Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 4 No. Agustus 2024 ISSN : ISSN : 2775-0752 Pengaruh Hutang Jangka Pendek Dan Hutang Jangka Panjang Terhadap Return On Asset (ROA). Pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk Prawira Aditya Dzulfadeln1. Andi Tendean2. Susana Yunita Palu3 Manajemen. Sekolah Tinggi Ilmu Tri Dharma Nusantara123 Jl. Kumala II no. Makassar Prawiraaditya88@gmail. com, andi. tendean@rocketmail. com, susanayunita@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang terhadap Return On Asset (ROA) pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif, sumber data yang digunakan yaitu data sekunder. metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh nilai R2 sebesar 24,5% dan nilai dari R adalah sebesar 0,494. Dari hasil penelitian ini juga diperoleh hasil uji t,dimana t-hitung1 < t-tabel nilai . ,4905 < 3,. , berarti hutang jangka pendek secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap Return On Asset (ROA). Sementara hasil uji t pada hutang jangka panjang yaitu thitung2 < t-tabel nilai . ,14 < 3,. Artinya secara parasial hutang jangka panjang tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada Pt. Asahimas Flat Glass. Tbk. Sedangkan hasil uji f diperoleh f-hitung < f-tabel dengan nilai . ,32 < 19,. , berarti hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang tidak berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA) pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk Kata kunci: Hutang Jangka Pendek. Hutang Jangka Panjang Dan Return On Asset (ROA) PENDAHULUAN Perusahaan yang telah go public bertujuan untuk berkembangnya pemilik atau para pemegang saham memiliki peningkatan nilai perusahaan dilakukan dengan menyerahkan perusahaan kepada para profesional yang bertanggung jawab mengelola perusahaan yang disebut manajer. Para manajer yang diangkat oleh para shareholder dan diharapkan bertindak atas nama shareholder, yakni memaksimumkan profitabilitas. Profitabilitas perusahaan menjadi aspek penting yang harus diperhatikan oleh seorang manajer. Karena dari profitabilitas itulah sebuah perusahaan yang dapat melanjutkan keberlanggsungan bisnis, investasi dan ekspansi bisnis perusahaan. Hutang jangka pendek merupakan sumber pembiayaan perusahaan yang jatuh temponya kurang dari satu atau sama dengan satu tahun dan biasanya digunakan untuk mendanai kegiatan operasional perusahaan. Walaupun jumlahnya tidak sebesar hutang jangka panjang,tetapi perusahaan harus tetap berhati-hati. Hal tersebut dapat diartikan perusahaan dapat menggunakan hutang sebanyak-banyaknya karena dapat meningkatkan profitabilitas dengan cara penghematan pajak. Total hutang adalah gabungan hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang. Dengan gabungan hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang tersebut, maka membuat perusahaan tersebut semakin tinggi. Tetapi tingginya beban tersebut dapat digunakan untuk menurunkan pajak perusahaan, hal tersebut yang menjadikan keuntungan. Menurut Munawir . 5 : . , hutang lancar atau hutang jangka pendek adalah kewajiban keuangan perusahaan yang pelunasannya atau pembayaran akan dilakukan dalam jangka pendek . atu tahun sejak tanggal nerac. dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki oleh perusahaan. Menurut Kasmir . 6 : . , hutang lancar merupakan kewajiban atau hutang perusahaan pada pihak lain yang harus segera dibayar, jangka waktu hutang lancar http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 1111 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 4 No. Agustus 2024 ISSN : ISSN : 2775-0752 adalah satu tahun. Oleh karena itu Hutang lancar disebut juga hutang jangka pendek. Sedangkan Menurut Husnan dan Pudjiastuti . 5 : . , dalam bukunya yang berjudul dasardasar manajemen keuangan menjelaskan bahwa hutang jangka pendek atau short term debt merupakan hutang yang jangka waktu pengembaliannya paling lama satu tahun. Panjang menggambarkan hutang yang jangka waktunya yaitu panjang. Standarnya lebih dari 10 tahun. Hutang jangka panjang atau long-term debt yaitu satu macam perjanjian antara peminjam dengan kreditur dimana kreditur bersedia memberikan pinjaman dengan jumlah yang terbatas dan pinjaman bersedia dalam membayar secara teratur yang meliputi bunga dan pokok Hutang jangka panjang merupakan kewajiban keuangan yang jangka waktu pembayarannya ( jatuh tempony. masih jangka panjang . ebih dari satu tahun sejak tanggal Hutang jangka panjang ini pada standarnya digunakan dalam membelanjai perluasan perusahaan (Ekspans. atau pembaharuan dari perusahaan karena keperluan modal untuk keperluan tersebut meliputi total yang besar. Menurut Sartono . 