EKONOMI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. No. Agustus 2022 Hal. 86 - 92 e-ISSN: 2774-6755 Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedungotok Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan dari Barang Bekas Ino Angga Putra1*. Yesika Febriani2. Rifka Aulia Nur Rohmah3. Vera Fikrotin4 Pendidikan Fisika. Universitas KH. Wahab Hasbullah Pendidikan Biologi. Universitas KH. Wahab Hasbullah Pendidikan Agama Islam. Universitas KH. Wahab Hasbullah Pendidikan Bahasa Arab. Universitas KH. Wahab Hasbullah *Email: inoanggaputra@unwaha. ABSTRACT The purpose of this community service activity is to . increase the insight/knowledge of teenagers in utilizing used goods into valuable items and . improve the skills of teenagers in making handicrafts from used goods. Approach methods for implementing community service activities include lecture and training methods. The lecture and training methods are carried out on training activities for handicrafts from used goods. There are 3 stages of community service implementation, namely . coordination with partners, . preparation of training tools and materials, and . implementation of training activities. The implementation of this activity was attended by 25 people . and took place at the Posyandu Dusun Kedungboto. Kedungotok Village. Tembelang District. Data collection in this community service activity is carried out through an assessment of the skills of the participants. The results of the implementation of community service activities were obtained: . the skills of the youth of Kedungboto Hamlet. Kedungotok Village. Tembelang Jombang District, classified as "High" category where 76% of the participants were in the high category and 24% of the participants were in the sufficient category and . the skill assessment of the youth of Kedungboto Hamlet. Kedungotok Village. District Tembelang Jombang also showed a high score, namely the average skill value of the participants was also at a high score wherein the aspect of the ability to understand handicraft tools and materials a score of 3. 2 was In the aspect of the ability to make handicrafts, a score of 3. 4 is obtained and the aspect of the ability to package handicrafts has obtained a value of 3. The results of community service activities that have been made by the youth, namely the product of the scarf hanger and tissue holder, are expected to be widely marketed and become the flagship product of Kedungotok Village in increasing the income and economic value of the people of Kedungotok Village. Tembelang Jombang District. Keywords: Community Empowerment. Training. Handicrafts. Used Goods. Plastic ABSTRAK Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu . meningkatkan wawasan/pengetahuan para remaja dalam memanfaatkan barang bekas menjadi barang bernilai dan . meningkatkan keterampilan para remaja dalam membuat kerajinan tangan dari barang bekas. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat mencakup metode ceramah dan pelatihan. Metode ceramah dan pelatihan dilaksanakan pada kegiatan pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas. Tahapan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini ada 3 tahap yaitu . koordinasi dengan mitra, . persiapan alat dan bahan pelatihan, dan . pelaksanaan kegiatan pelatihan. Pelakanaan kegiatan ini diikuti sejumlah 25 orang . dan bertempat di Posyandu Dusun Kedungboto Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang. Pengumpulan data pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penilaian keterampilan peserta. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat diperoleh: . keterampilan para remaja Dusun Kedungboto Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang tergolong kategori AuTinggiAy dimana 76% peserta pada kategori tinggi dan 24% peserta pada kategori cukup dan . penilaian keterampilan para remaja Dusun Kedungboto Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang juga menunjukkan pada nilai yang tinggi, yaitu nilai rata-rata keterampilan para peserta juga pada nilai yang tinggi dimana pada aspek kemampuan memahami alat dan bahan kerajinan Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 tangan diperoleh nilai sebesar 3,2. Pada aspek kemampuan melakukan pembuatan kerajinan tangan diperoleh nilai sebesar 3,4 dan aspek kemampuan dalam mengemas kerajinan tangan diperoleh nilai sebesar 3,5. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dibuat oleh para remaja yaitu produk gantungan kerudung dan tempat tisu diharapkan dapat dipasarkan secara luas dan menjadi produk unggulan Desa Kedungotok dalam meningkatkan nilai pendapatan dan perekonomian masyarakat Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat. Pelatihan. Kerajinan Tangan. Barang Bekas. Plastik PENDAHULUAN Sampah memang menjadi permasalahan yang sudah mendunia. Tidak hanya di Indonesia namun diberbagai negara terkait sampah selalu menjadi yang paling utama untuk segera diselesaikan. Sampah sulit untuk diselesaikan karena rata-rata sampah yang ada berupa sampah plastic. Hal ini didasarkan pada penggunaan plastic yang meningkat karena sangat dibutuhkan oleh seluruh orang/konsumen yaitu setiap pemakaian produk yang telah dibeli. Sampah plastic merupakan bahan anorganik buatan yang sangat sukar untuk diuraikan sehingga berbahaya untuk lingkungan (Artiningsih, 2. Hal ini dapat mengganggu kelangsungan makhluk hidup (Nasution dkk. , 2. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam mengurangi pemakaian dan mendaur ulang sampah plastic masih sangat minim (Christiana dkk. Berdasarkan hal itu, perlu adanya pengelolaan sampah plastic yang baik agar dapat membantu pengurangan pencemaran lingkungan. Upaya untuk mendukung pengurangan pencemarann lingkungan oleh sampah plastic, maka perlu adanya kegiatan daur ulang terhadap sampah plastic menjadi bahan yang berguna dan bermanfaat. Hal ini merupakan langkah dalam implementasi prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari yaitu . pengurangan pemakaian . , . pemakaian ulang . , dan . pendaur ulang . (Fatoni dkk. , 2017. Fitriyanti & Yunita, 2. Kegiatan daur ulang merupakan bentuk kreativitas dalam menggunakan barang bekas . ampah plasti. Barang bekas merupakan barang yang sudah tidak terpakai, tetapi sebenarnya barang tersebut masih bisa digunakan dan dirasakan manfaatnya. Dalam Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. AubarangA diartikan sebagai benda yang berwujud sedangkan arti AbekasA adalah sisa habis di lalui, sesuatu yang menjadi sisa dipakai. Jadi, barang bekas bisa diartikan sebagai benda-benda yang pernah dipakai, yang kegunaannya tidak sama seperti benda yang baru. Kegiatan daur ulang sampah plastic yang lebih tepat melalui kegiatan kerajinan tangan. Kegiatan kerajinan tangan salah satu langkah untuk mengubah sampah menjadi barang-barang yang berguna serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Hal ini akan terjadi jika produk kerajinan tangan tersebut dikreasikan menjadi produk yang memiliki nilai estetika. Setidaknya pemanfaatan barang bekas bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan juga bisa untuk menambah penghasilan. Penanganan sampah plastic belum menjadi hal yang utama pada mitra yaitu Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang. Mengingat secara geografis. Desa Kedungotok banyak sekali sungai. Hal ini tidak jarang, masyarakat yang banyak membuang sampah disungai khususnya sampah plastic. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu . banyaknya penggunaan barang berbahan plastik disekitar lingkungan dan terbuang begitu saja tanpa adanya daur ulang dan . masyarakat atau remaja yang belum mengetahui akan kegunaan barang bekas dari sampah plastic. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan pelatihan terkait kerajinan tangan barang bekas dari sampah plastic. Pada pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas ini menjadikan sarana dalam mengedukasi masyakarat sekitar agar lebih memanfaatkan barang bekas untuk menjadi sesuatu barang yang memiliki nilai atau manfaat. Sasaran barang bekas dalam pelatihan ini adalah sampah plastic yang berupa gelas air mineral, mengingat saat ini banyak orang yang membeli gelas air mineral maka akan lebih baik nya jika didaur ulang menjadi kerajinan tangan. Target luaran dari kegiatan ini yaitu: . para remaja memiliki pengetahuan mengenai pentingnya memanfaatkan barang bekas disekitar terutama yang terbuat dari plastic, . para remaja memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar, dan . para remaja bisa mengembangkan kerajinan tangan dari barang bekas menjadi berbagai produk bernilai jual. Berdasarkan penjabaran di atas, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat antara lain: . meningkatkan wawasan/pengetahuan para remaja dalam memanfaatkan barang bekas menjadi barang bernilai dan . meningkatkan keterampilan para remaja dalam membuat kerajinan tangan dari barang Kegiatan ini diharap ada tindak lanjut dan dapat menambah nilai ekonomi Desa Kedongotok. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 METODE Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat mencakup metode ceramah dan pelatihan. Metode ceramah dan pelatihan dilaksanakan pada kegiatan pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra. Tahapan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini ada 3 tahap yaitu . koordinasi dengan mitra, . persiapan alat dan bahan pelatihan, dan . pelaksanaan kegiatan pelatihan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini didukung oleh beberapa pihak Pemerintah Desa Kedungotok melalui posyandu remaja. Kegiatan ini akan mencapai keberhasilan dan kelancaran karena adanya kerja sama dengan pihak desa dan anak remaja, dimana sumber permasalahan diperoleh dari pihak desa dan anak remaja. Pelaksanaan ini bersifat pelatihan, dimana tim pelaksana pengabdian masyarakat dan mitra secara bersama-sama proaktif untuk terlibat dan ikut serta dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 01-07 November 2021. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pendampingan pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari barang bekas. Pelakanaan kegiatan ini diikuti sejumlah 25 orang . dan bertempat di Posyandu Dusun Kedungboto Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang. Pengumpulan data pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penilaian keterampilan peserta sesuai dengan rubric penilaian pada Tabel 1 dan Tabel 2. Penilaian dilakukan saat proses pelatihan berlangsung oleh tim pelaksana. Data akan dianalisis secara deskriptif terkait keterampilan peserta dalam membuat kerajinan tangan. No. No. Tabel 1. Indikator Penilaian Keterampilan Remaja Keterangan Kemampuan memahami alat dan bahan kerajinan tangan Kemampuan melakukan pembuatan kerajinan tangan Kemampuan dalam mengemas kerajinan tangan Tabel 2. Skala Penilaian Keterampilan Remaja Interval Skor RataKeterangan Rata 3,1 Ae 4,0 Tinggi 2,1 Ae 3,0 Cukup Tinggi 1,1 Ae 2,0 Kurang Tinggi 0,0 Ae 1,0 Rendah (Putra dkk. , 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat melalui pelatihan kerajinan tangan dari barang-barang bekas di Posyandu Dusun Kedungboto Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang sebagai C Koordinasi dengan mitra Awal program kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan melakukan koordinasi awal melalui izin pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dengan Kepala Desa Kedungotok. Kepala Dusun Kedungboto, ketua karang taruna dan ketua remas . emaja masji. Desa Kedungotok. Hasil koordinasi dengan pihak mitra mengizinkan melakukan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaitu tanggal 07 November 2021 di Posyandu Dusun Kedungboto. Langkah selanjutnya dilakukan koordinasi bersama tim pelaksana untuk mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk kegiatan pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas. Proses koordinasi dengan mitra pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan Ibu Kepala Dusun Kedungboto. Tim pelaksana melakukan proses wawancara mengenai potensi anak remaja Desa Kedungotok khususnya remaja dusun Kedungboto. Hasil wawancara dengan ibu kepala dusun dalam rangka pelatihan kerajinan dari barang bekas diperoleh