Vol 2 No 12 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA FLASH CARD DALAM PEMBEBELAJARAN KOSAKATA BAHASA JEPANG DI SMA NEGERI 1 SIAU TIMUR Elshaday K. Mangembulude1. Fince L. Sambeka2. Rianna J. Sumampouw3 Universitas Negeri Manado Tondano. Indonesia emangembulude@gmail. Abstrak : Penggunaan media flash card dalam menunjang proses belajar dan mengajar merupakan salah satu strategi yang sangat efektif untuk digunakan dalam belajar bahasa Jepang, lebih khusus untuk meningkatkan kemampuan pelafalan kosakata pada siswa. Dengan adanya media flashcard dapat membantu para siswa untuk mengekspresikan dan mengembangkan daya ingat mereka tentang hal-hal yang baru dipelajari baik dilingkungan sekolah maupun lingkungan kehidupan sehari-hari. Adapun metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen, serta ditindak lanjuti dengan teknik pengelolahan data berdasarkan uji-t. Yang didapat dari hasil pre-test dan post-test kemudian diperoleh rata-rata dari hasil belajar siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol, untuk hasil pengujian hipotesis peneliti menggunakan statistik uji-t, untuk melihat hasil yang diperoleh setelah menggunakan media flashcard dan baik untuk diterapkan kepada siswa. Kata Kunci : Flash card. Bahasa Jepang. Abstract : The use of flash card media in supporting the learning and teaching process is a very effective strategy to use in learning Japanese, more specifically to improve students' vocabulary pronunciation skills. The existence of flashcard media can help students to express and develop their memory of new things learned both in the school environment and in the environment of everyday life. The research method used in this study was experimental research, and followed up with data processing techniques based on the t-test. Obtained from the results of the pre-test and post-test then obtained the average of student learning outcomes from the experimental class and the control class, for the results of testing the hypothesis the researcher was used statistical t-test, to see the results obtained after using flashcard media and good for applied to students. Keywords : Flash cards. Japanese. Vol 2 No 12 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni PENDAHULUAN Pendidikan pada dasarnya merupakan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan keahlian tertentu kepada individu, guna mengembangkan bakat serta keterampilan dari dalam diri seseorang. Pendidikan bukanlah suatu hal yang statis atau tetap, melainkan suatu hal yang dinamis perubahan atau perbaikan secara terusmenerus. (Rakian: 2. Ay Tujuan pendidikan yaitu berfungsi sebgai alat untuk membentuk manusia Pancasila yang trampil dan membangun, olehnya harus kuasai bahasa asing khususnya bahasa Jepang itu sedemikian rupa untuk AuPerubahan tersebut mencakup metode belajar-mengajar, kurikulum, buku-buku dan materi pembelajaran. Dengan demikian bidang pendidikan dapat menjadi salah satu faktor penentu dalam Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan formal bertanggung jawab atas keberhasilan seorang siswa dibidang Untuk itu sekolah sudah seharusnya dapat menjalankan fungsi, visi, dan misinya selama berlangsungnya proses pendidikan. (Susanti Aror: 2. AuPendidikan yang memperhatikan nilai kemanusiaan yang berisi kehangatan, kenyamanan, dan estetik perlu diterapkan dan dikembangkan berdampingan dengan Ay Dengan keharmonisan antara komponen atau elemen yang ada didalamnya. Efektivitas secara umum menunjukkan sampai seberapa jauh tercapainya suatu tujuan yang terlebih dahulu sudah ditentukan. Hal tersebut sesuai dengan pengertian efektivitas menurut (Hidayat,1986:. yang menjelaskan bahwa: AuEfektifitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target telah tercapai, dimana makin besar presentasi target yang dicapai, makin tinggi efektifitasnya. AuDalam bahasa Jepang terdapat beberapa huruf yang harus dikuasai oleh pelajar bahasa Jepang untuk dapat menulis dan membaca dengan baik, yaitu huruf Hiragana. Katakana dan Kanji. Selain itu setelah menguasai huruf, pelajar juga penting untuk menguasai kosakata dalam setiap pembelajaran yang diberikan. Dalam mempelajari kosakata tersebut pelajar sering merasa kesulitan untuk Kesulitan tersebut timbul karena beberapa faktor, seperti adanya perbedaan kata yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dimana yang Indonesia, banyaknya kosakata yang harus dipelajari oleh pelajar membuat pelajar kebingungan untuk menguasai kosakata dalam bahasa Jepang. Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran untuk dapat membantu para pelajar dalam proses belajar-mengajar. (Lensun. Sherly: 2. AuPemilihan media perlu kita lakukan agar kita dapat menentukan media yang terbaik, tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sasaran didik. Ay Media pembelajaran adalah AuSebuah alat . atau benda yang digunakan untuk kegiatan belajar- mengajar, dengan maksud menyampaikan pesan atau informasi pembelajaran dari sumber kepada penerima. Au(Latuheru 1988: . Media pembelajaran juga adalah faktor yang paling penting dalam proses belajar dan mengajar, karena sangat membantu guru dalam menyampaikan suatu bahan ajar agar lebih efisien dan mudah untuk Vol 2 No 12 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni dimengerti oleh pelajar. (Lensun. Sherly: AuPenggunaan media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat membantu keefektivan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran pada saat itu. Ay (Sanjaya 2012: Aumedia pembelajaran adalah segala sesuatu seperti alat, lingkungan dan segala bentuk kegiatan yang dikondisikan untuk menambah pengetahuan, mengubah sikap dan menanamkan keterampilan pada setiap orang yang memanfaatkannya. Dalam meningktakan minat dan bakat dibutuhkan untuk dapat membantu permasalah yang ada pada masing-masing siswa serta media pembelajaran harus dapat menyesuaikan dengan karakter siswa, hal ini terutama dikaitkan dengan efisiensi penerimaan dan latar belakang Seorang siswa yang normal akan dapat dengan mudah memperoleh pengertian dengan cara mengelolah rangsangan dari luar yang ditanggapi oleh inderanya, baik indera penglihatan, penciuman, perasa, maupun Dengan manfaat media pembelajaran antara lain : . meletakkan dasar-dasar . memperbesar perhatian siswa, . meleakkan dasar- dasar yang penting untuk perkembangan belajar dan oleh karena itu membuat pengajaran lebih bagus, . memberiakn pengalaman yang nyata dimana dapat menumbuhkan dikalangan siswa, . menumbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinyu, . membantu tumbuhnya pengertian dan membantu perkembangan kemampuan berbahasa, . memberikan pengalamanpengalaman yang tidak mudah diperoleh. Dengan fungsi dari flash card itu yaitu untuk kemampuan otak kanan untuk mengingat kata-kata, pembendaharaan kata dan kemampuan membaca anak bisa dilatih dan ditingkatkan sejak dini serta memiliki kelebihan yang mudah dibawah, praktis, gampang diingat dan menyenangkan. Penggunaan media flash card dalam pembelajaran merupakan suatu cara belajar yang efektif dimana berisi gambar, teks, atau tanda simbol untuk membantu mengingatkan atau mengarahkan pelajar kepada sesuatu yang berhubungan dengan gambar, teks, atau tanda simbol yang ada pada kartu, serta merangsang pikiran dan kecakapan pengenalan simbol bahan tulis dan kegiatan menurunkan simbol tersebut sampai kepada kegiatan siswa memahami arti atau makna yang terkandung. Dalam proses belajar mengajar, ada salah satu hal yang yang menjadi komponen untuk menunjang pembelajaran serta yang memegang peranan penting pembelajaran tersebut, yaitu tentang penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan suatu cara yang dipakai seorang pengajar untuk membantu dan melancarkan proses pembelajaran agar bisa mencapai tujuan dari pembelajarn tersebut. Untuk mencapai tujuan dari pembelajaran merupakan tugas dari seorang pengajar atau guru, dan tujuan yang ingin dicapai oleh seorang guru adalah pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang diberikan oleh Dengan demikian proses belajar mengajar dapat dikatakan efektif dan efisien apabila dapat disertai dengan penggunaan media yang