6 : . , hutang jangka panjang atau longterm adalah satu bentuk perjanjian antara peminjam dengan kreditur dimana kreditur bersedia memberikan pinjaman sejumlah tertentu dan pinjaman bersedia untuk membayar secara periodik yang mencangkup bunga dan pokok pinjaman. Menurut Munawir . 5 : . , hutang jangka panjang adalah kewajiban keuangan yang jangka waktu pembayarannya . atuh tempony. masih jangka panjang . ebih dari satu tahun sejak tanggal nerac. Return on asset merupakan salah satu rasio profitabilitas. Return on asset mampu mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan pada masa lampau kemudian diproyeksi dimasa yang akan datang. Assets atau aktiva yang dimaksud adalah keseluruhan harta perusahaan yang berasal dari modal sendiri maupun modal asing yang telah diubah perusahaan menjadi aktiva-aktiva perusahaan yang digunakan untuk kelanggsungan hidup perusahaan. Return on asset atau return on investement juga merupakan suatu ukuran tentang efektifitas manajemen dalam mengelola investasinya. Disamping itu hasil pengembalian investasi menunjukan produktivitas dari seluruh dana perusahaan, baik modal pinjaman maupun modal Semakin rendah . rasio ini semakin kurang baik bagi perusahaan demikian juga Menurut Hanafi dan Halim . , return on asset adalah kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan aktivanya untuk memperoleh laba. Ratio ini mengukur tingkat kembalian investasi yang telah dilakukan oleh perusahan dengan menggunakan seluruh dana aktiva yang dimilikinya. Menurut Hery . menyatakan bahwa ROA mempunyai arti yang sangat penting sebagai salah satu teknik analisis keuangan yang bersifat menyeluruh atau Rasio ini mengukur efektifitas perusahaan dengan keseluruhan aktiva yang digunakan untuk operasi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan atau laba. Semakin tinggi persentase maka rasio ini semakin baik penggunaan asset secarah efisien untuk memperoleh keuntungan bersih dalam kegiatan operasional perusahaan. Bagi perusahaan pada umumnya masalah efesiensi penggunaan modal adalah lebih penting dari pada masalah laba, karena laba yang tinggi tidak menjadi satu-satunya ukuran bahwa perusahaan itu telah bekerja dengan efisien. Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ROA merupakan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan memanfaatkan semua sumbersumber daya yang dihasilkan dari penjualan dan investor. http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 1112 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 4 No. Agustus 2024 ISSN : ISSN : 2775-0752 Hipotesis adalah jawaban sementara tentang rumusan masalah penelitian yang belum dibuktikan kebenarannya (Sugiyono, 2. Berdasarkan urian diatas, hipotesis dalam penelitian ini adalah: H1: Diduga hutang jangka Pendek dan hutang jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap ROA pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk H2: Diduga hutang jangka pendek berpengaruh signifikan terhadap ROA pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk H3: Diduga hutang jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap ROA pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk. METODE PENELITIAN Analisis Statistik Analisis Regresi Linier Berganda Metode regresi linier berganda merupakan sebuah teknik statistika yang digunakan untuk menentukan persamaan regresi yang berguna dalam memprediksi nilai variabel yang terikat berdasarkan nilai-nilai variabel bebas. Selain itu, teknik ini juga digunakan untuk mengidentifikasi kemungkinan kesalahan dan menganalisis hubungan antara satu variabel terikat dengan dua atau lebih variabel bebas, baik secara simultan maupun secara parsial. Koefisien determinasi Nilai R2 akan berkisar 0 sampai 1. Nilai R2 = 1 menggambarkan 100% total variasi yang dibuktikan oleh variasi persamaan regresi ataupun variabel bebas, baik X1 maupun X2, mampu menerangkan variabel Y sebesar 100%. Sebaliknya apabila nilai R2 = 0 menunjukkan tidak ada total variasi yang diterangkan oleh variasi bebas dari persamaan regresi baik X1 maupun X2. Koefisien korelasi Untuk menganalisis atau pengujian hipotesis maka digunakan koefisien korelasi . yang bertujuan apabila