dimana hanya sebagian kecil remaja yang mengetahui proses pemanfaatan barang bekas yang dapat menghasilkan produk dengan nilai daya jual. Hal ini menjadi permasalahan bahwa perlu diadakannya program pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas. Selain itu, kurangnya inisiatif dari para remaja juga menjadi faktor permasalahan. Berdasarkan hal tersebut, maka pelaksanaan kegiatan berusaha membantu para remaja dan melakukan pendampingan terhadap pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 C Persiapan alat dan bahan pelatihan Penyusunan materi pada kegiatan ini disusun oleh tim pelaksana kegiatan. Tahap penyusunan materi ini dimulai pada awal pelaksanaan dan digunakan untuk kegiatan pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas. Kegiatan perancangan meliputi menyusun daftar hadir, membuat petunjuk pembuatan, menyiapkan alat dan bahan serta membuat contoh produk sebagai penunjang kegiatan. C Pelaksanaan kegiatan pelatihan Pelaksanaan ini untuk membangun motivasi untuk mengubah barang bekas menjadi barang yang dapat dipakai serta memiliki daya jual. Pelatihan ini dilaksanakan untuk memberikan pengalaman serta pengetahuan tambahan kepada para remaja di desa Kedungotok. Kegiatan ini diikuti sekitar 25 orang khususnya para remaja. Narasumber dari kegiatan ini adalah Ika Maya Rosyida salah satu mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas KH. Wahab Hasbullah Jombang. Kegiatan pelatihan pembuatan kerajinan tangan ini yaitu membuat gantungan kerudung dan tempat tisu dari barang bekas gelas minum plastik (Gambar . Pada kegiatan peserta dibagi menjadi 4 kelompok dimana setiap kelompok ada pendamping dalam pembuatan produk (Gambar . Setiap pendamping akan memberikan arahan dan bantuan karena dalam pembuatan kerajinan tangan menggunakan alat tajam seperti pisau dan gunting. Hasil kerajinan tangan yang sudah selesai dibuat kemudian dipresentasikan oleh masing-masing kelompok (Gambar 3 dan Gambar . Gambar 1. Pelatihan Pembuatan Kerajinan Tangan Gambar 2. Pembuatan Kerajinan Tangan oleh Peserta Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 Gambar 3. Hasil Kerajinan Tangan Berupa Gantungan Kerudung dan Tempat Tisu Gambar 4. Narasumber dan Peserta Pelatihan Kerajinan Tangan Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini juga melihat bagaimana keterampilan peserta dalam membuat kerajinan tangan berupa gantungan kerudung dan tempat tisu. Penilaian keterampilan ini dilakukan oleh tim pelaksana. Keterampilan peserta dalam kegiatan pelatihan ini tergolong kategori AuTinggiAy dimana dari 25 peserta, 19 orang pada kategori AutinggiAy dan 6 orang pada kategori AucukupAy (Gambar . Nilai rata-rata keterampilan para peserta juga pada nilai yang tinggi dimana pada aspek kemampuan memahami alat dan bahan kerajinan tangan diperoleh nilai sebesar 3,2. Pada aspek kemampuan melakukan pembuatan kerajinan tangan diperoleh nilai sebesar 3,4 dan aspek kemampuan dalam mengemas kerajinan tangan diperoleh nilai sebesar 3,5 (Gambar . Berdasarkan hasil tersebut bahwa para remaja sangat antusias dalam melakukan kegiatan tersebut dimana untuk mendukung kemampuan dan keterampilan para remaja dalam pemanfaatan barang bekas menjadi barang yang bernilai Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 Gambar 5. Persentase Keterampilan Peserta Pelatihan Gambar 6. Nilai Rata-Rata Keterampilan Peserta Pelatihan Rencana tindak lanjut dari kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui kegiatan pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas lainnya dengan produk yang berbeda dan beragam. Keberlanjutan program ini perlu dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan pihak Pemerintahan Desa Kedungotok. Selain itu, perlu adanya kegiatan pemasaran produk yang telah dibuat oleh para remaja Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh remaja desa Kedungotok dapat membuat inovasi dan kreasi dari barang bekas serta dapat dipasarkan secara luas agar menambah nilai pendapatan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan pelatihan kerajinan tangan barang bekas