Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 No. 1, . , pp. MAKNA AL-ARU DALAM AL-QURAoAN (Kajian Semantik Juz . Ali Zaenal Arifin STIQ Al-Multazam Kuningan Email: alizaenalarifin15@ gmail. Aas Siti Aisah STIQ Al-Multazam Kuningan Email: aisyah82999@gmail. Abstract This study discusses the meaning of the word al-ars in the Qur'an juz 28. The word alars is closely related to human life, namely with human habitation, in the translation of the Qur'an it only provides an initial description of the meaning of al-ars, so it requires a more in depth explanation in order to know its meaning comprehensively. This study uses Toshihiko Izutsu semantic theory of the Qur'an in order to know its meaning comprehensively. The stages carried out in this research are to find the basic meaning, relational meaning using syntagmatic and paradigmatic analysis, then examine the historical meaning seen from the synchronic and diachronic aspects, and the last is to look for weltanschauung or the conceptual meaning of the word al-ars. Which of these studies shows that the word al-ars in juz 28 is divided into two meanings namely, the meaning of the earth in general (IthlAqu al-ma'A. and the seventh earth . ab'i aras. These two meanings lead to the world view of the Qur'an or weltanschauung to the word al-ars which means the earth as a human habitation. Keywords: Al-Ars. Al-Qur'an, and Semantics Abstrak Penelitian ini membahas tentang makna kata al-ars dalam Al-QurAoan juz 28. Kata al-ars terkait erat dengan kehidupan manusia yaitu dengan tempat tinggal manusia, dalam terjemah AlQurAoan hanya memberikan gambaran awal dari makna al-ars, sehingga membutuhkan penjelasan lebih mendalam agar bisa mengetahui maknanya secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan teori semantik Al-QurAoan Toshihiko Izutsu agar bisa mengetahui maknanya secara Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mencari makna dasar, makna relasional dengan menggunakan analisis sintagmatik dan paradigmatik, kemudian meneliti makna historis yang dilihat dari aspek sinkronik dan diakronik, dan yang terakhir adalah mencari weltanschauung atau makna konseptual dari kata al-ars. Yang mana dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa kata al-ars dalam juz 28 dibagi menjadi dua makna yaitu, bermakna bumi secara umum (IthlAqu al-maAoA. dan bumi yang tujuh . abAoi aras. Kedua makna tersebut mengantarkan pada pandangan dunia Al-QurAoan atau weltanschauung terhadap kata al-ars yang bermakna bumi sebagai tempat tinggal manusia. Kata Kunci: Al-Ars. Al-QurAoan, dan Semantik Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Aas Siti Aisah. Makna Al-Ars Dalam Al-QurAoan A PENDAHULUAN . ingular/tungga. Salah satu ayat tentang Penafsiran terhadap Al-QurAoan selalu al-ars yang menarik dalam Al-QurAoan adalah mengalami perkembangan dan pergeseran. ayat dalam Q. a-Talaq . : 12. Ayat Berbagai pendekatan dalam usaha untuk memahami maksud dari ayat-ayat Al-QurAoan petunjuk dalam Al-QurAoan atas adanya bumi telah dilakukan oleh para ilmuwan Muslim. yang tujuh. Sejak dahulu, manusia masih Para ilmuwan melakukan kajian terhadap Al- bingung dalam memahami hakikat langit QurAoan dengan beragam perspektif. Seperti yang tujuh dan bumi yang tujuh. Persoalan perspektif ilmu sosial, sains, psikologi, ini terus menerus menjadi bahan penelitian kalangan astronom hingga sekarang. lain-lain. Amin al-Khulli menyatakan bahwa sebelum Al-QurAoan dikaji