Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM ANALISIS KUALITAS WEBSITE E-COMMERCE SHOPEE TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL 4. Adhita Arif Setyawan, 2Arif Setiawan Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan. Program Studi Sistem Informasi Politeknik Piksi Ganesha, 2Universitas Muria Kudus Email: 1adhitammsi@gmail. com, 2arif. setiawan@umk. ABSTRACT The development of online stores is currently greatly increasing. This can be seen from the increasing number of local and international online store service providers that have sprung up, making competition even more competitive. The development of online stores is supported by developments in information technology and unlimited use of the internet. This has an influence on the behavior of consumers who want fast and accurate The quality of a website can be measured through three dimensions of quality, namely the quality of ease of operation for users which includes easy to understand, browse, use, and attractive. Then the quality of the information conveyed includes information that is accurate, reliable, up to date, according to the topic of discussion and details. The last is the quality of interaction which includes providing a sense of security when consumers make transactions, being able to provide convenience in communicating with fellow users, having trust in storing consumer personal information and creating a specific community. Now with so many online sales, many websites compete by providing an attractive appearance on the website, providing accurate service and information so that users don't hesitate in making transactions. Based on the background above, the authors propose a study entitled "Analysis of Shopee. id Website Quality on User Satisfaction Using the WebQual 4. 0 Method". Keywords: Information System Analysis. WebQual 4. 0 Method ABSTRAK Perkembangan toko online saat ini sangat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari bertambah banyaknya penyedia layanan toko online lokal maupun internasional yang bermunculan sehingga membuat persaingan semakin kompetitif. Perkembangan toko online didukung dari perkembangan teknologi informasi dan penggunaan internet yang tidak terbatas. Hal tersebut memiliki pengaruh pada perilaku konsumen yang menginginkan informasi yang cepat dan akurat. Kualitas dari sebuah website itu dapat diukur melalui tiga dimensi kualitas, yaitu kualitas kemudahan pengoperasian bagi pengguna yang mencakup mudah dipahami, ditelusuri, digunakan, menarik. Lalu kualitas informasi yang disampaikan mencakup informasi yang akurat, terpercaya, up to date, sesuai topik bahasan dan detail. Yang terakhir kualitas interaksi yang mencakup pemberian rasa aman ketika konsumen Jurnal INFOKOM | 1 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM melakukan transaksi, mampu memberikan kemudahan dalam berkomunikasi sesama pengguna, memiliki kepercayaan dalam menyimpan informasi pribadi konsumen dan menciptakan komunitas yang spesifik. Sekarang dengan banyaknya penjualan secara online, banyak website yang bersaing dengan cara memberikan tampilan yang menarik pada website, memberikan pelayanan dan infromasi yang akurat sehingga para pengguna tidak ragu dalam bertransaksi. Berdasarkan latar belakang diatas penulis mengajukan penelitian dengan judul Au Analisis Kualitas Website Shopee. id Terhadap Kepuasan Pengguna Menggunakan Metode WebQual 4. 0 Au. Katakunci : Analisis Sistem Informasi. Metode WebQual 4. PENDAHULUAN Perkembangan toko online saat ini sangat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari bertambah banyaknya penyedia layanan toko online lokal maupun sehingga membuat persaingan semakin Perkembangan toko online didukung dari perkembangan teknologi informasi dan penggunaan internet yang tidak terbatas. Hal tersebut memiliki pengaruh pada perilaku konsumen yang menginginkan informasi yang cepat dan Penjualan barang terdiri dari berbagai macam kebutuhan seperti baju, sepatu, elektronik bahkan obat. Penjualan secara online merupakan salah satu cara yang digunakan para pelaku bisnis untuk memudahkan calon pembeli tanpa harus datang ke toko langsung yang dirasa kurang efisien untuk dilakukan pada masa sekarang yang sudah mengenal teknologi informasi. Harga barang yang dulu tidak banyak diketahui oleh masyarakat kini bisa kita lihat melalui toko-toko online sebagai bahan pertimbangan atau perbandingan terhadap toko online yang lainnya. Pembelian barang secara online sudah banyak