JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 3. No 1. April 2020 JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 3. No 1. April 2020 DEWAN REDAKSI Jurnal Manager Wire Bagye. Kom. ,M. Kom (STMIK Lombok. SINTA ID : 5992. Reviewer : Resad Setyadi. ,S. ,S. Si. ,MMSI. ,Ph,D . - Institut Teknologi Telkom Purwokerto SCOPUS ID : 57204172534 SINTA ID : 6113570 Yesaya Tommy Paulus. Kom. MT. Ph. - STMIK Dipanegara Makassar SCOPUS ID : 57202829909 SINTA ID : 6002004 Dr. Cucut Susanto. Kom. MSi. - STMIK Dipanegara Makassar SINTA ID : 6138863 Muhamad Malik Mutoffar. ST. MM. CNSS- Sekolah Tinggi Teknologi Bandung SINTA ID : 6013819 David. Cs. ,M. Kom - STMIK Pontianak SCOPUS ID : 57200208543 SINTA ID : 5977352 Indo Intan. STMIK - Dipanegara Makassar SCOPUS ID : 57200209088 SINTA ID : 6127241 I Wayan Agus Arimbawa. ST. ,M. Eng. - Universitas Mataram SINTA ID : 5973017 Muhammad FauziZulkarnaen. ST. ,M. Eng. - STMIK Lombok SINTA ID : 6663733 Yunanri. Kom - UniversitasTeknologi Sumbawa (U. SINTA ID : 6723103 Sitti Aisa. Kom. ,M. T - STMIK Dipanegara Makassar SINTA ID : 6153893 Sanjaya Pinem. Kom. Sc . - Universitas Efarina SINTA ID : 6689679 Zamah Sari. - Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka SINTA ID : 6145745 Fredy Windana. Kom. MT - Sekolah Tinggi Teknologi Stikma Internasional SINTA ID : 5974460 Hijrah Saputra. ST. Sc. - STMIK Lombok SINTA ID : 6667974 Hairul Fahmi. Kom. - STMIK Lombok SINTA ID : 5983160 Sofiansyah Fadli. Kom. ,M. Kom. - STMIK Lombok SINTA ID : 6073057 Editor : Wire Bagye. Kom. ,M. Kom- STMIK Lombok. SINTA ID : 5992010 Saikin. Kom. ,M. Kom. - STMIK Lombok Halena Muna Bekata. Pd. - Universitas Tribuana Kalabahi. SINTA ID : 6168815 Desain Grafis& Web Maintenance Jihadul Akbar,S. Kom. - STMIK Lombok Secretariat Ahmad Susan Pardiansyah. Kom - STMIK Lombok ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 3. No 1. April 2020 DAFTAR ISI KLASIFIKASI ARITMIA DENGAN HEART RATE VARIABILITY ANALISIS MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION IMPLEMENTASI METODE MRP (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING) UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI PAKAIAN BERBASIS WEB (STUDI KASUS: UD. DARMAWAN DESA SELAGEK) DETEKSI KUALITAS BERAS MENGGUNAKAN SEGMENTASI CITRA BERDASARKAN PECAHAN BULIR DAN SEBARAN WARNA PERMODELAN VISUAL TINGKAT KETAKUTAN PADA SIMULASI EVAKUASI KEBAKARAN 3D MENGGUNAKAN SELF ASSASSEMENT MANIKIN Wayan Rimba Bazudewa1. I Putu Satwika2. I Gede Putu Krisna Juliharta3 Mohammad Taufan Asri Zaen1. Siti Fatmah2. Khairul Imtihan3 Eko Supriyadi1. Achmad Basuki2 . Riyanto Sigit3 Iqbal Sabilirrasyad1. Achmad Basuki2. Tri Harsono3 SISTEM KEAMANAN PEMANTAUAN CCTV ONLINE BERBASIS ANDROID PADA RUMAH CANTIK SYIFA MASBAGIK Ahmad Tantoni1. Mohammad Taufan Asri Zaen2 KOMPARASI ALGORITMA MACHINE LEARNING DAN DEEP LEARNING UNTUK NAMED ENTITY RECOGNITION : STUDI KASUS DATA KEBENCANAAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN RESIKO KEMUNGKINAN TERJADI REAKSI DARAH Nuli Giarsyani1. Ahmad Fathan Hidayatullah2. Ridho Rahmadi 3 Abd. Halim1. Sri Kusumadewi2. Linda Rosita3 MONITORING PENGATUR KECEPATAN KIPAS ANGIN MENGGUNAKAN SISTEM FUZZY BERBASIS WEB DI SMP BAKTI KELUARGA LUBUKLINGGAU Novi Lestari2. Nelly Khairani Daulay1. Armanto3 IMPLEMENTASI JARINGAN INTER-VLAN ROUTING BERBASIS MIKROTIK RB260GS DAN MIKROTIK RB1100AHX4 Ahmad Tantoni1. Khairul Imtihan2. Wire Bagye3 PERANCANGAN APLIKASI CETAK DOKUMEN ONLINE BERBASIS ANDROID DI BINER JOMBANG Fauzan