Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra P-ISSN: 1978-8800. E-ISSN: 2614-3127 http://journal. um-surabaya. id/index. php/Stilistika/index Vol. 15 No. Juli 2022, hal 165-178 ANALISIS MAKNA NYANYIAN TRADISI DIADI DIALEK DAYA DESA GEDUNG WANI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN MEANING ANALYSIS OF DIADI DAYA GEDUNG WANI VILLAGE SOUTH OGAN KOMERING ULU DISTRICT DIALECT SONG TRADITION Erwanto Erwanto1*. Emilia Contessa2. Aryanti Agustina3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Baturaja. Indonesia1, 2, 3 erwantow420@gmail. com1, emiliacontessa84@gmail. yantiyunus555@gmail. *penulis korespondensi Info Artikel ABSTRAK Sejarah artikel: Diterima: 26 Maret 2022 Direvisi: 24 Mei 2022 Disetujui: 27 Juli 2022 Diadi merupakan salah satu warisan budaya lokal yang berasal dari desa Gedung Wani OKU Selatan. Diadi merupakan ritme musik dengan senar gitar tunggal yang berkembang di daerah Ogan Komering Ulu Selatan Desa Gedung Wani Kecamatan Runjung Agung. Lirik dari Diadi ini berupa pantun dengan kata lainnya disebut canggut yang dinyanyikan sedemikian rupa dengan irama gitar tunggal. Pelaksanaan Diadi ini biasanya diadakan pada saat pesta pernikahan NingkukAoan . ahasa daerah setempa. dan acara Peneliti menganggap perlu meneliti heuristik dan hermeneutik dengan harapan supaya setelah diadakan penelitian ini warisan budaya Diadi bisa dilestarikan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui makna heuristik dan hermeneutik nyanyian diadi dalam dialek Daya desa Gedung Wani kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotik dan Sumber data penelitian adalah nyanyian tradisi diadi desa Gedung Wani. Berdasarkan hasil penelitian struktur diadi pembacaan tingkat heuristik dari sepuluh bait diadi terdapat struktur atau susunan, fungsi atau arti dari bait-bait tersebut yang dianalisis berdasarkan susunan yang terdapat dalam diadi tersebut yang disesuaikan dengan bahasa Indonesia. Selanjutnya analisis berdasarkan pembacaan hermeneutik isi nyanyian tradisi diadi ini menceritakan tentang kisah antara dua insan yang ingin menjalin kasih dengan saling menerima segala kekurangan untuk mencapai kehidupan bahagia sampai hidup mati mereka bersama. Kata kunci: Makna Heuristik. Makna Hermeneutik Article Info ABSTRACT Article history: Received: 26 March 2022 Revised: 24 May 2022 Accepted: 27 July 2022 Diadi is one of the local cultural heritage originating from the village of Gedung Wani South OKU. Diadi is a musical rhythm with a single guitar string that developed in the South Ogan Komering Ulu area. Gedung Wani Village. Runjung Agung District. Diadi's lyrics are in the form of rhymes with other words called canggut which are sung in such a way with a single guitar rhythm. The implementation of Diadi is usually held at the Ningkuk'an wedding party . ocal languag. and the sukur ceremony. Researchers consider it necessary to examine heuristics and hermeneutics in the hope that after this research. Diadi's cultural heritage can be preserved. The purpose of this study was to determine the heuristic and hermeneutic meaning of Diadi's song in the Daya dialect of Gedung Wani village. South Ogan Komering Ulu district. The method applied in this study is a qualitative descriptive method which used a semiotic and structural The source of the research data is the song Diadi. Gedung Wani Based on the research results on the structure of the Diadi, readings Keyword: Heuristic Meaning. Hermeneutic Meaning Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 Diadi heuristic ten level stanzas consist a structure or arrangement, function or meaning of these verses which are analyzed based on the arrangement contained in the Diadi which is adapted to the Indonesian language. Furthermore, the analysis based on the hermeneutic reading of the Diadi song contents tells that the story of two people who want to make love by accepting each other's weakness to achieve a happy life until they live and die together. Copyright A 2022. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra DOI: http://dx. org/10. 