Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 PERAN ISTRI NELAYAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATANKELUARGA ( STUDI KASUS ISTRI NELAYAN DI GAMPONG PADANG BARU KECAMATAN SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA ) ROLE OF FISHERMAN WIFE IN ORDER TO IMPROVE FAMILY INCOME (CASE STUDY OF FISHERMAN WIFE IN GAMPONG PADANG BARU KECAMATAN SUSOH. ACEH BARAT DAYA DISTRICT) Syarifah zuraidah Lario Saunabella. Jurusan Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar. Meulaboh Korespondensi : syarifahzuraidah@utu. ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Gampong Padang Baru. Kecamatan Susoh. Kabupaten Aceh Barat Daya. Pada bulan April 2018. Penelitian ini bertujuan utuk Menganalisis rata-rata kontribusi istri nelayan terhadap pendapatan total keluarga nelayan dan Untuk mengidentifikasi jenis-jenis pendapatan istri nelayan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dari semua responden. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif . hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi pendapatan istri nelayan berpengaruh cukup besar yaitu sebesar 35,18 % terhadap pendapatan keluagra. Istri nelayan memperoleh pendapatan bekerja sebagai tukang nyuci/gosok, jual kue membuka kios, jahit menjahit. Peternak, penjaga anak dengan total rata-rata pendapatan sebesar Rp. Kata kunci : Peranan. Suami Istri. Penghasilan. Rumah Tangga The research carried in Padang Baru Village. Sub- district Susoh. District Aceh Barat Daya. At April 2018. The purpose of this study for analyze the average contribution of the wives of the fishermen's to the total fishermen's family income and for identify kind of income by the wives of the fishermen's. The method of this research was survey method. Collection of data carried out by used questionnaires from all respondents. Data obtained from this study was analyzed using quantitative descriptive method. The results of this study showed that contribution of the wives income had a significant influence, namely 35. 18% to fisherman's family income. The wives of fisherman's had income fom worked as a cleaning service, selled cake, open the kios, became a Tailor, a Farmers, became a baby sitter with total income was Rp. 890,773. Keywords: Role. Fisher Man Wife. Income. Household PENDAHULUAN Kemajuan jaman sering diiringi dengan berkembangnya informasi dan tingkat intelektual manusia. Bersama itu peran wanita dalam kehidupan pun terus berubahuntuk menjawab tantangan jaman, tak terkecuali mengenai peran wanita dalam meningkatkan kesejahtraan rumah tangga. Para wanita banyak yang berperan aktif untuk mendukung ekonomi keluarga. Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 Nelayan selalu berada pada kehidupan ekonomi yang rendah dengansituasi kerja yang monoton dan dalam melakukan pekerjaan memerlukan fisik yang kuat. Sumber daya manusia di bidang perikanan umumnya masih lemah, kondisi ini digambarkan oleh struktur tenaga kerja dan tingkat pendidikan yang rendah. Tingkat rendahnya pendidikan nelayan dan petani ikan cenderung menghambat proses alih teknologi dan ketrampilan yang berdampak pada kemampuan manajemen dan skala usahanya. Istri nelayan memiliki peran penting dalam peningkatan pendapatan rumah tangga. Handayani dan Artini . bahwa perempuan bekerja adalah untuk membantu ekonomi Derman . Adanya wanita bekerja, tentu akan dapat mengangkat kesejahteraan keluarga karena mendapat tambahan penghasilan dari hasil kerja mereka. Fenomena tersebut menunjukkan peran wanita sebagai ibu rumah tangga dan sebagai pencari tambahan pendapatan bisa berjalan dengan baik karena partisipasi kaum wanita dalam membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Menurut Hutapea et all . peran wanita nelayan dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Desa Bejalen yaitu dengan bekerja diberbagai sektor usaha dengan penghasilan rata-rata Rp634. 