Vol. 5Vol. No. January - June 2021 1 No. Juli - Desember ISSN: 2579-9703 | ISSN: (E) (E) ISSN: 2579-9703(P)(P) | ISSN: Academica Journal of Multidisciplinary Studies Vol. Vol. 5 No. 1,2,January - June 2021 1 No. Juli-Desember ISSN: ISSN:2579-9711 ISSN: 2579-9703 (P) (P) | | ISSN: (E)(E) Academica Journal of Multidisciplinary Studies Editorial Team Editorial Team Editor-In-Chief Deri Prasetyo. IAIN Surakarta Editoral Board Mudofir. IAIN Surakarta Editor Chief Syamsul Bakri,in IAIN Surakarta Muhammad Munadi. IAIN Surakarta Agus Wahyudi (UIN RadenIAIN Mas Said Surakart. Abdul Matin bin Salman. Surakarta Endy Saputro. IAIN Surakarta Zainal Anwar. IAIN Surakarta Nur Kafid. IAIN Surakarta Akhmad Anwar Dani. IAIN Surakarta Reviewer Nur Rohman. IAIN Surakarta IAIN Surakarta MudofirAndi (UINWicaksono. Raden Mas Said Surakart. Khasan Ubaidillah. IAIN Surakarta Syamsul Bakri (UIN Raden Mas Said Surakart. Managing Editor Dewi Nur Fitriana Ahmad Saifuddin (UIN Raden Mas Said Surakart. Lulu Syifa Pratama Arif Rifanan Khoirul Latifah Eko Nur Wibowo Assistant to Editor Nurul Iffakhatul Solekah Sarah Muktiati Nurika Indah Sofantiyana Alamat Redaksi: Hana Zunia Rini Toyib Studie. Surakarta IAIN (State InstituteMaAomun for Islamic Jln. Pandawa No. 1 Pucangan. Kartasura. Layouter Sukoharjo. Central Java, 57168 website: ejournal. id/index. php/academica Della Putri Apriliana Nuur I. Lathifah e-mail: journal. academica@gmail. academica@iain-surakarta. Arlin Dwi Setyaningsih Alamat Redaksi: IAIN (State Institute for Islamic Studie. Surakarta Jln. Pandawa No. 1 Pucangan. Kartasura. Sukoharjo. Central Java, 57168 website: ejournal. id/index. php/academica e-mail: journal. academica@gmail. com | journal. academica@iain-surakarta. 1 No. 1,2,January Juli-Desember Vol. Vol. 5 No. - June 2017 ISSN: 2579-9703(P)(P)||ISSN: ISSN:2579-9711 2579-9711 (E) ISSN: (E) Academica Journal of Multidisciplinary Studies Daftar Isi Daftar Isi Pengembangan Kepribadian Konselor Melalui Kegiatan Kepramukaan di UKK Racana IAIN Surakarta Toleransi Nasaruddin Umar Sebagai Solusi Menanggulangi Radikalisme Atas Nama Nurika Indah Sofantiyana Agama Farkhan Fuady. Imanatur Rofiah. Selvia Peran Komunikasi Ayah dalam Perkembangan Mental Anak: Studi atas Santri Putri Pondok Tahfidz Karanganyar Fitri Setianingsih Strategi Pemasaran Usaha Mikro Kecil Menengah Di Masa Pandemi Fatimah Sindi Wardani. Indah Lestari. Devinna Tamaya Sari. Aspek Perkembangan AnakPuji Sekolah Dasar: Masalah dan Perkembangannya Umi Latifah NiAomatul Umamah. Tri Wulandari Pendidikan Prenatal Yahudi dan Relevansinya dengan Pendidikan Islam Mivtahul Kasana & Anggraeni NovitaUtama Sari Dalam Novel Kembara Rindu Karya Nilai-Nilai Budaya Para Tokoh 1 - 26 27 - 38 Habiburrahman El-Shirazy: Kajian Sosiologi Sastra The Various Respond of Student Toward Peer-Tutoring Method in Bilingual Program FatimahLatifah Khoirul 39 - 52 Filantropi Dakwah dan Kaum Minoritas di Indonesia Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Okta Nurul Hidayati Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani 53 - 74 Pembelajaran dan Implementasi Etika Bisnis Islam: Studi pada Mahasiswa Akuntansi Syariah IAIN Surakarta Strategi Pertempuran Raden Mas Said Di Vorstenlanden: Sikap Patriotisme Dalam Galuh Anggraeny Menegakkan Keadilan Respons Pembiayaan Kartasura Kuncoro Masyarakat Catur Setyoterhadap Atmojo. Produk Nushrotul Khofifah,BMT DevidiNur Maharani Dimas Saputra Peran IbuPenggunaan Rumah TanggaAplikasi dalam Membangun Kesejahteraan KeluargaDi Era Modern Analisis Tiktok Sebagai Media Dakwah Septi Latifa Hanum 75 - 88 Rismaka Palupi. Umi Istiqomah. Fella Vidia Fravisdha. Nur Lail Septiana. Ailyn ModelMaharung PsikoterapiSarapil Zikir dalam Meningkatkan Kesehatan Menta 89 - 104 Daimul Ikhsan. Muhammad Irsyadi Fahmi & Asep Mafan Analisis Gaya Bahasa Dalam Kumpulan Puisi Kekasihku Karya Joko Pinurbo: Kajian Stilistika Lisa Widyaningsih 105 - 120 Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Saham Di Masa Pandemi Covid-19 Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani 121 - 140 Analisis Isi Pesan Dakwah Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Melalui Media Sosial Instagram AAoourika Devi. Ulfah Dwi Hidayah. Muiz Al Barudin. Dwi Parwati 141 - 164 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Wilayah Solo Raya Arrum Puspita Sari. Durotun Nafisah. Fitri Susanti. Hesti Eka Setianingsih. Nur Mila Hayati 165 - 182 Analisis Akad-Akad Dalam Fintech P2P