P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 PENGGUNAAN STORYTELLING UNTUK MEMBANTU SISWA MTS HUSAINIYAH CICALENGKA MENGENAL PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI Teguh Nurhadi Suharsono1. Gunawan2. Rini Nuraini Sukmana3. Fauzan Andriana Rahman4. Sendhy Maula Ammarulloh5 1, 2, 3, 4, 5 Teknik Informatika. Universitas Sangga Buana korespondensi: teguh. nurhadi@usbypkp. ABSTRAK Mts Husainiyah merupakan sebuah institusi pendidikan yang terletak Panenjoan Cicalengka Kabupaten Bandung dengan jumlah siswa siswi sebanyak 152 orang. Dalam menghadapi era digital ini, para remaja yang baru menginjak usia dini akan menghadapi perubahan teknologi informasi yang sangat berkembang dengan cepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai pengenalan awal mengenai profesi yang berkaitan dengan bidang teknologi informasi, sehingga diharapkan dapat bermanfaat di era digital Metode yang digunakan dalam memberikan pengenalan tentang profesi apa saja yang berkaitan dengan bidang teknologi informasi adalah dengan Metode Storytelling, yaitu suatu metode dengan bercerita dan memberikan contoh secara nyata berdasarkan pengalaman dari para relawan yang bekerja di bidang teknologi Para siswa akan menuliskan cita-cita mereka di lembar pohon cita-cita. Berdasarkan hasil rekapitulasi dari pohon cita-cita tersebut, ternyata para siswa memilih profesi yang berkaitan dengan bidang teknologi informasi sebanyak 25,27 % dari 91 siswa yang telah diberikan pengenalan. Target awal para siswa yang memilih profesi bidang teknologi informasi adalah 20%, sehingga hal ini melebihi target dan Metode Storytelling efektif untuk digunakan dalam aktivitas yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat ini. Kata Kunci: Teknologi Informasi. Profesi teknologi informasi. Metode Storytelling ABSTRACT Mts Husainiyah is an educational institution located in Panenjoan Cicalengka. Bandung Regency with a total of 152 female students. In facing this digital era, teenagers who have just reached an early age will be faced with changes field in the rapidly evolving fin the field of information technology that is rapidly evolving. The purpose of this community service project as an initial introduction to professions related to the field of information technology, so it is hoped that it will be useful in this digital era. The method used to provide an introduction to any profession related to the field of information technology is the Storytelling Method, which is a method of telling stories and providing real examples based on the experiences of volunteers who work in the field of information technology. Students will write their goals on a goal tree sheet. Based on the recapitulation results of the dream tree, it turns out that 25. 27% of the students chose professions related to the field of information technology as many as 25. 27% of the 91 students who were given an introduction. The initial target for students who choose a profession in the field of information technology is 20%, so this exceeds the target and the Storytelling Method is effective for use in this community service activity. Keywords: Information Technology. Information technology profession. Storytelling Method PENDAHULUAN Tujuan Komunitas Bangkitkan Inspirasi Anak Bangsa (BISA) adalah untuk mendorong siswa untuk mencapai cita-cita mereka. Dengan adanya komunitas BISA masuk ke sekolah, diharapkan siswa dapat mengenal berbagai profesi, meningkatkan kepercayaan diri, dan lebih siap menghadapi tantangan. Komunitas ini juga dapat meningkatkan semangat siswa untuk mencapai impian Untuk tersebut. Komunitas BISA membuat program berbagi inspirasi yang disebut Hari Berbagi. Program ini memungkinkan relawan untuk berbagi cerita dan pengalaman mereka tentang apa yang telah mereka lakukan sehingga mereka dapat bersaing di dunia kerja sesuai Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 5 No 2 bulan November tahun 2024 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Berbagi Husainiyah ditujukan untuk siswa SMP karena masa remaja sangat penting untuk membangun Cicalengka Kab Bandung dengan jumlah siswa siswi sebanyak 152 orang. Rata-rata diharapkan para siswa menjadi termotivasi siswa-siswi hanya mengenal cita-cita standar untuk mengerahkan potensi yang dimiliki yang mereka ketahui, seperti Dokter. Polisi, untuk mencapai cita-citanya serta mampu ataupun Guru. Kegiatan Pengabdian kepada bersaing sesuai dengan tuntutan zaman. Masyarakat ini bertujuan memperkenalkan Tim Dengan PKM Universitas