JURNAL MULTI MEDIA DAN IT VOL. 08 NO. PP. P-ISSN : 2548-9534 | E-ISSN : 2548-9550 Implementasi Sistem Telemetri Monitoring Gas serta Suhu dan Kelembaban pada Kandang Ayam Closed House Berbasis IoT Jaka Fitraa . Dani Rofiantob. Khusnatul Amaliahc a,b,c Politeknik Negeri Lampung Jl. Soekarno Hatta. Rajabasa. Bandar Lampung. Lampung. Indonesia INFORMASI ARTIKEL Sejarah Artikel: Diterima Redaksi: 30 April 2024 Revisi Akhir: 28 Juni 2024 Diterbitkan Online: 30 Juni 2024 KATA KUNCI Telemetri. IoT. Kandang Ayam Closed House. ESP8266. Kelembaban. KORESPONDENSI Jaka Fitra Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak jakafitra@polinela. ABSTRACT Internet of Things (IoT) adalah teknologi yang memungkinkan benda-benda di sekitar dapat terhubung dengan jaringan internet. Implementasi teknologi IoT diterapkan dalam berbagai bidang, khususnya di bidang peternakan, untuk melakukan monitoring gas, suhu dan kelembaban pada kandang ayam Closed house. Monitoring gas serta suhu dan kelembaban pada kandang ayam Closed house dirasa masih kurang efektif, karena proses monitoring gas, suhu dan kelembaban pada kandang ayam masih dilakukan secara konvensional dan belum memanfaatkan teknologi jaringan internet. Oleh karena itu, perlu dibuat sistem yang dapat memonitoring keadaan gas, suhu dan kelembaban pada kandang ayam Closed house dengan memanfaatkan jaringan internet dengan menggunakan sensor DHT11. Sensor MQ-135 serta module ESP8266 NodeMCU sebagai mikrokontroller yang memproses dan mengirimkan data sehingga hasilnya bisa dilihat di smartphone. Tujuan sistem monitoring telemetri gas, suhu dan kelembaban kandang ayam berbasis IoT untuk membantu meningkatkan kecepatan proses dan akurasi monitoring kandang dalam rangka menjaga pertumbuhan ayam dengan baik. DOI: https://doi. org/10. 46961/jommit. PENDAHULUAN Pada masa sekarang ini, bisnis peternakan ayam menjadi salah satu industri yang cukup menjanjikan. Namun, peternakan ayam memiliki tantangan yang cukup besar dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan ayam agar tetap dalam kondisi yang baik . Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan ayam adalah suhu dan kelembaban kandang ayam yang tidak stabil . Oleh karena itu, perlu dilakukan monitoring suhu dan kelembaban pada kandang ayam secara terus menerus dan akurat . Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat salah satunya dalam komponen elektronika yang diaplikasikan untuk membantu masyarakat dalam memudahkan pekerjaan mereka sehari-hari dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) yang dapat diterapkan di berbagai bidang industri, salah satunya yaitu pada peternakan ayam . Teknologi yang telah dijelaskan yaitu IoT merupakan teknologi yang memungkinkan benda-benda terhubung atau terinterkoneksi dari perangkat komputasi tertanam . mbedded computing device. yang teridentifikasi secara unik dalam keberadaan infrastruktur internet . Peternakan ayam membutuhkan pengontrolan suhu yang rutin untuk mendapatkan hasil produksi yang baik . Suhu kandang ideal ayam berbeda-beda tergantung pada masing-masing umur ayam . Pengaturan suhu dalam kandang diatur berdasarkan fase pertumbuhan ayam . mur aya. Jika suhu kandang tidak ditingkatkan sesuai dengan suhu ayam maka suhu ayam akan berangsur-angsur menurun . Memonitoring suhu ayam yang teratur merupakan salah satu proses pemeliharaan ayam pedaging yang baik . Oleh karena itu, suhu ayam harus dikontrol sebaik mungkin, agar suhu ayam tetap stabil walaupun dalam cuaca hujan. Namun, jenis kontrol suhu ini membuat peternak harus sering datang ke kandang untuk memastikan suhu kandang stabil . Hal seperti itu membuat peternak sulit berada jauh dan tidak mampu mengontrol suhu Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka tujuan dari penelitian ini yaitu implementasi sistem telemetri untuk monitoring gas, suhu dan kelembaban kandang ayam dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). https://doi. org/10. 