e-ISSN 2746-3656 doi: https://doi. org/10. 24114/jfi. Jurnal Fibonaci Volume 05. : 26 - 31, 2024 ETNOMATIKA: Eksplorasi Materi Garis dan Sudut Pada Tari Rodat Kota Pekalongan Ila Khayati Muflikhah1. Karno Utomo2. Indah QonaAoah3. Umi Mahmudah4 MI Soko Kota Pekalongan, 2,4UIN K. Abdurrahman Wahid Pekalongan, 3MA Hisna Kota Pekalongan Email: 1ilakhayatimuflkh22@gmail. com, 2tomoutomo829@gmail. com, 3indahqonaah77@gmail. 4umimahmudah@uingusdur. Diterima 23 Mei 2024, disetujui untuk publikasi 31 Juli 2024 Abstrak. Setiap daerah memiliki kebudayaan yang berbeda-beda melambangkan ciri khas masyarakatnya, begitupun Kota Pekalongan. Kota Pekalongan yang terkenal dengan AunyantrinyaAy dan batiknya juga memiliki kesenian tari dengan iringan musik Islami. Di dalam kebudayaan tentunya terdapat nilai pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor etnomatika pada gerak Tari Rodat Kota Pekalongan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian lapangan . ield researc. , dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah itu dianalisis dengan menggunakan tiga teknik seperti reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu. Gerakan pada Tari Rodat terkesan tegas dan mengandung gerakan pencak silat, . Ditemukannya etnomatika berupa macam-macam garis dan sudut. Garis yang ditemukan seperti garis sejajar, tegak lurus, dan berpotongan. Sedangkan sudut yang ditemukan pada tari ini yakni. sudut lancip, sudut tumpul, sudut siku-siku, sudut lurus, sudut refleks, dan sudut putaran penuh. [ETNOMATIKA: EKSPLORASI MATERI GARIS DAN SUDUT PADA TARI RODAT KOTA PEKALONGAN] (Jurnal Fibonaci, 05. : 26 - 31, 2. Kata kunci: Etnomatika. Tari Rodat. Garis. Sudut Pendahuluan Kesenian merupakan budaya yang melekat pada kehidupan manusia. Kesenian juga menjadi ciri khas daerah yang mencerminkan budaya, adat istiadat, atau kebiasaan masyarakat setempat (Luthfiana et al. , 2. Sejalan dengan pendapat Jazuli bahwa kesenian tradisional merupakan perwujudan sikap atau moral masyarakatnya berdasarkan cara pandang tentang kehidupan (Jazuli, 2. Sebab melalui kesenianlah para seniman mampu mengekspresikan perasaan Kesenian juga dapat berpengaruh dalam bidang pendidikan. Karena terdapat unsur-unsur moral yang dikemas melalui karya seni. Kesenian dan pendidikan merupakan dua unsur yang tak terpisahkan. Panjaitan berpendapat bahwa jika terjadi perubahan dalam kesenian maka akan berpengaruh pada pendidikan begitupun sebaliknya (Panjaitan et al. Karena melalui kebudayaan lokal kita belajar tentang kehidupan, nilai moral, dan praktik yang berkembang di masyarakat (Megiyono et al. sehingga diharapkan melalui kesenian yang udah menjadi warisan nenek moyang kita tetap menjadi pribadi yang santun sebagaimana ciri khas pribumi. Kebudayaan yang dimiliki Indonesia sangat beragam mulai dari rumah adat. Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan pakaian tradisional, tari tradisional, dan masih banyak lagi. Kebudayaan di setiap daerah tentunya berbeda-beda, seperti di Pekalongan. Jawa Tengah. Pekalongan terkenal dengan sebutan AuKota BatikAy dan slogan santrinya. Tentunya budaya yang tercipta pun tak jauh dari sifat agamis, seperti Tari Rodat. Tari Rodat merupakan bagian dari kesenian sirkus kuda kembar. Tarian ini diiringi lantunan sholawat berupa puji-pujian kepada Allah SWT ataupun dinyanyikan dengan laguu berbahasa Arab. Gerakan dalam tarian ini pun tegas namun luwes (Atika & Roni, 2. dalam tarian ini pun terdapat unsur matematika berupa sudut. Adanya unsur matematika dalam Tari Rodat menunjukkan adanya hubungan antara kebudayaan dan pendidikan. Sejatinya bekal ini dapat dikembangkan menjadi materi lokal yang mengiintegrasikan antara budaya lokal dengan Namun, sayangya budaya lokal mulai terkikis seiring derasnya arus globalisasi (Dhani et al. , 2. Agar Tari Rodat tetap lestari, maka harus dilakukan revitalisasi kebudayaan. Revitalisasi merupakan suatu langkah untuk melestarikan dan menghidupkan kembali warisan yang hampir punah (Shaleh et al. , 2. Salah satu cara merevitalisasi kebudayaan Tari Rodat yaitu Ila Khayati Muflikhah. Karno Utomo. Indah QonaAoah. Umi Mahmudah melalui pendidikan dengan menggunakan Hal dikarenakan dalam kesenian tari rodat mengandung unsur-unsur matematika