tepat, sesuai serta variatif pada proses belajar mengajar agar Vol 2 No 12 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Dalam mata pelajaran bahasa Jepang, misalnya tentang pelafalan kosakata penyajian materi dengan menggunakan media pembelajaran ini sangat membantu siswa untuk dapat lebih cepat memahami materi tersebut. Dimana guru harus menunjukkan gambar serta huruf yang harus dipelajari dan dibaca pada saat proses belajar mengajar. Dengan tujuan pengetahuan lebih tentang bahasa asing, salah satunya adalah bahasa Jepang. Dimana nantinya dengan penggunaan media pembelajaran flash card ini, setiap materi yang didapatkan oleh siswa dapat dengan mudah diterima, dimengerti dan dihafalakan oleh siswa, dengan demikian proses belajar mengajar dapat dikatakan efektif dan efisien apabila dapat disertai dengan penggunaan media yang tepat, sesuai serta variatif pada proses belajar mengajar agar pembelajaran dapat dicapai secara maksimal. METODE PENELITIAN Metode Eksperimen adalah metode yang mengadakan percobaan untuk melihat suatu hasil. Denagn tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media flash card Penelitian ini menggunakan rancangan experimental design, pre test- post test. Dengan desain penelitian sebagai berikut. Tes Akhir (Posttes. Kosakata dalam berbahasa sangatlah penting, baik itu bahasa sebagai proses berpikir ataupun sebagai alat dalam berkomunikasi di masyarakat. Kosakata merupakan hal yang penting untuk sesorang yang akan belajar bahasa lebih khususnya bahasa asing contohnya bahasa Jepang, karena kosakata memiliki fungsi untuk membentuk suatu kalimat kemudian mengutarakan isi pikiran dan perasaan dengan sempurna, baik secara lisan ataupun tulisan. dalam pelafalan kosakata Bahasa jepang dan apakah ada perbedaan yang signifikan setelah dan sebelum belajar menggunakan media flash card. Penelitian eksperimen atau percobaan adalah penelitian yang benar-benar untuk melihat sebab akibat. Perlakuan (Treatment Tes awal (Prete. Kelas Kelompok/ (Arikunto, 10: . Keterangan : E : Kelompok Eksperimen K : Kelompok Kontrol O1. O3 = Tes awal ( pre tes. O2. O4= Tes akhir ( post tes. X : Perlakuan Dalam menjalankan metode ini peneliti mengadakan percobaan terhadap dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dalam penelitian ini pada kelompok eksperimen guru mengajarkan dengan menggunakan flash card sedangkan pada kelompok kontrol guru mengajar tanpa menggunakan flash card, mengadakan tes untuk kedua kelas. Arikunto AuTeknik pengumpulan data adalah cara yang digunakan oleh peneliti untuk memperoleh data yang dibutuhkan. Ay Untuk mengetahui data-data yang diperlukan maka diadakan Tes merupakan kumpulan pertanyaan kemampupan dan pemahaman individu Vol 2 No 12 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni atau kelompok dalam pembelajaran yang Dimana tes pertama menjalani pre-test secara tertulis untuk mengetahui bagaimana kemampuan siswa tentang pelafalan kosakata dalam pembelajaran bahasa Jepang sebelum menggunakan media pembelajaran dan sesudah itu diberikan pengajaran menggunakan media flash card kemudian mengadakan posttest untuk mengetahui apakah sesudah memakai media flash card ada bahasa Jepang tentang kosakata. Dari sinilah akan mendapatkan data yang diambil dari nilai pre-test dan post-test tertulis untuk pelafalan kosakata dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian menggunakan media flash card dalam pembelajaran kosakata bahasa Jepang dilakukan di SMA Negeri 1 Siau Timur pada tahun ajaran 2021/2022. Data yang didapatkan berdasarkan nilai ratarata pre-test dan post-test dari kelas eksperimen dan kelas kontrol,dan dapat dilihat pada tabel di bawah ini : Kalkulasi hasil dari kelompok eksprimen Nama yeoya Iya yeo Iya yeoya Oe yeo Iyaya yeoya Oe yeo 51,78 51,78 51,78 TEKNIK ANALISIS DATA 51,78 -1,8 Teknik analisis data yang digunakan peneliti dalam meneliti adalah dengan menggunakan rumus uji-t. 51,78 51,78 51,78 51,78 -6,8 51,78 51,78 -1,8 Dimana : 51,78 -11,8 x1 : Nilai rata-rata kelompok eksperimen 51,78 -13,8 x2 : Nilai rata-rata kelompok kontrol 51,78 