Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 A 112 Prototipe Desain Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat Dengan Tampilan First Person View Menggunakan Metode UV Mapping Design Prototype of College Building 1 Universitas Klabat with First Person View Display Using UV Mapping Method Oktoverano Lengkong1. Andria Wahyudi2. Casey Gunarto3. Leandro Orah4 Jurusan Informatika. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Klabat. Airmadidi - Manado e-mail: 1oktoverano@unklab. id, 2andriawahyudi@unklab. S11510137@student. id, 4S11510306student. Abstrak Grafika computer dapat diartikan sebagai seperangkat alat yang terdiri dari hardware dan software untuk membuat gambar, citra realistik untuk seni, video game, dan animasi. Grafika komputer 3 dimensi adalah model grafik yang memiliki 3 titik patokan yang menentukan panjang, lebar, dan tinggi. Dalam pembuatan model 3D terdapat metode UV Mapping yang merupakan proses untuk memproyeksikan gambar 2 dimensi ke permukaan model 3 dimensi. Dengan teknologi yang ada saat ini Gedung kuliah 1 Universitas Klabat yang menjadi fasilitas utama dari kegiatan perkuliahan dapat dibuat sebuah Prototipe Gedung dengan menggunakan tools Google SketchUp dan Unity 3D. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat dalam bentuk 3D yang lebih representatif dan mengikuti tren desain bangunan yang ada saat ini dengan fitur first person view dan menggunakan metode UV Penelitian dilakukan dengan proses model spiral yang terdiri dari beberapa tahap yaitu komunikasi, perancangan, permodelan, konstruksi, dan evaluasi. Adapun tools yang digunakan seperti Unity 3D sebagai game engine dan Google SketchUp sebagai permodelan untuk sebuah bangunan 3D dengan menggunakan metode UV Mapping. Hasil dari penelitian ini adalah Prototipe Desain Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat dengan tampilan First Person View menggunakan metode UV Mapping, dan dapat digunakan untuk mengksplorasi bagian dalam Gedung Kuliah 1 di Universitas Klabat. Kata Kunci: 3D. Grafika Komputer. Universitas Klabat. Unity. Google SketchUp. First Person View. UV Mapping. Abstract Computer graphics can be interpreted as a set of tools consisting of hardware and software for creating images, realistic images for art, video games, and animation. 3-dimensional computer graphics is a graph model that has 3 benchmark points that determine length, width, and height. In making 3D models there is a UV Mapping method which is a process for projecting 2-dimensional images onto the surface of a 3-dimensional model. With the technology that is currently available. College Building 1. Klabat University, which is the main facility of lecture activities, can be made a Building Prototype using Google SketchUp tools and Unity 3D. The purpose of this study is to make Lecture Building 1 of Klabat University in a more representative Fakultas Ilmu Komputer | Universitas Klabat | CORIS | ISSN: 2541-2221 | E-ISSN: 2477-8079 | Juni 2019 Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 A 113 3D form and follow the current building design trends with the First Person View feature and use the UV mapping method. The study was conducted with a spiral model process consisting of several stages, namely communication, design, modeling, construction, and evaluation. The tools used are Unity 3D as a game engine and Google SketchUp as modeling for a 3D building using the UV Mapping method. The results of this study are the Design Prototype of Lecture Building 1 of Klabat University with the display of First Person View using the UV Mapping method that can be using to explore inside the existing Lecture 1 Building. Keywords: 3D. Computer Graphic. Klabat University. Unity. Google SketchUp. First Person View. UV Mapping. PENDAHULUAN