AGREGAT Vol. No. November 2022 ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. Prediksi Pola Distribusi Sedimentasi Waduk Sepaku Semoi * Lina Dwi Damayanti1. Dyah Ari Wulandari1. Sutarto Edhisono1 1Magister Teknik Sipil. Departemen Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Diponegoro. Semarang, *)linadwid@students. Abstract Sedimentation process caused by erosion of watershed and cliff slides around the reservoir area is always be a major problem for reservoir because it can interfere the operation and reduce the reservoir life time. Construction of Sepaku Semoi Dam in Penajam Paser Utara Kalimantan Timur provides 10,06 million m3 at normal elevation that planned as a raw water for Balikpapan and Penajam Paser Utara and also as Sepaku weatershed flood control. The Sepaku Semoi Reservoir is planned to have a life time for 50 years with 1. 06 million m3 dead storage, naturally inseparable from sedimentation problems. An analysis is needed to predict the volume of sediment using an erosion approach and sediment distribution patterns across the surface of the reservoir using the empirical area reduction method over 50 year period. Based on the analysis during the 50 year period, the total volume of sediment entering the reservoir is 7. 69 million m3, the new zero elevation at elevation 15,78 m with the normal storage capacity reduced to 2,71 million m3. This indicates a significant reduction in volume until the end of the reservoir's life time so sedimentation problems in the Sepaku Semoi Reservoir needs to be a concern. Keywords: Sepaku Semoi. Sediment Distribution. Empirical Reduction Area Method. Reservoir Sedimentation. Abstrak Proses sedimentasi waduk yang diakibatkan erosi lahan Daerah Tangkapan Air (DTA) waduk maupun longsoran tebing di sekeliling area genangan merupakan permasalahan utama waduk karena dapat menganggu pengoperasian waduk dan mengurangi usia rencana waduk. Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara menghasilkan efek tampungan normal waduk dengan volume 10,06 juta m3 yang direncanakan sebagai sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara serta pengendalian banjir di DAS Sepaku. Waduk Sepaku Semoi yang direncanakan memiliki usia guna 50 tahun dengan tampungan mati 1,06 juta m 3 tentu tidak terlepas dari permasalahan sedimentasi. Penelitian ini ditujukan untuk memprediksi besarnya volume sedimentasi menggunakan pendekatan erosi dan pola distribusi sedimen di seluruh permukaan waduk menggunakan metode empiris pengurangan luas . mpirical area reduction metho. dalam periode 50 tahun. Berdasarkan hasil analisis, selama periode 50 tahun diperoleh volume total sedimen yang masuk waduk adalah 7,69 juta m3, elevasi nol baru pada 15,78 m dan kapasitas tampungan normal berkurang menjadi 3,77 juta m3. Hal ini mengindikasikan pengurangan volume yang signifikan sampai akhir usia guna waduk sehingga penanganan permasalahan sedimentasi di Waduk Sepaku Semoi perlu menjadi perhatian. Kata Kunci: Sepaku Semoi. Distribusi Sedimen. Metode Empiris Pengurangan Luas. Sedimentasi Waduk. PENDAHULUAN Air merupakan kebutuhan dasar manusia untuk melangsungkan kehidupan. Manfaat air utamanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga, industri, pertanian hingga sebagai sumber energi listrik. Pemanfaatan sumber daya air terus dioptimalkan salah