Journal of Pharmaceutical Care and Sciences e-ISSN : 2828-4828 DOI :10. 33859/jpcs VOL 4 . 2024 : 228-238 | DOI: 10. 33859/jpcs. EFEKTIVITAS ROSUVASTATIN DAN PRAVASTATIN SEBAGAI ANTI DISLIPIDEMIA PADA TIKUS JANTAN Rizqi Nur Furqan. Dyan Fitri Nugraha. Ali Rakhman Hakim. Rina Saputri. Risyda 1Program Studi Sarjana Farmasi. Fakultas Kesehatan. Universitas Sari Mulia. Info Artikel ABSTRAK Submitted: 11-06-2024 Revised: 12-07-2024 Accepted: 01-08-2024 Latar Belakang: Penyakit dislipidemia merupakan salah satu penyakit yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Pengobatan dislipidemia memiliki 3 tingkatan berdasarkan intensitasnya yaitu penyakit dengan intensitas tinggi, intensitas menengah, dan intensitas rendah. Dalam penelitian ini obat yang di gunakan adalah Pravastatin dan Rosuvastatin yang mana kedua obat ini termasuk dalam intensitas menengah. Tujuan: Mengetahui perbandingan efektivitas obat Rosuvastatin dan Pravastatin sebagai anti dislipidemia pada tikus. Metode: Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah True Experimental. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah postest only control group yaitu dengan pengambilan sampel yang dilakukan sesudah diberikan obat Rosuvastatin dan Pravastatin, sehingga akan dilihat efektivitas dari pemberian perlakuan terhadap kelompok tikus yang diuji. Hasil: Rosuvastatin lebih dapat menurunkan LDL lebih baik dari pada Pravastatin karena rosuvastatin memiliki interaksi ikatan tertinggi dengan HMG-CoA reduktase, menghasilkan penghambatan sintesis kolesterol yang paling kuat dari semua golongan statin lainnya. Pravastatin memiliki kemampuan menurunkan LDL lebih rendah. Dari hasil nilai rata-rata dari kedua obat golongan statin tersebut Rosuvastatin yang memiliki nilai ratarata yang lebih baik dibandingkan dengan Pravastatin, namun hasil statistik dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perbedaan yang bermakna dari kontrol Na CMC 0,5% terhadap Rosuvastatin dibandingkan dengan Pravastatin. Simpulan: Obat golongan statin Rosuvastatin memiliki efektivitas yang lebih baik dibandingkan dengan Pravastatin. *Corresponding author Rizqi Nur Furqan Email: rizqifurqon97@gmail. Kata Kunci: anti dislipidemia, kolesterol total, pravastatin, rosuvastatin. ABSTRACT Background: Dyslipidemia is a disease that can have a negative impact on human health. Dyslipidemia treatment has 3 levels based on intensity, namely disease with high intensity, medium intensity, and low intensity. In this study, the drugs used were Pravastatin and Rosuvastatin, both of which were of medium intensity. Objective: Knowing the comparison of the effectiveness of the drugs Rosuvastatin and Pravastatin as anti-dyslipidemia in rats. Methods: The research method used in this study is True Experimental. The research design used in this study was the posttest only control group, namely by taking samples after being given the drugs Rosuvastatin and Pravastatin, so that it would be seen the effectiveness of the treatment given to the group of rats tested. Results: Rosuvastatin can lower LDL cholesterol better than Pravastatin because rosuvastatin has the highest binding interaction with HMG-CoA https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Efektivitas Rosuvastatin Dan Pravastatin Sebagai Anti Dislipidemia Pada Tikus Jantan reductase, resulting in the strongest inhibition of cholesterol synthesis of all other statin groups. Pravastatin has the ability to lower LDL. From the results of the average values of the two statin class drugs. Rosuvastatin has a better average value than Pravastatin, but the statistical results can be concluded that there is no significant difference from the 0. 