Bagi generasi muda yang tumbuh dengan digital media, game komputer dan layanan Internet, permainan miliki menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka karena menyediakan dunia fiksi dengan cara yang jelas dan menarik. itu adalah, dengan kemajuan teknologi, permainan komputer tidak hanya mengambil waktu berharga dari remaja, tetapi juga mempengaruhi cara belajar mereka. Namun ada cara positif untuk menggunakan konsep game ini untuk menjadi bahan edukasi, atau untuk tujuan seperti alat untuk menampilkan visualisasi sebuah objek agar lebih mudah dimengerti . Dalam sebuah game, ada sebuah metode dalam pilihan tampilan pada layar yang dikenal dengan istilah First Person View (FPV). FPV adalah sudut pandang tampilan yang diambil dari arah pandang mata pertama pengguna yang diarahkan oleh kamera . Untuk membuat sebuah game maka diperlukan sebuah perangkat lunak yang mampu digunakan sebagai alat untuk merancang visualisasi komputer grafis. Ada banyak game engine yang bisa digunakan salah satunya adalah Unity. Unity adalah perangkat lunak berbasis 3D dengan plugin yang juga memungkinkan untuk bekerja dalam 2D. Dengan menggunakan Unity ini, tidak diperlukan modul khusus untuk membuat sebuah aplikasi grafis. Scripting dapat dilakukan dalam bahasa pemrograman C# atau JavaScript yang secara umum digunakan sebagai tools untuk membangun sebuah aplikasi . Walaupun unity adalah sebuah game engine, namun penggunaannya juga dapat diterapkan dalam pembuatan produk grafis yang lain, seperti membuat simulasi visual yang melibatkan sebuah bangunan 3D, seperti pada penelitian yang pernah dibuat untuk melihat simulasi asap pada sebuah bangunan. Dalam penelitian ini peneliti mengimplementasikan konsep pembuatan game yang digunakan untuk memberikan visualisasi terhadap sebuah design bangunan. kemampuan yang dimiliki oleh game engine ini dapat memberikan gambaran sebuah konsep design bangunan yang memudahkan pengguna untuk mendapatkan gambaran konsep design seperti apa sebuah prototipe atau rancangan sebuah Gedung atau bangunan. Dengan menampilkan prototype bangunan dalam bentuk 3D dan bisa melakukan eksplorasi dengan fitur FPV. Pembuatan prototipe ini menggunakan konsep 2D yang nantinya dapat dikonversi menjadi 3D dengan membuat rancangan objek 2D yang disusun sehingga membentuk objek 3D. metode ini disebut dengan UV Mapping . Universitas Klabat (Unkla. adalah perguruan tinggi swasta yang terletak di Sulawesi Utara dan berdiri sejak tahun 1965 . Unklab saat ini memiliki 3 banguan kuliah utama, salah satu diantaranya merupakan Gedung Kuliah 1 yang menjadi fasilitas utama dari kegiatan perkuliahan di Universitas Klabat. Gedung Kuliah 1 yang dibangun sejak didirikan 1965, dibuat mengikuti gaya dari bangunan-bangunan ditahun awal pembuatannya. Dengan berkembangnya tren pada desain bangunan, peneliti melihat diperlukannya bangunan Gedung Kuliah 1 dengan desain yang mengikuti tren saat ini dengan tampilan bangunan yang representatif dalam hal ini bangunan modern. Dengan teknologi yang ada saat ini khususnya dalam bidang Fakultas Ilmu Komputer | Universitas Klabat | CORIS | ISSN: 2541-2221 | E-ISSN: 2477-8079 | Juni 2019 Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 A 114 grafika komputer,peneliti melihat peluang untuk memberikan sumbangsih pemikiran dalam bentuk prototipe desain bangunan Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat yang disertai fitur eksplorasi dengan tampilan First Person View (FPV) dalam menjelajah setiap tempat di Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat dengan menggunakan perangkat lunak Unity 3D. Rancang bangun gedung dibuat sketsa 2D dengan menggunakan perangkat lunak SkecthUp yang biasa dipakai untuk pembuatan arsitektur gedung . Setelah konsep sketsa 2D jadi, maka metode UV