Muhammat Nuri: Myqyt Makyny Jemaah Haji Indonesia 63 MyaQyCT MAKyCNya JEMAAH HAJI INDONESIA MENURUT KEMENTERIAN AGAMA DAN ORGANISASI PERSATUAN ISLAM Muhammat Nuri University of Malaya Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur. Malaysia E-mail: tguhnurani@yahoo. Abstract: Indonesian Hajj Myqyt Makyny According to the Ministry of Religious Affairs and the Persatuan Islam (PERSIS). Hajj is one of the worship that takes place every year. A Muslim is required to perform the pilgrimage only one time in his life when he was able. As the general character of fiqh, the hajj fiqh was not immune from the differences of opinion. One of the differences of opinion in the Hajj for pilgrims Indonesia is the difference in determining myqyt makyny. Two religious institutions, the Ministry of Religious Affairs and the Persatuan Islam (PERSIS) have different opinions on this. This difference is because the Indonesian pilgrims are in the plane as it passes through a predetermined myqyt makyny. Keywords: Hajj. Umrah, myqyt makyny, fiqh Abstrak: Myqyt Makyny Jemaah Haji Indonesia Menurut Kementerian Agama dan Organisasi Persatuan Islam. Ibadah haji merupakan salah satu ibadah yang dilaksanakan setiap tahun. Seorang Muslim hanya diwajibkan melaksanakan ibadah haji satu kali dalam hidupnya apabila ia mampu. Sebagaimana karakter fikih secara umum, fikih dalam ibadah haji juga tidak luput dari adanya perbedaan pendapat . Salah satu perbedaan pendapat dalam ibadah haji untuk jemaah Indonesia adalah perbedaan dalam menentukan myqyt makyny . empat memula. ibadah Dua lembaga yang mengurus masalah keagamaan di Indonesia yaitu Kementerian Agama dan organisasi Persatuan Islam (PERSIS) berbeda pendapat tentang hal ini. Perbedaan ini disebabkan karena jemaah haji Indonesia sedang berada dalam pesawat saat melewati myqyt makyny yang telah ditetapkan. Kata Kunci: haji, umrah, myqyt makyny, fikih Pendahuluan Dalam Islam, ibadah haji merupakan ibadah yang sangat penting karena merupakan bagian dari rukun Islam. Ibadah haji bukan merupakan syariat baru tetapi ia merupakan syariat lama yang telah dilaksanakan oleh umat-umat terdahulu sebelum kedatangan Rasulullah Saw. Sebagian besar manasik haji diambil dari apa yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim As. Pada dasarnya kewajiban menunaikan ibadah haji merupakan kewajiban yang bersifat individu. Namun dalam pelaksanaannya, ibadah haji merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab pemerintah. Pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mengatur pelaksanaan ibadah haji agar berjalan dengan baik dan Apabila pemerintah tidak melaksanakan hal ini berarti telah mengabaikan urusan umat Islam. Pelaksanaan haji dalam Islam mempunyai peranan yang signifikan karena merupakan salah satu syarat mutlak untuk menentukan keislaman seseorang. Seorang Muslim yang telah memenuhi syarat dan mempunyai kemampuan maka wajib melaksanakan ibadah haji. Jika tidak melaksanakan haji. Rasulullah Saw. memberikannya dua pilihan yaitu meninggal dalam keadaan yahudi atau nasrani. Dalam melaksanakan syariat Islam, khususnya ibadah haji, merupakan suatu keniscayaan apabila terjadi perbedaan pendapat atau ikhtilyf. Perbedaan pendapat merupakan karakter dari fikih. Perbedaan pendapat terjadi karena adanya keragaman dalam metode istinbyth hukum dari Alquran dan Sunah. Dari perbedaan pendapat ini kemudian muncul pelbagai aliran atau mazhab dalam hukum Islam. Pada dasarnya acuan semua mazhab adalah Alquran dan Sunah. Naskah diterima: 15 September 2013, direvisi: 25 Oktober 2013, disetujui untuk terbit: 30 November 2013. Perbedaan pendapat dalam fikih atau ikhtilyf merupakan persoalan yang terjadi dalam realitas 64 Ahkam: Vol. XIV. No. Januari 2014 kehidupan manusia. Hal ini senantiasa akan terjadi dan tidak akan pernah selesai. Yang menjadi urgen untuk orang Muslim adalah bagaimana menyikapi perbedaan pendapat tersebut. Ikhtilyf merupakan term dari bahasa Arab yang berarti berselisih atau tidak sepaham. Adapun dalam terminologi fikih, ikhtilyf diartikan sebagai perbedaan paham atau pendapat di kalangan para ulama fikih sebagai hasil dari ijtihad untuk mendapatkan atau menetapkan suatu ketentuan hukum tertentu1. Perbedaan pendapat akan senantiasa terjadi karena pola pemikiran manusia terus berkembang. Dalam masalah haji, khususnya jemaah haji Indonesia, yang senantiasa menjadi perdebatan adalah tempat untuk memulai ibadah haji atau myqyt makyny. Hal ini dianggap sebagai sesuatu yang urgen karena pelaksanaan ibadah haji harus dimulai dari tempat tertentu yang ditentukan oleh syariat. Jemaah haji Indonesia berada di wilayah myqyt makyny ketika mereka berada dalam pesawat. Hal ini kemudian menimbulkan perbedaan pendapat tentang waktu mulai melakukan Tulisan ini akan mengkaji tentang perbedaan pendapat . antara Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan Organisasi Persatuan Islam (PERSIS) dalam masalah myqyt makyny untuk jemaah haji Indonesia. Metode Ijtihad Kemenag RI dan PERSIS Kementerian Agama . ulu disebut Departemen Agam. didirikan antara lain dengan tujuan untuk melaksanakan tuntutan UUD 1945 pasal 29 yang menyebutkan bahwa AuNegara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha EsaAy dan AuNegara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya ituAy. Tugas Kementerian Agama adalah untuk menjamin terlaksananya hal tersebut dengan sebaik-baiknya. Tugas utama Kementerian Agama meliputi2: . Pelayanan keperluan dan kepentingan umat beragama dalam menjalankan dan