Volume 08 Nomor 02 Desember 2022 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Guru Di SMK Se-Kecamatan Ciampe Bogor Ima Rahmawati1*. Bella Herlina2. Muzhir Ihsan3. Hana Lestari4 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. IAI Sahid Bogor Jl. Dasuki Bakri Km. 6 Pamijahan Bogor Indonesia *Corresponding author: 1ima. rahmawati@inais. id, 2bellaherlina@gmail. ihsan@inais. id, 4hana. lestari@inais. https://doi. org/10. 56406/jurnalkajianislammodern. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect of the work environment on the work productivity of private vocational high school teachers throughout the Ciampea District. Bogor. This research used quantitative research. The data collected in the form of assumptions analyzed by multiple linear regression analysis. This study uses a non-testing questionnaire. The questionnaire was compiled systematically by the researcher by submitting a written statement, answered by the respondent, and returned to the researcher (Sugiyono, 2. The questionnaire in this study is a closed questionnaire, which is a questionnaire that contains the answers given by the researcher, so that the respondent can only choose one answer that suits him/herself. The questionnaire in this study contained a series of statements, including five alternative answers, and both positive and negative statements were answered by the teacher. Based on the regression test obtained a significant value of 0. 000 <0. 05, it can be concluded that there is a positive and significant influence between work productivity and work environment. Keywords: work environment, work productivity. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk engetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerjaguru SMK swasta se-Kecematan Ciampea Bogor. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Data yang terkumpul dalam bentuksangka dianalisis dengan analisis regresi linier berganda. Penelitiansini menggunakan kuisioner yang bersifat non pengujian. Kuisioner disusun secara sistematis oleh peneliti dengan mengajukan pernyataan tertulis, dijawab oleh responden dan dikembalikan kepada peneliti (Sugiyono, 2. Kuisioner dalam penelitian ini adalah angketstertutup, yaitu angket yang berisi jawaban-jawaban yang diberikan oleh peneliti, sehingga responden hanya dapat memilih satu jawaban yang sesuai dengan dirinya. Angket dalam penelitian ini berisi serangkaian pernyataan, termasuk lima alternatif jawaban, dan baik pernyataan positif maupun negatif dijawab oleh guru. Berdasarkan uji regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara produktivitas kerja dan lingkungan kerja. Kata Kunci : lingkungan kerja, produktivitas kerja Volume 08 Nomor 02 Desember 2022 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang cepat memberikan dampak terhadap perubahan dalam segala bidang termasuk perubahan terhadap kebutuhan peningkatan sumber daya manusia. Globalisasi mempersyaratkan persiapan sumber daya manusia yang berkualitas, tentunya dengan tingkat penguasaan sains dan teknologi yaitu melalui pendidikan. Mutu pendidikan secara nasional masih relatif rendah jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia. Gunawan . bependapat bahwa mutu pendidikan perlu terus ditingkatkan dan juga dioptimalkan, dan masih memungkinkan untuk ditingkatkan. Pendidkan harus direncanakan, dikelola, diatur dan diorganisasikan sedemikian rupa, agar dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara untuk mencapai hal tersebut lembaga pendidikan memerlukan manajemen pendidikan. Menurut Aprilyanti . pendidikan harus mencetak siswa-siswi yang berkualitas yang akan menghasilkan output yang produktif. Di antara banyaknya tujuan pendidikan maka sekolah harus dituntut dapat terus berproduktif dengan menghasilkan produk atau output yang berkualitas dan mutu terbaik yang konstan. Guru menduduki posisi yang strategis dalam mewujudkan tujuan suatu pendidikan nasional, karena guru terlibat langsung dalam aktivitas proses pembelajaran di kelas dan seluruh proses pendidikan di sekolah. Guru dituntut untuk selalu memiliki kerja yang produktif dalam pembelajarannya, sebagaimana faktor terpenting diantarannya faktorfaktor lain dalam organisasi yang berfungsi merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan setiap kegiatan untuk mencapai tujuan sekolah. Guru yang bekerja secara produktif sangat dibutuhkan di dalam pendidikan agar sekolah mampu mencapai hasil yang telah ditentukan bersama serta memiliki nilai unggul dari sekolah lainnya. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu ditemukan bahwa rendahnya produktivitas kerja guru SMK di Malang Raya terlihat jelas disebabkan oleh menurunnya prestasi siswa yang lulus Ujian Nasional secara nyata. Peningkatan angka kegagalan siswa menunjukkan bahwa kinerja guru semakin menurun rendah yang mengakibatkan produktivitas guru juga menurun. Beberapa kelemahan guru di Kota Malang antara lain: kurang responsif strategi, disiplin yang kurang, lemah sumber, skill yang kurang, kurang memperhatikan penyusunan materi (Sutikno, 2. Sementara itu aspek lain yang dapat memengaruhi produktivitas kerja guru yakni lingkungan kerja. Menurut Sutrisno . dalam Aruan & Fakhri . lingkungan kerja meliputi seluruh fasilitas di dekat guru yang sedang bekerja dan bisa memengaruhi penerapan pekerjaan yaitu: tempat, sarana dan prasarana, penerangan, kebersihan, kenyamanan, serta interaksi antara satu guru dengan guru lainnya. Hal ini didukung oleh temuan wawancara pada tanggal 10 juni 2021 kepada beberapa guru di SMK Pelita Ciampea yang menyatakan bahwa lingkungan kerja di SMK Pelita Ciampea kurang mendukung terhadap peningkatan produktivitas dikarenakan sarana prasarananya sudah memadai namun hubungan antara rekan kerja yang kurang memberikan motivasi sehingga hubungan antara guru dengan guru lainnya kurang Berdasarkan temuan permasalahan di atas maka peneliti sangat tertarik untuk meneliti lebih jauh mengenai produktivitas kerja guru yang berhubungan dengan lingkungan kerja sehingga ditarik judul AuPengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja guru di SMK Pelita CiampeaAy. II. TINJUAUAN PUSTAKA Produktivitas Kerja Produktivitas dapat didefinisikan berupa perbandingan antara realita dan capaian hasil dengan penggunaan sumber daya secara keseluruhan (Aliya & Tobari, 2. Produktivitas sangat berkaitan dengan bekerja, dibahas dalam Al-qurAoanvbahwa produktivitas sangat penting yang terdapat dalam surat An-nisa ayat 95 Artinya: Tidaklah sama antara mukmin yang duduk . ang tidak turut berperan. yang tidak memiliki uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalur Allah dengan harta mereka serta jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta serta jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada tiap-tiap mereka Allah menjanjikan pahala yang baik . serta Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar. Ayat di atas menerangkan tentang produktivitas kerja, keywords ayat tersebut ialah AuberjihadAy yang dapat diartikan AubekerjaAy dalam rangka mencari nafkah untuk keluarga. Bekerja membuat seseorang dikatakan mulia karena mampu memenuhi tanggung jawab sebagai manusia. Allah menyukai manusia yang bekerja untuk memenuhi nafkah keluarganya dzohir maupun bathin. Faktor yang Memengaruhi Produktivitas Kerja Meningkatkan peluang untuk kembali bekerja dengan membantu individu kembali bekerja dan melakukan yang terbaik. Hal yang memengaruhi tinggi rendahnya produktivitas antara lain disiplin kerja guru, serta pelaksanaan tugas, selain itu motivasi dari kepala sekolah juga dapat menumbuhkan semangat guru dalam menyelesaikan tugas. Sehingga tujuan dari lembaga tersebut akan tercapai (Abdul Rachman & Hardi, 2. Produktivitas dalam ketenaga kerjaan dapat dikaitkan dengan beberapa aspek, diantaranya: . Pendidikannatau pembelajaran, . kreativitas guru dalam mengajar, . disiplin dalam melaksanakan tugas, . budaya yang digunakan oleh lembaga, . etika kerja, . manajemen yang ada di lembaga, . tingkat, . penghasilan guru, . kesempatan berprestasi untuk guru, . beban pekerjaan, . budaya organisasi dan teknologi (Febri Ananta & Dewi Adnyani, 2. Islam memandang produktivitas melakukan pekerjaan yaitu hal yang sangat penting dan memandang bekerja itu asas untuk mendapatkan kekayaan sebagai dasar produksi untuk memenuhi keperluan individu maupun keluarga, karenanya Islam amat menganjurkan dan memperhatikan masalah pekerjaan, dan wajib bagi umat manusia untuk bekerja secara produktif dan maksimal. Sesuai Firman Allah Q. S Al-Kahfiiayat: 7 Artinya: Sesungguhnya Kami sudah menjadikan apa yang di bumi selaku perhiasan menurutnya, supaya Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik Menurut beberapa uraian di atas, maka dapat disintesiskan bahwa Produktivitas kerja guru tidak hanya dipandang sebagai perbandingan atau rasio masukan dan keluaran saja melainkan kemampuan seoran guru untuk memberikan kontribusi yang positif terhadap lingkungan kerjanya maupun mewujudkan sesuatu yang berguna pada dirinya dengan penuh ide kreatif, berwawasan jauh kedepan dan