Adhim1. Ali Murtadho2. Chandra Sukma A3 ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 3. No 1. April 2020 IMPLEMENTASI METODE MRP (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING) UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI PAKAIAN BERBASIS WEB (Studi Kasus: UD. Darmawan Desa Selage. Mohammad Taufan Asri Zaen1. Siti Fatmah2. Khairul Imtihan3 1,2,3Program Studi Sistem Informasi. STMIK Lombok Jln. Basuki Rahmat No. 105 Praya Lombok Tengah 83511 opanzain@gmail. com1 , sitifatmah004@gmail. com2 , khairulimtihan31@gmail. Abstract As a convection company. UD Darmawan sometimes faces problems related to the availability of used raw materials, inaccurate delivery schedules for the production of clothing, and has not been able to estimate the timeliness of getting orders in large quantities in a short time. This can impact the disruption of the smooth business of the company. Shortage or lack of material inventory when needed can cause production activities to be ceased, but if it too much it will cause capital to be held ineffectively and can be one of the loss factors for the company. Based on these factors, a study was conducted using the Material Requirement Planning (MRP) method by using the System Development Life Cycle (SDLC) method to build a system that can estimate the raw materials needed so as to be able to support the smoothness and production targets to meet the schedule of ordering goods. The implementation of the MRP (Material Requirement Plannin. method in this information system can have an impact on clothing production targets, be able to support the smooth production, and can meet the schedule of ordering goods, computerized data collection, minimizing error rates and speeding up the recording process and making reports. Keywords: material requirement planning. MRP, information system. SDLC. PHP. MySQL Abstrak Sebagai perusahaan konveksi. UD Darmawan kadang menghadapi permasalahan terkait ketersediaan bahan baku yang digunakan, ketidaktepatan jadwal pengiriman hasil produksi pakaian, dan belum mampu mengestimasi ketepatan waktu jika mendapat order dalam jumlah banyak dengan waktu yang singkat. Hal ini bisa berdampak terganggunya kelancaran bisnis perusahaan. Kekurangan atau tidak adanya persediaan material saat dibutuhkan dapat menyebabkan aktivitas produksi terhenti, namun jika terlampau banyak akan menyebabkan modal tertahan secara tidak efektif dan bisa menjadi salah satu faktor kerugian bagi perusahaan. Berdasarkan faktor tersebut, dilakukan penelitian menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dengan menggunakan metode pengembangan System Development Life Cycle (SDLC) untuk membangun sebuah sistem yang dapat mengestimasi bahan baku yang dibutuhkan sehingga mampu menunjang kelancaran dan target produksi serta dapat memenuhi jadwal pemesanan barang. Implementasi metode MRP (Material Requirement Plannin. dalam sistem informasi ini dapat memberikan dampak terhadap target produksi pakaian, mampu menunjang kelancaran produksi, serta dapat memenuhi jadwal pemesanan barang, perekapan data secara tekomputerisasi, meminimalisir tingkat kesalahan dan mempercepat waktu proses perekapan serta pembuatan laporan. Kata Kunci : material requirement planning. MRP, sistem informasi. SDLC. PHP. MySQL ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Pendahuluan UD Darmawan sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang konveksi mengalami permasalahan terkait dengan