mengembangkan agama mereka dan . Pemeliharaan dan pengembangan kesejahteraan hidup antar umat pelbagai agama. Memberikan pelayanan kepada masyarakat beragama dalam menjalankan kewajiban agama dengan baik dan teratur, seperti dalam pendidikan agama, pengembangan ibadah sosial, penyelenggaraan haji dan kunjungan ke tempat-tempat suci lainnya. Memberikan bimbingan kepada bangsa Indonesia dalam pelaksanaan dan pengembangan kehidupan beragama sesuai dengan keyakinan dan ajaran agama masing-masing. Dalam hal ini pemerintah (Kementerian Agam. tidak mencampuri masalah intern keagamaan, baik yang berkaitan dengan sistem keyakinan, prinsip-prinsip kepercayaan maupun tata cara beribadah. Memberikan dorongan kepada umat beragama dalam mengembangkan aktifitas yang bersifat kreatif dan konstruktif serta mengurangi sikap ketergantungan diri yang besar pada pemerintah. Memberikan rangsangan . kepada umat beragama untuk memperluas dimensi penghayatan keagamaan mereka, dari yang terlalu bersifat ritual menjadi penghayatan keagamaan yang lebih bersifat Hal ini dapat dirasakan manfaatnya untuk kepentingan masyarakat luas dan perkembangan agama itu sendiri dalam menghadapi masyarakat yang senantiasa berkembang secara dinamis sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara agama dan tuntutan Adapun untuk tugas kedua. Kementerian Agama melakukan usaha-usaha4: . Mempersiapkan prasarana mental dan sosial untuk menumbuhkan saling pengertian dan rasa percaya antara umat pelbagai dan . Mewujudkan platform bersama bagi kerjasama pelbagai agama. Dalam metode istinbyth hukum, secara garis besar Kementerian Agama lebih cenderung berpedoman pada Mazhab SyyfiAoy yang menjadikan Alquran. Hadis, ijmak dan qiyas sebagai landasan hukum. Imym SyyfiAoy telah menyusun dasar-dasar istinbyth hukumnya dalam kitab al-Risylah5. Dasar-dasar istinbyth hukum tersebut beliau praktekkan dalam ijtihadnya. Salah satu keistimewaan Mazhab SyyfiAoy adalah bahwa dasar-dasar fikihnya diperkuat oleh pelbagai dalil. Sebagian dasar fikih Mazhab SyyfiAoy merupakan rangkaian dari ijtihad beliau yang ada dalam kitab al-Umm. Berkaitan dengan tugas pertama. Kementerian Agama melakukan hal-hal sebagai berikut3: . Dasar hukum yang digunakan Imym SyyfiAoy dalam melakukan ijtihad adalah:6 pertama. Alquran. Imym SyyfiAoy berhujjah dengan zahir nas Alquran selama tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa makna Ali Hasan. Perbandingan Mazhab, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2. , h. Departemen Agama, 27 Tahun Departemen Agama . Januari 1. , . : Panitia HUT ke XXVII, t. ), h. Departemen Agama, 27 Tahun Departemen Agama . Januari 1. , h. Departemen Agama, 27 Tahun Departemen Agama . Januari 1. , h. Badran Aby al-AoAynayn. Ushyl al-Fiqh al-Islymy, (Iskandariyah: MuAoassasah Syabyb al-JymiAoah, t. ), h. Ali Hasan. Perbandingan Mazhab, h. Muhammat Nuri: Myqyt Makyny Jemaah Haji Indonesia 65 yang dimaksud bukan makna zahir tersebut7. Dalam hukum Islam. Alquran dan Sunah menempati posisi yang sama sehingga tidak mungkin dapat mengkaji Alquran tanpa mengkaji Sunah yang fungsinya antara lain untuk menafsirkan Alquran. Sebagian hukum yang dibawa Alquran bersifat umum dan Sunah yang akan menjelaskan dan menguraikan hukum tersebut. Kedua. Sunah. Imym SyyfiAoy terkenal sebagai ulama penegak Sunah. Beliau menjadikan Hadis sebagai hujjah walaupun derajatnya adalah khabar wyhid selama Hadis tersebut diriwayatkan oleh perawi yang tsyqat, dzybith dan sanadnya bersambung sampai kepada Rasulullah Saw. 8 Beliau tidak mensyaratkan penerimaan khabar wyhid sebagai hujjah dengan adanya penguatan dari kebiasaan (Aoama. penduduk Madinah sebagaimana pendapat Imym Mylik atau mensyaratkan harus riwayat masyhyr sebagaimana pendapat Imym Aby Hanyfah9. Mazhab fikih yang dibawa oleh Imym SyyfiAoy merupakan mazhab Hadis yang bersumber dari Hijaz. Irak dan Mesir. Semua Hadis dapat diterima selama sanadnya sahih dan bersambung. Imym SyyfiAoy tidak menjadikan Hadis mursal sebagai dalil kecuali Hadis mursal yang berasal dari SaAoyd ibn al-Musayyab10. Beliau tidak sepakat dengan pendapat yang menyatakan bahwa Hadis ahad tidak dapat dijadikan hujjah dan hanya menerima Hadis mutawytir atau masyhur saja. Ketiga, ijmak . esepakatan para ulam. Menurut Imym SyyfiAoy, ijmak yang paling utama adalah ijmak yang dilakukan oleh para sahabat. Ijmak para sahabat mempunyai kedudukan yang paling utama karena para sahabat mendengar syariat Islam langsung dari Rasulullah Saw. Posisi selanjutnya adalah ijmak yang dilakukan oleh seluruh umat Islam di dunia. Ijmak lebih dulu diamalkan dari pada khabar wyhid. Beliau tidak menjadikan ijmak yang dilakukan oleh sebagian kaum Muslimin sebagai hujjah 11. Keempat, qiyas yaitu menyamakan hukum masalah baru dengan hukum masalah serupa yang telah terjadi lebih dulu atau telah disebutkan hukumnya dalam Alquran dan Sunah12. Qiyas yang diterima adalah qiyas Badran Aby al-AoAynayn. Ushyl al-Fiqh al-Islymy, h. AoAbd al-Wadyd Muhammad al-Siryati. Tyrykh al-Fiqh al-Islymy wa Nazhariyyatuhu al-AoyCmmah, (Beiryt: Dyr al-Nahdhah al-AoArabiyyah, 1. , h. Husayn Hymid Hasan, al-Madkhal li Dirysah al-Fiqh al-Islymy, (Kaherah: Dyr al-Nahdhah al-AoArabiyyah, 1. , h. Muhammad AoAly al-Syyis. Tyrykh al-Fiqh al-Islymy, (Damshiq: Dyr al-Fikr, 1. , h. AoAbd al-Wadyd Muhammad al-Siryati. Tyrykh al-Fiqh al-Islymy, 168 dan MannyAo Khalyl al-Qaththyn. Tyrykh al-TasyryAo al-Islymy, (Beiryt: MuAoassasah al-Risylah, 1. , h. Sirajuddin Abbas. Sejarah dan Keagungan Madzhab SyafiAoi, (Jakarta: CV Pustaka Tarbiyah, 2. , h. 166 dan 168. terhadap ashl saja dengan syarat bahwa ashl tersebut bersumber dari Alquran atau Sunah13. Menurut Imym SyyfiAoy qiyas dan ijtihad mempunyai pengertian yang sama. Jumhur ulama sepakat bahwa qiyas dapat dijadikan hujjah dan sebagai sumber hukum syarak14. Qiyas hanya dapat diaplikasikan terhadap masalah yang berhubungan dengan muamalat karena masalah yang berhubungan dengan ibadah telah sempurna dijelaskan dalam Alquran dan Sunah. Oleh karena itu maka ada kaidah bahwa tidak ada qiyas dalam hukum ibadah15. Metodologi pengambilan istinbyth hukum dalam Mazhab SyyfiAoy yang dijadikan pegangan oleh Kementerian Agama dalam fungsinya sebagai pelaksana bimbingan ibadah haji maupun ibadah-ibadah lainnya adalah: . Mencari dalil atau keterangan dari Alquran, termasuk meneliti tafsir bi al-maAotsyr dan tafsir bi almaAoqyl al-mahmyd. Bila tidak terdapat dalil Alquran maka bersandar pada keterangan atau dalil dari Sunah. Jika tidak terdapat dalil dari Sunah maka mencari dalil dari ijmak para sahabat dan ulama. Jika tidak terdapat dalil dari ijmak maka pengambilan istinbyth hukum didasarkan pada qiyas. Persatuan Islam (PERSIS) adalah sebuah organisasi Islam di Indonesia yang didirikan pada tanggal 12 September 1923, bertepatan dengan tanggal 1 Safar 1342 H di Bandung. PERSIS didirikan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman Islam yang asli sebagaimana yang dibawa oleh Rasulullah Saw. PERSIS mempunyai pandangan yang berbeda dari pemahaman Islam tradisional yang dianggap sudah tidak asli karena bercampur dengan budaya setempat, sikap taklid buta, bidah, khurafat, musyrik, sikap tidak kritis dan tidak mau menggali Islam lebih dalam dengan mengkaji kitabkitab Hadis yang sahih. Melalui para ulamanya, seperti Ahmad Hassan Bangil. PERSIS mencoba menjelaskan makna Islam yang sebenarnya. PERSIS menjelaskan Islam hanya yang bersumber dari Alquran dan Hadis16. PERSIS bukan organisasi keagamaan yang berorientasi politik namun lebih fokus terhadap pendidikan Islam dan dakwah serta berusaha menegakkan ajaran Islam secara utuh tanpa dicampuri oleh khurafat, syirik dan bidah yang telah banyak menyebar di kalangan umat Islam. Prinsip-prinsip perjuangan kembali pada Alquran dan Sunah menjadi visi dan misi atau trademark PERSIS sebagaimana yang tercantum dalam Muhammad AoAly al-Syyis. Tyrykh al-Fiqh al-Islymy, h. Abdul Latif Muda. Perbahasan Sejarah Perundangan Islam dan Mazhab Fiqh, (Kuala Lumpur: Pustaka Salam Sdn. Bhd, 2. , h. Ali Hasan. Perbandingan Mazhab, h. AuPersatuan IslamAy dalam kd. com/tag/sejarah-persi. , diunduh 2 Agustus 2013. 66 Ahkam: Vol. XIV. No. Januari 2014 Qanun Asasi (Anggaran Dasa. dan Qanun Dakhili (Anggaran Rumah Tangg. PERSIS yang dirumuskan dalam Rencana Jihad pada Qanun Asasi 1957 Bab II pasal 1 mengenai Perancangan Jihad Umum17. Dalam Qanun Asasi PERSIS yang dihasilkan Muktamar tahun 2000 di Jakarta, misi PERSIS yang bertujuan untuk terlaksananya syariat Islam berdasarkan Alquran dan Sunah secara kyffah dalam segala aspek kehidupan dijelaskan lebih terperinci pada pasal 5 tentang Jihad sebagai berikut: . Mengembangkan dan memberdayakan potensi jamAoiyyah demi terwujudnya jamAoiyyah sebagai syrah musaghgharah Aoan al-Islym wa hikmatuhu al-asmyAo. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan keislaman bagi anggota khususnya dan umat Islam pada umumnya sehingga tercipta barisan ulama, zuAoamyAo, ashhyb, dan hawyriyn Islam yang senantiasa iltizym terhadap risalah Allah Swt. Meningkatkan kesadaran dan pemberdayaan anggota khususnya dan umat Islam umumnya dalam bermuamalat secara jamyAoi dalam setiap aspek kehidupan. PERSIS merupakan organisasi yang tidak bermazhab atau tidak mengikatkan diri pada salah satu imam mazhab yang muktabar. PERSIS berasaskan pada keyakinan bahwa hidup harus sesuai dengan Alquran dan Sunah18. Mekanisme ijtihad di kalangan PERSIS dilakukan seperti yang ditempuh oleh para sahabat dan imam Dengan kata lain, metodologi pengambilan istinbyth hukum adalah sebagai berikut: . Mencari dalil dari Alquran termasuk meneliti tafsir bi al-maAotsyr dan tafsir bi al-maAoqyl al-mahmyd. Bila terdapat perbedaan pemahaman dan penafsiran maka dilakukan penelitian secara sungguh-sungguh. Dan kalau dianggap perlu maka diadakan al-tarjyh atau tharyqah al-jamAoi. Bila tidak terdapat dalil Alquran maka mencari keterangan atau dalil dari sunnah. Bila ada perbedaan pendapat maka diadakan kajian Hadis, baik dari segi sanad maupun matan sebagai langkah untuk melakukan pentarjyh-an. Jika tidak terdapat dalil dari Sunah maka dicari dalil yang bersumber dari atsar sahabat dengan syarat tidak bertentangan dengan Alquran dan Sunah sahih, termasuk di dalamnya ijmak sahabat. Jika tidak terdapat dalil dari Alquran. Sunah atau atsar sahabat maka menggunakan metode qiyas, istihsyn dan mashlahah mursalah dalam masalah-masalah sosial. Uyun Kamiluddin. Ijtihad sebagai Satu Usaha Penggali Hukum Islam dan Peranannya dalam Pembinaan Hukum Islam. Skripsi Fakultas Syariah. UNISBA, 1985, h. Aceng Zakaria. AuMakna Ahlussunnah WaljamaahAy, dalam Kumpulan Keputusan Sidang Dewan Hisbah Persatuan Islam (PERSIS) tentang Akidah dan Ibadah, ed. Wawan Shofwan Shalehuddin, (Bandung: Persis Pers, 2. , h. Dalam masalah ibadah mahdhah digunakan kaidah Ausemua dilarang kecuali yang diperintahkanAy, sedangkan dalam urusan sosial keduniaan digunakan kaidah Ausemua boleh kecuali yang dilarangAy. Selain itu juga digunakan petunjuk dalam masalah keduniawian yaitu Aoantum aAolam bi umyr