YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN -------------------------------------------------------------------------------------------------Desy Setyorini. Achmad Syahlani Dosen Program Studi Sistem Informasi Program Studi Sistem Informasi (Naskah diterima: 10 Agustus5ujk 2018, disetujui: 20 Oktober 2. Abstract This study use a quantitative research method that explains how emotional intelligence affects employee performance. Hypothesis test shows that there is a positive effect of emotional Population in this research is all employees of Hotel Pitagiri which total 61 people. From the population, random sampling was taken as 10 people for questionnaire respondentAos. From the results of the research, it can be concluded that there is a positive and significant influence of emotional intelligence on employee performance. The hypothesis of the study states that there is a positive effect of emotional intelligence on employee performance, accepted. This can be known from the results of the data analysis obtained, for the correlation censation test obtained Sig value = 0,000 <0,05 so that the correlation coefficient is significant. Keyword : emotional intelligence and employee performance. Abstrak Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang menjelaskan bagaimana kecerdasan emosional mempengaruhi kinerja karyawan. Uji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh positif kecerdasan emosi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel Pitagiri yang berjumlah 61 orang. Dari populasi, pengambilan sampel acak diambil sebagai 10 orang untuk kuesioner responden. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan dari kecerdasan emosi terhadap kinerja karyawan. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa ada pengaruh positif kecerdasan emosi terhadap kinerja karyawan. Hal ini dapat diketahui dari hasil analisis data yang diperoleh, untuk uji korelasi korelasi diperoleh nilai Sig = 0,000 <0,05 sehingga koefisien korelasi signifikan. Kata kunci: kecerdasan emosi dan kinerja karyawan. PENDAHULUAN Keikutsertaan manusia dalam organisasi diatur dengan adanya pemberian wewenang dan tanggung Merumuskan wewenang dan tanggung YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . jawab yang harus dicapai karyawan dengan atau departemen akan dapat standar atau tolak ukur yang telah ditetapkan berbagai kebijakan yang diperlukan, sehingga dan disepakati oleh karyawan dan atasan. dapat meningkatkan kinerja karyawan agar Karyawan dan atasan masing-masing dapat sesuai harapan. Salah satu faktor yang dapat menetapkan sasaran kerja dan standar kinerja mempengaruhi kinerja adalah kecerdasan yang harus dicapai serta menilai hasil-hasil yang sebenarnya dicapai pada akhir kurun meningkatkan kinerja karyawan, upaya yang waktu tertentu. dilakukan adalah membina sumber daya Pada dasarnya suatu negara harus Oleh manusia (SDM) untuk memiliki kecerdasan emosi yang baik. berkualitas dan memiliki penduduk yang Hotel Pitagiri merupakan salah satu berkuantitas dengan keahlian di bidangnya hotel yang berada diwilayah Palmerah Jakarta masing-masing. Kinerja karyawan adalah hasil Barat. Dalam Hotel Pitagiri kerja secara kualitas dan kuantitas yang dengan kecerdasan emosional dan kinerja Kinerja kecerdasan emosional pada Hotel Pitagiri diartikan sebagai suatu hasil dan usaha adalah pegawai ditargetkan untuk sesegera mungkin menyelesaikan tugas-tugasnya dan kemampuan dan perbuatan dalam situasi bila ada tamu datang untuk menginap, karyawan Hotel Pitagiri harus mengangkat Permasalahan Permasalahan yang berkaitan dengan barang-barang tamu secara manual,ada tamu karyawan merupakan permasalahan yang akan yang