n1 : Jumlah total kelompok eksperimen 51,78 -1,8 n2 : Jumlah total kelompok kontrol 51,78 -1,8 Jumlah Rumus uji-t oleh shavelon . ycuI 1 Oe ycuI 2 cu Oe. cu2 Oe. yc2 Oo 1 { } ycu1 ycu2 Oe 2 ycu1 ycu2 s1 : Kalkulasi varians kelompok ekperimen s2 : Kalkulai varians kelompok kontrol Analisis statistik yang didasarkan pada kriteria berikut ini untuk menolak atau menerima hipotesis nol: Menerima ya0 jika nilai uji-t O nilai t pada tabel, dimana yu O 0,05 Menolak ya0 jika nilai uji-t Ou nilai t pada tabel, dimana yu O 0,05. Tabel di atas adalah hasil kalkulasi dari kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan media pembelajaran flash card untuk kosakata bahasa Jepang pada saat penelitian. Kalkulasi hasil dari kelompok kontrol Vol 2 No 12 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Nama Iya yeo Iya Oe yeo Iyaya Oe yeo EMR -4,5 EFL -4,5 -4,5 IDM EMR -2,0 EFL -4,5 VAT NEP IDM -4,5 Jumlah Jumlah VAT NEP -4,5 -12,0 Jumlah Tabel di atas adalah hasil pre-test . es awa. dan post-test . es akhi. dari kedua kelompok selama proses penelitian dilaksanakan yang diteliti. Hasil Belajar Dari Siswa Kelompok Eksperimen dan Siswa Kelompok Kontrol Tabel di atas adalah hasil kalkulasi dari kelompok kontrol yang di teliti tanpa menggunakan media pembelajaran flash Dan kelas kontrol ini ditujukan untuk menjadi pembanding dengan kelas Nama Hasil rata-rata pre-test dan post-test kelompok eksperimen dan kelompok Nama Kelompok Nama Eksperimen Kelompok Kontrol Kelompok Eksperimen Nama Kelompok Kontrol Tes Tes Tes Tes EMR EFL IDM Vol 2 No 12 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni VAT NEP JML JML Ratarata Ratarata Tabel di atas adalah kalkulasi hasil belajar dari siswa kelompok eksperimen dan siswa kelompok kontrol, dapat dilihat ada perbendiang nilai atau angka dari kedua C Menolak H0 jika nilai uji t Ou nilai t pada table, dimana a : 0,05 adalah 1,701 Karena nilai thitung = 2,88 dan nilai ttabel dimana df = 28 pada a : 0,05 dengan demikian nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel ( 2,88 > 1,. maka H0 ditolak H1 diterima. Dengan diterima dengan menggunakan media flash card dalam pembelajaran bahasa Jepang untuk meningkatkan penguasaan Nilai Kritis Distribusi t t0,10 t0,05 t0,025 t0,01 t0,005 3,078 6,314 12,706 31,821 63, 657 1,886 2,920 4,303 6,965 9,925 1,638 2,353 3,182 4,541 5,841 1,533 2,132 2,776 3,747 4,604 1,476 2,015 2,571 3,365 4,032 1,440 1,943 2,447 3,143 3,707 1,415 1,895 2,365 2,998 3,499 1,415 1,895 2,365 2,998 3,499 1,383 1,833 2,262 2,821 3,250 df : n1 n2 Ae 2 1,372 1,812 2,228 2,764 3,169 : 15 15 Ae 2 1,363 1,796 2,201 2,718 3,106 : 30- 2 1,356 1,782 2,179 2,681 3,055 : 28 1,350 1,771 2,160 2,650 3,012 Dapat dilihat pada tabel apabila df 28 pada a : 0,05 maka nilai ttabel adalah 1,701 1,345 1,761 2,145 2,624 2,977 1,341 1,753 2,131 2,602 2,947 1,337 1,746 2,120 2,583 2,921 1,333 1,740 2,110 2,567 2,898 1,330 1,734 2,101 2,552 2,878 1,328 1,729 2,093 2,539 2,861 Berdasarkan data-data yang sudah dikumpulkan dan didapatkan dari kedua uji-t, didapatlah nilai t = 2,88. Berikut ini adalah penentuan derajat kebebasan dengan rumus: df : n1 n2 Ae 2 (Shavelson, 1988:. Dengan itu dapat dihitung sebagai Analisis statistik yang didasarkan pada kriteria berikut ini untuk menolak atau menerima hipotesis nol : Menerima H0 jika nilai uji t O nilai t pada table, dimana a : 0,05 Vol 2 No 12 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni 1,325 1,725 2,086 2,528 2,845 1,323 1,721 2,080 2,518 2,831 1,321 1,717 2,074 2,508 2,819 1,319 1,714 2,069 2,500 2,807 1,318 1,711 2,064 2,492 2,797 1,316 1,708 2,060 2,485 2,787 1,315 1,706 2,056 2,479 2,779 1,314 1,703 2,052 2,473 2,771 1,313 1,701 2,048 2,467 2,763 1,311 1,699 2,045 2,462 2,756 1,310 1,697 2,042 2,457 2,750 1,309 1,696 2,040 2,453 2,744 32 1,309 1,694 2,037 2,449 2,738 33 1,308 1,692 2,035 2,445 2,733 34 1,307 1,691 2,032 2,441 2,728 35 1,306 1,690 2,030 2,438 2,724 36 1,306 1,688 2,028 2,434 2,719 37 1,305 1,687 2,026 2,431 2,715 38 1,304 1,686 2,024 2,429 2,712 39 1,303 1,685 2,023 2,426 2,708 Dari rata-rata nilai