30651/st. PENDAHULUAN Sebagai bangsa yang majemuk, bangsa Indonesia memiliki kekayaan dan keanekaragaman bahasa dan Demikian pula hasil-hasil seni dan sastra yang setiap suku memiliki keunikan yang berbeda satu sama lain. Sastra adalah segala bentuk tulisan atau karangan yang ditulis dengan bahasa yang indah dan mengandung nilai kebaikan yang manusia yang dibuat sastrawan sebagai alat pengajaran, buku petunjuk, buku ajar, menghibur, memberi pelajaran untuk disajikan kepada penikmat sastra (Emzir dan Rohman, 2015:5. Kellet dalam Aminuddin, 2011:37. Laelasari dan Nurlailah dalam Putera, 2015:4. Plato dalam Nurgiyantoro, 2015:. Sastra yang menarik untuk dianalisis adalah sastra daerah. Sastra daerah adalah bagian warisan budaya yang harus kita lestarikan. Satu di antara bentuk sastra daerah adalah sastra lisan. Sastra lisan adalah sastra yang memuat ungkapan sastra suatu budaya yang disebarkan dan diturunkan dari mulut ke mulut. Menurut Soetarno . Sastra lisan adalah sastra yang tersebar secara lisan, karena hanya diucapkan dari mulut ke mulut. Dengan kata lain. Sastra lisan berkembang di kalangan masyarakat awan dengan bahasa sebagai media utamanya. Dalam karya sastra merupakan suatu susunan unsur yang sistematis, antara unsur terdapat hubungan yang saling menentukan (Pradopo, 2010:. Jadi, kesatuan unsur dalam karya sastra bukan hanya kumpulan benda-benda yang berdiri sendiri, tetapi hal tersebut saling terikat, saling berhubungan, dan saling bergantung. Selanjutnya. Rustab 2:1-. AoStruktural sesuatu yang berhubungan satu dengan yang lain atau bagian dari bagaimana Dengan demikian, analisis struktural sajak merupakan analisis ke dalam unsur dan fungsinya dalam struktur sajak dan penjabaran setiap elemen hanya memiliki makna dalam kaitannya dengan elemen yang lain, bahkan dalam Bentuk sastra lisan itu sendiri dapat berbentuk seperti legenda, mitos, dongeng, gurindam, syair, dan pantun, lagu daerah dan masih banyak lagi yang Semua sastra tersebut merupakan kesusastraan warga suatu kebudayaan yang perlu dilestarikan. Namun, derasnya arus globalisasi budaya lokal mulai tergerus oleh budaya asing. Budaya asing kini semakin mewabah dan mulai mengikis eksistensi budaya lokal. Oleh karena itu, agar budaya lokal dapat dilestarikan, maka perlu adanya pelestarian budaya. Salah satu warisan budaya lokal yang perlu dilestarikan adalah diadi. Diadi adalah musik berirama dengan senar gitar tunggal yang Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 berkembang di kawasan OKU Selatan Runjung Agung. Lirik dari diadi ini berupa pantun dengan kata lainnya dinyanyikan sedemikian rupa dengan irama gitar tunggal. Pelaksanaan diadi ini biasanya diadakan pada saat pesta pernikahan disebut dengan NingkukAoan . ahasa daerah setempa. dan acara sukuran yang dilaksanakan oleh mudamudi daerah setempat, tetapi tidak menutup kemungkinan bapak-bapak juga ada yang ikut turut serta pada saat diadi tersebut dilaksanakan. Akan tetapi sangat di sayangkan, diadi ini khususnya Kecamatan Runjung Agung OKU Selatan saat ini jarang dilaksanakan lagi karena masyarakat dan generasi muda sekarang mulai terkontaminasi oleh perkembangan Oleh karena itu. Peneliti menganggap perlu meneliti pembacaan heuristik dan hermeneutik diadi yang dibawakan oleh muda-mudi ataupun bapak-bapak dalam acara pernikahan atau sedekahan, dengan harapan supaya setelah diadakan penelitian ini warisan budaya tersebut bisa dilestarikan tak Pradopo . 5:124-. Salah satu dalam konvensi sastra berhubungan dengan ketidaklangsungan ekspresi menurut Riffaterre digambarkan dengan metode pembacaan heuristik adalah pembacaan puisi berdasarkan konvensi bahasanya, sedangkan pembacaan hermeneutik adalah pembacaan puisi berdasarkan konvensi sastra. Pantun merupakan bentuk pantun asli Indonesia (Melay. , setiap baitnya terdiri dari empat . ima kat. , pada baris pertama dan kedua merupakan sampiran dan baris ketiga dan keempat merupakan isi (Maulidya, 2005:. Sejalan dengan pendapat di atas Wahyuni . Pantun adalah puisi lama dengan memiliki tiga ciri. Yang pertama, terdiri dari empat garis dengan pola ab-ab. Kedua, setiap baris terdiri 8-12 suku kata. Ketiga, dua baris pertama adalah sampiran dan dua baris berikutnya adalah isi. Kata pantun dalam bahasa minang kabau yang Berdasarkan pendapat ahli di atas, penulis menyimpulkan pantun adalah jenis