Peran Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah dalam Pengambilan Keputusan Manajerial: Studi Kasus pada Lembaga ZIS Muhammad Husni Mubarak1 Rika Lidyah2 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Email: husnicupu46@gmail. com, rikalidyah_uin@radenfatah. Abstract This study aims to analyze in depth how the Islamic Financial Accounting Information System (SIAKS) contributes to the managerial decision-making process at Zakat. Infaq, and Sedekah (ZIS) institutions. Using a qualitative approach and case study method, the research was conducted at Zakat Management Institution XYZ, which operates nationally in Indonesia. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings show that SIAKS significantly impacts the accuracy, efficiency, and transparency of strategic and operational decision-making within the institution. The main challenges in implementing this system include limitations in human resources, lack of system integration, and the need for adaptation to the development of digital technology. This study recommends strengthening internal training, upgrading the system to a cloud-based platform, and integrating it with Sharia fintech technology. Keywords: Accounting Information System. Islamic Finance. Managerial Decision Making. ZIS Institutions. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana sistem informasi akuntansi keuangan syariah (SIAKS) berkontribusi terhadap proses pengambilan keputusan manajerial pada lembaga Zakat. Infak, dan Sedekah (ZIS). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini dilakukan pada Lembaga Amil Zakat XYZ yang beroperasi secara nasional di Indonesia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa SIAKS memberikan dampak signifikan terhadap akurasi, efisiensi, dan transparansi dalam pengambilan keputusan strategis dan operasional lembaga. Tantangan utama dalam implementasi sistem ini adalah keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya integrasi sistem, dan kebutuhan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan internal, pembaruan sistem berbasis cloud, dan integrasi dengan teknologi fintech syariah. Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi. Keuangan Syariah. Keputusan Manajerial. Lembaga ZIS. Peran Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah dalam Pengambilan Keputusan Manajerial: Studi Kasus Pada Lembaga ZIS Muhammad Husni Mubarak. Rika Lidyah Pendahuluan Lembaga zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan kesejahteraan sosial dan ekonomi umat. Dalam konteks pemberdayaan ekonomi umat Islam, lembaga ZIS bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat yang terkumpul agar dapat memberikan manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan, terutama dalam mengurangi kesenjangan ekonomi di kalangan masyarakat. Tanggung jawab tersebut melibatkan pengelolaan dana yang harus dilakukan secara hatihati, transparan, dan akuntabel, agar dana yang diterima dari para donatur dapat disalurkan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan agama (Ridwan et al. Dalam proses pengelolaan dana tersebut, lembaga ZIS dihadapkan pada tantangan besar dalam hal efisiensi dan akurasi pencatatan serta pelaporan Oleh karena itu, kebutuhan untuk memiliki sistem yang dapat mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik dan sesuai dengan prinsipprinsip syariah menjadi semakin mendesak. Selain itu, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat juga memberikan peluang besar bagi le mbaga ZIS untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam menjalankan Seiring dengan perkembangan ini, banyak lembaga ZIS yang mulai beralih menggunakan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah (SIAKS). Sistem ini dirancang khusus untuk mengelola transaksi keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, seperti larangan terhadap riba dan ketidakpastian . , serta memastikan bahwa semua transaksi yang terjadi di lembaga ZIS berjalan dengan transparansi yang tinggi dan akuntabilitas yang terjaga. SIAKS tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mencatat transaksi, tetapi juga menjadi alat bantu penting dalam pengambilan keputusan manajerial di lembaga ZIS (Hakim and Sudarmadji Herry Sutrisno 2. Melalui penerapan SIAKS, lembaga ZIS dapat memperoleh informasi keuangan yang lebih cepat, akurat, dan terstruktur, yang selanjutnya dapat digunakan oleh manajer untuk merencanakan dan mengevaluasi pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah. Dengan demikian, keputusan-keputusan strategis yang diambil akan lebih berbasis pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, baik kepada donatur maupun kepada penerima Sebagai respons terhadap kebutuhan ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran SIAKS dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial di lembaga ZIS. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai bagaimana sistem informasi yang berbasis teknologi dapat memperkuat pengelolaan keuangan di lembaga ZIS dan, pada gilirannya, meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Lebih jauh lagi, penelitian ini akan menggali tantangan dan keuntungan yang dihadapi lembaga ZIS dalam mengimplementasikan sistem informasi akuntansi yang berbasis syariah, serta dampaknya terhadap efektivitas pengambilan keputusan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Peran Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah dalam Pengambilan Keputusan Manajerial: Studi Kasus Pada Lembaga ZIS Muhammad Husni Mubarak. Rika Lidyah dalam organisasi tersebut (Abidah et al. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bahwa pengelolaan keuangan yang baik dalam lembaga ZIS bukan hanya soal pencatatan yang rapi, tetapi juga menyangkut bagaimana informasi tersebut dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan bermanfaat bagi umat. Penerapan SIAKS diharapkan dapat menjawab tantangan ini dengan menyediakan sistem yang lebih transparan, efisien, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Landasan Teori Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah (SIAKS) Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah (SIAKS) merupakan sebuah sistem yang didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan keuangan dalam lembaga keuangan syariah, termasuk lembaga zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). SIAKS bertujuan untuk mencatat, memproses, dan menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi syariah yang berlaku, yang antara lain mencakup larangan terhadap riba . , ketidakpastian . , dan maisir . , serta keharusan untuk memastikan keadilan dan kesejahteraan umat. SIAKS mendukung proses pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah yang terkumpul dari para donatur dan memastikan bahwa dana tersebut disalurkan dengan cara yang sesuai dengan ketentuan syariah. Keunggulan utama dari penerapan SIAKS adalah kemampuannya untuk dipertanggungjawabkan mengenai pengeluaran dan penerimaan dana. Hal ini sangat penting, mengingat lembaga ZIS memiliki kewajiban untuk menjaga kepercayaan para donatur dan memastikan bahwa dana yang mereka serahkan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk tujuan sosial yang sah menurut syariah. SIAKS mencakup beberapa komponen penting, seperti modul pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, dan analisis keuangan. Modul-modul ini saling terintegrasi untuk memudahkan pengelolaan transaksi yang terjadi dalam lembaga ZIS. Selain itu. SIAKS juga dirancang agar mudah diakses dan digunakan oleh pihak manajerial, sehingga mempermudah mereka dalam mengambil keputusan yang berbasis pada data yang valid dan akurat (Luntajo and Hasan 2. Pengambilan Keputusan Manajerial Pengambilan keputusan manajerial dalam lembaga ZIS sangat bergantung pada kualitas informasi yang dimiliki oleh manajer. Keputusan yang diambil oleh manajemen lembaga ZIS dapat mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan anggaran, penentuan prioritas program sosial, alokasi dana untuk kegiatan tertentu, hingga evaluasi kinerja lembaga. Untuk itu, informasi yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan haruslah valid, tepat waktu, dan dapat dipercaya. Keputusan manajerial yang berbasis pada informasi yang Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Peran Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah dalam Pengambilan Keputusan Manajerial: Studi Kasus Pada Lembaga ZIS Muhammad Husni Mubarak. Rika Lidyah akurat dan terstruktur akan membantu lembaga ZIS dalam merencanakan dan mengalokasikan sumber daya dengan lebih efektif, serta memastikan bahwa dana yang terkumpul digunakan untuk program yang tepat dan berdampak besar bagi masyarakat. Dalam konteks ini. SIAKS berperan penting dalam menyediakan data yang diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan. Sistem ini memungkinkan manajer untuk memperoleh informasi keuangan yang real-time, sehingga keputusan yang diambil akan lebih tepat dan