hasil pre-test dan post-test pada kelas eksperimen dapat dilihat bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam penguasaan kosakata pada siswa kelas X Bahasa SMA Negeri 1 Siau Timur setelah mendapatkan treatment media flash card dalam pembelajaran kosakata bahasa Jepang dengan nilai ratarata 85,6. Dengan ini dapat dikatakan memberikan dampak yang baik untuk hasil belajar siswa. Sudiman . AuMedia pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dpaat merangsang pikiran, perasaan,perhatiaan, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar Ay Dengan pembelajaraan dalam proses belajar sangat membantu siswa untuk meningkatkan penguasaan kosakata dalam bahasa Jepang. (Sudrajat, dkk: 2. AuDalam mempelajari bahasa Jepang yang benar adalah seorang pelajar harus menguasai kosakata dengan baik sehingga dapat menunjang empat keterampilan dalam berbahasa karena semakin banyak kosakata yang kita miliki, maka semakin baik pula kita terampil dalam komunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Ay Selaras dengan ini maka pengenalan tentang kosakata sangatlah penting dalam mengetahui maksud dan tujuan dari pembelajaran, khususnya pembelajran bahasa Jepang. (Sudrajat, dkk: 2. AuKosakata adalah salah satu aspek kebahasaan yang menjadi peranan penting dalam pembelajaran bahasa Jepang. Ay Dalam penelitian ini guna mengetahui apakah hasil belajar siswa akan meningkat setelah diterapkannya media pembelajran flash card dalam prose belajar dan mengajar, maka peneliti mengadakan dua kali tes pada siswa guna menilai dan mengukur kemampuan pelafalan kosakata sebelum dan sesudah diterapkannya media pembelajaran flash card. Dimana pada menerapkan perlakuan . dengan menggunakan media pembelajaran flash card sedangkan kelompok kontrol hanya menerapkan metode cerama tanpa atau tanpa menerapkan perlakuan . pembelajaran media flash card. Dengan rancangan penelitian true experimental pre-test post-test Vol 2 No 12 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni mengetahui efektivitas penggunaan media flash card dalam penguasaan kosakata bahasa Jepang dengan mengadakan percobaan untuk melihat suatu hasil dari objek yang diteliti, serta menggunakan Teknik analisis data untuk mengukur kemampuan dan kemampuan yang serangkain latihan dan pertanyaan yaitu Setelah mengadakan dua kali tes peneliti menghitung dan mengelolah data untuk mengetahui nilai rata-rata siswa dimasingmasing kelas. (Arikunto: 2. AuTeknik pengumpulan data adalah cara yang digunakan peneliti untuk memperoleh data yang digunakan. Ay Maka dengan data-data yang sudah ada peneliti dapat menghitung dan mengetahui hasil belajar siswa dengan cepat dan berdasarkan hasil keseluruan yang didapatkan selama menerapkan media pembelajaran flash card untuk kosakata bahasa Jepang adalah 2,88. Dengan analisis statistika thitung = 2,88 dan nilai ttabel dimana . df = 28 pada a : 0,05 . Dengan demikian nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel atau 2,88 > 1,701 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan deikian hipotesis tentang penggunaan media pembelajaran flash card dalam pelajaran bahasa Jepang pada siswa kelas X Bahasa di SMA Negeri 1 Siau Timur untuk penguasaan dan pelafalan kosakata KESIMPULAN Terdapat perbedaan nilai rata-rata dari hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkannya media flash card selama proses pengajaran, dimana siswa yang belajar dengan memakai media flash card adalah 85,6 sedangkan siswa yang belajar tanpa memakai media flash card adalah Dengan ini dapat dilihat hasil belajar dengan memakai media flash card lebih Media flash card efektif digunakan dalam metode pengajaran di kelas sebagai salah satu alat ajar pembelajaran bahasa Jepang lebih khususnya dalam penguasaan kosakata, dimana media ini sangat menyenangkan dan mudah untuk dibuat Berdasarkan analisa statistik dapat dilihat bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, maka penggunaan media flash card dalam pengajaran kosakata bahasa Jepang di SMA N 1 Siau Timur khususnya pada kelas X (Sepulu. dapat diterima dan REFERENSI