Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK MASYARAKAT ALFATIHAH FARM DESA JELBUK MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN USAHA PASCA PANEN Khanifatul Khusna1*. Agus Priyono2. Salma Fauziyyah 3. Alif Mirzania4 . Abdul Muhsyi5 N Ari Subagio6 Hari Sukarno 7 Novi Puspitasari8 1,2,3,4,5,6,7,8 Prodi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Jember e-mail: Khanifatul. feb@unej. Article History: Received: 27 Februari 2025 Revised: 12 Maret 2025 Accepted: 16 Maret 2025 Keywords: Pelatihan. Pendampingan. Manajemen Usaha. Kewirausahaan. Metode ABCD. Abstrak: Petani merupakan pelaku utama untuk mewujudkan ketahan pagan baik didalam rumah tangga maupun masyarakat secara luas. Namun regenerasi petani semakin tahun megalami penurunan, dikarenakan profesi petani dianggap tidak bisa menjamin hidup yang sejahtera. Kelompok masyarakat petani menjadi wadah bagi petani-petani didesa untuk menyampaikan inspirasi mereka. POKMAS Al Fatihah Farm merupakan salah satu POKMAS di Desa Jelbuk yang mencoba untuk mengkoordinir hasil pertanian para petani untuk dijual dengan harga yang lebih Akan tetapi. POKMAS ini mengalami permasalahan yaitu POKMAS Al Fatihah Farm belum memiliki manajemen usaha tani yang baik. Berdasarkan permasalahan tersebut tim pengusul memberikan solusi berupa Pelatihan manajemen usaha tani mulai dari proses tanam sampai pada pasca panen. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ABCD. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan anggota POKMAS dan petani Desa Jelbuk dalam memanajemen hasil pertanian. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 25 orang dengan hasil evaluasi sebanyak 80% peserta mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman materi Evaluasi kegiatan pengabdian melalui penyampaian materi terlalu akademik, sementara anggota POKMAS mayoritas tidak lulus pendidikan Hal ini menyebabkan tim melakukan improvisasi penyampaian materi ditengah kegiatan berlangsung tanpa mengurangi inti materi. Pendahuluan Pertanian merupakan sektor yang sangat penting karena sangat dibutuhkan oleh semua kalangan masyarakat (Elfahmi et al. , 2. Kecamatan Jelbuk terletak di bagian wilayah utara Kabupaten Jember. Kebanyaakan topografi desa-desa Kecamatan Jelbuk merupakan desa yang berada di lereng pegunungan Argopuro. Dilihat dari posisi topografi tersebut maka sub sector perkebunan merupakan yang terluas. Luas wilayah Kecamatan Jelbuk 42,18 Km2 yang terdiri dari . ,05%) lahan pertanian dengan rincian 39 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. sebagai berikut lahan sawah seluas 1. 194 ha , luas tegal/ladang 2. 043,28 ha, luas lahan perkebunan 181,22 ha dari luas wilayah, dengan demikian menunjukan mata pencaharian penduduk kecamatan Jelbuk sebagian besar disektor pertanian. Tabel 1. Empat Jenis Tanaman Pangan yang Terbesar di Kecamatan Jelbuk Jenis Tanaman Satuan (To. Jagung 680,30 Padi Kacang Tanah 352,50 Ubi Kayu 302,00 Sumber: Kecamatan dalam Angka Tahun 2014 Profesi petani merupakan pelaku utama untuk mewujudkan ketahan pagan baik didalam rumah tangga maupun kemasyarakat secara luas. Namun regenerasi petani semakin tahun mengalami penurunan, karena menjadi seorang petani di Indonesia tidak bisa menjamin hidup semakin sejahtera. Hal tersebut disebabkan oleh masalah yang selalu muncul di sektor pertanian sampai saat ini tidak bisa teratasi secara baik dan petani selalu menjadi sasaran dalam kepentingan yang lain. Data BPS tahun 2023 Jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) sebanyak 29. 202 unit atau turun 7,45 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 31. 