5% Na CMC control to Rosuvastatin compared to Pravastatin. Conclusion: The statin class drug Rosuvastatin has better effectiveness than Pravastatin. Keywords: anti-dyslipidemia, pravastatin, rosuvastatin, cholesterol total. PENDAHULUAN Penyakit dislipidemia merupakan salah satu penyakit yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Penyakit lipidemia di Indonesia tergolong tinggi yang berdasarkan data dari Riskesdas pada tahun 2018 bahwa terjadi penurunan kasus dislipidemia. Dalam pengobatan dislipidemia lini pertama yaitu golongan statin. Pengobatan dislipidemia menurut (Grundy, 2. menyebutkan bahwa obat atorvasatstin, rosuvastatin, dan simvastatin merupakan obat pilihan utama yang digunakan pada semua intensitas penyakit dislipidemia. Berdasarkan penelitian uji praklinik rosuvastatin pada tikus yang dilakukan induksi menggunakan propilthiourasil (PTU) menunjukkan hasil penurunan dari hari ke-15, hari ke-22, dan hari ke-29. Penurunan kolesterol disebabkan karena adanya hambatan enzim HMG-KoA, sehingga sintesis kolesterol pada hati mengalami penurunan (Posangi et al. , 2. Hasil pengujian praklinik pada obat pravastatin menggunakan reagen FRAP menunjukkan hasil yang tinggi dalam penurunan kolesterol yaitu 69,12% (Hasim, 2. Berdasarkan hasil uji praklinik, mendasari penelitian ini untuk bisa membandingkan hasil uji praklinik agar menambah acuan bagi peneliti lainnya. Teknik pengujian untuk membandingkan efektivitas obat rosuvastatin dan pravastatin menggunakan uji praklinik. Uji praklinik merupakan uji yang dilakukan untuk memberikan informasi mengenai efek farmakologi, farmakokinetik, dan efek toksik yang dihasilkan oleh suatu obat (Hairunnisa, 2. Hasil uji praklinik obat rosuvastatin dan pravastatin diharapkan memberikan informasi mengenai manfaat dan toksisitas dari obat tersebut pada hewan uji. Dosis pengobatan yang tinggi dari statin dapat menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh (Raharja, 2. Menurut (Grundy, 2. , pengobatan dislipidemia memiliki 3 tingkatan berdasarkan intensitasnya yaitu penyakit dengan intensitas tinggi dengan LDL-C sebesar Ou50%. intensitas menengah dengan LDL-C sebesar 30-49%. dan intensitas rendah dengan LDL-C sebesar <30%. Dalam penelitian ini obat yang di gunakan adalah Pravastatin dan Rosuvastatin yang mana kedua obat ini termasuk dalam intensitas menengah. Berdasarkan database voyager. Penurunan LDL-C golongan statin dengan intensitas menengah adalah Atorvastatin. Rosuvastatin, dan Simvastatin. Sedangkan menurut FDA golongan statin dengan itensitas menengah yang mampu menurunkan LDL-C adalah Lovastatin. Pitavastatin. Fluvastatin. Pravastatin. Oleh karena itu peneliti ingin menggunakan obat Rosuvastatin dan Pravastatin dengan tujuan untuk membanding efektivitas terapi obat tersebut. METODE Jenis Penelitian https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Efektivitas Rosuvastatin Dan Pravastatin Sebagai Anti Dislipidemia Pada Tikus Jantan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang dilakukan untuk mengontrol, memanipulasi dan mengobservasi subjek penelitian. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah True Experimental. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah postest only control group yaitu dengan pengambilan sampel yang dilakukan sesudah diberikan obat Rosuvastatin dan Pravastatin, sehingga akan dilihat efektivitas dari pemberian perlakuan terhadap kelompok tikus yang diuji. Sampel Sampel merupakan bagian dari populasi yang akan diteliti. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah Tikus putih jantan aktif berusia 3-4 bulan dengan berat badan 150-200 g berat sebanyak 15 ekor. Pada penelitian ini, pengambilan sampel dilakukan secara acak . imple random samplin. untuk menghindari bias. Dengan cara ini semua objek atau elemen populasi memiliki kesempatan yang sama sebagai sampel. Alat dan Bahan Alat-alat yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sonde, timbangan analitik, alat-alat gelas. LipidPro Analyzer. Bahan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah obat Rosuvastatin dan Pravastatin, aquadest. Na CMC 0,5%, minyak jelantah. Prosedur Kerja Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan LipidPro Analyzer akan dianalisis dengan sistem komputerisasi yaitu menggunakan SPSS versi 23. Cara pengumpulan data pada penelitian ini akan dijelaskan pada tabel di bawah ini: Variabel Konsentrasi Pravastatin Rosuvastatin Cara Pengumpulan Data Penurunan Kadar Kolesterol Total. Trigliserida. Low-Density Lipoprotein (LDL), dan peningkatan kadar High-Density Lipoprotein (HDL). Melakukan observasi dengan mencatat dan mendokumentasikan hasil konsentrasi Rosuvastatin dan Pravastatin. Observasi mendokumentasikan hasil Kadar Kolesterol Total. Trigliserida. Low Density Lipoprotein (LDL), dan High-Density Lipoprotein (HDL) pada alat LipidPro Analyzer. Data yang dikumpulkan berupa hasil kadar profil lipid tikus putih jantan galur wistar yang dianalisis menggunakan metode One Way Anova karena terdapat lebih dari 2 kelompok uji. Syarat menggunakan uji One Way Anova yaitu data dari penelitian harus terdistribusi normal dan juga homogen. Untuk pendistribusian data, dapat dianalisis menggunakan uji normalitas, yaitu menggunakan One Sample Shapiro Wilk Homogenity Test karena sampel yang digunakan hanya kurang dari 50 sampel. Pada penelitian ini, nilai dari signifikansi data uji normalitas kadar trigliserida. HDL. LDL, dan Kolesterol Total adalah >0,05 . >0,. maka dapat disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini terdistribusi normal. Untuk mengetahui homogenitas data, dilakukan dengan uji homogenitas varian dengan menggunakan Lavene Test Homogenity of Variance. Pada penelitian ini, nilai dari signifikansi data uji homogenitas kadar trigliserida. HDL. LDL, dan Kolesterol Total adalah <0,05 . <0,. maka data dalam penelitian ini dapat dikatakan tidak homogen. Maka dilanjutkan dengan uji Kruskal Wallis untuk data signifikan hasil p<0,05, yang kemudian dilanjutkan menggunakan uji Mann Whitney untuk mendapatkan nilai signifikan https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Efektivitas Rosuvastatin Dan Pravastatin Sebagai Anti Dislipidemia Pada Tikus Jantan dari perbedaan setiap kelompok uji, hasilnya adalah <0,05 . <0,. maka data pada penelitian ini sesuai yaitu berbeda secara signifikan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pengaklimasian Hewan Uji Hewan dalam pengujian