dilakukan di Indonesia, terutama kota-kota besar. Shopee. id adalah perusahaan yang bergerak dibidang toko online, shopee di luncurkan secara terbatas pada awal 2015 dikawasan asia tenggara. Platform ini menawarkan berbagai macam produk, dilengkapi dengan metode pembayaran yang aman, layanan pengiriman yang terintegrasi dan fitur social yang inovatif untuk menjadikan menyenangkan, aman dan praktis. Chief Executive Officer shopee. Chris Feng, mengatakan bahwa shopee merupakan platform belanja online yang mengusung konsep sosial, dimana penggunanya tak hanya berfokus pada jual beli saja, tetapi juga bisa langsung berinteraksi sesama pengguna lewat fitur pesan instan. Sekarang dengan banyaknya penjualan secara online, banyak website yang bersaing dengan cara memberikan tampilan yang menarik pada website, memberikan pelayanan dan infromasi yang akurat sehingga para pengguna Berdasarkan latar belakang diatas penulis mengajukan penelitian dengan Jurnal INFOKOM | 2 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM judul AuAnalisis Kualitas Website Shopee. Terhadap Kepuasan Pengguna Menggunakan Metode WebQual 4. 0Au. KAJIAN PUSTAKA Kualitas Keseluruhan karakteristik produk maintenance, dimana produk dan jasa tersebut dalam pemakaiannya akan sesuai dengan kebutuhan dan harapan pelanggan (Feignbaum, 2. Konsep kualitas harus bersifat menyeluruh, baik produk maupun Kualitas produk meliputi kualitas bahan baku dan barang jadi, sedangkan kualitas proses meliputi berhubungan dengan proses produksi perusahaan manufaktur dan proses penyediaan jasa atau pelayanan bagi perusahaan jasa. Kualitas harus dibangun sejak awal, dari penerimaan input hingga perusahaan menghasilkan output bagi Setiap tahapan dalam proses produksi maupun proses penyediaan jasa atau pelayanan juga harus berorientasi pada kualitas tersebut. Hal ini disebabkan setiap tahapan proses mempunyai pelanggan. Hal ini berarti bahwa pelanggan suatu proses adalah proses selanjutnya dan pemasok suatu proses merupakan proses sebelumnya. Pengukuran Kualitas Website Ada 5 kriteria untuk mengukur suatu situs . , yaitu ketepatan . , sumber . , tujuan . , peredaran . , dan ulasan berita . (Kapoun, 1998 dan Beck, 1. Metode yang dipakai untuk mengukur kualitas situs antara lain Metode Quality Function Deployment (QFD) sebagai proses perencanaan sistematis yang diciptakan untuk membantu perusahaan atau organisasi yang mengatur semua elemen yang diperlukan untuk mendefinisikan, merancang, dan membuat produk atau menyajikan pelayanan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan atau pengguna / user (Daetz,1. Tindakan-tindakan teknik yang dilakukan dalam Quality function Deployment (QFD) meliputi 3 proses utama, yaitu product planning, design planning, dan production Proses tersebut merupakan suatu susunan proses yang terstruktur dan sistematis, yang memudahkan teknisi untuk mewujudkan keinginan user dengan tepat. Setiap proses saling berurutan dan berkesinambungan satu sama lain, sehingga tidak dapat dilakukan secara terpisah. Metode Servqual yaitu salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pengguna / user atas jasa atau informasi yang diterimanya, suatu kuesioner yang digunakan untuk mengukur kualitas pengguna / user. Cara ini mulai dikembangkan pada tahun 1980-an oleh Zeithamil. Parasuraman & Berry, dan Jurnal INFOKOM | 3 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM telah digunakan dalam mengukur berbagai kualitas jasa / pengguna. Metode ini menggunakan penggukuran kualitas pengguna / user secara kuantitatif dalam bentuk kuesioner dan mengandung dimensi-dimensi kualitas pengguna / user seperti tangibles . ukti teruku. , responsiveness . aya tangga. , . , . , dan emphaty . Tujuan dari penggunaan dimensi servqual dalam pengukuran dalam peibaikan kualitas pengguna / user yang berorientasi terhadap kepuasan pengguna / user. Metode Webqual Merupakan salah satu metode atau teknik pengukuran kualitas situs . berdasarkan persepsi pengguna / user. Dimensi yang digunakan ada empat yaitu. Kualitas Penggunaan (Usability dari human komputer interactio. , kualitas informasi dari penelitian sistem informasi (Information Qualit. , kualitas interaksi dan kualitas layanan dari penelitian kualitas sistem informasi (Service Interaction Qualit. Kualitas (Overall Impressio. Instrumen WebQual Instrumen WebQual menggunakan pendekatan perception dan importance dari pengguna. Jika WebQual 1. informasi dan memiliki kekurangan di interaksi layanan. WebQual 2. sebaliknya, yaitu lebih menekankan pada analisa terhadap interaksi tetapi terasa kurang pada analisa kualitas informasi. Kedua instrumen tersebut dicoba untuk diterapkan pada sebuah penelitian terhadap kualitas situs lelang online (Barnes. , & Vigden. ,2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisa kualitas situs dikategorikan ke dalam tiga fokus area yang berbeda, yaitu: Kualitas situs. Kualitas informasi yang disediakan, dan Kualitas interaksi yang Hasil penelitian inilah yang dikenal sebagai WebQual 3. Analisa lanjutan terhadap WebQual 3. 