295 unit (BPS, 2. Petani di Indonesia tidak akan bisa merdeka atau sejahtera sampai petani tersebut bisa menentukan harga jual hasil panennya secara mandiri. Kesenjangan pembagian keuntungan yang didapat antara petani dan distributor, petani yang paling banyak dirugikan. Berdasarkan penelitian Dahiri . terdapat disparitas kesejahteraan petani yang signifikan, sehingga tingkat disparitasnya menghasilkan tujuh tingkatan atau tujuh klaster kesejahteraan petani dimana berdasarkan subsektor, maka subsektor tanaman pangan merupakan NTP dengan nilai terendah. Hasil yang didapat tidak sebanding dengan resiko yang dialami petani. Kondisi demikian yang menyebabkan pekerjaan sebagai petani tampaknya tidak menjanjikan. Keuntungannya tak seberapa, belum lagi dihitung dengan kerugian ketika cuaca tidak mendukung ataupun serangan hama. Untuk itu, diperlukan sarana yang mampu memotong rantai perniagaan yang cukup panjang untuk komoditas pertanian. Harapannya, petani mampu menyediakan produknya secara langsung ke konsumen sehingga keuntungan yang diperoleh petanipun Berdasarkan permasalahan di atas, terdapat kelompok masyarakat yang terdiri dari anak muda Desa Jelbuk yang peduli terhadap kesejahteraan petani yang dinaungi dengan pembentukan Kelompok Masyarakat (POKMAS) Alfatihah Farm. POKMAS Al Fatihah Farm terbentuk pada tahun 2021 dan disahkan melalui keputusan Kepala Desa Jelbuk Nomor: 141/20/15. 2004/2023. Pokmas Al Fatihah Farm hadir sebagai entitas yang membawa semangat baru dalam pengembangan ekonomi dan sosial di Desa Jelbuk. Di tengah banyaknya kelompok masyarakat . yang berfokus pada penguatan ekonomi internal anggotanya. Al Fatihah Farm menonjol karena pendekatannya yang lebih holistik dan inklusif. Kelompok ini tidak sekadar mengejar profit atau keuntungan material semata, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap 40 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. pemberdayaan sosial dan kemandirian masyarakat secara luas. Berbeda dengan pokmas lainnya. Al Fatihah Farm merancang program-program yang tidak hanya menguntungkan anggotanya, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat desa dalam proses pembangunan ekonomi. Mereka percaya bahwa kemajuan suatu desa hanya dapat tercapai apabila semua pihak terlibat dan merasakan Oleh karena itu, sejak awal berdirinya. Al Fatihah Farm telah berupaya aktif menjalin sinergi dengan stakeholder desa, seperti petani desa jelbuk, pemerintah desa, serta akademisi. Dalam praktiknya. Al Fatihah Farm mengembangkan kegiatan-kegiatan produktif seperti pertanian terpadu, peternakan, dan pengolahan hasil tani . erupa hasil singkon. yang tidak hanya menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendorong transfer pengetahuan antarwarga. Selain itu, al fatihah farm juga menginisiasi pelatihan dan pendampingan yang bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi untuk masyarakat yang ingin mandiri secara ekonomi, terutama generasi muda dan kelompok rentan yang selama ini belum banyak disentuh program pemberdayaan. Kegiatan Al Fatihah Farm tidak berhenti pada produksi. Mereka juga membangun jaringan pemasaran yang melibatkan pelaku usaha lokal dan digitalisasi usaha, sehingga produk-produk hasil pokmas dan oetani lokal bisa menembus pasar yang lebih luas. Semua ini dilakukan dengan prinsip keterbukaan dan semangat gotong royong, menjadikan Al Fatihah Farm bukan hanya sebagai kelompok usaha, tetapi sebagai motor penggerak transformasi sosial dan ekonomi di Desa Jelbuk. Dengan visi besar menciptakan desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Pokmas Al Fatihah Farm telah menunjukkan bahwa kolaborasi antara orientasi ekonomi dan misi sosial adalah kunci untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. POKMAS Al Fatihah Farm telah mengkoordinir masyarakat di Desa Jelbuk untuk tidak lagi menjual hasil panennya dalam bentuk gabah melainkan menjual dalam bentuk beras yang sudah di kemas. Rencananya harga jual beras disepakati antara POKMAS Alfatihah