senantiasa berupaya mencapai tujan secara efektif dan efisien. Adapun indikator yang diperlukan dalam pencapaian produktivitas dalam bekerja yakni: . pencapaian hasil kerja, . kualitas kerja, . tanggung jawab terhadap pekerjaan, . pemanfaatan sarana prasarana, . pemanfaatan waktu kerja, . Lingkungan Kerja Lingkungan kerja ialah sebagian hal yang berpangaruh dalam produktivitas kerja. Hal ini dikarenakan apapun yang ada di tempat kerja tersebut baik terlihat nyata maupun memerlukan proses dalam melakukannya sehingga tampak tidak nyata dapat mempengaruhi kualitas guru. Firman Allah dalam Al-Quran surat al-Qashasah ayat: 77 Artinya: Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu . negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari . duniawi dan berbuat baiklah . epada orang lai. sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di . Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. METODE Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMK Swasta se-Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor yang terakreditasi A yaitu SMK Pelita 1 dan 2 serta SMK Kesehatan Pelita. Pelaksanaan berlangsung mulai bulan Agustus 2021 sampai bulan Desember 2021. Penelitiannini menggunakan penelitian kuantitatif. Data yang terkumpul dalam bentuksangka nantinya akan dianalisis dengan analisis regresi linier sederhana IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Produktivitas Kerja Berdasarkan gambar 1 menunjukkan hasil perhitungan distribusi frekuensi menurut aturan sturges (Supardi,2. , diperoleh jumlah interval 6 jarak dengan kelas interval adalah 17, sedangkan jumlah frekuensi atau responden adalah 30, skor rata-rata berada pada interval 4 rentang skor 132,5-149,5 sebesar 31%. Jumlah responden yang menjawab butir soal terbanyak terdapat pada rentang skor 132,5-149,5 yaitu 9 reponden dengan presentase 31% dan yang paling sedikit adalah pada rentang skor 149,5-166,5 yaitu 2 responden dengan presentase 3%. Gambar 1. Histogram Distribusi Frekuensi Produktivitas Kerja (Y) Lingkungan Kerja Berdasarkan gambar 2 menunjukkan hasil perhitungan distribusi frekuensi menurut aturan sturges (Supardi,2. , diperoleh jumlah interval 10 jarak dengan kelas interval adalah 12, sedangkan jumlah frekuensi atau responden adalah 30, skor rata-rata berada pada interval 7 rentang skor 149,5-161,5 sebesar 33%. Jumlah responden yang menjawab butir soal terbanyak terdapat pada rentang skor 149,5-161,5 yaitu 10 reponden dengan presentase 33% dan yang paling sedikit adalah pada rentang skor 89,5-101,5, 101,5113,5, 161,5-173,5 yaitu 0 responden dengan presentase 0%. Gambar 2. Histogram Distribusi Frekuensi Lingkungan Kerja (X. Uji Korelasi Berdasarkan tabel 1 menunjukan bahwa nilai pearson correlation variabel lingkungan kerja (X. terhadap variabel produktivitas kerja guru (Y) sebesar 0. 960 dapat diartikan bahwa terdapat hubungan positif antara lingkungan kerja (X. terhadap produktivitas kerja (Y) karena nilai 0. 960 mendekati positif 1 tingkat hubungan termasuk kategori sangat kuat. Tabel 1. Hasil Uji Korelasi Pearson Correlation Lingkungan Kerja Sig. -taile. Pearson Correlation Produktivitas Kerja Sig. -taile. Lingkungan Kerja Produktivitas Kerja Uji Regresi Tabel 2. Hasil Uji Regresi Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model (Constan. Dependent Variabel: Y Sig. Nilai t hitung sebesar . >t tabel . dan probabilitas ditunjukkan dengan nilai probabilitas . 006< 0. 05 dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh lingkungan kerja (X. terhadap produktivitas kerja (Y) secara signifikan melihat persamaan regresi antara lingkungan kerja (X. terhadap produktivitas kerja (Y) dilihat dari nilai constan di dapatkan = 4. 161 X1 dari persamaan tersebut dapat diprediksikan bahwa setiap penambahan 1 satuan dari variabel lingkungan kerja, maka terjadi peningkatan variabel produktivitas kerja guru sebesar 4. 201 maka semakin tinggi variabel lingkungan kerja (X. maka semakin tinggi pula variabel produktivitas kerja (Y). SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan pembahasan yang telah dipaparkan, dengan beberapa keterbatasan yang dimiliki oleh peneliti yang meneliti variabel lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja guru yang hanya dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta se-Kecmatan Ciampea Bogor yang terakreditasi A dapat ditarik kesimpulan adalah lingkungan Kerja (X. berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja Guru (Y) di SMK Swasta se-Kecamatan Ciampea Bogor yang terakreditasi A. REFERENSI