000,00 perbulan dengan kontribusi terhadap pendapatan keluarga sebesar 37,11%. Pendapatan wanita nelayan terbesar per bulan Rp2. 000,00 dengan kontribusi sebesar 75,48% terhadap pendapatan keluarga, pendapatan terendah Rp300. 000,00 dengan kontribusi 26% terhadap pendapatan keluarga. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan wanita nelayan jaring insang adalah curahan waktu kerja, sedangkan pendapatan nelayan, umur, jumlah tanggungan keluarga, dan pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan Penelitian terkait peran istri nelayan dalam rumah tangga dinilai sangat strategis untuk mengetahui kontribusi istri nelayan terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga yang pada akhirnya dapat dijadikan sebuah solusi untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga nelayan yang selama ini selalu identik dengan kemiskinan. Berdasarkan pemaparan tersebut maka, pertannyaan penelitian yang akan dijawab adalah berapa besar pendapatan istri nelayan terhadap pendapat rumah tangga. Penelitian ini dilakukan khusus untuk menggali informasi mengenai peranan istri nelayan terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga nelayan, dengan studi kasus pada salah satu gampongdi Kabupaten Aceh Barat Daya, kecamatan Susoh, yang dianggap dapat mempresentasikan kondisi kesejahtraan nelayan di wilayah pesisir Aceh Barat Daya. Gampong Padang Baru merupakan suatu lokasi yang manyoritasnya berprofesi sebagai nelayan. Berdasarkan hal tersebut permasalahan yang diangkat bagaimana kontribusi pendapatan istri nelayan terhadap perekonomian keluarga dan jenis-jenis pekerjaan yang dilakukan oleh istri nelayan dalam membantu perekonomian keluarga Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 Dengan ini tujuan penelitian inin dilakukan adalah menganalisis rata-rata kontribusi istri nelayan terhadap pendapatan total keluarga nelayan dan untuk mengidentifikasi jenisjenis pendapatan istri nelayan. METODOLOGI Penelitian ini di laksanakan pada bulan Februari - Maret 2018. di GampongPadang Baru Kecamatan SusohKabupaten Aceh Barat Daya. Adapun alat-alat yang di gunakan dalan penelitian ini adalah sebagai berikut: Tabel 1. Alat-alat yang digunakan Alat Fungsi Kamera Pengambilan gambar Alat tulis Mencatat tentang peran dan pendapatan istri nelayan Kuesioner Sebagai daftar pertanyaan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yaitu suatu penyelidikan yang memperoleh fakta-fakta dari gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan-keterangan seacar faktual, baik tentang institusi sosial, dan peran istri nelayan di Gampong Padang Baru Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Sugiyono . , teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampelatau responden. Adapun jumlah responden sebanyak 56 respondenyang ada di Gampong Padang Baru Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini yang mencakup data primer dan data sekunder. Data primer merupakan penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber asli meliputi wawancara dan observasi . Sedangkan data sekunder merupakan data penelitian yang diperoleh penelitian secara tidak langsung melalui media nusantara . iperoleh dan dicatat oleh pihak lai. Adapun cara untuk mendapatkan data sekunder yaitu melalui dokumentasi dengan mengadakan analisis terhadap arsip-arsip yang tedapat dilokasi penelitian. Metode dokumentasi adalah memperoleh data melalui peninggalan tertulis seperti arsip-arsip termasuk juga buku-buku tentang pendapatan , teori, dalil