Fram dengan petani yang telah tergabung. Kendala POKMAS Al Fatihah Farm saat ini adalah Petani di desa jelbuk atau sekitarnya masih belum banyak yang tertarik untuk bergabung menjadi anggota POKMAS karena program pertanian di POKMAS yang dianggap kurang menjanjikan. Hal ini dikarenakan POKMAS Al Fatihah Farm masih belum memiliki manajemen usaha yang baik. Kegiatan usahatani membutuhkan suatu manajemen dalam seluruh aktivitas yang dilakukan agar tujuan utama usahanya dapat tercapai (Ayati et al. , 2. Manajemen usahatani perlu dipahami oleh petani, karena keberhasilan suatu usahatani sangat ditentukan oleh bagaimana manajemen yang dijalankan dalam usaha tersebut (Haryono et al. , 2. Kegiatan manajemen usahatani meliputi tentang bagaimana pengeloaan sumber daya alam, sumber daya manusia dan modal yang dimiliki sehingga dapat menjadi lebih efektif dan efisien bagi usahatani yang dilakukan. Petani berperan penting sebagai seorang manajer atas usaha yang dijalankannya. Sebagai contoh, kegiatan manajemen SDM meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan usahanya termasuk pengambilan keputusan, perencanaan sumber daya manusia, dan analisis 41 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. pekerjaan jika menggunakan tenaga kerja dari luar untuk menjalankan usahanya (Nursida et al. , 2. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa petani juga membutuhkan keterampilan manajemen usaha yang bagus. Berdasarkan hasil penelitian dalam kegiatan berusahatani diperlukan manajemen dalam pelaksanaannya, bila usahatani tidak maksimal dalam melakukan manajemen usahatani, maka produksi yang dihasilkan juga tidak akan maksimal (Riyanto & Iswarini, 2. Hasil penelitian Effendi et al. , . juga menunjukkan bahwa manajemen agribisnis mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap peningkatan peningkatan produktivitas petani. Begitu pula dengan hasil penelitian (Hikmah & Salawati, 2. yang menunjukkan manajemen usaha (Perencanaan. Pengorganisasian. Pelaksanaan. Pengawasan dan Evaluas. memiliki kontribusi terhadap Peningkatan Pendapatan usahatani cengkeh. Gambar 1. Lokasi POKMAS Al Fatihah Farm Berdasarkan permasalahan dan teori yang terkait dengan permasalahan maka tim pengusul memberikan beberapa solusi pemecahan masalah antara lain pelatihan pendampingan terkait manajemen usaha tani dan pengelolaan pascapanen pada anggota petani POKMAS Al Fatihah Farm. Tujuan dari Solusi adalah menjadikan POKMAS Al Fatihah Farm sebagai pilot project manajemen usaha tani dan pengelolaan pasca panen. Harapannya masayarakat sekitar POKMAS Al Fatihah Farm sadar bahwa petani dapat mandiri untuk menentukan harga jual pasca panen melalui manajemen usaha dan pengelolaan pasca panen yang baik. Selain itu, tim pengusul juga memberikan Solusi terkait pelatihan dan pendampingan wirausaha tani yang memungkinkan untuk dilakukan selama menunggu panen tiba. Petani di Desa Jelbuk atau sekitarnya masih belum banyak yang tertarik untuk bergabung menjadi anggota POKMAS karena program pertanian di POKMAS yang dianggap kurang menjanjikan. Hal ini disebabkan karena manajemen usaha tani yang dilakukan oleh POKMAS Al Fatihah Farm masih kurang dijalankan dengan baik. Solusi yang dilakukan oleh tim peneliti untuk mengatasi permasalahan di atas adalah melakukan manajemen usaha tani yang baik melalui kegiatan pelatihan dan Semakin berkembangnya usaha pertanian, menuntut para petani untuk melakukan manajemen atas usaha yang dijalankan. Model manajemen usaha menurut 42 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. terdiri dari manajemen sumber daya manusia, manajemen produksi, manajemen pemasaran, dan manajemen keuangan. Keterbatasan kualitas SDM baik dari segi pendidikan formal maupun pengetahuan dan keterampilannya sangat berpengaruh terhadap manajemen pengelolaan