JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2579-9. VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2017 (Halaman 8-. Diterima: Desember 2017 Disetujui: Desember 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 UPAYA PENINGKATAN KEIKUTSERTAAN IBU DALAM KELOMPOK KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS JUATA LAUT KOTA TARAKAN The Effort To Improve Mother Participation In Group Of Pregnant Mother Class In Health Center Of Juata Laut Tarakan Yuni Retnowati1*. Doris Noviani2. Susanti3 Jurusan Kebidanan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Borneo Tarakan. Jl. Amal Lama No 1. Kota Tarakan. Telp 0551-5507023 * Penulis Korespodensi : yuni100682@gmail. ABSTRAK Kegiatan penyuluhan pada umumnya dilakukan melalui konsultasi per orangan pada waktu ibu memeriksakan kandungan atau pada kegiatan posyandu namun memiliki kelemahan yaitu pengetahuan hanya terbatas pada masalah yang dialami sehingga ilmu yang diberikan hanyalah pengetahuan yang dimiliki petugas saja. Kelas ibu hamil diharapkan menjadi satu solusi metode pembelajaran dan tukar pengalaman antara ibu - ibu hamil dan petugas kesehatan. Dari data tahun 2014 jumlah ibu hamil yang ada diwilayah kerja Puskesmas Juata Laut sebanyak 375 orang, namun hanya 114 orang . ,4 %) yang mengikuti kelas ibu hamil. Pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya kelas ibu hamil masih rendah karena masih kurangnya pendekatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan. Maksud dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya Kelas Ibu hamil yang mencakup kehamilan perawatan selama masa kehamilan, persalinan, perawatan masa nifas, perawatan bayi. Keluarga Berencana. Penyakit Menular, dan Akte Kelahiran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan . tentang pentingnya kelas ibu hamil dan pendampingan ibu dalam kelas ibu hamil yang dilaksanakan di Puskesmas dan beberapa posyandu yang ada di wilayah pesisir Juata Laut. Penyuluhan tersebut telah meningkatkan pengetahuan ibu sehingga keikutsertaan ibu dalam mengikuti kelas ibu hamil meningkat yaitu 71,05%. Peningkatan keikutsertaan ibu hamil dalam kelas ibu hamil tidak saja dipengaruhi oleh tenaga kesehatan namun juga peran dari pemberdayaan masyarakat/kader. Kata kunci: hamil/kehamilan, kelas ibu hamil, penyuluhan ABSTRACT Conseling generally was conducted by individual consultation when mother pregnancy was examined or in integrated service post but it has weakness which only focused on the problem and uncoordinated so the information given only knowledge by the officer. Pregnant mother class was expected to be a learning method solution and sharing experince between pregnant mothers and officers. From the data in 2014, there are 375 pregnant mothers in Health Center of Juata Laut, however, only 114 mothers . ,4%) participated the pregnant mother class. The purpose of this community service was to improve pregnant mother knowledge about the importance of Pregnant Mother Class that included treatment during pregnancy, labor, postpartum care, baby treatment, family planning, infectious diseases, and birth certificate. Through the improvement of mother knowledge, the participation of mother in group of Pregnant mother class in Juata Laut become higher in order to reduce maternal and infant mortality rates in Tarakan. Method used in this activity was conseling about the importance of pregnant mother class and mother accompaniment in the class in healthy center and some integrated service posts in coastline of Juata Laut in order to cover, approach and motivate mother and family to understand and participate the pregnant mother class continously. The counseling had improved the participation of pregnant mother became 71,05%. This improvement was caused by not only the medical officer but also the community empowerment. Keywords: Pregnant/Pregnancy. Pregnant Mother Class. Counseling Yuni R. Doris N. Susanti. UPAYA PENINGKATAN KEIKUTSERTAANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2579-9. VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2017 (Halaman 8-. Diterima: Desember 2017 Disetujui: Desember 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 PENDAHULUAN Upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak telah menjadi prioritas utama dari pemerintah sebelum adanya Millenium Development GoalAos (MDGAo. 2015 ditetapkan. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator utama derajat kesehatan suatu Negara. AKI dan AKB mengindikasikan kemampuan dan kualitas pelayanan kesehatan, kapasitas pelayanan kesehatan, kualitas pendidikan dan pengetahuan masyarakat, kualitas kesehatan lingkungan, sosial budaya serta hambatan dalam memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan. Angka Kematian Ibu di berbagai Indonesia Berdasarkan data Dinas Kesehata Kota Tarakan tahun 2014. Angka Kematian Ibu adalah 5 per 100. 000 Kelahiran Hidup dan Angka Kematian Bayi adalah 13 per 000 kelahiran hidup. Menghadapi permasalahan tersebut. Dinas Kesehatan Kota Tarakan menjalankan program Kelas Ibu Hamil di seluruh Puskesmas di Tarakan. Kelas Ibu Hamil (KIH) merupakan sarana pembelajaran tatap muka bagi ibu hamil dalam bentuk yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampila mengenai kehamilan, perawatan kehamilan persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos kehamilan, penyakit menular dan pembuatan akte kelahiran. Kelas Ibu Hamil adalah kelompok belajar ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4 minggu sampai dengan 36 minggu . enjelang persalina. dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Di kelas ini, ibu hamil akan belajar bersama, diskusi dan tukar pengalaman tentang kesehatan ibu dan anak (KIA) secara menyeluruh dan Kelas Ibu Hamil difasilitasi oleh bidan/tenaga menggunakan paket Kelas Ibu Hamil yaitu Buku KIA. Flip Chart . embar bali. Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil. Pegangan Fasilitator Kelas Ibu Hamil dan Buku senam Ibu Hamil. Penyelenggaraan Kelas Ibu Hamil di Kota Tarakan sudah diaksanakan di 7 . Puskesmas sejak tahun 2011 dan di setiap Puskesmas sudah tersedia ruangan khusus yang dipergunakan untuk kelas ibu hamil, bahan serta alat lain yang dilengkapi didalamnya. Salah Puskesmas menjalankan program ini adalah Puskesmas Juata Laut. Gambaran umum untuk pelaksanaan kelas ibu hamil di Puskesmas Juata Laut dari survey awal yang dilakukan bahwa pelaksanaan Kelas Ibu Hamil rutin dilakukan di Puskesmas ini, namun kurangnya partisipasi ibu hamil dalam kegiatan menjadi masalah yang harus segera Data tahun 2014 menyebutkan bahwa hanya sekitar 114 . ,4%) ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil dari total 375 ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Juata Laut. Permasalahan Mitra Kurangnya keikutsertaan ibu dalam kelas ibu hamil di Puskesmas Juata Laut disebabkan beberapa faktor yaitu: Jarak tempat tinggal dan Puskesmas yang cukup jauh. Kurangnya dukungan keluarga Yuni R. Doris N. Susanti. UPAYA PENINGKATAN KEIKUTSERTAANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2017 (Halaman 8-. Diterima: Desember 2017 Disetujui: Desember 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 Waktu pelaksanaan kelas ibu hamil yang tidak fleksibel Kurangnya informasi tentang program Kurangnya bidan/fasilitator yang telah mendapatkan pelatihan teknis Kelas Ibu Hamil. METODE PELAKSANAAN Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya mengikuti Kelas ini sehingga dapat mengubah sikap, perilaku dan motivasi untuk berpartisipasi dalam Kelas Ibu Hamil secara rutin. Adapun tahapan kegiatan yaitu: Tahap I Penyuluhan Memberikan penyuluhan dan pemberian informasi kepada ibu tentang pentingnya Kelas Ibu Hamil. Tahap II Pendampingan Ibu Hamil Pendampingan ibu dalam kelas Ibu Hamil dengan membentuk kelompok Ae kelompok belajar dan diskusi. Tahap i Evaluasi Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana katerkaitan antara kegiatan yang dilakukan dengan tujuan dan hasil yang diharapkan. Evaluasi dilakukan dalam masingAemasing tahapan. Penjelasan rancangan evaluasi kegiatan dapat dilihat pada table 3. dibawah ini : Tahapan yang Indicator Tolok ukur Alat ukur Penyuluhan Banyaknya ibu Memahami kelas ibu hamil Absensi/daftar Pendampingan Banyaknya ibu mengikuti kelas ibu hamil Kehadiran ibu kelompok kelas ibu hamil Absensi/daftar Tabel 3. 