berdasarkan pada kondisi keuangan yang sebenarnya (Suandhana and Ghoni 2. Prinsip Akuntansi Syariah dalam Pengelolaan Keuangan ZIS Akuntansi syariah mengacu pada prinsip-prinsip yang sesuai dengan hukum Islam . dalam mengelola transaksi keuangan. Dalam konteks lembaga ZIS, prinsip-prinsip ini mengatur seluruh aspek pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah, mulai dari penerimaan, pencatatan, hingga penyaluran dana. Beberapa prinsip utama dalam akuntansi syariah yang relevan dengan pengelolaan dana ZIS antara lain adalah larangan riba . , larangan gharar . , serta kewajiban untuk memastikan keadilan dan kesejahteraan bagi penerima manfaat. Penerapan prinsip-prinsip akuntansi syariah dalam SIAKS membantu lembaga ZIS untuk memastikan bahwa setiap transaksi keuangan yang dilakukan mematuhi ketentuan syariah dan tidak bertentangan dengan hukum Islam. Selain itu, sistem ini memungkinkan lembaga untuk menjaga integritas dan transparansi dalam laporan keuangan, yang merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan para donatur dan Masyarakat (Suci Dwi Mulia and Rona Lianti 2. Teknologi dan Implementasi SIAKS dalam Lembaga ZIS Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah (SIAKS) di lembaga ZIS melibatkan penggunaan teknologi informasi yang canggih untuk mendukung seluruh proses pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah. Teknologi ini tidak hanya berperan dalam pencatatan transaksi, tetapi juga dalam pengolahan data dan pembuatan laporan keuangan secara otomatis. Dalam era digital yang semakin berkembang, adopsi teknologi informasi dalam lembaga ZIS sangat penting untuk memastikan pengelolaan yang efektif dan Beberapa teknologi yang biasa digunakan dalam penerapan SIAKS di lembaga ZIS termasuk perangkat lunak berbasis cloud, aplikasi akuntansi terintegrasi, serta sistem manajemen database yang kuat dan aman. Keuntungan utama dari penggunaan teknologi ini adalah memungkinkan integrasi data secara real-time antara berbagai bagian dalam lembaga ZIS. Hal ini membantu dalam memonitor dana zakat yang diterima dan disalurkan, serta memberikan laporan yang dapat diakses kapan saja oleh manajemen dan pihak terkait. Penerapan teknologi ini tidak hanya mempermudah pekerjaan administratif, tetapi juga memastikan bahwa lembaga ZIS dapat mematuhi prinsip-prinsip akuntansi syariah yang mengharuskan transparansi dan akuntabilitas tinggi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Peran Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah dalam Pengambilan Keputusan Manajerial: Studi Kasus Pada Lembaga ZIS Muhammad Husni Mubarak. Rika Lidyah dalam pengelolaan dana. Sistem yang berbasis teknologi ini juga dapat dilengkapi dengan fitur audit trail yang memudahkan pihak internal maupun eksternal untuk memeriksa dan memverifikasi transaksi yang terjadi, sehingga mengurangi potensi penyalahgunaan dana (Puspita Sari et al. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah (SIAKS) pada sebuah lembaga ZIS terkemuka di Indonesia. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: pertama, wawancara mendalam dengan pihak manajemen lembaga ZIS, yang bertujuan untuk menggali pandangan mereka tentang bagaimana SIAKS diterapkan dalam pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan. Kedua, observasi langsung dilakukan terhadap penggunaan SIAKS dalam aktivitas operasional harian lembaga, untuk memahami bagaimana sistem ini digunakan dalam pencatatan dan pelaporan keuangan. Ketiga, analisis dokumen keuangan yang dihasilkan oleh SIAKS, seperti laporan penerimaan dan pengeluaran zakat, infaq, dan sedekah, untuk menilai akurasi dan transparansi laporan keuangan yang dihasilkan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif, yang berfokus pada pemahaman mendalam mengenai peran SIAKS dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial di lembaga ZIS. Proses analisis mencakup pengkodean data untuk mengidentifikasi tema-tema utama, kategorisasi temuan berdasarkan topik yang relevan, serta interpretasi hasil dalam konteks pengelolaan keuangan syariah. Dalam upaya memastikan validitas hasil, penelitian ini menerapkan teknik triangulasi, yakni menggabungkan berbagai sumber data . awancara, observasi, dan dokumen keuanga. untuk mengonfirmasi temuan dan memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai pengaruh SIAKS terhadap efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas lembaga ZIS dalam mengelola dana umat (Fatimah Santoso et al. Hasil dan