Hari Sangga Informasi. Situasi dari Mts Husainiyah seperti pada Gambar 1, yaitu bagian A menunjukkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat gedung sekolah, bagian B menunjukkan pengetahuan kepada siswa-siswi Mts Husainiyah tentang profesi di menunjukkan situasi belajar. bidang Teknologi Informasi sebagai salah satu cita-cita yang bisa mereka capai. Panenjoan ketahui, yaitu profesi di bidang Teknologi dengan Komunitas BISA dalam wujud profesi lain yang kadang mereka belum Buana menangkap peluang ini untuk bekerjasama Mts Gambar 1: Situasi Mts Husainiyah Presiden Joko Widodo (Jokow. menekankan kepada anak-anak sekolah dan siswa untuk memperoleh lebih banyak pengetahuan dan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi Revolusi Pengembangan SDM Industri 4. Oleh karena itu, ia juga berpesan disebutnya jadi perhatian utama pemerintah, utamanya dalam hal pendidikan tinggi. Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 5 No 2 bulan November tahun 2024 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Namun. Presiden Jokowi juga meminta agar Kebutuhan Komunitas BISA untuk relawan para pelajar dan mahasiswa tidak terkungkung terpenuhi juga dengan adanya kegiatan dengan jurusan yang dia pegang. "Kita harus Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini. Jangan dipagari oleh program-program studi yang justru membelenggu, karena semuanya Berdasarkan permasalahan di atas, maka permasalahan prioritas yang ada di Mts Husainiyah beserta Komunitas BISA adalah: akan hybrid, hybrid knowledge, hybrid skill," pesan Presiden Jokowi di Istana Negara. Jakarta. Rabu . Presiden mengatakan bahwa mahasiswa perlu memahami lebih dari Menyambut era Revolusi Industri 4. 0 yang banyak menggunakan ilmu pengetahuan yang dapat memberikan wawasan kepada siswa-siswi bentuk-bentuk profesi di berbagai bidang. Mts Husainiyah memerlukan wawasan berbagai profesi, selain profesi yang mereka ketahui seperti Dokter. Polisi dan Guru. Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa mempelajari bahasa kode untuk pemrograman komputer, atau coding, lebih penting daripada bahasa Inggris di masa depan. Jokowi mengatakan bahwa menguasai bahasa kode karena akan mempengaruhi banyak pekerjaan di masa depan. Saat berbicara kepada peserta Lemhannas PPSAXXi di Gedung DPR pada Rabu . Oktobe. Jokowi menyatakan bahwa bahasa pemrograman ini akan menjadi lebih penting di masa depan karena banyak pekerjaan lama akan tergantikan. Itu pasti Komunitas BISA memerlukan relawan Karena pengkodean mempengaruhi banyak bidang. Di SDN 017 Balikpapan, beberapa peneliti lain melakukan aktivitas, termasuk pelatihan Scratch anak-anak menggunakan metode permainan digital dan storytelling, yang menghasilkan peningkatan pengetahuan sebesar 30% . Menurut penelitian lain, storytelling adalah salah satu bercerita atau bercerita tentang suatu peristiwa dan disampaikan secara lisan dengan tujuan untuk berbagi cerita dengan orang lain. Salah satu kompetensi dasar yang diharapkan dapat menceritakan kembali teks cerita dari yang dibaca atau didengar. Tujuan penelitian ini itu penting . adalah untuk merekonstruksi metode bercerita Jadi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat tepat untuk mengenalkan tentang Teknologi Informasi orang-orang bekerja di bidang Teknologi Informasi. siswa di kelas VII SMP Al-Hidayah Medan dengan bantuan alat peraga. Untuk melakukan penelitian ini, seseorang harus melihat . kondisi yang diperlukan untuk menerapkan metode bercerita dan . pengaruh alat peraga Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 5 No 2 bulan November tahun 2024 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Penelitian Dalam melafalkan / mengucapkan kosakata Bahasa penelitian ini, data dikumpulkan melalui Inggris dengan tepat. Para siswa diberikan Tujuan 4 SD Muhammadiyah 1 Medan dalam Hasil Pengabdian Masyarakat penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran (PKM) ini adalah untuk meningkatkan menceritakan kembali teks fabel di SMP Al- Hidayah Kelas VII masih gagal mencapai Muhammadiyah 1 Medan tentang kosakata hasil dan respons yang optimal, baik dari Bahasa respons siswa, kemampuan berbicara, dan metode storytelling yang diajarkan dengan benar, para siswa dilatih untuk mengucapkan rekonstruksi diperlukan untuk hasil belajar kosa kata dalam Bahasa Inggris dengan baik dan respons siswa yang lebih baik . dan benar . Dalam upaya meningkatkan Menurut penelitian lain, storytelling adalah salah satu pendekatan pendidikan yang paling berbicara, pengabdian