0 menghasilkan pendekatan model WebQual 4. 0 yang akhirnya mengganti kategori pertama, yaitu kualitas situs menjadi kategori kegunaan (Barnes. , & Vigden. ,2. Dimensi Webqual Dimensi Webqual 4. 0 terdiri dari kegunaan, kualitas informasi, kualitas Penjelasan dari masingmasing dimensi adalah sebagai berikut : Usability / kegunaan adalah Ausebagai dengan aplikasi atau situs web mengoperasikannya dengan mudah dan cepatAy. (Suyanto, 2. Berdasarkan definisi tersebut dapat adalah kualitas kemudahan dan kecepatan dalam pengoperasian suatu aplikasi atau web dengan tampilan disain yang disampaikan pada pengguna. Menurut (Barnes, , & Vigden. ,2. , kegunaan telah dibaginya menjadi beberapa Jurnal INFOKOM | 4 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM kemudahan dalam pengoperasian situs, interaksi dengan situs, navigasi situs, penggunaan situs, tampilan situs, desain situs, kompetensi situs dan pengalaman positif dari situs. Kualitas informasi ialah kualitas yang berkaitan dengan jumlah, akurasi dan bentuk informasi tentang produk dan jasa yang ditawarkan pada sebuah situs web (Nusair, dkk, 2008 dalam Sam dan Tahir, 2. Berdasarkan definisi tersebut kualitas informasi yang dimaksud adalah kualitas web yang terdiri dari isi website, kesesuaian dan bentuk informasi, jumlah, akurasi dan relevansi tentang produk atau jasa pada web yang Kualitas informasi telah dibaginya menjadi beberapa pertanyaan yaitu mengenai informasi yang akurat, terpercaya, tepat waktu, relevansi, mudah dipahami, sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan (Barnes. , & Vigden. ,2. Interaksi Auapa melibatkan pengguna situs web sebagai user experience dengan situs web itu sendiriAy. (Suyanto, 2. Berdasarkan definisi tersebut interaksi layanan adalah keterlibatan mempelajari situs web itu sendiri sehingga timbul rasa percaya dan Kualitas interaksi layanan telah dibaginya menjadi beberapa pertanyaan yaitu mengenai reputasi situs, keamanan dalam transaksi, keamanan kerahasiaan informasi pribadi, rasa personalisasi, adanya komunitas, komunikasi dengan perusahaan dan kesesuaian pesanan. (Barnes. , & Vigden. ,2. Tabel 2. berikut merupakan instrumen WebQual 4. Tabel 1. Instrument Webqual 4. Quality Description Usability I find site easy to learn to My interaction with the site is clear and I find site easy to navigate I find site easy to use The site has an attractive The design is appropriate to the type of site The site conveys a sense of competency The site creates a positive experience for me Information Quality Provides accurate Provides believable Provides timely Provides relevant Provides easy to understand information Provides information of the right level of detail Jurnal INFOKOM | 5 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM Present the information in an appropriate format Interaction Quality Has a good reputation It feel to safe to complete My personal information is secure Create a sense of Conveys a sense of Makes it easy to communicate with the I feel confident that good/services will be delivered as promised Overall Impression SPSS SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak-kotak dialog yang sederhana sehingga mudah untuk Beberapa aktivitas dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan pointing dan clicking mouse. Hasil-hasil analisis muncul dalam SPSS Output Navigator. Kebanyakan prosedur Base System menghasilkan pivot tables, dimana kita bisa memperbaiki tampilan dari keluaran yang diberikan oleh SPSS. Untuk memperbaiki output, maka kita dapat mmperbaiki output sesuai dengan Beberapa kemudahan yang lain yang dimiliki SPSS dalam pengoperasiannya adalah karena SPSS menyediakan beberapa fasilitas. METODE / ANALISIS PERANCANGAN Objek Penelitian Objek metode penelitian adalah rangkaian dari cara pelaksanaan penelitian, sebuah penelitan memiliki Rancangan ini menjelaskan langkahlangkah yang harus dijalani, tujuan dari rancangan ini adalah menggunakan metode