ini berupa tikus jantan sehat yang di aklimasi selama 7 hari mulai tanggal 22-29 Agustus 2022 di Laboratorium Farmakologi Universitas Sari Mulia. Hewan uji yang digunakan yaitu sebanyak 15 ekor. Hewan uji diberi pakan BR-2 dan air mineral untuk Pemberian makan dan minum dilakukan setiap hari selama penginduksian dan perlakuan hewan uji. Setiap 2 hari sekali kadang tikus dibersihkan. Gambar 1 Aklimasi Hewan Uji Penginduksian Hewan Uji dengan Minyak Jelantah Pada penelitian dilakukan penginduksian kepada hewan uji tikus jantan dengan minyak jelantah yang berasal dari hasil penggorengan pempek dari tanggal 29 Agustus 2022-12 September 2022 selama 14 hari di Laboratorium Farmakologi Universitas Sari Mulia. Tujuan dari diberikannya minyak jelantah kepada hewan uji adalah untuk meningkatkan kadar profil lipid dari hewan uji. Pemberian Perlakuan kepada Hewan Penelitian ini dilanjutkan dengan diberikannya perlakuan kepada hewan uji yang dikelompokkan menjadi 3 kelompok. Kelompok 1 hewan uji diberikan larutan Na CMC 0,5%. Kelompok 2 diberikan obat Rosuvastatin dengan dosis konversi 0,18mg/200 gram BB Tikus. Kelompok 3 diberikan obat Pravastatin dengan dosis konversi 0,72mg/200 gram BB Tikus. Pemberian perlakuan hewan uji dilakukan selama 12-26 September 2022 di Laboratorium Farmakologi Universitas Sari Mulia. Pemeriksaan Kadar Profil Lipid Pada penelitian ini dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar profil lipid yang dilakukan di Laboratorium Farmakologi Universitas Sari Mulia sebanyak 2 kali, yang pertama pada tanggal 5 September 2022 dan yang kedua setelah dilakukan penginduksian hewan uji pada tanggal 19 September 2022. Pemeriksaan yang dilakukan berupa kadar kolesterol total. Trigliserida. LDL, dan HDL dengan menggunakan alat LipidPro Analyzer. https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Efektivitas Rosuvastatin Dan Pravastatin Sebagai Anti Dislipidemia Pada Tikus Jantan Gambar 2 LipidPro Analyzer Hasil dari pemeriksaan rata Ae rata Trigliserida. HDL. LDL, dan Kadar Kolesterol Total dari Na CMC 0,5%. Rosuvastatin dan Pravastatin dapat dilihat pada tabel 1 di bawah: Tabel 1 Pemeriksaan Rata Ae Rata Hasil Penurunan Trigliserida. Kenaikan HDL. Penurunan LDL, dan Penurunan Kadar Kolesterol Total Na CMC 0,5% Rosuvastatin Pravastatin Trigliserida HDL LDL 4,33 -2,67 11,67 11,13 -6,47 -2,47 Kolesterol Total 13,67 -3,67 Hasil dari pemeriksaan kadar profil lipid dapat di lihat pada tabel 1 diatas. Pemeriksaan Trigliserida dari Na CMC 0,5%. Rosuvastatin, dan Pravastatin dapat dilihat pada tabel 1 diatas. Pada Na CMC 0,5% terjadi peningkatan trigliserida yang signifikan di setiap tikus. Pada Rosuvastatin 10 mg terjadi penurunan kadar trigliserida yang signifikan di setiap tikus. Pada Pravastatin 40 mg hanya sedikit penurunan kadar trigliserida di setiap tikus. Pemeriksaan HDL dari Na CMC 0,5%. Rosuvastatin, dan Pravastatin dapat dilihat pada tabel 1 diatas. Pada Na CMC 0,5% terjadi peningkatan HDL di setiap tikus. Pada Rosuvastatin 10 mg terjadi peningkatan kadar HDL di setiap tikus. Pada Pravastatin 40 mg hanya sedikit penurunan kadar HDL di setiap tikus. Pemeriksaan LDL dari Na CMC 0,5%. Rosuvastatin, dan Pravastatin dapat dilihat pada tabel 1 diatas. Pada Na CMC 0,5% terjadi peningkatan kadar LDL yang signifikan di setiap tikus. Pada Rosuvastatin 10 mg terjadi penurunan kadar LDL yang signifikan di