dunyykumAo. Metode Aourf termasuk dalam kaidah ini sehingga boleh dilakukan selama tidak bertentangan dengan Alquran dan Sunah19. Mekanisme ijtihad yang dilakukan para ulama PERSIS untuk melayani keperluan masyarakat dalam memecahkan masalah keagamaan telah mendorong dibentuknya majelis ulama yang disebut Dewan Hisbah. Secara organisasi majelis ini merupakan otonomi PERSIS20. Metode istidlyl . engambilan dali. dari Alquran yang dilakukan oleh Dewan Hisbah adalah: . Mendahulukan zahir ayat Alquran daripada takwil dan memilih cara-cara tafwydh dalam masalah yang berhubungan dengan iAotiqydiyyah. Menerima dan menyakini isi kandungan Alquran sekalipun jelas bertentangan dengan Aoaqly dan Aoydy, seperti peristiwa isra dan mikraj. Mendahulukan makna haqyqy daripada majyzy kecuali jika ada alasan . Apabila ayat Alquran bertentangan dengan Hadis maka didahulukan ayat Alquran sekalipun Hadis tersebut diriwayatkan oleh muttafaq Aoalayh. Menerima adanya nysikh dalam Alquran dan tidak menerima adanya ayat-ayat yang mansykh . ysikh al-kull. Menerima tafsir dari para sahabat dalam memahami ayat-ayat Alquran . idak hanya penafsiran ahl al-bay. dan mengambil penafsiran sahabat yang lebih ahli jika terjadi perbedaan pentafsiran di kalangan para sahabat. Mengutamakan tafsir bi al-maAotsyr daripada bi alraAoy. Menerima Hadis sebagai penjelasan terhadap Alquran kecuali ayat-ayat yang telah diungkapkan dengan syghah al-hashr seperti ayat mengenai makanan yang diharamkan. Dalam beristidlyl dengan Hadis. Dewan Hisbah langkah-langkah . Menggunakan Hadis sahih dan hasan dalam mengambil keputusan hukum. Menerima kaidah al-hadyts al-dhaAoyf yuqwy baAodhuhu baAodhan, jika kedaifan Hadis tersebut dari segi hafadzan rywy . dan tidak bertentangan dengan Alquran atau Hadis lain Uyun Kamiluddin. Ijtihad Sebagai Satu Usaha Penggali Hukum Islam, h. Syamsul Falah. Pandangan Keagamaan Persatuan Islam: Studi atas Fatwa-Fatwa Dewan Hisbah Tahun 1983-1997Ay. Laporan Penelitian IAIN Sunan Goenoeng Djati. Bandung, 1998, h. Uyun Kamiluddin. Menyorot Ijtihad Persis: Fungsi dan Peranan dalam Pembinaan Hukum Islam di Indonesia, (Bandung: Tafakur, 2. , h. Muhammat Nuri: Myqyt Makyny Jemaah Haji Indonesia 67 yang sahih. Jika daifnya itu dari segi fisq al-rywy atau tertuduh dusta maka kaidah itu tidak dipakai. Tidak menerima kaidah al-hadyts al-dhaAoyf yuAomal fy fadhyAoil alAoamal karena yang menunjukkan fadhyAoil al-Aoamal dalam Hadis sahih pun banyak. Menerima Hadis sahih sebagai tasyryAo yang berdiri sendiri sekalipun bukan merupakan penjelasan dari Alquran. Menerima Hadis ahad sebagai dasar hukum selama Hadis tersebut . Hadith mursal sahabat dan mawqyf bi al-hukm dipakai sebagai hujjah selama sanad Hadis tersebut sahih dan tidak bertentangan dengan Hadis yang sahih. Hadis mursal tybiAoy dijadikan hujjah bila Hadis tersebut disertai oleh qarynah yang menunjukkan ittishylnya Hadis tersebut. Menerima kaidah al-jarh muqaddam Aoaly al-taAodyl dengan ketentuan jika yang melakukan jarh menjelaskan jarhnya maka didahulukan daripada taAodyl. Jika yang melakukan jarh tidak menjelaskan sebab jarhnya maka didahulukan taAodyl daripada jarh. Dan jika yang melakukan jarh tidak menjelaskan sebab jarhnya tetapi tidak seorang pun yang menyatakan tsyqah maka jarhnya boleh diterima. Menerima kaidah mengenai sahabat Aual-shahybah kulluhum AoudylAy. Riwayat orang yang suka melakukan tadlys diterima jika ia menerangkan bahwa apa yang diriwayatkannya itu jelas syghat tahammulnya menunjukkan ittishyl seperti menggunakan kata AohaddatsanyAo22. Dalam masalah-masalah yang tidak ditemukan nas yang jelas . dalam Alquran dan Hadis, istinbyth hukum ditempuh dengan jalan ijtihad jamyAoy yang rumusannya sebagai berikut: . Tidak menerima ijmak mutlak dalam urusan ibadah kecuali ijmak . Tidak menerima qiyas dalam masalah ibadah mahdhah sedangkan dalam masalah ghayr mahdhah qiyas diterima selama memenuhi persyaratan . Dalam memecahkan taAoyrudh al-adillah diupayakan dengan cara: . tharyqah al-jamAoi, selama masih mungkin di-jamAo. tharyq al-tarjyh dari pelbagai aspek, misalnya mendahulukan yang mutsbit daripada al-nafiAo, mendahulukan Hadis-Hadis riwayat shahyhayn daripada yang lainnya dalam masalah-masalah tertentu. Maka Hadis yang diriwayatkan oleh Imym Muslim lebih didahulukan daripada riwayat al-Bukhyry seperti dalam hal pernikahan Nabi Saw. dengan Maymynah, meninggalkan sesuatu yang dikhawatirkan akan terjatuh pada hukum bidah lebih didahulukan daripada mengamalkan sesuatu yang diragukan Sunahnya. tharyqah al-naskh yaitu jika diketahui mana yang lebih dulu dan mana yang belakangan, misalnya dalam membahas masalah ijtihad maka Dewan Hisbah menggunakan kaidah-kaidah ushul fikih Uyun Kamiluddin. Menyorot Ijtihad Persis, h. sebagai lazimnya para fukaha. Dewan Hisbah tidak mengikatkan diri pada suatu mazhab tetapi pendapat imam mazhab menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil ketentuan hukum sepanjang sesuai dengan Alquran dan Sunah23. Dengan demikian maka Kementerian Agama dalam istinbyth hukum berdasarkan Alquran. Sunah, ijmak dan qiyas. sedangkan PERSIS menolak dasar hukum ijmak dan qiyas. Dalam pandangan A. Hassan dan ulama PERSIS lainnya ijmak dan qiyas bukan sumber hukum tetapi hanya merupakan salah satu cara untuk menentukan hukum24. Myqyt Makyny dalam Ibadah Haji Myqyt makyny dalam haji adalah tempat yang telah ditentukan untuk berniat ihram haji25. Dari batas-batas tempat ini seseorang yang akan melaksanakan ibadah haji melakukan ihram dan berniat haji. Apabila dilihat