karya sastra lama yang terikat oleh bentuk dan isinya, yang terdiri dari empat baris di setiap bait, berima ab/ab dua baris pertama merupakan sampiran dan dua baris terakhir adalah konten. Pantun sebagai salah satu bagian dari sastra Indonesia yang merupakan sumber kebudayaan Indonesia harus dikembangkan dan dilestarikan kebudayaannya, maka cara membentuk suatu makna disebut Tipografi adalah cara penulisan pantun agar dapat menampilkan bentuk tertentu yang dapat diamati secara Menurut Pradopo . Tipografi berarti susunan tulisanAy. Tipografi strukturnya dapat diberikan makna sebagai salah satu makna. Menurut Pradopo Tipografi digunakan untuk menciptakan makna, biasanya makna ikonik atau indeksis. Selanjutnya menurut Rustab . 2:1. Tipografi adalah ilmu memilih dan menyusun huruf dengan mengatur penyebarannya pada ruang yang kesan,sehingga membantu pembaca agar mendapatkan bacaan senyaman mungkinAy. Peneltian tentang analisis makna pernah dilakukan oleh Adeline Grace Litaay . dalam jurnalnya yang berjudul kajian makna verbal dalam tembang pengiring pementasan tari Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 Penelitian menjelaskan makna verbal yang ada dalam tembang yang mengiringi pementasan tari Muang Sangkal . arian tradisional khas Sumene. Dalam tembang ini, terdapat pesan-pesan yang mempunyai makna dalam bahasa yang Berdasarkan analisis, tembang pengiring Tari Muang Sangkal dari Sumenep berisi pantun yang terdiri dari 6 . Pantun tersebut menceritakan kegundahan hati seorang gadis yang mencintai seorang laki-laki dan telah menyatakan perasaan cintanya, namun belum mendapatkan tanggapan apapun dari laki-laki tersebut, sehingga sang penyair . i gadi. merasa bingung, gelisah dan sedih. Peneliti penelitian tentang makna nyanyian tradisi diadi dialek daya desa Gedung Wani dengan dengan tujuan untuk mengetahui makna heuristik dan hermeneutik dengan harapan setelah diadakan penelitian ini, warisan budaya diadi bisa dilestarikan. METODE Penelitian metode deskriptif kualitatif. Metode berarti cara seorang peneliti dalam upaya memecahkan masalah yang diteliti, dengan mempertimbangkan isi, bentuk, dan hakikat karya sastra sebagai subjek dalam penelitian (Siswantoro, 2010:55-56. Endraswara, 2011:8. Taylor, dikutip Moleong 2013:. Selanjutnya. Arikunto . Penelitian deskriptif adalah penelitian untuk menyelidiki keadaan, kondisi atau hal-hal lain yang hasilnya nanti disajikan dalam bentuk laporan Metode dalam penelitian makna nyanyian tradisi diadi dialek Daya Desa Gedung Wani OKU Selatan. Objek dalam penelitian ini adalah beberapa pemuda-pemudi dan bapakbapak desa Gedung Wani OKU Selatan. Data diperoleh dari nyanyian tradisi diadi desa Gedung Wani. Kecamatan Runjung Agung. OKU Selatan. Penulis melakukan wawancara dengan Bapak Mulyadi, warga desa Gedung Wani OKU Selatan. Wawancara mendapatkan data atau informasi terkait dengan diadi di desa tersebut. Sumber data dalam peneltian ini adalah nyanyian diadi dialek daya bersaut laki-laki Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik dan struktural. Menurut Nurgiyantoro . Semiotik berasal dari teori sausure yang merupakan sistem tanda. Sebagai tanda bahasa lain disebut makna. Pendekatan semiotik untuk mengetahui makna dalam nyanyian tradisi diadi dialek Daya Desa Gedung Wani OKU Selatan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Adapun teknik analisis data adalah teknik simak catat. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut ini adalah data nyanyian Diadi beserta terjemahan dalam bahasa Indonesianya. Diadi . ahasa daerah dialek Jak mula Bahasa Indonesia nyak malang hina sarga, lani si andikanmu. aku malang hina susah, apa yang Dari semula Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 Diadi . ahasa daerah dialek Bahasa Indonesia Makikin hati bacarg, nyak munih kok pengalu, nyak ayin mandang cinta nyak Tak perlu hati jujur, aku sudah mengerti, aku tidak mandang Dangkupai cawa jukna , pikergpikerg pai lagi, acak rgam nyolsol mena. dek, temak nyolsol diburgi. Jangan berkata seperti itu, dahulu, lebih baik menyesal dari pada Nyebergag laok lepas, lumpak lepasAkak, nyak tetap nunggu niku. Nyeberang laut lepas, naik di atas sebelum nyawaku terlepasAkak. Tengis