Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin Institut Agama Islam Al-QurAoan Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya Email: ahmadmaulidin789@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: . mengidentifikasi pelaksanaan pembelajaran online di SDN 05 Indralaya pada masa pandemi Covid-19, . mengidentifikasi dampak yang terjadi dalam pembelajaran online terhadap guru, siswa, dan orang tua di SDN 05 Indralaya dalam pada masa pandemi Covid-19, dan . mengidentifikasi alasan dampak tersebut dapat terjadi dalam pembelajaran online terhadap guru, siswa, dan orang tua di SDN 05 Indralaya dalam pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan orang tua siswa kelas 1 sampai dengan kelas V SDN 05 Indralaya. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terbuka, wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian diperoleh bahwa, . pelaksanaan pembelajaran online di SDN 05 Indralaya pada masa pandemi Covid-19 telah dilaksanakan. pelaksanaan pembelajaran online, masing-masing kelas membuat grup WA, guru, . dampak positif dalam pembelajaran online adalah mendapatkan pengalaman baru dari pembelajaran online, kemampuan terhadap teknologi meningkat, dan waktu yang lebih fleksibel, . Sedangkan dampak negatif terkait kendala yang dialami antara lain, penambahan biaya kuota internet, gangguan jaringan internet, keterbatasan penguasaan teknologi, ketuntasan materi pelajaran tidak sesuai capaian kurikulum Kata Kunci: Pembelajaran Online. Kemampuan Berfikir Kritis Abstract This study aims to: . identify the implementation of online learning at SDN 05 Indralaya during the Covid-19 pandemic, . identify the impacts that occur in online learning on teachers, students, and parents at SDN 05 Indralaya during the Covid-19 pandemic. , and . identify the reasons for the impact that can occur in online learning for teachers, students, and parents at SDN 05 Indralaya during the Covid-19 pandemic. This research is a qualitative research with a case study method approach. Respondents in this study were teachers, students, and parents of grade 1 to grade 5 students at SDN 05 Indralaya. Collecting data using open questionnaires. Data analysis in this study used descriptive qualitative analysis with the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results showed that, . the implementation of online learning at SDN 05 Indralaya during the Covid-19 pandemic had been carried out. the implementation of online learning, each class creates a WA group, teacher, . the positive impact in online learning is getting new experiences from online learning, increasing ability to technology, and more flexible time, . While the negative impact is related to obstacles Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin experienced, among others, the addition of internet quota fees, internet network disturbances, limited mastery of technology, completeness of subject matter that is not in accordance with curriculum achievements. Keywords: Online Learning. Critical Thinking Ability PENDAHULUAN Pandemi Covid-19 telah menyebabkan pemerintah di berbagai belahan dunia menerapkan sejumlah kebijakan baru terkait untuk memutus mata rantai penularan virus tersebut, tidak terkecuali pemerintah Republik Indonesia. Sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 pemerintah melalaui PP No. 21 Tahun 2020 menerbitkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar . ocial distancin. terkait aktivitas kerja, dunia usaha, perkantoran, pendidikan, keagamaan, ekonomi ataupun aktivitas sosial lainnya. Pandemi Covid-19 telah membuat sistem pembelajaran di sekolah dipaksa berubah secara drastis dari pembelajaran tatap muka . menjadi pembelajaran secara Banyak sekolah yang belum mempunyai infrastruktur pembelajaran online, namun tetap dipaksa untuk melaksanakan pembelajan online tersebut. Banyak pihak yang merasa belum siap untuk pelaksanaan pembelajaran online, baik dari guru, siswa, maupun orang SDN 05 Indralaya adalah sekolah yang terletak di Kabupaten Ogan Ilir. Meski berada di dekat pusat kota kabupaten, namun SDN 05 Indralaya masih tergolong dalam sekolah pedesaan. Karakteristik siswa dan orang tua yang masih tergolong gagap teknologi pun ditemui di sana. Selain itu, tidak semua guru di sana melek