46961/jommit. JURNAL MULTI MEDIA DAN IT - VOL. 08 NO. TINJAUAN PUSTAKA Telemetri Telemetri adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengukur, merekam, dan mentransmisikan data dari suatu lokasi jarak jauh ke suatu titik pusat atau pemantau . Teknologi ini biasanya melibatkan sensor atau alat pengukur yang dipasang di lokasi tertentu yang sulit dijangkau, dan data yang dihasilkan oleh sensor tersebut dikirim melalui saluran komunikasi seperti radio, kabel, atau satelit ke stasiun pemantau yang berada di lokasi yang lebih mudah diakses. Kata "telemetri" berasal dari bahasa Yunani, "tele" yang berarti "jarak jauh" dan "metron" yang berarti "pengukuran". Jadi, telemetri pada dasarnya adalah "pengukuran jarak jauh". Gambar 2 NodeMCU ESP8266 IoT (Internet of Thing. NodeMCU didasarkan pada mikrokontroler ESP8266 yang memiliki kemampuan Wi-Fi terintegrasi. Mikrokontroler ini memiliki arsitektur Tensilica Xtensa LX106 dengan clock speed hingga 80 MHz. IoT (Internet of Thing. , merujuk pada konsep di mana berbagai perangkat fisik atau objek sehari-hari dilengkapi dengan kemampuan untuk terhubung ke internet dan saling berkomunikasi . , . , . Dengan kata lain. IoT memungkinkan objek-objek tersebut untuk mengumpulkan dan bertukar data secara otomatis, serta memberikan kontrol atau interaksi jarak jauh kepada pengguna melalui internet. Salah satu fitur utama ESP8266 adalah kemampuannya untuk terhubung dengan jaringan Wi-Fi, sehingga memungkinkan perangkat yang menggunakan NodeMCU untuk terhubung ke internet dan berkomunikasi dengan perangkat lainnya melalui jaringan tersebut. Dengan IoT, pengguna dapat terhubung dan berinteraksi dengan berbagai perangkat untuk melakukan berbagai aktivitas, mulai dari pencarian informasi hingga pengelolaan data, tanpa perlu kontrol manual terus-menerus. Arduino Arduino adalah platform perangkat keras open-source yang dirancang untuk memudahkan pengembangan prototipe perangkat elektronik yang interaktif . Arduino didasarkan pada mikrokontroler, yaitu sebuah chip kecil yang mengandung prosesor, memori, dan berbagai fitur input/output (I/O). Arduino umumnya menggunakan mikrokontroler dari keluarga Atmel AVR atau ARM, seperti ATmega328 untuk Arduino Uno. Kandang Ayam Closed House Kandang ayam Closed house adalah sistem pemeliharaan ayam modern yang dirancang untuk memberikan lingkungan yang terkendali dan optimal bagi ayam . Dalam sistem ini, kandang ayam sepenuhnya tertutup dan terisolasi dari lingkungan luar, sehingga memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap berbagai faktor seperti suhu, kelembaban, cahaya, dan keamanan. Arduino dilengkapi dengan lingkungan pengembangan perangkat lunak (IDE - Integrated Development Environmen. yang mudah IDE Arduino mendukung bahasa pemrograman C/C , dan menyediakan berbagai fungsi dan pustaka yang memudahkan pengembangan program untuk kontrol perangkat Gambar 1 Kandang Ayam Closed House Gambar 3 Arduino Kandang dilengkapi dengan sistem ventilasi, pemanas, dan pendingin udara untuk mengatur suhu dan kelembaban di dalam Hal ini penting untuk memastikan kenyamanan dan kesejahteraan ayam, serta untuk mencegah terjadinya stres termal yang dapat memengaruhi produksi telur atau pertumbuhan ayam. Arduino memiliki ekosistem yang luas dari perangkat keras tambahan . dan perangkat lunak . yang mendukung berbagai kebutuhan pengembangan. Arduino bersifat open-source, yang berarti desain perangkat keras dan perangkat lunaknya tersedia untuk diakses, dimodifikasi, dan didistribusikan secara bebas oleh siapa pun. Arduino dapat digunakan dalam berbagai aplikasi dan proyek, mulai dari proyek hobi seperti robotika, kendali otomatis, instalasi seni interaktif, hingga aplikasi yang lebih serius seperti prototipe perangkat IoT, sistem pengendalian industri, dan alat-alat di bidang kesehatan. NodeMcu 8266 NodeMCU adalah platform pengembangan perangkat keras . ardware development platfor. open-source yang didasarkan pada mikrokontroler ESP8266 . , . , . NodeMCU memanfaatkan mikrokontroler ini dan menyediakan lingkungan pengembangan perangkat lunak . oftware development environmen. yang mudah digunakan untuk membuat berbagai proyek IoT (Internet of Thing. , . , . , . , . , . , . https://doi. org/10. 