2373 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 PENINGKATAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR. IBU HAMIL TENTANG PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN DAN PERSALINAN DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI DESA LATDALAM KEC. TANIMBAR SELATAN Oleh Kasmiati1. Arvicha Fauziah2. Sitti Suharni Hermanses3. Jakob L Jambormias4 1,2,3,4Prodi D-i Kebidanan Saumlaki Poltekkes Kemenkes Maluku Email: 1kasmaitilpt@gmail. Article History: Received: 18-03-2025 Revised: 09-04-2025 Accepted: 23-04-2025 Keywords: Knowledge of Pregnant Women. Health Worker Delivery. Health Service Facilities Abstract: Childbirth assistance by health workers and childbirth in health facilities is still a problem that is difficult to resolve, especially in Indonesia because of the low level of public knowledge regarding the importance of childbirth assistance by health workers and childbirth in health service facilities. The community still gives full trust to shamans to provide birth The aim of this service is to provide education in the form of counseling and focus group discussions which are attended by couples of childbearing age and pregnant women in Latdalam Village. South Tanimbar District. Tanimbar Islands Regency. This activity is attended by 20 couples of childbearing age and 12 pregnant women person. The activities were carried out using pretests and posttests to determine changes in knowledge about the importance of childbirth by health workers and childbirth in health service facilities. The results of the service activities were that there was an increase in knowledge from less than 22 people . 75%) before implementation to less than 1 person . 12%), there was an increase in knowledge of 65. In conclusion, this service activity is one way to change thought patterns and behavior in the community to increase the achievement of delivery targets by health workers and delivery in health service facilities PENDAHULUAN Permasalahan kesehatan merupakan permasalahan yang sampai saat ini mejadi permasalahan bagi negara maju maupun negara berkembang, salah satu permasalahan kesehatan yang masih mejadi tentangan bagi negara berkembang salah satunya Indonesia yaitu kematian ibu dan kematian bayi. Salah satu faktor yang mempengaruhi angka kematian ibu (AKI) dan dangka kematian bayi (AKB) yaitu komplikasi kehamilan, komplikasi persalinan, komplikasi nifas faktor deteminan yaitu status kesehatan ibu, status reproduksi, akses terhadap pelayanan kesehatan berkaitan pula dengan jarak dari fasilitas pelayanan kesehatan, prilaku penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan seperti kunjungan pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan, (Aditya. Setiawan, and Puspitaningrum 2018. Kartiningrum Sari 2. Resiko kematian ibu dan bayi masih berhubungan erat dengan bagimana ibu memilih http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 penolong persalinan dan tempat pertolongan persalinan, penelitian yang dilakukan oleh (Desi, dkk 2. mengungkapkan faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam memilih penolong persalinan adalah tingkat pendidikan dimana pendidikan rendah atau bahkan tidak bersekolah lebih banyak yang melakukan persalinan tidak pada tenaga kesehatan dan tidak di fasilitas kesehatan, pekerjaan dimana ibu yang tidak bekerja lebih memilih bersalin di rumah dari pada di fasilitas pelayanan kesehatan, tingkat pengetahuan dimana tingkat yang rendah tidak menggetahui dan tidak peduli tentang tanda-tanda bahaya kehamilan, kepercayaan tradisional dimana kepercayaan masyarakat yang berkembang bahwa ibu hamil harus di sembunyikan, pelayanan antenatal care yang di berikan tidak sesuai dengan standar, dukungan suami dimana suami tidak peduli dengan kehamilan istrinya dan menganggap hal itu biasa saja terlebih lagi kalau ibu tersebut sudah pernah hamil dan melahirkan, akses trasportasi jarak tempuh untuk fasilitas kesehatan yang jauh sehingga ibu hamil tidak bisa pergi untuk memeriksakan kehamilan dan bersalian lebih memilih di rumah, ketersediyaan biaya dimana ibu hamil hanya bergantung pada pengahasilan pertanian (Fitrianeti et al. , sikap dan prilaku petugas kesehatan dan juga dukungan keluaraga juga mempengaruhi dalam pemilihan penolong persalinan. (Chairiyah 2022. Masita. Novita, and Puspita 2. Pelaksanaan pengadian yang dilakasanakan di Desa Latdalam Kecamatan Tanimbar Selatan. Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang sebelumnya dilakukan analisis permasalahan yang berkaitan dengan masalah kebidanan dimana Desa Latdalam adalah salah satu desa di Kecamatan Tanimbar Selatan. Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang memiliki wilayah seluas A 1. 000 mA dengan jumlah penduduk sebanyak 3. 192 jiwa. Mayoritas penduduk Desa Latdalam berprofesi sebagai petani dan nelayan. Mayoritas penduduk berpendidikan hingga jenjang SD . ,4%), permasalahan yang berkaitan dengan kebidanan yaitu Ibu Hamil dengan usia reproduksi >35 tahun . %) dan <20 tahun . %), rendahnya pemeriksaan Ibu hamil terhadap memeriksakan kehamilan 35%, jumlah ibu bersalin yang di tolong oleh non Nakes 60%,dan jumlah tempat persalinan non Faskes 75%, jumlah ibu nifas yang tidak melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) 75%, jumlah ibu nifas yang tidak dikunjungi Nakes 80%. Bayi yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif 0-6 Bulan 60%. Masalah yang di alami oleh Desa Latdalam Kecamatan Tanimbar Selatan. Kabupaten Kepulauan Tanimbar sangat besar di pengaruhi oleh pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan pertolongan persalinan tidak oleh tenaga kesehatan khusunya bidan desa yang sudah ada di desa tersebut dan tempat persalinan tidak di fasilitas pelayanan kesehatan yang masih sangat tinggi menjadi dasar pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh kami di Desa Latdalam Kecamatan Tanimbar Selatan. Kabupaten Kepulauan Tanimbar sehingga kami melaksanakan edukasi tentang pentingnya persalinan menggunakan tenaga kesehatan dan pentingnya persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan. METODE Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat yaitu memberikan edukasi dalam bentuk penyuluhan dan Focus Groub Discussion. Penyuluhan dilakukan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya persalinan menggunakan tenaga kesehatan dan pentingnya persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan dan Focus Groub Discussion dilakukan untuk menggali secara mendalam permasalahan yang di hadapi bagi pasangan usia subur (PUS) dan ibu hamil terkait dengan sikap dan permasalahan yang dihadapi ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 pasangan usia subur (PUS) dan ibu hamil dalam memilih penolong persalinan oleh tenagan kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di ikuti oleh pasangan usia subur sebanyak 20 orang dan ibu hamil 12 orang dengan total peserta sebanyak 32 orang pelaksanaan kegiatan dilaksanakan tanggal 5 Februari 2024 adapun tahap pelaksanaan di uraikan dalam setiap tahapan berikut: Tahapan persiapan Melakukan peninjauan analisis masalah yang di hadapi oleh tenaga kesehatan yang ada di Desa Latdalam Pertemuan dengan pihak perwakilan masyarakat untuk melakukan perizinan hal ini bapak kepala desa 1 orang dan ibu PKK 3 orang yang ada di Desa Latdalam untuk membantu dalam memberikan informasi pada peserta yang akan mengikuti Penyusunan bahan dan materi pengabdian kepada masyarakat tim Pengabdi . orang dosen dan 6 orang mahasisw. dengan melakukan rapat terkait pembuatan bahan dan materi dengan tim pengabmas dan berdiskusi terkait alat dan bahan yang akan digunakan pada saat pelaksanaan program, bersikusi terakit susunan kegiatan pengabmas dengan tim pengabmas Tahapan Implementasi Pemberian Materi pada pasangan usia subur dan ibu hamil materi pertama tentang pentingnya persalinan oleh tenaga kesehatan, materi kedua tentang pentingnya persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan. Sesi Tanya jawab Terkait Materi yang disampaikan Sesi Focus Groub Discussion (FGD) dengan membagi 32 peserta menjadi 8 kelompok kemudian mendengarkan permasalahn yang dihadapi terkait dengan kendala dan masalah yang di hadapi dan issu yang beredar di masyarakat serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, agar target persalinan oleh tenaga kesehatan dapat tercapai dan target persalinan di fasilitas pelayananan kesehatan dapat tercapai Tahapan Evaluasi Evaluasi kegiatan dengan menilai peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan edukasi atau penyuluhan mengunkan instrument kuesioner prepost terkait materi yang disampaikan dan menilai keberlanjutan dan keberhasilan kegiatan melalui bidan desa yang bertugas di Desa Latdalam dalam mendorong dan mendampinggi ibu hamil dan ibu bersalin di tenaga kesehatan dan di fasilitas pelayanan kesehatan contohnya Pustu yang ada di Desa Latdalam yang mudah di jangkau oleh masyarakat di Desa Latdalam Kecamatan Tanimbar Selatan. Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Rencana tindak lanjut Rencana Tindak Lanjut yang dilakukan dengan menilai target capain persalinan di tenaga kesehatan dan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan yang di lakukan oleh masyarakat Desa Ladalam. HASIL Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Latdalam Kecamatan Tanimbar Selatan. Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan judul AuPeningkatan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 Pengetahuan Wanita Usia Subur. Ibu Hamil tentang Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan dan Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Di Desa Latdalam Kec. Tanimbar SelatanAy. Peserta sebanyak 32 orang dimana pasangan usia subur sebanyak 20 orang dan ibu hamil 12 orang, pemberian edukasi melalui penyuluhan dan Focus Groub Discussion diskusi untuk menggali pengetahuan dan pengalaman dari peserta. Berikut ini tabel gambaran karakteristik peserta dan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan: Tabel 1. Gambaran Karakteristik Peserta Penyuluhan Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur. Ibu Hamil tentang Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan dan Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Di Desa Latdalam Kec. Tanimbar Selatan Karakteristik Usia Usia 20-30 Tahun 16 Usia 31-40 Tahun 11 34,38 Usia >40 Tahun 5 15,62 Total Pendidikan 2 6,25 SMP 1 3,12 SMA/SMK 27 84,37 Perguruan Tinggi 2 6,25 Total Pekerjaan Bekerja 9 28,13 Tidak Bekerja 23 71,87 Total Tabel 1 menunjukan karakteristik peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan usia, pendidikan dan pekerjaan dengan total peserta ada 32 orang. Berdasarkan usia paling banyak dengan usia 20-30 tahun 16 orang . %), kemudian Usia 31-40 tahun ada 11 orang . ,38%) dan paling sedikit dengan Usia > 40 tahun ada 5 orang . ,62%). Berdasarkan pendidikan paling banyak dengan pedidikan SMA/SMK ada 27 orang . ,37%) kemudian berpendidikan Perguruan tinggi dan SD 2 orang . ,25%), paling sedikit berpendidikan SMP ada 1 orang . ,12%). Berdasarkan Pekerjaan paling banyak tidak bekerja ada 23 orang . ,87%) dan Bekerja ada 9 orang . ,13%). ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 Tabel 2. Gambaran Pengetahuan Peserta Sebelum Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur. Ibu Hamil tentang Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan dan Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Di Desa Latdalam Kec. Tanimbar Selatan Pengetahuan Baik 18,75 Cukup Kurang 68,75 Total Tabel 2 menunjukan tingkat pengetahuan peserta tentang pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan sebelum di laksanakan pengabdian dari 32 orang peserta paling banyak memiliki tingkat pengetahuan kurang ada 22 orang . ,75%) selanjutnya peserta memiliki pengetahuan baik ada 6 orang . ,75%) dan peserta yang memiliki pengetahuan paling sedikit dengan pengetahuan cukup ada 4 orang . ,5%) Tabel 3. Gambaran Pengetahuan Peserta Setelah Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur. Ibu Hamil tentang Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan dan Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Di Desa Latdalam Kec. Tanimbar Selatan Pengetahuan Baik Cukup 31,25 Kurang 3,12 Total Tabel 3 menunjukan tingkat pengetahuan peserta tentang tentang pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan setelah di laksanakan pengabdian dari 32 orang peserta paling banyak memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 21 orang . ,6%) selanjutnya peserta memiliki pengetahuan cukup