dari sudut geografis, dalam masalah myqyt makyny haji umat Islam terbagi menjadi dua Kelompok pertama adalah umat Islam yang tinggal di dalam wilayah kota Mekah atau tempat tinggalnya kurang dari batas myqyt. Myqyt jemaah haji yang tinggal di kota Mekah adalah dari kota Mekah itu Ia boleh melaksanakan ihram dari rumahnya, tetapi lebih utama adalah dari mesjid yang ada di sekitar Orang yang tempat tinggalnya terletak antara kota Mekah dan myqyt maka myqyt makynynya adalah di daerah tempat tinggalnya itu seperti penduduk kota Jeddah yang terletak sekitar 75 km dari Mekah dan penduduk Bashrah yang terletak sekitar 45 km dari Mekah26. Kelompok kedua adalah yang disebut al-yfaqy, yaitu orang-orang yang bukan penduduk kota Mekah dan tempat tinggalnya di luar myqyt. Syaykh IsmyAoyl. Aby al-AoAbbys dan Ahmad al-AoUmany berpendapat27 bahwa orang yang telah tinggal di Mekah satu tahun maka myqyt hajinya di bawah pancuran emas dan myqyt umrahnya di TanAoym. Myqyt makyny kelompok al-yfaqy adalah di beberapa tempat yang telah ditentukan. Ada lima tempat yang telah ditentukan sebagai myqyt Dede Rosyada. Metode Kajian Hukum Dewan Hisbah PERSIS, (Jakarta: Logos, 1. , h. Ahmad Hassan Bandung. Ijmak-Qiyas-Mazhab-Taqlid, (Bangil: Lajnah Penerbitan Pesantren PERSIS, 1. , h. v-vi. Muhammad ibn IsmyAoyl Dywud al-Fatany. MathlaAo al-Badrayn wa MajmaAo al-Bahrayn, . : Maktabah wa MathbaAoah Muhammad al-Nahd wa Aulyduh, t. , h. Aby Muhammad AoAly ibn Ahmad ibn SaAoyd Ibn Hazm, al-Mahally, . Dyr al-Fikr, t. , h. Muhammad ibn Yysuf ibn Aoyasy. Syarh al-Nayl wa SyifyAo al-AoAlyl, . : Maktabah al-Irsyyd, t. ), h. 68 Ahkam: Vol. XIV. No. Januari 2014 makyny haji28 yaitu: pertama Dzy al-Hulayfah atau Bir AoAli29. Myqyt ini adalah untuk penduduk wilayah kota Madinah atau mereka yang melalui wilayah ini walaupun bukan penduduk kota Madinah. Myqyt tersebut merupakan yang paling jauh diantara myqytmyqyt lain dari Mekah. Di daerah ini dibangun mesjid tempat dimana Rasulullah Saw. melakukan ihram haji dan umrah. Kedua. Juhfah30. Saat ini tempat myqyt di Juhfah dalam keadaan rusak sehingga orang melaksanakan ihramnya dari daerah Rybigh yang berada sedikit lebih jauh sebelum Juhfah. Jaraknya dengan Mekah adalah sekitar 204 km. Myqyt itu untuk jemaah umrah dan haji penduduk Syam . egara-negara Syria. Lebanon. Jordan, dan Palesti. Mesir. Sudan, negara-negara Arab Bagian Barat (Aljazair. Tunis. Libya. Maroko. Mauritani. dan negara-negara Afrika (Senegal. Nigeria. Kamerun. Somalia. Uganda dan Afrika Selata. Selain mereka, jemaah umrah dan haji yang tidak melalui wilayah Madinah melakukan ihram dari myqyt ini. Ketiga. Yalamlam31. Myqyt ini untuk penduduk Yaman dan jemaah umrah atau haji selain penduduk Yaman tetapi melalui wilayah Yaman. Jarak myqyt ini dari kota Mekah sekitar 120 km. Jemaah yang melakukan ihram dari myqyt ini termasuk jemaah haji dan umrah dari Malaysia. Tiongkok. Indonesia. Pakistan dan Asia Selatan. Keempat. Qarn al-Manyzil al-Sayl32. Jaraknya dari kota Mekah sekitar 75 km. Myqyt ini untuk penduduk wilayah Najd (Riyadh dan sekitarny. Jemaah haji dan umrah dari wilayah timur Saudi Arabia dan negaraZakariy ibn Muhammad ibn Ahmad ibn Zakariy al-Anshyry. Fath al-Wahhyb bi Syarh Minhyj al-Thullyb, (Beiryt-Lubnyn: Dyr alKutub al-AoIlmiyyah, 1. , h. Tempat ini terletak hanya 10 km dari Madinah dan jauhnya dari Mekah 420-425 km. Muhammad Amyn Ibn AoAbidyn. Hysyiyah Aoaly alDurr al-Mukhtyr Syarh Tanwyr al-Abshyr fi Fiqh Madzhab al-Imym Aby Hanyfah al-NuAomyn, (Beiryt: Dyr al-Fikr, t. Jilid II, h. Muhammad Amyn Ibn AoAbidyn. Hysyiyah Aoaly al-Durr al-Mukhtyr. Yalamlam dikenal dengan panggilan al-SaAodiyyah yaitu miqytnya penduduk Yaman dan negara-negara di sebelah selatannya yang satu arah atau negara-negara sebelah Asia. Jaraknya kurang lebih 95-100 km sebelah selatan kota Mekah. Di sana terdapat masjid kuno tetapi setelah ada jalan yang menghubungkan Mekah dengan Jazan melalui al-Layts maka agak susah mencapai masjid tersebut. Oleh karena itu untuk memudahkan para jemaah haji dan muAotamiryn maka dibangunlah masjid baru di depan arah miqyt sebelah barat atau kira-kira 21 km barat daya masjid lama sehingga jaraknya dari Masjidil Haram sekitar 130 km. Muhammad Ilyys AoAbd al-Ghyny. Tyrykh Makkah alMukarramah: Sejarah Makkah, terj. Anang Rikza Mesyhadi (Madinah Munawwarah: al-Rasheed Printers, t. ), h. Karena ada dua jalan utama menuju Mekah maka batas miqyt dan ihram ditentukan dengan membangun dua masjid sebagai tanda untuk setiap jalan, yaitu yang dikenal dengan miqyt al-sayl al-kabyr dan miqyt wydy mahram. negara Teluk (Kuwait. Qatar. Bahrain. Oman. Emira. , jemaah haji dari Iran dan negara lainnya mengambil ihram dari myqyt ini. Kelima. Dzyt AoIrq yaitu myqyt untuk penduduk Irak. Jarak Dzyt AoIrq dengan kota Mekah sekitar 94 km33. Myqyt-myqyt tersebut ditentukan oleh Rasulullah Saw. seperti yang dijelaskan dalam Hadis dari Ibn AoAbbys Ra: A a acI EIacaOac AEO NEEA:ac O NEE INIA AeIA a AaIA aA AUaANeE EeIaaOeIaa a EeaEaOe a ANeEA a AOaEA a AEON OEI OaCaca aEA aA AUAaEA aA AUAEac aI Eeae aA aA a ANeE Iaea Cae aI EeIaIaA ANeEA a aAOaEA a aAOEA eA AaNaIac EaNaIac OaEaIaIe aaO aEaOeNaIac IaIAUaAOaIaI OaEaIeEaIA a eAEA AaOe a aNeEaNaIac IaIacIe a Eeaac aOe EeaIea a OaIaIe aE aIA ca ANeEA a aOe aIeaa aacO A eAIaE a IaIA eAaO aI aEaEa AaIaIA ca )A(ON EO OIEIA. AIaE aA Dari Ibn AoAbbys Ra. bahwasannya Rasulullah Saw. menentukan myqyt bagi penduduk Madinah Dzy alHulayfah, bagi penduduk Syam Juhfah, bagi penduduk Najd adalah Qarn al-Manyzil dan