PROGRES PENDIDIKAN Vol. No. September, pp. p-ISSN: 2721-3374, e-ISSN: 2721-9348. DOI: 10. 29303/prospek. EFEKTIVITAS PLATFORM NEARPOD DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Aisya Sava Rahmadila*. Alvia Amalani Mujaroh Putri. Shalihah Syifaanddini. Sutini. Lutfi Mushonif Elghufri UIN Sunan Ampel Surabaya. Indonesia Informasi Artikel ABSTRAK Riwayat Artikel: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan platform Nearpod dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yakni PreEksperimental Design dengan desain penelitian One-Group Pretest Posttest Design. Data diperoleh dari 27 peserta didik kelas IV B Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Sidoarjo. Instrumen ini penelitian adalah soal tes yang dianalisis data dengan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah diadakan Pre-Test yakni sebelum diberikan materi pembelajaran dan Post-Test yakni sesudah diberikan materi Sehingga dapat disimpulkan bahwasanya Platform Nearpod efektif untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosia. materi fotosintesis di MIN 2 Sidoarjo. Diterima: 24-05-2024 Direvisi: 09-08-2025 Dipublikasikan: 30-09-2025 Kata-kata kunci: Berdiferensiasi, hasil belajar. This is an open access article under the CC BY-SA license. Penulis Korespondensi: Aisya Sava Rahmadila. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Jln. Yani 117. Surabaya. Indonesia. Email: aisyscollege@gmail. PENDAHULUAN Pada era digital ini, hampir seluruh kepentingan di masyarakat melibatkan penggunaan teknologi. Salah satunya yakni pada dunia pendidikan, yang mana penggunaan platform digital dinilai sangat efisien dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di masa ini. Dalam konteks ini, pembelajaran berdiferensiasi menjadi sangat relevan. Sebab pembelajaran diferensiasi merupakan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan hasil identifikasi dan pemetaan kebutuhan belajar beragam peserta didik untuk mengoptimalkan perkembangan potensi mereka sehingga tujuan belajar dapat tercapai (Basra, 2. Menurut Marlina dalam (Alhafiz, 2. komponen pembelajaran berdiferensiasi ada 4 antara lain, . Diferensiasi isi/konten mencakup materi pembelajaran yang dipelajari peserta didik terkait dengan kurikulum dan bahan ajar. Guru menyesuaikan kurikulum dan materi pembelajaran dengan memperhatikan keragaman gaya belajar dan kemampuan peserta didik. Isi kurikulum diselaraskan dengan keragaman kebutuhan dan kemampuan belajar peserta didik. Diferensiasi proses melibatkan bagaimana peserta didik memproses ide dan informasi serta memilih gaya belajar mereka. Interaksi peserta didik dengan materi pembelajaran dapat menentukan tingkat motivasi, minat, dan keterlibatan mereka dalam belajar. Penyesuaian kelas dapat membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran dan mengembangkan keterampilan peserta didik yang disebabkan banyaknya perbedaan daya belajar. Hasil dari pembelajaran peserta didik ditunjukkan melalui diferensiasi produk. Melalui produk pembelajaran, guru dapat mengetahui tingkat Journal homepage: http://prospek. id/index. php/PROSPEK ye p-ISSN: 2721-3374, e-ISSN: 2721-9348 pemahaman peserta didik dan memberikan materi selanjutnya yang sesuai. Dengan memahami gaya belajar peserta didik, guru dapat memberikan umpan balik yang lebih tepat dan membantu peserta didik mengembangkan strategi belajar yang lebih efektif. Lingkungan belajar, yakni pengalaman belajar peserta didik meliputi cara mereka berinteraksi dengan materi pembelajaran, guru, dan teman sebaya . Baik guru maupun peserta didik mendapatkan manfaat dari pembelajaran berdiferensiasi. Dengan memperlakukan peserta didik sesuai dengan kebutuhannya, guru dapat mengelola dan mengevaluasi pembelajaran dengan sesuai dan tanpa rekayasa. Dalam pembelajaran berdiferensiasi, peserta didik diberikan perhatian khusus pada kebutuhan individu mereka, termasuk kesiapan belajar, profil belajar, serta minat dan bakat mereka. Adanya pembelajaran berdiferensiasi ini tidak jarang memunculkan tantangan tersendiri bagi pendidik maupun peserta didik. Salah satu permasalahan yang ditemukan adalah ketidak sesuaian antara diferensiasi yang diterapkan dengan keinginan peserta didik. Sering kali peserta didik mengeluhkan proses diferensiasi yang diterapkan guru pada saat proses pembelajaran. Alasannya banyak dari peserta didik