satunya adalah rekayasa untuk mengubah distribusi air yang alami dengan pembangunan waduk. Tampungan pada sebuah waduk digunakan untuk menyimpan air selama musim hujan dan memanfaatkannya selama musim (Sudjarwadi, 1. Bendungan merupakan suatu proyek infrastruktur jangka panjang yang tidak hanya selesai pada saat pembangunannya selesai, namun berlanjut sampai ke proses pengoperasian dan pemeliharaan sehingga memberikan manfaat sesuai dengan tujuan rencana. Perencanaan sebuah waduk dalam memberikan manfaat tujuan berkaitan erat dengan rencana usia guna waduk yang didasarkan pada lamanya waktu sejumlah sedimen mengisi penuh tampungan mati (Mukti, 2019. Achsan et al, 2. Sedimen waduk umumnya berasal dari material hasil erosi lahan yang terbawa aliran air pada suatu Daerah Aliran Sungai (DAS) kemudian mengendap di lokasi tertentu yang kecepatan alirannya melambat atau berhenti seperti pada kaki bukit, daerah cekungan, sungai dan waduk (Arsyad, 2. Proses sedimentasi akan DAMAYANTI/PREDIKSI POLAA/673-678 menjadi sebuah permasalahan serius jika terjadi terus menerus di sebuah waduk. Jumlah sedimen di waduk akan selalu bertambah dan mengurangi kapasitas tampungan waduk pada periode tertentu (Mahmud et al, 2. Pengurangan kapasitas waduk akan berdampak pada berkurangnya kemampuan reduksi banjir, kapasitas manfaat waduk dan umur layanan. Sebagian material sedimen akan diendapkan ke seluruh permukaan waduk membentuk suatu pola yang dipengaruhi oleh bentuk waduk, jenis operasi dan jenis sedimen (Morris et al, 2. Pola distribusi sedimen pada tampungan waduk ini dapat digunakan untuk memperkirakan volume tampungan efektif sepanjang umur rencana waduk karena pengendapan sedimen yang terjadi terus menerus akan mengurangi volume tampungan efektif dan berdampak pada umur rencana waduk (Setyono, 2. Bendungan Sepaku Semoi yang terletak di Kecamatan Sepaku. Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan salah satu infrastruktur jangka panjang dengan umur rencana 50 tahun yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan air baku di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, dimana Kabupaten Penajam Paser Utara direncanakan sebagai lokasi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Volume tampungan waduk sebesar 10,3 juta m3 dengan kapasitas penyediaan air baku sebesar 2,5 m3/detik yang akan dialirkan ke Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 2 AGREGAT Vol. No. November 2022 m3/detik dan sisanya ke Kota Balikpapan sebesar 0,5 m3/detik (BWS Kalimantan IV, 2. Permasalah sedimentasi waduk tentu akan menjadi tantangan dalam pengelolaan dan pengoperasian Bendungan Sepaku Semoi di masa mendatang mengingat bendungan tersebut juga dipersiapkan sebagai sumber air baku rencana pemindahan IKN tahap awal ke Kabupaten Penajam Paser Utara. Mempertimbangkan proses penyebaran sedimen pada tampungan waduk di masa mendatang yang dapat mengurangi kapasitas tampungan efektif maka perlu dilakukan prediksi dan analisis terkait pola distribusi pengendapan sedimen di Waduk Sepaku Semoi. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi besarnya volume dan pola pengendapan material sedimen di seluruh permukaan dasar waduk dalam periode umur rencana waduk yaitu 50 tahun sehingga dapat diketahui akumulasi sedimen pada tiap-tiap elevasi waduk menggunakan metode empiris area reduction method . etode pengurangan lua. Prediksi pola sebaran sedimen di waduk diharapkan dapat menjadi acuan dan saran bagi pengelola waduk dalam pelaksanaan kegiatan operasi dan ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. = faktor panjang dan kemiringan lereng = faktor penutup lahan dan manajemen tanaman = faktor tindakan konservasi praktis. CFRG = faktor pecahan batuan kasar . xp(-0. rock = persentasi kerikil, kerakal, pada tanah. METODE Dalam penyelesaian penelitian ini, terdapat 2 analisis utama yang dilakukan yaitu analisis sedimen yang mengendap di waduk dihitung berdasarkan pendekatan erosi lahan dan analisis distribusi sedimen di waduk menggunakan metode empiris pengurangan luas . mpirical area reduce metho. Langkah penyelesaian penelitian digambarkan dalam sebuah diagram alir yang disajikan pada Gambar 1. Adapun data yang diperlukan untuk dasar analisis adalah data sekunder sebagai berikut: Data karakteristik DTA Waduk Sepaku Semoi Data teknis Bendungan Sepaku Semoi Data kurva lengkung kapasitas Waduk Sepaku Semoi Prediksi jumlah sedimen waduk Prediksi sedimen inflow untuk waduk yang masih dalam tahap desain, konstruksi maupun yang telah beroperasi dapat dilakukan dengan pendekatan erosi dan pendekatan hidrologi. Pendekatan erosi dilakukan dengan analisis erosi lahan (USLE. MUSLE. RUSLE. SWAT dan lainny. , memperkirakan Sediment Delivery Ratio (SDR) dan sedimen dasar. Pendekatan erosi dilakukan apabila terbatasnya data pengukuran sedimen layang maupun sedimen dasar. Metode SWAT dapat diselesaikan menggunakan Persamaan 1 berikut. ycIyceycc = 11,8 . cEycycycyce y ycEycyyceycayco y yaycyceycaEaycyc )0,56 y yaycycycoyce y yaycycycoyce y ycEycycycoyce y yaycycycoyce y yayaycIya Dimana Sed = hasil sedimen . on/tahu. Qsurf = volume aliran limpasan permukaan . m/har. Qpeak = debit puncak limpasan . 3/deti. Areahru = luas hidrological response unit = faktor erodibilitas tanah, satuan . on/KJ) DAMAYANTI/PREDIKSI POLAA/673-678 Gambar 1. Diagram alir penelitian Prediksi distribusi sedimen di waduk Prediksi distribusi sedimen di waduk dapat dilakukan dengan berbagai metode antara lain metode empiris, metode numerik dan pengukuran bathimetri Metode empiris sendiri terdiri dari metode penambahan luas dan metode pengurangan luas dimana metode pengurangan luas lebih banyak digunakan karena kemudahan dan tingkat kesalahan yang relatif lebih rendah (Tukaram et al, 2. Distribusi sedimen di waduk menurut metode pengurangan luas akan dipengaruhi oleh faktor bentuk waduk, sistem operasi waduk, ukuran butir sedimen dan volume sedimen yang mengendap di waduk (Yang, 2. Langkah analisa distribusi sedimen menggunakan metode empiris pengurangan luas . mpirical area reduced metho. dilakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut (Morris et al, 1. Menentukan besarnya volume sedimen yang mengendap di waduk. Memilih salah satu tipe kurva yang ditentukan Bentuk waduk, ditentukan dari nilai kemiringan . pada plotting kertas algoritma antara kapasitas dan kedalaman waduk seperti Gambar 2. Namun perlu diperhatikan bahwa plotting kapasitas dan AGREGAT Vol. No. November 2022 ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. kedalaman waduk didasarkan pada genangan waduk mula-mula. Selanjutnya nilai m akan menentukan tipe kurva berdasarkan Tabel 1. Apabila nilai m bervariasi maka dapat