teknologi dan internet. Dengan adanya kabijakan pemerintah yang mengaharuskan pelaksanaan pembelajaran online selama masa pandemi Covid-19 ini, tentunya akan memberikan berbagai dampak baik dari siswa, guru, maupun orang tua. Dalam masa pandemi Covid-19 ini, sudah banyak penelitian yang telah dilakukan terkait pembelajaran online pada masa pandemi (Allo, 2020. Foti, 2020. Mailizar, dkk. Almuraqab, 2020. Mataka. Mukurunge, & Bhila, 2020. Demuyakor, 2020. Oluwashina, , 2020. Purwanto, dkk. , 2020. Setiawan, 2020. Firman & Rahman, 2020. Kusuma & hamidah, 2020. Herliandry, dkk. , 2020. Anhusadar, 2020. Muthy & Pujiastuti, 2020. Abidin. Rumansyah, & Arizona, 2020. Ulfah & Suryantoro. Sianipar, dkk. , 2020. dan Pratiwi, 2. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan tersebut, belum ditemukan yang meneliti tentang studi kasus dampak pandemi Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin Covid-19 terhadap proses pembelajaran online. Berdasarkan beberapa latar belakang tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuStudi Kasus: Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Proses Pembelajaran Online di SDN 05 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Coronavirus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia, beberapa coronavirus diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus corona yang paling baru ditemukan menyebabkan penyakit coronavirus COVID-19. COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus yang paling baru ditemukan. Virus dan penyakit baru ini tidak diketahui sebelum wabah dimulai di Wuhan. Cina, pada bulan Desember 2019 (Mukharom & Aravik, 2. Orang dapat tertular COVID-19 dari orang lain yang terinfeksi virus. Penyakit ini dapat menyebar dari orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang dengan COVID-19 batuk atau buang napas. Tetesan ini mendarat pada benda dan permukaan di sekitar orang tersebut. Orang lain kemudian tertular COVID-19 dengan menyentuh benda atau permukaan ini, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut Orang-orang juga dapat tertular COVID-19 jika mereka menghirup tetesan dari seseorang dengan COVID-19 yang batuk atau mengeluarkan tetesan. Inilah sebabnya mengapa penting untuk tinggal lebih dari 1 meter . dari orang yang sakit. Hamalik . 1: . mendefinisikan mengenai aktivitas belajar, yaitu berbagai aktivitas yang diberikan pada pembelajaran dalam situasi belajar-mengajar. Aktivitas belajar ini didesain agar memungkinkan siswa memperoleh muatan yang ditentukan, sehingga berbagai tujuan yang ditetapkan, terutama maksud dan tujaun kurikulum dapat Terdapat faktor-faktor yang berpengaruh terhadap belajar. Mengacu pada Slameto . faktor tersebut terdiri dari faktor intern dan faktor ekstern. Berikut akan diuraikan mengenai kedua faktor tersebut. Faktor Intern. Faktor intern adalah faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar. Faktor intern ini meliputi faktor jasmaniah, faktor psikologis, dan faktor kelelahan, . Selain faktor intern, faktor lain yang memengaruhi belajar adalah faktor ekstern. Faktor ekstern adalah faktor yang berasal dari luar diri Faktor ekstern ini meliputi faktor keluarga, faktor sekolah, dan faktor masyarakat Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin (Slameto, 2010: . Pada dasarnya pembelajaran adalah upaya pendidik untuk membantu peserta didik melakukan kegiatan belajar dengan tujuan terwujudnya efesiensi dan efektivitas kegiatan belajar yang dilakukan peserta didik (Isjoni, 2010: . Gagne. Brings, dan Wager mengemukakan. AuInstruction is a set of effent that effect learners in such a way that learning is Ay Maksudnya bahwa pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa (Udin, et. al, 2. Sedangkan menurut Riyana . 9: . , online learning merupakan suatu sistem yang dapat memfasilitasi siswa belajar lebih luas, lebih banyak, dan bervariasi. Melalui fasilitas yang disediakan oleh sistem tersebut, siswa dapat belajar kapan dan dimana saja tanpa terbatas oleh jarak, ruang, dan waktu. Materi pembelajaran yang dipelajari pun lebih bervariasi, tidak hanya dalam bentuk verbal, melainkan lebih bervariasi seperti visual, audio, dan gerak. Menurut Munir . 