dari sampah plastic dapat menghasilkan beberapa produk yang dapat dimanfaatkan. Tidak hanya berupa kerajinan tangan gantungan kerudung dan tempat tisu namun juga bisa dalam bentuk yang lain. Salah satunya hasil kegiatan oleh (Hotima, 2. dimana melakukan pemanfaatan stik es krim menjadi kerajinan tangan hiasan dinding. (Christiana dkk. memanfaatkan limbah plastic menjadi bahan pembuatan paving blok. Selain itu, daur ulang sampah plastic menjadi barang-barang kerajinan tangan berupa piring, nampan, dompet, dan tas (Nasution dkk. Rizkiyani & Astuti, 2. Pemanfaatan limbah plastic juga dapat digunakan sebagai media belajar siswa yang telah dilakukan oleh (Putra dkk. , 2019, 2. SIMPULAN Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa kegiatan pelatihan kerajinan tangan yaitu pembuatan gantungan kerudung dan tempat tisu oleh para remaja di Dusun Kedungboto Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang diperoleh sebagai berikut: C Keterampilan para remaja Dusun Kedungboto Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 tergolong kategori AuTinggiAy dimana 76% peserta pada kategori tinggi dan 24% peserta pada kategori C Indicator penilaian keterampilan para remaja Dusun Kedungboto Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang juga menunjukkan pada nilai yang tinggi, yaitu nilai rata-rata keterampilan para peserta juga pada nilai yang tinggi dimana pada aspek kemampuan memahami alat dan bahan kerajinan tangan diperoleh nilai sebesar 3,2. Pada aspek kemampuan melakukan pembuatan kerajinan tangan diperoleh nilai sebesar 3,4 dan aspek kemampuan dalam mengemas kerajinan tangan diperoleh nilai sebesar 3,5. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dibuat oleh para remaja yaitu produk gantungan kerudung dan tempat tisu diharapkan dapat dipasarkan secara luas dan menjadi produk unggulan Desa Kedungotok dalam meningkatkan nilai pendapatan dan perekonomian masyarakat Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang. Selain itu, produk-produk tersebut juga akan mendukung peningkatan pengembangan desa khususnya terwujudnya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menenga. yang memiliki daya saing tinggi. DAFTAR RUJUKAN Artiningsih. Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Studi Kasus di Sampingan dan Jomblang. Kota Semaran. [Tesi. Universitas Diponegoro. Christiana. Anggraini. , & Syahwanti. Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Paving Blok Untuk Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Pada Mahasiswa. Jurnal Pengabdi, 3. , 33Ae39. https://doi. org/10. 26418/jplp2km. Fatoni. Imanuddin. , & Darmawan. Pendayagunaan Sampah Menjadi Produk Kerajinan. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan, 17. , 83. https://doi. org/10. 21580/dms. Fitriyanti. , & Yunita. Pengelolaan Sampah Plastik Menjadi Produk Kerajinan Tangan Process Of Plastic Waste Into A Handy Craft Product. Jurnal Pengabdian Masyarakat JDINAMIKA, 5. , 67Ae71. Hotima. Sosialisasi Pemanfaatan Kerajinan Tangan Menggunakan Stik Es Krim. Majalah Ilmiah Pelita Ilmu, 2. , 19Ae26. https://doi. org/10. 37849/mipi. Nasution. Rahmalina. Sulaksono. , & Doaly. IbM: Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Kerajinan Tangan Di Kelurahan Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 6. , 117Ae123. https://doi. org/10. 24912/jitiuntar. Putra. Marif. , & Prihatiningtyas. Pelatihan Pembuatan Media Belajar Sains Berbasis Ramah Lingkungan Bagi Guru SD/MI di Wilayah Jombang. Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin (SNAMI) Universitas KH. Wahab Hasbullah, 2, 352Ae356. Putra. Prihatiningtyas. , & Marif. Pendampingan dan Penerapan Media Belajar Sains Berbasis Ramah Lingkungan di Kelas bagi Guru MI di Jombang. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3. , 76Ae82. https://doi. org/10. 31294/jabdimas. Rizkiyani. , & Astuti. Pelatihan Membuat Kerajinan Tangan Dari Sampah Plastik Sebagai Strategi Peningkatan Ekonomi Dimasa Pandemi Di Dusun Tato Desa Sandik Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4. , 224Ae https://doi. org/10. 29303/jpmpi.