KEGUNAAN DAUN SIRSAK (Annona Muricata L) UNTUK MEMBUNUH SEL KANKER dan PENGGANTI KEMOTERAPI SAFIRA NAFIAoAHA,RATNA KURNIAWATI,S. Kep,Ns,M. KepA AKPER ALKAUTSAR TEMANGGUNG,http://akperalkautsar. SAFIRA NAFIAoAH,safiranafiah717@gmail. RATNA KURNIAWATI,S. Kep,Ns,M. Kep Ratnaummudzaky@gmail. ABSTRAK LATAR BELAKANG: Daun sirsak mempunyai banyak manfaat, dan sangat berkhasiat dalam penyembuhan penyakit dalam tubuh kita. Daun sirsak sebagai metode pengobatan alternatif yang banyak orang menggunakanya untuk penyembuhan penyakit. Berbagai kemasan, variasi yang ditawarkan oleh pembuat obat-obat tradisional ini. Agar semua umur pun bisa meminumnya. Dari segi rasanya, orang bilang rasanya tidakl pahit namun cepat. Dengan rasa yang tidak pahit ini, dan khasiat yang terkandung pada daunya. Menyebabkan banyak kalangan masyarakat yang memilih daun sirsak dalam metode pengobatan. Selain buahnya,yang baik untuk dikonsumsi,daunya pun sangan baik untuk kesehatan. TUJUAN: Untuk mengetahui pengaruh pemberian daun sirsak terhadap penyakit sel kanker sebagai pengganti kemoterapi. METODE: Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian deskriptif yang dilakukan di Penelitian dilaksanakan di laboratoeium farmakognosi. Sempel daun sirsak yang telah dikeringkan dan dihaluskan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama 5 hari. Filtrak yang diperoleh dipekatkan menggunakan rotavapor untuk mendapatkan ekstrak kental dan siap digunakan sebagai bahan uji. HASIL: Hasil penyuluhan menunjukkan perlu diadakannya penyuluhan tentang budidaya tanaman sirsak di pekarangan dan pada lahan yang luas untuk meningkatkan kebutuhan gizi keluarga dan pendapatan rumah tangga. Tingkat kesadaran masyarakat masih rendah untuk mengkonsumsi buah-buahan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Disamping harga buahbuahan cukup mahal juga tidak tersedia setiap saat. Pekarangan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan buah-buahan setiap hari dan membiasakan mengkonsumsi buah sirsak dan menggunakan pengobatan herbal untuk mencegah berbagai penyakit KESIMPULAN: Ada pengaruh yang signifikan antara pemberian daun sirsak terhadap pembunuhan sel kanker sebagai pengganti kemoterapi. KATA KUNCI: Daun sirsak. Identifikasi. Alkoid PENDAHULUAN Daun sirsak mempunyai kasiat yang manjur untuk menyembuhkan penyakit Daun sirsak menjadi alternatif banyak pasien untuk mengobati yang mana daunnya mudah di dapat dan rasanya juga enak. Kandungan acetoginin dalam daun sirsak mempunyai manfaat untuk menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo. Banyak pasien kanker mempercayai manfaat dari daun sirsak sebagai salah satu alternatif untuk mengobati kanker. Daun sirsak bersifat seperti kemoterapi dan mempunyai kemampuan untuk sel-sel abnormal, serta membiarkan sel-sel yang tumbuh normal. Senyawa acetoginin yang terdapat dalam daun sirsak berperan sebagai inhibitor sumber energi untuk pertumbuhan sel kanker. Kekuatan energi menyebabkan sel tidak bisa membelah dengan baik. Acetogenin yang ikut masuk ke dalam tubuh akan menempel pada reseptor dinding sel dan berfungsi merusak ATP di dinding mitokondria. Akibatnya produksi energi didalam sel kanker terhenti dan akhirnya sel kanker akan mati. Kanker dikenal sebagai penyakit yang paling ditakuti karena proses penyembuhan dan pengobatannya sangat mahal. Akibat yang ditimbulkan juga sangat fatal. Penyembuhan kanker secara medis biasanya ditangani dengan kemoterapi, operasi, dan radioterapi. Faktor eksternal yang dapat menyebabkan kanker, yaitu radiasi, radikal bebas, sinar ultra violet, virus, infeksi, rokok, dan bahan kimia dari makanan. Sementara faktor internal yang menyebabkan kanker yaitu faktor genetik atau bawaan, faktor hormonal, faktor kejiwaan, dan kekebalan Daun sirsak yang mudah didapat ternyata dapatmembunuh sel sel kanker berkat kandungan acetogenin yang terdapat didalamnya. METODE Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian deskriptif yang dilakukan di Penelitian dilaksanakan di laboratorium Farmakognosi. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado Jurusan Farmasi pada bulan Juni Ae Juli 2012. Sampel penelitian menggunakan daun sirsak yang diambil dari Kelurahan Mogolaing. Kecamatan Kotamobagu Barat. Sampel daun sirsak yang telah dikeringkan dan dihaluskan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama 5 hari. Filtrat yang diperoleh dipekatkan mendapatkan ekstrak kental dan siap digunakan sebagai bahan uji. Reaksi metode yang tercantum dalam Materia Medika Indonesia Edisi V. Identifikasi dengan metode kromatografi lapis tipis,menggunakan eluen etil asetat : metanol : air . :1:. , noda diamati menggunakan sinar UV 254 nm Dragendorff. Bercak yang menandakan adanya alkaloid adalah bercak dengan warna jingga, hitung harga Rf. HASIL Uji sitotoksik secara In Vitro. Uji sitotoksisitas terhadap sel kanker merupakan pengujian dasar yang umum pada obat antikanker maupun senyawa Melalui parameter IC50. Nama Penulis Adeanne C. Wullur. Jonathan Schaduw. Andriani N. Wardhani Utari K. Eka NursaA tri . Intan Sari A. RaA ka Sari. Winda AgnesSri Harti. senyawa/bahan yang diujikan. Salah satu metode yang umum digunakan untuk uji sitotoksisitas secara in vitro adalah metode MTT. Adapun perinsip pengujian ini adalah reduksi garam kuning tetrazolium MTT oleh enzim reduktase, suksinat tetrazolium yang masuk ke dalam rantai respirasi. Judul Tujuan Identifikasi alkaloid pada daun sirsak (Annona muricata Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi alkaloid (Annona muricata L. Kegunaan (Annona muricata L) untuk Hasil Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian deskriptif yang dilakukan di Penelitian dilaksanakan di Farmakognosi. Politeknik Untuk mengetahui Senyawa acetogenins kegunaan daun sirsak dan yang terdapat pada dapat membunuh sel daun mempunyai kegunaan berbagai macam sel Cisannonacin memiliki 000 kali mengatasi kanker. Lusiana Arifianti,Suk ardiman,Herr a studiawan Uji aktivitas ekstrak biji sirsak (Annona muricata L. )terhadap sel kanker mmalia secara invitro Penelitian ini dilakukan untuk uji aktivitas anti kanker ekstrak biji sirsak terhadap beberapa sel kanker mamalia yaitu (T47D),kolon(WiD. ,ser viks(HeL. dan nasovaring(RAJI)secara Uji sitotoksik secara Vitro. Uji terhadap sel kanker merupakan pengujian dasar yang umum pada obat antikanker Melalui IC50, dapat dilihat senyawa/bahan yang Salah satu metode yang umum digunakan untuk uji sitotoksisitas secara MTT. Adapun pengujian ini adalah reduksi garam kuning MTT oleh enzim reduktase, suksinat tetrazolium yang masuk ke dalam rantai respirasi pada PEMBAHASAN Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan mekanisme tidak normal dan kelangsungan hidup, proliferasi dan diferensiasi sel. Jika penyebaran kanker tidak terkontrol maka dapat menyebabkan (Hondermarck. Pengobatan kanker secara medis memerlukan biaya yang sangat tinggi. Dalam beberapa dekade terakhir, praktisi medis setidaknya telah memiliki tiga metode pengobatan kanker, yakni tindakan bedah, radiasi dan kemoterapi. Sebanyak sepertiga penderita kanker diperkirakan dapat disembuhkan melalui modalitas terapi yang bersifat lokal . indakan bedah dan radias. , namun bagi duapertiga lainnya terutama yang penyakit kankernya telah mengalami mikrometastasis ke organ tubuh lain, diperlukan modalitas terapi yang bersifat sistemik . Daun sirsak mempunyai kasiat yang manjur untuk menyembuhkan penyakit kanker. Daun sirsak menjadi alternatif banyak pasien untuk mengobati yang mana daunnya mudah di dapat dan rasanya juga enak. Kandungan acetoginin dalam daun sirsak mempunyai manfaat untuk menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo. Banyak pasien kanker mempercayai manfaat dari daun sirsak sebagai salah satu alternatif untuk mengobati kanker. Daun sirsak sel-sel abnormal, serta membiarkan sel-sel yang tumbuh normal. Kanker dikenal sebagai penyakit yang paling ditakuti karena proses penyembuhan dan pengobatannya sangat mahal. Akibat yang ditimbulkan juga sangat fatal. Penyembuhan kanker secara medis biasanya ditangani dengan kemoterapi, operasi, dan radioterapi. Faktor eksternal yang dapat menyebabkan kanker, yaitu radiasi, radikal bebas, sinar ultra violet, virus, infeksi, rokok, dan bahan kimia dari makanan. Sementara faktor internal yang menyebabkan kanker yaitu faktor genetik atau bawaan, faktor hormonal, faktor kejiwaan, dan kekebalan tubuhA. KESIMPULAN Dari ketiga artikel dapat disimpulkan bahwa Senyawa acetogenins yang terdapat pada daun sirsak mempunyai kegunaan untuk membunuh berbagai macam sel kanker. Cis-annonacin memiliki potensi 10. 000 kali lebih besar Alkaloid pada daun sirsak (Annona muricata L. ) dapat diidentifikasi dengan cara mereaksikan dengan pereaksi Bouchardat dan kromatografi lapis tipis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daun sirsak (Annona muricata L. ) mengandung senyawa Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang efek farmakologi alkaloid pada daun sirsak (Annona muricata L. ) dalam dunia Pada ektrak etanol biji sirsak beberapa sel kanker mamalia(T47D ,HeLa,WiDr, dan Raj. secara in vitro menggunakn metode MTT assay dengan potensi hambatan tinggi terhadap sel kanker serviks. DAFTAR PUSTAKA