Dalam Al-QurAoan satu-satunya al-ars dengan ilmu-ilmu tersebut, terlebih dahulu disebutkan sebanyak 461 kali sebagai bentuk diperlukan analisis secara linguistik dan mufrad dan tidak pernah muncul dalam Al-QurAoan. Hal bentuk jamak. Karena begitu banyak kata al- diperlukan, sebab Al-QurAoan diturunkan ars dalam Al-QurAoan maka dari itu penulis dengan menggunakan bahasa Arab. Maka akan membatasi peneltian ini yang mana studi terhadap kebahasaan menjadi sangat akan fokus pada kajian di juz 28. Dalam juz penting untuk memahami Al-QurAoan. Salah 28 kata al-ars disebutkan sebanyak 11 kali satu cabang ilmu linguistik yang mempelajari dan dalam juz ini hampir semua kata al-ars tentang makna adalah semantik. disandingkan dengan kata as-samAwAt hanya Dalam kitab suci Al-QurAoan kita ada satu kata yang tidak disandingkan sering kali menjumpai kata al-ars yang dengan kata as-samAwAt, atas dasar itulah selalu disandingkan dengan kata as-samAwAt. penulis memilih juz 28 dalam penelitian kali Dan urutannya adalah selalu sama yakni as- ini, yang mana selaras dengan ketertarikan samAwAt terlebih dahulu baru kemudian al- penulis untuk mengkaji makna kata al-ars ars. Padahal as-samAwAt merupakan bentuk yang selalu disandingkan dengan kata as- jamak . dari kata as-samAAo sedangkan samAwAt namun tidak pernah disebutkan al-ars dalam bentuk jamak bahkan dalam Q. a- Wahyu Hanafi. Linguistik Al-QurAoan (Reinterpretasi Makna Manusia di Balik Surat al-FAtiuah dalam Wacana Semanti. Jurnal Studia Quranika Vol. 2 No. Juli 2017, h. Amin al-Khulli. Pemikiran Hermeneutika dalam Tradisi Islam terj. Syafaatun Mirzanah dan Sahiron Syamsuddin, (Yogyakarta: Lembaga Penelitian UIN Sunan Kalijaga, 2. , h. Talaq . mengisyaratkan tentang bumi yang tujuh. Nadiah Thayyarah. Buku Pintar Sains dalam AlQurAoan, (Jakarta: Zaman, 2. , h. Dari permasalahan di atas maka Pertama, analisis makna dasar yaitu, makna penulis akan menelaah kata al-ars dalam Al- suatu kata yang selalu melekat pada kata QurAoan dengan memakai teori semantik tersebut dan terbawa di manapun kata Toshihiko Izutsu sebagai metode yang akan tersebut berada. Kedua, analisis makna digunakan dalam melaksanakan penelitian relasional yaitu, makna baru yang diberikan pada sebuah katadalam kasus tertentu atau dalam bidang tertentu. PEMBAHASAN Untuk mengetahui makna relasional. Teori Semantik Al-QurAoan Toshihiko Izutsu memperhatikan relasi sebuah kata dengan Semantik adalah studi tentang makna. Menurut kata lainnya. Selain itu, diperlukan dua metode analisis, yaitu analisis sintagmatik Analisis hubungan antara kata-kata . dan adalah analisis yang mencoba menemukan dunianya . he worl. 4 Sedangkan semantik makna sebuah kata ketika kata tersebut Al-QurAoan adalah kajian analitis terhadap istilah-istilah kunci hingga mencapai titik Analisis ini memerlukan perhatian terhadap konseptual bagaimana masyarakat Arab era kata yang di depan dan di belakang kata Al-QurAoan. Analisis Metodologi semantik yang digagas oleh analisis terhadap sebuah kata dari segi Toshihiko Izutsu meletakkan dasar konsep antonim maupun sinonimnya, atau kata yang yang terstruktur, sistematis, dan mudah untuk memiliki makna yang sepadan dan kata yang Metodologi semantik Al-QurAoan memiliki makna bertentangan. Toshihiko tersebut mempunyai tujuan akhir Ketiga, analisis makna historis yang untuk menemukan visi QurAoani terhadap dibagi ke dalam dua analisis yaitu, analisis alam semesta. sinkronik dan diakronik. Analisis