diambil nilai m yang paling dominan. Sistem operasi waduk, ditentukan menurut Tabel 2. Apabila terdapat perbedaan berdasarkan bentuk waduk dan sistem operasi waduk maka sebagai bahan pertimbangan digunakan tipe kurva berdasarkan ukuran butiran sedimen sesuai dengan Tabel 3. Gambar 2. Contoh penentuan nilai m pada kertas Algoritma Sumber: Morris et al . Pasir / material kasar Lanau Lempung i Sumber: Morris & Fan . Menentukan fungsi tak berdimensi (F) untuk mendapatkan kedalaman nol baru pada waduk di tiaptiap elevasi dengan Persamaan 2 (Morris & Fan, 2. ycIOeycOEa ya= . ya yaEa Dimana : S = total sedimen yang mengendap . uta m. H = kedalaman waduk mula-mula . Vh = volume total waduk pada elevasi H . uta m. Ah = luas total waduk pada elevasi H . uta m. Selanjutnya hitung nilai p . edalaman relati. dengan menggunakan Persamaan 3 Ea ycy= . yaycycuyc Dimana : h = kedalaman pada elevasi H . Htot = kedalaman total mula-mula . Kedalaman nol baru (P. diperoleh dari perpotongan garis yang terbentuk dari hubungan titik nilai F & p pada grafik tipe kurva waduk menggunakan Gambar 3. berdasarkan titik potong sebagai dasar penentuan elevasi nol baru waduk setelah T-tahun. Tabel 1. Hubungan Bentuk Waduk dan Tipe Kurva Bentuk waduk tipe kurva Danau 5 - 4. Dataran - kaki bukit Bukit - pegunungan Pegunungan i 5 - 3. 5 - 2. 0 - 1. Sumber: Morris & Fan . Tabel 2. Hubungan sistem operasi waduk dengan tipe kurva Bentuk Waduk Danau Tipe Kurva Dataran kaki bukit Bukit pegunungan i Pegunungan Tipe Kurva Tipe Danau Dataran - kaki bukit I atau II Bukit-pegunungan i Danau I atau II Dataran-kaki bukit Bukit-pegunungan i II atau i Danau Dataran-kaki bukit II atau i Bukit-pegunungan i Semua i Sumber: Morris & Fan . Tabel 3. Hubungan ukuran butir sedimen dengan tipe kurva Bentuk Waduk Gambar 3. Hubungan Nilai F & p Sumber: Morris et al . Mendistribusikan sedimen pada setiap kedalaman waduk berdasarkan kurva tipe waduk yang ditentukan dengan menghitung nilai luas relatif . berdasarkan kedalaman relatif . menggunakan Persamaan 4 sampai Persamaan 7 (Lara,1. Type I : yca = 5,047 ycy1,85 . Oe yc. 0,36 . Type II : yca = 2,487 ycy0,57 . Oe yc. 0,41 . Type i : yca = 16,967 ycy1,15 . Oe yc. 2,32 . Type IV : yca = 1,486 ycyOe0,25 . Oe yc. 1,34 . Tipe Kurva DAMAYANTI/PREDIKSI POLAA/673-678 AGREGAT Vol. No. November 2022 ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. Luas terkoreksi (A koreks. untuk perhitungan distibusi sedimen pada kedalaman waduk dilakukan dengan pembagian luas tampungan awal (A. pada elevasi nol baru dengan luas relatif . sesuai dengan Persamaan 8. yaycoycuycyceycoycycn = . Menghitung luas distribusi sedimen pada tiap elevasi dengan mengkalikan luas relatif . dengan luas terkoreksi (A koreks. pada point . untuk setiap elevasi di atas nol baru sesuai Persamaan 9 ya yccycnycycycycnycaycycycn = yaycoycuycyceycoycycn ycu yca Menghitung penambahan volume distribusi sedimen pada tiap elevasi dengan Persamaan 10 ycOycEa = yaEaA yaEaAOe1 OIEa Dimana : Vsh = volume sedimen pada kedalaman h . uta m. Ah' = luas terdistribusi pada kedalaman h . uta m. AhAo-1= luas terdistribusi pada kedalaman h-1 . uta m. ih = selisih kedalaman . Menghitung volume kumulatif sedimen pada tiap elevasi dimulai dari kedalaman nol baru, dimana kumulatif sedimen pada kedalaman nol baru adalah sama dengan vol kapasitas waduk pada kedalaman