kpai cawaku, dang balak anganangan, lemot nyak didirgimu, nyak makkung mik andosan. Dengarkan dulu kata-kataku, jangan besar angan-angan, aku kasihan pada dirimu, aku belum memiliki Talik rgarga hik pergos, buah rambutan pulan, hurgik sarga rgam tedos. Mungkin kelat dan masam, buah rambutan hutan, hidup susah kita tahan. Diadi . ahasa daerah dialek asak rgam Bahasa Indonesia Temon kudo cawamu, nyak masih raguragu, nyak kok setujuAdek, kantu niku mak Benarkah yang kau katakana, aku masih ragu-ragu, aku sudah setujuAdek, apa kau yakin dengan yang kau Ibargatni nyak makwat ngirgi nganan. Ibarat perjalanan, aku tidak melihat kiri kanan. Amon kok hamuAdek, dang rgam sebudian, lau kalaw temon juduAdek, ragam guaiko Kalau itu yang kaukatakanAdek, jangan kita kalau benar jodohAdek, kita jadikan itu jalan. Kalau-kalau dijabah, doa hik sekuasa, miyok kupenahpenahAkak, hurigk mati rgam rgua. Mudah-mudahan doa dengan yang maha kuasa, memang kunantinantikanAkak, hidup mati kita asal kita saling Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 Analisis Diadi Berdasarkan Pembacaan Heuristik Analisis heuristik merupakan analisis makna berdasarkan struktur konvensi bahasanya, artinya bahasa dianalisis berdasarkan arti sebenarnya dari makna bahasa itu. Karya heuristik menghasilkan makna harfiah, makna Meaning (Nurgiyantoro, 2007:. Pada kebahasaan dapat dijelaskan sebagai Diadi bait pertama Kata jak . , terdiri dari tiga kata yaitu jak, mula, pergtama. Kata jak berarti AudariAy, mula berarti AusemulaAy, pergtama berarti AupertamaAy. Jika kalimat digabungkan menjadi Audari semula pertamaAy. , jamaniku . terdiri dari dua kata yaitu, cawaku, jamaniku. cawaku berarti AukukatakanAy, jamaniku berarti AukepadamuAy. Jika kalimat Aukukatakan kepadamuAy. Kata nyak . , malang . , hina . , sarga . Kalimat ini terdiri dari empat kata yaitu nyak, malang, hina. Kata nyak berarti AuakuAy, kata malang berarti AumalangAy, kata hina berarti AuhinaAy, kata sarga bearti AususahAy. Jika digabungkan menjadi Auaku malang hina susahAy. Kata lani . , si . , andikanni . Kalimat ini terdiri dari tiga kata yaitu lani, si. Kata lani bermakna AuapaAy, kata si berarti AuyangAy, kata andikanni berarti AudidapatkanAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auapa yang didapatkanAy. Jika digabung secara keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Diadi . ahasa daerah dialek Jak mula cawaku jamaniku nyak malang hina sarga, lani si Bahasa Indonesia Dari semula kepadamu, aku malang hina susah, apa Diadi bait kedua. Kata mak . , ikin . , hati . , bacarg . kalimat ini terdiri dari empat kata yaitu mak, ikin, hati,bacarg. Kata mak berarti AutakAy, kata ikin berarti AuperluAy, kata hati berarti AuhatiAydan kata bacarg berarti AujujurAy. Jika kalimat ini digabungkan menjadi Autak perlu hati jujurAy. Kata nyak . , munih . , kok pengalu . Kalimat ini terdiri dari tiga kata yaitu, nyak, munih, kok pengalu. kata nyak berarti AuakuAy, kata munih berarti AusudahAy, kata kok pengalu berarti AumengertiAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auaku sudah mengertiAy. Kata nyak . , ayin . , mandang . , hargta . Kalimat ini terdiri dari empat kata yaitu nyak, ayin, mandang, hargta. Kata nyak berarti AuakuAy, kata ayin berarti AutidakAy, kata mandang berarti AumandangAy, kata hargta bearti AuhartaAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auaku tidak mandang hartaAy. Kata cinta . , nyak . , didirgimu . Kalimat ini terdiri tiga kata yaitu cinta, nyak, didirgimu. Kata cinta berarti AucintaAy, kata nyak berarti AuakuAy. AukepadamuAy. Jika kalimat tersebut Aucintaku kepadamuAy. Jika digabung secara keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 Diadi . ahasa daerah dialek Maki ikin hati bacarg, nyak munih kok pengalu, nyak ayin mandang kak,cinta nyak Bahasa Indonesia Tak perlu hati jujur, aku sudah mengerti, aku tidak mandang Diadi Kata dangkungpai . , cawa . , jukna . eperti it. kalimat terdiri dari tiga kata yaitu dangkungpai, cawa. Kata dangkungpai berarti AujanganAy, kata cawa berarti AuberkataAy, kata jukna berarti Auseperti ituAy. Jika kalimat ini digabungkan menjadi Aujangan berkata seperti ituAy. Kata pikerg-pikerg . , pailagi . Dari kalimat