produksi pakaian. Masalah yang paling utama yaitu konsumen tidak mengetahui kapan waktu barang yang diproduksi selesai, ketidaktepatan jadwal pengiriman barang hasil produksi, dan jika mendapat order dalam jumlah banyak dengan waktu yang singkat perusahaan kurang mampu mengestimasi waktu produksi pakaian dengan baik. Masalah ini bisa Ketepatan produksi akan menunjang memaksimalkan laba dan kepuasan konsumen Kekurangan atau tidak adanya ketersediaan material saat dibutuhkan dapat mengakibatkan aktivitas produksi terhenti, dan juga sebaliknya jika persediaan material yang terlampau banyak akan menyebabkan modal tertahan, sehingga hal ini bisa menjadi salah satu faktor kerugian perusahaan. Selain itu penerimaan pesanan dari konsumen masih dilakukan secara manual yaitu dengan mencatat di buku. Pencatatan ini kurang efektif dan tidak efisien dari segi waktu dan dana, melibatkan banyak karyawan dalam proses tersebut. Konsekuensi dari hal ini yaitu menambah biaya operasional karyawan dan menghabiskan kertas yang tidak sedikit . Untuk menangani masalah ini, salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan sistem MRP (Material Requirement Plannin. , sehingga perusahaa bisa mengestimasi dan menunjang kelancaran produksi, serta mampu memenuhi pemesanan barang sesuai jadwal. Tinjauan Pustaka dan Teori Tinjauan Pustaka Arief, dkk . dalam penelitiannya tentang analisis perencanaan persediaan batubara dengan metode Material Requirements Planning (MRP) menyatakan hasil yang didapatkan dari perhitungan metode MRP, metode terbaik adalah Fix Period Requirement (FPR) untuk perencanaan kebutuhan bahan dilihat dari biaya total yang dikeluarkan, karena didapatkan total biaya yang paling kecil, dan keuntungan 25% lebih hemat dibandingan metode yang diterapkan perusahaan . Penelitian yang dilakukan oleh Abdillah . tentang penerapan Material Requirements Planning (MRP) dalam perencaan persediaan bahan baku menghasilkan dengan menggunakan teknik lot sizing lot for lot, fixed period requirement, dan fix order quantity, setiap bahan baku bisa dipesan secara Analisis yang dilakukan dengan teknik lotting dapat menghasilkan perhitungan biaya terkecil tergantung pada harga serta jumlah bahan baku dalam setiap pembelian . ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 3. No 1. April 2020 Penelitian yang dilakukan oleh Kusuma . menyatakan bahwa MRP merupakan sebuah sistem yang mengatur bahan-bahan material yang dibutuhkan untuk proses produksi, yang dapat mengefisienkan gudang dan mengantisipasi kehabisan material. MRP bisa menjadwalkan kebutuhan bahan baku berdasar tahap waktu produksi. MRP dimaksudkan untuk meminimalkan persediaan sehingga bisa meningkatkan efisiensi, komitmen realistis perusahaan karena bisa mengestimasi/ mengurangi resiko keterlambatan produksi atau pengiriman . Penelitian Kusumawati dan Setiawan . menggunakan MRP untuk merencanakan permintaan dan persediaan bahan baku. Metode MRP yang digunakan yaitu Lot Sizing dan Lot for Lot (LFL). Economic Order Quantity (EOQ) dan Periode Order Quantity (POQ). Hasil penelitian menyatakan penggunaan Lot sizing POQ memiliki total biaya paling kecil dibandingankan LFL dan EOQ mampu meminimalisir biaya persediaan sebesar 41% . Sari dan Budiawan . dalam penelitiannya tentang penerapan MRP menghasilkan bahwa dengan perhitungan 9 metode MRP, diperoleh bahwa metode Wagner Within Algorithm (WWA) merupakan solusi optimal untuk jumlah unit pemesanan yang deterministik selama waktu yang ditentukan . Penelitian yang dilakukan Erlangga . tentang Analisis Penerapan Material Requirements Planning (MRP) dengan Mempertimbangkan Lot Sizing Untuk Pengendalian Persediaan Bahan Baku (Studi Kasus Di Quick Chicken Kota Batu Ae Jawa Timu. Metode MRP digunakan dengan menggunakan 2 metode lot sizing yang berbeda yaitu metode Lot For Lot dan EOQ (Economic Order Quantit. untuk mendapatkan biaya total persediaan bahan baku seminimum mungkin. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode ARIMA merupakan metode peramalan yang memiliki tingkat 25,5%. Perencanaan kebutuhan bahan baku yang dibuat berdasarkan hasil peramalan permintaan produk di Quick Chicken menunjukan teknik lot size yang terbaik adalah EOQ . Anggriana . dalam penelitian tentang MRP dalam merencanakan bahan baku ini menggunakan 3 metode yaitu Lot for Lot (LFL). Economic Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ). Hasil perbandingan dari ketiga metode menyatakan bahwa metode POQ adalah yang paling tepat dalam pengadaan material Cu Busbar untuk produk panel listrik karena paling efisien dalam segi biaya . Material Requirements Planning (MRP) Material requirements planning (MRP) adalah prosedur logis, aturan dan teknik pencatatan terkomputerasi yang dirancang untuk menerjemahkan JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire MPS (Master Production Schedullin. menjadi kebutuhan bersih untuk semua item . Dalam MRP mempertimbangkan adanya tenggang waktu . ead tim. pemesanan maupun proses produksi suatu Sehingga kapan komponen harus dipesan atau diproduksi bisa ditetapkan. Komponen utama sistem MRP Tiga komponen utama dari sistem MRP adalah . Master Production Schedule (MPS) . Inventory Status Reqord . Bill of Material Volume 3. No 1. April 2020 adalah: berjangka waktu, berjenjang, terpadu, berkelanjutan, terukur, dan realistik . Sedangkan pengawasan adalah proses untuk AymenjaminAy bahwa tujuan-tujuan organisasi dan manajemen tercapai . Jenis-jenis pengawasan produksi yaitu: order control, flow control, load control, dan block control. Metodologi Penelitian Metode Pengumpulan Data Metode Observasi Observasi yang dilakukan adalah pengamatan untuk mencari informasi-informasi yang tidak dapat diperoleh dari data - data dokumentasi yaitu mengamati dan mencatat bagaimana sistem yang berlangsung pada UD Darmawan Desa Selagek. Metode Wawancara Wawancara dilakukan secara langsung kepada masing-masing bagian yang behubungan dengan produksi pakaian pada UD Darmawan Desa Selagek. Studi Literatur Tujuan MRP Tujuan MRP yaitu: . meminimalisir persediaan, . mengurangi resiko keterlambatan produksi atau . menentukan pelaksanaan rencana pemesanan, dan . menentukan penjadwalan ulang . Sasaran MRP MRP mempunyai sasaran berikut yaitu: pengurangan jumlah persediaan, . pengiriman, . mengidentifikasi jumlah material yang dibutuhkan, waktu ketersediaan, perolehan dan produksi untuk menyelesaikan pada waktu dibutuhkan untuk dikirim, . komitmen yang realistis, dan . meningkatkan efisiensi . C Penerapan metode MRP LangkahAelangkah Penerapan metode MRP antara lain . Netting process, yaitu menentukan kebutuhan bersih adalah selisih antara Gross Requirement dengan persediaan On Hand. Lotting Process, yaitu menentukan jumlah pesanan tiap komponen yang didasarkan net requirements dari netting process. Off Setting Process, yaitu menentukan waktu mempertimbangkan lead time proses atau pemesanan pada supplier. Explosion Process, yaitu menentukan jumlah tiap komponen untuk membuat sejumlah barang jadi yang diperlukan dengan menentukan Bill Of Material (BOM) dan kebutuhan kotor tiap Perencanaan dan Pengawasan Produksi Perencanaan produksi adalah penentuan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi, penentuan strategi, kebijakan proyek, program prosedur, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Sifat-sifat perencanaan produksi Melakukan pengumpulan data-data dari sumber berupa buku kepustakaan dan sumber informasi lain yang berkaitan dengan sistem informasi MRP . aterial requirement plannin. Metode Pengembangan Sistem Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah System Development Life Cycle (SDLC), berfungsi untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama dan langkah-langkah dari setiap tahapan. Gambar 1 dibawah menjelaskan metode System Development Life Cycle (SDLC) dimulai dari tahap perencanaan dan diakhiri dengan tahap pengujian. Mulai Perencanaan Analisis Perancangan Perancangan Inputan Perancangan Output Perancangan File Implementasi Pengujian Selesai Gambar 1. Flowchart kerangka kerja ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan . Flowmap Permintaan Bahan Baku Alur proses permintaan bahan baku ditunjukkan gambar 2 dibawah ini, dan dapat dijelaskan sebagai . Proses dimulai dari distributor membuat seles order, kemudian diserahkan ke bagian marketing. Seles order yang diterima dari distributor selain diarsipkan, bagian marketing juga menyerahkan seles order tersebut ke bagian Admin. Admin akan membuat Bill Of Material (BOM) sesuai sales order yang diminta dari marketing. Selanjutnya dari BOM tersebut akan dibuat Rencana Produksi untuk kemudian diserahkan ke bagian Produksi dan diarsipkan. Bagian Produksi akan melakukan proses produksi sesuai rencana dari bagian Admin, selanjutnya dihasilkan data barang jadi yang kemudian diserahkan ke bagian marketing untuk dibuatkan Faktur Penjualan. Proses berakhir ketika bagian marketing menyerahkan Faktur penjualan ke Distributor dan Volume 3. No 1. April 2020 namun jika tidak maka dilanjutkan ke proses pembuatan permintaan pembelian kemudian data permintaan pembelian diserahkan ke bagian . Bagian gudang setelah menerima data rencana memakaian bahan membuat data realisasi pemakaian bahan, selanjutnya data realisasai pemakaian bahan diserahkan ke bagian produksi. Bagian Produksi melakukan proses produksi berdasarkan data realisasi pemakaian bahan kemudian dihasilkan data barang jadi selanjutnya diserahkan kembali ke bagian gudang dan . Bagian gudang melakukan perekapan data barang setelah menerima data barang jadi dari bagian produksi, kemudian dihasilkan data stok barang. Bagian pembelian melakukan rekap stok barang setelah menerima data permintaan pembelian, kemudian dihasilkan data stok bahan baku. Alur proses diakhiri dengan bagian pembelian penyerahkan data stok bahan baku ke bagian gudang dan pengarsipan Flowmap Persediaan Admin Gudang Pembelian Produksi Start BuatDataRealis asiPemakaianBa Realisasi Pemakaian Bahan Realisasi Pemakaian Bahan Produksi Data Barang Jadi Data Barang Jadi Data Barang Jadi Rekap Data Barang Flowmap permintaan Bahan Baku Distributor Marketing Admin Produksi Start Sales Order Sales Order Sales Order Data Rencana Produksi Buat Bill Of Matrial (BOM) Melakukan Proses Produksi Buat Slaes Order Buat Arsip Penjualan Sales Order Data Rencana Produksi Buat Rencana Pemakaian BOM Data Barang Jadi Arsip Penjualan Data Rencana Pemakaian Bahan Buat Rencana Produksi Data