nol Menghitung volume dan luas tampungan aktual waduk setelah T- tahun dapat diketahui dengan mengurangi volume dan luas tampungan awal dengan distribusi sedimen pada tiap-tiap elevasi Sepaku 6 Sepaku 7 Sepaku 8 Sepaku 9 Sepaku 10 Sepaku 11 7,40 8,11 3,06 6,05 1,44 4,10 214,96 386,07 767,07 515,87 746,50 854,82 136,97 972,31 931,25 166,84 216,13 524,41 Total 70,19 585,90 483,08 Sumber: Hasil Pengolahan Data . Selain berasal dari muatan sedimen melayang . uspended loa. , potensi sedimen yang masuk Waduk Sepaku Semoi juga dapat berasal dari muatan sedimen dasar . ed loa. Perhitungan sedimen dasar Waduk Sepaku Semoi menggunakan Metode Formula Enstein dan diperoleh potensi bed load yang masuk waduk sebesar 505,48 ton/tahun Berdasarkan hasil perhitungan sedimen layang dan sedimen dasar, diperoleh total sedimen potensial yang masuk ke waduk seperti pada Tabel 5. Dengan umur rencana layanan Waduk Sepaku Semoi selama 50 tahun maka prediksi total volume sedimen yang mengendap di waduk adalah 7,69 m3, dimana total volume sedimen yang mengendap selama 50 tahun tersebut selanjutnya dilakukan analisis prediksi distribusi pengendapan sedimen pada tiaptiap elevasi tampungan Waduk Sepaku Semoi. Tabel 5. Total Sedimen DTA Waduk Sepaku Semoi Jenis Sedimen Metode Sedimen Layang MUSLE (Suspended Loa. Sedimen Dasar Enstein (Bed Loa. Total Sedimen Potensial Tabel 4. Rekapitulasi Prediksi Laju Erosi & Sedimen Waduk Sepaku Semoi Sub-DTA Luas Sub-DTA Erosi Total on/tahu. Sepaku 1 Sepaku 2 Sepaku 3 Sepaku 4 Sepaku 5 5,11 7,76 5,86 9,96 11,35 584,74 105,38 240,84 584,74 584,91 Sedimen masuk . on/tahu. 693,56 839,34 113,32 456,27 435,67 DAMAYANTI/PREDIKSI POLAA/673-678 ton/tahun 505,48 ton/tahun 988,56 ton/tahun 610,92 ton/hari Berat Jenis Tanah 1,45 ton/m3 Luas DTA 70,19 Laju Sedimen Potensial 785,21 HASIL DAN PEMBAHASAN Prediksi sedimen yang masuk waduk Prediksi besarnya potensi sedimen yang masuk Waduk Sepaku Semoi dilakukan dengan pendekatan erosi Material hasil erosi lahan akan terbawa aliran permukaan . karena adanya lereng dan vegetasi lahan sehingga sebagian erosi akan masuk ke sungai sebagai sedimen layang. Metode SWAT sebagaimana rumus pada Persamaan 1 digunakan untuk menghitung total erosi lahan Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Sepaku Semoi yang terbagi menjadi 11 sub-DTA. Hasil rekapitulasi volume erosi total dan potensi suspended load yang masuk ke Waduk Sepaku Semoi dapat dilihat pada Tabel 4. Sedimen Potensial 483,08 m3/tahun Sumber: Hasil Pengolahan Data . Distribusi sedimen di waduk Prediksi distribusi pengendapan sedimen Waduk Sepaku Semoi dianalisis dengan menggunakan metode empiric Area Reduction Method. Kurva type II dipilih berdasarkan berdasarkan pertimbangkan bentuk waduk dan sistem operasi sesuai Tabel 1 sampai Tabel 3. Penentuan elevasi nol baru . ew zero elevatio. selanjutnya dilakukan dengan menggunakan dengan plotting nilai F dan p tiap elevasi pada Gambar 2 sehingga diperoleh kedalaman nol baru . ew zero elevatio. ada pada elevasi 16,2 m. Akumulasi distribusi sedimen setelah 50 tahun di setiap elevasi waduk dianalisis berdasarkan Persamaan 2 sampai Persamaan 10 untuk perhitungan pola distribusi sedimen waduk disajikan pada Tabel 6. Berdasarkan Tabel 6 dapat diketahui perubahan volume tampungan efektif dan tampungan banjir waduk pada akhir umur rencana 50 tahun