kepada masyarakat efektif dan kompleks untuk mengajarkan (PkM) ini memanfaatkan cerita bercerita. keterampilan bahasa Inggris . Penelitian Salah satu cara mengajar siswa berkomunikasi lebih lanjut menunjukkan bahwa storytelling secara kreatif adalah storytelling. PKM ternyata dapat membantu mengembangkan ini bertujuan untuk membantu guru PAUD terampil menentukan nilai kearifan lokal . Inggris. Dengan Menurut survei, sebagian besar anak usia karakter anak usia dini berbasis kearifan lokal. berbahasa Indonesia yang kurang, karena Pembelajaran dengan menggunakan video mereka hanya menggunakan bahasa Indonesia digital dongeng dapat menarik minat peserta Kemampuan didik untuk memahami pesan moral dalam berbahasa Indonesia sangat penting bagi anak- dongeng . Tujuan penelitian tambahan anak agar mereka dapat memperoleh hasil adalah untuk mengetahui seberapa besar belajar yang lebih baik. Bertolak dari masalah pengetahuan anak-anak tentang kegiatan tersebut, anak-anak usia sekolah dasar terlibat bercerita, seperti bercerita dalam bahasa dalam kegiatan "Storytelling". Tujuan dari Inggris dan menggunakan teknologi berbasis kegiatan ini adalah untuk membantu SDI Hasil perhitungan skala Gutman Weranggere menunjukkan bahwa anak-anak menerima . , sosial, dan konatif anak . nilai pengetahuan rata-rata sejumlah 41%. menggunakan metode storytelling . Tujuan Mereka menerima nilai yang rendah, atau Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dengan kata lain, mereka kurang memahami untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas storytelling berbasis multimedia . Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 5 No 2 bulan November tahun 2024 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat yang diselenggarakan untuk Mts Husainiyah Panenjoan Cicalengka Kab Bandung adalah melakukan Teknologi Informasi. Kegiatan PKM ini sesuai dengan format kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan mencapai tujuan berikut dari Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi (IKU): IKU Solusi untuk masalah ini adalah: Komunitas BISA memerlukan relawan yang dapat memberikan wawasan kepada siswa-siswi bentuk-bentuk terpenuhi dengan 3 orang Dosen bersedia sebagai relawan dalam memberikan pemahaman tentang profesi di bidang teknologi informasi. Mts Husainiyah memerlukan wawasan Mahasiswa berbagai profesi, selain profesi yang Mendapat Pengalaman di Luar Kampus, mereka ketahui seperti Dokter. Polisi dan Guru dapat terpenuhi dengan kehadiran 3 mahasiswa Teknik Informatika pada tahun 2021 membuat skenario cerita pemahaman tentang profesi di bidang teknologi informasi, sehingga mereka dapat lebih paham dengan berbagai pemahaman siswa-siswi tentang profesi macam profesi dengan menggunakan yang berkaitan dengan bidang teknologi Metode Storytelling. Storytelling Masyarakat, pencapaian 3 orang dosen, menghasilkan Metode Storytelling merupakan salah satu IKU 5. Hasil Kerja Dosen Digunakan Dosen siswa-siswi tentang profesi teknologi metode berbicara yang berupa kegiatan peristiwa, dan disampaikan secara lisan yang bertujuan untuk berbagi cerita dengan orang lain . informasi dengan metode storytelling di Husainiyah pemahaman 20%. Pada Gambar 2 terdapat langkah-langkah pelaksanaan program PKM. METODE Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 5 No 2 bulan November tahun 2024 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Gambar 2: Langkah-langkah pelaksanaan program PKM Langkah-langkah terdapat pada Gambar 4 dengan penjelasan sebagai berikut: Tim melakukan survey ke Mts Tim membuat skenario cerita. Berdasarkan kebutuhan dan permasalahan Husainiyah. Survey Mts Husainiyah, pengenalan para siswa berkaitan dengan profesi di bidang teknologi informasi yang kebutuhan serta permasalahan yang harus Tim PKM tangani dari Mts Husainiyah. dapat lebih mudah dipahami oleh para siswa dalam bentuk skenario cerita, dengan contoh cover skenario seperti pada Gambar 3. Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 5 No 2 bulan November tahun 2024 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Gambar 3: Cover skenario pemahaman profesi di bidang teknologi informasi Tim membuat anggaran. seperti pada Gambar 4, yaitu bagian A Berdasarkan semua kebutuhan dari kegiatan menunjukkan saat selesai kegiatan di tiap kelas, bagian B menunjukkan saat melakukan PKM ini telah dibuatkan anggaran. Pelaksanaan kegiatan PKM. pemahaman profesi di bidang teknologi Pelaksanaan kegiatan PKM ini memberikan pemahaman tentang profesi-profesi yang berkaitan dengan bidang teknologi informasi Gambar 4: Kegiatan PKM Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 5 No 2 bulan November tahun 2024 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Tim evaluasi hasil kegiatan. pemahaman siswa tentang profesi yang berkaitan dengan teknologi informasi ini Evaluasi pelaksanaan program dilakukan berdasarkan para siswa menuliskan cita-cita mereka di masa yang akan datang. Target adalah sebesar 20%. Para siswa menuliskan profesi mereka di masa mendatang di pohon cita-cita seperti pada Gambar 5. Gambar 5: Bentuk pohon cita-cita Tim informasi terhadap 91 siswa Mts Husainiyah. Pertanggungjawaban dari kegiatan PKM ini Para siswa di akhir kegiatan menuliskan dibuatkan laporan kegiatan PKM untuk profesi mereka di masa mendatang pada kepentingan pihak terkait. cita-cita, pengetahuan profesi yang disampaikan oleh HASIL DAN PEMBAHASAN Pada saat awal masuk kelas, para siswa dikenalkan oleh para relawan yang terlibat tentang berbagai macam profesi yang dapat mereka geluti di masa mendatang sebagai bentuk bagaimana mereka meraih citacitanya. Tim kegiatan PKM Universitas Sangga Buana telah mengenalkan tentang profesi yang berkaitan dengan teknologi para relawan. Pohon cita-cita ini memiliki manfaat untuk para siswa menuliskan mimpi mereka di masa mendatang berprofesi seperti apa yang mereka cita-citakan. Pemetaan relawan disebar ke berbagai kelas, sehingga para siswa memiliki pengetahuan tentang berbagai profesi, diantaranya profesi di bidang teknologi informasi. Hasil rekapitulasi berbagai macam profesi dari pohon cita-cita Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 5 No 2 bulan November tahun 2024 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 akhirnya oleh Tim PKM hanya diambil yang informasi saja. Hasil rekapitulasi seperti pada berkaitan dengan profesi di bidang teknologi Tabel 1. Tabel 1: Hasil rekapitulasi pohon cita-cita untuk profesi di bidang teknologi informasi Profesi Jumlah Programmer Keamanan komputer Editor Animator Operator komputer Teknisi jaringan Administrator komputer Total Sumber: data primer yang sudah diolah, 2024 Berdasarkan Tabel 1 terdapat 23 siswa berarti terdapat 25,27 % siswa telah mengenal memilih cita-cita yang berkaitan dengan profesi di bidang teknologi informasi dari profesi di bidang teknologi informasi dari 91 target 20%. siswa yang telah diberikan pengenalan tentang profesi di bidang teknologi informasi dengan teknologi informasi dengan profesi bidang menggunakan metode storytelling. Hal ini Pada Gambar 6 diperlihatkan Gambar 6: Perbandingan Profesi bidang teknologi informasi dengan bidang lain PENUTUP Kegiatan ini telah menghasilkan pengenalan tentang profesi yang berkaitan dengan bidang Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 5 No 2 bulan November tahun 2024 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 teknologi informasi dengan berdasarkan hasil Pendidikan dan Kebudayaan Missio. 2024 Feb 26. :1Ae10. rekapitulasi dari pohon cita-cita. Para siswa memilih profesi yang berkaitan dengan bidang Yuliani ND. Azmy FF. Isnaniah I. Noor P. Pengenalan Story Telling Sebagai Media untuk Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Aluh-aluh. Kayuh Baimbai : Jurnal Pengabdian Masyarakat. :24Ae8. Aini N. Herawati Y. Sabaruddin EE. Metode Storytelling Untuk Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Sekolah di PAUD. LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Priyambudi S. Probowati Y. Kegiatan Story Telling Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Indonesia Anak-Anak Usia Sekolah Dasar. Prosiding PKM-CSR. Wea DA. Reku A. Riang Y. Penerapan Metode Storytelling Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bagi Siswa-Siswi SDI Weranggere. Kecamatan Witihama. Flores Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara. Asrul N. Rahmawati R. Pelatihan Membaca Bahasa Inggris Dengan Metode Storytelling Bagi Siswa Kelas 4 SD Muhammadiyah 1 Medan. Journal Of Human And Education (JAHE). 2022 Feb 25. :43Ae9. Purnaningsih P. Sukmawati NN. Isnaeni R. Implementasi Story Telling Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Dalam Keterampilan Berbicara. Journal of Community Research and Service. Juanda J. Riska M. Darmawan FA. PKM Guru PAUD melalui Media teknologi informasi sebanyak 25,27 % dari 91 siswa yang telah diberikan pemahaman. Target awal para siswa memilih bidang teknologi informasi adalah 20%, sehingga hal Metode Storytelling efektif untuk digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. DAFTAR PUSTAKA