merasa hal yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Hal ini kemungkinan bisa terjadi karena peserta didik memiliki preferensi yang berbeda tentang hal yang menarik dan tidak menarik. Selain itu, manajemen waktu yang terbatas pada saat pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, menjadi salah satu faktor penghambat terlaksananya pembelajaran ini. Waktu yang terbatas sangat berpengaruh terhadap hasil dari tujuan yang ingin dicapai (Fitriah & Widiyono, 2. MIN 2 Sidoarjo merupakan salah satu madrasah piloting implementasi kurikulum merdeka di Jawa Timur. Pelaksanaan kurikulum merdeka pada madrasah ini sudah sangat baik dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Dari hasil observasi yang telah dilakukan, ditemukan permasalahan mengenai respon peserta didik kelas IV B terhadap implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Beberapa peserta didik mengeluhkan pembelajaran berdiferensiasi dengan pengelompokan peserta didik sesuai dengan kemampuannya. Para peserta didik mengeluhkan desain pembelajaran yang mereka dapat berbeda dengan teman yang lainnya. Selain itu, minat para peserta didik dalam mengikuti pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi juga masih Dari adanya beberapa permasalahan tersebut, tentunya dibutuhkan sebuah usaha atau solusi untuk memperbaiki dan meningkatkan desain pembelajaran berdiferensiasi agar bisa diterima oleh seluruh peserta Salah satunya yakni dengan memanfaatkan platform digital untuk digunakan sebagai media pembelajaran interaktif. Ketepatan dalam memilih media dapat menentukan keberhasilan dalam suatu proses pembelajaran. Pernyataan tersebut sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Mustika, bahwa kedudukan media sangat penting dalam menentukan dan membantu guru serta peserta didik dalam proses pembelajaran (Mustika, 2. Pada dasarnya, media dalam pembelajaran yaitu sebuah perantara yang menjadi jembatan dalam menyampaikan informasi . ateri pembelajara. yang berasal dari berbagai macam sumber belajar kepada penerima pesan . eserta didi. untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai (Susanto. Dalam era digital seperti sekarang, memanfaatkan media pembelajaran interaktif berupa platform digital merupakan salah satu bentuk penyesuaian zaman. Sudah banyak tersedia berbagai macam pilihan platform digital yang menyediakan alat pembelajaran inovatif untuk mendukung implementasi pembelajaran Salah satunya yaitu platform pembelajaran digital Nearpod. Nearpod merupakan platform pembelajaran digital yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran online maupun offline yang memungkinkan adanya interaksi secara langsung maupun tidak langsung antara guru dan peserta didik (Minalti & Erita, 2. Platform ini menyediakan banyak fitur yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran seperti slide materi, video, aktivitas kuis, game, dan beberapa fitur menarik lainnya. Selain itu, platform nearpod ini juga bisa digunakan dengan dua mode yaitu student-paced dan live-Participation. Pada mode student-paced peserta didik dapat mengakses sendiri materi dan quiz yang yang diberikan. Sedangkan pada mode live-Participation, peserta didik dapat mengakses nearpod bersama guru pada waktu yang telah ditentukan, dan dapat memberikan guru kontrol terhadap aktivitas peserta didik (Fauzia & Hadikusuma Ramadan, 2. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan yang berharga bagi dunia pendidikan mengenai potensi penggunaan platform AuNearpodAy sebagai alat atau media pembelajaran yang efektif dalam memfasilitasi proses pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yakni Pre-Eksperimental Design dengan desain penelitian One-Group Pretest Posttest Design. Dalam penelitian ini hanya terdapat satu kelompok eksperimen yang mana akan diberikan Pre-test (O. untuk mengetahui keadaan awal. Selanjutnya diberikan sebuah treatment atau perlakuan (X) dan kemudian dilaksanakan Post-test (O. untuk mengetahui hasil akhirnya. Desain penelitian yang dilakukan seperti pada tabel 1. PROGRES PENDIDIKAN. Vol. No. September 2025: 241 - 245 PROGRES PENDIDIKAN ye p-ISSN: 2721-3374, e-ISSN: 2721-9348 Tabel 1. Desain Penelitian One-Group Pretest Posttest Design Pretest Treatment Posttest Hasil tes tersebut kemudian dianalisis dan diolah untuk melihat efektivitas perlakuan . terhadap hasil akhir. Jika terdapat perbedaan yang signifikan antara Pre-test dan Post-test maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh penggunaan Platform Nearpod dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik di MIN 2 Sidoarjo. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas IV B MIN 2 Sidoarjo yang berjumlah 27 peserta didik terdiri dari 12 peserta didik laki-laki dan 15 peserta didik perempuan. Jenis instrumen penelitian ini berupa soal tes berbentuk pilihan ganda. Proses pengumpulan data kuantitatif dan teknik analisis data menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas. Pada pengujian uji normalitas, data yang diuji menggunakan rumus Shapiro-Wilk yang terdapat dalam program SPSS versi 26. Setelah itu, dilanjutkan dengan melakukan perhitungan uji t, yaitu uji paired sample t-test dengan model One-Group Pretest Posttest Design. HASIL DAN PEMBAHASAN Paparan data hasil analisis dari penelitian efektivitas Platform Nearpod dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial materi fotosintesis di MIN 2 Sidoarjo. Penelitian yang dilakukan pada kelas IV B dengan jumlah peserta didik sebanyak 27 orang yang terdiri dari 12 peserta didik laki-laki dan 15 peserta didik perempuan. Tabel 2. Data Statistik Deskriptif Hasil Belajar Minimum Maximum Sum Mean Pretest Statistic Statistic Statistic Statistic Statistic Statistic Posttest Std. Deviation Berdasarkan data pada Tabel 2. menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik sebelum diterapkannya pembelajaran berdiferensiasi dengan Platform Nearpod mendapatkan nilai rata-rata sebesar 41,85 dengan skor minimum 0 dan skor maksimum 90. Selanjutnya untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penggunaan Platform Nearpod, peneliti memberikan Post-test yang mendapatkan rata-rata sebesar 60,00 dengan nilai minimumnya 30 dan nilai maksimumnya 100. Sehingga terlihat sangat jelas bahwa terdapat peningkatan rata-rata antara nilai Pre-test dan Post-test hasil belajar peserta didik sebesar 18,15. Tabel 3. Uji Normalitas Data Hasil Belajar Peserta didik Shapiro-Wilk Statistic Sig. Pretest Posttest Hasil perhitungan uji normalitas menggunakan rumus Shapiro-Wilk pada tabel 3. memenuhi asumsi normalitas ( > 0. Hasil nilai Pre-test adalah 0. 347 > 0. 05 dan nilai Post-test adalah 0. 061 > 0. artinya sebaran data pada sebuah kelompok data atau variabel penelitian berdistribusi normal. Setelah melakukan uji prasyarat yang mana hasil yang didapat diketahui bahwasanya data penelitian berdistribusi normal, selanjutnya yakni melakukan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test dibantu dengan SPSS versi 26. Berdasarkan hasil perhitungan uji paired sample t-test dengan SPSS versi 26 dengan pengambilan keputusan jika nilai sig. -taile. lebih kecil dari . maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan tabel Diketahui bahwasanya nilai signifikan . -taile. lebih kecil dari . yakni 0,000 < 0,05. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwasanya Platform Nearpod efektif untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosia. materi fotosintesis di MIN 2 Sidoarjo. Rahmadila, et al. Efektivitas Platform Nearpod . ye p-ISSN: 2721-3374, e-ISSN: 2721-9348 Tabel 4. Hasil Uji T Paired Samples Test Paired Differences Pair PretestPosttest Mean Std. Deviation Std. Error Mean Confidence Interval Difference Lower Upper Sig. Ada beberapa karakteristik dan keunggulan dari Platform Nearpod ini, yakni . berbasis komputer dan web, yang bersifat fleksibel dapat diakses di mana saja asalkan terhubung jaringan internet, . penggunaan yang tidak terbatas ruang dan waktu, . memungkinkan adanya proses pembelajaran yang interaktif . eleconference dan virtua. (Susanto, 2. , . fasilitas belajar yang disediakan bervariatif (Minalti & Erita, 2. Selain itu, penggunaan media digital nearpod ini sangat mendorong pembelajaran aktif di kelas, yaitu menjadikan proses yang lebih terintegrasi dan terarah dalam pembelajaran. Pernyataan ini didasari oleh penelitian yang telah dilakukan oleh Perez, yaitu mengungkapkan bahwa penggunaan media digital nearpod dapat mempermudah guru dalam menyusun presentasi materi pembelajaran dengan cepat, menarik, dan mudah dipahami. Para peserta didik dapat mengakses media digital Nearpod dengan perangkat apapun, seperti handphone dan laptop dalam berinteraksi selama proses pembelajaran