penelitian yang baik dan tepat serta dirancang kegiatan yang dapat memberikan jawaban yang benar terhadap pernyataan-pernyataan dalam Adapun langkah-langkah dalam penelitian ini dalam digambarkan pada gambar berikut : Gambar 1. Diagram Alur Penelitian Instrumen Penelitian Jenis penelitian yang digunakan termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survey . urvey research metho. Penelitian survey adalah penelitian yang dilakukan dalam Jurnal INFOKOM | 6 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian-kejadian relative, distribusi, dan hubunganhubungan antar variabel sosiologis maupun psikologis (Sugiyono, 2. Penelitian deskriptif bertujuan untuk membuat penilaian terhadap suatu kondisi dan penyelenggaraan suatu sistem maupun aplikasi dimasa sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau bagaimana adanya, kemudian hasilnya digunakan untuk mengetahui seberapa besar manfaat aplikasi tersebut bagi pengguna. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan rincian pertanyaan menggunakan webqual 4. Kuesioner pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk diberikan respon sesuai permintaan pengguna , keyakinan, perilaku, dan karakteristik Instrumen WebQual 4. Kuesioner menggunakan skala likert untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seorang atau kelompok tentang fenomena sosial. Dalam penelitian, fenomena sosial ini telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti, yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian (Sugiyono, 2. Skala likert terdiri dari 5 tingkatan jawaban berskala ordinal, misalnya tentang persetujuan atas suatu pernyataan dapat diukur dengan pilihan skala berikut : Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini memakai pendekatan metode webqual 4. Berikut tabel yang berisi dimensi-dimensi webqual: Tabel 2. Dimensi Kemudahan Pengguna (Usabilit. Tabel 3. Dimensi Kualitas Informasi (Information Qualit. Jurnal INFOKOM | 7 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM Tabel 4. Dimensi Kualitas Interaksi (Interaction Qualit. Tabel 5. Dimensi Penilaian Keseluruhan (Overall impressio. Teknik Pengambilan Sampel Populasi adalah totalitas semua nilai yang mungkin, hasil perhitungan atau mengenai sekumpulan objek yang lengkap dan jelas, yang ingin dipelajari sifat-sifatnya (Mardiana, 2. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi dimana pengambilan dilakukan harus mewakili populasi atau harus . ugiyono,2. Menurut Roscoe dalam sugiyono . , ukuran sampel yang layak dalam penelitian adalah 30 sampai dengan 500. Besaran sampel yang akan dijadikan responden dalam suatu penelitian ditentukan agar didapatkan data yang Teknik pengambilan sampel atau teknik sampling adalah suatu cara mengambil sampel yang representative dari populasi (Ridwan dan Kuncoro. Teknik sampling merupakan teknik penentuan sampel yang akan digunakan dalam penelitian. Teknik dikelompokkan menjadi metode, yaitu metode probability sampling dan metode non-probability sampling. Metode probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang memilih anggota populasi menggunakan proses acak, sehingga setiap anggota populasi memiliki peuang untuk terpilih sebagai sampel. Semakin besar jumlah sampel mendekati populasi, maka peluang kesalahan generalisasi semakin kecil dan sebaliknya, semakin kecil jumlah sampel menjauhi populasi, maka semakin besar kesalahan generalisasi. Metode non-probability sampling merupakan cara pengambilan sampel secara tidak acak dimana masing-masing anggota tidak memiliki peluang yang sama untuk terpilih sebagai anggota Ada intervensi tertentu dari menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan penelitian. Metode ini tidak menggunakan proses acak, tetapi anggota populasi dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu (Istijanto, 2. Penyebaran Kuesioner Penelitian ini dilakukan dengan mengambil responden pengguna, baik penjual maupun pembeli di toko online area Jakarta. Susunan kuesioner yang Jurnal INFOKOM | 8 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM dipergunakan adalah pertanyaan tertutup . lose ended questio. dengan skala likert dengan menggunakan metode Setelah menyusun kuesioner dengan menggunakan metode 0, maka tahap selanjutnya adalah pengujian intrumen-instrumen tersebut dengan menyebarkan kuesioner kepada pengguna toko online. Pengujian Instrumen Penelitian Setelah tahap penyebaran kuesioner, langkah selanjutnya dilakukan pengujian Pengujian instrumen yang dilakukan adalah sebagai berikut : Uji Validasi Uji validasi dilakukan untuk mengetahui apakah suatu instrument alat ukur telah menjalankan fungsi Untuk konsistensi dan akurasi data yang dikumpulkan dari penggunaan instrumen dilakukan uji validitas dengan menggunakan korelasi produk momen (Imam Ghazali. Syarat instrumen dikatakan valid apabila koefisien korelasi antara skor item dengan total skor item lebih besar dari nilai koefisien. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui apakah pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner adalah reliabel, berkaitan dengan masalah Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah mengidentifikasi seberapa baik item-item berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Kuesioner dapat dinyatakan reliabel jika koefisien alpha hasil lebih besar dari koefisien alpha. Semakin besar nilai cronbach alpha, maka semakin tinggi tingkat penelitian yang dilakukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas dan Reliabilitas Ada dua syarat bila suatu instrumen . dikatakan baik, yaitu valid dan Suatu instrumen dikatakan valid butir-butir pernyataan pada instrumen tersebut mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh instrumen tersebut. Sedangkan suatu instrumen dikatakan Reliabel apabila jawaban seseorang . pernyataan yang diajukan konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Uji Validitas pada penelitian ini akan dilakukan pengujian secara masingmasing dimensi dan secara keseluruhan. Dimensi yang ada pada penelitian ini yaitu dimensi kegunaan, dimensi kualitas informasi, dimensi kualitas interaksi, dan dimensi penilaian keseluruhan. Syarat uji validitas yang digunakan adalah apabila poin instrument yang r correlationnya kurang dari 0,195 maka dianggap gugur atau tidak valid. Uji Validitas Dimensi Kegunaan Hasil kuisioner uji validitas dimensi kegunaan terdapat 8 item pertanyaan yang masuk ke dalam dimensi kegunaan Jurnal INFOKOM | 9 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM yang ditampilkan pada Tabel 5 dan Tabel Tabel 5 Hasil Uji Validitas Dimensi Kegunaan Uji Validitas Dimensi Kualitas Informasi Hasil kuisioner uji validitas dimensi kualitas informasi terdapat 8 item pertanyaan yang masuk ke dalam dimensi kegunaan yang ditampilkan pada Tabel 7 dan Tabel 8 Tabel 7 Hasil Uji Validitas Dimensi Kualitas Informasi Pada Tabel 4. 8 terlihat hasil uji validitas dimensi kegunaan dengan 8 item pertanyaan yang diuji dengan memperhatikan nilai corrected item total correlation dimana hasil analisis dari 8 mencapai nilai koefisien korelasi lebih 195 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kegunaan pada kuesioner dinyatakan valid. Keputusannya dapat dilihat pada Tabel 6. Tabel 6 Keputusan Hasil Uji Validitas Dimensi Kegunaan Pada Tabel 6 terlihat hasil pengujian diatas menunjukan bahwa semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kegunaan pada kuisioner mempunyai nilai valid dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari Berdasarkan hasil penelitian maka tidak ada perubahan maupun penghilangan pada instrumen. Pada Tabel 7 terlihat hasil uji validitas dimensi kualitas informasi dengan 8 item pertanyaan yang diuji dengan memperhatikan nilai corrected item total correlation dimana hasil analisis dari 8 item pertanyaan tersebut sudah mencapai nilai koefisien korelasi lebih dari 0. 195 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kegunaan pada kuesioner dinyatakan valid. Keputusannya dapat dilihat pada Tabel 8 Tabel 8 Keputusan Hasil Uji Validitas Dimensi Kualitas Informasi Item r Hitung Syarat Keputusan INF1 > 0. Valid INF2 > 0. Valid INF3 > 0. Valid INF4 > 0. Valid INF5 > 0. Valid INF6 > 0. Valid INF7 > 0. Valid INF8 > 0. Valid Jurnal INFOKOM | 10 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM Pada Tabel 8 terlihat hasil pengujian diatas menunjukan bahwa semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kualitas informasi pada kuisioner mempunyai nilai valid dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian maka tidak ada perubahan maupun penghilangan pada instrumen. Uji Validitas Dimensi Kualitas Interaksi Hasil kuisioner uji validitas dimensi kualitas interaksi terdapat 6 item pertanyaan yang masuk ke dalam ditampilkan pada Tabel 9 dan Tabel 10 Tabel 9 Hasil Uji Validitas Dimensi Kualitas Interaksi Pada Tabel 9 terlihat hasil uji validitas dimensi kualitas interaksi dengan 6 item memperhatikan nilai corrected item total correlation dimana hasil analisis dari 6 mencapai nilai koefisien