sinkronik Menurut Toshihiko Izutsu, untuk merupakan analisis untuk menemukan kata memahami makna kata dalam Al-QurAoan yang tidak berubah maknanya. Sedangkan analisis diakronik merupakan analisis untuk Steen Gros. Externalism in Semantics: in the Routledge Handbook of Semantics terj. Nick Riemer (New York: Routlegde, 2. , h. Toshihiko Izutsu. Relasi Tuhan dan Manusia: Pendekatan Semantik Terhadap Al-QurAoan (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2. , h. menemukan kata yang berubah dari beberapa Ibid. , h. Toshihiko Izutsu. Relasi Tuhan dan Manusia, h. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Aas Siti Aisah. Makna Al-Ars Dalam Al-QurAoan A kronologi waktu. 8 Dalam kasus Al-QurAoan, dengan sesuatu yang rendah, di bawah, atau Toshihiko Izutsu membagi kronologi waktu kebalikan dari sesuatu yang tinggi, misal: menjadi tiga bagian, pra-QurAoanik. QurAoanik, langit, sesuatu yang bisa menumbuhkan dan pasca-QurAoanik. Keempat, menemukan sesuatu yang lain atau sesuatu yang bisa weltanschauung atau makna konseptual. Hal menyuburkan sesuatu, yaitu tanah. 13 Definisi ini adalah langkah terakhir dalam teori serupa juga dikemukakan oleh Fairuz Abadi semantik Izutsu. Weltanschaaung adalah dalam al-Qamus al-Muhi. 14 Dari sini dapat pandangan masyarakat dalam memahami dan ditarik kesimpulan bahwa makna dasar dari kata al-ars adalah tanah. kata-kata Makna Relasional Makna relasional merupakan makna pandangan dunia yang khas. Pandangan ini QurAoani terhadap alam semesta. Makna Dasar Untuk dilakukan dengan tahap sebagai berikut: Makna dasar merupakan makna yang Analisis Sintagmatik terkandung dalam kata itu sendiri. Meskipun Hubungan kombinasi Aothis-and-this-and-thisAo. 15 Kata kandungan makna yang tetap. 10 Dalam al- al-ars di dalam Al-QurAoan hampir selalu MuAojam al-Wasi kata al-ars merupakan isim disandingkan dengan kata aA EacI OAyang muannau yang bentuk jamaknya adalah merupakan bentuk jamak dari kata AEI aA a a e eaOIAatau aA a aAyang berarti bagian 11 Dalam kamus al-Mufradat f Garb disandingkan sebanyak 296 kali dari 461 Al-QurAoan disebutkan arti kata al-ars adalah kata al-ars dalam Al-QurAoan. Jika kata al- orbit di seberang langit. 12 Dalam MuAojam ars disandingkan dengan kata as-samAwAt kata tersebut digunakan dalam konteks Mufradat l Alfae Al-QurAoan, al-Raghib al13 Ashfahani al-ars Ibid. , h. Ibid. , h. Ibid. , h. Syauqi Dhaif, al-MuAojam al-Wasi, (Mesir: Maktabah asy-Syuruq ad-Dauliyah, 2. , h. Al-Ragib al-Ashfahani, al-Mufradat f Garb AlQurAoan. Jilid. 1, (Beirut: Dar al-Qalam, 1. , h. Al-Raghib al-Ashfahani, al-MuAojam al-Mufradat l Alfae Al-QurAoan, (Beirut: Dar al-Kutub al-AoIlmiyyah, 2. , h. Muhammad ibn YaAoqub Fairuz Abadi, al-Qamus alMuh, (Beirut: Dar al-Kutub al-AoIlmiyyah, 2. , h. Muhammad Iqbal Maulana. Konsep Jihad dalam Al-Qur`an (Kajian analisis Semantik Toshihiko Izuts. Skripsi, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2. , h. maka kata al-ars diartikan dengan bumi. Di antara contohnya adalah kata Contohnya dalam Q. al-asyr . : 1. A EIAdan A EAyang mana Al-QurAoan sebagai berikut: ao AaO aIaAOaeEa eA Aac a NA aON aaOa eE aO aea eE aE eO aIA a AA a AacEaEa aIaAOaEacI OA menggunakan bentuk mufradnya, dan tidak AuApa yang ada di langit dan apa yang ada pernah Al-QurAoan menyebutkan kata ini di bumi bertasbih kepada Allah, dan Dialah dalam bentuk jamaknya yaitu, a a e eaOIAatau Yang Maha Perkasa. Maha Bijaksana. Ay aA a aA. (Q. al-asyr . menyebutkan jamak