46961/jommit. JOURNAL OF MULTIMEDIA AND INFORMATION TECHNOLOGY - VOL. 08 NO. Sensor Sensor adalah sebuah perangkat atau alat yang digunakan untuk mendeteksi atau mengukur perubahan dalam lingkungan fisik atau kimia dan mengubahnya menjadi sinyal yang dapat diinterpretasi oleh perangkat elektronik atau manusia. Sensor berfungsi untuk mendeteksi perubahan atau fenomena dalam lingkungan sekitarnya, seperti suhu, kelembaban, tekanan, cahaya, gerakan, atau keberadaan substansi kimia tertentu. DHT 11 Sensor DHT11 adalah sensor suhu dan kelembaban yang populer dan sering digunakan dalam berbagai proyek elektronika, terutama dalam proyek-proyek yang melibatkan pemantauan lingkungan atau pengendalian berbasis suhu dan kelembaban . Sensor DHT11 dirancang khusus untuk mengukur suhu dan kelembaban relatif di sekitar lingkungan sensor tersebut. Sensor DHT11 memiliki rentang pengukuran suhu antara 0AC hingga 50AC dengan akurasi sekitar A2AC, dan rentang pengukuran kelembaban relatif antara 20% hingga 90% dengan akurasi sekitar A5% . Sensor DHT11 menghasilkan sinyal keluaran digital yang dapat dibaca oleh mikrokontroler atau perangkat elektronik lainnya. Sinyal output ini mencerminkan nilai suhu dan kelembaban yang terukur oleh sensor . Gambar 4 Sensor DHT11 Sensor DHT11 memiliki ada yang memiliki empat pin dan tiga pin yang digunakan untuk koneksi ke mikrokontroler atau perangkat lainnya. Pin tersebut adalah VCC . asukan day. GND . Data . eluaran dat. , dan NC . ot connecte. MQ-135 Sensor MQ-135 sensitif terhadap berbagai jenis gas berbahaya, termasuk gas amonia, gas nitrogen dioksida, gas alkohol, gas benzene, asap rokok, dan gas karbon dioksida. Sensor MQ-135 menghasilkan keluaran analog yang berkorelasi dengan konsentrasi gas di udara. Nilai tegangan keluaran akan berubah seiring dengan perubahan konsentrasi gas yang terdeteksi oleh sensor. Sensor MQ-135 memiliki empat pin untuk koneksi ke mikrokontroler atau perangkat lainnya, yaitu VCC . asukan day. GND . , analog output . eluaran analo. , dan digital output . eluaran digita. untuk indikasi deteksi gas yang telah ditetapkan batasnya. Blynk IoT Blynk adalah platform IoT yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengontrol perangkat fisik dan mendapatkan data dari berbagai sensor melalui ponsel pintar . Blynk menyediakan aplikasi seluler yang intuitif untuk penggunaannya, serta infrastruktur cloud yang kuat untuk menghubungkan perangkat IoT dengan aplikasi tersebut . Blynk memiliki aplikasi seluler yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS . , . Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk membuat antarmuka pengguna (UI) yang dapat disesuaikan dengan mudah untuk mengontrol perangkat dan mendapatkan data dari Blynk menyediakan berbagai opsi konektivitas untuk menghubungkan perangkat IoT dengan aplikasi Blynk, termasuk koneksi Wi-Fi. Ethernet. Bluetooth dan GSM. Ini memungkinkan pengguna untuk menggunakan berbagai jenis perangkat IoT yang berbeda dengan Blynk. Blynk menyediakan perpustakaan kode . yang mudah digunakan untuk berbagai platform mikrokontroler dan mikrokomputer seperti Arduino. Raspberry Pi. ESP8266 dan sebagainya. Dengan menggunakan library ini, pengguna dapat dengan mudah mengembangkan kode untuk menghubungkan perangkat mereka dengan aplikasi Blynk. Sensor MQ-135 adalah sensor gas yang digunakan untuk mendeteksi berbagai jenis gas berbahaya di udara, seperti gas amonia (NH. , gas nitrogen dioksida (NO. , gas alkohol, gas benzene, dan asap rokok, serta gas karbon dioksida (CO. Sensor MQ-135 menggunakan prinsip perubahan resistansi elektrik pada material sensitif ketika terpapar oleh gas tertentu. Ketika gas terkena material sensitif di dalam sensor, resistansi material tersebut berubah, dan perubahan ini diukur untuk mendeteksi konsentrasi gas di udara . Gambar 6 Blynk Gambar 5 Sensor MQ-135 https://doi. org/10. 