9: . e-learning dapat diartikan sebagai pembelajaran dengan memanfaatkan bantuan perangkat elektronik, khususnya perangkat komputer. Fokus paling penting dalam e-learning adalah proses belajarnya . itu sendiri dan bukan pada . Karena elektronik hanyalah sebagai alat bantu saja pelaksanaan e-learning menggunakan bantuan audio, video, dan perangkat komputer atau kombinasi dari ketiganya. Dalam e-learning, guru/lembaga pendidikan berfungsi sebagai salah satu sumber ilmu pengetahuan (Rusman, 2012: . Pembelajaran online sudah jelas berbeda dengan pembelajaran biasa. Pembelajaran online lebih mengedepankan kepada kemampuan siswa dalam menerima dan mengolah informasi. Riyana . 9: 28-. menyebutkan bahwa secara garis besar ciri-ciri dari pembelajaran online yaitu personal, structural, active, dan connective. Menurut Rusman. Kurniawan, dan Riyana . 1: . , terdapat kelebihan dalam pembelajaran online . -learnin. yaitu sebagai berikut: . tersedianya fasilitas e-moderating dimana guru dan siswa dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet. Guru dan siswa dapat menggunakan bahan ajar atau petunjuk belajar yang terstruktur dan terjadwal melalui . Siswa dapat belajar atau mereview bahan belajar setiap saat dan di mana saja kalau diperlukan, mengingat bahan ajar tersimpan di komputer. Bila siswa memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya ia dapat melakukan akses di internet secara lebih mudah. Baik guru maupun siswa dapat melakukan diskusi Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang banyak,. Berubahnya peran siswa dari yang biasanya pasif menjadi aktif dan lebih mandiri. Relatif lebih Berbagai kritik tentang e-learning menurut Rusman. Kurniawan, dan Riyana . 1: . antara lain: . Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau . Kecenderungan mengabaikan aspek psikomotorik atau aspek sosial dan dan sebaliknya . Proses pembelajarannya cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan. Berubahnya peran guru mengetahui teknik pembelajaran yang berbasis pada ICT. Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet atau , . Kurangnya tenaga yang mengetahui dan memiliki mengoperasikan internet. Kurangnya personil dalam penguasaan bahasa pemrograman Kusuma dan Hamidah . 0: 97-. melakukan penelitian dengan judul AuPerbandingan Hasl Belajar Matematika dengan Penggunaan Platform Whatsapp Group dan Webinar Zoom dalam Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemik Covid-19Ay. Persamaan dengan penelitian ini adalah sama-sama meneliti pembelajaran online dalam masa pandemi Covid-19. Adapun perbedaannya adalah dalam penelitian tersebut meneliti tentang hasil belajar matematika dengan subjek penelitiannya adalah mahasiswa. Sedangkan dalam penelitian ini meneliti pada jenjang sekolah dasar. Gunawan. Suranti, dan Fathoroni . 0: 61-. melakukan penelitian dengan judul AuVariations of Models and Learning Platforms for Prospective Teachers During the Covid-19 Pandemic PeriodAy. Dalam penelitian tersebut memiliki persamaan dengan penelitian ini yaitu sama-sama meneliti tentang pembelajaran dalam masa pandemi Covid-19. Adapun perbedaannya adalah dalam penelitian tersebut yang diteliti adalah para mahasiswa calon Sedangkan dalam penelitian ini meneliti pembelajaran pada jenjang sekolah dasar. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode studi kasus eksplorasi dengan pendekatan metode studi kasus kualitatif. Pendekatan ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menggambarkan apa adanya dengan jelas dan rinci dampak pembelajaran online pada masa pendemi Covid-19 di SDN 05 Indralaya. Melalui data-data yang telah digali, diharapkan diperoleh data- data yang dapat membantu tingginya tingkat kepercayaan Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin terhadap data sehingga memudahkan dalam menganalisis. Sumber data dalam penelitian ini yaitu guru, siswa, dan orang tua siswa kelas I sampai dengan kelas V SDN 05 Indralaya. Untuk responden guru, yaitu diambil guru kelas I sampai dengan kelas V. Untuk responden siswa dan orang tua siswa, diambil secara acak di setiap kelasnya dari kelas I sampai dengan kelas V . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, wawancara, dan . Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif guna menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan di atas, di mana proses analisisnya dilakukan secara bersamaan. PEMBAHASAN Pelaksanaan Pembelajaran Online Persiapan pembelajaran Perencanaan pembelajaran online, meskipun terkesan tiba-tiba namun pembelajaran online tetap dilaksanakan. Persiapan yang dilakukan guru adalah dengan memberikan informasi kepada orang tua siswa terlebih dahulu sebelum pembelajaran online Kemudian membuat grup WA pada masing-masing kelas. Guru juga menyusun jadwal khusus pembelajaran online yang dibagikan kepada siswa dalam grup WA. Proses Pembelajaran Semua guru melaksanakan pembelajaran online melalui aplikasi whatsapp grup. Sedangkan mengenai alat dan sarana yang digunakan guru dalam pembelajaran online. semua guru menggunakan alat berupa laptop. HP, dan kuota internet sebagai alat utama dalam pembelajaran online. Selain itu guru juga menyiapkan bahan ajar dengan menggunakan buku teks pelajaran yang sudah ada. Ada guru yang hanya membagikan tugas saja, khususnya bagi kelas rendah. Dan bagi kelas tinggi, proses penyampaian materi lebih bervariasi guna menarik siswa agar lebih aktif mengikuti pembelajaran online. Evaluasi Pembelajaran Untuk penilaian, ada 3 aspek ketiga aspek yaitu Untuk sikap biasanya berdasarkan keaktifan siswa. dilihat dari kehadiran siswa di grup WA saat jam belajar dimulai dan ketepatan waktu pengumpulan tugas. Untuk penilaian pengetahuan saya ambilkan dari penuagasan sesuai materi pelajaran. Untuk keterampilan, diambil dari tugas praktik, misalnya menggambar. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin Dampak Pembelajaran Online Dampak Positif Bagi Guru mendapatkan pengalaman baru dan menjadi melek teknologi. Pengalaman Baru dengan belajar menggunakan HP. Laptop Keterampilan guru tentang penguasaan teknologi juga meningkat. pembelajaran online, bisa dilakukan di mana saja dan sambal apa saja, serta lebih hemat tenaga Bagi Siswa Siswa dapat mengatur jam belajarnya sendiri, terutama dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru Siswa lebih mandiri Orang tua siswa menjadi lebih perhatian dengan anaknya Dampak Negatif Bagi Guru keterbatasan kuota, jaringan internet yang terganggu. interaksi antara guru dan siswa berkurang kemampuan guru tentang teknologi yang masih rendah kurangnya bahan ajar berbasis teknologi, serta kurangnya perhatian siswa dalam pembelajaran online. Bagi Siswa siswa merasa bosan dan jenuh karena terlalu lama di rumah siswa kurang memahami materi pelajaran ada 4% orang tua tidak memiliki HP sebagai alat untuk menunjang pembelajaran online anaknya. orang tua harus bisa membagi waktu selain untuk bekerja, pekerjaan rumah tangga, juga Analisis Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Pembelajaran Online di SDN 05 Indralaya. Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Online Dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin salah satunya menyebutkan bahwa sekolah di seluruh Indonesia diliburkan dan mengganti kegiatan belajar di rumah saja untuk beberapa waktu sampai ada pemberitahuan selanjutnya. Dalam SE tersebut disebutkan bahwa siswa tetap melaksanakan belajar di rumah dengan pendampingan mode belajar online dari guru. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran online di SDN 05 Indralya telah sesuai dengan teori di atas. Guru telah melaksanakan perencanaan terlebih dahulu sebelum pembelajaran online dimulai. Adapun tahap perencanaan yang dilakukan antara lain: . Kepala sekolah memberikan surat edaran kepada guru tentang pelaksanaan pembelajaran online selama masa pandemic covid-19. Masing-masing guru kelas membuat grup WA sebagai tempat untuk melaksanakan pembelajaran online. Guru kelas memberikan informasi kepada orang tua terkait pelaksanaan pembelajaran online selama masa pandemic covid-19. Masing-masing guru menyusun jadwal khusus pembelajaran online yang disampaikan kepada siswa dan orang tua melalui grup WA yang telah dibuat. Menurut Riyana . , secara garis besar ciri-ciri dari pembelajaran online yaitu . engutamakan keaktifan sisw. , dan connective . Berdasarkan teori di atas, pembelajaran online yang dilaksanakan di SDN 05 Indralaya telah sesuai dengan teori Hal itu dapat dilihat dari temuan bahwa: . Siswa dalam proses pembelajaran online akan belajar secara sendiri dan mandiri. Siswa dapat menciptakan sendiri suasana belajar yang nyaman dan sesuai dengan keinginannya di rumah masing-masing, . Pembelajaran online dilaksanakan secara terstruktur sesuai jadwal yang diberikan oleh guru. Guru merancang pembelajaran online yang dapat mengaktifkan siswa, seperti melalui permainan melalui grup WA. Meskipun tidak saling bertatap muka langsung, namun masih terjalin interaksi antara siswa dan guru, juga antara siswa satu dengan lainnya. Hamalik . 