menggunakan data dasar Waduk Sepaku Semoi berupa volume tampungan sedimen AGREGAT Vol. No. November 2022 ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. Tabel 6. Distribusi Pengendapan Sedimen Waduk Sepaku Semoi selama 50 Tahun Original Data Elevasi Kedala (H) Luas (A. Relatif Volume Waduk (V. Sedimen (S) juta m3 juta m3 21,51 7,69 Kedalam Luas an Relatif Relatif /Hto. juta m2 Distribusi Sedimen Revisi Luas (Ah') Penamba Volume Volume Kumulatif Luas Volume juta m2 juta m3 juta m3 juta m2 106 m3 25,96 16,96 3,35 -0,24 1,00 0,00 0,00 0,15 7,69 3,35 13,82 25,00 16,00 3,15 18,39 -0,20 0,94 0,74 0,31 0,77 7,54 2,84 10,85 23,00 14,00 2,67 12,56 -0,11 0,83 1,09 0,46 0,48 6,77 2,21 5,79 22,00 13,00 2,33 10,06 -0,06 0,77 1,18 0,49 0,51 6,30 1,83 3,77 21,00 12,00 2,08 7,86 0,00 0,71 1,23 0,52 0,52 5,79 1,56 2,07 20,00 11,00 1,77 5,94 0,06 0,65 1,27 0,53 0,53 5,27 1,24 0,67 19,00 10,00 1,47 4,32 0,14 0,59 1,28 0,54 0,53 4,73 0,93 0,00 18,00 9,00 1,24 2,97 0,22 0,53 1,27 0,53 0,53 4,20 0,71 0,00 17,00 8,00 1,04 1,83 0,33 0,47 1,25 0,52 0,51 3,67 0,51 0,00 16,00 7,00 0,54 1,06 0,72 0,41 1,21 0,51 0,11 3,16 0,03 0,00 Po50 15,78 6,78 0,50 0,96 0,40 1,20 0,50 0,96 0,96 15,00 6,00 0,36 0,61 1,16 0,35 1,15 0,48 0,61 2,00 14,00 5,00 0,26 0,30 1,71 0,29 1,07 0,45 0,30 1,39 13,00 4,00 0,11 0,12 3,98 0,24 0,98 0,41 0,12 1,08 12,00 3,00 0,04 0,05 10,98 0,18 0,86 0,36 0,05 0,05 11,00 2,00 0,03 0,02 15,08 0,12 0,70 0,29 0,02 0,02 10,00 1,00 0,00 0,00 0,06 0,48 0,20 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 9,00 0,00 0,00 Sumber: Hasil Pengolahan Data . Luas . uta m2 ) Elevasi . Elevasi . Volume . uta m3 ) Gambar 4. Perbandingan Kurva Lengkung Kapasitas 0 & 50 tahun sebesar 3,75 juta m3, volume MAB . levasi 25,96 mdp. sebesar 21,50 juta m3 dan volume MAN . levasi 22,00 mdp. sebesar 10,06 juta m3. Dengan mempertimbangkan pola distribusi pengendapan sedimen di Waduk setelah umur rencana 50 tahun maka volume efektif waduk berkurang dari 9,00 juta m3 menjadi 3,77 juta m3 dan volume tampungan banjir waduk berkurang dari 11,90 juta m3 menjadi 10,05 juta m3 seperti disajikan pada Tabel 7. Sementara itu perbandingan kurva lengkung kapasitas DAMAYANTI/PREDIKSI POLAA/673-678 waduk pada tahun awal . riginal dat. dengan revisi luas dan volume waduk setelah terjadi distribusi pengendapan sedimen waduk selama 50 tahun disajikan pada Gambar 4. Tabel 7. Perubahan Kapasitas Tampungan Waduk Kondisi Vol MAB 25,96 Vol Vol tamp Tamp MAN Sedimen Efektif 22,00 16,00 Tamp Banjir AGREGAT Vol. No. November 2022 . uta m. ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. uta m. uta m. uta m. uta m. Eksisting 21,51 10,06 . 50 tahun . engan 13,82 3,77 Sumber: Hasil Pengolahan Data . 1,06 9,00 11,90 0,00 3,77 10,05 Secara teoritis volume tampungan efektif dan volume tampungan banjir Waduk Sepaku Semoi akan berkurang pada akhir umur rencana waduk akibat distribusi pengendapan sedimen yang dikhawatirkan dapat mengganggu operasional waduk. Sehingga diperlukan upaya untuk mengurangi besarnya sedimen inflow waduk serta diperlukan studi lebih lanjut terkait dinamika perubahan tata guna lahan DTA Waduk Sepaku Semoi yang dapat menyebabkan peningkatan laju erosi lahan dan Sebagai upaya pencegahan peningkatan laju erosi dan sedimentasi, empat jenis kegiatan usaha dapat dilakukan untuk mengurangi sedimentasi waduk antara lain . menahan laju erosi di kawasan hulu . meminimalkan muatan sedimen yang masuk ke waduk . meminimalkan muatan sedimen yang mengendap di dasar waduk . mengeluarkan endapan sedimen ke luar waduk (Marhendi. KESIMPULAN Prediksi besarnya volume dan pola penyebaran partikel sedimen Waduk Sepaku Semoi dimaksudkan untuk mengetahui akumulasi sedimen di seluruh permukaan dasar waduk pada tiap-tiap elevasi dalam periode umur rencana yaitu 50 tahun. Mengacu pada hasil dan pembahasan diperoleh kesimpulan sebagai berikut : Analisis pola distribusi pengendapan sedimen waduk menggunakan metode empiris pengurangan luas . mpirical area reduction metho. dengan potensi sedimen sebesar 153. 785,21 m3/tahun atau 7. m3 selama umur rencana waduk . dihasilkan elevasi nol baru pada 15,78 m pada akhir umur rencana waduk. Kapasitas tampungan efektif waduk sebesar 9,00 juta m3 akan berkurang menjadi 3,77juta m3 dan kapasitas tampungan banjir sebesar 11,90 juta m3 akan berkurang menjadi 10,05 juta m3 di akhir umur rencana waduk. Pengurangan volume efektif dan volume banjir waduk yang signifikan sampai dengan akhir umur rencana waduk dapat menyebabkan pola dan pengoperasian waduk terganggu. Achsan. Bisri. , & Suharyanto. AuAnalisis Kecenderungan Sedimentasi Waduk Bili- Bili dalam Upaya Keberlanjutan Usia Guna WadukAy. Jurnal Teknik Pengairan. Vol. No. Hal 30Ae36. Jurusan Teknik Pengairan Universitas Brawijaya. Malang. Arsyad. , . Konservasi Tanah dan Air. IPB Press. Bogor. Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV Samarinda . AyLaporan Akhir Review dan Sertifikasi Desain Bendungan Sepaku SemoiAy. BWS Kalimantan IV Kementerian PUPR. Samarinda Mahmud. Ghozali. Darsono. Triadi P. Thomas. AuAnalisis Sedimentasi Dan Prediksi Distribusi Sedimen Di Waduk Tilong Kabupaten KupangAy. Rang Teknik Jurnal. Vol. No. Hal 227-233. Fakultas Teknik UMSB. Padang. Marhendi. T . Strategi Pengolahan Sedimentasi Waduk. Techno: Jurnal Penelitian. Vol. No. Hal 29-41. Universitas Khairun. Ternate Mukti. AuErosion Analysis in Efforts to Sustain The Age of Use of The Kedungombo ReservoirAy. International Journal of Scientific and Technology Research. Vol. No. Hal 1931Ae1940 Morris. Fan. Reservoir Sedimentation Handbook. Design and Management of Dams. Reservoirs, and Watersheds for Sustainable Use. McGrawHill. Co. New York. USA. Setyono. AuKajian Distribusi Sedimentasi Waduk Wonorejo. Tulungagung Jawa TimurAy. Media Teknik Sipil. Vol. No. Hal 132Ae141. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang. Sudjarwadi. Teknik Sumber Daya Air. Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Gajah Mada. Yogyakarta. Tukaram. PT. MR. AuComparison of Area Reduction Method and Area Increment Method for Reservoir Sedimentation Distribution - Case Study Ujjani DamAy. International Journal of Research in Advanced Engineering and Technology. Vol. No. Hal 108Ae111. Wulandari. AuPenangananSedimentasi Waduk MricaAy. Berkala Ilmiah Teknik Keairan. Vol. No. Hal 264Ae271. Yang. AySediment transport :theory and practiceAy. Krieger Pub. Ucapan Terima Kasih Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu selama penyusunan penelitian ini, terutama kepada Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV Samarinda Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang telah menyediakan data penelitian yang diperlukan. DAFTAR PUSTAKA