46961/jommit. JURNAL MULTI MEDIA DAN IT - VOL. 08 NO. KONSEP PERANCANGAN Sistem ini terdiri dari tiga sub-sistem yang terpisah: pertama subsistem yang terdiri dari modul aplikasi Blynk untuk mendapatkan status peralatan, sub-sistem kedua terdiri dari sensor DHT11 untuk mengukur suhu, sensor MQ135 untuk mendeteksi gas amoniak dalam kandang, dan sub-sistem ketiga terdiri dari master mikrokontroler yang berfungsi sebagai koordinator pusat untuk berkomunikasi dengan sub-sistem lain melalui Wi-Fi. Data dari sensor DHT11 dan MQ135 dikirimkan ke antarmuka pengguna melalui aplikasi Blynk IoT di smartphone. Saat sistem dijalankan, sistem akan menghubungkan ke SSID yang telah ditetapkan. Setelah terhubung, secara otomatis data yang di dapatkan sensor akan dikirimkan secara periodik malalui Internet, pengguna dapat membaca data yang dikirimkan melalui aplikasi Blynk IoT yang telah di setting pada smartphone Gambar 8 Implementasi Perangkat Sistem Telemetri Sensor mengumpulkan informasi kondisi kandang dan mengirimkannya ke mikrokontroler, lalu mikrokontroler akan memproses data yang telah di transmisikan oleh masing-masing sensor secara terpisah dan kemudian secara bersamaan mengirim data yang diperoleh ke pengguna melalui internet. Untuk antarmuka pengguna menggunakan aplikasi Blynk versi android, tata letak tampilan informasi dirancang untuk memudahkan monitoring kandang ayam Closed house. Demikian pula beberapa sinyal peringatan gas, suhu dan kelembapan disampaikan secara nirkabel tentang situasi tersebut kepada pengguna melalui notifikasi smartphone Blynk IoT. Gambar 7 Perancangan Sistem Telemetri yang Diajukan HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 9 Perancangan Antarmuka Aplikasi Blynk Sistem telah berhasil diterapkan. Sistem terhubung ke peralatan sensor monitoring kandang ayam Closed house, sensor dikontrol dan dihubungkan satu sama lain melalui kabel ke NodeMCU ESP8266. Screenshot sistem monitoring kandang ayam Closed house diambil melalui aplikasi android ditunjukkan pada Gambar 10. Satu Keuntungan dari aplikasi ini adalah pengguna dapat melihat real-time informasi pengukuran gas, suhu dan kelembaban dari mana saja menggunakan aplikasi. https://doi. org/10. 46961/jommit. JOURNAL OF MULTIMEDIA AND INFORMATION TECHNOLOGY - VOL. 08 NO. Gambar 10 Implementasi Tampilan Hasil Blynk Kami menggunakan korek gas untuk menguji sensor. Kami mendekatkan korek gas ke sensor dan memeriksa variasi Kami juga menggunakan obat nyamuk bakar dan mengulangi proses yang sama. Pengujian proyek ini dilakukan di Politeknik Negeri Lampung. Setelah sistem diterapkan di kandang ayam Teaching Factory Policanik yang berada di Politeknik Negeri Lampung, kami dapat menampilkan nilai Nilai yang diperoleh ditampilkan di aplikasi Blynk IoT. Gambar 12 Tes Menggunakan Obat Nyamuk Bakar Gambar 12 menunjukkan nilai keluaran yang diterima selama Kami melakukannya di dalam ruangan ber AC dan menggunakan korek gas serta obat nyamuk bakar untuk menguji Kami menempatkan korek gas dengan berbagai posisi jarak dari sensor. Ketika korek gas didekatkan, ada peningkatan Kami juga menggunakan obat nyamuk bakar untuk membandingkan nilainya. Asap yang ditimbulkan obat nyamuk bakar nilainya meningkat meskipun dari jarak 5 cm dari sensor. obat nyamuk bakar menunjukkan peningkatan yang tinggi nilai Gambar 12. menunjukkan pembacaan yang diperoleh dari sensor di udara dalam ruangan yang bersih. Nilai-nilai ini dikirim ke Blynk IoT seperti yang terlihat pada Gambar 12. Sistem ini juga dapat digunakan di berbagai bidang dan area seperti di rumah, bank, rumah sakit, laboratorium, apartemen, kolam perikanan, rumah kaca dll. KESIMPULAN DAN SARAN Gambar 11 Tes Menggunakan Korek Gas https://doi. org/10. 