bagi penduduk Yaman adalah Yalamlam. Myqyt-myqyt itu bagi mereka dan orang-orang yang melewati tempat itu walaupun bukan penduduk di situ, yaitu bagi yang akan menunaikan ibadah haji atau umrah. Dan bagi yang ada di luar tempat yang ditentukan maka myqytnya dari tempat ia mulai berniat mengerjakan sehingga penduduk kota Mekah dari kota Mekah itu sendiri. (H. al-Bukhyry dan Musli. Adapun myqyt kelima. Dzyt AoIrq, telah ditentukan Rasulullah Saw. sebagaimana yang diterangkan dalam Hadis Aisyah Ra. A u acaI EIacaOac AEO NEEA:AaIe a a O NEE IN CEA a eANeE EA A(ON OOA. AaeCA aC aA a aAEON OEI OaCaca aEA )AOEIOA Dari Aisyah Ra. , sesungguhnya Nabi Saw. menetapkan myqyt makyny bagi penduduk Irak . Dzyt AoIrq. (H. Aby Dywu. Imam Ibn Hajar mengatakan bahwa myqyt makyny haji dan umrah bagi orang yang datang dari Madinah ialah Dzy al-Hulayfah yang terkenal dengan nama Bir Ali. Bagi yang datang dari Syam. Mesir dan Maghribi ialah Juhfah, dari Yaman ialah Yalamlam, dari Najd dan Hijaz ialah Qarn al-Manyzil, dari Masyriq ialah Dzyt AoIrq. Bagi orang yang tidak punya myqyt dalam AoIrq artinya gunung kecil, terletak antara Dzat AoIrq dengan Mekah 2 marhalah dan jaraknya 42 mill. Muhammad Amyn Ibn AoAbidyn. Hysyiyah Aoaly al-Durr al-Mukhtyr, h. Menurut Jumhur ulama miqyt bagi penduduk Irak adalah Dzyt AoIrq, tetapi menurut Imam SyyfiAoy miqyt penduduk Irak lebih utama di al-AoAqyq. Ibn Rusyd. Bidyyah al-Mujtahid wa Nihyyah al-Muqtashid, (Beiryt: Dyr al-Fikr, 1. , h. Muhammat Nuri: Myqyt Makyny Jemaah Haji Indonesia 69 perjalanannya maka myqytnya disesuaikan dengan myqyt yang berlaku, baik melalui kendaraan darat maupun Kalau tidak ditempuh dengan cara seperti itu maka myqytnya ialah dua marhalah dari Mekah. Syaykh Dywud al-Fatany berpendapat bahwa jika jemaah haji datang dari arah Yaman sebelah laut maka myqytnya adalah Yalamlam atau Jeddah dan yang datang dari arah darat Yaman dan Hijaz maka myqytnya adalah Qarn al-Manyzil35. Bagi jemaah haji dan umrah yang menempuh jalan laut atau darat lalu tidak melalui salah satu myqyt yang lima maka ia hendaklah melakukan ihram jika melalui wilayah yang sejajar dengan myqyt yang paling dekat. Begitu juga orang yang naik pesawat, ia sudah berniat melakukan umrah atau hajinya di suatu wilayah yang diperkirakan segaris dengan myqyt terdekat. Jika tidak tahu garis yang sejajar dengan myqyt, untuk kehatihatian . maka ia boleh melakukan ihram dari Sekiranya ia tidak yakin melewati myqyt dalam keadaan berihram maka melakukan ihram sebelum myqyt dibolehkan tetapi tidak boleh mengakhirkan. Ulama berbeda pendapat tentang hukum melakukan ihram sebelum sampai di myqyt yaitu: . Golongan Hanafiyyah berpendapat bahwa ketika seseorang akan melakukan ihram pada myqyt-myqyt maka sebaiknya ia menahan diri dari hal-hal yang melarangnya untuk melakukan ihram. Melakukan ihram sebelum sampai pada myqyt adalah lebih utama karena lebih banyak dan besar kesulitan yang ditanggung dan pahala tergantung pada kadar kesulitan yang dihadapi. Golongan SyyfiAoiyyah berpendapat bahwa ihram boleh dilakukan sebelum sampai di myqyt. Golongan Mylikiyyah dan Hanybilah berpendapat bahwa melakukan ihram sebelum sampai di myqyt makyny hukumnya adalah makruh sebagaimana dimakruhkan ihram sebelum tiba waktunya myqyt zamyny, baik ihram haji maupun umrah atau kedua-duanya. Apabila ihram dilakukan maka hukumnya tetap sah37. Aby Muhammad AoAly ibn Ahmad ibn SaAoyd Ibn Hazm, al-Mahally. Jilid VII, h. Muhammad ibn IsmyAoyl Dywud al-Fatany. MathlaAo al-Badrayn wa MajmaAo al-Bahrayn, h. Syams al-Dyn Aby al-Farj AoAbd al-Rahmyn ibn Aby AoUmar Muhammad ibn Ahmad al-Muqaddasy Ibn Qudymah, al-Syarh alKabyr Aoaly Matn al-Mughny, (Dyr al-Kitab al-AoAraby, t. Jilid i, h. Ulama berbeda pendapat tentang melaksanakan ihram dari tempat yang sejajar dengan miqyt. Sebagian ulama berpendapat wajib melakukan ihram di tempat tersebut dan sebagian berpendapat bahwa ihram tidak wajib di tempat tersebut karena tidak ada nas atau ijmak ulama yang menetapkannya. Aby Muhammad AoAly ibn Ahmad ibn SaAoyd Ibn Hazm, al-Mahally, h. AoAbd al-Jawwyd Khallyf, al-Hajj wa MamnyAoatuhu, (Mesir: Dyr al-Dawliyyah al-Tsaqafiyyah, 2. , h. Pendapat bahwa melakukan ihram sebelum sampai ke myqyt hukumnya adalah makruh juga disampaikan oleh Hasan. AoAthyAo. Ishyq dan Mylik. Sedangkan menurut Imam Aby Hanyfah ihram lebih utama dilaksanakan di negara masing-masing. Adapun AoAlqamah. Aswad dan AoAbd al-Rahmyn berpendapat bahwa jika ihram dilakukan di negara masing-masing maka hukumnya haram, karena itu maka ihram harus dilaksanakan di myqyt38. Imam SyyfiAoy dan para ulama dari Mazhab SyyfiAoy berpendapat bahwa apabila seorang al-yfaqy sampai di myqyt dan bermaksud menunaikan haji dan umrah maka haram baginya melalui myqyt tanpa melakukan Hal ini berdasarkan ijmak para ulama39. Orang al-yfaqy yang melewati myqyt untuk melakukan ibadah haji atau umrah tetapi tidak melakukan ihram maka ada dua solusi yang dapat dilaksanakan, yaitu pertama, ia harus kembali ke myqyt untuk melaksanakan ihram. Apabila melakukan hal ini maka tidak ada dam bagi orang tersebut. Ini adalah pendapat mayoritas ulama40. Kedua, jika melakukan ihram setelah melewati myqyt maka ada beberapa pendapat, yaitu: . Menurut Imym Mylik. Imym Ibn Mubarak dan Imym Ahmad bahwa ia wajib membayar dam, baik kembali lagi ke myqyt atau tidak41. Menurut kalangan Mazhab SyyfiAoy, jika kembali lagi ke myqyt maka ia tidak dikenakan dam kecuali sudah menunaikan amalan atau ibadah, seperti thawaf dan wuquf. Apabila telah melakukan amalan