981 JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 PERAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA LENDANG ARA. LOMBOK TENGAH Oleh Ahmad Hidayat1. I Made Suyasa2. Lalau M. Iswadi Athar3 1,2,3 Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram Email : 1ahmad. hdyt110@gmail. com, 2kadeksuyasa@gmail. athar@gmail. Article History: Received: 07-11-2024 Revised: 11-11-2024 Accepted: 13-11-2024 Keywords: Pokdarwis. Desa Wisata. Pengembangan Desa. Lombok Tengah. Abstract : Desa Lendang Ara di Lombok Tengah memiliki potensi wisata yang besar, namun pengembangannya masih terhambat oleh berbagai faktor. Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran POKDARWIS dalam pengembangan Desa Wisata Lendang Ara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POKDARWIS memiliki peran penting dalam pengembangan Desa Wisata Lendang Ara, antara lain dalam mengelola objek wisata, mempromosikan wisata, dan memberdayakan masyarakat. PENDAHULUAN Pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Indonesia, sektor pariwisata memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan pendapatan daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan. Salah satu jenis wisata yang semakin populer adalah wisata Desa Lendang Ara di Lombok Tengah memiliki potensi wisata yang besar, dengan berbagai daya tarik wisata alam dan budaya. Namun, pengembangan wisata di desa ini masih terhambat oleh berbagai faktor, seperti kurangnya infrastruktur. SDM yang belum terampil, dan minimnya Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). POKDARWIS adalah kelompok masyarakat yang secara sadar dan sukarela ingin berkontribusi dalam pengembangan wisata di desanya. Pokdarwis (Kelompok Sadar wisat. memiliki peran penting dalam pengembangan desa Dengan menggunakan analisis SWOT, penelitian ini mengeksplorasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi Pokdarwis dalam pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis memiliki kekuatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan desa wisata, serta memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui wisata. Namun, pokdarwis juga menghadapi kelemahan dalam menghadapi ancaman seperti persaingan wisata dan perubahan iklim. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar Pokdarwis meningkatkan kerjasama dengan pihak terkait dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi ancaman. LANDASAN TEORI Konsep Desa Wisata: Desa wisata didefinisikan sebagai desa yang memiliki potensi wisata a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 dan dikembangkan sebagai destinasi wisata dengan melibatkan masyarakat lokal. Desa Wisata dapat dipahami dengan pengertian bahwa di desa itu dapat terjadi kegiatan pariwisata karena adanya daya tarik kehidupan desa dengan karakteristik yang terdapat di dalamnya, termasuk masyarakat yang ada di desa itu. Daya tarik obyek, akses dan amenitas menjadi yang melingkupi. Potensi daya tarik budaya, potensi daya tarik alam dengan karakteristiknya masing-masing akan memiliki peluang dengan apa orang diundang sebagai wisatawan guna menikmati daya tarik itu dalam upaya untuk memperoleh pengalaman dan kenangan yang menyenang-kan, mengesankan bagi wisatawan . Pedesaan adalah suatu lingkungan yang antar warganya memiliki hubungan yang hangat dan kekeluargaan, serta merupakan kawasan yang bergantung pada pertanian (Rahardjo, 1. Sektor pariwisata dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan penghasilan masyarakat pedesaan dalam pengembangan perekonomian desa, sehingga pengembangan kawasan pedesaan sebagai kawasan wisata perlu memperhatikan karakteristik sosial budaya, karakterisktik geografis, pola kegiatan usaha pertanian, pola keterkaitan ekonomi desakota, sektor kelembagaan desa, dan karakteristik kawasan pemukiman (Daldjoeni & Suyitno, 2. Desa wisata, menurut Nuryanti . dalam Nyoman . , adalah suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi, dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan adat dan norma. Batasan ini menunjukkan bahwa masyarakat setempat memainkan peran penting dalam menyediakan daya tarik wisata yang terintegrasi . SWOT (Strengths. Weaknesses. Opportunities. Threat. merupakan metode analisis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu fenomena. Analisis SWOT adalah suatu metode yang digunakan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi organisasi. Analisis SWOT dapat membantu