korelasi lebih 195 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam Keputusannya dapat dilihat pada Tabel Tabel 10 Keputusan Hasil Uji Validitas Dimensi Kualitas Interaksi Item r Hitung Syarat Keputusan INT1 > 0. Valid INT2 > 0. Valid INT3 > 0. Valid INT4 > 0. Valid INT5 > 0. Valid INT6 > 0. Valid Pada Tabel 10 terlihat hasil pengujian diatas menunjukan bahwa semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kualitas interaksi pada kuisioner mempunyai nilai valid dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian maka tidak ada perubahan maupun penghilangan pada instrumen. Uji Validitas Dimensi Kepuasan Pengguna Hasil kuisioner uji validitas dimensi kepuasan pengguna terdapat 3 item pertanyaan yang masuk ke dalam dimensi kepuasan pengguna yang ditampilkan pada Tabel 11 dan Tabel 12. Tabel 11 Hasil Uji Validitas Dimensi Kepuasan Pengguna Pada Tabel 4. 14 terlihat hasil uji validitas dimensi kepuasan pengguna dengan 3 item pertanyaan yang diuji dengan memperhatikan nilai corrected item total correlation dimana hasil analisis dari 3 item pertanyaan tersebut sudah mencapai nilai koefisien korelasi lebih dari 0. 195 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kepuasan pengguna pada Jurnal INFOKOM | 11 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM Keputusannya dapat dilihat pada Tabel Tabel 12 Keputusan Hasil Uji Validitas Dimensi Kepuasan Pengguna Item r Hitung Syarat Keputusan OR1 > 0. Valid OR2 > 0. Valid OR3 > 0. Valid Pada Tabel 12 terlihat hasil pengujian diatas menunjukan bahwa semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kepuasan pengguna pada kuisioner mempunyai nilai valid dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian maka tidak ada perubahan maupun penghilangan pada instrumen. Uji Validitas Semua Dimensi Pada Kualitas Website Shopee. Seluruh hasil uji validitas dimensi kegunaan, dimensi kualitas informasi, dimensi kualitas interaksi dan dimensi kepuasan pengguna pada kuisioner id ditampilkan pada Tabel 13 dan Tabel 14 Dalam seluruh dimensi tersebut terdapat 25 pertanyaan untuk mengukur kepuasan pengguna yang digunakan pada kuisioner penilaian kualitas website shopee. Tabel 13. Hasil Uji Validitas Semua Dimensi Pada Kualitas Website shopee Pada Tabel 13 terlihat hasil uji validitas dari semua dimensi dengan 25 item pertanyaan yang diuji dengan memperhatikan nilai corrected item total correlation dimana hasil analisis dari 25 mencapai nilai koefisien korelasi lebih 195 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kepuasan pengguna pada Keputusannya dapat dilihat pada Tabel Tabel 14. Keputusan Hasil Uji Validitas Dimensi Pada Kualitas Website shopee Item Syarat Keputusan Hitung USA1 > 0. Valid USA2 > 0. Valid USA3 > 0. Valid USA4 > 0. Valid Jurnal INFOKOM | 12 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM USA5 > 0. Valid USA6 > 0. Valid USA7 > 0. Valid USA8 > 0. Valid INF1 > 0. Valid INF2 > 0. Valid INF3 > 0. Valid INF4 > 0. Valid INF5 > 0. Valid INF6 > 0. Valid INF7 > 0. Valid INF8 > 0. Valid INT1 > 0. Valid INT2 > 0. Valid INT3 > 0. Valid INT4 > 0. Valid INT5 > 0. Valid INT6 > 0. Valid OR1 > 0. Valid OR2 > 0. Valid OR3 > 0. Valid Pada Tabel 14 terlihat hasil analisis output diatas menunjukan bahwa semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kegunaan, dimensi kualitas informasi, dimensi kualitas interaksi, dan dimensi kepuasan pengguna pada kuisioner mempunyai nilai valid dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari kuisioner. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas ini, akan dilihat apakah suatu kuisioner tepat, konsisten, dan dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data. Uji Reabilitas menggunakan koefisien alpha () dari Cronbach. Pengujian ini akan dilakukan secara masing-masing dimensi dan secara keseluruhan. Dimensi yang ada pada penelitian ini yaitu dimensi kegunaan, dimensi kualitas informasi, dimensi kualitas interaksi, dan dimensi penilaian keseluruhan. Syarat uji validitas yang digunakan adalah. Hasil Uji Reliabilitas Dimensi Kegunaan Hasil kuesioner uji reliabilitas dimensi kegunaan terdapat 8 item pertanyaan yang masuk ke dalam dimensi kegunaan yang ditampilkan pada Tabel 15 15 Hasil Uji Reliabilitas Dimensi Kegunaan Pada Tabel 15 terlihat hasil uji reabilitas dimensi kegunaan terdapat 8 item pertanyaan yang diuji dengan memperhatikan nilai cronbachAos alpha dimana hasil analisis dari 8 item pertanyaan tersebut yang hasilnya masuk kedalam kualifikasi nilai 0,8 - 1,00 