data laporan sesuai hak akses Gambar 10. Diagram Aktifitas Donatur Informasi pengguna, mendukung manajemen data yang efektif dalam aplikasi panti asuhan. ditampilkan di sistem. Sementara Donatur dan Administrasi Forda hanya dapat Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 3 Rencana Anggaran Biaya Hasil dan Pembahasan Rencana Anggaran Biaya (RAB) 1 Hasil adalah dokumen yang merinci estimasi Studi menunjukkan bahwa sistem biaya untuk suatu proyek atau kegiatan. informasi manajemen (SIM) di Lembaga RAB berfungsi sebagai alat perencanaan Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Batam sistematis yang mencakup semua biaya sangat diperlukan. selama perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian proyek. Ini penting dalam manajemen proyek Menurut wawancara, kesalahan dan manajemen data masih dilakukan secara Sumber-sumber merencanakan, mengontrol pengeluaran, bahwa sistem yang efektif diperlukan dan memastikan bahwa semua biaya untuk pengelolaan data yang terintegrasi Aplikasi . Pengelolaan Data Anak: informasi anak. Pengelolaan Kegiatan: Operator dapat mencatat kegiatan. Gambar 12. RAB Set Up Awal . Manajemen Laporan: mencatat dan mendapatkan akses ke laporan keuangan. Akses dan Keamanan: Data pengguna berwenang. Antarmuka Pengguna: sangat mudah digunakan oleh operator. Gambar 13. RAB Bulanan 2 Pembahasan Diharapkan penerapan SIM di LKSA akan meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data dan keuangan. Laporan Zona Komputer Volume 15. Nomor 02 (Agustus 2. P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 donatur akan lebih baik dan kurang kesalahan karena proses yang efektif. Aplikasi Daftar Pustaka