tersebut ada dua kata yaitu, pikerg-pikerg, pailagi. pikir-pikir berarti AuberfikirlahAy, pailagi berarti AudahuluAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auberfikirlah dahuluAy. Kata acak . , rgam . , nyolsol . , mena . Kalimat ini terdiri dari empat kata yaitu acak, rgam, nyolsol. Kata acak berarti AulebihAy, kata rgam berarti AubaikAy, kata nyolsol berarti AumenyesalAy. AusekarangAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Aulebih baik menyesal sekarangAy. Kata temak . , nyolsol . , diburgi . terdiri dari tiga kata yaitu temak, nyolsol, diburgi. Kata temak berarti AudaripadaAy, nyolsol berarti AumenyesalAy. AukemudianAy. Jika kalimat tersebut Audaripada menyesal kemudianAy. Jika digabung secara keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Diadi . ahasa daerah dialek Dangkupai cawa jukna, pikergpikerg pai lagi, acak rgam nyolsol mena. temak nyolsol Bahasa Indonesia Jangan berkata seperti itu, dahulu, lebih baik menyesal dari pada Diadi bait keempat. Kata nyebergang . , laok . , lepas . terdiri dari tiga kata yaitu Kata nyebergang berarti AunyeberangAy, kata laok berarti AulautAy, kata lepas berarti AulepasAy. Jika kalimat ini digabungkan menjadi Aunyeberang laut lepasAy. Kata lumpak . , lambung . i ata. , perahu . Kalimat ini terdiri dari tiga kata yaitu, lumpak, lambung, kata lumpak berarti AunaikAy, kata lambung berarti Audi atasAy, kata perahu berarti AuperahuAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Aunaik di atas perahuAy. Kata semakkung . , . , lepas. merupakan kalimat terdiri dari tiga kata yaitu semakkung, nyawa, lepas,. Kata semakkung berarti AusebelumAy, kata nyawa berarti AunyawakuAy, kata lepas berarti AuterlepasAy. Jika kalimat tersebut Ausebelum nyawaku terlepasAy. Kata nyak . , tetap . , menunggu. , niku . Kalimat ini terdiri dari empat kata yaitu nyak, tetap, menunggu, niku. Kata nyak berarti AuakuAy, kata tetap berarti AutetapAy, kata nunggu berarti AumenungguAy, kata niku berarti Audirimu. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auaku tetap menunggu dirimuAy. Jika digabung Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 secara keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Diadi . ahasa daerah dialek Nyebergang laok lepas, lumpak lambung lepasAkak, nyak tetap nunggu niku Bahasa Indonesia Nyeberang laut lepas, naik di atas perahu, terlepasAkak, aku tetap Diadi bait kelima. Kata tengis . , kopai . , cawaku . ata-katak. kalimat tersebut ada tiga kata yaitu tengis, kopai, cawaku. Kata tengis berarti AudengarkanAy, kata kopai berarti AuduluAy, kata cawaku berarti Aukata-katakuAy. Jika kalimat ini digabungkan menjadi Audengarkan dulu kata-katakuAy. Kata dang . , balak . , angan-angan . ada tiga kata yaitu, dang, balak, angan-angan. kata dang berarti AujanganAy, kata balak berarti AubesarAy, kata angan-angan berarti AuangananganAy. Jika digabungkan menjadi Aujangan besar angan-anganAy. Kata lemot . , nyak . , didirgimu . Kalimat ini terdiri dari tiga kata yaitu lemot, nyak, didirgimu,. Kata lemot berarti AukasihanAy, kata nyak berarti AuakuAy. AudidirimuAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auaku kasihan pada dirimuAy. Kata nyak . , makkung . , mik . , andosan . Kalimat ini terdiri dari empat kata yaitu nyak, makkung, mik, andosan. Kata nyak berarti AuakuAy, kata makkung berarti AubelumAy, kata mik berarti AumemilikiAy, kata andosan berarti AusegalanyaAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auaku belum memiliki segalanyaAy. Jika digabung secara keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Diadi . ahasa daerah dialek Tengis kopai dang balak angan-angan, lemot nyak nyak makkung mik andosan Bahasa Indonesia Dengarkan dulu kata-kataku Jangan besar angan-angan, aku kasihan pada dirimu, aku belum memiliki Diadi bait keenam. Kata talik . , rgarga . , hik . , pergos . terdiri atas empat kata yaitu telik, rgarga, hik, pegros. Kata telik berarti AumungkinAy, kata rgarga berarti AukelatAy, kata hik berarti AudanAy, kata pergos berarti AumasamAy. Jika kalimat ini digabungkan menjadi Aumungkin kelat dan masamAy. Kata buah. , rambutan . , pulan . , didalamnya ada kata yaitu, buah, rambutan, pulan. buah berarti AubuahAy, kata rambutan berarti AurambutanAy, kata pulan berarti AuhutanAy. Jika digabungkan menjadi Aubuah rambutan hutanAy. Kata hurgik . , sarga . , rgam . , tedos . Kalimat ini terdiri atas empat kata yaitu hurgik, sarga, rgam, tedos,. Kata hurgik berarti AuhidupAy, kata sarga berarti AususahAy, kata rgam berarti AukitaAy, kata tedos berarti AutahanAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auhidup susah kita tahanAy. Kata asak . , rgam . , seturgutan . aling Kalimat ini terdiri dari tiga kata yaitu asak, rgam, seturgutan. Kata asak berarti AuasalAy, kata rgam berarti Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 AukitaAy, kata seturgutan berarti Ausaling pengertianAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auasal kita saling pengertianAy. Jika digabung secara keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Diadi . ahasa daerah dialek Talik rgarga hik pergos, buah rambutan pulan, hHurgik sarga rgam tedos, asak Bahasa Indonesia Mungkin kelat dan masam, buah rambutan hutan, hidup susah kita tahan, asal kita saling Diadi bait ketujuh. Kata temon . , kudo . ang ka. , cawamu . kalimat ini terdiri dari tiga kata yaitu temon, kudo, cawamu. Kata temon berarti AubenarkahAy, kata kudo berarti Auyang kauAy, kata cawamu berarti AukatakanAy. Jika digabungkan menjadi Aubenarkah yang kau katakanAy. Kata nyak . , masih . , ragu-ragu . agu-rag. Kalimat ini terdiri meliputi tiga kata yaitu, nyak, masih, ragu-ragu. nyak berarti AuakuAy, kata masih berarti AumasihAy, kata ragu-ragu berarti AuraguraguAy. Jika digabungkan menjadi Auaku masih ragu-raguAy. Kata nyak . , kok . , setuju . Kalimat ini mencakup dari tiga kata yaitu nyak, kok. Kata nyak berarti AuakuAy, kata kok berarti AusudahAy, kata setuju berarti AusetujuAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auaku sudah setujuAy. Kata kantu . , niku . , mak . akin denga. , nunggu . ang kau Kalimat ini terdiri dari empat kata yaitu kantu, niku, mak. Kata kantu berarti AuapaAy, kata niku berarti AukauAy, kata mak berarti Auyakin denganAy, kata nunggu berarti Auyang kau katakanaAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auapa kau yakin dengan yang kau katakanAy. Jika digabung secara keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Diadi . ahasa daerah dialek Temon kudo cawamu, nyak masih raguragu, nyak kok setujuAdek, kantu niku mak Bahasa Indonesia Benarkah yang kau katakana, aku masih raguragu, aku sudah setujuAdek, apa kau yakin dengan yang kau katakan Diadi bait kedelapan. Kata . , . kalimat ini terdiri dari dua kata yaitu ibargatni, lapahan. Kata ibargatni berarti AuibaratAy, kata lapahan berarti AuperjalananAy. Jika kalimat ini Auibarat perjalananAy. Kata nyak . , makwat . idak meliha. , ngirgi . , nganan . Kalimat tersebut terdiri dari empat kata yaitu, nyak, makwat, ngirgi, kata nyak berarti AuakuAy, kata makwat berarti Autidak melihatAy, kata ngigri berarti AukiriAy, kata nganan berarti AukananAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auaku tidak melihat kiri kananAy. Kata rgulusko . , perjalana . Kalimat ini mencakup dua kata yaitu rgulusko, perjalanan. Kata rgulusko berarti AuluruskanAy, kata perjalanan berarti AuperjalananAy. Jika kalimat Auluruskan perjalananAy. Kata tunggukko . , ditujuan . Kalimat ini terdiri dari dua kata yaitu tunggukko, ditujuan. Kata tunggukko berarti AusampaikanAy, kata ditujuan Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 berarti AuketujuanAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Ausampaikan ketujuanAy. Jika digabung secara keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Diadi . ahasa daerah dialek Ibargatni lapahan, nyak makwat ngirgi Bahasa Indonesia Ibarat perjalanan, aku tidak melihat kiri kanan. Diadi bait kesembilan. Kata amon . , kok . tu yan. , jukna . , hamu . terdiri dari empat kata yaitu amon, kok, jukna. Kata amon berarti AukalauAy, kata kok berarti Auitu yangAy, kata jukna berarti AukatakanAy, kata hamu berarti AukauAy. Jika kalimat ini digabungkan menjadi Aukalau itu yang kau katakanAy. Kata dang . , rgam . , sebudian . Kalimat ini terdiri dari tiga kata yaitu, dang, rgam, kata dang berarti AujanganAy, kata rgam berarti AukitaAy, kata sebudian berarti AubohongAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Aujangan kita bohongAy. Kata laukalaw . , temon . , temon . , judu . Kalimat ini terdiri dari tiga kata yaitu laukalaw, temon, judu. Kata laukalaw berarti AukalauAy, kata temon berarti AubenarAy, kata judu berarti Aumemang jodohAy. Jika digabungkan menjadi Aukalu benar memang jodohAy. Kata rgam . , guaiko . adikan it. , lantargan . Kalimat ini terdiri dari tiga kata yaitu rgam, guaiko, lantargan. Kata rgam berarti AukitaAy, kata guaiko berarti Aujadikan ituAy, kata lantargan berarti AujalanAy. Jika digabungkan menjadi Aukita jadikan itu jalanAy. Jika keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Diadi Amon kok hamuAdek, dang rgam lau kalaw juduAdek, rgam guaiko Bahasa Indonesia Kalau itu yang kau katakanA. jangan kita bohong, kalau benar memang jodohAdek, kita jadikan itu jalan Diadi bait kesepuluh. Kata kalaukalau . udah-mudaha. , dijabah . kalimat ini terdiri dari dua kata yaitu kalau-kalau, dijabah. Kata kalau-kalau berarti Aumudah-mudahanAy, kata dijabah berarti AudijabahAy. Jika kalimat ini digabungkan menjadi Aumudah-mudahan dijabahAy. Kata doa . , hik . engan yan. , sikuasa . aha kuas. Kalimat tersebut terdiri dari tiga kata yaitu, doa, hik, sikuasa. kata doa berarti AudoaAy, kata hik berarti Audengan yangAy, kata sikuasa berarti Aumaha kuasaAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Audoa dengan yang maha kuasaAy. Kata miyok . , kupenah-penah . Kalimat ini terdiri dari dua kata yaitu miyok, kupenah-penah. Kata berarti AumemangAy, kata kupenah-penah AukunantinantikanAy. Jika kalimat tersebut Aumemang kunanti-nantikanAy. Kata hurgik . , mati . , rgam . , rgua . Kalimat ini meliputi dari empat kata yaitu hurgik, mati, rgam, rgua. Kata Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 hurgik berarti AuhidupAy, kata mati berarti AumatiAy, kata rgam berarti AukitaAy, kata rgua berarti AuduaAy. Jika kalimat tersebut digabungkan menjadi Auhidup mati kita berduaAy. Jika digabung secara keseluruhan, maka dapat dilihat pada kalimat di bawah ini. Diadi . ahasa daerah dialek Kalau-kalau dijabah, doa hik sekuasa, miyok kupenahpenahAkak, hurik mati rgam Bahasa Indonesia Mudah-mudahan dijabah, doa dengan yang maha kuasa, memang kunantinantikanAkak, hidup mati kita Analisis Diadi Berdasarkan Pembacaan Hermeneutik Menurut Ricoeur . alam Endraswara, 2008:. Hermeneutik berusaha memahami makna yang terkandung dalam sastra yang ada dalam strukturnya. Dalam hal ini hermeneutik karya sastra terdiri atas bahasa yang memiliki struktur, di satu sisi karya sastra terdiri dari bahasa yang memiliki struktur, di sisi lain dalam menimbulkan suatu imajinasi yang tidak dapat dibuktikan tetapi harus (Ratna, 2011:45-. Berikut ini adalah proses pembacaan hermeneutik pada diadi bait pertama, kalimat pertama jak mula pertama artinya dari semula pertama, kalimat kedua cawaku jamaniku artinya kukatakan kepadamu, kalimat ketiga nyak malang hina sarga artinya aku malang hina susah, dan kalimat keempat lani si andikanmu artinya apa yang didapatkan. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait pertama ini yaitu tidak ada yang bisa didapatkan jika berhubungan dengan orang yang hina, malang, dan susah. Bait kedua kalimat pertama makikin hati bacarg artinya tak perlu hati jujur, kalimat kedua nyak munih kok pengalu artinya aku sudah mengerti, kalimat ketiga nyak ayin mandang hargta. kak artinya aku tidak mandang harta. kak, dan kalimat keempat cinta nyak didirimu artinya Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait kedua yaitu cinta tidak perlu memandang harta. Selanjutnya, diadi bait ketiga kalimat pertama Dangkupai cawa jukna artinya jangan berkata seperti itu, kalimat kedua pikir-pikir pai lagi artinya berpikirlah dahulu, kalimat ketiga Acak rgam nyolsol mena. artinya lebih baik menyesal sekarang. dek, kalimat keempat temak nyolsol diburgi artinya dari pada menyesal Berdasarkan tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait ketiga yaitu lebih baik menyesal sekarang dari pada menyesal Bait keempat diadi kalimat pertama nyebergang laok lepas artinya nyeberang laut lepas, kalimat kedua lumpak lambung perahu artinya naik di atas perahu, kalimat ketiga semakkung nyawa lepasAkak artinya Sebelum terlepasAkak, keempat nyak tetap nunggu niku artinya Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait keempat yaitu sebelum nyawa terlepas aku tetap menunggu dirimu Bait kelima diadi kalimat pertama tengis kopai cawaku artinya Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 dengarkan dulu kata-kataku, kalimat kedua dang balak angan-angan artinya Jangan besar angan-angan, kalimat ketiga lemot nyak didirgimu artinya aku kasihan pada dirimu, dan kalimat keempat nyak makkung mik andosan artinya aku belum memiliki segalanya. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait kelimpat yaitu jangan besar anganangan, kasihan pada dirimu aku belum memiliki segalanya. Bait keenam diadi kalimat pertama talik rgarga hik pergos artinya mungkin kelat dan masam, kalimat kedua buah rgambutan pulan artinya buah rambutan hutan, kalimat ketiga hurgik sarga rgam tedos artinya hidup susah kita tahan, kalimat keempat asak rgam seturgutan artinya asal kita saling Berdasarkan tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait kelimpat yaitu hidup susah kita tahan asal kita saling Bait ketujuh diadi kalimat pertama temon kudo cawamu artinya benarkah yang kau katakan, kalimat kedua nyak masih ragu-ragu artinya aku masih ragu-ragu, kalimat ketiga nyak kok setujuAdek artinya aku sudah setujuAdek, kalimat keempat kantu niku mak nunggu artinya apa kau yakin dengan yang kau katakan. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait kelimpat yaitu benarkah yang kau katakan aku masih ragu-ragu, aku sudah setuju apa kau yakin dengan yang kau katakana. Bait kedelapan diadi kalimat pertama ibargatni lapahan artinya ibarat perjalanan, kalimat kedua nyak makwat ngirgi nganan artinya aku tidak melihat kiri kanan, kalimat ketiga luruskan perjalanan. kak, kalimat keempat tunggukku ditujuan artinya sampaikan ketujuan. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait kedelapan yaitu luruskan perjalanan sampaikan Bait kesembilan diadi kalimat pertama amon kok jukna hamuAdek katakanAdek, kalimat kedua dang rgam sebudian artinya Jangan kita bohong, kalimat ketiga lau kalaw temon juduAdek artinya kalau benar memang jodohAdek, kalimat keempat rgam guaiko lantargan artinya kita jadikan itu jalan. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait kesembilan yaitu kalau itu yang kau katakan, jangan kita bohong kalau benar memang jodoh kita jadikan itu Bait kesepuluh diadi kalimat pertama kalau-kalau dijabah artinya mudah-mudahan dijabah, kalimat kedua doa hik sekuasa artinya doa dengan yang maha kuasa, kalimat ketiga miyok kupenah-penahAkak kunantinantikanAkak, kalimat keempat hurgik mati rgam rgua artinya hidup mati kita berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa makna diadi bait kesepuluh yaitu mudah-mudahan dijabah doa dengan yang maha kuasa memang kunanti-nantikan hidup mati kita berdua. Berdasarkan bahwa pembacaan hermeneutik pada nyanyian tradisi diadi menceritakan tentang kisah antara dua insan yang ingin menjalin kasih dengan saling menerima segala kekurangan untuk mencapai kehidupan bahagia sampai hidup mati mereka Erwanto. Contessa. Agustina/Analisis Makna Nyanyian A Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. Juli 2022 Hal 165-178 PENUTUP Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa nyanyian tradisi diadi dialek Daya Kecamatan Rujung Agung OKU Selatan, struktur dan isi diadi terdiri dari pembacaan heuristik dan pembacaan hermeniotik. Pada pembacaan heuristik ini, diadi dibaca berdasarkan sistem semiotik tingkat pertama atau berdasarkan struktur sedangkan pembacaan hermeneutik yaitu pembacaan tingkat kedua. Hasil analisis pembacaan heuristik, struktur yang terdapat dalam kesepuluh diadi tersebut pembacaannya sesuai dengan struktur normatik karena bahasa yang digunakan dalam diadi adalah bahasa daerah dan struktur atau susunan, fungsi atau arti dari bait-bait yang terdapat dalam diadi diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Selanjutnya hermeneutik nyanyian tradisi diadi ini menceritakan tentang kisah antara dua insan yang ingin menjalin kasih dengan saling menerima segala kekurangan untuk mencapai kehidupan bahagia sampai hidup mati mereka bersama. DAFTAR PUSTAKA