atau hokum-hukum dan lain-lain yang berhubungan denagan masalah penelitian. Data yang dikumpukan kemudian dianalisis dengan metode deskriptifkuantitatif yaitu penyajian analisis melalui penafsiran disertai interpretasi rasional terhadap faktor yang ada di lapangan (Singgarimbun dan Effendi, 1. Pendapatan rumah tangga berasal dari tiga sumber, yaitu dari suami, istri dan sumber lainnya. (Mardiana, 2. menyatakan, pendapatan rumah tangga dapat dihitung dengan rumus: Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 It= Im If IO Keterangan: =Pendapatan rumah tangga(Rp. = Pendapatan suami (Rp. =Pendapatan istri (Rp. =Pendapatan sumber lain (Rp. Kontribusi pendapatan istri nelayan digunakan untuk mengetahui seberapa besar kontribusipendapatan istri nelayan terhadap pendapatan keluarga. Kontribusi pendapatan istri nelayan dapat dilihat dalam kontribusi mutlak dan kontribusi relatif pendapatan (Gumilar. Gumilar . menyatakan, kontribusi mutlak pendapatan istri terhadap pendapatan keluagra dapat dihitung dengan menggunakan rumus: Kmutlak = Keterangan: Kmutlak = Kontribusi mutlak pendapatan istri (Rp. =Pendapatan suami (Rp. =Pendapatan istri (Rp. =Pendapatan sumber lain (Rp. Gumilar . menyatakan, kontribusi relatif pendapatan istri terhadap pendapatan keluagra dapat dihitung dengan menggunakan rumus: Krelatif = y100% Keterangan: Krelatif = Kontribusi relatif pendapatan istri . atuan %) =Pendapatan suami ( satuan Rp. =Pendapatan istri . atuan Rp. =Pendapatan sumber lain . atuan Rp. HASIL DAN PEBAHASAN Gampong Padang Baru merupakan salah satu gampong yang terletak di kemukiman Seleumak Barat kecamatan Susoh kabupaten Aceh Barat Daya yang berjarak 3 km dari pusat kecamatan. Luas wilayah gampong Padang Baru adalah A 110 Ha, yang terbagi Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 kedalam Tiga dusun yaitu Dusun Samudra dan dusun Bahagia dan Dusun Andalas dengan jumlah penduduk 2. 646 jiwa yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai Nelayan, sebagian kecil petani kebun dan yang lainnya berdagang dan sebagai pegawai di kantor pemerintahan. Jumlah keseluruhan nelayan di Gampong padang Baru berjumlah sebanyak 182 orang, nelayan yang sudah berkeluarga sebanyak 56 orang. Ada pun dari jumlah nelayan yang berkeluarga tidak semua istri nelayannya memiliki pendapatan atau pekerjaan dalam hal membantu perekonomian keluarga, ada pun jumlah istri nelayan yang bekerja adalah sebanyak 29 orang atau hanya 52%. Sedangkan istri nelayan yang tidak berkerja adalah sebanyak 27 0rang atau 48%. Istri nelayan yang tidak bekerja bukan berarti tidak berperan dalam hal meningkatkan kesejahtraan rumah tangga atau dalam meningkatkan perekonomian keluarga nelayan, para istri juga melakukan peranannya masing-masing. Para istri nelayan yang tidak bekerja mereka juga ikut berperan di dalam keluarga dan masyarakat seperti mengurus rumah tangga, mengurus anak, ikut kesertaan dalam PKK dan sebagainya. Meskipun para istri nelayan yang tidak bekerja atau tidak memberikan sumbangan di dalam pendapatan rumah tangga nelayan mereka juga hidup dalam berkecukupan meskipun hanya mengandalkan dari pendapatan yang diperoleh oleh suami. Jenis pekerjaan yang dilakukan oleh istri nelayan di Gampong Padang Baru untuk menunjang pendapatan keluarga yang terbanyak adalah menjual kue sebanyak 34,48 %, membuka kios sebanyak 24,14 %, buruh nyuci sebanyak 17,24 %, jahit menjahit sebanyak 13,79 %, peternak sebanyak 6,90 %, dan yang paling rendah yaitu pekerjaan penjaga anak sebanyak 3,45 %. Istri nelayan di Gampong padang Baru kebanyakan bekerja di sektor non perikanan namun ada juga sebagian istri nelayan bekerja di sektor perikanan seperti mengolah ikan teri yang kemudian di jual, namun