Jurnal Penelitian. Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. No. 2 September 2025 Pelatihan SAP2000 dalam Desain Jembatan Truss Baja Syahrul Alamsyah1. Wira Setiawan2. Sulis Syaputri3. Muh Apriansya4. Ziaul Fikar5. Deta Zulfikar Rahman6 1,2,3,4,5,6 Program Studi Teknik Sipil. Universitas Muhammadiyah Bima *Corresponding Author e-mail: setiawanwira45@gmail. Abstrak Pelatihan perangkat lunak SAP2000 menjadi penting dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa teknik sipil dalam perancangan struktur jembatan, khususnya jembatan truss baja. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan SAP2000 yang difokuskan pada desain jembatan rangka . baja, mencakup pemodelan geometri, pembebanan, analisis struktur, dan interpretasi hasil. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep desain struktur dan penggunaan perangkat lunak berbasis analisis elemen hingga (FEA). Pelatihan ini juga memperkuat keterampilan teknis yang relevan dengan dunia kerja teknik sipil masa kini. Kata kunci: SAP2000, pelatihan, jembatan truss, baja, mahasiswa teknik sipil PENDAHULUAN Perkembangan teknologi dalam bidang rekayasa sipil telah mendorong transformasi signifikan dalam metode analisis dan perancangan struktur. Kebutuhan akan ketelitian, efisiensi, serta kemampuan dalam memodelkan berbagai kondisi pembebanan membuat penggunaan perangkat lunak rekayasa menjadi semakin penting. Seiring meningkatnya kompleksitas proyek infrastruktur, para insinyur membutuhkan alat bantu komputasi yang mampu memberikan hasil analisis yang cepat sekaligus akurat. Dalam konteks tersebut, perangkat lunak analisis struktur menjadi elemen krusial untuk mendukung proses perencanaan dan evaluasi komponen bangunan. Perangkat lunak ini tidak hanya mempercepat proses perhitungan, tetapi juga memungkinkan visualisasi perilaku struktur secara lebih komprehensif. Kemampuan dalam memprediksi respons struktur terhadap beban statis, dinamis, maupun kombinasi beban lainnya menjadi salah satu alasan mengapa teknologi ini semakin banyak diadopsi. SAP2000 merupakan salah satu perangkat lunak yang banyak digunakan oleh praktisi dan akademisi di bidang teknik sipil. Keunggulannya terletak pada antarmuka yang intuitif, fleksibilitas pemodelan, serta kemampuan analisis yang sangat luas. SAP2000 menyediakan P-ISSN 3047-4. E-ISSN 3046-4838 Jurnal Penelitian. Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. No. 2 September 2025 fitur untuk memodelkan berbagai jenis struktur, mulai dari bangunan bertingkat, jembatan, hingga struktur khusus yang memerlukan analisis lebih mendalam. Dalam analisis dan desain jembatan. SAP2000 memberikan kemudahan dalam memodelkan elemen-elemen struktural sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Jembatan truss baja, yang memiliki karakteristik rangka batang dengan distribusi gaya tarik dan tekan, dapat dianalisis dengan lebih presisi menggunakan perangkat lunak ini. Fitur analisis linier maupun non-linier memungkinkan pengguna memahami perilaku struktur secara lebih Penggunaan SAP2000 dalam desain jembatan truss baja tidak hanya meningkatkan akurasi hasil analisis, tetapi juga membantu insinyur dalam memverifikasi kesesuaian desain dengan standar dan regulasi yang berlaku. Dengan demikian, integrasi perangkat lunak ini dalam proses perencanaan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas desain, efisiensi waktu, serta keandalan struktur dalam jangka panjang(Setiawan, n. Pelatihan ini dirancang sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa dalam bidang analisis dan desain struktur, khususnya melalui pemanfaatan perangkat lunak SAP2000. Dalam era digitalisasi rekayasa sipil, kemampuan mengoperasikan perangkat lunak analisis struktur menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, pelatihan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami teknik pemodelan, analisis beban, serta interpretasi hasil analisis secara sistematis dan terstruktur. Salah satu fokus utama dari pelatihan ini adalah pembekalan keterampilan dalam mendesain jembatan truss baja. Struktur truss memerlukan pemahaman yang baik mengenai perilaku batang tekan dan tarik, distribusi gaya internal, serta ketentuan desain yang sesuai dengan standar perencanaan. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diarahkan untuk mampu melakukan simulasi model jembatan truss secara komprehensif, mulai dari tahap pemodelan geometri hingga evaluasi hasil analisis. Target utama peserta pelatihan ini adalah mahasiswa tingkat akhir pada Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Bima. Kelompok ini dipilih karena berada pada fase kritis penyelesaian studi, di mana kemampuan teknis dalam analisis struktur sangat diperlukan, baik untuk penyusunan tugas akhir maupun kegiatan magang kerja. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal aplikatif yang langsung relevan dengan kebutuhan akademik dan profesional mereka. P-ISSN 3047-4. E-ISSN 3046-4838 Jurnal Penelitian. Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. No. 2 September 2025 Selain itu, pelatihan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik pemodelan struktur menggunakan perangkat lunak. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam menyelesaikan permasalahan teknis secara lebih efektif. Mereka juga dilatih untuk membaca output analisis, memahami parameter desain, serta memverifikasi kesesuaian dengan standar teknis. Secara keseluruhan, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang menuntut kompetensi teknologi rekayasa modern. Dengan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan SAP2000 ini, mahasiswa tidak hanya mampu menyelesaikan tugas akhir atau memenuhi kebutuhan magang, tetapi juga memiliki nilai tambah sebagai calon engineer yang kompeten dalam bidang perencanaan struktur jembatan truss baja. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kualitas lulusan yang profesional, adaptif, dan mampu bersaing di dunia industri konstruksi. METODE KEGIATAN Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari dengan menerapkan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik secara seimbang. Pendekatan kombinatif ini dirancang untuk memastikan peserta tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pemodelan dan analisis struktur secara langsung. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa di bidang rekayasa struktur. Pada hari pertama, pelatihan difokuskan pada pengenalan perangkat lunak SAP2000 sebagai alat analisis struktur yang banyak digunakan oleh praktisi teknik sipil. Peserta diberikan pemahaman mengenai fungsi dasar, antarmuka program, serta langkah-langkah awal dalam membangun model struktur. Materi ini dilanjutkan dengan pemodelan struktur truss, di mana mahasiswa mempelajari penyusunan elemen batang, penentuan tumpuan, dan pendefinisian material serta penampang. Hari kedua pelatihan dirancang untuk memperdalam kemampuan peserta dalam melakukan analisis struktur. Pada tahap ini, mahasiswa diberikan materi mengenai pemberian beban berdasarkan standar perencanaan jembatan, baik beban statis maupun Selanjutnya, peserta melakukan proses analisis struktur menggunakan SAP2000 P-ISSN 3047-4. E-ISSN 3046-4838 Jurnal Penelitian. Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. No. 2 September 2025 untuk memperoleh respon struktur, termasuk gaya-gaya dalam, deformasi, serta reaksi Selain itu, mahasiswa dilatih untuk melakukan interpretasi hasil analisis secara kritis. Kegiatan ini mencakup pemahaman terhadap output numerik dan grafis, evaluasi distribusi gaya dalam batang, serta penentuan elemen-elemen yang mengalami gaya tarik atau tekan. Kemampuan menginterpretasikan hasil analisis ini sangat penting untuk mendukung proses perancangan dan verifikasi desain struktur, khususnya pada jembatan truss baja yang memiliki karakteristik unik. Untuk mengukur efektivitas pelatihan, evaluasi dilakukan melalui metode pre-test dan post-test. Pre-test berfungsi untuk menilai pengetahuan awal peserta sebelum mengikuti pelatihan, sedangkan post-test digunakan untuk mengukur peningkatan kompetensi setelah seluruh materi disampaikan. Hasil kedua tes tersebut diharapkan dapat menunjukkan perkembangan kemampuan peserta secara objektif serta menjadi dasar evaluasi terhadap keberhasilan pelatihan secara keseluruhan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta telah mampu