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kegunaan pada kuesioner dinyatakan sangat reliable dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari kuisioner. Hasil Uji Reliabilitas Dimensi Kualitas Informasi Hasil kuesioner uji reliabilitas dimensi kualitas informasi terdapat 8 Jurnal INFOKOM | 13 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM item pertanyaan yang masuk ke dalam dimensi kualitas informasi yang ditampilkan pada Tabel 16. Hasil Uji Reliabilitas Dimensi Kualitas Informasi Pada Tabel 16 terlihat hasil uji reabilitas dimensi kualitas informasi terdapat 8 item pertanyaan yang diuji dengan memperhatikan nilai cronbachAos alpha dimana hasil analisis dari 8 item pertanyaan tersebut yang hasilnya masuk kedalam kualifikasi nilai 0,8 - 1,00 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kualitas informasi pada kuesioner dinyatakan sangat reliable dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari Hasil Uji Reliabilitas Dimensi Kualitas Interaksi Hasil kuesioner uji reliabilitas dimensi kualitas interaksi terdapat 6 item pertanyaan yang masuk ke dalam ditampilkan pada Tabel 17 17 Hasil Uji Reliabilitas Dimensi Kualitas Interaksi Pada Tabel 17 terlihat hasil uji reabilitas dimensi kualitas interaksi terdapat 6 item pertanyaan yang diuji dengan memperhatikan nilai cronbachAos alpha dimana hasil analisis dari 8 item pertanyaan tersebut yang hasilnya masuk kedalam kualifikasi nilai 0,8 - 1,00 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kualitas interaksi pada kuesioner dinyatakan sangat reliable dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari Hasil Uji Reliabilitas Dimensi Kepuasan Pengguna Hasil kuesioner uji reliabilitas dimensi kepuasan pengguna terdapat 3 item pertanyaan yang masuk ke dalam dimensi kepuasan pengguna yang ditampilkan pada Tabel 18 Hasil Uji Reliabilitas Dimensi Kepuasan Pada Tabel 18 terlihat hasil uji reabilitas dimensi kegunaan terdapat 3 item pertanyaan yang diuji dengan memperhatikan nilai cronbachAos alpha dimana hasil analisis dari 3 item pertanyaan tersebut yang hasilnya masuk kedalam kualifikasi nilai 0,8 - 1,00 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam dimensi kepuasan pengguna pada kuesioner dinyatakan sangat reliable dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari Hasil Uji Reliabilitas Semua Dimensi Pada Website Shopee. Jurnal INFOKOM | 14 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM Hasil kuesioner uji reliabilitas semua dimensi terdapat 25 item pertanyaan yang masuk ke dalam dimensi kegunaan yang ditampilkan pada Tabel 19. Hasil Uji Reliabilitas Dimensi Kegunaan Pada Tabel 19 terlihat hasil uji reabilitas semua dimensi terdapat 25 item pertanyaan yang diuji dengan memperhatikan nilai cronbachAos alpha dimana hasil analisis dari 25 item pertanyaan tersebut yang hasilnya masuk kedalam kualifikasi nilai 0,8 - 1,00 sehingga semua item pertanyaan yang masuk kedalam semua dimensi pada kuesioner dinyatakan sangat reliable dan memenuhi syarat psikometrik sebagai bagian dari kuisioner. Analisis Regresi Linier Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui atau kegunaan, kualitas informasi, kualitas interaksi terhadap kepuasan pengguna. Hasil dari analisis regresi adalah berupa koefisien signifikasi untuk masingmasing variabel bebas yang menentukan apakah menerima atau menolak hipotesis nol. Analisis Koefisien Determinasi Analisis Koefisien menjelaskan variasi pengaruh variabelvariabel bebas atau variabel independen (X1,X2,X. terhadap variable terkait atau variabel dependen (Y). Nilai koefisien determinasi dapat diukur oleh nilai R-Square atau Adjusted R Square. R-Square digunakan pada saat variabel bebas hanya satu saja, sedangkan Adjusted R-Square digunakan pada saat variabel bebas lebih dari satu. Tabel 20 Koefisien Determinasi Nilai (Adjusted R Squar. yang merupakan nilai korelasi antara variabel bebas terhadap variabel terikat yaitu kepuasan Nilai R berkisar antara 1 sampai 0, jika mendekati 1 maka hubungan semankin kuat . Sebaliknya jika mendekati 0 maka hubungan semakin lemah. Dari Tabel 20 dapat dilihat nilai koefisien determinasi (Adjusted R Squar. yang besarnya 0,807. Hal ini menunjukan bahwa korelasi antara variabel bebas yaitu kegunaan, kualitas informasi, dan kualitas interaksi terhadap kepuasan pengguna memiliki hubungan yang kuat sebesar 80,7%. Artinya, kegunaan, kualitas informasi, dan kualitas interaksi pengguna sebesar 80,7% sedangkan sisanya 19,3% . % - 