khususnya materi garis dan sudut. Melalui etnomatika ini dapat mengingatkan dan meningkatkan antusias para pemuda agar membudayakan dan menjaga kesenian tari rodat, sehingga kesenian ini tidak akan lekang oleh Etnomatika merupakan suatu ilmu yang membahas tentang lingkungan sosial (Surya Ibrahim et al. , 2. Etnomatika juga bisa dikatakan sebagai rumpun ilmu yang mempelajari penemuan kebudayaan (Afidatuzzaro, 2. Biasanya masyarakat yang berprofesi sebagai petani, buruh, dan anak-anak dari kalangan tertentu (Nurhasanah & Nitta, 2. Sebenarnya, etnomatika sudah digunakan sejak dahulu kala. Masyarakat sudah terbiasa mengaitkan ilmu matematika pada kehidupan sehari-hari dengan tujuan agar memudahkan hidup mereka. Misalnya, ketika memilih lokasi bermain (Rakhmawati, 2. Oleh karena itu, peneliti tertarik mengkaji lebih dalam etnomatika pada tari rodat materi Garis dan Sudut. Hal ini dikarenakan gerakan Tari Rodat mengandung unsur-unsur pencak silat. Tari Rodat berasal dari daerah Pekalongan. Jawa Tengah. Letak geografis Pekalongan sendiri berada di 60 50Ao 42" - 60 55Ao 44Ay Lintang Selatan dan 1090 37Ao 55Ay - 1090 42Ao 19Ay Bujur Timur Kota Pekalongan memiliki 4 Kecamatan dan 27 Kelurahan (Sofyaningrum & Faujiyah, 2. Kota Pekalongan juga terkenal dengan toleransi Hal ini dibuktikan dari beragamnya agama yang ada di Kota Pekalongan mulai dari Islam. Katolik. Kristen. Kong Hu Cu. Hindhu, dan Budha. Sedangkan untuk ethnisnya didominasi oleh Suku Jawa (Wikipedia, n. Tari Rodat sendiri merupakan bagian dalam kesenian sirkus kuda kembar. Kesenian kuda kembar sendiri sudah ada sejak tahun 1977. Gerakan yang ditampilkan dalam kesenian ini berupa gerakan pencak silat yang dimainkan oleh kelompok remaja putri dengan iringan musik bernuansa Islam (Prasetyo et al. , 2. Biasanya berupa sholawat, lagu arab, atau iring-iringan lain yang berbau Islam. Gerakannya pun menantang dan tegas seolah-olah menggambarkan kepekaan untuk melindungi diri. Sedangkan tari rodat biasanya ditampilkan sebagai pembuka dalam pertunjukkan akrobatik kuda kembar (Sandika et , 2. Biasanya Tari Rodat dibawakan oleh kelompok yang terdiri atas 10-16 penari perempuan yang berusia sekitar 7-12 tahun. Gerakan yang dipakai rampak dan dinamis. Tarian Rodat ini biasanya menggunakam gerakan silat yang dikenal dengan sebutan pasal. Gerakannya pun hanya diulang-ulang seperti Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 2 C Juli - Desember 2024 tepuk tangan, ukel, dan pindah tempat. Kostum yang biasa dikenakan penari rodat biasanya bewarna cerah dan penarinya menggunakan celana yang diberi tapih. Ikat kepala menggunakan sorban biasanya bewarna putih (Lestari, 2. Berdasarkan latar belakang diatas peneliti bermaksud untuk meneliti dan mengkaji mengenai TeknimTNOMATIKA: eksplorasi materi garis dan sudut pada Tari Rodat Kota Pekalongan. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian berupa penelitian lapangan . ield researc. Penelitian ini merupakan salah satu penelitian kualitatif yang peneliti secara langsung terjun dilapangan untuk melihat peristiwa atau fenomena yang terjadi secara real atau nyata(Warren, 2. Tujuannya agar peneliti memeproleh data yang akurat tentang Tari Rodat Pekalongan yang kemudian dikaitkan dengan pembelajaran matematika materi sudut dan garis. Subjek dari penelitian ini yaitu penari dari sanggar tari Kaloka Pekalongan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan Teknik observasi digunakan peneliti untuk melihat dan mengamati setiap gerakan tari rodat pekalongan, kemudian peneliti melanjutkan dengan menggunakan teknik wawancara untuk memperdalam dan menambah data mengenai sudut dan garis yang terbentuk dari tari rodat pekalongan melalui wawancara dengan narasumber. Selanjutnya peneliti menggunakan teknik dokumentasi dengan mendokumentasikan tari rodat baik foto maupun video guna mendukung data yang sudah didapat. Setelah data terkumpul peneliti melakukan analisis data dengan tiga teknik yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data digunakan peneliti untuk memiliih, memilah dan menyaring antara data yang sesuai dengan penelitian dengan data yang diluar dari Kemudian dari hasil reduksi data tersebut peneliti menyajikan data tersebut dengan mendeskripsikannya dan terakhir data yang sudah disajikan menjadi bahan peneliti dalam menarik kesimpulan, kesimpulan ini yang menjadi argumen dari peneliti yang harus ada dalam sebuah penelitian. Hasil dan Pembahasan Konsep Garis dan Sudut Garis merupakan gabungan dari titik-titik yang memanjang dua arah. Garis hanya memrupakan bangun satu dimensi dan dianggap ETNOMATIKA: Eksplorasi Materi Garis dan Sudut Pada Tari Rodat Kota Pekalongan tidak mempunyai panjang yang terbatas. Kedudukan sebuah garis bermacam-macam Garis sejajar Suatu garis dikatakan sejajar apabila berada pada satu bidang datar dan tidak akan pernah bertemu atau berpotongan apabila ditarik tah Gambar 4. Garis Tegak Lurus Sedangkan sudut merupakan dua pertemuan yang bertemu pada pangkalnya atau disebut titik Dalam ilmu matematika sudut didenotasikan dengan symbol memiliki beragam jenis diantaranya: Sudut lancip Besar sudutnya kurang dari 90A Gambar 1. Garis Sejajar Garis Berpotongan Suatu garis dikatakan berpotongan apabila dua buah garis saling bertemu dan memiliki satu titik potong yang disebut titik persekutuan. Gambar 5. Sudut Lancip Gambar 2. Garis Berpotongan Garis Berhimpit Suatu garis dikatakan berhimpit apabila memiliki minimal dua titik potong. Misalnya ketika jarum jam menunjukkan angka dua belas . Gambar 6. Sudut Siku-Siku Sudut tumpul Besar sudutnya lebih dari 90A tetapi kurang dari 180A. Gambar 3. Garis Berhimpit Garis Tegak Lurus Jika suatu garis membentuk sudut siku-siku, maka dikatakan tegak lurus. (Tsanawiyah, 2. Sudut siku-siku Besar sudutnya dari 90A. Gambar 7. Sudut Tumpul Sudut lurus Besar sudutnya 180A. Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 2 C Juli - Desember 2024 Ila Khayati Muflikhah. Karno Utomo. Indah QonaAoah. Umi Mahmudah Gambar 8. Sudut Lurus Sudut refleksi Besar sudutnya diantara 180A dan 360A Gambar 9. Sudut Refleksi Sudut putaran penuh Besar sudutnya satu lingkaran penuh yaitu 360A (Qotrunnada, n. Tsanawiyah, 2. Gambar 12. Tongkat Membentuk Tanda Silang Pada gerakan ini membentuk konsep matematika sudut dan garis secara bersamaan. Sudut yang terbentuk ialah sudut siku-siku yang ditafsirkan melalui gerakan tangan dan tongkat yang saling berhubungan. Sedangkan konsep matematika garis yang terbentuk ialah garis tegak lurus karena membentuk sudut siku-siku 90A. Gambar 10. Sudut Satu Putaran Penuh Eksplorasi Etnomatika pada Tari Rodat Gerakan pada tari rodat terkesan lugas dan mengandung unsur seni bela diri pncak silat. Pada tari rodat, biasanya penari menggunakan tongkat sebagai property tari. Berikut analisis etnomatika tari rodat pada materi garis dan sudut. Konsep matematika yang ditemukan pada gerakan tari di bawah ini yaitu garis sejajar. Hal ini dikarenakan ke empat penari saling berhadapan seolah-olah membentuk titik sudut yang saling Gambar 11. Badan Saling Berhadapan Antar Penari Konsep matematika yang ditemukan dalam gerakan di atas yaikni garis yang saling Garis ini terbentuk dari kedua property berupa tongkat penari yang saling bertemu di satu titik potong. Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 2 C Juli - Desember 2024 Gambar 13. Tongkat Didorong Ke Depan Membentu Siku-Siku Gerakan tari rodat di atas ditemukan konsep matematika sudut lancip. Sudut lancip ini terbentuk melalui tangan yang diletakkan di pinggang penari. Sudut lancip besarnya kurang dari 90A. Gambar 14. Tangan Disikukan Ke Samping Badan Konsep matematika yang terbentuk dari gerakan tari di atas ialah sudut lurus. Hal ini dikarenakan penari mendorong ke depan tongkatnya menggunakan kedua tangan shingga membentuk sudut lurus 180A. ETNOMATIKA: Eksplorasi Materi Garis dan Sudut Pada Tari Rodat Kota Pekalongan Gambar 15. Tongkat Penari Direntangkan Ke Depan Membentuk Garis Lurus Pada gerakan berikut penari berputar dengan satu tumpuan, sehingga mirip dengan sudut refleksi yang putarannya lebih dari 180A tetapi kurang dari 360A. yang berusia 7-12 tahun. property yang digunakan biasanya tongkat bewarna merah putih melambangkan bendera Indonesia sebagai Adapun matematika pada Tari Rodat yaitu materi garis dan Keselarasan antara tari rodat dengan materi pengembangan media ajar yang dikaitkan dengan budaya lokal, sehingga peserta didik bisa memahami secara konkret dan kebudayaan tetap Daftar Pustaka