pekerjaan tersebut hanyalah di saat musiman teri saja. Disaat Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 tidak bermusiman para istri nelayan mengalihkan ke pekerjaan lainnya seperi menjual kue, buruh nyuci, jahit menjahit dan lain sebagainya. Pada saat melakukan penelitian di gampong Padang Baru kebetulan belum musim ikan teri sehingga banyak menjumpai para istri nelayan yang bekerja di sektor non perikanan. Pendapatan Keluarga Nelayan Istri nelayan di Gampong Padang Baru bekerja sebagai pedagang, menjahit dan Dari jumlah populasi yang ada istri nelayan yang bekerja sebanyak 51% dari jumlah populasi istri nelayan. Rata-rata pendapatan responden dan keluarga dijelaskan pada Tabel 2. Rata-rara pendapatan responden dan keluarga perbulan. Jenis pekerjaan istri Tingkat pendapatan (R. Total pendapatan Suami Istri keluarga (R. Buruh nyuci Jual kue Membuka kios Jahit menjahit Peternak. elur aya. Penjaga anak Rata rata Sumber : Data Primer . , 2018. Dari hasil tabel 2 bahwa rata-rata pendapatan istri nelayansecara umum lebih kecil bila dibandingkan dengan pendapatan suami. Tingkat pendapatan suami yang bekerja sebagai nelayan buruh bersifat fluktuatif atau tidak stabil dimana pendapatan tersebut didapat apabila suami melaut dengan jumlah hasil tangkapan yang banyak namun terkadang pendapatan yang dihasilkan lebih kecil apabila suami tidak melaut karena ada bebepara halangan untuk melaut, seperti cuaca buruk, hari jumAoat, dan tangkapan ikan yang Hanya ada beberapa yang pendapatannya rendah seperti pada pekerjaan istri nelayan yang bekerja sebagai peternak dan penjaga anak, sedangkan di jenis pekerjaan yang lain istri nelayan di Gampong Padang Baru lebih banyak walau hanya pendapatan suami lebih banyak namun para istri nelayan sudah mencukupi dalam hal kebutuhan sehariharinya tanpa meminta ke suami. Sedangkan pendapatan dari suami lebih digunakan untuk keperluan lain seperti membiayai pendidikan anak. Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 Kontribusi Pendapatan Berdasarkan jenis usaha yang dilakukan wanita nelayan terlihat adanya perbedaan kontribusi dari berbagai jenis usaha yang dikelola. Pendapatan dari istri nelayan diperoleh dari hasil berbagai jenis usaha yang dilakukannya untuk mecukupi kebutuhan rumahtangga. Kontribusi antara suami dan istri nelayan dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 4. Rata-rata Kontribusi Pendapatan Jenis pekerjaan istri Kontribusi pendapatan % Suami Istri Buruh nyuci 57,92 42,07 Jual kue 64,77 35,22 Membuka kios 56,69 44,18 Jahit menjahit 64,32 35,64 Peternak . elur aya. 85,10 14,89 Penjaga anak 66,66 33,33 Rata rata 64,81 35,18 Sumber : Data Primer . , 2018. Secara umum kontribusi pendapatan istri nelayan terhadap pendapatan keluarga cukup besar yaitu 35,18% kontribusi pendapatan terbesar adalah istri nelayan yang bekerja sebagai pembuka kios yaitu sebesar 44,18% halini ini menunjukan bahwa pendapatan istri berpengaruh cukup besar terhadap pendapatan keluarga. Semakin kecil pendapatan suami maka kontribusi pendapatan istri semakin besar sehingga mendorong istri nelayan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan jalan aktif dalam mencari nafkah . unadji Meskipun istri nelayan di Gampong Padang Baru dalam memberikan kontribusi pendapatan hanya beberapa persen namun kontribusinya sangat berpengaruh besar dalam hal meningkat kesejahteraan rumah tangga nelayan. Selain berperan dalam menambah pendapatan rumah tangga, istri nelayan di Gampong Padang baru juga berperan dalam peran tradisional seperti memasak, mengasuh anak, membersihkan rumah dan segala hal yang berkaitan dengan rumah tangga. Kemudian peran sosial dimana para istri nelayan mengikuti beberapa kegiatan seperti