Mapping digunakan untuk mengubah ke dalam bentuk 3D . METODE PENELITIAN 1 Metode Pengembangan Sebuah model dari proses pengembangan di mana proses direpresentasikan sebagai spiral, dengan setiap putaran spiral menggabungkan berbagai tahapan dalam proses. Saat bergerak dari satu putaran spiral ke yang lain, berarti mengulangi semua tahapan proses . Dalam pembuatan prototipe ini, peneliti menggunakan proses model spiral. Peneliti menggunakan proses model spiral karena kelebihan dari proses ini yang mengadaptasi dua model perangkat lunak yaitu model prototyping dengan pengulangannya dan model waterfall dengan pengendalian dan sistematikanya, yang bersifat sistematis untuk memudahkan peneliti dari resiko munculnya kesalahan dimana proses-prosesnya dapat diamati dengan baik . Gambar 1 Proses Model Spiral . Communication Pada tahap ini. Developer akan membangun komunikasi yang efektif dengan User mengenai kebutuhan dari User, dimana peneliti mencari informasi dari User untuk memenuhi kebutuhan dalam pengembangan aplikasi. Planning Pada tahap ini dilakukan perencanaan tentang menentukan fasilitas dan tools apa saja yang akan digunakan dalam pembuatas aplikasi, juga waktu pengerjaan dalam pembuatan aplikasi, serta informasi lainnya yang terkait dengan aplikasi yang akan dibuat. Modeling Melakukan analisa dan desain aplikasi, menganalisa resiko yang ada secara detail pada pembuatan aplikasi, dengan mengetahui langkah penanggulangannya pada resiko yang Fakultas Ilmu Komputer | Universitas Klabat | CORIS | ISSN: 2541-2221 | E-ISSN: 2477-8079 | Juni 2019 Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 A 115 ada, dan juga merancang interface serta menentukan algoritma dalam pembangunan Construction Tahap ini akan dilakukan pengkodean untuk membangun aplikasi, dan merancang algoritma dari desain yang telah dibuat dari tahap sebelumnya dengan menggunakan bahasa pemograman yang telah ditentukan. Deployment Aplikasi yang sudah dibuat akan diserahkan kepada and User untuk dipakai serta menerima feedback dari User tentang aplikasi yang sudah dibuat dan evaluasi dari User terhadap pengembangan aplikasi yang lebih lanjut. 2 Kerangka Konseptual Penelitian Gambar 2 menjelaskan tentang kerangka konseptual penelitian, dimana peneliti menggunakan beberapa tahapan umum, yaitu komunikasi, perencanaan, permodelan, konstruksi, dan evaluasi. Berikut ini adalah penjelasan dari tahapan-tahapan pada gambar 2: Gambar 2 Kerangka Konseptual Penelitian Komunikasi: Pada tahap ini, peneliti membangun komunikasi dengan expert yang mana dalam hal ini merupakan dosen pembimbing, peneliti mencari informasi dari expert untuk kebutuhan dalam pembuatan prototipe. Perencanaan: Dalam tahap ini, peneliti merencanakan dan menentukan waktu pembuatan aplikasi, menentukan sumber informasi, dan merencanakan desain interface aplikasi. Pemodelan: Pada tahap ini peneliti melakukan proses pemodelan interface aplikasi dan pembuatan desain objek 3 dimensi menggunakan Google Sketchup yang mencakup model Gedung Kuliah 1 yang ada di Universitas Klabat. Konstruksi: Pada tahap ini peneliti melakukan proses pembangunan atau pengkodean dalam pembuatan perangkat lunak berdasarkan perancangan dan permodelan dengan menggunakan Unity 3D. Evaluasi: Di tahap akhir ini expert memberikan masukkan terhadap aplikasi yang telah Apabila aplikasi sudah sesuai, maka aplikasi bisa dipakai, tetapi jika aplikasi tidak sesuai, maka aplikasi akan diperbaiki kembali dimana pembuatan aplikasi kembali ke tahap awal yaitu komunikasi. Fakultas Ilmu Komputer | Universitas Klabat | CORIS | ISSN: 2541-2221 | E-ISSN: 2477-8079 | Juni 2019 Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 A 116 3 Kerangka Konseptual Aplikasi Gambar 3 Kerangka Konseptual Aplikasi Gambar 3 menjelaskan alur kerja dari prototipe ini: User menggunakan mouse dan keyboard sebagai input pada PC. Aplikasi sudah terinstal di PC. User menjalankan aplikasi di PC. PC menampilkan Prototipe Desain Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat. User menggunakan mouse dan keyboard untuk melakukan eksplorasi. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Use Case Diagram Gambar 4 Use Case Diagram User Fakultas Ilmu Komputer | Universitas Klabat | CORIS | ISSN: 2541-2221 | E-ISSN: 2477-8079 | Juni 2019 Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 A 117 Gambar 4 merupakan use case diagram yang menggambarkan aktivitas yang dilakukan oleh user. Berikut adalah penjelasan dari Use Case Scenario: Use Case Name : Explore Actor : User Precondition : User berada pada menu utama Postcondition : User berada pada tampilan menu Explore Step Performed : 1. User memilih tombol Explore Aplikasi menampilkan menu Explore Use Case Name : FPV Mode Actor : User Precondition : User berada pada menu Explore Postcondition : Aplikasi menampilkan Prototipe Desain Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat dalam FPV Mode Step Performed : 1. User memilih tombol Explore User memilih FPV Mode User dapat melakukan eksplorasi di Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat dengan FPV Mode Use Case Name : Building Mode Actor : User Precondition : User berada pada menu Explore Postcondition : Aplikasi menampilkan Prototipe Desain Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat dalam Building Mode Step Performed :1. User memilih tombol Explore User memilih Building Mode User dapat melakukan melihat Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat dengan Building Mode Use Case Name : Help Actor : User Precondition : User berada pada menu utama Postcondition : User melihat cara penggunaan aplikasi Step Performed :1. User memilih tombol Help Aplikasi menampilkan cara penggunaan aplikasi Use Case Name : About Actor : User Precondition : User berada pada menu utama Postcondition : User melihat informasi tentang aplikasi Step Performed :1. User memilih tombol About Aplikasi menampilkan informasi tentang aplikasi. Use Case Name : Exit Actor : User Precondition : User berada pada menu utama Postcondition : User keluar dari aplikasi Step Performed :1. User memilih tombol Exit User keluar dari aplikasi Fakultas Ilmu Komputer | Universitas Klabat | CORIS | ISSN: 2541-2221 | E-ISSN: 2477-8079 | Juni 2019 Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 A 118 1 Class Diagram Gambar 5 Class Diagram Aplikasi Gambar 5 menggambarkan class diagram dari hasil analisis yang berisi atribut dan operasi dari setiap class. Penjelasan dari setiap class sebagai berikut: Class Menu, merupakan class yang memiliki daftar perintah-perintah untuk menjalankan aplikasi dan memiliki Background sebagai atribut. Operasi yang dapat dilakukan pada class ini adalah Explore(). About(). Help(), dan Exit(). Class Explore, merupakan class untuk menampilkan eksplorasi pada Prototipe Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat dan memiliki Daftar_Mode sebagai atribut. Operasi yang dapat dilakukan pada class ini adalah Building_Mode() yang berfungsi untuk menampilkan bagian luar bangunan secara keseluruhan. FPV_Mode() berfungsi untuk melakukan eksplorasi dengan mode FPV, dan Menu() untuk kembali ke tampilan menu. Class Navigation, merupakan class untuk melakukan eksplorasi pada Prototipe Gedung Kuliah 1 Universitas Klabat dan memiliki Camera, 3D_Building. Mini_Map sebagai atribut. Operasi yang dapat dilakukan adalah First_Person_View() yang berfungsi menampilkan sudut pandang orang pertama. Move_Control() berfungsi untuk bergerak saat melakukan eksplorasi. Building_Mode() berfungsi untuk menampilkan bangunan secara keseluruhan. FPV_Mode() berfungsi untuk