Barang Jadi Buat Faktur Faktur Pemjualan End Ada Bahan? Data Rencana Produksi Tidak Stock Barang Buat Permintaan Pembelian Faktur Faktur Penjualan Penjualan Permintaan Pembelian Permintaan Pembelian Rekap Stock Barang Gambar 2. Flowmap Permintaan Bahan Baku . Flowmap Persediaan Bahan Baku Alur persediaan bahan baku ditunjukkan pada gambar 3 di bawah ini, dan dapat dijelaskan sebagai . Proses dimulai dari Admin memproses rencana produksi dengan melakukan penghitungan MRP dan membuat rencana pemakaian bahan. Dari kedua proses tersebut dihasilkan data rencana pemakaian bahan. Jika bahan tersedia proses selanjutnya akan diteruskan ke bagian gudang. ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Data Stock Bahan Baku Data DataStock Stock Bahan BahanBaku Baku End Gambar 3. Flowmap persediaan bahan baku . Flowmap Pembelian Berjalan Dari gambar 4 di bawah ini dapat dijelaskan sebagai JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 3. No 1. April 2020 . Alur Proses dimulai dari pihak Admin melakukan Flowmap Usulan Distributor berdasarkan rencana produksi. Apabila bahan ada maka proses diserahkan ke pihak gudang, dan Start apabila bahan tidak tersedia maka akan pihak Admin akan melakukan proses membuat Buat Sales permintaan pembelian. Data permintaan pembelian Order akan diarsipkan dan diserahkan ke bagian Sales Order . Bagian pembelian menerima data permintaan pembelian kemudian membuat pesanan dan menghasilkan data pesanan. Data pesanan tersebut diarsipkan dan diserahkan ke bagian supplier. Pada bagian supplier, data pesanan diproses untuk membuat faktur pembelian, kemudian faktur pembelian tersebut diserahkan ke bagian gudang. Bagian gudang membuat bukti pembelian berdasarkan faktur pembelian, kemudian dihasilkan data bukti pembelian. Bukti pembelian tersebut diarsipkan dan bersama informasi ketersediaan bahan dari bagian Admin digunakan untuk membuat realisasi ketersediaan bahan sehingga dihasilkan data realisasi pemakaian bahan. Admin Pembelian Supplier Start Permintaan Pembelian Data Pesanan Buat Pesanan Buat Faktur Pembelian Buat Bukti Pembelian Data Data Pesanan Pesanan Faktur Pembelian Bukti Bukti Pembelian Pembelian Ada Bahan? Tidak Admin Sales Order Produksi Tidak Input Username Login dan password Sesuai ? Login Login Sales Order Halaman Home Admin DB Sistem Informasi MRP Keputusan Halaman Bahan Baku Halaman Sales Order Input Data Bahan Baku Input Data Sales Order Simpan Simpan Data Bahan Baku Data Sales Order Update Halaman Model Produk Update Simpan Halaman Data Customer Input Data Sales Order Buat Permintaan Pembelian Gudang Faktur Pembelian Permintaan Permintaan Pembelian Pembelian Sesuai ? Halaman Home Produksi Halaman Produk Jadi Input Data Produk Jadi Simpan Data Produk Jadi Update Simpan Halaman BOM Produk Simpan Input Data BOM Produk Halaman Persediaan Simpan Input Data Persediaan Cetak Input Data BOM Produk Manager Input Username dan password Tidak Tidak Sesuai ? Halaman Home Pembelian Input Username Login password Tidak Sesuai ? Halaman Home Manager Halaman Supplier Input Data Supplier Laporan Produk Simpan Data Produk Jadi Update Halaman Bahan Baku Input Data Bahan Baku Halaman MRP Halaman Rekap Order Input Data Model Produk Pembelian Input Username Login dan password Halaman BOM Produk Simpan Flowmap Pembelian Berjalan Rencana Produksi Marketing Simpan Simpan Gambar 5. Flowmap Usulan Buat Realisasi Pemakaia n Bahan Data Realisasi Pemakaian Bahan End Flowmap Pembelian Berjalan Perancangan Sistem . Flowmap Usulan ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Input Data MRP Dari gambar 5 flowmap usulan. dapat dijelaskan sebagai berikut: Sistem dimulai dari penginputan data Distributor oleh masing-masing bagian yang dilanjutkan dengan proses maintenenence yang meliputi proses penyimpanan maupun edit data. Marketing menginputkan dan maintenenence data customer, dapat pula melakukan proses seles order, data seles order tersebut diinputkan oleh bagian Admin kemudian disimpan ke sistem. Setelah dapat melihat data order keluar kemudian marketing merekap data order keluar dan menyimpannya . Bagian Admin memaintenence data type produk, data bahan baku, data produk dan data BOM. Selain itu bagian Admin dapat melihat data simulasi BOM, melihat data dan detail BOM. Dapat pula melihat dan menyetak laporan order barang, laporan material pesanan, laporan produk pesanan, laporan data meterial dan laporan rekap produk. kesemua laporan tersebut diserahkan ke bagian manager. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire . Bagian produksi dapat melihat data bahan baku, menginput dan menyimpan data bahan baku. Bagian Pembelian dapat menginputkan dan memaintenence data manager, menginput data kebutuhan bahan baku serta menginput data pembelian dilanjutkan dengan menyimpan data . Bagian Manager dapat menginputkan dan memaintenence data supplier, menginput data kebutuhan bahan baku serta menginput data manager dilanjutkan dengan menyimpan data Volume 3. No 1. April 2020 . Halaman Admin . Diagram Konteks Admin Data Bahan Baku Data Model Produk Data Bom Produk Data Persediaan Data MRP Data Lokasi Rak Data Sales Order Data Customer Data Rekap Data Order Data Supplier Data Bahan Baku Laporan MRP Pembelian Gambar 8. Halaman Admin . Halaman Data Model Produk Pimpinan SI MRP Laporan Bahan Baku Laporan Buku Data Produk Jadi Marketing Produksi Gambar 6. Diagram Kontek Gambar 6 di atas merupakan context diagram yang menjelaskan alur sistem dan data dari entitas-entitas, serta informasi yang didapat dari proses-proses yang terjadi di dalam sistem. Pada diagram konteks ini terdapat 5 external entity, yaitu: Admin. Marketing. Pembelian. Produksi, dan Pimpinan. Masing-masing dari entity tersebut memberikan input dan oleh sistem akan diberikan output yang berupa laporan atau dokumen yang lain. Gambar 9. Halaman data model produk . Halaman Data BOM Produk Hasil dan Pembahasan Implementasi Interface . Halaman Login Gambar 10. Halaman data bom produk. Halaman Data Produk Keluar Gambar 7. Halaman Login Halaman ini digunakan untuk masuk ke halaman untuk masuk ke halaman ini admin harus memasukkan User Login dan password ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Gambar 11. Halaman data produk keluar JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire . Halaman Data Persediaan Baku Volume 3. No 1. April 2020 Gambar 15. Halaman Data User . Halaman Cetak Laporan Produk Gambar 12. Halaman data persediaan baku. Halaman Data MRP Gambar 16. Halaman Laporan Produk. Halaman ini untuk melihat laporan produk yang telah diinputkan. Halaman laporan produk ini akan dicetak ketika semua sudah siap untuk dicetak. Halaman Cetak Laporan Data Material Gambar 13. Halaman Data MRP Gambar 13 menunjukkan halaman antar muka data MRP. Halaman ini akan menampilkan data yang sudah diinputkan melalui form input data MRP. Halaman Data Pembelian Gambar 17. Halaman Laporan Data Material . Halaman Cetak Laporan Produk Keluar Gambar 14. Halaman Data