dari kata al-ars, maka Kalaupun al-ars Al-QurAoan Dalam kitab suci Al-QurAoan kita menyebutkannya dengan AIA aca AacOIIa a eEa ea IeEa aNA sering kali menjumpai kata al-ars yang (Au. dan seperti itu pula bumi. (Q. Talaq . : . samAwAt. Dan urutannya adalah selalu Sedangkan lawan kata al-ars yaitu sama yakni as-samAwAt terlebih dahulu kata as-samAAo yang berarti langit, dalam Al- baru kemudian al-ars. Padahal as-samAwAt QurAoan, disebutkan bentuk jamaknya dan merupakan bentuk jamak dari kata as- juga bentuk mufradnya. Hanya saja, kapan samAAo sedangkan al-ars merupakan bentuk Al-QurAoan menyebutkan dengan bentuk Makna susunan ini menurut para jamak konteks dan maknanya berbeda dengan ketika Al-QurAoan menyebutkannya dengan bentuk mufrad. penciptaan di antara keduanya dimana Selain disandingkan dengan kata aa Allah Subuanahu wa taAoala dibanding bumi. aAEacI OAkata AEA Dalam bahasa Arab, ada kata-kata ketika disandingkan dengan kata AA aA AECA AO aA yang menunjuk makna jamak dan ada kata- . , . , juga bisa berarti bumi AIA , . , digunakan secara khusus dan unik. Tidak disandingkan dengan kata-kata lain pada setiap yang ada bentuk jamak-nya dalam bahasa Arab, lalu dalam Al-QurAoan disebut Namun dalam Al-QurAoan kata al-ars bentuk jamaknya juga. Tetapi hanya disebut juga sering disandingkan dengan kata bentuk mufradnya saja, yang dinamakan lainnya yang bisa berarti selain bumi, yaitu dengan kaidah mufrad dan jamak dalam ketika disandingkan dengan kata A aOAyang Qawaidu at-Tafsir. MannaAo al-Qaththan. Mabahis fi Ulum Al-QurAoan, (Kaherah: Maktabah Wahbah, 2. , h. Ibid. , h. Elizabeth A. Martin. Kamus Sains, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2. , h. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Aas Siti Aisah. Makna Al-Ars Dalam Al-QurAoan A berarti mewariskan maka al-ars berarti mempunyai arti yang sama yaitu tanah. Contohnya dalam Q. al-AuzAb Namun jika dilihat lebih spesifik lagi dari . : 27. Selain disandingkan dengan kata makna dasarnya dalam Kamus al-Kamil21 A aOAkata al-ars juga bisa berarti selain kata turAb dimaksudkan untuk sesuatu bumi yaitu, ketika disandingkan dengan yang halus dari permukaan tanah yaitu kata A aOIAOAatau kata A OAyang berarti diusir debu, atau disebutkan juga pengertian maka al-ars berarti negeri, contohnya turAb dalam al-MuAojam al-Wasi adalah dalam Q. al-MaAoidah . : 33, atau ketika sebagai berikut: a aIaIaa aIaI eIaaOIaEe eA: aAE ac aA disandingkan dengan kata A Ayang berarti al-ars AuTurAb adalah apa yang halus dari permukaan tanah. Ay22 bermakna suatu tempat, contohnya dalam Ysuf . : 9. Antonim kata al-ars Dari penjelasan di atas, makna Memperhatikan sintagmatik bermakna tanah, negeri, suatu sintagmatik pada bagian sebelumnya, kata tempat, dan bumi. al-ars paling banyak berelasi dengan kata Analisis Paradigmatik aAEacI OA relasional kata al-ars ditinjau dari analisis Analisis menunjukkan sebuah relasi paradigmatik analisis yang mengkomparasikan kata atau konsep tertentu dengan kata atau konsep merupakan antonim jenis A A/binary lain yang mirip . atau berlawanan antonymy atau antonim mutlak, jika ada . langit pasti ada bumi. Selain kata as- paradigmatik, untuk menentukan makna samAwAt kata lain yang menunjukkan dapat dilakukan dengan seleksi Aothis-or- this-or-thisAo. dengan kata al-ars adalah kata A Ayang Sinonim kata al-ars berarti laut. Kedua kata ini termasuk Jadi Kedua Adapun kosakata lain yang dapat antonim dalam kategori A OA/antonim mensubstitusikan kata al-ars adalah kata bagian, maksud dari antonim ini adalah A Ayang berarti tanah, karena kedua kata ini jika dilihat dari makna dasarnya maka Muhammad Iqbal Maulana. Konsep Jihad dalam Al-Qur`an, h. Munawwir. Kamus al-Munawwir Arab Indonesia, (Surabaya: Pustaka Progressif, 2. , h. Abdul Khamid Zahwan. Kamus al-Kamil ArabIndonesia-Arab, (Semarang: PT. Makmur Graha, 1. , h. Syauqi Dhaif, al-MuAojam al-Wasi, h. jika kata yang saling berlawanan itu periode pra-QurAoanik. QurAoanik, dan pasca- merupakan bagian darinya, karena laut QurAoanik. merupakan bagian dari bumi maka dari Pra-QurAoanik itukedua kata ini termasuk dalam antonim Dalam memahami arti kosakata pada masa pra-QurAoanik syair-syair jahiliah Dari adalah salah satu media yang representative paradigmatik kata al-ars berelasi dengan untuk digunakan. 26 Dalam mencari makna kata turAb, samAwAt, dan baur. kata al-ars dalam syair-syair jahiliah. Makna Historis penulis menemukan sebuah syair yang Pada tahap ini adalah mengungkap sejarah makna yang telah menjadi objek kata AOIaEEOaIaINaA aOaOaIaNaAIO aEA Tahap ini bisa dilakukan dengan dua AuDan cara, yaitu aspek sinkronik dan diakronik. langitnyaAy AuFraya, tapi tanahnya diubahAy27 Aspek sinkronik Dari sisi aspek sinkronik ini kata al- Jadi, dalam syair tersebut kata AA a AA ars memiliki makna yang statis, di mana memiliki arti AutanahAy. Yaitu, tanah yang pada masa pra-Islam ia dimaknai sebagai berada di bawah langit Fraya yang sering A EEOEAyang berarti planet dan begitu pula disebut sebagai Dewi Kesuburan dalam pada masa Islam dimaknai sebagai bumi Mitologi Nordik. 28 Maka dari itu, hal ini yang merupakan salah satu planet dalam kiranya dapat dipahami bahwa kosakata ini sistem tata surya. Dalam ayat-ayat Al- memang telah digunakan oleh bangsa Arab QurAoan kata al-ars juga dimaknai dengan kosakata yang digunakan Al-QurAoan dan Aspek diakronik kosakata yang digunakan oleh masyarakat Dalam analisis semantik historis kosakata ini. Izutsu membagi periode waktu Al-QurAoan. Al-QurAoan Artinya, persamaan struktur makna. penggunaanya dalam tiga periode, yaitu Ibid. , h. Igrid Mattson. Ulumul QurAoan Zaman Kita, (Jakarta: Zaman, 2. , h. Al-Ragib al-Ashfahani, al-Mufradat f Garb AlQurAoan, h. Mitologi Nordik adalah kepercayaan masyarakat Eropa Utara sebelum kedatangan agama Kristen. Miftahul Mufid. Antonim dalam Al-QurAoan Perspektif Ali al-Khuli (Kajian Semantik dalam Surat Luqma. Jurnal Humaniora Vol. 2 No. 1 September Toshihiko Izutsu. Relasi Tuhan dan Manusia, h. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Aas Siti Aisah. Makna Al-Ars Dalam Al-QurAoan A QurAoanik dikalungkan kepadanya dari tujuh . 28 dapat dibagi menjadi dua makna bumiAy. (H. Bukhar. 29 e a Aea aO aIa A aAEa eEIa a aO aac a E a aOIA ca A aI aOa EA ca AEEac aN acIa aac a EA pertama, bermakna bumi secara umum ca AaO aac aEA aEOaA e a AaO aIa A ca AEA ac caO aA a aAEa eEIA a AOaOIA a aO aIa a eCEa eEIA a AeA (IthlAqu al-maAoA. , yang terdapat dalam aO aIa a aOeIa a AauIaca Ia eaEaEa a aO aea NaNa eECa e aOa aO aO aea a eNE aNa aOIa aOA seluruh kata al-ars dalam juz 28 kecuali AaO ca aIaAO aNaA a aO ca a eNE aNA a AEaI eIa caaNA kata al-ars dalam Q. a-Talaq . : 12. AuYa Allah Rabb pemilik tujuh lapis langit Adapun ayat-ayat tersebut adalah Q. dan apa yang dinaunginya. Rabb tujuh MujAdalah . : 7. al-asyr . : 1, lapis bumi dan apa yang dikandungnya, al-asyr . : 24. a-aff . : 1. Rabb al-JumuAoah . : 1. al-JumuAoah