setiap tikus. Pada Pravastatin 40 mg hanya sedikit penurunan kadar LDL di setiap tikus. Pemeriksaan Kolesterol Total dari Na CMC 0,5%. Rosuvastatin, dan Pravastatin dapat dilihat pada tabel 1 diatas. Pada Na CMC 0,5% terjadi peningkatan kadar kolesterol total yang signifikan di setiap tikus. Pada Rosuvastatin 10 mg terjadi penurunan kadar kolesterol total yang signifikan di setiap tikus. Pada Pravastatin 40 mg hanya sedikit penurunan kadar kolesterol total di setiap tikus. Nilai Signifikansi Kadar Profil Lipid Tabel 1 Nilai Signifikansi Penurunan Trigliserida Trigliserida Na CMC 0,5% Rosuvastatin Pravastatin Na CMC 0,5% https://ejurnal. id/index. php/jpcs Rosuvastatin Pravastatin Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Efektivitas Rosuvastatin Dan Pravastatin Sebagai Anti Dislipidemia Pada Tikus Jantan Keterangan : Tanda (*) terdapat perbedaan signifikan Hasil nilai signifikansi kadar trigliserida pada tabel 2 kontrol Na CMC 0,5% tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap semua sediaan uji. Tabel 2 Nilai Signifikansi Kenaikan HDL HDL Na CMC 0,5% Rosuvastatin Na CMC 0,5% Rosuvastatin Pravastatin Keterangan : Tanda (*) terdapat perbedaan signifikan Pravastatin Hasil nilai signifikansi kadar HDL pada tabel 3 kontrol Na CMC 0,5% memiliki perbedaan yang signifikan terhadap semua sediaan uji, kecuali perbandingan Rosuvastatin dan Pravastatin. Tabel 4 Nilai Signifikansi Penurunan LDL LDL Na CMC 0,5% Rosuvastatin Na CMC 0,5% Rosuvastatin Pravastatin Keterangan : Tanda (*) terdapat perbedaan signifikan Pravastatin Hasil nilai signifikansi kadar LDL pada tabel 4 kontrol Na CMC 0,5% memiliki perbedaan yang signifikan terhadap semua sediaan uji, kecuali perbandingan Rosuvastatin dan Pravastatin. Tabel 5 Nilai Signifikansi Penurunan Kolesterol Total Kolesterol Total Na CMC 0,5% Rosuvastatin Na CMC 0,5% Rosuvastatin Pravastatin Keterangan : Tanda (*) terdapat perbedaan signifikan Pravastatin Hasil nilai signifikansi kadar Kolesterol Total pada tabel 5 kontrol Na CMC 0,5% memiliki perbedaan yang signifikan terhadap semua sediaan uji, kecuali perbandingan Rosuvastatin dan Pravastatin. Kadar Profil Lipid Trigliserida HDL LDL Kolesterol Total Na CMC 0,5% Rosuvastatin Pravastatin Gambar 2 Rata Ae Rata Kadar Profil Lipid https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Efektivitas Rosuvastatin Dan Pravastatin Sebagai Anti Dislipidemia Pada Tikus Jantan Pembahasan Penelitian ini dilakukan pengukuran kadar profil lipid dengan parameter Trigliserida. HDL. LDL dan Kolesterol Total untuk mengetahui penurunan kadar lipid dengan menggunakan obat golongan statin yaitu Rosuvastatin dan Pravastatin. Hasil pengukuran rata-rata kadar Trigliserida. HDL. LDL dan Kolesterol Total dapat dilihat pada tabel 4. Kelompok pertama tikus diinduksi minyak jelantah dan dioralkan Na CMC 0,5%. Pada kelompok ini mengalami kenaikan kolesterol total rata-rata yang sangat signifikan yaitu sebanyak 13,67 mg/dL. Kenaikan tersebut juga di diimbangi dengan kenaikan nilai trigliserida. HDL, dan LDL yaitu sebanyak 4,33 mg/dL. 1,67 mg/dL. dan 11,13 mg/dL. Hal ini sesuai dengan penelitian (Nuralifah et al. , 2. yaitu terjadinya kenaikan nilai kadar kolesterol total, tigliserida. HDL, dan LDL dikarenakan tikus hanya di berikan Na CMC 0,55 dan tidak diberikan obat sama sekali. Kelompok kedua tikus diinduksi minyak jelantah dan dioralkan obat