peneliti ingin mengetahui pengaruh atau hubungan variabel independen dengan dependen Uji Simultan Apabila F-hitung > F-tabel, maka Ho ditolak dan menerima H1 artinya terdapat pengaruh Hutang jangka pendek dan Hutang jangka panjang terhadap Return On Asset pada PT. Asahimas Flat Glass. Tbk Apabila F-hitung < F-tabel, maka H1 diterima dan menolak H1 artinya tidak terdapat pengaruh Hutang jangka pendek dan Hutang jangka panjang terhadap Return On Asset pada PT. Asahimas Flat Glass. Tbk Uji Parsial Uji variabel X1 (Hutang jangka pende. Apabila thitungttabel, maka H2 diterima dan menolak H0 artinya secara parsial ada pengaruh signifikan antara hutang jangka pendek berpengaruh signifikan terhadap ROA pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk Uji variabel X2 (Hutang jangka panjan. http://jurnal. stim-lpi. id/index. php/elpei Page 1113 Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Volume 4 No. Agustus 2024 ISSN : ISSN : 2775-0752 Apabila thitungttabel, maka H3 diterima dan menolak H0 artinya secara parsial ada pengaruh signifikan antara hutang jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap ROA pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis statistik Analisis Regresi Linier Berganda Y= 6,25 -0,0000026x1 -0,0000007x2 a= 6,25merupakan nilai kostan,atau artinya jika hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang (X) bernilai 0, maka besarnya Return On Asset pada perusahaan Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk adalah 6,25% b1= -0,0000026 artinya besarnya koefisien variabel hutang jangka pendek dimana setiap peningkatan atau kenaikan variabel hutang jangka pendek perusahaan sebesar 1 satuan (Rp. , maka nilai Return On Asset akan mengalami penurunan sebesar -2,6% dengan asumsi bahwa variabel lainnya konstan. b2= -0,0000007 artinya besarnya koefisien variabel hutang jangka panjang dimana setiap peningkatan atau kenaikan variabel hutang jangka panjang sebesar 1 satuan (Rp. , maka nilai Retun On Asset akan mengalami penurunan sebesar 0,7% dengan asumsi bahwa variabel lainnya konstan. Koefisien Determinasi Koefisien dterminasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang dalam menjelaskan return on asset R2= 0,245 atau 24,5% Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,245 atau dalam persentase 24,5%. Artinya bahwa sebesar 24,5% nilai Return On Asset pada perusahaan dijelaskan oleh hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang. Koefisien Korelasi Koefisien korelasi digunakan untuk mengukur keratan hubungan antara variabel terikat Y dengan variabel bebas X, semakin besar nilai koefisien korelasi menunjukan semkin eratnya hubungan dan sebaliknya. Koefisien korelasi merupakan akar dari koefisien determinasi dengan nilai sebesar R= 0,494. Dari nilai koefisien korelasi diatas sebesar 0,494 nilai ini menunjukan hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang memiliki hubungan yang tidak kuat terhadap Return On Aset Uji Simultan Kriteria hipotesis F-hitung 0. 05 maka maka hutang jangka pendek tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset atau menolak Ha dan menrima Ho. Dengan demikian, hipotesis diajukan ditolak. Hasil uji hipotesis . ji t ) menunjukan secara parasial hutang jangka pendek tidak berpengaruh terhadap Return On Asset Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk. Untuk variabel X2 Berdasarkan kriteria hipotesis, nilai t- hitung 0. 05, yang berarti bahwa hutang jangka panjang tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Return On Asset pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk. Atau menolak Ho. dengan demikian hipotesis yang diajukan ditolak. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan sebagai berikut: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka memperoleh bahwa hasil uji t diperoleh dimana t-hitung1 < t- tabel dengan nilai -0,4905 < 3,182 dengan signifikan 0,32 > 0,05 berarti hutang jangka pendek secara parasial tidak ada pengaruh signifikan terhadap Return On Asset pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk Berdasarkan kriteria hipotesis nilai t-hitung2 < t- tabel dengan nilai 0,14 < 3,182 dengan taraf signifikan 0,32 < 0,05 yang berarti bahwa hutang jangka panjang tidak berpengaruh terhadap Return On Asset pada Pt. Asahimas Flat Glass,Tbk atau menrima Ho dan menolak Ha. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan ditolak. Berdasarkan hasil dari F hitung