Lending Syariah di Indonesia Gilang Arvianto. Marlon Boderingan Cortez. Vela Retna Widyastuti. Zulan Ilmada 183 - 196 Vol. 5 No. January - June 2021 ISSN: 2579-9703 (P) | ISSN: 2579-9711 (E) Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Saham Di Masa Pandemi Covid-19 Devindha Fitria Mahafani1*. Diah Maya Puspa2. Nurul Khasanah3. Siti Wulandari4. Vivi Andriani5 Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Abstract This study aims to analyze the behavior of the millennial generation in making stock investment decisions during the Covid-19 pandemic. This research method uses a qualitative method with a case study approach. The research subjects were four people who were included in the millennial generation category who were under 30 years old and domiciled in Solo Raya. The results of this study indicate that the behavior of investors in making stock investment decisions is based on the declining stock price trend due to the Covid-19 pandemic, influenced by the herding bias factor, namely following the actions or suggestions of others, but also analyzing the companyAos performance by looking at its financial statements. Keywords: Covid-19. Investor Behavior. Investment Decisions. Millenial Generation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalis perilaku generasi milenial dalam pengambilan keputusan investasi saham di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian sebanyak empat orang yang masuk dalam kategori generasi milenial yang berumur di bawah 30 tahun dan berdomisili di Solo Raya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku investor dalam mengambil keputusan investasi saham didasarkan pada tren harga saham yang menurun akibat pandemi Covid-19, dipengaruhi oleh faktor herding bias yakni mengikuti tindakan atau saran orang lain, namun juga menganalisis kinerja perusahaan dengan melihat laporan keuangannya. Kata kunci: Covid-19. Perilaku Investor. Keputusan Investasi. Generasi Millenial. Corresponding author Email: *1devindhafitriamahafani@gmail. com, 2diahmayapuspa1307@gmail. nurulkhasanah751@gmail. com, 5viviandriani1502@gmail. Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani PENDAHULUAN Generasi milenial merupakan generasi yang lahir antara tahun 1980 sampai dengan 2000. Generasi ini dikenal dekat dengan perkembangan teknologi, senang bergaul, berbagi pengalaman melalui media sosial, menghabiskan uang untuk mendapatkan pengalaman daripada menabung, lebih suka melakukan pembayaran non-cash, mudah bosan dengan barang yang dibelinya, suka hang out, makan- makan di cafe maupun restoran, dan travelling sehingga perilaku konsumtif melekat pada generasi milenial. Perilaku konsumtif yang melekat pada generasi milenial dapat membuat mereka terjebak pada kesulitan keuangan (Tambunan, 2. Kesadaran akan perilaku konsumtif mereka atau bahkan kesulitan keuangan yang sudah mereka alami akan mengubah perilaku dalam mengatur keuangan. Beberapa tindakan dalam mengatur keuangan adalah dengan mulai menabung, memperhatikan arus kas masuk dan keluar, menghindari utang, dan investasi. Sebagian generasi milenial pasti mulai memikirkan jaminan masa depan yang cerah. Hal ini tak lepas dari karakteristik yang melekat pada diri seseorang seperti marah, cemas, dan takut ikut mempengaruhi perilaku seseorang dalam membuat keputusan investasi (Violeta & Linawati, 2. Investasi merupakan cara untuk menjamin masa depan mereka. Melalui kemudahan informasi dan kemajuan teknologi, semua orang dapat dengan mudah melakukan investasi, misalnya saja membuat rekening tabungan secara online, menabung emas digital, dan investasi di pasar modal dengan pendaftaran secara online juga. Pengambilan keputusan investasi merupakan proses menyimpulkan tentang suatu isu atau permasalahan, kemudian membuat pilihan alternatif investasi atau bagian dari transformasi input menjadi output (Putri & Hamidi. Kalangan muda saat ini ingin memiliki passive income yang mana investasi di pasar modal menjadi alternatif dan banyak diminati. Berdasarkan pada pengamatan fenomena lapangan yang dilakukan pada empat orang informan, memperlihatkan bahwa investasi bukan hanya dilakukan oleh seseorang dengan kemampuan penguasaan pengetahuan investasi saja, melainkan juga dilakukan oleh individu yang tanpa pelatihan investasi di pasar modal berani mengambil keputusan berinvestasi. Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan Beberapa iklan aplikasi investasi sering muncul di media sosial dan televisi. Hal tersebut kemungkinan menjadi salah satu pemicu minat investasi generasi milenial yang dapat mempengaruhi psikologis orang dalam berinvestasi. Salah satunya adalah timbulnya kecemasan financial di masa yang akan datang yang semakin diperparah dengan kondisi pandemic yang sedang terjadi. Pandemic Covid-19 mempengaruhi kualitas kehidupan masyarakat. Adanya ketidakpastian mengakibatkan tekanan dan kecemasan yang harus segera diatasi. Tekanan finansial yang terjadi menuntut masyarakat untuk menyadari pentingnya dana darurat dan mengelola keuangan pribadi (Tambunan, 2. Pengambilan keputusan yang tepat penting dalam menentukan keberhasilan seorang investor. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya adalah tingkat pendidikan. Akan tetapi banyak yang tidak berpendidikan tinggi berani berinvestasi di pasar modal. Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat pendidikan tidak dapat dijadikan sebagai tolok ukur utama keberanian seseorang dalam mengambil keputusan investasi (Atmaja & Widoatmojo, 2. Oleh karena itu, perlu digali faktor lain seperti motivasi investasi, pengetahuan atau literasi keuangan yang dimiliki setiap individu, hingga persepsi mengenai resiko yang dapat terjadi. Literasi keuangan meliputi pengetahuan tentang konsep keuangan, kemampuan untuk berkomunikasi tentang konsep keuangan, kemampuan mengelola keuangan pribadi dan membuat keputusan, serta kemampuan membuat perencanaan keuangan masa depan (Margaretha & Pambudhi, 2. Literasi keuangan yang baik dapat memunculkan ide dan motivasi sehingga mendorong setiap individu untuk dapat berinvestasi pada lebih dari satu aset. Hal ini akan berimplikasi pada tingkat pengambilan keputusan yang semakin bagus (Salsabila, 2. Teknologi yang semakin maju mengubah pola keseharian masyarakat serta memberikan keuntungan bagi para investor. Ketersediaan informasi melalui media internet memudahkan untuk mencari informasi mengenai jenis-jenis dan langkah-langkah investasi secara online. Selain itu juga dapat menambah pemahaman mengenai literasi keuangan sehingga dapat berpengaruh dan menjadi rujukan individu atau investor dalam mengambil keputusan untuk Vol. 5 No. January - June 2021 Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani berinvestasi (Firdhausa & Apriani, 2. Pengetahuan dan pemahaman terkait literasi keuangan sangat penting dalam pengambilan keputusan investasi serta berpengaruh terhadap bagaimana seseorang menabung, berhutang, investasi ataupun mengatur keuangannya (Yushita, 2. Salah satu informasi penting dalam pengambilan keputusan investasi adalah pemahaman mengenai informasi akuntansi dari laporan keuangan yang menyediakan data berkaitan dengan kinerja perusahaan. Melalui kemampuan teknik analisis yang dimiliki investor seperti analisis teknikal maupun fundamental, dapat membantu dalam pengambilan keputusan investasi meliputi membeli, menjual, maupun mempertahankan kepemilikan saham (Tambunan, 2. Informasi akuntansi harus memberikan manfaat kepada pengguna dalam membantu mengambil keputusan. Hal ini membuktikan bahwa informasi akuntansi merupakan isu yang sangat penting dan menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi. Hal tersebut juga dapat dijadikan sebagai acuan dalam berinvestasi sehingga kegiatan investasi dapat menghasilkan keuntungan (Aprillianto et al. , 2014,). Gambar 1. Pertumbuhuan SID (Sumber : w. Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan Gambar 2. Rentang Usia Investor (Sumber : w. Data statistik Kustodian Sentral Efek Indonesia atau KSEI menunjukkan pertumbuhan Single Investor Identification atau SID yang terus meningkat setiap Kepemilikan investor individu mendominasi dengan jumlah 99,5% dari total investor pasar modal. Sepanjang tahun 2020 investor generasi milenial yaitu mereka yang berusia 30 tahun kebawah menujukkan presentase 58,82 %. Jumlah tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya dan akan terus meningkat seiring dengan kesadaran generasi milenial. Hal ini menujukkan bahwa minat investasi pada generasi milenial semakin besar (KSEI. Investasi merupakan salah satu bentuk kemandirian finansial. Akan tetapi banyak investor individu yang mengalami kegagalan. Salah satu penyebabnya adalah belum adanya tujuan spesifik terkait instrument investasi yang digunakan dan kurangnya motivasi dalam berinvestasi. Oleh karena itu perlu adanya ketepatan dalam pengambilan keputusan investasi baik dari jenis maupun waktu investasinya (Ibrahim & Adib, 2. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana perilaku investor generasi milenial dalam mengambil keputusan investasi saham di masa pandemi? Melihat generasi milenial yang semakin sadar akan investasi Vol. 5 No. January - June 2021 Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani dan mendominasi peningkatan investor pasar modal, maka penelitian ini penting sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Generasi milenial memiliki peran yang sangat besar dalam meningkatkan perkembangan dunia investasi khususnya sektor pasar saham (Salsabila, 2. Oleh karena itu. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis perilaku generasi milenial dalam mengambil keputusan investasi saham di masa pandemi dan mengetahui hal apa saja yang mendorong mereka untuk melakukan investasi. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ibrahim & Adib . menganalisis tentang perilaku investor individu dalam mengabil keputusan investasi saham. Penelitian tersebut mengungapkan bahwa investor berperilaku rasional dengan memperhatikan laporan keuangan, informasi akuntansi, dan kondisi makro ekonomi. Sedangkan dalam penelitian ini dilakukan pada saat pandemi Covid-19 dengan informan individu yang masuk pada kategori generasi milenial. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi Tujuan penelitian adalah untuk menggali informasi secara mendalam mengenai perilaku generasi milenial dalam pengambilan keputusan berinvestasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menetapkan kriteria yang harus dipenuhi informan sebelum melakukan penelitian (Sugiyono. Kriteria tersebut meliputi generasi milenial yang berdomisili di Solo Raya, telah berinvestasi minimal selama satu tahun dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memiliki portofolio saham, investor yang aktif dalam perdagangan, serta pernah melakukan aktivitas jual, beli, dan mempertahankan saham. Sedangkan variabel dalam penelitian ini yaitu perilaku generasi milenial dalam pengambilan keputusan investasi. Sumber data penelitian ini menggunakan data primer. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan mengajukan pertanyaan kepada empat informan. Teknik analisis penelitian meliputi tiga tahapan yaitu. Tahap pertama, reduksi data merupakan proses memilih, memilah, merangkum. Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan dan memfokuskan pada hal yang penting dari catatan-catatan yang diperoleh di lapangan. Tahap Kedua, penyajian data merupakan sekumpulan informasi yang tersusun yang menyajikan data dalam bentuk teks naratif. Tahap Ketiga, verifikasi yaitu penarikan kesimpulan dan verifikasi dalam suatu kerangka yang bersifat komprehensif dengan menggunakan teknik triangulasi data (Sugiyono. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Profil Informan Banyak ahli yang mengklasifikasikan investor menjadi tiga tipe, yaitu investor konservatif, investor moderat, dan investor agresif. Investor konservatif merupakan investor yang cenderung bermain pada instrumen investasi risiko rendah dan aman. Investor moderat, merupakan investor yang memiliki toleransi risiko lebih tinggi asal imbal hasilnya sepadan. Investor agresif, merupakan investor dengan tingkat toleransi risiko yang tinggi. Investor agresif akan senang jika menemukan instrument investasi berisiko tinggi. untuk investor tipe ini, prinsipnya adalah AuHigh Risk. High Return. Why Not?Ay. Bahkan pada skala ekstrim, ia menjadi spekulan (Putranto,2. Informan dalam penelitian ini merupakan generasi milenial yang memiliki investasi di pasar modal dengan jenis saham. Menurut buku Kementerian Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak yang bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik . Generasi milenial adalah mereka yang dilahirkan antara tahun 1980 sampai dengan 2000. Generasi ini memiliki karakteristik yang unik berdasarkan wilayah dan kondisi sosial-ekonomi. Salah satu ciri utama generasi milenial adalah peningkatan penggunaan dan kedekatan dengan teknologi karena mereka dibesarkan berdampingan dengan perkembangan Dapat diamati di era sekarang ini mayoritas dari mereka tidak lepas dari penggunaan ponsel pintar. Terdapat empat informan dalam peneitian ini yang telah berinvestasi dalam jangka waktu minimal satu tahun. Keempat informan tersebut berinvestasi di sekuritas yang berbeda. Dengan demikian akan lebih mudah merefleksikan Vol. 5 No. January - June 2021 Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani pengalaman mereka dalam investasi. Berikut merupakan profil informan dalam penelitian ini: Tabel 1. Daftar Karakteristik Informan Informan L/P Umur (Tahu. Pekerjaan Pendidikan Lama Investasi Sekuritas ADP Mahasiswa 2 tahun Ajaib DCS Karyawan Swasta SMK 2 tahun IPOT Wiraswasta SMK 1 tahun Indodax Mahasiswa 1 tahun Indo Premier Pemahaman Investasi Adanya ekosistem digital berhasil menciptakan berbagai macam bidang Terbukti dengan menjamurnya start up yang didirikan pengusaha muda. Mereka berhasil memberikan dampak ekonomi yang besar di Indonesia. Misalnya saja pendirian perusahaan ojek online di Indonesia yang juga membantu ekonomi tukang ojek. Hadirnya e-commerce juga memberikan jalan bagi generasi milenial untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. Salah satu komponen yang sangat penting dalam pererkonomian adalah kemajuan perkembangan di pasar modal (Munawar. Suryana, & Nugraha, 2. Seseorang investor dapat dikatakan sukses tidak hanya persoalan dalam menghasilkan keuntungan saja, melainkan orang yang dapat menetapkan tujuan investasi yang jelas, memutuskan waktu dan periode investasi, mempelajari pasar, memahami kemampuan mengambil resikonya bersama tingkat yang diharapkan dari pengembalian dan menentukan aset utama yang diperdagangkan pada system keuangan (Marwaha & Arora, 2. Keputusan investasi dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dasar mengenai investasi sebagai langkah awal ketika berniat melakukan perdagangan saham. Pengetahuan dasar tersebut tidak hanya terbatas pada pasar modal, melainkan informasi seputar investasi seperti indeks apa yang akan dibeli, bagaimana karakteristik sahamnya, seperti apa perusahaannya, dan sesuai dengan prinsip syariah atau tidak (Alfarauq & Yusup, 2. Hal ini akan membentuk Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan kemampuan seseorang dalam menciptakan nilai dan keuntungan serta mengelola resiko untuk mengurangi dampak kerugian sehingga investor dapat bertransaksi dengan aman di pasar modal. Informan dalam melakukan kegiatan investasi dipengaruhi oleh informasi yang menjadi dasar dalam berinvestasi (Ibrahim & Adib, 2. Berdasarkan hasil wawancara kepada informan terkait pengetahuan dasar investasi, terdapat berbagai sudut pandang yang searah, jika ditarik kesimpulan menyatakan bahwa investasi adalah penyimpanan dana pada periode tertentu dengan harapan bahwa penyimpanan dana tersebut dapat memberi keuntungan di masa depan. Tujuan Investasi Sebagai makhluk ekonomi, hakikatnya manusia ingin selalu mendapatkan tambahan kesejahteraan dalam hidup, tidak terkecuali di setiap jenis profesi/ pekerjaan mereka (Aprilianto. Wulandari, & Kurrohhman, 2. Ketiga informan ini memiliki tujuan yang sama dalam berinvestasi saham, yakni untuk mencari keuntungan dari perdagangan saham. Profit yang dihasilkan dari investasi saham dimaksudkan untuk mencapai kebebasan finansial dimana seseorang tidak terbebani oleh hutang, memiliki penghasilan pasif untuk mencukupi kebutuhan, dan tidak bingung ketika harus mengeluarkan uang untuk bersenang-senang (Rudiwantoro, 2. Investor akan memperoleh tambahan pendapatan secara berkala dari hasil investasi saham yang dilakukan secara Penghasilan tambahan ini dapat dialokasikan untuk kebutuhan dana masa depan atau mewujudkan impian bahkan menambah kekayaan. Berikut merupakan pernyataan informan mengenai tujuan investasi: Au. Tujuan saya investasi adalah untuk mencari profit dari return dan capital gain-nya. Ay Ae Subjek ADP Au. Ya buat dapet keuntungan aja dari trading saham, kan lumayan buat tambah-tambah. Ay Ae Subjek DCS Au. Cari profit lah, ngembangin modal biar duitnya gak diemdiem aja. Ay Ae Subjek K Vol. 5 No. January - June 2021 Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani Sama halnya dengan penelitian terdahulu yaitu Ibrahim & Adib . , yang menyatakan bahwa motivasi melakukan investasi adalah mencari keuntungan dalam bentuk capital gain maupun deviden yang dinilai lebih menguntungkan daripada bunga yang diberikan oleh bank. Investasi saham secara online bisa dikatakan efektif untuk mendapatkan keuntungan, karena investor bisa melakukannya setiap saat dan tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk aktivitas ini. Investor hanya perlu menganalisis pasar atau pun mengikuti tren pasar kemudian menyetorkan uangnya sebagai modal investasi ke sebuah perusahaan dan akan mendapat keuntungan ketika perusahaan tersebut profit. Hal ini sejalan dengan perkembangan generasi milenial yang terbiasa dengan yang serba instan. Landasan Investasi Saat melakukan investasi, ada beberapa hal yang dipertimbangkan informan sebelum memutuskan membeli saham. Informan pertama, memutuskan untuk berinvestasi berdasarkan pada tren pasar. Tren pasar di masa pandemi Covid-19 yang sempat mengalami penurunan adalah kesempatan yang bagus untuk menanamkan investasi saham. Ketidakpastian mengakibatkan pasar menjadi lesu sehingga membuat sejumlah emiten mengalami penurunan performa dan berdampak pada valuasi harga saham yang murah. Hal ini menjadi momentum untuk memperoleh imbal hasil yang tinggi dimasa mendatang ketika kondisi ekonomi kembali stabil. Pasar modal Indonesia merupakan pasar yang perkembangannya rentan terhadap pengaruh kondisi makroekonomi serta kondisi global dan pasar modal dunia sehingga berpengaruh jangka panjang terhadap kinerja perusahaan. Harga saham akan terpengaruh oleh perubahan factor makroekonomi serta cepatnya reaksi yang diberikan para Investor akan memperhitungkan dampak terhadap kinerja perusahaan beberapa tahun kedepan dan mengambil keputusan membeli, menjual, atau mempertahankan saham (Muklis, 2. Informan kedua, memutuskan untuk melakukan investasi dengan pertimbangan sebagai follower teman. Kemudian untuk informan ketiga. Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan melakukan investasi melalui rekomendasi dari teman/saudara/dll. Perilaku informan kedua dan ketiga ini bisa saja didorong oleh rasa percaya terhadap teman atau saudaranya yang kemungkinan sudah berkecimpung lama di dunia investasi saham. Kepercayaan tersebut timbul karena penghasilan atau profit yang diperoleh dari hasil investasi saham sangat besar. Aktifitas jual beli saham yang dilakukan terlampaui sering serta cerita positif bagaimana seseorang sukses dalam menggunakan strategi mereka juga membuat seseorang tertarik pada mereka yang memperoleh keuntungan besar. Perilaku informan kedua dan ketiga bisa dikategorikan ke dalam herding Herding bias merupakan perilaku investor yang cenderung mengikuti investor lain dalam berinvestasi tanpa melakukan analisis fundamental terebih dahulu (Setiawan. Atahau, & Robiyanto, 2. Perilaku ikut-ikutan tersebut bukanlah perilaku yang optimal, karena tanpa pemahaman yang cukup dalam investasi seseorang dapat mengalami kerugian atau menghadapi resiko Oleh karena itu, seorang investor harus tetap selektif dalam memilih instrument investasi termasuk dalam memilih manajer investasi. Terakhir, informan keempat melakukan investasi berdasarkan pada pertimbangan adanya isu global, yaitu terjadinya pandemi Covid-19. Sama halnya dengan informan pertama yang memanfaatkan kesempatan emas, yakni ketika pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan harga saham adalah waktu yang tepat untuk membeli saham di harga terendah supaya di kemudian hari bisa dijual dan mendapat profit ketika kondisi ekonomi pulih dan harga saham naik. Tipe Investor Pengalaman ketika melakukan transaksi saham, meliputi jadwal bursa efek, sistem pada masing-masing sekuritas yang bertujuan sebagai media pelatihan mental ketika pasar sedang aktif bertransaksi. Seorang investor didefinisikan sebagai individu yang mempercayakan uangnya ke dalam produk investasi untuk mencari pengembalian yang diharapkan, dan perhatian utama investor adalah memaksimalkan pengembalian sambil meminimalkan risiko (Rahman & Gan, 2. Vol. 5 No. January - June 2021 Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani Setiap investor memiliki tipe yang berbeda terutama dalam menyikapi risiko, seperti halnya dua informan dalam pnelitian ini merupakan investor yang menyukai risiko atau berani mengambil risiko untuk menaikkan tingkat return yang diperoleh. Investor yang berani mengambil risiko biasanya memiliki modal yang besar atau dana yang diinvestasikan adalah uang nganggur atau uang yang sengaja ditujukan untuk investasi. Sedangkan dua informan lain, adalah investor yang netral atau investor yang mau menerima risiko namun tidak akan mengambil risiko lebih untuk mencoba menaikkan tingkat return. Berbanding terbalik dengan investor yang berani mengambil risiko, investor tipe ini bisanya memiliki dana yang pas-pasan, sehingga ruang gerak dalam investasinya juga akan sempit karena harus menyesuaikan harga saham yang akan dibeli dengan dana yang seadanya. Pertimbangan teoritis terhadap sikap risiko pada investor, umumnya dilihat berdasarkan kelengkungan utilitas atau sebagai alternatif, melalui pengukuran probabilitas linier (Hartono. Purnomo, & Andhini, 2. Perbedaan dalam memberikan toleransi risiko dapat disebabkan oleh usia, status karir, sosial ekonomi, pendapatan, kekayaan dan jangka waktu prospek pendapatan (Putra. Ananingtiyas. Sari. Dewi, & Silvy, 2. Sikap risiko juga dapat berubah tergantung hasil keputusan sebelumnya. Pada tradisi permodelan ilmu kognitif dan kecerdasan buatan, investor dianggap sebagai individu yang terus berkembang, beradaptasi, dan belajar memahami lingkungan (Hartono et al. Analisis Kinerja Perusahaan Investor dalam melakukan kegiatan investasi diperlukan analisis mendalam terkait kinerja perusahaan (Nainggolan & Pratiwi, 2. Investasi membutuhkan kemampuan yang tinggi pada investor, khususnya kemampuan dalam mengolah data atau informasi keuangan dan non keuangan, menganalisa informasi fundamental dan teknikal dalam investasi, persepsi investasi, maupun risiko investasi (Pratama. Purba. Jamhur, & Prasetyo, 2. Kemampuan tersebut akan menunjukkan kondisi perusahaan, sehingga investor dapat mengetahui kondisi yang terjadi di perusahaan. Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan Ketika investor memiliki kemampuan dalam menganalisis kinerja perusahaan, maka investor dapat memutuskan perusahaan tersebut layak untuk investasi (Pratama et al. , 2. Analisis ini menjadi informasi yang sangat diperlukan oleh investor agar tidak terjebak pada perusahaan dengan prospek yang buruk. Hal yang serupa juga dikatakan oleh Ibrahim & Adib . , bahwa analisis perusahaan bertujuan untuk mengetahui kondisi perusahaan, sehingga informasi yang diperoleh dari hasil analisis akan memperlihatkan kemampuan perusahaan untuk tumbuh dan berkembang. Analisis kinerja perusahaan dapat dilihat melalui laporan keuangan Laporan keuangan dapat diperoleh dan diakses secara terbuka pada laman Bursa Efek Indonesia. Melihat betapa pentingnya analisis kinerja perusahaan, pengetahuan akan informasi akuntansi menjadi basic skill yang harus dimiliki investor. Berdasarkan hasil wawancara terkait pengetahuan informasi akuntansi, rata-rata informan telah mengetahui tentang informasi akuntansi. Mereka mengatakan bahwa informasi akuntansi merupakan informasi yang berkaitan dengan keuangan dan digunakan sebagai pengambilan keputusan. Analisis kinerja perusahaan yang dilakukan oleh informan selaku investor, meliputi analisis pada laporan keuangan dengan memperhatikan bagian laba, arus kas, dan kewajiban. Selain dalam analisis laporan perusahaan, harga saham juga dapat mempengaruhi investasi perusahaan terutama dalam saluran transaksi ekuitasnya (Dhananjaya, 2. Oleh karena itu kita juga harus memiliki kebijakan dalam menargetkan saham pasar karena penargetan hanya berguna jika pasar saham mempengaruhi ekonomi riilnya. Keputusan Investasi di Masa Pandemi Keputusan investasi adalah proses seseorang menentukan pilihan untuk berinvestasi melalui tahapan menentukan tujuan, mencari, dan mengevaluasi informasi yang berhubungan dengan berbagai opsi investasi (Candy & Vincent. Pengambilan keputusan investasi memerlukan rasionalitas, namun di tengah adanya pandemi dengan kondisi perekonomian yang buruk, investor diharuskan mempertahankan perilaku rasionalnya (Candy & Vincent, 2. Vol. 5 No. January - June 2021 Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani Pandemi Covid yang terjadi sejak tahun 2019 yang mengakibatkan perubahan besar di segi ekonomi. Investor yang menjadi informan dalam penelitian ini. Dua informan yang sudah bekerja mengalami penurunan pendapatan bahkan dirumahkan. Masa pandemi ini juga menyulitkan mereka untuk mencari pekerjaan kembali. Sedangkan informan yang masih mahasiswa, pemasukannya juga berkurang akibat kuliah online dan tidak mendapat uang saku seperti biasanya. Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap perekonomian dunia, tak terkecuali Indonesia. Mulai dari pasar modal hingga uang AoterpaparAo virus corona Covid-19. Nilai tukar uang . mengalami penurunan, padahal kurs merupakan variabel makro ekonomi yang turut mempengaruhi pergerakan harga saham. Melemahnya nilai tukar Rupiah dapat berpengaruh terhadap tingkat pengembalian investasi suatu perusahaan (Shiyammurti. Saputri, & Syafira, 2. Pergerakan harga saham mulai memperlihatkan grafik menurun sejak muncul pengumuman resmi dari Presiden terkait kasus pertama Covid-19 di Indonesia. Grafik harga saham IHSG terus mengalami penurunan drastis, yang menyebabkan BEI pada saat itu memutuskan untuk mengehentikan perdagangan saham untuk sementara waktu (Winanti, 2. Melihat adanya penurunan harga saham dapat menjadi kesempatan investor untuk membeli saham dan harapan dapat menghasilkan keuntungan lebih setelah pandemi usai. Adanya peristiwa ini juga menjadi daya tarik investor sebelum memutuskan untuk membeli saham. Berdasarkan wawancara pada keempat informan, mengatakan bahwa mereka tertarik dan memutuskan untuk membeli saham saat mengetahui adanya penurunan harga saham. Namun, dengan terjadinya penurunan harga saham tidak sepenuhnya mampu mencerminkan bahwa perusahaan tersebut layak, memiliki prospek yang baik, dan mampu bertahan di masa pandemi dan setelah pandemi. Oleh karena itu, diperlukan analisis kinerja perusahaan sebagai penunjang penilaian keberlangsungan perusahaan. Informan dalam penelitian ini melakukan analisis kinerja perusahaan terlebih dahulu sebelum pengambilan Dari hasil analisis tersebut akan diperoleh informasi akuntansi, sehingga investor dapat memperhatikan dan memutuskan untuk membeli Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan saham pada perusahaan yang tepat berdasarkan hasil analisis. Analisis ini dapat meminimalisir kerugian investor dalam penanaman saham. Informan pertama, mengatakan alasan mereka tertarik melakukan investasi di masa pandemi adalah karena saham yang ditanamkan akan digunakan sebagai investasi jangka panjang. Informan kedua, mengatakan bahwa dana tersebut dapat berkembang dan tidak mengendap, sekaligus sebagai upaya pemulihan perekonomian Indonesia. Informan ketiga, merasa tertarik melakukan investasi saham di masa pandemi Covid-19, karena harga saham relatif terjangkau dan memiliki kemungkinan akan naik setelah pandemi Informan keempat, menjadikan saham sebagai penghasilan tambahan di tengah penurunan pemasukan. Berdasarkan pernyataan informan tersebut mengindikasikan bahwa peristiwa yang terjadi saat ini yaitu adanya pandemi Covid-19 dapat mempengaruhi sikap seseorang niat mereka melakukan investasi. Sejalan dengan penelitian Onasie & Widoatmodjo . menjelaskan bahwa financial attitudes atau perilaku keuangan dapat mempengaruhi niat seseorang melakukan Pernyataan tersebut menunjukkan adanya kesadaran informan terhadap pengalokasian keuangan melalui penanaman saham menjadi hal yang penting, karena memiliki masa manfaat jangka panjang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa investor generasi milenial dalam penelitian ini megambil investasi saham karena adanya pengaruh dari luar yakni mengikuti tren dan adanya faktor herding Keterbatasan penelitian ini terletak pada fokus penelitiannya, yakni yang berfokus pada investasi saham saja. Selain itu, teknik pengumpulan data dengan cara wawancara terstruktur membuat data yang diperoleh kurang spesifik karena pertanyaan yang kurang mendalam. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Tujuan investasi saham yang dilakukan oleh investor generasi milenial adalah untuk mencari keuntungan dari perdagangan saham . apital gai. Vol. 5 No. January - June 2021 Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani kemudian investasi juga sebagai penyimpanan dana pada periode tertentu dengan harapan bahwa penyimpanan dana tersebut dapat memberi keuntungan di masa depan. Investor dalam mengambil keputusan investasi saham didasarkan pada tren harga saham yang menurun akibat pandemi Covid-19. Investor berasumsi bahwa harga saham yang dibeli saat tren pasar sedang turun akan memberikan profit jika mereka jual pada saat kondisi ekonomi mulai pulih. Perilaku investor juga masih dipengaruhi oleh herding bias yakni mengikuti tindakan atau saran orang lain. Selain itu, investor juga menganalisis kinerja perusahaan dengan melihat laporan keuangannya meskipun hanya meliputi bagian laba, arus kas, dan kewajiban. Saran Saran bagi investor supaya menganalisis saham yang akan dibeli dengan cermat, baik itu menggunakan teknik fundamental maupun teknikal, sehingga keputusan investasi tidak didarkan pada tren pasar saja atau bahkan hanya mengikuti orang lain. Menganalisis saham dengan cermat akan mengurangi risiko capital loss. Sedangkan saran bagi penelitian selanjutnya supaya menggunakan objek penelitian investasi lainnya yang juga terpengaruh dampak Pandemi Covid-19 dan kemungkinan menjadi instrumen yang juga memiliki banyak peminat di kalangan generasi milenial, misalnya saja investasi reksadana, emas, atau pun obligasi. DAFTAR PUSTAKA