Risuvastatin 10 mg. Pada kelompok ini mengalami penurunan kolesterol total rata-rata yang signifikan yaitu 5 mg/dL. Tidak hanya menurunkan nilai kolesterol total, namun pada kelompok ini nilai trigliserida dan LDL juga mengalami penurunan yaitu sebanyak 2,67 mg/dL dan 6,47 mg/dL. Pada kelompok ini nilai HDL atau dapat disebut lemak baik mengalami kenaikan yaitu sebanyak 2 mg/dL. Kelompok ketiga tikus diinduksi minyak jelantah dan dioralkan obat Pravastatin 40 mg. Pada kelompok ini mengalami penurunan kolesterol total rata-rata yaitu sebanyak 3,67 mg/dL. Tidak hanya menurunkan nilai kolesterol total, namun pada kelompok ini nilai trigliserida. HDL, dan LDL juga mengalami penurunan yaitu sebanyak 1 mg/dL. 1 mg/dL. dan 2,47 mg/dL. Rosuvastatin dan Pravastatin merupakan sebuah agen antilipemik sintetik yang memiliki efek klinis berupa penurunan LDL-C, apolipoprotein B . poB), non-high density lipoproteincholesterol . on-HDL-C), dan trigliserida, sembari meningkatkan konsentrasi HDL-C (Bajaj. Rosuvastatin dan Pravastatin bekerja dengan cara menghambat HMG-CoA reductase, yang memiliki peran dalam jalur biosintesis kolesterol endogen secara selektif dan reversibel. Penurunan sintesis sterol hepatik menyebabkan hepatosit merespons dengan meningkatkan sintesis reseptor LDL pada membran hepatosit dan menstimulasi katabolisme LDL. Rosuvastatin dan Pravastatin tidak diperbolehkan digunakan untuk ibu hamil karena termasuk kategori X. Pemakaian pada ibu menyusui juga tidak direkomendasikan untuk menghindari penyerapan dalam ASI (Luvai et al. , 2. Kedua kelompok obat golongan statin Rosuvastatin dan Pravastatin sama sama memiliki tujuan atau manfaat yang sama yaitu sebagai obat hiperlipidemia dengan meningkatkan HDL, mengurangi nilai kolesterol total, trigliserida, dan LDL. Namun untuk obat Rosuvastatin memiliki keuntungan dari pada Pravastatin yaitu Rosuvastatin lebih dapat menurunkan LDL lebih baik dari pada Pravastatin sesuai dengan panelitian (Brown et al. , 2. Menurut penelitian (Nugraha, 2. juga menyatakan bahwa dari semua golongan statin. Pravastatin memiliki kemampuan menurunkan LDL lebih rendah. Menurut penelitian (Barter et al. , 2. dari beberapa golongan statin. Rosuvastatin memiliki kemampuan menurunkan LDL lebih baik dari semua golongan statin yang diujikan. Hal ini disebabkan karena dibandingkan dengan HMGCoA lainnya, rosuvastatin memiliki interaksi ikatan tertinggi dengan HMG-CoA reduktase, https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Efektivitas Rosuvastatin Dan Pravastatin Sebagai Anti Dislipidemia Pada Tikus Jantan menghasilkan penghambatan sintesis kolesterol yang paling kuat dari semua golongan statin lainnya (Marcia, 2. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa Pravastatin tidak dapat meningkatkan nilai kadar HDL. Hal ini sesuai pada penelitian (Marcia, 2. dan (Narita et al. , 1. yang menyatakan bahwa kadar HDL dari obat Pravastatin tidak mengalami peningkatan yang disebabkan karena obat Pravastatin memiliki interaksi ikatan dengan HMG-CoA yang paling rendah dari statin golongan lainnya. Pada penelitian (Rahardi, 2. nilai HDL dari tikus yang diberikan Pravastatin juga tidak mengalami penaikan. Namun, pada panelitian (Sasaki et al. obat Pravastatin dapat meningkatkan nilai kadar HDL. Dibandingkan dengan obat golongan statin lain. Rosuvastatin memiliki efek pleiotropik tambahan seperti