Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Vol. No. July 2023, 01-10 DOI: E-ISSN: 3024 - 9473 P-ISSN: 3024 - 9481 Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia (PDPI) MENUMBUHKAN MINAT BERWIRAUSAHA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4. 0 DAN DIGITAL SOCIETY 5. 0 PADA SISWA/I SMK MULTIMEDIA BINKARA CIANJUR JAWA BARAT Rudi Yacub1*. Irfan Sophan2. Herlina Herlina3. Sri Mulyeni4. Eva Susilawati5 Universitas Putra Indonesia. West Java, rudiyacub112@gmail. com, evasusilawati9331@gmail. Universitas Muhammadiyah Sukabumi, irfan. sophan@ummi. Universitas Mandiri, herlinalina2674@gmail. Universitas Nasional Pasim, srimulyeni88@gmail. *Corresponding Author: rudiyacub112@gmail. Received: 04-02-2023. Revised: 17-04-2023. Accepted: 10-07-2023 Abstrak Berwirausaha di era Revolusi 4. 0 menuntut kesiapan untuk beradaptasi dengan perubahan dan pemanfaatan teknologi digital. Dalam menghadapi tantangan dan peluang baru ini, wirausahawan perlu memiliki visi yang kuat, kreativitas yang tinggi, dan kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dalam strategi bisnis mereka. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan menciptakan solusi inovatif, wirausahawan dapat meraih kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam lingkungan bisnis yang semakin dinamis dan terhubung secara digital. Sedangkan berwirausaha di Era Digital 5. 0 menuntut kesadaran akan tren teknologi terbaru dan kemampuan untuk mengadaptasi bisnis sesuai dengan perubahan tersebut. Wirausahawan perlu terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar digital yang cepat berubah. Dengan memanfaatkan inovasi teknologi, personalisasi pengalaman pelanggan, dan transformasi digital end-to-end, wirausahawan dapat mengambil keuntungan dari peluang yang ditawarkan oleh Era Digital 5. dan mencapai kesuksesan dalam bisnis mereka. Kata Kunci: Minat Berwirausaha. Revolusi Industri 4. Digital Socienty 5. Abstract Entrepreneurship in the Revolution 4. 0 era demands readiness to adapt to changes and the use of digital technology. In facing these new challenges and opportunities, entrepreneurs need to have a strong vision, high creativity, and the ability to integrate technology into their business strategy. By leveraging technological developments and creating innovative solutions, entrepreneurs can achieve success and sustainable growth in an increasingly dynamic and digitally connected business environment. Meanwhile, entrepreneurship in the Digital 5. 0 Era requires awareness of the latest technological trends and the ability to adapt business according to these changes. Entrepreneurs need to continuously learn and keep up with technology to stay relevant and Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) 1. July, 1-10 competitive in the fast-changing digital market. By leveraging technological innovation, personalized customer experience, and end-to-end digital transformation, entrepreneurs can take advantage of the opportunities offered by the Digital 5. 0 Era and achieve success in their Keywords: Entrepreneurship Interest. Industrial Revolution 4. Digital Society 5. PENDAHULUAN Di era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, kemampuan berwirausaha menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap individu. Mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan dan pemahaman tentang dunia bisnis adalah langkah krusial untuk menghadapi tantangan masa depan yang telah berbaur dalam Industri 4. 0 dan mengikuti perkembgangan digital society 5. 