usahanya, sehingga usaha tersebut sulit untuk berkembang dengan optimal. Atas dasar tersebut perlu adanya manajemen yang baik dalam pengelolaan usaha, baik dari segi perencanaan produksi, pengelolaan SDM, pemasaran bahkan pencatatan transaksi keuangannya. Oleh sebab itu, perlu dilakukannya sosialisasi strategi manajemen usaha pertanian di Desa Jelbuk Jember. Metode Pelaksanaan Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Developmen. yang merupakan sebuah alternatif pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan asset, yaitu potensi yang dimiliki oleh masyarakat sendiri. Melalui penggunaan potensi atau kekayaan yang dimiliki masyarakat, diharapkan dapat digunakan sebagai senjata pamungkas untuk melakukan program pemberdayaan masyarakat pada wilayah tersebut (Maulana, 2. Pelaksanaan pelatihan POKMAS dan petani ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Developmen. yang mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang ada di sekitar desa. Salah satu tujuan pendekatan ini adalah menggali aset yang dimiliki dalam suatu wilayah. Khalayak Sasaran dalam kegiatan pelatihan ini adalah . petani di Desa Jelbuk. Pemilihan sasaran ini didasarkan bahwa petani pada dasarnya sudah mempunyai jiwa wirausaha namun masih sangat terbatas terkait pengetahuan kewirausahaan . Anggota kelompok masyarakat (POKMAS Al Fatihah Far. yang mempunyai minat untuk berwirausaha. Keikutsertaan anggota kelompok masyarakat dari kalangan ini lebih kepada mempersiapkan diri untuk menyiapkan produk baru diluar produk beras. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah anggota kelompok masyarakat dan petani yang ada di Desa Jelbuk Jember. Kegiatan ini dilakukan di halaman POKMAS Al Fatihah Farm pada tahun 2024. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan dengan bantuan media LCD, proyektor, dan sound Kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan dengan melibatkan beberapa anggota POKMAS dan beberapa petani Desa Jelbuk. Setelah kegiatan pelatihan manajemen usaha tani dilakukan maka dilanjutkan dengan evaluasi pelaksanaan dan keberlanjutan program. Evaluasi dilakukan dengan memberikan test secara lisan secara informal berupa pertanyaan terkait manajemen usaha tani. Pertanyaan diajukan secara informal dikarenakan sebagian besar petani dan anggota POKMAS buta aksara, sehingga tidak memungkinkan jika diberikan pertanyaan formal dalam bentuk tulisan ataupun wawancara formal. Evaluasi ini diberikan sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan pemahaman tentang manajemen usaha tani serta materiAemateri yang telah Narasumber dalam kegiatan pelatihan adalah Bapak Agus Priyono selaku ketua pengabdian yang menjelaskan tentang manajemen usaha tani, serta Bapak Hari Sukarno yang akan memberikan pendampingan terkait manajemen keuangan UMKM sehingga manajemen usaha tani pada POKMAS ini berjalan dengan baik. POKMAS Al Fatihah 43 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. Farm dan juga Pemerintah Desa Jelbuk berpartisipasi dalam seluruh kegiatan pengmas dan menyediakan tempat saranaguna menunjang kegiatan pengabdian masyarakat ini. Secara sistematis kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengatasi masalah pertama dilakukan dengan alur pada Gambar 2. Gambar 2. Alur kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Usaha Tani Hasil dan Pembahasan POKMAS Al Fatihah Farm terbentuk pada tahun 2021 dan disahkan melalui keputusan Kepala Desa Jelbuk Nomor: 141/20/15. 