1 Rancangan Evaluasi HASIL DAN PEMBAHASAN Langkah awal yang dilakukan adalah identifikasi dan pendataan ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Juata Laut. Selanjutnya. Bidan/petugas memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kehamilan kepada 76 ibu hamil dari hasil Lokasi penyuluhan dilaksanakan di 6 titik yaitu 5 posyandu (Anyelir. Tunas Melati. Bunga Mekar. Nusa Indah. Kenanga. dan Puskesmas Juata Laut. Selain 6 tempat tersebut, petugas juga bersama dengan bidan setempat melakukan home care untuk menjaring dan mengajak ibu hamil untuk mengikuti Kelas Ibu Hamil. Selama kegiatan penyuluhan ini antusiasme masyarakat sangat besar disebabkan sebagian besar belum pernah mengikuti kelas ibu hamil. Sebelum melaksanakan kelas ibu hamil, ada beberapa hal yang harus kami persiapkan yaitu Mendata ibu hamil di wilayah juata laut untuk mengetahui jumlah ibu hamil dan jumlah kelas yang dikembangkan. Mempersiapkan sarana . arpet, bantal, dan kasur/matra. pelaksanaan kelas ibu Beberapa tempat yang disepakati sebagai tempat pelaksanaan kelas ibu hamil yaitu di posyandu Anyelir. Nusa Yuni R. Doris N. Susanti. UPAYA PENINGKATAN KEIKUTSERTAANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2017 (Halaman 8-. Diterima: Desember 2017 Disetujui: Desember 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 Indah. Bunga Mekar dan Kenanga serta Pertanyaan gedung Puskesmas Juata Laut. frekuensi pelaksanaan kelas ibu Mempersiapkan materi dan alat bantu hamil yang disepakati bahwa kelas penyuluhan - leaflet, buku KIA dan flip ibu hamil dilaksanakan 3 kali dalam chart . embar bali. Pada saat kelas dilaksanakan, 54 ibu Pertanyaan ketiga tentang materi hamil dari 76 berpartisipasi dalam kelas ibu yang dibahas pada pertemuan I kelas hamil atau sama dengan 71,05 % . Angka ini ibu hamil yaitu pengetahuan menunjukkan adanya peningkatan yang kehamilan, merawat kehamilan, dan cukup tinggi mengenai keikutsertaan ibu senam hamil. hamil dalam program kelas ibu hamil. Pertanyaan Selama materi yang dibahas pada pertemuan mendapatkan banyak informasi tentang II kelas ibu hamil yaitu tentang persiapan melahirkan dan KB. persalinan dan perawatan nifas, perawatan Pertanyaan kelima mengenai apa bayi, mitos/budaya tentang kehamilan, yang disampaikan dalam pertemuan i kelas ibu hamil yaitu merawat pembuatan akte lahir untuk anak. Setiap mitos/kepercayaan, akhir pertemuan dilakukan senam ibu hamil. pembuatan akte kelahiran. Senam ibu hamil merupakan kegiatan Berdasarkan jawaban yang disampaikan tambahan yang dilaksanakan selama 15 Ae 20 oleh ibu setelah mengikuti kelas ibu hamil Dengan menunjukkan bahwa penyerapan materi meningkatkan pengetahuan ibu tentang kelas yang disampaikan 90% dapat diterima oleh ibu hamil dapat direalisasikan sehingga Pemanfaatan dengan berbekal pengetahuan yang baik penyuluhan/ceramah dengan menggunakan tentang kelas ibu hamil berdampak pada lembar balik/flipchart, buku KIA maupun tingginya kesadaran dan keikutsertaan ibu di efektif untuk menyampaikan wilayah Juata Laut pada kelas ibu hamil. informasi dan meningkatkan pengetahuan Sebagai bahan evaluasi dan untuk dan pemahaman ibu. Tidak menutup mengetahui sejauh mana pemahaman ibu kemungkinan untuk pelaksanaan kelas ibu setelah diberikan kelas ibu hamil serta hamil selanjutnya dapat menggunakan sebagai feedback bagi pelaksana, kami metode Ae metode lain yang relevan dengan memberikan beberapa pertanyaan penting latar belakang ibu Ae ibu. secara lisan untuk dapat didiskusikan Kelas ibu hamil dilaksanakan di luar bersama yaitu : kesibukan ibu sehingga konsentrasi ibu tidak Pertanyaan terbagi dan dapat mengikuti materi dengan pemahaman ibu mengenai kelas ibu lebih fokus. Sebagian besar ibu lebih mudah hamil yang dapat didefinisikan sama menyampaikan permasalahan yang dihadapi seperti apa yang telah kami sebutkan saat ini dan berbagi mengenai pengalaman Yuni R. Doris N. Susanti. UPAYA PENINGKATAN KEIKUTSERTAANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2017 (Halaman 8-. Diterima: Desember 2017 Disetujui: Desember 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 mereka sebelumnya. Pemiihan lokasi kelas ibu hamil yang mudah dijangkau yaitu di posyandu dan beberapa rumah ibu sehingga memudahkan akses ibu untuk mengikuti kelas ibu hamil. Selain itu, suami atau keluarga lainnya juga dapat turut serta mengikuti atau sekedar melihat bagaimana kelas ibu hamil dilaksanakan. PENUTUP Simpulan Berdasarkan hasil pelaksanaan program pengabdian ini, rendahnya partisipasi ibu hamil pada kelas ibu hamil disebabkan kurangnya informasi yang dilakukan oleh petugas kesehatan. Setelah dilakukan pendekatan dan penyuluhan dengan metode yang tepat, partisipasi ibu hamil pada kelas ibu hamil meningkat . ,05%) yang berdampak pada pengetahuan dan pemahaman mereka tentang kehamilan, . Saran