0 (Rosmadi et al. , 2. Salah satu tempat yang ideal untuk membangun minat berwirausaha adalah di sekolah menengah kejuruan (SMK), di mana siswa dapat memperoleh pengetahuan praktis dan pengalaman nyata di bidang yang mereka pilih. SMK adalah lembaga pendidikan yang fokus pada pembelajaran praktis dan Di SMK, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan praktis melalui program keahlian yang mereka pilih. Hal ini menciptakan lingkungan yang ideal untuk menumbuhkan minat dan semangat berwirausaha pada siswa (Yacub et al. , 2. Menumbuhkan minat berwirausaha pada siswa SMK memiliki banyak manfaat. Pertama, dengan memiliki minat berwirausaha, siswa dapat mengembangkan sikap mandiri, inovatif, dan kreatif dalam menghadapi berbagai tantangan dalam dunia bisnis. Mereka belajar untuk berpikir secara strategis, mengambil risiko yang terkontrol, dan menghasilkan solusi yang efektif dalam menghadapi perubahan yang cepat (Herlina. Sri Mulyeni. Sri Maria. Siti Titta, 2023. Sutarman et al. , 2. Selain itu, minat berwirausaha juga membuka peluang bagi siswa SMK untuk menciptakan lapangan kerja sendiri di masa depan (Rahma et al. , 2022. Tahirs & Rambulangi, 2. Sebagai contoh, siswa yang memiliki minat dalam bidang teknologi informasi dapat mengembangkan aplikasi atau perangkat lunak inovatif, sementara siswa yang memiliki minat dalam bidang kuliner dapat membuka bisnis katering atau restoran. Melalui pendidikan yang berfokus pada keterampilan praktis dan wirausaha, siswa SMK diberi peluang untuk menjadi pengusaha sukses dan menciptakan lapangan kerja bagi diri mereka sendiri dan orang lain (Mulyeni et al. , 2. Untuk mencapai tujuan tersebut, penting bagi sekolah dan guru SMK untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan minat berwirausaha. Ini dapat dilakukan melalui peningkatan kurikulum yang mengintegrasikan pembelajaran wirausaha, penyediaan pelatihan keterampilan berwirausaha, dan kolaborasi dengan dunia usaha dalam bentuk magang atau kerjasama proyek (Mulyeni, 2. Selain itu, penting juga untuk menginspirasi dan memotivasi siswa melalui cerita sukses pengusaha Menumbuhkan Minat Berwirausaha Di Era Revolusi Industri 4. 0 Dan Digital SocietyA (Yacub. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) 1. July, 1-10 lokal atau nasional, serta menyediakan bimbingan dan mentoring kepada siswa yang tertarik untuk mengembangkan ide bisnis mereka sendiri (Herlina et al. , 2021. Dalam panduan ini, kami akan mengeksplorasi strategi dan praktik terbaik untuk menumbuhkan minat berwirausaha pada siswa SMK (Herlina, 2. Kami akan melihat bagaimana pendekatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan mendorong minat berwirausaha pada siswa SMK, kita dapat mempersiapkan generasi yang siap menghadapi dunia bisnis yang dinamis dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian serta masyarakat di masa depan (Yacub et al. , 2. Revolusi Industri 4. 0, yang juga dikenal sebagai Era Digital, telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dunia bisnis. Dalam era ini, teknologi digital dan konektivitas yang semakin canggih telah mengubah lanskap bisnis secara fundamental (Hafid et al. , 2019. Mardiyanti et al. , 2. Bagi para wirausahawan, hal ini membawa tantangan baru namun juga peluang yang tak terbatas. beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat berwirausaha di era Revolusi 4. Adopsi teknologi digital dalam Revolusi 4. 0, teknologi digital menjadi kunci untuk mengoptimalkan proses bisnis, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan peluang baru. Wirausahawan perlu mengadopsi teknologi digital seperti kecerdasan buatan . rtificial intelligenc. , analitika data. Internet of Things (IoT), dan kecerdasan bisnis untuk meningkatkan kinerja operasional, pengambilan keputusan yang lebih baik, serta pengembangan produk dan layanan yang inovatif (Nugraha et al. , 2021. Himawan et al. Fleksibilitas dan Adaptabilitas perubahan teknologi yang cepat dalam Revolusi 4. menuntut wirausahawan untuk menjadi fleksibel dan adaptif. Mereka perlu mampu beradaptasi dengan perubahan pasar, tren konsumen, dan teknologi baru yang terus Ini mencakup kemampuan untuk belajar secara terus-menerus, berinovasi, dan melakukan perubahan yang diperlukan dalam bisnis mereka untuk tetap relevan dan Pemanfaatan data menjadi sumber daya yang sangat berharga dalam Revolusi Wirausahawan harus memanfaatkan data dengan cerdas untuk memahami perilaku konsumen, menganalisis tren pasar, dan mengambil keputusan yang didasarkan pada informasi yang akurat. Melalui analitika data dan pemahaman yang mendalam tentang penggunaan data, wirausahawan dapat mengoptimalkan strategi bisnis mereka dan menghasilkan keunggulan kompetitif (Siregar et al. , 2. Kemitraan dan Kolaborasi era Revolusi 4. 0 mendorong kolaborasi dan kemitraan antara berbagai pemangku kepentingan bisnis. Wirausahawan dapat mencari kemitraan dengan perusahaan teknologi, start-up, atau institusi pendidikan untuk memanfaatkan keahlian dan sumber daya yang mereka miliki (Utami et al. , 2. Kolaborasi ini dapat membantu dalam mengembangkan solusi inovatif, mendapatkan akses ke pasar yang lebih luas, dan berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para profesional di industri terkait (Supandi et al. , 2023. Herlina et al. , 2021. Pengembangan Keterampilan dalam Revolusi 0, keterampilan yang diperlukan untuk berhasil berwirausaha juga mengalami Menumbuhkan Minat Berwirausaha Di Era Revolusi Industri 4. 0 Dan Digital SocietyA (Yacub. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) 1. July, 1-10 Wirausahawan harus memiliki pemahaman yang kuat tentang teknologi digital, kecerdasan buatan, analitika data, dan manajemen informasi. Selain itu, keterampilan interpersonal seperti kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi juga penting dalam menjalankan bisnis yang sukses di era ini. Era Digital 5. 0 merupakan lanjutan dari Revolusi Industri 4. 0, yang semakin mengintegrasikan teknologi dengan aspek kehidupan sehari-hari dan bisnis. Dalam Era Digital 5. 0, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan . rtificial intelligenc. Internet of Things (IoT), big data, blockchain, dan komputasi awan semakin maju dan memberikan dampak besar pada dunia bisnis. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan saat berwirausaha di Era Digital 5. Inovasi Berbasis Teknologi: Dalam Era Digital 5. 0, wirausahawan perlu fokus pada inovasi berbasis teknologi untuk menciptakan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar yang semakin digital. Menerapkan teknologi seperti kecerdasan buatan. IoT, dan big data dapat membantu dalam mengembangkan solusi baru, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan pengalaman pelanggan yang unik. Pengalaman Pelanggan yang Personalisasi: Dalam Era Digital 5. 0, pengalaman pelanggan yang personalisasi menjadi kunci keberhasilan. Wirausahawan perlu memanfaatkan data pelanggan dan teknologi analitika untuk memahami preferensi dan perilaku pelanggan. Dengan demikian, mereka dapat menyediakan produk, layanan, dan interaksi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, menciptakan keterikatan yang kuat dengan pelanggan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Transformasi Digital End-to-End: Berwirausaha di Era Digital 5. 0 melibatkan transformasi digital end-to-end dalam seluruh aspek bisnis. Hal ini mencakup mengadopsi teknologi digital dalam rantai pasokan, operasi, pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan. Dengan menggunakan teknologi seperti ecommerce, platform digital, dan sistem manajemen bisnis berbasis cloud, wirausahawan dapat meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan proses bisnis, dan meningkatkan daya saing mereka di pasar. Keamanan dan Privasi Data: Dalam Era Digital 5. 0, keamanan dan privasi data menjadi perhatian utama. Wirausahawan harus memastikan bahwa data pelanggan dan informasi bisnis sensitif dijaga dengan baik melalui penggunaan teknologi enkripsi, perlindungan data, dan kebijakan privasi yang kuat. Dengan menjaga kepercayaan pelanggan terhadap perlindungan data, wirausahawan dapat membangun reputasi yang baik dan memenangkan persaingan di pasar yang semakin sadar akan privasi. Kolaborasi dan Jaringan Digital: Era Digital 5. 0 menawarkan peluang untuk kolaborasi yang lebih luas melalui jaringan digital. Wirausahawan dapat memanfaatkan platform digital, jejaring sosial, dan komunitas online untuk berinteraksi dengan sesama wirausahawan, mitra bisnis, investor, dan pelanggan. Melalui kolaborasi dan jaringan digital, wirausahawan dapat mendapatkan akses Menumbuhkan Minat Berwirausaha Di Era Revolusi Industri 4. 