Pembahasan Penerapan SIAKS dalam Pengelolaan Keuangan Lembaga ZIS yang menjadi objek penelitian telah be rhasil mengimplementasikan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah (SIAKS) dalam proses pengelolaan keuangan mereka. Dengan penerapan SIAKS, lembaga ini mampu mencatat dan menghasilkan laporan keuangan dengan lebih cepat dan akurat. Salah satu manfaat utama dari penggunaan SIAKS adalah kemudahan dalam melacak dan memonitor dana zakat yang diterima dan disalurkan kepada mustahik. Dengan adanya sistem yang terintegrasi, seluruh transaksi keuanganAimulai dari penerimaan zakat, infaq, dan sedekah hingga penyaluran dana untuk program sosial dapat dicatat secara otomatis dan akurat. Keakuratan dan kecepatan dalam pencatatan ini memastikan bahwa Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Peran Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah dalam Pengambilan Keputusan Manajerial: Studi Kasus Pada Lembaga ZIS Muhammad Husni Mubarak. Rika Lidyah laporan keuangan dapat disusun dengan lebih efisien. Selain itu. SIAKS memungkinkan lembaga ZIS untuk menghasilkan laporan yang sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi syariah, di mana setiap transaksi keuangan dapat dilacak kembali dan dipastikan sesuai dengan ketentuan syariah, seperti larangan riba dan gharar. Pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel juga membantu lembaga ZIS dalam menjaga kepercayaan para donatur, yang pada gilirannya akan meningkatkan loyalitas mereka. Laporan yang dihasilkan dapat dengan mudah diserahkan kepada pihak eksternal, seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atau pihak auditor, untuk memastikan bahwa dana yang diterima telah dikelola dengan baik dan sesuai dengan peruntukannya (Nindi. Nuzulul, and Gentur 2. Dukungan SIAKS dalam Pengambilan Keputusan Manajer di lembaga ZIS yang diteliti melaporkan bahwa penerapan SIAKS memberikan dukungan yang signifikan dalam pengambilan keputusan yang berbasis pada data. Dengan adanya informasi yang diperoleh secara real-time dan terstruktur, manajer dapat dengan mudah mengakses data yang diperlukan untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan terinformasi. Sebagai contoh, dalam hal penyaluran dana zakat, manajer dapat memprioritaskan dana untuk program-program yang lebih mendesak dan berdampak besar, berdasarkan analisis yang tersedia dalam sistem. SIAKS juga memudahkan dalam menentukan alokasi anggaran untuk berbagai program sosial, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi, yang menjadi fokus lembaga ZIS. Selain itu. SIAKS membantu lembaga ZIS dalam mengevaluasi efektivitas program-program sosial yang telah dilaksanakan. Dengan data yang tersedia di sistem, manajer dapat membandingkan antara alokasi dana dan hasil yang dicapai, sehingga keputusan untuk melanjutkan, menyesuaikan, atau menghentikan suatu program dapat diambil berdasarkan bukti yang akurat. Keputusan yang berbasis pada data ini memastikan bahwa dana yang diterima dari para donatur digunakan dengan cara yang paling efisien dan bermanfaat bagi penerima manfaat. Keberadaan SIAKS juga memungkinkan lembaga ZIS untuk memantau kinerja keuangan dan operasional secara lebih efektif. Dengan laporan keuangan yang mudah diakses, manajer dapat memonitor penggunaan dana secara berkala dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Ini mengurangi ketidakpastian dalam pengelolaan keuangan dan membantu lembaga ZIS dalam menjaga kestabilan keuangan serta mencapai tujuannya dengan lebih baik (Fitri and Hwihanus 2. Keuntungan dan Tantangan dalam Penggunaan SIAKS Penerapan SIAKS memberikan berbagai keuntun gan bagi lembaga ZIS yang diteliti. Salah satu keuntungan yang paling signifikan adalah peningkatan transparansi dalam pengelolaan keuangan. Dengan adanya sistem yang terintegrasi, setiap transaksi yang terjadi dapat dicatat dengan jelas, dan laporan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Peran Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah dalam Pengambilan Keputusan Manajerial: Studi Kasus Pada Lembaga ZIS Muhammad Husni Mubarak. Rika Lidyah keuangan dapat disusun dengan cepat dan akurat. Kejelasan ini memungkinkan lembaga ZIS untuk membuktikan bahwa dana yang diterima telah digunakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, yang pada gilirannya memperkuat kepercayaan para donatur. Keuntungan lain dari penggunaan SIAKS adalah pengurangan potensi kesalahan dalam pencatatan dan pelaporan keuangan. Sebelumnya, pencatatan