tidak sabar untuk segera dilayani,dan selalu dihadapi oleh pihak manajemen sebuah banyak tamu yang melakukan komplain Pihak manajemen perlu mengetahui tentang pelayanan yang diberikan,sehingga faktor-faktor kinerja karyawan. Dengan mengetahui faktor- menyelesaikan permasalahan yang datang faktor tersebut,maka manajemen perusahaan secara bersama-sama. Hal tersebut membuat YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . karyawan bermasalah dengan kecerdasan emosional yang dimilikinya. Berdasarkan mendorong individu untuk merespon atas diatas,penulis rangsangan yang muncul dari dalam dirinya tertarik melakukan penelitian dengan judul maupun dari luar dirinya, sehingga individu AuPengaruh kecerdasan emosional terhadap dapat merasakan suatu perubahan sistem kinerja KaryawanAy. terhadap fisologis dan psikologisnya dalam II. KAJIAN TEORI 1 Pengertian Kecerdasan . Kecerdasan Emosi yaitu suatu perasaan yang Crow Hartati merupakan keadaan pada diri individu yang bergejolak dimana berfungsi sebagai inner mengambil keputusan yang terbaik dalam adjustment terhadap suatu lingkungan untuk suatu permasalahan dengan melihat dari kondisi ideal suatu kebenaran atas dasar pembelajaran pengalaman dan penyesuaian Menurut Ibda Yusuf Gardner dalam Rose . , emosi merupakan suatu perasaan mengemukakan bahwa kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan masalah atau biologis dan psikologis, serta serangkaian menciptakan suatu produk yang memiliki nilai dalam satu latar belakang budaya atau Sedangkan Super dan Cites dalam keputusan yang menentukan kesejahteraan Dalyono . mengemukakan definisi dan keselamatan individu atau sekelompok suaikan diri terhadap lingkungan disekitar atau Hal pikiran-pikiran Emosi 3 Pengertian Kecerdasan Emosional Kecerdasan menunjukkan bahwa manusia hidup dan berinteraksi di dalam lingkungannya yang menggunakan emosi efektif untuk mencapai sebuah tujuan dan 2 Pengertian Emosi mampu membangun hubungan yang baik serta mampu meraih kesuksesan ditempat kerja. YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . Menurut (Agustian,2. , kecerdasan emo- sional adalah kemampuan untuk merasakan Mangkunegara kejujuran dalam hati yang menjadi pusat bahwa Aukinerja . restasi kerj. adalah hasil prinsip untuk mampu memberikan rasa aman, kerja secara kualitas dan kuantitas yang pedoman, kekuatan serta kebijaksanaan. dicapai oleh seseorang dalam melaksanakan Menurut (Goleman,2. , . ciri-ciri tugasnya sesuai dengan tanggungjawab yang kecerdasan emosional meliputi kemampuan diberikan kepadanya. Kinerja lebih sering untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan disebut dengan prestasi yang merupakan hasil ketika menghadapi sebuah masalah yang membuat frustasi, mengendalikan dorongan hati dan tidak melebih-lebihkan perasaan manusia terhadap organisasi. ketika sedang bergembira, mengatur suasana Bernadin Triandini hati dan menjaga agar beban pikiran ketika menumpuk tidak melumpuhkan kemampuan dapat diukur dengan berdasarkan 6 kriteria dalam berpikir, berempati, dan berdoa. Kecerdasan emosi adalah kecakapan hasil belajar yang menghasilkan hasil kinerja yang menonjol. Inti kecakapan ini adalah 2 Kualitas Keenam . kemampuan yaitu empati dan keterampilan Kualitas merupakan tingkatan dimana Empati adalah kemampuan untuk dapat hasil akhir yang dicapai dan mendekati memahami perasaan orang lain, sedangkan sempurna dalam arti memenuhi tujuan keterampilan sosial adalah kemampuan untuk yang diharapkan oleh perusahaan. mengelola perasaan orang lain dengan baik Kuantitas (Goleman, 2. Kuantitas adalah jumlah yang dihasilkan Kinerja Karyawan yang dinyatakan dalam istilah sejumlah Pengertian Kinerja unit kerja maupun