berlangsung (Perez. Penggunaan gamifikasi dalam pembelajaran dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi peserta didik untuk menjadi lebih aktif. Beberapa peserta didik termotivasi untuk belajar dan mencapai nilai terbaik dengan melihat nama mereka di papan online Nearpod sebagai simbol pencapaian. Dapat diketahui dari percakapan peserta didik bahwa mereka merasa berdebar dan bersemangat ketika melihat nilai teman sebaya mereka di papan Nearpod sehingga membuat mereka lebih bersemangat lagi untuk mencapai peringkat teratas kelas di Nearpod. Dengan menggunakan platform Nearpod pada saat pembelajaran dan dengan menerapkan interaktivitas, dapat membantu peserta didik untuk menjadi lebih fokus dan terhindar dari distraksi, sehingga meningkatkan efektivitas belajar dan meminimalkan rasa bosan (Syahri, 2. Sebab, kebosanan dan demotivasi dalam belajar dapat menjadi faktor penghambat utama bagi peserta didik dalam mencapai potensi belajar mereka secara maksimal, sehingga berakibat pada prestasi belajar yang stagnan atau bahkan menurun (Pawlak et al. , 2. Platform Nearpod ini juga menyediakan banyak menu dan aktivitas yang dapat digunakan oleh guru. Dengan adanya beragam aktivitas tersebut, juga dapat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, yakni dengan diferensiasi proses. Pada penelitian yang dilakukan di kelas IV B, proses pembelajaran berdiferensiasi menggunakan platform nearpod dilakukan dengan merancang materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik. Peserta didik dengan kemampuan pada kategori high, diberikan materi berupa PowerPoint yang mana bisa mereka akses melalui ponsel masing-masing. Sedangkan pada anak dalam kategori middle dan low diberikan materi berupa video dan PowerPoint agar pemahaman akan materi yang dipelajari menjadi lebih baik. Selain itu, terdapat soal yang mana pada kategori high diberikan soal berupa pengayaan, dan peserta didik dengan kategori middle dan low diberi soal pilihan Semua materi dan soal yang diberikan diakses oleh peserta didik secara mandiri pada ponsel masingmasing. Hal ini juga membuktikan bahwasanya platform ini juga dapat diberikan pada pembelajaran yang menggunakan Pendekatan Student Center. SIMPULAN Pada era digital saat ini, hampir semua kekhawatiran masyarakat terkait dengan penggunaan teknologi. Dalam konteks pendidikan, pembelajaran berdiferensiasi menjadi sangat penting. Oleh sebab itu, pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu strategi pengajaran yang berdasar pada hasil identifikasi peserta didik dan penilaian kebutuhan agar dapat memaksimalkan potensi setiap peserta didik dan agar dapat memenuhi tujuan pembelajaran. Oleh sebab itu, peneliti ingin mengetahui apakah penggunaan platform Nearpod dapat memfasilitasi proses pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dan diolah oleh peneliti, terbukti bahwasanya penggunaan platform Nearpod efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Melalui hasil Pre-test dan Posttest. Berdasarkan hasil perhitungan uji paired sample t-test dengan SPSS versi 26 dengan pengambilan keputusan jika nilai sig. -taile. lebih kecil dari . maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan tabel PROGRES PENDIDIKAN. Vol. No. September 2025: 241 - 245 PROGRES PENDIDIKAN p-ISSN: 2721-3374, e-ISSN: 2721-9348 ye Diketahui bahwasanya nilai signifikan . -taile. lebih kecil dari . yakni 0,000 < 0,05. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwasanya Platform Nearpod efektif untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosia. materi fotosintesis di MIN 2 Sidoarjo. UCAPAN TERIMA KASIH Puji Syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan artikel ini dengan lancar. Penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: Ibu Sutini selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang telah memberi bimbingan, arahan, dan saran yang sangat berharga selama proses penulisan artikel ini. Bapak Lutfi Mushonif Elghufri selaku Guru Pamong atas kesediaan menerima penulis dan memberikan banyak pelajaran dan pengalaman berharga selama melaksanakan kegiatan PLP. Juga kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan artikel ini. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam artikel ini. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan artikel ini di masa depan. Hormat penulis. DAFTAR PUSTAKA