2004/2023. POKMAS Al Fatihah Farm telah mengkoordinir masyarakat di Desa Jelbuk untuk tidak lagi menjual hasil panennya dalam bentuk gabah melainkan menjual dalam bentuk beras yang sudah di kemas. Rencananya harga jual beras disepakati antara POKMAS Alfatihah Fram dengan petani yang telah tergabung. Pengenalan Program Pengabdian Isi kegiatan pada tahap ini adalah mengundang perwakilan anggota POKMAS Al Fatihah Farm Desa Jelbuk dan perwakilan perangkat desa untuk menjelaskan program dosen mengabdi ke desa serta pengenalan anggota tim. Saat itu, dihadiri oleh ketua POKMAS Al Fatihah Farm Desa Jelbuk yaitu Mega Agustiningsih dan perwakilan perangkat desa yang diwakili oleh Sekertaris Desa Jelbuk yaitu Bapak Sujono. Partisipasi mitra dalam bentuk memfasilitasi tempat yang berlokasi di Kantor Desa Jelbuk. Hari Senin, tanggal 20 Mei 2024. mulai pukul 10. 00 sampai 12. 00 WIB. Para pengelola dan perwakilan desa menyambut baik program pengabdian ini dan bersedia untuk bersinergi untuk mensukseskan program pengabdian ini karena program tersebut juga dapat digunakan untuk mengembangkan Kelompok Masyarakat AlFatihah Farm Desa Jelbuk. 44 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. Gambar 3. Kegiatan Pengenalan Program Pengabdian Pelatihan Manajemen Usaha Tani Oleh Tim Pengmas Isi kegiatan pada tahap ini adalah pelatihan manajemen usaha tani dengan seluruh anggota POKMAS Al Fatihah Farm dan petani desa Jelbuk terkait permasalahan kewirausahaan yang selama ini dialami oleh para anggota. Berdasarkan hasil diskusi awal dengan ketua POKMAS ditemukan bahwa POKMAS Al Fatihah Farm belum memiliki manajemen usaha tani yang baik. Sehingga solusi yang ditawarkan oleh tim pengusul adalah melakukan kegiatan pelatihan terkait manajemen usaha tani dengan tema manajemen usaha tani dan manajemen keuangan untuk POKMAS. Pelatihan dihadiri oleh anggota POKMAS Al Fatihah Farm dan petani Desa Jelbuk sebanyak 25 Kegiatan pelatihan diadakan pada hari Kamis tanggal 23 Mei 2024 pukul 15. WIB Ae 18. 00 WIB. Pelatihan dilakukan di halaman POKMAS Al Fatihah Farm dan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar sesuai dengan rundown. Acara diwali dengan pembukaan oleh MC , doa dan sambutan dari ketua POKMAS Al Fatihah Farm, yaitu Mega Agustiningsih. Selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Pemateri pada acara ini adalah Drs. Agus Priyono. M yang menyampaikan materi manajemen usaha tani secara umum dan dilanjutkan dengan materi manajemen keuangan untuk POKMAS yang disampaikan oleh Dr. Hari Sukarno. MM. Penyampaian materi dikemas dengan bahasa sederhana dengan tujuan agar mudah dimengerti oleh para audiens. Para anggota POKMAS dan perwakilan petani Desa Jelbuk yang hadir sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber, bahkan beberapa masyarakat juga ada yang menyampaikan pertanyaan. Gambar 4. Sambutan dari Ketua Pokmas Al Fatihah Farm 45 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. Gambar 5. Pembukaan Pelatihan Manajemen Usaha Tani dan Manajemen Keuangan Gambar 6. Penyampaian Materi oleh Pemateri Evaluasi Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berdasarkan hasil observasi selama kegiatan pengabdian, ditemukan bahwa sebagian besar peserta tidak bisa baca tulis maka tim melakukan evaluasi dengan cara evaluasi formatif. Evaluasi ini digunakan sebagai sarana pengumpulan data dan informasi yang akan dimanfaatkan sebagai dasar dalam memperbaiki kualitas program Data dan informasi dari evaluasi formatif merupakan data informasi yang berhubungan dengan kekurangan yang ada pada saat program pelatihan. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan, kekurangannya adalah penyampaian materi yang terlalu akademik karena tim berpersepsi awal bahwa anggota pokmas sdh lancar baca tulis dan minimal sudah lulus pendidikan formal. Berdasarkan observasi tersebut, maka tim melakukan improvisasi penyampaian materi ditengah kegiatan berlangsung tanpa mengurangi inti materi. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 25 orang yang mana 20 orang telah mengikuti pretest dan posttest lengkap. Berdasarkan hasil evaluasi sebanyak 80% 46 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. peserta mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman materi pelatihan dengan rincian rata-rata skor pretest: 45. rata-rata skor posttest: 75. sehingga peningkatan rata-rata: 30 poin. Perbandingan hasil pretest dan posttest ditampilkan pada Gambar 7. Gambar 7. Perbandingan Hasil Pretest dan Posttest Kesimpulan Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya pada petani Desa Jelbuk dan anggota POKMAS Al Fatihah Farm mengenai manajemen usaha tani mulai panen sampai pencatatan keuangan berjalan dengan lancer. Indikator keberhasilan program yaitu: . peserta berpartsipasi aktif dan antusias dalam sesi ceramah tentang materi manajemen usaha tani dan manajemen keuangan untuk usaha mikro, dan . peserta berhasil meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang manajemen usaha tani dan manajemen keuangan, hal ini terbukti dari respon positif peserta saat menanyakan terkait materi yang telah disampaikan diakhir sesi pelatihan. Pengakuan/Acknowledgements Penulis mengucapkan terima kasih kepada LP2M UNEJ dan Universitas Jember yang telah memberi dukungan finansial terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat Daftar Referensi Ayati. Wibowo. , & Ridjal. Manajemen Usahatani dan Faktor-Faktor Pengambilan Keputusan Petani Padi Organik di Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 2. , 279Ae292. https://doi. org/10. 21776/ub. BPS. Statistik Daerah Kecamatan Jelbuk Tahun 2015. https://webapi. id/download. php?f=FuCIqUiy8wL/dZ1eMyr/BG1rUUY4Y2QyWnQrS TVjTS9UYjFTb0Qrbm0xZWRKZVhWSVdUMit0NjYwVlRMZDBFSEhFbUZmWlFl d2hSZ3V2Yks4RVAxdjlBaDg0bWdZbVljY085QXBQL2NoVkRKK2pHbVZXem52d llIMkJZOExYRmpvK2FnZXplbVFOMmdEYzJOTGNLZUEwa01lVjhtSmNaSWc5M UF2NzdEVDBzcEx3WThrQjNjWlVyMUxwaml0TWppN0phb1JYV0Nva2VzdW5O eHdqVE9Jazg0Y0Mzd2YyWEl6WHh0S3c9PQ== 47 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. BPS. Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 - Tahap I. https://w. id/id/pressrelease/2023/12/04/2050/hasil-pencacahanlengkap-sensus-pertanian-2023---tahap-i. Dahiri. Disparitas dan upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Jurnal Budget, 7. , 298Ae317. Effendi. Aprianto. , & Rahma. Pengaruh Manajamen Agribisnis Terhadap Produktivitas Petani Kopi Petik Merah Di Desa Bandung Jaya Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 1. , 90Ae104. https://doi. org/10. 55606/jurrit. Elfahmi. Suherman. Andayani. Agus. , & Harras. Pelatihan Manajemen Usaha Tani dengan Fokus Petani sebagai Entrepreneur di Desa Ciwangi Kecamatan Blubur Limbangan Kabupaten Garut. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Mengabdi (JIMAWAbd. , 1. , https://doi. org/10. 32493/jmab. Haryono. Zakaria. Indah. , & Saleh. Pengelolaan Manajemen Usahatani dan Permodalan Usaha Gapoktan Sumber Makmur di Desa Labuhan Ratu VI. Jurnal Pengabdian FAPERTA UNILA, 01. , 273Ae287. Hikmah. , & Salawati. Peranan Manajemen Usaha Terhadap Peningkatan Pendapatan Usahatani Cengkeh Di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Propinsi Sulawesi Tengah. Agroland, 26. , 263Ae271. Maulana. Asset-Based Community Development : Strategi Pengembangan Masyarakat. Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 4. , 259. https://doi. org/10. 24235/empower. Nursida. Istikomah. Bustomi. Sardianti. Pratiwi. , & Putra. Strategi Manajemen Usaha Pertanian di Desa Masalap Raya Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur. ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman, 2. , 9Ae14. https://doi. org/10. 32522/abdiku. Riyanto. , & Iswarini. Studi Manajemen Usahatani Dan Dampak Diperolehnya Sertifikat Produk Prima Tiga Terhadap Usahatani Jeruk Siam Di Desa Budi Mulya Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin. Societa, 12. , 26Ae34. 48 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin.