Volume 12 No. 1 Tahun 2023 Online: https://jurnal. id/index. php/ibnunafis Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis ISSN 2252-6870 (Prin. | ISSN 2613-9359 (Onlin. Artikel Penelitian PENGARUH WUDHU TERHADAP ACNE VULGARIS PADA SANTRI DAYAH TERPADU BUSTANUL ARIFIN BENER MERIAH THE EFFECT OF WUDHU ON ACNE VULGARIS IN INTEGRATED DAYAH BUSTANUL ARIFIN STUDENTS Irfan Tamar,a Kesuma Wardanib a Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Jl. STM No. Medan. Indonesia b Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Jl. STM No. Medan. Indonesia Histori Artikel ABSTRAK Diterima: 26 Februari 2023 Tingginya angka peristiwa dan jumlah penderita acne vulgaris karena tidak terjaganya faktor kebersihan. Salah satu dampak minimnya kegiatan berwudhu ialah terganggunya kesehatan kulit semacam acne vulgaris. Riset ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh wudhu terhadap acne vulgaris pada santri/pelajar Dayah Terpadu Bustanul Arifin Bener Meriah. Riset ini bersifat analitik observasional dengan desain riset Cross sectional . otong lintan. Sebanyak 60 sampel diambil menggunakan metode Total Sampling dan data yang dihimpun ialah primer hasil dari kuesioner. Analisis univariat dan bivariat menggunakan Chi square. Hasil riset diperoleh tidak terjadi acne vulgaris 24 orang dengan jarang wudhu 9 orang . ,5%), dan sering wudhu 15 orang . ,5%), acne vulgaris ringan 16 orang dengan jarang berwudhu 4 orang . %) dan sering berwudhu 12 orang . %), acne vulgaris sedang 11 orang dengan yang jarang berwudhu 8 orang . ,7%) dan sering berwudhu 3 orang . ,3%), dan acne vulgaris berat 9 orang dengan jarang berwudhu 9 . %) dan sering berwudhu 0 orang . %). p value menunjukkan 0,001 . < 0,. , dapat dilihat bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara wudhu dan acne vulgaris pada santri/pelajar Dayah Terpadu Bustanul Arifin Bener Meriah. Revisi: 12 Maret 2023 Terbit: 21 Maret 2023 Kata Kunci ABSTRACT Acne vulgaris. Wudhu. Santri The high incidence and number of acne vulgaris are due to not maintaining hygiene. Acne vulgaris and other skin health issues are brought on by a lack of wudhu activity. Using data from students at Bustanul Arifin Bener Meriah Integrated Dayah, this study seeks to understand how wudhu affects acne vulgaris. Using a cross-sectional study methodology, this research is analytically observational. The primary outcome of the questionnaire was data collection, which was done using the Total Sampling method on a total of 60 samples. Chi square is used in both single- and multivariate analysis. 24 participants had no acne vulgaris, according to the findings. who rarely performed wudhu are 9 people . 5%), and 15 people frequently performed wudhu . 5%), and 16 experienced mild acne vulgaris, who rarely perform wudhu are 4 people . %) and who frequently perform wudhu are 12 people . %), those with moderate acne vulgaris are 11 people, 8 people who rarely perform wudhu are 8 people . 7%) and who frequently perform wudhu are 3 people . 3%), and those with severe acne vulgaris were 9 people who rarely performed wudhu as many as 9 . %) and who frequently performed wudhu were 0 people . %). When wudhu and acne vulgaris are compared among students at Bustanul Arifin Bener Meriah Integrated Dayah, the p value is 0. , and it is clear that the two conditions are significantly correlated. Korespondensi Tel. Email: irfant991@gmail. M Irfan Tamar Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 12 No. 1 Tahun 2023 PENDAHULUAN sebagai wujud beribadah pada Allah SWT ialah Kulit ialah bagian terluar tubuh makhluk santri/pelajar Dayah Terpadu Bustanul Arifin hidup yang membatasi bagian dalam dan Bener Meriah. Tempat ini merupakan sesuatu lingkungan luar, yang berfungsi melindungi badan pembelajaran Islam yang berfokus pada organ internal tubuh dan hal yang bisa aspek kurikulum serta ilmu-ilmu keislaman. Acne Santri/pelajar di Dayah Terpadu Bustanul Arifin vulgaris adalah peradangan menahun unit Bener Meriah ialah santri yang selalu menjaga pilosebasea, berawal dari komedo putih . hite Oleh sebab itu, penulis menjadikan hea. , komedo hitam . lack hea. , papul, santri/pelajar Dayah Terpadu Bustanul Arifin pustul, nodul, serta kista. Tempat predileksi yang Bener sering dikeluhkan, yakni: wajah, bahu, leher, mengenai pengaruh wudhu terhadap acne dada, punggung bagian atas, serta lengan bagian Meriah 2 Penelitian di India mengatakan bahwa Masalah penelitian ini adalah bagaimana acne vulgaris melanda lebih dari 80% populasi pengaruh wudhu terhadap acne vulgaris pada di bumi. Tingkat kejadian acne tertinggi yang santri/pelajar Dayah Terpadu Bustanul Arifin berada pada usia laki-laki 16-19 tahun serta Bener Meriah. Penelitian bertujuan untuk wanita 14-17 tahun. 3 Pada remaja Indonesia mengetahui pengaruh wudhu terhadap acne angka kejadian acne vulgaris sekitar 85-100%. vulgaris pada santri/pelajar Dayah Terpadu Data di RSUP Dr. Bustanul Arifin Bener Meriah. Djamil Padang menyatakan pasien yang datang dengan keluhan METODE acne vulgaris banyak terjadi pada derajat sedang 52 pasien . ,8%) dan juga derajat berat 28 pasien . ,6%) dengan usia 17-25 tahun pada bulan Januari 2017 Ae Desember 2019. Penelitian ini menggunakan desain yang berbentuk observasional dengan konsep cross satu faktor yakni kebersihan, sebagaimana yang kita tahu kebersihan ialah sebagian dari iman, oleh karena itu muslim wajib hukumnya menjaga kebersihan. Kebersihan diri meliputi kebersihan lahiriyah dan kebersihan batiniyah. Seseorang dapat mencegah, melindungi diri, serta mengatasi penyakit dengan menjaga pencegahan acne vulgaris. ialah seluruh santri/pelajar Dayah Terpadu Bustanul Arifin Bener Meriah. Total sampling ialah teknik sampling yang dimanfaatkan, yakni Alasan pengambilan seluruh sampel ialah karena jumlah populasi kurang dari 100. Sampel terdiri dari 30 orang laki-laki dan 30 orang perempuan. Informed sampel dan meminta kesediaannya untuk tradisional di Aceh ialah Dayah. Adapun mengikuti penelitian merupakan awal dari teknik pengumpulan data. Jika sampel memenuhi santri/pelajar yang selalu menjaga wudhunya Penelitian Bener Meriah. Populasi target pada penelitian ini kebersihan yang juga adalah upaya untuk dilaksanakan di Dayah Terpadu Bustanul Arifin Acne vulgaris berhubungan dengan salah Lembaga . otong Irfan Tamar Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 12 No. 1 Tahun 2023 kriteria penelitian dan setuju, maka peneliti Berdasarakan tabel 2. , terdapat kejadian membagikan kuesioner kepada sampel dalam acne vulgaris ringan sebanyak 16 orang . ,7%) bentuk selebaran kertas. Sampel akan mengisi dari 60 orang, kejadian acne vulgaris sedang kuesioner penelitian dan peneliti langsung sebesar 11 orang . , 3%) dari 60 orang. kejadian acne vulgaris berat sebesar 9 orang kembali seluruh data yang diisi lengkap. %) dari 60 orang. Adapun yang tidak terjadi Penelitian ini dikerjakan memanfaatkan data primer. Variabel yang dipelajari mencakup acne vulgaris sebanyak 24 orang . %) dari 60 variabel bebas . dan terikat . cne Berdasarkan tabel 3. , memperlihatkan Izin persetujuan penelitian diperoleh yang tidak terjadi acne vulgaris sebanyak 24 dari Komisi Etik Penelitian Fakultas Kedokteran orang dengan jarang wudhu sebanyak 9 orang Universitas . ,5%), dan sering wudhu sebanyak 15 orang Islam Sumatera Utara No. 293/EC/KEPK. UISU/IX/2022. ,5%), yang terjadi acne vulgaris ringan sebanyak 16 orang dengan jarang berwudhu HASIL sebanyak 4 orang . %) dan yang sering Table 1. Frekuensi Wudhu Wudhu Jarang Wudhu Sering Wudhu Total berwudhu sebanyak 12 orang . %), yang Frekuensi Persentase % terjadi acne vulgaris sedang sebanyak 11 orang dengan yang jarang berwudhu sebesar 8 orang . ,7%) dan yang sering berwudhu sebesar 3 orang . ,3%), dan yang terjadi acne vulgaris Berdasarkan tabel 1. , dari 60 orang, 30 berat sebanyak 9 orang dengan yang jarang orang . %) jarang melakukan wudhu, 30 berwudhu sebanyak 9 . %) dan yang sering orang . %) sering melakukan wudhu. berwudhu sebanyak 0 orang . %). Penjabaran dari pengujian statistik Chi Tabel 2. Frekuensi Acne Vulgaris Acne Vulgaris Tidak Terjadi Acne Vulgaris Ringan Sedang Berat Total (P=0,. Frekuensi Persentase % membuktikan kalau ada ikatan yang signifikan 26,7% 18,3% acne vulgaris pada santri/pelajar di Dayah antara melaksanakan wudhu dengan kejadian Terpadu Bustanul Arifin Bener Meriah. Tabel 3. Uji Chi Squared hubungan Wudhu dengan Acne Vulgaris Wudhu Jarang Sering Total Tidak Terjadi 9 . ,5%) 15 . ,5%) 24 . %) Kejadian Acne Vulgaris Ringan Sedang 4 . %) 8 . ,7%) 12 . %) 3 . ,3%) 16 . %) 11 . %) M Irfan Tamar Berat Total P Value 30 . %) 30 . %) 60 . %) 0,001 Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 12 No. 1 Tahun 2023 Relative risk jarang wudhu yaitu 0. Tabel 4. Uji Prevalence Ratio artinya yang jarang wudhu memiliki peluang Kejadian Acne Vulgaris Total Tidak Wudhu Jarang Sering Total tidak terjadi acne vulgaris 0,382 lebih kecil dibandingkan orang yang sering melakukan Untuk selang kepercayaan . artinya pada selang keyakinan tidak Dari pengujian Prevalence Ratio (PR), maka diketahui hubungan asosiasi sebagai memiliki nilai risk 1 membuktikan terdapatnya ikatan antara wudhu dengan peristiwa acne vulgaris pada taraf signifikansi 5%. ca yc. ) ycEycI = . ca yc. ) Relative risknya sering wudhu yaitu 4. ycEycI = ( ): ( 13 27 artinya yang sering melakukan wudhu memiliki ycEycI = 0,325 O 0,85 besar dibandingkan dengan yang jarang wudhu. ycEycI = 0,382 Untuk selang kepercayaan . , . peluang tidak terjadi acne vulgaris 4 kali lebih 0,382, artinya pada selang keyakinan tidak memiliki sehingga dapat disimpulkan yang terjadi acne niali risk 1 alhasil membuktikan terdapatnya vulgaris sekitar 38,2% kemungkinan jarang ikatan antara wudhu dengan peristiwa acne melakukan wudhu. vulgaris pada taraf signifikansi 5%. Diketahui Hasil Output diatas untuk tabel Risk Berdasarkan tabel 5. , dapat diambil Estimate dapat diketahui nilai Odds ratio sebesar kesimpulan bahwa yang sering wudhu memiliki 0,085 berarti yang terjadi acne vulgaris memiliki peluang yang lebih besar tidak terjadinya acne kecenderungan sering berwudhu sebesar 8,5% vulgaris dibandingkan orang yang jarang dibandingkan dengan yang jarang berwudhu. melakukan wudhu. Dari ketiga selang keyakinan Selanjutnya membuktikan hasil yang tidak berubah-ubah, . , . artinya pada selang kepercayaan maksudnya tidak satupun yang memiliki angka tidak mengandung nilai odds ratio 1, sehingga 1 alhasil dikatakan ada ikatan antara wudhu menunjukkan adanya hubungan antara kejadian dengan peristiwa acne vulgaris pada derajat acne vulgaris dengan wudhu pada taraf signifikansi 5%. signifikansi 5%. Tabel 5. Uji Risk Estimate Risk Estimate Odds Ratio for Kejadian Acne Vulgaris (Tidak / YA) For cohort Wudhu = Jarang For cohort Wudhu = Sering N of Valid Cases Irfan Tamar Value 95% Confidence Interval Lower Upper Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 12 No. 1 Tahun 2023 DISKUSI