menguasai keterampilan dasar dalam penggunaan SAP2000 untuk pemodelan jembatan truss baja. Kemampuan ini terlihat dari ketepatan peserta dalam membangun geometri struktur, menentukan elemen batang, serta mengatur parameter material dan penampang sesuai standar perencanaan. Penguasaan tahap awal pemodelan merupakan aspek fundamental yang menandai keberhasilan proses pembelajaran. Selain kemampuan pemodelan, peserta juga berhasil menunjukkan pemahaman yang baik dalam proses pemberian beban pada struktur truss. Mereka dapat menerapkan jenis-jenis beban yang relevan, seperti beban mati, beban hidup, serta beban tambahan lainnya yang umumnya diterapkan pada desain jembatan. Ketelitian dalam pendefinisian beban menjadi salah satu indikator keberhasilan pelatihan, mengingat tahapan ini sangat berpengaruh terhadap hasil analisis. Kemampuan peserta dalam melakukan analisis struktur juga mengalami peningkatan yang signifikan. Setelah mengikuti pelatihan, mereka mampu membaca dan memahami hasil analisis dari SAP2000, termasuk gaya-gaya dalam, deformasi, dan reaksi tumpuan. P-ISSN 3047-4. E-ISSN 3046-4838 Jurnal Penelitian. Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. No. 2 September 2025 Kemampuan interpretasi ini sangat penting bagi mahasiswa yang akan melanjutkan ke tahap desain atau penyusunan laporan tugas akhir. Secara kuantitatif, peningkatan pengetahuan peserta tercermin dari hasil evaluasi pretest dan post-test. Rata-rata nilai post-test peserta meningkat sebesar 35% dibandingkan dengan nilai pre-test, menunjukkan bahwa pelatihan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi teknis mahasiswa. Persentase tersebut mengindikasikan efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan selama dua hari kegiatan. Selain pencapaian akademik, peserta juga memberikan umpan balik positif terhadap metode pelatihan yang digunakan. Mereka menilai bahwa kombinasi teori dan praktik secara langsung membantu mempercepat pemahaman dan memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif. Pendekatan praktik menggunakan studi kasus jembatan truss baja dinilai relevan dengan kebutuhan dunia industri. Peserta juga menyatakan bahwa suasana pelatihan yang interaktif dan didampingi instruktur secara langsung sangat mendukung proses pembelajaran. Kesempatan untuk berdiskusi, bertanya, dan menyelesaikan permasalahan teknis secara bersama-sama dianggap meningkatkan motivasi dan kualitas pengalaman belajar. Hal ini menjadi aspek penting dalam keberhasilan pelatihan berbasis aplikasi perangkat lunak. Selain itu, sebagian besar peserta menyampaikan minat untuk mengikuti pelatihan lanjutan dengan level yang lebih tinggi. Mereka menunjukkan ketertarikan untuk mempelajari fitur analisis lanjutan, desain elemen struktur, atau pemodelan jembatan yang lebih kompleks. Minat tersebut mencerminkan tingginya relevansi pelatihan terhadap kebutuhan akademik dan kesiapan mereka memasuki dunia kerja di bidang teknik sipil. Kegiatan pelatihan lebih jelasnya dapat di lihat pada gambar di bawah ini. P-ISSN 3047-4. E-ISSN 3046-4838 Jurnal Penelitian. Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. No. 2 September 2025 . Gambar 1. Proses Pelatihan SAP2000 desain Jembatan Truss Baja P-ISSN 3047-4. E-ISSN 3046-4838 Jurnal Penelitian. Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. No. 2 September 2025 Gambar 2. Hasil 3D SAP2000 Gambar 3. 2D dan 3D Software SAP2000 KESIMPULAN Pelatihan SAP2000 untuk desain jembatan truss baja terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa Teknik Sipil dalam hal pemodelan dan analisis Kegiatan ini dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan untuk mendukung kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja. Tahap selanjutnya akan dilakukan kegiatan pelatihan yang sama dengan Pembangunan yang lain dan juga dengan program-program aplikasi yang berbeda terkait dengan Teknik sipil, dan akan dilibatkan pada semua tingkatan program semester khususnya pada program studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Bima. P-ISSN 3047-4. E-ISSN 3046-4838 Jurnal Penelitian. Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. No. 2 September 2025 DAFTAR PUSTAKA