pengajian, kegiatan PKK dan sebagainya yang ada di Gampong Padang Baru. Dan juga masih banyak peran-peran lain yang harus para istri lakukan untuk menyongsong kesejahteraan keluarga. Pengeluaran Pangan Keluarga Nelayan Pengeluaran konsumsi pangan keluarga nelayan di Gampong Padang Baru terbesar adalah jajan anak sebesar Rp. 310 atau 29,32% dari total pengeluaran konsumsi Selanjutnya pengeluaran terbesar kedua adalah rokok dan beras. Pengeluaran Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 untuk rokok cukup besar karena para nelayan tidak bisa lepas dari hal merokok. Sedangkan pengeluaran konsumsi beras yang cukup tinggi karena keluarga rensponden memilih beras yang berkualitas bagus sehingga harganya yang sedikit mahal. Pengeluaran konsumsi pangan terkecil adalah konsumsi air yaitu sebesar Rp. 206 atau 2,8% dari total pengeluaran konsumsi pangan. Pengeluaran konsumsi untuk air cukup kecil karena responden tidak semuanya membili air untuk di konsumsi Gampong Padang Baru respondennya masih banyak yang mengonsumsi air dari sumurnya sendiri untuk di konsumsi. Tabel 3. Rata-rata Pengeluaran Konsumsi Pangan Keluarga Nelayan Perbulan Jenis pengeluaran Jumlah (R. Beras 25,15 Minyak goreng 5,12 Gula Lauk atau sayuran Air Jajan anak 29,32 Rokok 26,65 Jumlah 70,62 Sumber : Data Primer . , 2018. Dalam pengeluaran konsumsi pangan keluarga nelayan di Gampong Padang Baru para istri hannya membelanjakan kebutuhan pokok sehari-hari sesuai dengan hasil pendapatan yang di peroleh di samping itu anak juga menjadi yang uatama dalam konsumsi pangan keluarga nelayan terkadang di dalam keluarga nelayan terdapat empat tangunggan anak sihingga pada tabel diatas bisa dilihat bahwa rata-rata pengeluaran tertinggi terdapat pada jajan anak. Dalam membelanjakan kebutuhan pokok yang lain para intri nelayan di Gampong Padang Baru kebanyakkan membelanjakan keperluannya cukup untuk satu hari saja, seperti membeli gula para istri nelayan hanya membelinya Rp. 3000 perhari. Sedangkan beras para istri hanya membelinya perliter satu hari. Meskipun berkecukupan masyarakat nelayan Gampong Padang baru banyak yang hidup dalam kesederhanaan. Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 Pengeluaran Bukan Pangan keluarga nelayan Pengeluaran bukan pangan keluarga nelayan dapat dilihat pada tabel 6. Tabel 6. Pengeluaran Bukan Pangan Jenis pengeluaran Jumlah (R. Gas 7,94 Sabun 9,48 Listrik 14,49 Kesehatan 5,94 Pendidikan anak 32,34 Transportasi 26,39 Pakaian 0,84 Hiburan 25,49 29,37 Jumlah Sumber : Data Primer . , 2018. Secara umum pengeluaran untuk pakaian, pendidikan, listrik,transportasi dan sebagainya merupakan pengeluaran yang mendominasi pengeluaran bukan pangan. Berdasarkan tabel di atas, pengeluaran konsumsi bukan pangan keluarga nelayan yang terbesar adalah pengeluaran untuk pendidikan anak yaitu sebesar Rp. 896 atau 32,34% Hal ini karena sebagian besar responden yang ada di gampong padang baru sangat peduli terhadap pendidikan karena sebagian mereka memiliki tanggungan anak yang masih usia Pengeluaran terbesar kedua adalah transportasi yaitu Rp. 160,689 atau 26,39% dikarenakan para responden yang beraktifitas setiap hari menggunakan alat transportasi dalam memudahkan pekerjaannya dan juga perjalanan anak-anaknya menuju kesekolah. Adapun selanjutnya yaitu listrik sebesar Rp. 206 atau 14,49% hal ini menunjukan keluarga responden rataAerata membayar listrik antara Rp. 000 Ae Rp. 000 setiap Besarnya biaya pengeluaran untuk pengeluaran . menunjukan keluarga responden di Gampong Padang Baru secara umu telah mempunnyai akses terhadap informasi dan teknologi atau dengan kata lain keluarga responden telah memiliki sarana informasi seperti HP, televisi di rumahnya. Di