1: . menjelaskan, murid adalah unsur penentu dalam proses Muridlah yang membutuhkan pengajaran, bukan guru, guru hanya berusaha memenuhi kebutuhan yang ada pada murid. Muridlah yang belajar, karena itu maka muridlah yang membutuhkan bimbingan. Sehingga muridlah komponen terpenting dalam hubungan proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan siswa dalam mengoperasikan HP masih lemah, hal ini tentunya dapat menghambat jalannya proses pembelajaran online itu sendiri. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin Namun pihak guru telah mengatasi hal ini dengan cara memberikan kunjungan rumah terhadap siswa yang belum mampu mengoperasikan HP, khususnya bagi siswa kelas rendah. Faktor kedua dalam proses pembelajaran yaitu guru. Guru sebagai pembuat inisiatif awal dan pengarah serta pembimbing, sedangkan siswa sebagai yang mengalami dan terlibat aktif untuk memperoleh perubahan diri dalam pembelajaran. Guru harus mempunyai kompetensi profesional . enguasaan mata pelajara. , pedagogik, kepribadian dan sosial. Guru di SDN 05 Indralaya secara keseluruhan minimal sudah bisa mengoperasikan HP. Namun masih ada beberapa yang belum mahir dalam memanfaatkan fasilitas HP yang terkait dengan internet. Misalnya mengunduh video dari youtube dan membagikannya sebagai sumber belajar. Meski demikian pembelajaran online tetap berjalan meskipun masih ada kendala. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru yang belum mahir mengoperasikan laptop atau HP diberikan bantuan oleh teman guru yang sudah mahir dalam IT. Selain faktor siswa dan guru, sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor terpenting dalam pelaksanaan pembelajaran online. sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pembelajaran online antara lain laptop. HP, dan kuota internet. Berdasarkan hasil penelitian, masih ditemui beberapa siswa yang tidak memiliki HP. Sedangkan kuota internet dikeluhkan hampir semua pelaksana pembelajaran online baik guru maupun siswa. Menurut Arikunto & Jabar . 4: . , evaluasi adalah kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang bekerjanya sesuatu, yang selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternatif yang tepat dalam mengambul sebuah keputusan. Evaluasi mencakup dua kegiatan yang telah dikemukakan terdahulu, yaitu pengukuran dan Berdasarkan teori di atas. SDN 05 Indralaya dalam pembelajaran online telah melaksanakan kegiatan evaluasi. Hasil penelitian ditemukan kegiatan evaluasi yang dilakukan guru di SDN 05 Indralaya antara lain: . Penilaian Sikap: dilakukan dengan cara melihat keaktifan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran online. Selain itu juga dilihat dari ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas. Penilaian pengetahuan: dilakukan dengan cara menilai hasil dari tugas yang diberikan. Nilai tidak selalu diberikan dengan . Penilaian keterampilan: dilakuakan dengan cara menilai tugas-tugas praktik terkait kecakapan hidup, misalnya tugas membantu orang tua memasak. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin Analisis Dampak Pembelajaran Online Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa dampak yang dialami guru, baik dampak positif maupun negatif. Adapun dampak positif yang dialami guru yaitu guru mau tidak mau harus melaksanakan pembelajaran online selama masa pandemic covid-19 Dengan dilaksanakan pembelajaran online tersebut memberikan pengalaman baru bagi guru serta menuntut guru untuk belajar lagi tentang teknologi yang belum dikuasai, sehingga secara tidak langsung hal tersebut dapat meningkatkan keterampilan guru. Sedangkan dampak negatif terkait kendala-kendala yang dialami guru selama proses pelaksanaan pembelajaran online berlangsung. Kendala-kendala tersebut antara lain masalah pengoperasian teknologi internet. Masih ditemukan beberapa guru yang belum mahir mengoperasikan internet. Hal ini juga ditemui dalam penelitian yang dilakukan oleh Purwanto, dkk . yang menyatakan bahwa dampak yang dialami guru dalam pembelajaran online ada beberapa guru senior belum sepenuhnya mampu menggunakan perangkat atau fasilitas untuk penunjang kegiatan pembelajaran online. Selain itu, kendala lain adalah masalah keterbatasan kuota internet. Padahal dalam pembelajaran online, adanya kuota internet termasuk hal terpenting dalam menunjang kelancaran pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah menyediakan wifi yang bisa dimanfaatkan guru untuk dalam pelaksanaan pembelajaran online. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Jamaluddin, dkk . , cara yang paling efektif dalam menekan kuota adalah dengan menyiapkan dan menyediakan aplikasi rendah kuota. Kendala lain yang dihadapi guru yaitu kurangnya perhatian siswa dalam pembelajaran online. Untuk mengatasi hal tersebut, guru mencoba untuk mendesain pembelajaran yang menarik agar siswa lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran online, misalnya dengan permainan atau tebak gambar lucu. Hal ini sesuai dengan pendapat Radovan & Makovec . 5: 101-. bahwa lingkungan belajar menjadi salah satu bagian penting dalam membantu siswa memiliki semangat belajar yang tinggi, oleh karena itu lingkungan belajar harus mampu menciptakan ketenangan serta memotivasi dalam kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut juga menjadi salah satu penyebab kurangnya interaksi yang baik antara guru dengan siswa juga siswa dengan siswa lainnya. Dari hasil penelitian ditemukan dalam proses pembelajaran, guru hanya membagikan tugas yang dikirim melalui grup WA Sehingga tidak terjadi interaksi yang baik antara guru dan siswa maupun siswa dengan Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin siswa lainnya. Hal ini tidak sesuai dengan yang disebutkan oleh Lin & Lin . bahwa interaksi siswa dengan siswa dan siswa dengan guru harus selalu dibangun untuk meningkatkan komunikasi dan diskusi tentang setiap kegiatan dalam proses belajar Dampak lain yang dialami guru adalah tentang capaian kurikulum. Banyak materi yang terlewat tidak sesuai capaian kurikulum. Pembelajaran menjadi kurang efektif. Pembelajaran online yang dilaksanakan selama masa pandemic ini adalah hal baru bagi siswa. Hal ini tentu memberikan dampak baik postif maupun negatif bagi siswa. Dampak positif yang dialami siswa selama pelaksanaan pembelajaran online dalam masa pandemic covid-19 ini adalah siswa yang tadinya tidak menguasai teknologi internet mulai bisa menggunakan teknologi, meskipun hanya melalui aplikasi whatsapp. Selain itu, dampak positif lainnya adalah siswa dapat belajar mandiri dan mengatur waktu belajar lebih baik. Hal ini juga sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Zuriati & Briando . yaitu siswa memiliki kecenderungan dapat mengatur waktu dan aktivitasnya dengan lebih baik dan bermanfaat melalui pembelajaran online. Selain dampak positif juga ditemukan dampak negatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa kendala yang dialami siswa selam pembelajaran online berlangsung. Faktor kepemilikan alat penunjang pembelajaran online dalam hal ini adalah handphone. Masih ada siswa yang tidak memiliki HP. Untuk mengatasi hal tersebut, guru meminta siswa untuk belajar bersama temannya yang rumahnya berdekatan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Dampak selanjutnya yang dialami siswa adalah belum memiliki HP pribadi sehingga harus bergantian dengan orang tuanya. Selain itu, keterbatasana kuota internet juga masih menajadi kendala yang dialami sebagian besar siswa. Untuk mengatasi hal ini, guru mengajukan bantuan dari sekolah untuk memberikan kuota gratis bagi siswa yang diambilkan dari dana BOS. Hal ini sesuai Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler. Dalam Pasal 9 disebutkan pembiayaan langganan daya dan jasa dapat digunakan untuk pembelian pulsa, paket data, dan/ atau layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/ atau peserta didik dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumahDampak selanjutnya yang dialami siswa yaitu masih banyak siswa yang belum mahir mengoperasikan HP, khususnya siswa kelas Sehingga dibutuhkan bantuan baik guru maupun orang tua. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin Dampak lain yang dialami siswa adalah siswa sudah merasa jenuh terlalu lama berada di rumah dan belajar dari rumah. Siswa ingin segera kembali ke sekolah, bertemu dengan guru dan siswa lainnya. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Purwanto, dkk . yang menyebutkan bahwa sekolah diliburkan terlalu lama membuat anak-anak jenuh, anak-anak mulai jenuh di rumah dan ingin segera ke sekolah bermain dengan teman-temannya, murid terbiasa berada di sekolah untuk berinteraksi dengan teman-temannya, bermain dan bercanda dengan teman-temannya serta bertatap muka dengan para gurunya. Dampak lain yang dialami siswa adalah kurangnya interaksi antara siswa dengan guru maupun siswa dengan siswa lainnya. Pembelajaran online yang dilaksanakan selama masa pandemic ini adalah hal baru bagi orang tua. Hal ini tentu memberikan dampak baik postif maupun negatif bagi orang tua. Dampak positif yang dialami orang tua selama pelaksanaan pembelajaran online dalam masa pandemic covid-19 ini antara orang tua yang tadinya tidak menguasai teknologi internet mulai ikut belajar menggunakan teknologi, meskipun hanya melalui aplikasi whatsapp agar dapat membantu anaknya belajar online. Hal ini sesuai dengan pendapat Slameto . bahwa selama pembelajaran di rumah, diperlukan kemampuan menggunakan komputer/hp dan internet, dimana belum dikuasai oleh banyak siswa, termasuk juga guru senior. Jadi orang tua juga perlu menambah pengetahuannya tentang penggunaan teknologi berbasis internet. Selain itu, dampak positif lainnya adalah orang tua merasakan anaknya menjadi lebih mandiri dan dapat mengatur waktu belajarnya lebih baik. Hal ini juga sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Zuriati & Briando . yaitu siswa memiliki kecenderungan dapat mengatur waktu dan aktivitasnya dengan lebih baik dan bermanfaat melalui pembelajaran online. Selain dampak positif juga ditemukan dampak negatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa kendala yang dialami orang tua selama pembelajaran online Faktor kepemilikan alat penunjang pembelajaran online dalam hal ini adalah Masih ada orang tua yang tidak memiliki HP. Sehingga orang tua merasa kerepotan dengan tugas yang diberikan guru untuk anaknya. Karena tidak punya HP jadi tugas anaknya menjadi menumpuk. Hal ini sesuai dengan pendapat Puspitasari . bahwa dengan menggunakan sistem pembelajaran secara daring ini, terkadang muncul berbagai masalah yang dihadapi oleh siswa dan guru, seperti materi pelajaran yang belum Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin selesai disampaikan oleh guru kemudian guru mengganti dengan tugas lainnya, hal tersebut menjadi keluhan bagi siswa karena tugas yang diberikan oleh guru lebih banyak. Dampak selanjutnya yang dialami orang tua yaitu orang tua harus bisa membagi waktu antara rutinitas pekerjaannya dan meluangkan waktu untuk mendampingi anaknya belajar di rumah. Hal ini sesuai dengan pendapat Kholil . bahwa mendampingi anak belajar dari rumah, sambil orangtua mengerjakan pekerjaan yang harus diselesaikan dari kantor atau dari rumah memang menjadi tantangan tersendiri, yang perlu dingat adalah orangtua di rumah bukan untuk menggantikan semua peran guru di sekolah. SIMPULAN Pelaksanaan pembelajaran online di SDN 05 Indralaya Kab. Ogan Ilir pada masa pandemi Covid-19 telah dilaksanakan dengan tahap perencanaan, proses, dan evaluasi Dengan oembelajaran daring melalui grup WA. Dampak positif adalah mendapatkan pengalaman baru dari pembelajaran online, kemampuan terhadap teknologi meningkat, dan waktu yang lebih fleksibel. Sedangkan dampak negatif terkait kendala yang dialami antara lain, penambahan biaya kuota internet, gangguan jaringan internet, keterbatasan penguasaan teknologi, ketuntasan materi pelajaran tidak sesuai capaian kurikulum, orang tua harus meluangkan waktu lebih banyak untuk mendampingi belajar anak, interaksi dan komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua berkurang. Alasan munculnya dampak bagi guru, siswa, dan orang tua karena pembelajaran online merupakan hal baru yang akhirnya memaksa mereka, mau tidak mau harus melaksanakan pembelajaran online tersebut. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. No. Juni 2021 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Di SDN 05 Indralaya Ahmad Maulidin DAFTAR PUSTAKA