46961/jommit. Sistem yang diusulkan merupakan implementasi dari sistem pemantauan kualitas udara secara real-time menggunakan Arduino mikrokontroler. Teknologi IoT dan sensor untuk memeriksa kualitas udara dalam kandang ayam Closed house. Dengan penggunaan IoT, kami menerapkan solusi yang membantu memonitoring kandang ayam Closed house hal ini dapat mempermudah peternak ayam dalam memonitoring kondisi kandang ayam yang menggunakan kandang ayam Closed house. Dengan adanya sistem ini dapat membantu peternak meningkatkan kualiatas kenyamanan dan kesehatan ayam sehingga menghasilkan kualitas daging ayam yang baik. JURNAL MULTI MEDIA DAN IT - VOL. 08 NO. Penulis menyadari aplikasi yang penulis ajukan masih dapat di sempurnakan, berbagai penyempurnaan yang dapat dilakukan pada sistem ini, salah satunyu untuk mendapatkan akurasi yang lebih baik dalam pengukuran. Proyek ini dapat diimplementasikan dalam proyek lain dengan tingkat yang lebih tinggi seperti penggunaan AI (Artificial Intelligen. pada aplikasi AIoT (Artificial Inttelegent Internet of Thing. Pencatatan data hasil pada situs web juga dapat ditambahkan sehingga dapat mempermudah melakukan penelitian lebih lanjut. Prihandanu. Trisanto, and Y. Yuniati. AuModel Sistem Kandang Ayam Closed House Otomatis Menggunakan Omron Sysmac CPM1A 20-CDR-AV1,Ay Electrician, vol. 9, no. 1, pp. 54Ae62, 2015. Uddin. Hermawan. Darajat, and S. Marwanto. AuInternet-based temperature monitoring system for hydroponic,Ay IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, vol. 922, no. 1, 2021, doi: 1088/1755-1315/922/1/012017. Rachman. Arifin, and S. Maharani. AuSistem Pengendali Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things ( IoT ) Menggunakan Air Conditioner ( AC ) Dan NodeMCU V3 ESP82,Ay Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, vol. 5, no. 19Ae23, 2020. Hambali. Patchmuthu, and A. Wan. AuIoT Based smart poultry farm in Brunei,Ay in 2020 8th International Conference on Information and Communication Technology (ICoICT), 2020, pp. 1Ae5. usha rani. Usha Rani. Rajarajeswari. George Jaimon, and R. Ravichandran. AuReal-Time Air Quality Monitoring System Using Mq135 and Thingsboard Journal of Critical Reviews Real-Time Air Quality Monitoring System Using Mq135 and Thingsboard,Ay 7, no. July, p. 2020, 2021. -H. Kim. -K. Lee. -H. Kim, and K. -W. Lee. AuThe impact of temperature and humidity on the performance and physiology of laying hens,Ay Animals, vol. 11, no. 56, 2020. AuA Sensor based IoT Monitoring System for Electrical Devices using Blynk framework,Ay Journal of Electronics and Informatics, vol. 2, no. 3, pp. 182Ae187, 2020, doi: 10. 36548/jei. Serikul. Nakpong, and N. Nakjuatong. AuSmart Farm Monitoring via the Blynk IoT Platform : Case Study: Humidity Monitoring and Data Recording,Ay International Conference on ICT and Knowledge Engineering, vol. 2018-November, pp. 70Ae75, 2018, doi: 10. 1109/ICTKE. Gay and W. Gay. AuDHT11 sensor,Ay Advanced Raspberry Pi: Raspbian Linux and GPIO Integration, 399Ae418, 2018. Srivastava. Kesarwani, and S. Dubey. AuMeasurement of Temperature and Humidity by using Arduino Tool and DHT11,Ay International Research Journal of Engineering and Technology, vol. 5, no. 876Ae878, 2018. -W. Chan. Kristiani. Fathoni. -Y. Chen, and -T. Yang. AuA smart edge computing infrastructure for air quality monitoring using LPWAN and MQTT technologies,Ay The Journal of Supercomputing, pp. 1Ae 25, 2023. Durani. Sheth. Vaghasia, and S. Kotech. AuSmart Automated Home Application using IoT with Blynk App,Ay Proceedings of the International Conference on Inventive Communication and Computational Technologies. ICICCT 2018, no. Icicct, 393Ae397, 1109/ICICCT. Sensor MQ135 memerlukan kalibrasi oleh karena itu, dalam penelitian ini mungkin kurang akurat. DAFTAR PUSTAKA