80,7%) dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian ini. Uji Kelayakan Model (Uji F) Uji kelayakan model atau uji F mengidentifikasi salah satu hipostesis Jurnal INFOKOM | 15 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM diterima apakah H0 atau H1. Diterima disini maksudnya adalah model yang diestimasi layak digunakan untuk menjelaskan pengaruh variabel-variabel bebas terhadap variabel terkait. Apabila nilai prob. F hitung . itunjukan pada kolom sig. ) lebih kecil dari tingkat kesalahan/error 0,05 maka dapat dikatakan bahwa variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat yang berarti bahwa hipotesis nol ditolak, sedangkan apabila nilai prob. hitung lebih besar dari tingkat kesalahan 0,05 maka dapat dikatakan bahwa variabel bebas tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Tabel 21 Hasil Uji Signifikansi F Pada pengujian hipotesis ini, tingkat signifikan sebesar 0,000 yang berarti nilai signifikan < 0,050 sehingga menjelaskan bahwa hipotesis nol ditolak. Kesimpulan dari pengujian hipotesis ini bahwa kualitas informasi, kualitas interaksi, dan penggunaan sistem secara bersama-sama . berpengaruh terhadap kepuasan pengguna. Uji Koefisien Regresi (Uji . Uji signifikansi t yang bertujuan untuk mengetahui secara individual pengaruh satu variabel bebas terhadap variabel terikat. Jika nilai signifikansi yang dihasilkan uji t P < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat. Tabel 22. Hasil Uji Signifikansi t Dari hasil analisis yang tertera pada Tabel 4. dapat dilihat bahwa model regresi linier berganda dalam penelitian ini adalah : Y = 0. 030 X1 0. 183 X2 100 X3 Dimana : Y = Kepuasan pelanggan X1 = Usability . (X. X2 = Information Quality (Kualitas Informas. (X. X3 = Interaction Quality (Kualitas Interaks. (X. Hasil dari analisis tersebut dapat diinterpretasikan sebagai berikut: Konstanta sebesar 0. 938 menunjukan bahwa apabila Usability . ualitas penggun. X1. Information Quality . ualitas informas. X2. Interaction Quality . ualitas interaks. X3 terhadap kepuasan pelanggan Y akan naik sebesar 0,938. Koefisien regresi Usability (Kualitas Penggun. X1 sebesar 0. 030 artinya. Usability . ualitas penggun. meningkat satu satuan maka kepuasan pengguna akan mengalami kenaikan sebesar 0,030 Koefisien regresi Information Quality (Kualitas Informas. X2 sebesar 0. Information Quality (Kualitas Informas. meningkat satu satuan maka Jurnal INFOKOM | 16 Jurnal Informatika dan Komputer (INFOKOM) Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023 E ISSN : 2722-4147 P ISSN : 2339-188X OJS : http://journal. id/index. php/INFOKOM kepuasan pengguna akan mengalami kenaikan sebesar 0,183 satuan. Koefisien regresi Interaction Quality (Kualitas Interaks. X3 sebesar 0. Interaction Quality (Kualitas Interaks. meningkat satu satuan maka kepuasan pengguna akan mengalami kenaikan sebesar 0,100 satuan. Berdasarkan hasil uji signifikasi t penggunaan sistem diperoleh nilai signifikansi 0,049 < 0,05, maka disimpulkan bahwa variabel penggunaan sistem berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Selanjutnya untuk variabel kualitas informasi diperoleh nilai signifikansi 0,002 < 0,05, maka variabel kualitas informasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, dan untuk variabel kualitas interaksi diperoleh nilai signifikansi 0,033 < 0,05, maka variabel kualitas interaksi kepuasan pengguna. DAFTAR PUSTAKA Alhasanah. Ay Pengaruh Kegunaan. Kualitas Informasi Dan Kualitas Interaksi layanan Web E-Commerce Terhadap Keputusan Pembelian OnlineAy. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 15 No. 2 Oktober 2014 Barnes S J. Vidgen R. The Webqual Instrument. [Interne. iunduh 12 April 2. Tersedia pada : http://webqual. uk/instrument. Dunia online. Jenis-jenis website. Tersedia pada : http://w. net/article/mengenal_jeni sjenis_website_berdasarkan_fun . kses 5 April 2. Furkonudin. Evaluasi kualitas pelayanan website e-commerce com menggunakan metode 0 terhadap keputusan pembelian online. Vol. 3 No. 7-12/Februari 2016. Jasur Hasanov. Haliyana Khalid. The Impact of Website Quality on Online Purchase Intention of Organic Food in Malaysia: A WebQual Model Approach. Procedia Computer Science 72 . 382Ae389 Sanjaya I. Pengukuran kualitas layanan website Kementerian Kominfo dengan menggunakan metode webqual Jurnal Penelitian IPTEKKOM. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantatif Kualitatitf dan R&D. Bandung: Alfabeta Sujarweni. Wiratna. SPSS Untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru.