Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen e-ISSN: 2461-0593 PENGARUH LIKUIDITAS. STRUKTUR MODAL. DAN PENGELOLAAN KAS TERHADAP STABILITAS KEUANGAN PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF Alya Afifah Alyaafifah55@gmail. Yesa Cahayaning Ramadhani Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya ABSTRACT The automotive industry has seen significant growth as there is an increase in demand for efficient transportation in a rapidly changing environment. Furthermore, automotive companies that have a healthy financial status can contribute to creating a work field, increase public purchasing power, and support national economic growth For this reason, the automotive companies need to stabilize their finances. Therefore, the companies should consider some factors that affect financial stability. They are liquidity, capital structure, and financial In this study, there are 9 automotive companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2020-2024 analyzed as samples. As a result, it indicates that liquidity affects financial stability in the automotive companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2020-2024. Likewise, capital structure affects financial stability in the automotive companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2020-2024. Similarly, financial management affects financial stability in the automotive companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2020-2024. Keywords: liquidity, capital structure, financial management, and financial stability. ABSTRAK Industri otomotif mengalami pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh meningkatnya permintaan akan solusi transportasi yang efisien di lingkungan yang serba cepat saat ini. Perusahaan otomotif yang sehat secara finansial mampu berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan sehingga perusahaan perlu menstabilkan keuangan. Faktor ysng mempengaruhi stabilitas keuangan yakni likuiditas, struktur modal, dan pengelolaan keuangan. Peneliti akan melakukan penelitian pada 9 perusahaan otomotif yang terdapat di BEI tahun 2020-2024. Hasil penelitian tersebut ialah likuiditas, struktur modal, dan pengelolaan keuangan berpengaruh terhadap stabilitas keuangan. Kata Kunci: likuiditas, struktur modal, pengelolaan keuangan, stabilitas keuangan PENDAHULUAN Industri otomotif mengalami pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh meningkatnya permintaan akan solusi transportasi yang efisien di lingkungan yang serba cepat saat ini. Seiring meningkatnya kebutuhan akan perjalanan yang cepat dan nyaman, beragam merek kendaraan telah muncul, masing-masing dirancang untuk meningkatkan mobilitas dan memfasilitasi perjalanan sehari-hari. Industri ini telah menjadi komponen penting dalam kehidupan modern, khususnya di Indonesia, di mana kepemilikan kendaraan sering dianggap sebagai aspek penting dari gaya hidup aktif. Menanggapi kebutuhan vital ini, perusahaan- perusahaan dalam industri otomotif secara aktif bersaing untuk mengamankan pangsa pasar yang lebih besar, terus berinovasi untuk menarik konsumen dan meningkatkan penawaran produk perusahaan. Persaingan ini menggarisbawahi pentingnya industri dalam membentuk bagaimana individu bergerak dan terhubung dalam masyarakat menurut (Rochman 2. Dalam konteks ekonomi zemakro, industri otomotif memberikan keuntungan yang besar bagi perekonomian, baik dalam bentuk pajak, ekspor, maupun efek pengganda . ultiplier effec. terhadap industri lainnya seperti industri baja, plastik, dan Perusahaan otomotif yang sehat secara finansial mampu berkontribusi dalam Pengaruh Likuiditas. Struktur Modal. Alya Afifah. Yesa Cahayaning Ramadhani menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan. Dapat dilihat pada gambar di bawah ini yang menjelaskan stabilitas keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020- 2024 sebagai berikut: Gambar 1 Rata-rata Stabilitas Keuangan Perusahaan Otomotif Sumber: Bursa Efek Indonesia . Berdasarkan data grafik stabilitas keuangan dari referensi ketiga perusahaan (AUTO. BOLT, dan GDYR) menunjukkan bahwa Perusahaan AUTO mengalami stabilitas keuangan hanya pada tahun 2020-2021 dan mengalami penurunan pada tahun 2022 dikarenakan pasca pandemi hingga pada tahun 2023 mengalami kenaikan yang cukup tinggi untuk stabilitas keuangan dan mengalami penurunan pada tahun 2024. Berbeda dengan Perusahaan BOLT hanya pada tahun 2022 dan 2024 mengalami kenaikan pada stabilitas keuangan, namun pada tahun 2021 mengalami penurunan stabilitas keuangan yang cukup drastis. Hal yang sama dengan Perusahaan BOLT yakni Perusahaan GDYR mengalami kenaikan yang stabil pada tahun pada tahun 2022, namun pada tahun 2023 mengalami penurunan yang sangat drastis pada stabilitas keuangan. Likuiditas mencerminkan bagaimana aset lancar seperti kas, inventaris, dan piutang dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek menurut (Widjaya 2. Untuk menghitung Rasio Lancar, seseorang membagi total Aset Lancar dengan total Kewajiban Lancar. Rasio yang lebih besar dari satu umumnya menunjukkan bahwa suatu perusahaan memiliki aset yang cukup untuk menutupi kewajiban jangka pendeknya, dengan demikian menandakan posisi keuangan yang lebih sehat bagi calon investor dan pemangku kepentingan menurut (Gemini et al. , 2. Struktur modal pada perusahaan otomotif sendiri sangat penting dalam menentukan likuiditas dan stabilitas keuangan secara keseluruhan dalam keuangan perusahaan menurut (Rahayu 2. Struktur modal ini adalah keseimbangan antara modal eksternal yang terdiri dari berbagai bentuk utang dan ekuitas, yang mewakili kepentingan kepemilikan dalam Modal eksternal dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama: utang jangka panjang, yang biasanya jatuh tempo dalam lebih dari satu tahun, dan utang jangka pendek, yang diharapkan akan dilunasi dalam waktu satu tahun. Ekuitas mencakup laba ditahan, laba yang diinvestasikan kembali dalam bisnis, dan kepemilikan saham pemegang saham menurut (Yuwono dan Umriyah 2. Pengelolaan kas memungkinkan perusahaan untuk meminimalkan risiko likuiditas, mempertahankan solvabilitas, dan mengoptimalkan pemanfaatan dana yang tersedia. Sebaliknya. Pengelolaan kas yang tidak memadai dapat menimbulkan tantangan likuiditas yang serius, seperti ketidakmampuan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek atau mempertahankan rasio kecukupan modal yang diperlukan menurut penjelasan Ayu et al. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 . Kegagalan perusahaan untuk mengelola kas secara efektif dapat secara signifikan meningkatkan risiko keuangan dan berpotensi memicu krisis keuangan (Nurfadilah 2. Penelitian yang berkaitan dengan penjelasan mengenai pengaruh likuiditas, struktur modal, dan pengelolaan kas terhadap stabilitas keuangan pada perusahaan telah dilakukan oleh beberapa peneliti, seperti penelitian yang dilakukan oleh Rohizah et al. , . hasil penelitian menunjukkan analisis rasio likuiditas tersebut, dapat disimpulkan bahwa Bank Negara Indonesia memiliki likuiditas yang cukup baik selama periode 2019 hingga 2013, yang secara langsung memberikan arti bahwa Bank Negara Indonesia memiliki kemampuan yang baik dalam stabilitas keuangan. Berdasarkan latar belakang penelitian, maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut: . Apakah likuiditas berpengaruh terhadap stabilitas keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?, . Apakah struktur modal berpengaruh terhadap stabilitas keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?, . Apakah pengelolaan kas berpengaruh terhadap stabilitas keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?. Penelitian ini bertujuan: . Untuk menganalisis dan menguji pengaruh likuiditas terhadap stabilitas keuangan pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia, . Untuk menganalisis dan menguji pengaruh struktur modal terhadap stabilitas keuangan pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia, . Untuk menganalisis dan menguji pengaruh pengelolaan kas terhadap stabilitas keuangan pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia. TINJAUAN TEORITIS Agency Theory Menurut Endiana dan Suryandari . Agency Theory menjelaskan bahwa di dalam sebuah perusahaan ada kontrak antara pemilik modal dan pengelola modal. Pemilik uang akan fokus pada keinginannya untuk menjadi operator perusahaan berkelanjutan, sementara agen akan fokus pada menghasilkan keuntungan saat menjalankan perusahaan. Teori Sinyal Signal theory merupakan suatu aksi yang dilakukan oleh manajemen perusahaan yang memberikan petunjuk kepada investor tentang bagaimana perusahaan memandang prospek perusahaan tersebut menurut (Brigham dan Houston, 2021:. Stabilitas Keuangan Definisi stabilitas keuangan sulit untuk diukur. Secara keseluruhan, kondisi keuangan dianggap stabil jika tidak terlalu volatile. Tidak ada rentang untuk menentukan apakah volatilitas terlalu tinggi atau tidak. Namun, kebanyakan volatilitas disebabkan oleh pergerakan yang jauh dari tren rata-rata. Dalam artian yang lebih umum, stabilitas keuangan berarti bahwa lembaga keuangan, pasar keuangan, dan infrastruktur keuangan mampu mengatasi tekanan tanpa mengganggu proses keuangan. Sistem keuangan bisa menjadi tidak stabil karena berbagai penyebab dan gejolak yang terjadi menurut (Gadanec dan Jayaram 2008:. Likuiditas Menurut Kasmir . , likuiditas digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar utang pada saat jatuh tempo. Dalam studi ini, kami mengukur likuiditas dengan menggunakan rasio lancar (CR). Rasio lancar menunjukkan apakah perusahaan dapat membayar hutangnya dalam jangka pendek. Rasio lancar adalah salah satu cara untuk mengukur keamanan keuangan perusahaan. Pengaruh Likuiditas. Struktur Modal. Alya Afifah. Yesa Cahayaning Ramadhani Struktur Modal Menurut Hamidah . , struktur modal adalah kombinasi dari jumlah utang jangka pendek, utang jangka panjang, saham preferen, dan saham biasa. Selain itu, struktur keuangan adalah seimbang antara hutang total dan ekuitas atau modal perusahaan. Pengelolaan Kas Menurut Horcher . , pengelolaan kas melibatkan beberapa kegiatan seperti meramalkan arus kas, mengendalikan kas, dan mengelola aset keuangan untuk melindungi organisasi dari kerugian. Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu dapat dijadikan sebagai pertimbangan, yang dilakukan oleh: . Permata . diperoleh bahwa likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Sedangkan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan aktifitas berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Putri . diperoleh bahwa likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Sedangkan Pertumbuhan penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Faiqoh dan Yuniati . diperoleh bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hidayanti dan Cahyono . diperoleh bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan firm size berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Prasetyo dan Laily . diperoleh bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Perusahaan dan leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Devara dan Ihsan . diperoleh bahwa Ada peredaan dari tingkat likuiditas dalam current ratio dan quick ratio pada PT. Tao Abadi Jaya. Dan juga tidak terdapat perbedaan dari tingkat likuiditas dalam cash ratio dan rasio perputaran kas pada PT. Tao Abadi Jaya. Bayu dan Nico . diperoleh bahwa secara parsial Likuiditas (Current Rati. berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan (Return On Asse. Manajemen Aset (Total Asset Turnove. berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan (Return on Asse. Perputaran kas . ebt to equity rati. tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan (Return On Asse. , dan Struktur Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan (Return On Asse. Secara simultan Likuiditas (Current Rati. Manajemen Aset (Total Asset Turnove. Perputaran Kas (Cash Turnove. dan Struktur Modal (Debt to Equity Rati. berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan (Return On Asse. Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Novanda dan Hesty . diperoleh bahwa liquidity as measured by the current ratio had a positive effect on profitability, while the capital structure as measured by the debt to equity ratio had no negative effect on profitability as well as cash turnover had no negative effect on profitability. The simultaneous test results for liquidity, capital structure and cash turnover have ajoint effect on . Yuliana dan Tuti . diperoleh bahwa kecurangan laporan keuangan, pada subsektor makanan dan minuman industribarang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), secara signifikan dipengaruhi oleh ukuran perusahaan,stabilitas keuangan, dan tekanan eksternal. Rizky dan Trinandi . diperoleh bahwa stabilitas keuangan, dan tekanan eksternal tidak berpengaruh secara parsial, sedangkan kondisi industri berpengaruh secara parsial. Kemudian stabilitas keuangan, kondisi industri, dan tekanan eksternal berpengaruh secara simultan. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 Rerangka Konseptual Rasio Likuiditas (CR) Struktur Modal (DER) Stabilitas Keuangan (AGROW) Pengelolaan Kas (KR) Gambar 2 Rerangka Konseptual Pengembangan Hipotesis Pengaruh Likuiditas Terhadap Stabilitas Keuangan Menurut Smith, . likuiditas, seperti rasio lancar dan rasio cepat, sangat krusial untuk melindungi stabilitas keuangan dalam dunia perbankan. Rasio likuiditas yang tinggi menunjukkan seberapa baik bank dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya ketidakstabilan keuangan. Bank yang memiliki likuiditas yang baik lebih mampu menghadapi guncangan finansial dan mengurangi efek negatif dari fluktuasi pasar. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Heniwati . bahwa likuditas berpengaruh terhadap stabilitas keuangan. H1: Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap Stabilitas Keuangan. Pengaruh Struktur Modal Terhadap Stabilitas Keuangan Struktur modal yang optimal dapat meningkatkan stabilitas keuangan karena dapat mengurangi risiko keuangan yang dihadapi oleh perusahaan menurut Vitriasari dan Indarti, . Dalam struktur modal yang optimal berarti perusahaan menggunakan proporsi utang dan ekuitas dengan tepat untuk mengurangi risiko keuangan serta biaya modal. Oleh karena itu saat risiko keuangan berkurang maka perusahaan akan dapat mempertahankan stabilitas Berdasarkan berbagai studi, komposisi modal yang tepat dapat berpengaruh terhadap kestabilan keuangan sebuah perusahaan, termasuk lembaga perbankan, dengan meningkatkan kemampuannya dalam mengatasi risiko finansial menurut Harrison dan Thompson, . Hasil penelitian ini selaras dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Nguyen et al. , . dimana struktur modal berpengaruh positif terhadap stabilitas keuangan H2: Struktur modal berpengaruh signifikan terhadap Stabilitas Keuangan. Pengaruh Pengelolaan Kas Terhadap Stabilitas Keuangan Manajemen kas merupakan elemen fundamental dalam pengelolaan keuangan perusahaan yang berperan penting dalam menjaga likuiditas dan stabilitas keuangan. tengah dinamika ekonomi global dan volatilitas pasar, stabilitas keuangan perusahaan sangat bergantung pada efektivitas manajemen kas. Perusahaan perlu memastikan bahwa mereka memiliki cadangan kas yang cukup untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dan memenuhi permintaan konsumen. Ketidakseimbangan dalam manajemen kas dapat mengakibatkan ketidakstabilan keuangan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi reputasi dan kepercayaan publik terhadap perusahaan tersebut. Ketika manajemen kas dilakukan secara optimal, perusahaan dapat meminimalisir risiko likuiditas, menjaga tingkat solvabilitas, serta mengoptimalkan penggunaan dana yang tersedia. Studi mengungkapkan bahwa pengelolaan kas yang baik dapat memperkuat kondisi keuangan perusahaan dengan Pengaruh Likuiditas. Struktur Modal. Alya Afifah. Yesa Cahayaning Ramadhani menjamin cukup dana untuk memenuhi kewajiban jangka pendek serta mengurangi potensi risiko ketidakstabilan menurut Johnson dan Lee, . 9: . Hal ini sesuai dengan penelitian Nurfadilah . bahwa manajemen kas berpengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan perusahaan makanan dan minuman. H3: Pengelolaan Kas berpengaruh signifikan terhadap Stabilitas Keuangan. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sumber data sekunder yang sudah ada pada Bursa Efek Indonesia. Menurut Sugiyono . penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang bertonggakkan pada prinsip positivisme, yang berguna untuk meneliti populasi dan sampel tertentu, pengumpulan data dengan menggunakan instrument penelitian, dan analisis data bersifat kuantitatif atau statistik yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang sudah ditentukan oleh peneliti. Gambaran Umum Populasi . penelitian Menurut Sugiyono . populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari objek maupun subjek yang memiliki karakteristik dan kualitas tertentu yang sudah ditetapkan oleh peneliti untuk dapat dipelajari , kemudian dicari kesimpulannya. Pada penelitian ini objek yang digunakan adalah perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020-2024. Teknik Pengumpulan Sampel Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dimana sampel penelitian ditetapkan berdasar kriteria tertentu. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik Pengumpulan Data Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang bersumber dari data yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan otomotif yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia untuk tahun 2020 hingga tahun 2024 berupa laporan posisi Sumber Data Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder merupakan data primer yang sudah diolah lebih lanjut dan disajikan dengan baik oleh pengumpul data primer yang digunakan oleh peneliti untuk diproses lebih lanjut. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari perusahaan bidang otomotif yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diterbitkan 2020-2024. Definisi Operasional Variabel Likuiditas Current Ratio menunjukkan seberapa baik semua aset lancar dapat menutupi semua kewajiban lancar menurut (Moeljadi 2006:. Untuk memperoleh current ratio yang akurat, manajemen perlu memperhatikan beberapa aspek, termasuk jenis usaha, aliran kas, dan tingkat kepercayaan dari perusahaan tersebut terhadap para kreditor. Current Ratio= Current Asset y100% Current Liability Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 Struktur Modal Struktur modal adalah perbandingan yang dipakai untuk menganalisis jumlah utang dibandingkan dengan ekuitas suatu perusahaan. Sjahrial . menyatakan bahwa struktur modal adalah keseimbangan antara penggunaan dana pinjaman, yang mencakup utang jangka pendek dan utang jangka panjang, serta modal sendiri, yang terdiri dari saham preferen dan saham biasa. Adapun indikator struktur modal menggunakan Debt Equity Ratio (DER) dengan rumus yaitu: yayceycayc yaycycycnycyc ycIycaycycnycu ycNycuycycayco yaycycycaycuyci ycNycuycycayco yaycoycycnycycayc Pengelolaan Kas Menurut Skousen . Aupengelolaan kas adalah suatu sistem untuk mengelola uang tunai yang cukup untuk menjalankan operasi dan memenuhi kewajiban yang sudah jatuh Adapun indikator pengelolaan kas dengan rumus: KR= Kas y100% Hutang Lancar Stabilitas Keuangan Stabilitas keuangan merujuk pada keadaan di mana sistem keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020- 2024 dapat dengan baik melaksanakan tiga fungsi utamanya secara bersamaan. Menurut Martantya dan Daljono . , dapat dirumuskan sebagai berikut: AGROW= Total Assets t -Total Assets . Total Assets . Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis data kuantitatif dengan menggunakan pengukuran data statistik. Pengukuran data statistik pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Scienc. Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengukur besarnya kekuatan hubungan antara variabel dependen dan independen. Tujuannya adalah untuk memperkirakan nilai rata-rata variabel dependen dan independen (Ghozali, 2018:. Pada penelitian ini regresi linier berganda digunakan untuk menguji seberapa besar pengaruh Likuiditas. Solvabilitas, dan Profitabilitas terhadap Harga Saham . Persamaan regresi linier berganda pada penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: AGROW = 1CR 2DER 3KR e Keterangan: AGROW : Stabilitas Keuangan : Konstanta 1, 2, 3 : Koefisien Regresi DER : Debt to Equity Ratio : Kas Ratio : Standard Error Pengaruh Likuiditas. Struktur Modal. Alya Afifah. Yesa Cahayaning Ramadhani Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji Normalitas dilakukan untuk menguji apakah nilai residu yang dihasilkan dari regresi linier terdistribusi secara normal atau tidak, model regresi dapat dikatakan baik jika nilai residu yang terdistribusi secara normal (Ghozali 2018:. Terdapat dua cara untuk menguji apakah model tersebut terdistribusikan secara normal atau tidak, antara lain: . Analisis Grafik, apabila titik menyebar dan mengikuti garis diagonal, maka pola distribusi dikatakan Jika titik menyebar jauh dan tidak mengikuti garis diagonal, maka distribusi dikatakan tidak normal. Kolmogorov-Smirnov, apabila perolehan nilai signifikan < 0,05 atau di bawah 5%, maka dapat dikatakan bahwa nilai residu tidak berdistribusi normal. Jika perolehan nilai signifikan > 0,05 atau lebih dari 5%, maka dapat dikatakan bahwa nilai residu berdistribusi normal. Uji Multikolineritas Uji Multikolinearitas dilakukan untuk menguji apakah suatu model regresi yang memiliki korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak memiliki korelasi antara variabel independen, dan jika dalam variabel independen saling berkorelasi,maka variabel dinyatakan tidak ortogonal (Ghozali, 2018:. Uji multikolinearitas dapat dideteksi dari tolerance dan Variance inflation factor (VIF). Jika VIF O 0,10 dan nilai Tolerance > 10 artinya bahwa tidak terjadi multikolineritas . Jika VIF > 0,10 dan nilai Tolerance < 10 artinya bahwa terjadi multikolineritas Uji Autokorelasi Uji autokorelasi dilakukan untuk mengetahui apakah dalam model regresi linier ada kesalahan pengganggu antara periode t dengan kesalahan pengganggu periode sebelumnya . (Ghozali, 2018:. Uji autokorelasi dikatakan baik jika model regresi tidak memiliki Ada atau tidaknya autokorelasi dapat diuji dengan menggunakan pengujian Uji Durbin-Watson. Jika angka DW < -2, maka terdapat autokorelasi positif. Jika angka DW -2 hingga 2, maka tidak terdapat autokorelasi. Jika angka DW > 2, maka terdapat autokorelasi negatif. Uji Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas dilakukan untuk menguji apakah pada model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual suatu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali, 2018:. Model regresi yang baik adalah tidak heteroskedastisitas atau yang homokedastisitas. Berikut analisis dalam menentukan uji heteroskedastisitas, antara lain: . Jika terdapat pola tertentu, seperti titik-titik yang membentuk suatu pola tertentu. ergelombang, melebar, dan menyempi. , maka dapat dikatakan bahwa terjadi Heteroskedastisitas . Jika terdapat pola yang tidak jelas, serta titik titik menyebar diatas dan dibawah pada sumbu Y, maka dapat dikatakan bahwa tidak terjadi Heteroskedastisitas. Uji kelayakan Model Uji Statistik (Uji F) Uji F merupakan pengujian yang berfungsi untuk mengetahui apakah model regresi layak atau tidak dalam mempengaruhi variabel independen secara bersama terhadap variabel Uji kelayakan ini digunakan untuk menguji kelayakan antara pengaruh likuiditas,solvabilitas, dan profitabilitas terhadap harga saham layak atau tidak. Adapun kriteria yang dapat dijadikan dasar dalam uji F yaitu: . Apabila nilai signifikansi 0,05, maka model regresi dikatakan layak untuk digunakan dalam penelitian. Apabila nilai signifikansi > 0,05, maka model regresi tidak layak untuk digunakan dalam penelitian. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 Uji Koefisien Determinasi (R. Uji koefisien determinasi (R. dilakukan untuk mengukur seberapa jauh kesanggupan model dalam menerangkan variasi variabel dependen (Ghozali, 2018:. Koefisien determinasi memiliki kelemahan terdapat bias dari beberapa variabel independen yang masuk pada model penelitian. Koefisien determinasi dapat dilihat melalui nilai R2 yang memiliki tujuan untuk menafsirkan naik atau turunnya jika satu variabel independen ditambahkan dalam model. Berikut merupakan kriteria uji koefisien determinasi: . Apabila nilai koefisien R2 mendekati angka 0, maka kesanggupan variabel untuk menerangkan variabel dependen sangat kecil dan tidak baik. Apabila nilai koefisien R2 mendekati angka 1, maka kesanggupan variabel untuk menerangkan variabel dependen sangar besar dan baik. Uji Hipotesis (Uji . Uji t digunakan untuk menunjukkan seberapa jauh pengaruh variabel independen secara individual terhadap variabel dependen Uji t dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan atau tidak antara variabel independen terhadap variabel dependen. Terdapat kriteria pengujian uji t, antara lain sebagai berikut: . Apabila nilai signifikansi t O 0,05, maka H1 ditolak, yang berarti variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Apabila nilai signifikansi t > 0,05, maka H1 diterima, berarti variabel independen tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis Regresi Linear Berganda Pada penelitian ini regresi linier berganda digunakan untuk menguji seberapa besar pengaruh Likuiditas. Struktur Modal, dan Pengelolaan Keuangan terhadap Stabilitas Keuangan . Persamaan regresi linier berganda pada penelitian ini dapat dirumuskan sebagai Tabel 1 Hasil Uji Regresi Linear Berganda Model (Constan. DER Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Y = 2,452 0,986CR 1,720DER 3,213KR Berdasarkan Tabel 1, didapatkan persamaan regresi di atas, yang dapat diartikan yaitu sebagai berikut: . Konstanta (), berdasarkan nilai konstanta pada model persamaan regresi linier berganda yaitu sebesar 2. 452 yang dimana memiliki arti bahwa variabel Likuiditas. Struktur Modal, dan Pengelolaan Keuangan meningkat maka Stabilitas Keuangan akan tetap . Koefisien Regresi Likuiditas (CR), koefisien Regresi sebesar 0,986 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif . antara CR dengan Stabilitas Keuangan. Tanda positif yang ada menunjukkan bahwa jika Likuiditas (CR) meningkat maka Stabilitas Keuangan meningkat. Koefisien Regresi Struktur Modal (DER), koefisien Regresi sebesar 1,720 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif . antara DER dengan Stabilitas Keuangan. Tanda positif yang ada menunjukkan bahwa jika Struktur Modal (DER) meningkat maka Stabilitas Keuangan meningkat. Koefisien Regresi Pengelolaan Keuangan (KR), koefisien Regresi sebesar 3,213 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan Pengaruh Likuiditas. Struktur Modal. Alya Afifah. Yesa Cahayaning Ramadhani positif . antara KR dengan Stabilitas Keuangan. tanda positif yang ada menunjukkan bahwa jika Pengelolaan Keuangan (KR) meningkat maka Stabilitas Keuangan meningkat. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji Normalitas dilakukan untuk menguji apakah nilai residu yang dihasilkan dari regresi linier terdistribusi secara normal atau tidak, model regresi dapat dikatakan baik jika nilai residu yang terdistribusi secara normal (Ghozali, 2018:. Terdapat dua cara untuk menguji apakah model tersebut terdistribusikan secara normal atau tidak, antara lain: Gambar 3 Hasil Uji Normalitas Menggunakan Grafik Normal Probability Plot Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan hasil grafik normal probability pada Gambar 3 di atas dapat diketahui bahwa data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal artinya menunjukkan bahwa pola distribusi normal, maka model regresi memenuhi asumsi dari Berikut hasil uji normalitas berdasarkan uji kolmogorov- Smirnov: Tabel 3 Hasil Uji Normalitas Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. c Unstandardized Residual Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan Tabel 3 di atas dapat diketahui bahwa nilai probability menghasilkan nilai signifikan 0,523 > 0,05 maka dapat menunjukkan bahwa nilai residual memiliki nilai distribusi Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 Uji Multikolineritas Uji Multikolinearitas dilakukan untuk menguji apakah suatu model regresi yang memiliki korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak memiliki korelasi antara variabel independen, dan jika dalam variabel independen saling berkorelasi,maka variabel dinyatakan tidak ortogonal (Ghozali, 2018:. Berikut hasil uji Multikolinearitas: Tabel 4 Hasil Uji Multikolineritas Coefficientsa Model VIF 1 (Constan. DER Tolerance Keterangan Tidak terjadi gejala multikolinearitas Tidak terjadi gejala multikolinearitas Tidak terjadi gejala multikolinearitas Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan Tabel 4 di atas dapat diketahui bahwa tiap variabel memiliki nilai tolerance > 0,1 dan angka VIF < 10 maka tidak ada multikolinearitas. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi dilakukan untuk mengetahui apakah dalam model regresi linier ada kesalahan pengganggu antara periode t dengan kesalahan pengganggu periode sebelumnya . (Ghozali, 2018:. Ada atau tidaknya autokorelasi dapat diuji dengan menggunakan pengujian Uji Durbin-Watson. Tabel 5 Hasil Uji Autokorelasi Model Durbin-Watson Keterangan Tidak terjadi gejala autokolerasi Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan Tabel 5 di atas dapat diketahui bahwa nilai Durbin-Watson sebesar 2,478. Dengan jumlah sampel 50 data keuangan maka didapatkan nilai dl . dan nilai du . sehingga 2,478 > du . dan 4 Ae du = 4 Ae 1,666 = 2,334 < nilai durbin-watson . sehingga dianggap tidak terjadi gejala autokolerasi. Uji Heteroskedastisitas Gambar 4 Hasil Uji Heteroskedastisitas pada grafik Scatterplot Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Pengaruh Likuiditas. Struktur Modal. Alya Afifah. Yesa Cahayaning Ramadhani Uji Heteroskedastisitas dilakukan untuk menguji apakah pada model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual suatu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali, 2018:. Berdasarkan grafik pada Gambar 4 di atas dapat dilihat bahwa tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi Heteroskesdatisitas. Uji Kelayakan Model Uji Statistik (Uji F) Uji kelayakan ini digunakan untuk menguji kelayakan antara pengaruh Likuiditas,Struktur Modal, dan Pengelolaan Keuangan terhadap Stabilitas Keuangan layak atau tidak. Tabel 6 Hasil Uji Kelayakan Model (Uji F) Model Regression Residual Total Sum of Squares Mean Square Sig. Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan Tabel 6 di atas dapat diketahui bahwa nilai Sig. 0,00 > 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa model yang digunakan dalam penelitian ini layak digunakan dan dapat digunakan dalam analisis selanjutnya. Uji Koefisien Determinasi (R2 ) Uji koefisien determinan (R. bertujuan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model regresi ini dalam menjelaskan variabel dependen yaitu stabilitas keuangan (AGROW) pada perusahaan otomotif yang terdaftar di BEI tahun 2020-2024. Berikut hasil uji koefisien determinasi menggunakan SPSS versi 26 adalah sebagai berikut: Tabel 7 Hasil Uji Koefisien Deteminasi (R. Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan Tabel 7 di atas dapat diketahui bahwa nilai R Square sebesar 0,270 . %) sehingga dapat dinyatakan bahwa variabel Likuiditas. Struktur Modal, dan Pengelolaan Keuangan memiliki pengaruh sebesar 29. 5% terhadap Stabilitas Keuangan, sedangkan 100% 27% = 73% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Uji Hipotesis (Uji . Uji t dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan atau tidak antara variabel independen terhadap variabel dependen. Tabel 8 Hasil Uji Hipotesis (Uji . Model (Constan. DER Sig. Keterangan Berpengaruh signifikan Berpengaruh signifikan Berpengaruh signifikan Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan Tabel 8 di atas maka dapat diuraikan bahwa: . Pada variabel Likuiditas (CR) memiliki nilai Sig. sebesar 0,002 < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H1 diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa Likuiditas berpengaruh terhadap Stabilitas Keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024. Pada Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 variabel Struktur Modal (DER) memiliki nilai Sig. sebesar 0,001 < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H2 diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa Struktur Modal berpengaruh terhadap Stabilitas Keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024. Pada variabel Pengelolaan Keuangan (KR) memiliki nilai Sig. sebesar 0,000 > 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H3 diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa Pengelolaan Keuangan berpengaruh terhadap Stabilitas Keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024. Pembahasan Likuiditas Berpengaruh Signifikan Terhadap Stabilitas Keuangan Pada hasil uji hipotesis yakni Struktur Modal (DER) memiliki nilai Sig. sebesar 0,001 < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H2 diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa Struktur Modal berpengaruh terhadap Stabilitas Keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024. Hal ini sejalan dengan penelitian Aulia . bahwa likuiditas berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Likuiditas yang baik dapat membantu perusahaan menjaga stabilitas keuangannya. Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Manajemen likuiditas yang baik dapat berkontribusi terhadap profitabilitas dan stabilitas perusahaan, terutama saat menghadapi tantangan eksternal seperti krisis keuangan. Karena dengan itu perusahaan mampu untuk membayar utang, gaji karyawan, dan operasional tanpa bergantung pada pinjaman atau menjual aset mendadak. Struktur Modal Berpengaruh Signifikan Terhadap Stabilitas Keuangan Pada hasil uji hipotesis yakni Struktur Modal (DER) memiliki nilai Sig. sebesar 0,001 < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H2 diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa Struktur Modal berpengaruh terhadap Stabilitas Keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024. Hal ini sejalan dengan penelitian Widiyasari . bahwa struktur modal berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Struktur modal penting karena menyangkut kebijakan penggunaan sumber dana yang paling Struktur modal yang optimal dapat membantu perusahaan mencapai stabilitas keuangan. Struktur modal adalah perbandingan antara ekuitas dan modal eksternal Struktur modal yang optimal dapat mendukung pertumbuhan laba maksimal bagi perusahaan sehingga dapat bermanfaat bagi pemegang saham. Perusahaan dapat mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal, seperti stabilitas penjualan, struktur aktiva, leverage operasi, tingkat pertumbuhan, profitabilitas, pajak, pengendalian, sikap manajemen, dan sikap pemberi pinjaman. Pengelolaan Kas Berpengaruh Signifikan Terhadap Stabilitas Keuangan Pada hasil uji hipotesis yakni Pengelolaan Keuangan memiliki nilai Sig. sebesar 0,000 > 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H3 diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa Pengelolaan Keuangan berpengaruh terhadap Stabilitas Keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024. Hal ini sejalan dengan penelitian Nurfadilah . bahwa manajemen kas berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Peranan kas dalam perusahaan tentunya juga dapat membantu memantau kondisi keuangan Hal ini karena melalui laporan arus kas, akan diketahui berapa besaran keuangan yang dimiliki, sudah tepat waktukah pembayaran utang, serta apakah pembiayaan operasional telah dipenuhi dengan baik. Tujuan dari manajemen kas adalah untuk memastikan kesehatan keuangan suatu badan usaha yang pada akhirnya akan meningkatkan keuntungan bagi para pemegang saham . Hal ini dapat dicapai dengan memastikan bahwa dana tersedia saat dibutuhkan karena likuiditas merupakan urat nadi setiap badan usaha. Pengaruh Likuiditas. Struktur Modal. Alya Afifah. Yesa Cahayaning Ramadhani SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh likuiditas, struktur modal, dan pengelolaan kas terhadap stabilitas keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2024. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dari beberapa uji yang telah dijelaskan, sehingga diperoleh kesimpulan sebagai berikut: . Likuiditas berpengaruh terhadap stabilitas keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2024. Hasil ini menjelaskan bahwa para investor mempertimbangkan kemampuan likuiditas perusahaan karena pengukuran khususnya menggunakan variable curret ratio memiliki keterbatasan dan . Struktur modal berpengaruh terhadap stabilitas keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020- 2024. Hasil ini menjelaskan bahwa nilai DER yang tinggi mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut memiliki ketergantungan terhadap pihak luar sehingga meningkatkan beban dan mengurangi minat investor. Pengelolaan keuangan berpengaruh terhadap stabilitas keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2024. Hasil ini menunjukkan indikasi bahwa perusahaan dengan pengelolaan keuangan yang baik maka perusahaan tersebut dapat meminimalisir kebangkrutan. Keterbatasan Penelitian ini memiliki keterbatasan yang dapat mempengaruhi hasil penelitian, dengan adanya keterbatasan ini dapat disajikan sebagai bahan pertimbangan bagi para peneliti Keterbatasan dalam penelitian ini diuraikan sebagai berikut : . Penelitian ini memiliki keterbatasan jangka waktu penelitian yang hanya 5 tahun saja yaitu tahun 2020-2024. Dalam penelitian ini hanya menggunakan 3 variabel independen yaitu Likuiditas,Struktur Modal, dan Pengelolaan Kas sehingga variabel lain yang mempengaruhi stabilitas keuangan tidak dimasukkan ke dalam penelitian ini. Penelitian ini hanya berfokus pada perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sampel yang digunakan adalah 9 perusahaan dengan karakteristik yang telah ditentukan. Saran Berdasarkan kesimpulan yang sudah diuraikan, ada beberapa saran dari penelitian ini, antara lain : . Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan agar memperluas objek penelitian dan memperpanjang periode pengamatan yang akan digunakan dalam melakukan penelitian. Bagi penelitian selanjutnya, diharapkan bisa lebih mengembangkan penelitian dengan menggunakan variabel dari faktor eksternal maupun internal yang mampu mempengaruhi nilai perusahaan yang tidak dilakukan dalam penelitian ini, sehingga para pihak yang berkepentingan dalam perusahaan mendapatkan informasi yang lebih lengkap dengan adanya penelitian yang menggunakan beberapa variabel lainnya. Bagi pimpinan usaha untuk lebih memperhatikan pengelolaan kas karena dengan mengelola kas yang baik maka rasioAerasio keuangan yang lain akan berjalan dengan baik sehingga perusahaan tidak mengalami kebangkrutan dan perusahaan akan dilirik oleh para investor. DAFTAR PUSTAKA