atau ibadah tersebut maka ia tetap harus membayar Pendapat ini dipegang oleh Imym Tsawry. Imym Aby Yysuf. Muhammad dan Aby Tsawr42. Menurut pendapat Imym Aby Hanyfah, jika ia kembali lagi ke myqyt lalu mengucapkan niat umrah atau haji maka ia tidak wajib membayar dam. Namun jika tidak membaca talbiah43 untuk niat umrah atau haji maka ia Syams al-Dyn Aby al-Farj AoAbd al-Rahmyn ibn Aby AoUmar Muhammad ibn Ahmad al-Muqaddasy Ibn Qudymah, al-Syarh alKabyr Aoaly Matn al-Mughny, h. Muhammad Mujyhid. AuNuzyl al-Damm Aoaly al-MarAoah AtsnyAo Thawyf al-Ifydhah,Ay dalam Fatwa-Fatwa al-Azhar, ed. Zakariy alBarri, (Mesir: Dyr al-IftyAo, 1. , h. Aby Muhammad AoAly ibn Ahmad ibn SaAoyd Ibn Hazm, al-Mahally. Jilid VII, h. Syams al-Dyn Aby al-Farj AoAbd al-Rahmyn ibn Aby AoUmar Muhammad ibn Ahmad al-Muqaddasy Ibn Qudymah, al-Syarh alKabyr Aoaly Matn al-Mughny, h. 211, 213, 216 dan 218-220. Muhy al-Dyn Aby Zakariy Yahyy ibn Syaraf al-Nawywy. IAoynah al-Thylibyn, (Beiryt. Dyr al-Fikr, 1. Jilid II, h. Ulama berbeda pendapat tentang hukum membaca talbiah. Menurut Imym SyyfiAoy hukumnya Sunah muakkadah, menurut sahabat Imym Mylik hukumnya wajib dan dikenakan dam bagi yang Dan menurut al-Tsawry dan Aby Hanyfah membaca talbiah merupakan syarat ihram. Syams al-Dyn Aby al-Farj AoAbd alRahmyn ibn Aby AoUmar Muhammad ibn Ahmad al-Muqaddasy Ibn Qudymah, al-Syarh al-Kabyr Aoaly Matn al-Mughny, h. 70 Ahkam: Vol. XIV. No. Januari 2014 harus membayar dam44. Berbeda dengan pendapat Aby Yysuf dan Muhammad, murid dan pengikut Mazhab Hanafy mengatakan bahwa meskipun membaca talbiah ataupun tidak, ia tidak perlu membayar dam45. Dan apabila ia khawatir terlewatnya waktu haji jika kembali ke myqyt maka ia sebaiknya meneruskan ibadah haji dan umrah tanpa harus kembali ke myqyt, tetapi harus membayar dam. Myqyt Makyny Jemaah Haji Indonesia Dalam masalah ihram pada myqyt makyny. Kementerian Agama berpendapat bahwa bagi jemaah haji Indonesia gelombang I . 47 myqyt makynynya adalah Bir Ali, sedangkan bagi jemaah gelombang II . 48 adalah di atas udara pada garis sejajar dengan Qarn al-Manyzil, dapat berihram di King Abdul Aziz International Airport Jeddah (KAAIA) atau Asrama Haji Embarkasi Tanah Air49. Imam Ibn Hajar membolehkan jemaah haji mengambil myqyt makyny di Jeddah dengan alasan jarak Jeddah ke Mekah dianggap sama dengan jarak Yalamlam50 ke Mekah. Pendapat ini sesuai dengan prosedur tetap pengaturan pelaksanaan ibadah haji dan umrah oleh Kementerian Agama yaitu setibanya jemaah tiba di Jeddah menuju Madinah al-Hujjyj/ Wisma Haji kemudian mengenakan kain ihram untuk diberangkatkan ke Mekah dengan niat umrah dari Jeddah. Adapun jemaah yang tidak terus ke Mekah tetapi menuju Madinah terlebih dahulu maka myqyt-nya sama dengan jemaah haji yang datang dari arah Madinah yaitu di Dzy al-Hulayfah atau Bir Ali52. Organisasi Persatuan Islam (PERSIS) mempunyai pendapat yang berbeda dengan sistem yang Muhammad Amyn Ibn AoAbidyn. Hysyiyah Aoaly al-Durr al-Mukhtyr. Jilid II, h. Aby Muhammad AoAly ibn Ahmad ibn SaAoyd Ibn Hazm, al-Mahally. Muhammad ibn Yysuf ibn Aoyasy. Syarh al-Nayl wa SyifyAo al-AoAlyl. Gelombang pertama maksudnya adalah jemaah haji Indonesia yang langsung menuju Madinah kemudian mereka menuju Mekah untuk umrah haji bagi yang melakukan haji tamattuAo. Maksudnya jemaah haji Indonesia yang langsung pergi ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Departemen Agama RI. Bimbingan Manasik Haji, (Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji, 2. , h. 18 dan 60. Zayn al-Dyn al-Malibary al-Fatany. Fath al-MuAoyn Syarh Qurrah al-AoAyn bi Muhimmah al-Dyn, (Beiryt: Dyr al-Fikr, 1. , h. Departemen Agama RI. Pelayanan Efektif Petugas Haji, (Jakarta: Direktorat Pembinaan Haji, 2. , h. Muhammad ibn IsmyAoyl Dywud al-Fatany. MathlaAo al-Badrayn wa MajmaAo al-Bahrayn, h. diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Ada dua myqyt makyny yang dilalui oleh jemaah haji dari Indonesia pada umumnya terutama yang menempuh jalur udara yaitu Qarn al-Manyzil . l-Say. bagi yang dijadwalkan terus masuk ke Mekah dari Indonesia dan Dzy al-Hulayfah (Bir Al. bagi yang dijadwalkan akan ke Madinah terlebih dahulu. Setelah itu baru mereka masuk ke Mekah53. PERSIS berpendapat bahwa jemaah haji Indonesia yang tidak mengambil myqyt di Qarn al-Manyzil atau Hadzwa54 . aris sejaja. di antara dua myqyt maka myqytnya dianggap tidak sah, seperti ijtihad AoUmar Ibn al-Khattyb Ra. Setelah kedua negeri ini (Kufah dan Bashra. menyerah, mereka datang kepada AoUmar Ibn al-Khattab dan berkata: AuWahai Amirul Mukminin, sesungguhnya Rasulullah Saw. telah menetapkan Qarn al-Manyzil sebagai myqyt bagi orang Najd tetapi itu terlalu jauh bagi kami. Dan jika pergi ke Qarn al-Manyzil dahulu itu menyulitkan kamiAy. AoUmar Ra. menjawab: AuTelitilah Hadzwa . empat sejaja. dengan Qarn al-Manyzil di jalan yang kamu laluiAy. Maka ditetapkanlah Dzyt AoIrq sebagai myqyt bagi merekaAy55. Ijtihad AoUmar ini menegaskan bahwa orang yang akan melaksanakan ibadah haji atau umrah harus masuk melalui myqyt-myqyt yang telah ditentukan atau dari arah yang tidak menyusahkan. Qarn al-Manyzil adalah berupa bukit yang terletak kurang lebih 94 km sebelah timur Mekah. Berihram dari Qarn al-Manyzil bukan berupa hal yang sulit apalagi dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat saat ini. PERSIS berpendapat bahwa jemaah haji yang mengambil myqyt dari Jeddah seperti yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama adalah tidak sah karena mengambil myqyt dari tempat yang tidak