Pembelian . Halaman Data User Gambar 18. Halaman Laporan Produk Keluar. Halaman Cetak Laporan Order Barang Gambar 19. Halaman Laporan Order Barang ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire . Halaman Data Orderan Barang Volume 3. No 1. April 2020 . Halaman Data Bahan Baku Gambar 24. Halaman data bahan baku Gambar 20. Halaman Data Orderan Barang . Halaman Data Produk Jadi . Halaman Data Customer Gambar 25. Halaman data produk jadi Gambar 21. Halaman Data Customer . Halaman Cetak Laporan Rekap Order Keluar Gambar 22. Halaman Laporan Rekap Order Keluar. Halaman Data Supplier Pengujian Program Dalam melakukan pengujian dilakukan dengan menjalankan aplikasi UD. Darmawan Setelah aplikasi dijalankan selanjutnya melakukan serangkaian pengujian dari kesesuaian program dan tombol-tombol yang terdapat dalam tampilan antar muka . aplikasi tersebut apakah sesuai dengan tahap perancangan yang di inginkan. Setelah melalui implementasi aplikasi, maka perlu ditinjau ulang pengujian program sehingga sesuai dengan target awal. Pengujian yang dilakukan antara lain seperti segi interaksi manusia dan komputer. Ada beberapa kriteria dalam perancangan antarmuka pada perangkat lunak berupa sistem informasi adalah: Berusaha untuk konsisten Perancangan tampilan layar dari aplikasi yang dibuat konsistensi dari segi tampilan dan bahasa. Memberikan Umpan Balik yang Informatif Perancangan mengirimkan umpan balik kepada setiap aksi pengguna sehingga pengguna yang bersangkutan akan mendapatkan status kondisi yangsedang berlangsung sesuai dengan aksinya. Sistem juga akan memberikan informasi kepada pengguna apabila umpan balik tersebut membutuhkan aksi dari pengguna. Merancang dialog yang memberikan penutupan Gambar 23. Halaman Data Supplier ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire . Perancangan aplikasi yang dibuat sedemikian rupasehingga pengguna dapat mengetahui keadaan akhir dari status kondisi yang sedang berlangsung. Memberikan Pencegahan Kesalahan Dan Penanganan Kesalahan Yang Sederhana Perancangan meminimalkan pengguna untuk melakukan . Memungkinkan membalikkan Aksi yang Mudah. Perancangan memungkinkan membalikkan aksi dengan mudah . Mengurangai Beban Jangka Pendek Penggunaan gambar maupun link di dalam aplikasi dibuat sesederhana mungkin sehingga pengguna mampu mengenal fungsi dari link. Pengujian yang digunakan untuk menguji sistem ini yaitu menggunakan metode black box. Pengujian black box berfokus pada persyaratan fungsional perangkat Pengujian menggunakan data uji berupa data input dari user dan administrator pada sistem yang telah dibuat. Kesimpulan dan Saran Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini . Implementasi sistem informasi dengan penerapan metode MRP mendisrupsi proses perekapan data secara manual menjadi tekomputerisasi sehingga meminimalisir tingkat kesalahan dalam pencatatan dan pengelolaan data. Sistem ini mempermudah dan mempercepat dalam memproses perekapan dan pembuatan laporan. Penerapan metode MRP dalam sistem informasi mampu mengestimasi bahan baku konveksi yang dibutuhkan sehingga target produksi sesuai order pemesanan bisa tercapai. Saran yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah: Sistem baru dengan menggunakan komputer hanya sebagai alat bantu, sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa sumber daya manusia yang baik. Dibutuhkan pengembangan yang lebih lanjut yaitu dengan melengkapi konfirmasi pelanggan dan cetak laporan secara lengkap. Daftar Pustaka