manual atau menggunakan sistem yang terpisah sering menyebabkan ketidakakuratan atau kesalahan yang dapat berisiko merugikan lembaga ZIS. Dengan SIAKS, sistem secara otomatis memvalidasi dan mencatat transaksi yang terjadi, sehingga mengurangi kesalahan manusia dan meningkatkan akurasi data. Selain itu. SIAKS mempermudah pelaporan keuangan kepada pihak eksternal, seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atau lembaga pengawas lainnya. Laporan keuangan yang dihasilkan oleh SIAKS dapat disesuaikan dengan standar pelaporan yang diperlukan, memudahkan lembaga ZIS dalam memenuhi kewajiban pelaporan mereka dan meningkatkan akuntabilitas lembaga kepada pemangku kepentingan (Animah. Suryantara Dampak SIAKS Terhadap Kinerja Lembaga ZIS Penerapan SIAKS di lembaga ZIS tidak hanya memberikan dampak positif dalam hal pengelolaan keuangan, tetapi juga berpengaruh besar terhadap kinerja lembaga secara keseluruhan. Dengan adanya sistem informasi yang efektif, lembaga ZIS dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko kesalahan dalam pencatatan dan pelaporan keuangan, serta meningkatkan tingkat kepercayaan dari donatur dan masyarakat umum. Salah satu dampak positif yang paling nyata adalah peningkatan transparansi dalam pengelolaan Dengan SIAKS, laporan keuangan dapat dihasilkan dengan cepat dan akurat, sehingga memudahkan manajer untuk memantau dana yang diterima dan disalurkan. Proses pelaporan yang transparan ini membantu dalam membangun kepercayaan dari para donatur, yang pada gilirannya dapat meningkatkan loyalitas donatur dan mendorong lebih banyak kontribusi zakat, infaq, dan sedekah. Selain itu. SIAKS juga memungkinkan lembaga ZIS untuk lebih efektif dalam merencanakan dan mengevaluasi program-program sosial yang telah dijalankan. Informasi yang akurat mengenai penggunaan dana memungkinkan manajer untuk melakukan analisis kinerja program dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, lembaga ZIS dapat lebih fokus dalam melaksanakan program-program yang berdampak besar bagi masyarakat. SIAKS juga memungkinkan lembaga ZIS untuk memantau kinerja keuangan dan operasional secara berkelanjutan. Melalui sistem pelaporan yang terstruktur dan otomatis, manajer dapat melakukan evaluasi berkala terhadap pencapaian target dan perencanaan anggaran. Evaluasi yang berbasis pada data ini mempermudah lembaga ZIS dalam melakukan perbaikan dan penyesuaian dalam program-program mereka. Di sisi lain. SIAKS juga Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Peran Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Syariah dalam Pengambilan Keputusan Manajerial: Studi Kasus Pada Lembaga ZIS Muhammad Husni Mubarak. Rika Lidyah membantu dalam meningkatkan akuntabilitas lembaga ZIS kepada para pemangku kepentingan, seperti donatur, pemerintah, dan masyarakat. Dengan adanya laporan keuangan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, lembaga ZIS dapat menunjukkan bahwa dana yang dikelola benar-benar digunakan untuk tujuan yang sesuai dengan prinsip syariah dan kebutuhan umat (Puspita Sari et al. Simpulan Penerapan teknologi digital dalam akuntansi syariah di Indonesia telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas lembaga keuangan syariah. Teknologi seperti cloud computing, blockchain, dan kecerdasan buatan (AI) telah meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat pelaporan, dan memudahkan verifikasi kepatuhan transaksi terhadap prinsip Hal ini mendukung terciptanya laporan keuangan yang lebih akurat dan dapat diakses secara real-time oleh regulator, auditor, dan pemangku Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia yang memahami teknologi dan akuntansi syariah secara komprehensif, serta kesenjangan infrastruktur digital di beberapa wilayah, masih menjadi hambatan dalam adopsi teknologi digital di sektor ini. Selain itu, belum adanya standar nasional yang baku untuk sistem informasi akuntansi syariah digital turut memperlambat implementasi yang konsisten. Meskipun demikian, peluang untuk pengembangan sistem akuntansi syariah berbasis teknologi digital sangat besar, terutama dengan dukungan kebijakan pemerintah dan pengembangan kemitraan antara lembaga keuangan syariah dan perusahaan teknologi. Jika tantangan-tantangan ini dapat diatasi, teknologi digital akan mempercepat transformasi sektor akuntansi syariah, meningkatkan transparansi, efisiensi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia pada tahun 2025 dan seterusnya. Daftar Pustaka