sebanyak 10 orang . ,25%) dan peserta yang memiliki pengetahuan paling sedikit dengan pengetahuan kurang sebanyak 1 orang . ,12%) Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang di laksanakan di Desa Latdalam Kec. Tanimbar Selatan dengan peserta masyarakat Desa Latdalam sebanyak 32 orang dimana pasangan usia subur sebanyak 20 orang dan ibu hamil 12 orang, pemberian edukasi melalui penyuluhan dan Focus Groub Discussion untuk menggali pengetahuan dan pengalaman dari Pelaksanaan Kegiatan dilakukan dengan melakukan penjajakan awal yang dilaksanakan dengan mengali informasi dan data dari 2 sumber yaitu data dari kepala Desa Latdalam yang mengungkapkan bahwa permasalahn yang paling penting yang terjadi di masayarakat yang terkhusus dengan masalah kebidanan adalah masyarakat malas untuk datang memeriksakan diri di Pustu dan Posyandu yang ada di Desa Latdalam, masih banyak persalinan yang di tolong oleh dukun, persalinan yang masih dilakukan dirumah karena tidak mau bersalin di fasilitas kesehatan dan masyarakat kurang yang memiliki kesadaran untuk membawa bayi dan balita untuk mendapatkan imunisasi walaupun kepala desa dan seluruh http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 jajaranya sudah sering mengingatkan dan menginformasikan, sedangkan data dan informasi yang didapatkan dari bidan desa bahwa terkait jumlah ibu bersalin yang di tolong oleh non Nakes 60% dan jumlah persalinan non Faskes 75%, sehingga berdampak pada ibu nifas yang tidak dikunjungi Nakes 80%, bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif 0-6 Bulan Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi melalui penyuluhan dan focus groub discussion untuk mengalih pengetahuan dan pengalaman dari peserta tentang pentingnya persalinan oleh tenaga kesehatan dan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian mayarakat yang dilaksanakan di Desa Latdalam Kec. Tanimbar Selatan Kab. Kepulauan Tanimbar didapatkan Karakteristik peserta berdasarkan berdasarkan usia, pendidikan dan Berdasarkan usia paling banyak dengan usia 20-30 tahun 16 orang . %), kemudian Usia 31-40 tahun ada 11 orang . ,38%) dan paling sedikit dengan Usia > 40 tahun ada 5 orang . ,62%). Berdasarkan pendidikan paling banyak dengan pedidikan SMA/SMK ada 27 orang . ,37%) kemudian berpendidikan Perguruan tinggi dan SD 2 orang . ,25%), paling sedikit berpendidikan SMP ada 1 orang . ,12%), berdasarkan pekerjaan paling banyak tidak bekerja ada 23 orang . ,87%) dan bekerja ada 9 orang . ,13%). Pelaksaan kegiatan pengabdian yang dilakukan dengan melakukan kegiatan pretes dan posttes untuk mengukur pengetahuan peserta di dapatkan hasil bawa peserta pengabdian paling banyak memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 22 orang . ,75%) selanjutnya peserta memiliki pengetahuan baik sebanyak 6 orang . ,75%) dan peserta yang memiliki pengetahuan paling sedikit dengan pengetahuan cukup sebanyak 4 orang . ,5%). Setelah melakukan pretes maka dilakukan kegiatan pengabdian dengan memberikan materi yang kegiatanya dapat dilihat pada gambar 1. Gambar 1. Pemberian Materi Penyuluhan Pentingnya Persalianan oleh Tenaga Kesehatan dan Pentingnya Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Setelah dilakukan pememberian materi dilanjutkan dengan membagi peserta kedalam 8 kelompok untuk kegiatan Focus Groub Discussion untuk menggalih pengetahuan dan masalah serta hambatan yang terjadi di masyarakat serta pengalaman yang pernah di alami serta memberikan solusi terhadap permasalah yang di hadapi dapat dilihat pada gambar 2 berikut ini: ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 Gambar 2. Kegiatan Focus Groub Discussion pada Ibu Hamil Kegiatan diakhir pengabdian dilakukan pembagian kuesioner di akhir kegiatan di dapatkan hasil tingkat pengetahuan peserta paling banyak memiliki pengetahuan baik sebanyak 21 orang . ,6%) selanjutnya peserta memiliki pengetahuan cukup sebanyak 10 orang . ,25%) dan peserta yang memiliki pengetahuan paling sedikit dengan pengetahuan Kurang ada 1 orang . ,12%). Jika dilihat dari perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan kegiatan didapatkan perubahan tingkat pengetahuan dari kurang sebelum pelakasanaan sebanyak 