perbaikan fungsi endotelial, antiinflamasi pada plak koroner, antitrombotik, dan antioksidan. Rosuvastatin memperbaiki fungsi endotel dengan meningkatkan produksi oksida nitrat endotel vascular. Rosuvastatin juga menghambat agregasi platelet terhadap leukosit, sehingga menghambat pembentukan klot pada endotel (Rabbani, 2. Bioavailabilitas Rosuvastatin berkisar sebesar 20%, yang secara kualitatif lebih tinggi dibandingkan dengan bioavailabilitas Pravastatin. Setelah pemberian secara oral dosis tunggal, puncak konsentrasi plasma dicapai dalam 3-5 jam. Hal ini membuat obat Rosuvastatin lebih baik di bioavailabilitasnya daripada Pravastatin. Namun, pemberian makanan dapat menurunkan absorpsi rosuvastatin sekitar 20% (Tomlinson, 2. Rosuvastatin memiliki volume distribusi sebesar 134 L dan sekitar 90% dari rosuvastatin berikatan dengan protein terutama albumin. Rosuvastatin lebih bersifat kurang lipofilik dibandingkan dengan Pravastatin. Masuknya Rosuvastatin menuju jaringan ekstrahepatik terjadi melalui proses difusi pasif. Rosuvastatin memiliki keuntungan dengan lebih rendahnya risiko rabdomiolisis. Hal ini membuat obat Rosuvastatin lebih bagus dibandingkan dari obat Pravastatin (Rabbani, 2. Nilai signifikansi uji Normalitas memiliki nilai 0. 365 (>0. yang memiliki arti bahwa data terdistribusi normal. Nilai signifikansi uji Homogenitas memiliki nilai 032 (<0. yang memiliki arti bahwa data tidak homogen. Nilai signifikansi uji Kruskal-Wallis memiliki nilai 0. 739 (>0. maka data harus di lanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Nilai sigifikansi Trigliserida dapat dilihat pada tabel 4. 2 dimana dapat disimpulkan bahwa nilai trigliserida tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada kontrol Na CMC 0,5% terhadap semua sediaan uji dengan nilai 0. 369 (>0. Nilai signifikansi dari HDL dapat dilihat pada tabel 4. 3 dimana dapat disimpulkan bahwa nilai HDL terdapat perbedaan yang bermakna pada kontrol Na CMC 0,5% terhadap Rosuvastatin dan Rosuvastatin terhadap Pravastatin dengan nilai 0. 046 dan 0. 046 (<0. , namun sediaan uji Rosuvastatin dan Pravastatin tidak terdapat perbedaan yang bermakna dengan nilai 0. 072 (>0. Nilai signifikansi dari LDL dapat dilihat pada tabel 4. 4 dimana dapat disimpulkan bahwa nilai LDL terdapat perbedaan yang bermakna pada kontrol Na CMC 0,5% terhadap Rosuvastatin dan Pravastatin dengan nilai 0. 050 (<0. , namun sediaan uji Rosuvastatin dan Pravastatin tidak terdapat perbedaan yang bermakna dengan nilai 0. 376 (>0. Nilai signifikansi dari Kolesterol Total dapat dilihat pada tabel 4. 5 dimana dapat disimpulkan bahwa nilai Kolesterol Total terdapat perbedaan yang bermakna pada kontrol Na CMC 0,5% terhadap Rosuvastatin dan https://ejurnal. id/index. php/jpcs Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. E-ISSN: 2828-4828. Vol. No. Tahun. Efektivitas Rosuvastatin Dan Pravastatin Sebagai Anti Dislipidemia Pada Tikus Jantan Pravastatin dengan nilai 0. 050 (<0. , namun sediaan uji Rosuvastatin dan Pravastatin tidak terdapat perbedaan yang bermakna dengan nilai 1. 000 (>0. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian Efektivitas Rosuvastatin dan Pravastatin sebagai Anti Dislipidemia pada Tikus Jantan, dapat ditarik kesimpulan bahwa obat golongan statin Rosuvastatin memiliki aktivitas lebih baik dibandingkan dengan obat golongan statin Pravastatin. DAFTAR PUSTAKA