samping memenuhi konsumsi pangan keluarga nelayan Gampong Padang Baru juga memenuhi konsumsi non pangan seperti listrik, kesehatan, gas, sabun, pakaian, transportasi dan sebagainya. Dengan para istri nelayan bekerja maka semua konsumsi non pangan juga dapat meraka penuhi sesuai dengan yang dibutuhkan. tidak jauh beda dengan konsumsi pangan para keluarga nelayan juga membelanjakannya hanya untuk satu hari Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 saja, ada juga yang beberapa konsumsi bukan pangan yang harus mereka bayar atau di belanjakan perbulannya yaitu seperti listrik. Pengeluaran Konsumsi Keluarga Rata-rata total pengeluaran konsumsi keluarga nelayan di Gampong Padang Baru adalah Rp. Dari 29 responden, rata-rata pengeluaran konsumsi untuk bahan pangan adalah Rp. 71 % dari total pengeluaran, sedangkan rata-rata pengeluaran konsumsi untuk bukan pangan adalah Rp. 289 atau 27. 28 % total Rata-rata pengeluaran konsumsi keluarga nelayan perbulan di jelaskan pada Tabel 4. Rata-rata Pengeluaran Konsumsi Keluarga Nelayan Perbulan. Jenis jenis pengeluaran (R. Pangan Total Non (R. Buruh nyuci Jual kue Membuka kios Jahit menjahit Peternak. elur Penjaga anak Rata-rata Dari tabel 4 dapat dilihat perbedaan antara pengeluaran pangan dan pengeluaran non pangan berdasarkan jenis pekerjaan yang para istri nelayan tekuni. Data dari tabel terlihat jelas perbedaan persentase antara keduannya, kebutuhan pangan sangat lah besar persentasenya karena kubutuhan pangan yang terlebih dahulu yang harus keluarga nelayan Disamping itu juga kita juga bisa melihat prngeluaran bahan pangan seperti beras, minyak, gula, rokok, harganya yang kadang-kadang mahal sehingga pengeluaran untuk bahan pangan terlalu tinggi. Sehingga para keluarga nelayan harus membelanjakannya setiap hari karena kebutuhan pokok yang harus ada setiap hari. Sedangkan pengeluaran untuk bukan pangan persentasenya sedikit karena para keluarga nelayan Gampong Padang baru tidak semuannya bisa memenuhi kebutuhan pangan seperti misalnya ada beberapa kelaurga nelayan yang tidak memiliki kendraan sendiri, tidak memilih pengobatan yang mengeluarkan biaya, tidak memilih pergi berlibur dan hal-hal lain. Sehingga pengeluaran non pangan tidak terlalu banyak yang harus di keluarkan oleh kuluarga nelayan perbulannya. Meskipun demikian masyarakat nelayan yang tinggal di Jurnal Perikanan Terpadu Volume 1 Nomor 2 tahun 2018 Gampong Padang Baru tidak ada yang kekurangan dalam hal pangan dan non pangan sumua di jalankan sesuai dengan apa yang mereka peroleh dari hasil pendapatannya. Menurut Kurniawati . meningkatkan partisipasi istri dan anggota keluarga dalam bekerja merupakan salah satu usaha strategis saat ini untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Pengembangan usaha diluar sektor perikanan sangat penting dilakukan, mengingat tingkat pendapatan dari sektor perikanan masih rendah karena sangat dipengaruhi oleh musim. PENUTUP Kesimpulan Pendapatan yang dihasilkan oleh istri nelayan pada kegiatan produktif memberi kontribusi sebanyak 35,18% terhadap pendapatan keluarga di mana pendapatan keluarga yang dihasilkan sebagian besar dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan Jenis pendapatan atau pekerjaan istri nelayan di Gampong Padang Baru kelompokkan menjadi 6 bagian di antaranya buruh nyuci, jual kue, membuka kios, jahit menjahit, peternak dan penjaga anak. Saran Dari penelitian ini ditemukan bahwa wanita nelayan memiliki kontribusi terhadap ekonomi keluarga nelayan di Gampong Padang Baru. Kontribusi wanita nelayan tentunya bisa ditingkatkan lebih tinggi lagi sehingga permasalahan ekonomi pada keluarga nelayan yang tergolong kurang sejahtera dapat ikut ditingkakan. DAFTAR PUSTAKA