Journal for Quality in Women's Health Vol. 5 No. 1 March 2022 | pp. 129 - 135 p-ISSN: 2615-6660 | e-ISSN: 2615-6644 DOI: https://doi. org/10. 30994/jqwh. Pengaruh penyuluhan Media Audiovisual terhadap tingkat Pendidikan Ibu Hamil tentang Anemia di Rumah Sakit Izza Cikampek Jawa Barat Gita Puspita. Suprihatin. Triana Indrayani* Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Nasional. Jakarta. Indonesia * Corresponding author: Triana Indrayani . rianaindrayani@civitas. Received: Februari 26 2022. Accepted: Maret 22 2022. Published: Maret 29 2022 ABSTRAK Anemia pada kehamilan akan berdampak buruk bagi ibu, baik selama kehamilan, persalinan, dan Anemia juga dapat mempengaruhi janin. Penyuluhan tentang anemia dan tablet tambah darah untuk ibu hamil sangat perlu diberikan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet besi selama kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan media audiovisual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Penelitian menggunakan pendekatan one group pretest posttest design,dengan kelompok intervensi 37 responden. Instrument penelitian menggunakan kuisioner. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon test untuk mengetahui pengaruh anatara kedua variabel. Hasil statistik diperoleh nilai P=0,000 menunjukan ada pengaruh tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan media Penyuluhan dengan media audiovisual efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai anemia. Kata kunci: anemia, penyuluhan media audiovisual This is an open-acces article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 0 International License. PENDAHULUAN Anemia di dunia masih menjadi masalah, menurut World Health Organization . 000 kematian ibu terjadi diseluruh dunia. Anemia pada kehamilan memberikan dampak buruk terhadap ibu dan janin, perempuan hamil dengan anemia akan mengalami peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas, terutama meningkatnya angka kematian jika terjadi hemoragia postpartum, sedangkan dampaknya pada janin akan meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan nilai Apgar yang rendah (Allen, 2000. Sarwono, 2. Pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan zat besi didapat dari penyuluhan yang diberikan bidan pada waktu periksa Ante Natal Care (ANC). Adapun informasi yang perlu dipahami oleh Website: http://jqwh. org | Email: publikasistrada@gmail. Pengaruh penyuluhan Media Audiovisual terhadap tingkat Pendidikan Ibu Hamil petugas kesehatan serta masyarakat meliputi pengertian anemia, pemberian dan dosis, efek samping, distribusi, dan berbagai macam rumor tentang Tablet Besi (Sarwa, 2. Penyuluhan dengan media mampu membangkitkan dan membawa ibu hamil ke dalam suasana rasa senang dan gembira, dimana ada keterlibatan emosional dan mental (Juliantara. Efektivitas penggunaan media penyuluhan sangat ditentukan oleh banyaknya indra penerimaan yang terlibat. Semakin banyak indra yang digunakan, penyampaian pesan penyuluhan semakin mudah dimengerti (Zakaria, 2. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesda. tahun 2018, prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 48,9 %. Menurut data dari Dinkes Karawang angka kejadian anemia pada ibu hamil di Kabupaten Karawang adalah sebesar 45% (Dinkes Kabupaten Karawang, 2. Data kejadian anemia di Karawang masih cukup tinggi dan penyebab terbesar terjadinya anemia dalam kehamilan adalah defisiensi FE dan berdampak perdarahan dan bisa kematian pada ibu (Darwanti, 2. Di rumah sakit Izza sendiri angka kejadian ibu hamil dengan anemia masih cukup tinggi yaitu 56,8%. Hal ini Upaya yang telah dilakukan oleh tenaga kesehatan yaitu melakukan penyuluhan dengan menggunakan media leaflet sebagai upaya preventif untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Untuk penyuluhan dengan media lain masih belum pernah dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh penyuluhan media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia di rumah sakit Izza Cikampek Jawa BaratAy. METODE Desain penelitian yang digunakan dalam peenlitian ini adalah quasi eksperimen yang bersifat one group pretest and posttest. Tediri dari satu kelompok intervensi dengan jumlah sampel 37 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan mengisi kuesioner pre dan post setelah intervensi. Penelitian ini berlangsung pada bulan Desember 2021 sampai dengan Januari tahun 2022 di rumah sakit Izza Cikampek Jawa Barat. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan media audiovisual tentang anemia. Penelitian ini sudah melalui uji etik dan memiliki surat layak etik. Journal for Quality in Women's Health Pengaruh penyuluhan Media Audiovisual terhadap tingkat Pendidikan Ibu Hamil HASIL Analisis Univariat Tabel 4. Distribusi frekuensi tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum dilakukan penyuluhan audiovisusal tentang anemia di Rumah Sakit Izza Cikampek Jawa Barat Tingkat Pengetahuan Baik Kurang Total Pretest Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa pada 37 responden yang diteliti sebelum diberikan penyuluhan audiovisual tentang anemia . didapatkan 7 . %) orang ibu hamil berpengetahuan baik dan 30 . %) ibu hamil lainnya berpengetahuan kurang. Tabel 4. Distribusi frekuensi tingkat pengetahuan ibu hamil sesudah dilakukan penyuluhan audiovisusal tentang anemia di Rumah Sakit Izza Cikampek Jawa Barat Tingkat Pengetahuan Baik Kurang Total Post test Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa pada 37 responden yang diteliti sesudah diberikan penyuluhan audiovisual tentang anemia . didapatkan 20 . %) orang ibu hamil berpengetahuan baik dan 17 . %) ibu hamil lainnya berpengetahuan kurang. Analisis Bivariat Tabel 4. Uji normalitas pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah di lakukan penyuluhuan audiovisual tentang anemia di Rumah Sakit Izza Cikampek Jawa Barat Pretest Post test Shapiro-Statistic Wilk Df Asymp. Sig . -taile. Keterangan 0,972 0,936 0,464 0,033 Normal Tidak normal Berdasarkan tabel 4. 