disesatkannya dan Rabb angin dan apa . : 10. al-MunAfiqn . : 7. at-TagAbun . : 1. at-TagAbun . kepadaMu kebaikan daerah ini, kebaikan 3. at-TagAbun . : 4. Kedua, karena penduduknya, serta kebaikan yang ada di kata al-ars disandingkan dengan kalimat Aku berlindung kepadaMu dari aAOIIa a eEa ea IeEa aN acIA. maka kata al-ars ca dimaknai sebagai bumi yang tujuh . abAoi penduduknya serta keburukan yang ada di aras. , yang terdapat dalam Q. a-Talaq Ay (H. Hakim. Ibnu Hikam, dan . : 12. Baihaq. Penggunaan kata al-ars dalam juz Penafsiran ini diperkuat oleh sabda Dari satu ayat dan beberapa hadits Rasulullah allallAhu Aoalaihi wa sallam di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa dalam sebuah hadis yang terdapat di maksud dari bumi yang tujuh adalah tujuh dalam ahih al-Bukhari, hadis no. lapisan pembentuk bumi. Artinya, itu dari SaAoid bin Zaid RasiyallAhu Aoanhu, semua sudah ada di bumi tempat tinggal bahwasanya Rasulullah allallAhu Aoalaihi Kesimpulan semacam ini dikuatkan wa sallam bersabda: oleh penyebutan kata bumi . l-ar. yang e AEa aIaI eIA a a aI eIA AIA a Aea a aOA a aE a eA a aA eOUaa caOCaNaaI eIA AuBarangsiapa selalu berbentuk tunggal, sementara kata langit berbentuk tunggal dan juga plural. enyerobot tanah orang lain meski hany. Sebab, manusia tidak bisa melihat entitas sebatas satu jengkal saja, maka ia akan apapun di atas bumi selain langit dunia. Manusia tidak bisa melihat langit-langit Nadiah Thayyarah. Buku Pintar Sains dalam AlQurAoan, h. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 lainnya. Namun Allah pasti mengetahui dalam tata surya kita air berwujud cair bahwa suatu saat nanti manusia bisa hanya ditemukan di bumi. memahami arti dari bumi yang tujuh. Oleh Hal di atas menunjukkan bahwa kata sebab itu. Allah cukup menyebut kata bumi al-ars dalam pandangan Islam dimaknai sebagai bumi untuk tempat tinggal manusia, 30 Pada zaman modern akhirnya yakni dengan berbagai hal yang mendukung terungkap bahwa bumi mempunyai tujuh akan hal itu baik dari segi geografi atau lapisan yaitu, atmosfer, hidrosfer, litosfer, dijelaskan dalam firman Allah Q. al-AAoraf astenosfer, mesosfer, inti cair bumi, dan inti . : 10, sebagai berikut: padat bumi. 31 Dari hal tersebut terlihat a CaEOeUEa acIA a a AaOEaCaea aI acEINEa eIa AOa eEa ea aO a a eEIaa EaEa eIa A eO aNa aI aOA adanya keselarasan mengenai 7 lapisan a a eEa a eOIA bumi yang dijelaskan dalam Al-QurAoan dan AuDan sungguh. Kami telah menempatkan sunnah serta disiplin keilmuwan modern. kamu di bumi dan di sana Kami sediakan Pasca-QurAoanik . penghidupan untukmu. (Tetap. Al-QurAoan sedikit sekali kamu bersyukur. Ay Q. Konsep pasca-QurAoanik dimulai dari AAoraf . : 10 masa khulafaurrasyidin hingga saat ini. Kata al-ars berarti bumi yang merupakan Jadi, pada periode pasca-QurAoanik planet ketiga dari matahari dan merupakan ini kata al-ars kerap sekali dimaknai planet terpadat dan terbesar kelima dari dengan bumi sebagai suatu tempat tinggal delapan planet dalam tata surya. Selain itu untuk manusia dan seluruh apa yang ada di bumi juga sangat identik dengan tempat Kalau dengan planet lain, semakin jelas bahwa Weltanschauung Hasil Air misalnya, adalah senyawa terhadap istilah-istilah kunci suatu bahasa yang sangat sulit ditemukan di planet lain, dengan suatu pandangan yang akhirnya masyarakat yang menggunakan bahasa itu, tidak hanyasebagai alat bicara dan berfikir. Nadiah Thayyarah. Buku Pintar Sains dalam AlQurAoan, h. Ibid. Miftahur Rahman. Kata al-Ikhla dalam Al-QurAoan: Kajian Semantik. Jurnal al-Quds Vol. 2 No. November 2018, h. Harun Yahya. Menyingkap Rahasia Alam Semesta, (Bandung: Dzikra, 2. , h. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Aas Siti Aisah. Makna Al-Ars Dalam Al-QurAoan A tetapi lebih penting lagi, pengkonsepan dan KESIMPULAN penafsiran dunia yang melingkupinya. 34 Jika Atas dasar penelitian di atas dengan dilihat dari makna dasarnya yaitu tanah maka menggunakan metode semantik Al-QurAoan dapat disimpulkan bahwa makna sebenarnya Toshihiko Izutsu, maka dapat disimpulkan yang terdapat pada ayat-ayat tersebut adalah bahwa pada dasarnya kata al-ars memiliki bumi sebagai tempat tinggal manusia yang makna tanah, sedangkan makna relasionalnya sebagian materialnya yaitu daratan yang bisa bermakna tanah, negeri, suatu tempat, lapisan permukaannya berasal dari tanah. dan bumi. Makna historis kata al-ars jika Kata al-ars dilihat dari aspek sinkronik bermakna planet, pergeseran makna yang begitu jauh dari sedangkan dilihat dari aspek diakronik yang makna dasarnya, kata al-ars bermakna tanah dibagi menjadi tiga periode, pada periode pra-QurAoanik bermakna tanah, pada periode mengalami pergeseran makna menjadi bumi QurAoanik bermakna bumi secara umum pada periode QurAoanik dan menjadi lebih (IthlAqu al-maAoA. dan bumi yang tujuh spesifik lagi bermakna bumi sebagai tempat . abAoi aras. , yang mana pengertian ini selaras dengan temuan disiplin keilmuwan QurAoanik. modern yang mengemukakan bahwa bumi Dari penjelasan di atas didapatkan mempunyai tujuh lapisan yaitu,atmosfer, makna weltanschauung ini semakna dengan hidrosfer, litosfer, astenosfer, mesosfer, inti pembahasan yang dijelaskan berulang kali cair bumi, dan inti padat bumi, sedangkan pada bagian-bagian sebelumnya, bahwa kata pada periode pasca-QurAoanik kata al-ars ini al-ars mempunyai makna bumi secara dimaknai dengan bumi sebagai tempat Yang mana sering dikaitkan dengan tinggal manusia. Yang mana seluruh tahapan tersebut mengantarkan pada pandangan dunia mengetahui makna al-ars yang sebenarnya Al-QurAoan atau weltanschauung terhadap ini dapat dijadikan sebagai renungan dalam kata al-ars mengamalkan perintah Allah Subuanahu wa tempat tinggal manusia. Jadi, taAoala khususnya dari apa yang terkandung di dalam kata al-ars tersebut. Toshihiko Izutsu. Relasi Tuhan dan Manusia dalam Al-qurAoan, h. yang bermakna bumi sebagai DAFTAR PUSTAKA Abadi. Muhammad ibn YaAoqub Fairuz. alQamus al-Muh. Beirut: Dar alKutub al-AoIlmiyyah, 2004. al-Ashfahani. Al-Ragib. al-Mufradat Garb Al-QurAoan. Jilid. Beirut: Dar al-Qalam, 1991. ______. al-MuAojam al-Mufradat l Alfae AlQurAoan. Beirut: Dar al-Kutub alAoIlmiyyah, 2004. Dhaif. Syauqi. al-MuAojam al-Wasi. Mesir: Maktabah asy-Syuruq ad-Dauliyah. Gros. Steen. Externalism in Semantics: in the Routledge Handbook of Semantics Nick Riemer New York: Routlegde, 2016. Hanafi. Wahyu. Linguistik Al-QurAoan (Reinterpretasi Makna Manusia di Balik Surat al-FAtiuah dalam Wacana Semanti. Jurnal Studia Quranika Vol. 2 No. Juli 2017. Izutsu. Toshihiko. Relasi Tuhan dan Manusia: Pendekatan Semantik Terhadap Al-QurAoan. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2003. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2015. Mufid. Miftahul. Antonim dalam Al-QurAoan Perspektif Ali al-Khuli (Kajian Semantik dalam Surat Luqma. Jurnal Humaniora Vol. 2 No. September 2017. Munawwir. Kamus al-Munawwir Arab Indonesia. Surabaya: Pustaka