melakukan eksplorasi dengan tampilan FPV. Mini_Map() untuk menampilkan posisi user saat menggunakan FPV mode saat bereksplorasi dan Menu() untuk kembali ke tampilan menu. Class About, merupakan class untuk menampilkan informasi tentang aplikasi dan pembuat aplikasi dan memiliki About_Desc sebagai atribut. Operasi yang dapat dilakukan adalah Display_About() untuk menampilakan About dan Menu() untuk kembali ke tampilan menu Class Help, merupakan class untuk menampilkan informasi tentang cara penggunaan aplikasi dan memiliki Help_Desc sebagai atribut. Operasi yang dapat dilakukan adalah Display_Help() untuk menampilkan cara penggunaan aplikasi dan Menu() untuk kembali ke tampilan menu Class Exit dapat melakukan operasi Exit() yang berfungsi saat user ingin keluar dari aplikasi. Fakultas Ilmu Komputer | Universitas Klabat | CORIS | ISSN: 2541-2221 | E-ISSN: 2477-8079 | Juni 2019 Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 A 119 3 Hasil Gambar 6 Implementasi Menu Utama Gambar 6 merupakan gambar dari implementasi menu utama, yang tardiri dari menu Explore digunakan saat user ingin mengeksplorasi Gedung kuliah 1 yang ada di Universitas Klabat, menu About digunakan untuk menampilkan informasi tentang aplikasi, menu Help digunakan user untuk mengetahui cara penggunaan aplikasi, dan menu exit digunakan user saat ingin keluar dari aplikasi. Gambar 7 Implementasi Menu Explore Gambar 7 merupakan gambar dari implementasi menu Explore, yang digunakan user untuk melakukan eksplorasi dengan pilihan first person view . mode atau building mode di Gedung Kuliah 1, di menu Explore juga akan menampilkan mini map untuk mengetahui posisi Fakultas Ilmu Komputer | Universitas Klabat | CORIS | ISSN: 2541-2221 | E-ISSN: 2477-8079 | Juni 2019 Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 A 120 Gambar 8 Implementasi Menu Explore FPV Mode Gambar 8 merupakan menu untuk menampilkan menu eksplorasi dengan FPV mode. user dapat menggunakan keyboard mouse untuk melakukan eksplorasi. terdapat tampilan peta simple yang terdapat pada bagian pojok kanan atas untuk memberikan informasi posisi user. Gambar 9 Implementasi menu Explore Building Mode Gambar 9 merupakan menu untuk menampilkan menu eksplorasi dengan building mode. Pada tampilan ini user dapat melihat konstruksi gedung atau bangunan secara keseluruhan. Building mode ini dibuat agar user dapat melihat desain atau rancang bangun secara fisik pada bagian luar Gedung, sehingga user mendapatkan gambaran nantinya desain gedung yang diusulkan dengan konsep bangunan modern. KESIMPULAN Kesimpulan dari penelitian ini adalah: Dengan menggunakan Unity Game Engine, dapat dihasilkan sebuah Prototipe desain gedung kuliah 1 Universitas Klabat dengan tampilan first person view menggunakan metode UV Mapping. Fakultas Ilmu Komputer | Universitas Klabat | CORIS | ISSN: 2541-2221 | E-ISSN: 2477-8079 | Juni 2019 A 121 Cogito Smart Journal | VOL. 5 | NO. 1 | JUNI 2019 Rancangan sketsa bangunan gedung kuliah 1 Universitas Klabat menggunakan tool Sketch Up berhasil dengan baik, dan hasil render objek didukung oleh Unity Game Engine. Sehingga dapat diimplementasikan dengan baik ketika UV Mapping diterapkan. Melalui prototipe desain ini user dapat mengeksplorasi di gedung kuliah 1 Universitas Klabat. yaitu dengan implementasi FPV yang dihasilkan dari Unity Game Engine. SARAN Aplikasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan fitur-fitur berikut: Mengembangkan prototipe agar bisa dijalankan di platform mobile. Menambahkan fitur karakter agar bisa melakukan eksplorasi dengan tampilan third person Menambahkan fitur perekaman berupa video saat melakukan eksplorasi gedung. Menambahkan asset yang menyerupai dengan objek Gedung Kuliah 1 agar terlihat mendekati Menambahkan mode malam hari. DAFTAR PUSTAKA