organisasi dalam membuat keputusan strategis dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi ancaman. Dalam pengembangan desa wisata, analisis SWOT dapat membantu Pokdarwis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan desa wisata dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui wisata. Menurut Freddy . , proses pengambilan keputusan strategi selalu dikaitkan dengan pengembangan kebijakan, misi, tujuan, dan strategi perusahaan. Oleh karena itu, perencanaan strategi harus mempertimbangkan faktor-faktor berikut: kekuatan, kelemahan, peluang, dan Analisa Strengths. Weaknesses. Opportunities, and Threats (SWOT) mampu memberikan solusi untuk masalah yang sedang dihadapi. Ada empat komponen dalam analisis SWOT: Strenght-S . Weakness-W . Opportunity-O . , dan ThreatsT . Matrik SWOT yang menggabungkan keempat elemen di atas dapat digunakan untuk menjelaskan secara jelas peluang dan ancaman . aktor eksterna. yang dapat dihadapi Matrik ini dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan organisasi. Matrik ini dapat menghasilkan empat set opsi strategis yang mungkin. Strategi SO (Strength-Opportunitie. menggunakan kekuatan untuk merebut peluang yang Strategi ST (Strenghts-Threat. menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi Strategi WO (Weknesses-Opportunitie. menggunakan peluang yang ada dengan meminimalkan kelemahan yang ada. Strategi WT (Weknesses-Threat. menggunakan peluang yang ada dengan meminimalkan kelemahan yang ada . METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian kualitatif a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 merupakan penelitian untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang oleh sejumlah individu atau kelompok orang dianggap berasal dari masalah sosial atau kemanusiaan (Cresswell, 2009:. Menurut Cresswell . menjelaskan bahwa proses penelitian kualitatif melibatkan upayaupaya penting, seperti mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan prosedur-prosedur, mengumpulakn data yang spesifik dari partisipan, menganilisis secara induktif mulai dari tema-tema yang khusus ke tema-tema umum, dan menafsirkan data . Observasi dilakukan untuk mengamati kegiatan POKDARWIS dalam pengembangan Desa Wisata Lendang Ara. Wawancara dilakukan dengan anggota pokdarwis, perangkat desa, masyarakat, dan wisatawan. Dokumentasi seperti perekaman video maupun audio dan foto dilakukan untuk mengumpulkan data wawancara tentang profil desa, potensi wisata, dan kegiatan HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis memiliki kekuatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan desa wisata. Pokdarwis juga memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui wisata. Namun. Pokdarwis juga menghadapi kelemahan dalam menghadapi ancaman seperti persaingan wisata dan perubahan Berikut adalah hasil analisis SWOT Pokdarwis: Kekuatan: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan desa wisata Meningkatkan pendapatan masyarakat melalui wisata Kelemahan: Kurangnya kemampuan dalam menghadapi ancaman seperti persaingan wisata dan perubahan iklim Kurangnya dukungan dari pihak terkait Peluang: Meningkatkan pendapatan masyarakat melalui wisata Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan desa wisata Ancaman: Persaingan wisata Perubahan iklim PENUTUP Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan bahwa Pokdarwis memiliki peran penting dalam pengembangan desa wisata. Dengan menggunakan analisis SWOT, penelitian ini mengeksplorasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi Pokdarwis dalam pengembangan desa Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis memiliki kekuatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan desa wisata, serta memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui wisata. Namun. Pokdarwis juga menghadapi kelemahan dalam menghadapi ancaman seperti persaingan wisata dan perubahan iklim. Saran Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar Pokdarwis meningkatkan kerjasama dengan pihak terkait dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi ancaman. Pokdarwis juga harus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan desa wisata dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui wisata. Dengan demikian. Pokdarwis dapat a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 meningkatkan perannya dalam pengembangan desa wisata dan meningkatkan pendapatan DAFTAR PUSTAKA