3 dapat diketahui Hasil uji normalitas pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan penyuluhan audiovisual tentang anemia diperoleh nilai Shapiro-wilk yaitu 0,464 dan nilai sesudah diberikan penyuluhan audiovisual tentang anemia . , artinya bahwa data pretest terdistribusi normal,namun nilai posttest tidak terdistribusi normal. Karena hasil kedua nilai berbeda, sehingga hasil statistik uji normalitas data dapat disimpulkan data tidak terdistribusi Journal for Quality in Women's Health Pengaruh penyuluhan Media Audiovisual terhadap tingkat Pendidikan Ibu Hamil Tabel 4. Uji wilcoxon pengaruh penyuluhan audiovisual terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia di Rumah Sakit Izza Cikampek Jawa Barat Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Sesudah Intervensi Mean Min Max Pretest Posttest 63,65 74,59 10,779 9,081 0,000 Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan intervensi adalah 63,65 dan nilai setelah intervensi adalah 74,59. Terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 10,94. Hasil analisis statistik Wilcoxon Test diperoleh nilai . sebesar 0,000 . <0,. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum . dan sesudah . diberikan penyuluhan dengan media audiovisual tentang anemia. Artinya penyuluhan dengan media audiovisual efektif dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia di rumah sakit Izza Cikampek Jawabarat. PEMBAHASAN Analisis Univariat 1 Tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan audiovisusal tentang anemia Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada 37 responden yang diteliti sebelum diberikan penyuluhan audiovisual . didapatkan 30 . ,1%) orang ibu hamil berpengetahuan kurang dan 7 . ,9%) ibu hamil lainnya berpengetahuan baik. Sedangkan pada saat sesudah diberikan penyuluhan audiovisual . didapatkan 20 . ,1%) orang ibu hamil berpengetahuan baik dan 17 . ,9%) ibu hamil lainnya berpengetahuan kurang. Menurut teori Benyamin Bloom, pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang (Notoadmodjo, 2. Efektifitas penggunaan media penyuluhan sangat ditentukan oleh banyaknya indera penerimaan yang terlibat. Semakin banyak indera yang digunakan, penyampaian pesan penyuluhan semakin mudah dimengerti (Zakaria, 2. Dari penelitian ini, diketahui bahwa penyuluhan dengan media audiovisual mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dalam kehamilan. Penelitian ini sejalan Journal for Quality in Women's Health Pengaruh penyuluhan Media Audiovisual terhadap tingkat Pendidikan Ibu Hamil dengan penelitian yang dilakukan Muzayana dkk yang menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kejadian anemia di Puskesmas Godean I. Analisis peneliti, cara meningkatkan pengetahuan seseorang yaitu dengan memberikan pendidikan melalui penyuluhan dan penyuluhan dengan media audiovisual merupakan salah satu media yang baik untuk dilakukan karena media audiovisual sangat efektif dalam penyerapan materi, 82% melibatkan panca indera penglihatan dan 11% panca indra pendengaran, sehingga penyuluhan dengan media audiovisual berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Analisis Bivariat 1 Pengaruh penyuluhan audiovisual terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan audiovisual Pada hasil uji statistik Wilcoxon Test diperoleh peningkatan nilai mean . ata-rat. sebelum dan sesudah sebesar 10,94 dengan nilai p = 0,000 . value 0,000 < 0,. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan media audiovisual, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhuan dengan media audiovisual atau pengaruh penyuluhan media audiovisual berhasil untuk meningktakan pengetahuan ibu hamil tentang anemia di rumah sakit Izza Cikampek Jawabarat. Dalam hal ini berarti pemberian penyuluhan dengan media audiovisual terbukti mampu untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan Indah Oktaviani . di puskesmas Gunung Kidul Yogyakarta, setelah dilakukan uji statistik didapatkan nilai p = 0,000 . <0,. , maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan penyuluhan dengan media audiovisual lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok penyuluhan dengan media leaflet karena lebih banyak indra yang terlibat dalam penerimaan pesan melalui media audiovisual dibandingkan media leaflet. Analisis peneliti, penggunaan media penyuluhan dengan audiovisual baik digunakan untuk memberikan promkes pada ibu hamil. Karena penyuluhan dengan media audiovisual mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dalam kehamilan dan mampu merubah pola Journal for Quality in Women's Health Pengaruh penyuluhan Media Audiovisual terhadap tingkat Pendidikan Ibu Hamil pikir ibu hamil tentang mengkonsumsi tablet tambah darah serta konsumsi makanan yang bergizi seimbang sehingga dapat mencegah anemia pada kehamilan sedini mungkin. KESIMPULAN Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dengan media audiovisual efektif dapat meningkatkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Etical Clereance : No : 029/PE/KE/FKK-UMJ/I/2022 REFERENSI