0 Dan Digital SocietyA (Yacub. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) 1. July, 1-10 ke sumber daya, pengetahuan, dan peluang baru yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis mereka(Saroinsong, 2. METODE Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di SMK BINKARA di Desa Wangunjaya Kecamatan Cugenang Kota Cianjur Jawa Barat. Kegiatan ini diberikan kepada siswa/siswi SMK Binkara yang duduk dikelas XII, pelatihan dilakukan dengan memberikan materi secara teknis, kiat-kiat, dan solusi dari masalah yang seringkali dihadapi oleh pelaku UMKM dilapangan. Diharapkan siswa-siswi ini setelah lulus akan menjadi bagian dari UMKM yang dapat mewujudkan lapangan pekerjaan baru. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam 5 tahapan yaitu . Tahap persiapan, yang mencakup proses pengurusan perijinan dari kepala sekolah Bina Karya Bangsa, melakukan wawancara, menyiapkan materi pelatihan serta mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan. Tahap sosialisasi, dalam tahap ini tim melakuakan cek dan memastikan program pengabdian berjalan dengan lancar. Pelaksanaan, yaitu kegiatan pelatihan dengan menyampaikan materi-materi agar dapat memotivasi, membuka pola pikir dan membangun semangat berwirausaha pada siswasiswi SMK Binkara. Metode pelaksanaan pengabdian ini secara rinci dapat dilihat pada Persiapan Perijinan. Wawancara. Materi. Alat dan Bahan Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Evaluasi dan Publikasi Gambar 1. Skema Metode Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Dalam pengabdian masyarakat ini yang menjadi mitra tim adalah Sekolah Bina Karya Bangsa, pertimbangan dalam menentukan mitra adalah misi sekolah yang menciptakan siswa menjadi seorang wirausaha selain itu sekolah ini terletak di perkotaan sehingga banyak hal yang dapat dilakukan oleh siswa dalam memulai kegiatan HASIL DAN PEMBAHASAN Menumbuhkan minat wirausaha pada anak SMK merupakan upaya penting untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi muda dalam mengembangkan jiwa Dengan memiliki minat wirausaha yang kuat, anak SMK akan lebih mungkin untuk menciptakan lapangan kerja sendiri, berinovasi, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Berikut merupakan tahapan materi yang tim pengabdi lakukan saat menjalankan pengabdian: Pemberian Pendidikan Kewirausahaan salah satu langkah penting dalam menumbuhkan minat wirausaha pada anak SMK adalah dengan memberikan pendidikan kewirausahaan yang komprehensif. Mata pelajaran kewirausahaan Menumbuhkan Minat Berwirausaha Di Era Revolusi Industri 4. 0 Dan Digital SocietyA (Yacub. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) 1. July, 1-10 dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum SMK, di mana siswa dapat mempelajari konsep dasar kewirausahaan, proses memulai bisnis, pengembangan produk, manajemen keuangan, dan strategi pemasaran. Dengan memahami dasar-dasar kewirausahaan sejak dini, anak-anak SMK dapat mengembangkan minat dan pemahaman yang lebih dalam tentang dunia bisnis. Menghadirkan Peran Model dan Inspirasi: Penting bagi anak-anak SMK untuk melihat contoh-contoh inspiratif dari wirausahawan yang sukses. Menghadirkan peran model atau mengundang pengusaha lokal untuk berbagi pengalaman mereka dapat membantu menanamkan semangat kewirausahaan pada anak-anak SMK. Melalui cerita dan pengalaman mereka, anak-anak dapat melihat betapa menariknya dan bermanfaatnya menjadi seorang wirausahawan. Ini dapat memicu minat mereka dan memotivasi mereka untuk mengejar karir wirausaha di masa depan. Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan: Selain pendidikan formal, pelatihan keterampilan kewirausahaan juga sangat penting. Anak-anak SMK dapat mengikuti program pelatihan kewirausahaan yang melibatkan praktik langsung, simulasi bisnis, dan proyek nyata. Pelatihan ini dapat meliputi pengembangan keterampilan manajemen, keterampilan komunikasi, kreativitas, kepemimpinan, dan inovasi. Dengan mengasah keterampilan ini, anak-anak SMK akan merasa lebih percaya diri dan siap untuk memulai usaha mereka sendiri. Mendorong Lingkungan Kreatif dan Inovatif: Menumbuhkan minat wirausaha pada anak SMK juga melibatkan mencipt akan lingkungan yang kreatif dan inovatif di sekolah. Sekolah dapat menyediakan fasilitas dan sumber daya yang mendukung pengembangan ide-ide bisnis anakanak SMK, seperti ruang kerja kolaboratif, perpustakaan yang lengkap, atau laboratorium teknologi. Selain itu, kegiatan seperti kompetisi bisnis, hackathon, atau acara pertukaran ide bisnis dapat diadakan untuk mendorong anak-anak SMK untuk berpikir kreatif dan mengembangkan solusi inovatif. Dukungan dan Kolaborasi dengan Dunia Usaha: Kolaborasi dengan dunia usaha dapat menjadi langkah penting dalam menumbuhkan minat wirausaha pada anak SMK. Kerjasama antara sekolah dan perusahaan dapat mencakup magang atau program pelatihan di tempat kerja, kunjungan ke perusahaan, atau pembuatan jejaring dengan para pengusaha. Interaksi langsung dengan dunia bisnis akan memberikan gambaran nyata tentang apa yang diperlukan untuk menjadi seorang wirausahawan sukses dan menginspirasi anak-anak SMK untuk mengejar karir Menumbuhkan minat wirausaha pada anak SMK memiliki manfaat jangka panjang yang signifikan. Dengan minat wirausaha yang kuat, mereka akan lebih mungkin untuk mengambil risiko, berinovasi, dan menghasilkan ide-ide yang kreatif. Melalui pendidikan kewirausahaan, pelatihan keterampilan, dan pengalaman langsung dengan Menumbuhkan Minat Berwirausaha Di Era Revolusi Industri 4. 0 Dan Digital SocietyA (Yacub. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) 1. July, 1-10 dunia bisnis, anak-anak SMK akan terpapar pada berbagai aspek yang terlibat dalam menjadi seorang wirausahawan. Dalam lingkungan yang mendukung dan kreatif, anak-anak SMK akan merasa didorong untuk mengembangkan ide-ide bisnis mereka sendiri. Mereka akan melihat wirausaha sebagai pilihan karir yang menarik dan bermanfaat. Dukungan dari sekolah, perusahaan, dan peran model yang menginspirasi akan membantu mereka mengatasi ketakutan dan tantangan yang terkait dengan memulai bisnis. Dalam jangka panjang, menumbuhkan minat wirausaha pada anak SMK dapat membantu mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Anak-anak SMK yang memiliki minat wirausaha yang kuat akan memiliki kesempatan untuk menciptakan peluang kerja bagi diri mereka sendiri dan orang lain. Mereka juga dapat berkontribusi pada inovasi dan perkembangan industri di negara mereka. Berikut merupakan dokumentasi kegiatan pengabdian. Gambar. 2 Foto Bersama Peserta Kegiatan Pengabdian Gambar. 3 Foto saat pemberian materi kepada peserta pengabdian SIMPULAN Dari waktu ke waktu jumlah pencari kerja semakin meningkat, salah satu cara dalam menekan angka pencari kerja adalah dengan menumbuhkan dan membentuk jiwa kewirausahaan dalam setiap individu peserta didik ataupun mahasiswa agar kelak merka Menumbuhkan Minat Berwirausaha Di Era Revolusi Industri 4. 0 Dan Digital SocietyA (Yacub. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) 1. July, 1-10 menjadi bagian dari pembuka lapangan pekerjaan bukan lagi lulus sebagai bagian dari pencari pekerjaan. Era digital saat ini memberikan akses atau peluang yang sangat besar bagi setiap individu dalam mengembangkan kemampuan yang dimiliki, termasuk dalam membuka Setiap individu dapat memulai dengan alat digital yang mereka miliki bahkan diera saat ini barang apapun dapat dimiliki atau dibeli oleh setiap konsumen dengan cara yang lebih cepat dan relatif mudah. Secara keseluruhan, menumbuhkan minat wirausaha pada anak SMK merupakan investasi penting untuk masa depan mereka. Dengan memberikan pendidikan, pelatihan, dan lingkungan yang mendukung, kita dapat menginspirasi dan mempersiapkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dalam dunia bisnis. DAFTAR PUSTAKA