ditentukan oleh syarak, kecuali kalau jemaah haji tersebut kembali ke myqyt yang telah dilewatinya56. Begitu juga jemaah haji dari Malaysia yang mengambil myqyt-nya di Jeddah adalah tidak sah karena bukan merupakan myqyt bagi Cara seperti ini juga dilakukan oleh para jemaah haji dari Malaysia. Johari Alias. Panduan Ibadah Haji. Umrah dan Ziarah, (Kuala Lumpur: Dar al-NuAoman, 1. , h. Pengertian hadzwa itu banyak seperti disebutkan dalam kamuskamus antara lain: garis sejajar, searah, berdekatan, di sisi, bertentangan dan yang lainnya, baik horizontal maupun vertikal. Penggunaan kata hadzwa tidak hanya berlaku dalam masalah haji tetapi juga masalah Shiddiq Amien. Tanya Jawab tentang Miqat dan SaAoi BaAoda Tawaf Ifadhah, (Tasikmalaya: Thulab, 1. , h. Shiddiq Amien. Tanya Jawab tentang Miqat dan SaAoi BaAoda Tawaf Ifadhah, h. AoAbd al-Muhsin ibn Muhammad al-Symih. Khylid ibn Aoyasy alAoyCsiry dan Yysuf ibn AoAbd Allyh al-Khaty, al-BidaAo wa al-Mukhylafah fy al-Hajj, (Kerajaan Arab Saudi: Menteri Agama dan Ketua Majlis Tertinggi Agama Islam, 1. , h. Muhammat Nuri: Myqyt Makyny Jemaah Haji Indonesia 71 jemaah haji yang datang dari arah Asia, khususnya dari Indonesia dan Malaysia. Bagi mereka dikenakan dam tertib dan taqdyr57. waktu maghrib maka dia wajib berihram dari myqyt yang dilaluinya. Tetapi bila masuk myqyt sebelum maghrib maka ia wajib berihram dimana dia berada. Kementerian Agama dan PERSIS juga berbeda pendapat tentang jemaah yang melewati myqyt tetapi tidak berniat ihram. Kementerian Agama berpendapat bahwa jemaah haji tidak boleh melewati myqyt tanpa melakukan ihram. Apabila melewatinya dan tidak berihram maka ia wajib kembali untuk melakukan Jika tidak kembali lagi maka hajinya tetap sah tetapi harus membayar dam dan berdosa apabila tidak ada halangan untuk kembali ke myqyt. Jika terdapat halangan seperti khawatir di jalan atau waktu yang telah mendesak maka dia tidak berdosa, baik masih ada lagi myqyt yang akan dilaluinya atau tidak58. Menurut Kementerian Agama jemaah haji Indonesia yang langsung menuju Madinah, kemudian menuju Mekah untuk umrah haji bagi yang melakukan haji tamattu maka myqyt makyny-nya adalah Bir Ali dan bagi yang langsung pergi ke Mekah maka myqyt makynynya adalah di Qarn al-Manyzil. King Abdul Aziz International Airport Jeddah (KAAIA) atau Asrama Haji Tanah Air. Sedangkan menurut PERSIS, bagi jemaah haji Indonesia yang langsung menuju Mekah dan tidak mengambil myqyt di Qarn al-Manyzil atau di Hadzwa . aris sejaja. di antara dua myqyt maka myqytnya dianggap tidak sah. Dan jemaah yang ke Madinah terlebih dahulu lalu ke Mekah maka myqytnya adalah Bir Ali. Sedangkan menurut pendapat PERSIS bahwa setiap orang yang melewati salah satu myqyt dan bermaksud menunaikan haji atau umrah maka tidak halal ia melewatinya kecuali telah berihram. Jika tidak berihram dari tempat itu maka tidak ada ihram, haji dan umrah baginya, kecuali ia kembali ke myqyt yang telah dilewatinya, lalu berniat ihram dari sana, maka sahlah pada saat itu ihram haji dan umrahnya59. Kementerian Agama dan PERSIS mempunyai pendapat yang sama bahwa myqyt makyny bagi jemaah haji yang tinggal di Mekah atau yang telah berada di Mekah sebelum waktu haji dimulai adalah di kota Mekah. Dan untuk ihram umrah mereka adalah di luar kawasan Mekah seperti TanAoym atau JaAoranah60. Demikian pula dengan jemaah haji tamattu dimana setelah selesai tahalul umrah mereka pergi ke Madinah. Apabila mereka masuk ke Mekah sebelum hari Tarwiyah maka ihram hajinya di tempat kediaman masing-masing, tetapi apabila masuk ke Mekah setelah hari Tarwiyah maka ihram hajinya di Dzy al-Hulayfah atau Bir Ali . yqyt yang dilaluiny. Apabila jemaah haji keluar dari Mekah dan kembali lagi setelah masuk Abdullah al-Qari bin Hj. Salleh. Bagaimana Nabi Saw. Berhaji dan Berumrah, (Kelantan: Pustaka Asa Kenali, 1. , 27. Muhammad Jawad Mughniyah. Fiqh Lima Mazhab: JaAofari. Hanafi. Maliki. SyafiAoi. Hanbali, terj. Masykur A. Afif Muhammad dan Idrus al-Kaff, (Jakarta: Penerbit Lentera, 2. , h. AoAbd al-AoAzyz ibn AoAbd Allyh ibn Bazz, al-Tahqyq wa al-Idah li Katsyr min MasyAoil al-Hajj wa al-AoUmrah wa al-Ziyyrah (Mekah: Menteri Urusan Agama. Waqaf. DaAowah dan Irsyad, 1. , h. Johari Alias. Panduan Ibadah Haji. Umrah dan Ziarah, h. Taufiq Rahman Azhar. AuKeluar Miqat Bagi Muhrim Setelah Tahallul Bagi Tamattuk,Ay dalam Kumpulan Keputusan Sidang Dewan Hisbah Persatuan Islam (Persi. tentang Akidah dan Ibadah, ed. Wawan Shofwan Shalehuddin, (Bandung: Persis Pers, 2. , h. 604, 610-611 dan 613 dan Usman Shalehuddin. AuJadwal Kepulangan Tiba Sebelum Tawaf Ifadhah Kerana Haid,Ay dalam Kumpulan Keputusan Sidang Dewan Hisbah Persatuan Islam (Persi. tentang Akidah dan Ibadah, ed. Wawan Shofwan Shalehuddin, (Bandung: Persis Pers, 2. , h. Penutup Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa Kementerian Agama tampak lebih lentur dan elastis dalam menanggapi fenomena yang terjadi karena jumlah jemaah haji yang semakin bertambah maka diambil langkah-langkah preventif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam mengurus jemaah Adapun PERSIS tetap berpendapat bahwa jemaah haji yang tidak mengambil myqyt di tempat yang telah ditentukan maka haji dan umrahnya tidak sah. Penulis lebih cenderung dengan pendapat kedua karena apabila myqyt di Qarn al-Manyzil atau Hadzwa masih memungkinkan bagi jemaah haji dan belum sampai pada tahap darurat untuk myqyt di Jeddah atau Asrama Haji Indonesia maka wajib baginya untuk mengambil myqyt di Qarn al-Manyzil atau Hadzwa. Pustaka Acuan