jumlah siklus aktifitas Ada banyak pengertian kinerja yang yang dihasilkan. disampaikan para pakar. Salah satu definisi Ketepatan Waktu yang penulis anggap dapat mewakili adalah YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . Tingkat pekerjaan tersebut pada waktu awal yang Persepsi tugas merupakan petunjuk dimana Efektifitas usahaAeusaha Merupakan tingkat pengetahuan sumber pekerjaannya menurut kriteria tertentu yang daya organisasi dimana dengan maksud berlaku untuk suatu pekerjaan. menaikkan keuntungan. Menurut (Handoko, 2. , dua konsep Kemandirian Karyawan utama untuk mengukur kinerja seseorang adalah efesiensi dan efektifitas. Efisiensi kerjanya tanpa meminta bantuan dari adalah kemampuan untuk orang lain. suatu pekerjaan dengan benar. Efesiensi ini Komitmen Komitmen terhadap pekerjaannya. perhitungan rasio antara keluaran . Sedangkan merupakan kemampuan untuk memilih tujuan Kinerja adalah hasil kerja secara yang tepat atau peralatan yang tepat untuk kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh pencapaian tujuan yang ditetapkan. Dengan kata lain seorang karyawan yang efektif sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan pekerjaan yang (Mangkunegara,2. Kinerja harus dilakukan dengan lebih sering disebut dengan prestasi yang metode dan cara yang tepat untuk mencapai merupakan hasil atau keluaran . dari sebuah pekerjaan dan konstribusi sumber daya manusia terhadap organisasi. Menurut dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap individu diartikan sebagai hasil dari usaha seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan,sehingga yang dicapai dengan adanya kemampuan dan menjadi sebuah prestasi dalam mencapai perbuatan dalam situasi tertentu. Kemampuan tujuan yang ditunjukkan dalam tingkah laku biasanya tidak dapat dipengaruhi secara yang ditampilkan. (Robbins,1. Dari beberapa pengertian tersebut. YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . yang sama dirasakan oleh orang lain yang Hubungan Antara kecerdasan Emosional dengan Kinerja Karyawan Berikut komponen kecerdasan emosional terhadap merasa dirinya dihargai dengan pemikiran yang mempunyai perbedaan sudut pandang. Keterampilan sosial kinerja karyawan: Ketrampilan sosial yaitu kemampuan untuk Kesadaran diri Kesadaran diri yang baik membuat seorang berinteraksi dengan lancer ketika ber- karyawan dapat tampil dengan keyakinan diri, sehingga dapat berbuat tegas dan pengaruhi dan memimpin orang lain, dapat mampu membuat keputusan yang baik dalam keadaan tidak pasti dan tertekan. bekerja sama dalam tim. Pengaturan diri i. METODOLOGI PENELITIAN Seorang karyawan yang mampu mengatur Metode penelitian yang digunakan dalam emosi diri yang baik akan memiliki rasa penelitian ini adalah dengan metode penelitian tanggung jawab atas kinerjanya pribadi dan mempunyai kemampuan beradaptasi dalam pengaruh variabel bebas yaitu kecerdasan menghadapi berbagai perubahan. Mengatur emosional (X) emosi membuat seorang karyawan dapat dimana dalam hal ini adalah kinerja karyawan mengendalikan pikiran untuk tetap tenang (Y). Dari variabel-variabel yang bersifat mengerjakan tugas pribadinya. kualitatif tersebut, diubah menjadi kuantitatif Motivasi variabel terikat, melalui daftar pertanyaan . Data Kemampuan untuk memotivasi diri sendiri akan membuat karyawan menjadi lebih kuesioner yang terdiri dari kuesioner instrumen kecerdasan emosional (X) dan kuesioner kinerjanya akan meningkat. Empati instrumen kinerja karyawan (Y). Semua kuesioner ini disusun dalam bentuk butir-butir Kemampuan berempati membuat seseorang menjadi mudah untuk diterima banyak orang dan merasa dihargai, begitu pula hal variabel yang telah diperoleh dalam kajian masing-masing YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . Populasi dalam penelitian ini adalah Kriteria seluruh pegawai Hotel Pitagiri yang berjumlah digunakan adalah: 61 orang. Dari populasi tersebut diambil Jika nilai Sig. -taile. > 0,05 maka H0 sampel secara acak sebanyak 10 orang untuk diterima dan H1 ditolak. dijadikan responden kuesioner. Data yang Jika nilai Sig. -taile. < 0,05 maka H0 diperoleh dari responden diolah dan dianalisis ditolak dan H1 diterima. SPSS Uji linieritas persamaan regresi Y atas X (Statistical Program for Social Scienc. Dalam pengujian tersebut digunakan uji F Teknik analisis data yang digunakan adalah untuk menguji hipotesis: analisis regresi dan korelasi linier sederhana H0: Persamaan regresi Y atas X linier. untuk menguji hubungan linier antara variabel H1: Persamaan regresi Y atas X tidak kecerdasan emosional (X) dengan kinerja karyawan (Y), yang terdiri dari: Kriteria Uji normalitasdata digunakan adalah: Sig. (Deviation Kolmogorov-Smirnov Linearit. > 0,05 maka H0 diterima dan pengujian sebagai berikut: Dalam pengujian tersebut digunakan uji Jika H1 ditolak. Jika nilai Asymp. Sig. > 0,05 maka data berdistribusi normal. Linearit. < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 Jika nilai Asymp. Sig. < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal. Uji Jika Sig. (Deviation Uji signifikansi koefisien korelasi antara X Dalam pengujian tersebut digunakan uji t untuk menguji hipotesis: H0: Koefisien korelasi antara X dan Y untuk menguji hipotesis: H0: Persamaan regresi tidak signifikan. H1: Persamaan regresi signifikan. tidak signifikan. Kriteria H1: Koefisien korelasi antara X dan Y digunakan adalah: Dalam pengujian tersebut digunakan uji F YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . Jika nilai Sig. > 0,05 maka H0 diterima Uji dan H1 ditolak. Jika nilai Sig. < 0,05 maka H0 ditolak Dari hasil uji regresi, diperoleh nilai Sig. dan H1 diterima. 0,000 < 0,05,sehingga keputsan yang IV. HASIL PENELITIAN Uji Normalitas Data Selain nilai Sig, diperoleh nilai konstanta a = Ae31,392 dan koefisien regresi Tabel 4. Hasil Uji Normalitas Data Statistik Variabel X Variabel Y Asymp. Sig. 0,872 0,969 b = 1,740. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji signifikansi koefisien korelasi antara variabel X dan Y, yaitu H0 ditolak dan H1 Dari hasil uji Kolmogorov-Smirnov pada tabel di atas, diperoleh nilai Asymp. Sig. > 0,05, koefisien korelasi antara variabel X dan Y sehinggadapat disimpulkan bahwa data yang adalah signifikan yaitu sebesar 0,897, sehingga digunakan, baik data variabel X maupun Y dapat ditentukan nilai koefisien determinasinya berdistribusi normal. yaitu sebesar . 2 = 0,8046. Nilai tersebut Uji signifikansi koefisien korelasi antara X menunjukkan bahwa 80,46% dari variasi kinerja karyawan ditentukan oleh kecerdasan Dari hasil uji t, diperoleh nilai koefisien korelasi antara variabel X dan Y sebesar dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain. sedangkan 19,54% sisanya 0,897 dengan nilai Sig. -taile. = 0,000 < Dari hasil yang diperoleh pada uji 0,05, sehinggakeputsan yang diambil adalah linieritas persamaan regresi Y atas X, bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. H0 diterima dan H1 ditolak, maka dapat Uji linieritas persamaan regresi Y atas X dinyatakan bahwa bentuk persamaan regresi Y Dari hasil uji linieritas, diperoleh nilai atas X adalah persamaan linier, sehingga dapat Sig. (Deviation from Linearit. = 0,781 > 0,05, sehinggakeputsan yang diambil adalah Kemudianpersamaan H0 diterima dan H1 ditolak. signifikansinya dimana diperoleh hasil H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . DAFTAR PUSTAKA