22 orang . ,75%) menjadi kurang ada 1 orang . ,12%) ada peningkatan pengetahuan peserta sebanyak 21 orang . ,63%). Tingkat pengetahuan dari cukup sebelum pelakasanaan sebanyak 4 orang . ,5%) menjadi 10 orang . ,25%) ada peningkatan pengetahuan peserta sebanyak 6 orang . ,75%). Tingkat pengetahuan dari baik sebelum pelaksanaan sebanyak 6 orang . ,75%) menjadi baik sebanyak 21 orang . ,6%) ada peningkatan pengetahuan peserta sebanyak 15 orang . ,85%). Perubahan tingkat pengetahuan pada peserta pengabdian sangat siknifikan ini juga didukung dengan pelaksanaan pengabdian dilakukan penerapan Focus Groub Discussion dalam kegiatan pengabdian berdasarkan penelitian yang dilakukan Agung dkk, 2020 bahwa Metode Focus Groub Discussion mampu meningkatkan pengetahuan. (Lathifah. Susanti, and Ilham 2015. Sutriyawan and Sari 2. berdasarkan penelitian yang dilakukan Erlenie Dia, 2021 bawa pengetahuan yang rendah tentang persalinan di fasilitas kesehatan mempengaruhi terhadap tindakan ibu untuk bersalin di fasilitas kesehatan. (Erlenie 2. sedangkan penelitian yang dilakukan Nurul Husnul L dan Wati. S dkk, 2018 mengungkapkan bahwa persalinan oleh dukun/biang/non Nakes masih tinggi disebabkan kepercayaan masyarakat yang lebih tinggi pada dukun/biang/non Nakes mereka percaya bahwa dukun/biang memiliki doa-doa atau jampe-jampe yang menurut kepercayaan bisa melancarkan proses persalinan (Dhewi 2022. Lail and Sufiawati 2. Hasil dari Focus Groub Discussion yang dilakukan peserta pengabdian menyampaikan hal yang menyebabkan tidak melakukan pertolongan persalianan oleh tenaga kesehatan dan tidak melahirkan di fasilitas pelayanan kesehatan di sebabkan menurut mereka dan yang beredar di masyarakat persalinan oleh tenaga kesehatan dan di fasilitas pelayanan kesehatan itu mahal, masyarakat dalam hal ini ibu yang mau bersalin, suami dan keluarga tidak menggetahui manfaat dan keuntungan yang akan di dapatkan jika persalinan di tolong oleh http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 tenaga kesehatan dan di tempat pelayanan kesehatan, hubungan kedekatan seperti keluarga terdekat dari ibu yang akan bersalin adalah mama biang/dukun sehingga pertolongan persalinan dilakukan oleh keluarga, kepercayaan yang masih tinggi kepada mama biang/dukun bawa mama biang/dukun lebih berpengalaman dari pada bidan atau tenaga Masih banyak masyarakat yang memilih bersalin di rumah disebabkan oleh kenyaman yang di rasakan oleh ibu yang inggin bersalin dimana lebih merasa nyaman jika berada dirumhanya sediri walaupaun jarak fasilitas kesehatan dengan pustu sudah dekat namun jarak ini juga masih menjadi permasalahn beberapa masyarakat yang ada di desa Latdalam karena akses jangkauan yang sulit segingga lebih memilih untuk bersalin di rumah ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan (Laksono dan Sandra, 2020(Sari 2. ) bahwa persalinan tidak difasiltas kesehatan berkaitan dengan jarak, kemiskinan (Laksono and Sandra 2. , ekonomi yang rendah yang menganggap bahwa persalinan di faslitas kesehatan lebih mahal ini sejalan dengan. Ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Adriana Boimau, 2022 tentang peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pemilihan penolong persalinan bahwa masih banyak yang tidak mengetahui tentang pentingnya persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan (Boimau. Tabelak, and V. Boimau 2022. Tuz zahroh et al. Sehingga kegiatan pengabdian terkait dengan pemberian edukasi dengan penyuluhan sanggat di butuhkan masyarakat sehingga kegiatan ini harus terus di lanjutkan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap dan prilaku masyarakat dalam memiliki penolong persalinan oleh tenaga kesehatan dan persalinan di fasiiltas pelayanan Bagian akhir dari kegiatan pengabdian ini adalah evaluasi dan tindak lanjut yaitu dengan peningkatan cakupan persalinan yang di tolong oleh tenaga kesehatan dan persalinan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian ini menjadi tolak ukur untuk kegiatan pengabdian selajutnya untuk merubah pola pikir dan prilaku yang ada di masyarakat, pasangan usia subur dan ibu hamil yang mengikuti kegiatan ini menjadi pengerak dan perpanjangan tanggan di masyarakat untuk di sampaikan secara luas di masyarakat. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam peningkatan pengetahuan dalam peningkatan kesadaran petolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan. PENGAKUAN/ACKNOWLEDGEMENTS Ucapan Terima Kasih Kepada bapak Desa Latdalam Kec. Tanimbar Selatan yang telah memberikan izin kepada Tim pengabdi sampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan pengabdian masayarakat ini. Terutama kepada tim pengabdi dan seluluh sivitas Prodi Kebidanan Saumlaki Poltekkes Maluku yang banyak memberikan saran dan bantuan selama proses pelaksanaan kegiatan. DAFTAR REFERENSI Aditya. Kevin Bima. Yudi Setiawan, and Diyah Puspitaningrum. AuSistem Informasi Geografis Pemetaan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kematian Ibu (Ak. Dan Angka Kematian Bayi (Ak. Dengan Metode K-Means Clustering (Studi Kasus: Provinsi Bengkul. Ay Jurnal Teknik Informatika 10. :59Ae66. doi: 10. 15408/jti. Boimau. Adriana M. TVI Tabelak, and Serlyansie V. Boimau. AuPeningkatan ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemilihan Penolong Persalinan Di Desa Penfui Timur. Ay Jurnal Salingka Abdimas 2. :132Ae36. doi: 10. 31869/jsam. Chairiyah. Royani. AuDeterminan Ekonomi. Budaya Dan Jarak Tempat Persalinan Di Desa Ulak Medang Muara Pawan Kalimantan Barat. Ay Journal of Nursing and Midwifery Sciences 1. :26Ae33. doi: 10. 54771/jnms. Dhewi. Siska. AuAnalisis Pemilihan Penolong Persalinan. Ay Faletehan Health Journal 9. :80Ae88. doi: 10. 33746/fhj. Erlenie. Dia. AuPersepsi Ibu Hamil Terhadap Persalinan Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Di Kabupaten Banjar. Ay 3. :110Ae19. Fitrianeti. Desi. Lukman Waris. Aris Yulianto. Pusat Penelitian. Dan Pengembangan. Sumber Daya, and Pelayanan Kesehatan. AuFaktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Memilih Penolong Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Malakopa Kabupaten Kepulauan Mentawai Factors Affecting Pregnant Women Choosing Childbirth Attendants in the Work Area of Malakopa Health Center Mentawai Islands Dis. Ay Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan 2. :153Ae62. 22435/jpk. Kartiningrum. Eka Diah. AuFaktor Yang Mempengaruhi Angka Kematian Ibu. Ay CV Kekata Group 1Ae109. Lail. Nurul Husnul, and Wati Sufiawati. AuKecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Provinsi Banten Tahun 2017. Ay 4:21Ae40. Laksono. Agung Dwi, and Christyana Sandra. AuEcological Analysis of Healthcare Childbirth in Indonesia (Analisis Ekologi Persalinan Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Di Indonesi. Ay Bulletin of Health System Research 23. :1Ae9. Lathifah. Marianti Avi. Susanti Susanti, and dkk Ilham. AuPerbandingan Metode CBIA Dan FGD Dalam Peningkatan Pengetahuan Dan Ketepatan Caregiver Dalam Upaya Swamedikasi Demam Pada Anak. Ay Pharmaceutical Sciences and Research 2. :89Ae100. doi: 10. 7454/psr. Masita. Henny Novita, and Erlin Puspita. AuPemilihan Penolong Persalinan. Ay Jurnal Health Quality 5. :9Ae22. Sari. Afsah Novita. AuAnalisis Jalur Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kematian Ibu Di Jawa Timur. Ay JMPM: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika 1. :119. doi: 10. 26594/jmpm. Sari. Elma Meria. AuFaktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Tenaga Penolong Persalinan Di Desa Muara Madras Wilayah Kerja Puskesmas Muara Madras Tahun 2020. Ay Jurnal Kesehatan Dan Sains Terapan STIKes Merangin 7. :1Ae6. Sutriyawan. Agung, and Intan Permata Sari. AuPerbedaan Focus Group Discussion Dan Brainstorming Terhadap Pencegahan Bullying Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Karangtengah. Ay Window of Health : Jurnal Kesehatan 3. :38Ae48. 33368/woh. Tuz zahroh. Yusrah Al qomariah. Tetti Seriati Situmorang. Ernamari Ernamari. Lisa Erawati Sibarani, and Iqra Manisa. AuEdukasi Pemilihan Penolong Persalinan Di Desa Pasar i Natal Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2022. Ay Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) 5:1Ae10. doi: 10. 37695/pkmcsr. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 HALAMAN INI SENGAJA DIKOSONGKAN ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI