Ekono Insentif | ISSN . : 1907-0640 | ISSN . : 2654-7163 DOI: https://doi. org/10. 36787/jei. | Vol. 16 | No. 1 | Halaman 53-62 April 2022 Efek Prilaku Prososial Masyarakat di Masa Pandemi (Studi Kasus Prososial Warga Rw 05 di Kelurahan Cigadun. Toteng Suhara Universitas Wanita International toteng@iwu. Abstrak - Perbedaan reaksi masyarakat terhadap istilah pandemi berefek pada prilaku sosial dan presepsi yang berbeda serta menghambat proses komunikasi antara satu dengan lainnya layak untuk diteliti . Tujuan yang akan diteliti adalah komunikasi prilaku prossosial di masyarakat. Hasil dari penelitian tersebut adalah ada proses komunikasi yang terjadi antara warga masyarakat dan saling motivasi yang berefek terhadap berprilaku prososial diantara . Prilaku prososial berangkat dari pensikapan sebagian masyarakat terhadap penderita covid 19. yang menjadi objek penderita. Presepsi penderita terhadap isolasi mandiri seolah penjara yang memutuskan hubungan secara sosial dan ekonomi memicu sebagian warga yang lainnya untuk prososial dengan bentuk bantuan untuk kebutuhan konsumsi sehariharinya serta menyampaikan pesan komunikasi untuk menjaga protokol kesehatan selama masa pandemi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa proses komunikasi massa tidaklah berjalan secara sederhana. Setiap pesan yang disampaikan melalui media massa kepada komunikan tidak semuanya diterima, namun khalayak mencari saluran media lain termasuk media sosial atau menemui orang lain yang dipandang memiliki kapasitas informasi yang cukup dan dianggap sebagai opinion Kata Kunci : Prososial. Opinion Leader,Covid 19 Abtract - The reaction of the community for term pandemic affect the social and civil presepsi different and the process of inhibiting communications between each orther worthy to be researched. Would check purpose in communcation unmannerly prososial in the community. The result of the research is there was a process of communication that occur between residents and each other a motivation that affect to berprilaku prososial of unmnnelly prososial depart from pensikapan some in the community against patients covid 19 who are the objects of patients. Presepsi patiens to isolation mandiri as if cut ties in social and economic trigger some orther people to do prososial whit form of assistance for consumption needs daily And convey a massage communication to keep protocol health during the pandemics. The conclusion of this study process run in miss communications is not simple. Not all message conveyed through mass media to communicants are accepted, but audiences seek other media channels including social media or meet other people who are seen as having sufficient information capacity and considered as opinion Ekono Insentif - 53 EFEK PRILAKU PROSOSIAL MASYARAKAT DI MASA PANDEMI (STUDI KASUS PROSOSIAL WARGA RW 05 DI KELURAHAN CIGADUNG) Keywords: Prosocial. Opinion Leader. Covid 19 PENDAHULUAN Covid 19 adalah kata yang telah Reaksi masyarakat terhadap kata tersebut berbeda-beda keadaan dirinya dan anggapan mereka virus tersebut. Informasi bahaya virus ini di awal kemunculnya berbagai respon dari masyarakat kususnya Indonesia. Sebagian mereka mulai berhati-hati seta melaksanakan protokol kesehatan, disamping tidak peduli dan terkesan meremehkan bahkan candaan pun ada, tidak hanya masyrakat biasa namun pejabat pun masih terkesan meremehkan dan tidak melakukan penyikapan dan persiapan untuk mengantsipasinya wabah ini . Setelah Covid 19 mulai menyebar dengan cepat ke berbagai daerah dan bahkan negara telah menutup akses keluar masuk, namun pemerintah dan warga Indonesia terkesan santai dan pencegahan terhadap virus ini. Tindakan yang lambat dari pemerintah semakin membuka ruang penularan covid lebih luas. Sementara pemberitaan pandemic sudah semakin intensif dilakukan melalui media sosial. Meskipun media dengan kekuatan bahaya pandemi tersebut, namun menyikapinya tetap beragam . apa yang disampaikan media tersebut tidak selalu seirama dengan keinginan masyarakat sebagai khalayak kecuali Masyrakat memerlukan informasi itu melalui komunikan sebagai opinion Leader yakni dalam hal ini adalah pemerintah. Setelah WHO ditetapkan status Global Pandemi pada tanggal 11 Maret 2020, pemerintah Indonesia mulai keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid 2. , serta Undang- undang no. 2 Tahun 2020 tentang kebijakan keuangan dan stabilitas sistem keuangan penanganan Pandemi Covid 19 dan peraturanperaturan terkait lainnya. Penanganan, dan/atau pencegahan pandemi Covid 19 kesehatan, ekonomi dan sosial menjadi Pemerintah Indonesia memperketat protokol kesehatan untuk mencegah menyebarnya virus tersebut. Pesan itu disampaikan melalui berbagai media masa baik cetak maupun elektronik, juga membentuk gugus tugas penanganan covid 19 ini, dari mulai Pusat sampai hingga organisasi masyarakat (RW/RT). Teori peluru atau jarum hipodermik yang diungkapkan Wilbur Scramm beranggapan bahwa media dengan kekuatannya mampu menembus secara langsung kalayak, sebab media yang memiliki kekuatan yang sangat perkasa dengan kekuatan propagandanya itu mampu menembus dan menjerembab semua khalayak. Walaupun selanjutnya Anggapan Lazersfeld bahwa sebagian besar orang tdak menerima secara langsung dari efek Ekono Insentif - 54 TOTENG SUHARA Khalayak aktif mencari chanel lain dari tangan kedua sebagai opinion leaders. ara pemuka pendapa. yang memiliki akses lebih dahulu. Ada kalanya efek yang timbul berlainan dengan tujuan si penembak. secara aktif mencari yang diinginkannya dari media massa. Apabila mereka menemukannya mereka melakukan interprestasi sesuai presdiposisi dan kebutuhan mereka. Kata Pandemi menjadi simbol komunikasi di massa covid 19 ini , baik komunikasi massa mapun komunikasi antar pribadi. Istilah pandemi ini menjadi hal yang dikedepankan oleh setiap orang, reaksi itu dilakukan dalam upaya upaya untuk mencegah terjadi Semakin mudahnya virus dan menyebar ke setiap daerah itu maka semakin bertambahnya memperburuk kekalutan pikiran sosial yang mengakibatkan terjadi perbedaan sikap dan prilaku antara manusia satu dengan lainnya baik dalam perubahan sosial maupun komunikasi. Pada bulan April 2021 yang lalu, kasus Covid 19 di Kota Bandung memulai memuncak. Pasen Covid 19 terjadi kenaikan berdasarkan data Dinkes Kota Bandung. Penyebaran virus corona terus di cari Pemerintah Kota Bandung kesejumlah kecamatan berdasarkan kasus positif yang sudah Hasilnya, dinkes mencatat kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Bandung mencapai 2. 207 orang yang tersebar hampir di seluruh kecamatan Cibeunying Kaler salah satunya dengan jumlah penduduk yang cukup padat yaitu di kelurahan Cigadung. Selain itu. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami peningkatan menjadi 265 orang. Pemberlakukan PSBB di kota Bandung ditanggapi secara beragam, apalagi PSBB tersebut diberlakukan hingga kesekup yang lebih kecil ke tingkat RW dan RT. Secara tidak langsung PSBB telah memberikan efek baik ekonomi maupun sosial. Jalannya aktivitas dipasar-pasar tradisional, mall. PSBB laksanakan, memunculkan presepsi dan prilaku sosial yang berbeda-beda serta terhadap protokol kesehatan . Warga kota Bandung khususnya di Cibeunying kaler masih sulit melaksanakan protokol kesehatan dan terhindar dari masalah kerumunan dan jaga jarak. Kegiatan lain pesta yang mengundang kerumunan dilaksanakan di Gedung dan hotel di batasi jumlah dan harus melapor kepada pihak aparat dan satpol PP. Sementara setempat masih tetap berjalan pesta tersebut seperti biasanya . Pemkot Bandung memberlakukan PSBB dengan sekup lebih kecil hingga level RW yang disebut PPKM Mikro dengan tujuan agar kegiatan 3T (Testing. Treacing, dan treatmen. berjalan efektif. Namun upaya yang dilakukan melalui satgas covid yang telah dibentuk hingga tingkat RW penerimaan dimasyarakat semakin rumit. Tidak mudah mengubah cara pandang sebagian masyarakat terhadap bahaya pandemi tersebut, bahkan sebagaian sebagian warga menganggap bahwa tindakan pemkot tersebut dianggap hanya menghambat aktivitas mereka saja. Ketidakpastian kapan wabah akan berakhir menambah kebingungan bagi masyarakat. Di sisi lain fenomena pandemi bagi kelompok masyarakat tertentu, membuat mereka Ekono Insentif - 55 EFEK PRILAKU PROSOSIAL MASYARAKAT DI MASA PANDEMI (STUDI KASUS PROSOSIAL WARGA RW 05 DI KELURAHAN CIGADUNG) baik prilaku dan pola komunikasi yang tidak normal. Sementara bagi golongan menengah ke bawah secara ekonomi termasuk sektor UMKM, mereka bingung memikirkan nasib mereka yang paling merasakan Kehidupannya berjalan seperti biasa tanpa adanya pencaharian saja membuat mereka masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup apalagi keadaan pandemik saat ini menambah parahnya apabila terinfeksi virus Corona itu Pemerintah telah menyiapkan penerapan PSBB, namun masih jauh kebutuhan dan sering kali menuai kontroversi bagi korban dampak covid 19 diantara satu dengan yang lainnya karena tidak merata. Sementara bagi penderita covid yang seharusnya menjadi perhatian secara khusus luput dari perhatian Perhatian yang diterima terhadap penderita lebih kepengawasan pada aspek perkembangan klinis, sementara terhadap aspek kebutuhan Penderita dan keluarganya merasa terkucilkan melihat penyikapan warga sekitar terhadapnya. Informasi melalui media sosial (Wats U. tentang meningkatnya kasus covid terus mengundang kekhawatiran saling curiga. Keadaan ini memicu sebagian warga untuk berempati dan memotivasi sebagian warga untuk turun tangan membantu dengan cara dan kondisi masing-masing baik perorangan Menyikapi permasalahan ini Satgas covid RW 05 kelurahan Cigadung membentuk dapur meringankan beban penderita untuk kebutuhan makanan sehari-harinya. Pemberitaan dapur umum yang disebarkan warga baik lisan secara langsung maupun melalui media sosial (WhatAos U. memicu sikap prososial warga dan lembaga ProLima DKM Al Multazam. Efek pemberitaan tersebut secara efektif telah membentuk prilaku prososial di wilayah tersebut dipandang perlu untuk dilakukan penelitian dengan judul Efek Prilaku Prososial di masa pandemi . tudi kasu. prososial warga 05 di kelurahan Cigadun. Focus Penelitian Studi ini akan mengunkapkan proses prososial masyarat di masa Sementara di masa pandemi umumnya cenderung sebagian warga menutup diri dan menghindari karena takut tertular sebagian lagi termotivasi melakukan proses prososial dengan interaksi tersendiri berkomunikasi antara satu dengan yang Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui proses komunikasi yang berefek terhadap proses prososial di masyarakat di masa pandemi METODE PENELITIAN Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi kasus Metode studi kasus ini meruapakan salah satu jenis penelitian kualitatif Penelitian ini memusatkan secara intensif pada satu objek sebagai suatu kasus. Peneliti melakukan eksplorasi terhadap entitas yang dibatasi oleh waktu, aktivitas dan pengumpulan selama waktu tersebut. teknik pengumpulan data dilakukan Ekono Insentif - 56 TOTENG SUHARA dalam studi kasus ini terdiri dari dokumen yang terdiri dari surat, laporan peristiwa, observasi langsung serta observasi partisipan . Analisis data bersifat deskriptif terinci tentang kasus dengan hasil penelitian kualitatif lebih menggambarkan perbedaan indiviual atau variasi unik. Jenis penelitian ini dipilih karena penulis adalah pengurus Akademi Al Multazam dan warga RW 05 Cigadung. Penelitian kualitatif sering disebut sebagai penelitian yang bersifat Objektif dan dalam penelitian ini adalah ProLima sebagai komunitas sosial dan opinion leaders di masa pendemi bagi masyarakat Cigadung Kota Bandung HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian menyebutkan bahwa prilaku prososial salah satu bentuk prilaku yang muncul Sehngga melahirkan tindakan yang direncanakan untuk menolong orang. Menurut Myer. alam sarwono,2. , prilaku sosial merupakan tingkah laku positif yang menguntungkan dan membuat kondisi perasaan dan fisik orang lain lebih baik dilakukan dengan suka rela. Pemberitaan bahaya pandemi melalui media massa ditanggapi warga berbeda-beda sebab efek media terhadap khalayak selalu tidak sama informasi diterimanya. Audien memiliki menggunakan media. Audien lebih banyak menerima pesan melalui hubungan atau kontak dari orang lain daripada langsung dari media. Media massa merupakan sarana utama dalam sistem komunikasi massa. Yaitu komunikasi yang memusatkan perhatian pada unsur-unsur yang terlibat dalam tindakan komunikasi seperti sumber, khalayak, pesan, proses dan kontek. Laswell mendefinisikan komunikasi sebagai suatu kegiatan penyampaian pesan oleh komunikator kepada menimbulkan efek tertentu. Menurut Laswell terdapat 5 unsur penting dalam komunikasi yaitu . who, say what,in which channel, to home dan whit what Konsep menggambarkan kasus yang terjadi masyarakat akibat pemberitaan yang disikapi secara beragam di kelurahan Cigadung. Kelurahan Cigadung adalah warga yang jumlah pendududuk relative lebih padat dibandingkan dengan tiga Cibeunying Kaler Kota Bandung. Jumlah Penduduk di Kecamatan Cibeunying Kaler per semester II di tahun 2019 783 dengan jumlah laki Ae 784 dan perempuan 34. Dari empat kelurahan di Kecamatan Cibeunying Kaler ini, kelurahan Cigadung . Kelurahan Neglasari . Kelurahan Sukaluyu dan Ciahurgeulis Maka Cigadung paling banyak penduduk 554 orang, sedangkan yang paling sedikit kelurahan Neglasari dengan jumlah 9. 475 orang. Kelurahan Cigadung memiliki 15 RW, antara RW 1 sampai 15 Cigadung memiliki terdapat berbagai karakter penduduk yang secara sosiologis mempengaruhi pola komunikasi antara satu dengan yang Untuk warga Cigadung di setiap RWnya pendatang dan warga asli komposisi 7080% penduduk komplek pendatang 2030%. Sedangkan sebagian kecil RW di dominasi warga asli. Warga komplek yang dimaksud adalah warga pendatang Ekono Insentif - 57 EFEK PRILAKU PROSOSIAL MASYARAKAT DI MASA PANDEMI (STUDI KASUS PROSOSIAL WARGA RW 05 DI KELURAHAN CIGADUNG) yang berdomisili dalam satu lingkungan dan terpisah rumah penduduk asli dengan batas tertentu. warga komplek pada umumnya cenderung menutup diri kecuali karena kepentingan tertentu. sementara warga penduduk asli setempat cenderung terbuka dan seringkali tidak patuh terhadap protocol kesehatan kecuali sebahagian kecil. Untuk sebagian besar warga komplek tidak terlalu sulit untuk mengikuti anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan bahkan cendrung Meskipun membatasi dalam sosialisi akses komunikasi berjalan melalui channell yang lain. Sementara warga setempat sebagian sosialisasi dan tatap muka, dibanding dengan komunikasi melalui channel Desain pesan dan strategi komunikasi yang disiapkan opinion learders menjadi sangat penting agar komunikasi sosial berjalan secara Tinggi rendahnya kasus positif yang saling berganti antar kecamatan satu dengan yang lainnya ,pemerintah memberikan kategori kerentanan Covid hitam,merah, orange, kuning dan hijau. Penetapan zona pada setiap fenomena bagi masyarakat baik secara ekonomi maupun sosial . Tindakan antisipasi penyebarn covid 19 sudah dilakukan dengan beberapa tahap dengan prosedur yang sama dari PSBB,PPKM PPKM-Mikro. Cibeunying Kaler telah melaksanakan sosialisasi tentang PPKM Mikro ini pada tanggal 23 februari 2021 bertempat di Aula kelurahan Cigadung. Paparan itu disampaikan oleh kapolsek cibeunying kaler Polrestabes Bandung Kompol Arsyad S. Ip di saat rapat koordinasi RwRW sekelurahan Cigadung Kecamatan Cibeunying Kaler. Arsyad menyampaikan bahwa perpanjangan PSBB ini berdasarkan dua perwal sekaligus yang pertama perwal no. taun 2021 tentang pemberlakuan besar(PSBB) secara proporsional dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid 19 dan Perwal no 5 taun 2021 pembatasan berskala mikro(PPKM) pengendalian Covid 19. Tujuan dari PPKM Mikro melakukan fungsi pencegahan melalui sosialisasi dan penerapan 3M dan pembatasan mobilitas. Sedangkan kesehatan. T) Karantina vaksinasi,dampak ekonomi dan sosial yang ketiga fungsi pembinaan yakni penegakkan disiplin dan Sedangkan yang keempat fungsi Pendukung yakni pencatatan dan pelaporan,Logistik, administrasi dan Sosialisasi PPKM Mikro tersebut ketua RW dibantu oleh PKK RW memiliki peran stratetegis untuk menyampaikan lagi sosialisasi tersebut pada masyarakat di tahap selanjutnya . Masing-masing Ketua RW dan PKK sebagai opinion Leaders memiliki latar belakang dan pendidikan yang berbedabeda yang memungkinkan memiliki tafsiran yang berbeda-beda terhadap informasi yang diterima. Sehingga Opinion Learders melakukan strategi komunikasi serta model desain pesan agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Ekono Insentif - 58 TOTENG SUHARA Efek pandemi terhadap persoalan hidup telah menyentuh kebutuhan dasar hidup yang lebih luas. Propaganda media akan bahaya pandemi itu menimbulkan presepsi yang menjadi rumit bagi warga . Janji pemerintah untuk membantu sebagai kompesasi selama pandemic pun memberikan kepuasaan seutuhnya. Warga terdampak covid 19 semakin bertambah dengan berbagai kasus, salah satunya di wilayah Cigadung RW 05 menurut salah satu informan Darsono Adi yang terdampak covid 19 ada 172 Adanya pandemi ini telah membawa pengaruh positif maupun negatif pada proses komunikasi baik pada prilaku ekonomi maupun prilaku Pengaruh negatif pada proses komunikasi cenderung pasif, tidak peduli Sementara pengaruh positif, memicu kesadaran makhluk yang tanggung jawab sosial serta tuntutan untuk keselamatan dirinya sendiri. menurut Gerbner di awali dengan satu (Preseps. , meskipun presepsi tersebut tidak lepas dari suatu peristiwa. Tanpa ada peristiwa tidak akan adanya muncul presepsi dan dengan tidak munculnya presepsi maka tidak akan terjadi Efek umumnya orang memilih menghindar menjauh dan terkesan menyelamatkan diri masing-masing sesuai dengan Sementara penderita diponis Covid 19 dipresepsikan sebagai dipersalahkan warga bahkan dikecam sehingga penderita covid 19 lebih memilih menutup diri dan bersikap masing-masing. Upaya pencegahan yang dilakukan satgas covid di tingkat ke RW cenderung stagnan selama tidak ada pengaduan dari warga sementara Di sisi lain sebagian presepsi warga bertidak strik seperti menutup jalur lalu lintas warga,portal yang sering kali urgensinya tidak terlalu tepat dan terkesan mengambat rutinitas. Sebagian penderita covid yang ditangani oleh pihak rumah sakit di awasi secara ketat, sebagian penderita lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing keluarga yang lainnya. Selama isolasi mandiri satgas covid membentuk dapur umum serta melakukan komunikasi intensif antara penderita dan pihak pemantauan secara ketat . Satgas Covid RW 05 (RW) mengumpulkan PKK pemantauan secara rutin terhadap aktivitas penderita beserta anggota keluarganya termasuk kebutuhan gizi makanan dan obat-obatan sebagai upaya prososial. sementara secara makro warga yang terkena dampak covid 19 telah oleh sebagaian warga yang lain yang diwadahi organisasi masjid Al Multazam di RW 04 melalui gerakan ProLima. ProLima ProLima adalah sebuah gerakan sosial yang muncul dari salah satu program sosial Akademi Al Multazam. Gerakan sosial ini awalnya di inisiasi oleh pembina Akademi Al Multazam dengan nama ProLima yakni Program Peduli Sesama. Meskipun masuk dalam struktur organisasi masjid akademi al Multazam, menurut salah seorang Ekono Insentif - 59 EFEK PRILAKU PROSOSIAL MASYARAKAT DI MASA PANDEMI (STUDI KASUS PROSOSIAL WARGA RW 05 DI KELURAHAN CIGADUNG) ProLima Iskandar, pengelolaannya independen. Gerakan ini menurut Iskandar diawali donasi tiga pembina yang dikumpulkan dan dikelola kemudian disalurkan setiap bulan untuk membantu warga lansia. anjut usi. disekitar masjid al Multazam. Masjid al Multazam termasuk terletak di RW 04 yang notabene disebut masjid komplek karena berada di komplek Unpad 2 yang sebagian warganya berdomisili di RW 05 Cigadung. Setiap kegiatan berlangsung kemudian Iskandar sebagai ketua pelaksana yang ditunjuk ketua DKM Moch. Toha, merekap semua keuangan serta melaporkan secara transparan dan rutin melalui hubungan secara sosial maupun melalui media sosial (WhatAos Gru. Berdasarkan hasil mini risearch yang dilakukan iskandar menyatakan gerakan ProLima ini juga wujud dari forum diskusi yang mendiskusikan kegiatan masjid dari teori hingga Kadang-kadang dilanjutkan kunjungan untuk melihat kegiatan yang nyata hasil dari yang di diskusikan tersebut. Selesai diskusi setelah sholat subuh berjamaah, menurut Iskandar ProLima membawa santunan kepada warga lansia yang sakit. Para pengelola ProLima DKM dengan memikul beras dan lainnya yang dilakukan setiap bulan seperti yang terlihat dari gambar 1 di bawah ini Gambar 1. Kegiatan ProLima Carlo & Randall . dalam teorinya menyampaikan membantu orang lain yang berhubungan dengan kebutuhan-kebutuhan kesejahteraan orang lain, seringkali memberikan motivasi respon-respon simpati terinternalisasike dalam normanorma atau prinsip-prinsip yang tetap dengan membantu orang Menurut iskandar, program ini sudah terlaksana selama tiga tahun, bantuan yang dikelola oleh ProLima terus bertambah dan konsisten dan berdampak pada bertambah luas penyaluran bantuannya. Bantuan tidak hanya untuk lansia, namun juga santunan untuk anak-anak yatim. dimasa pendemi bantuan dari para donatur semakin bertambah melibatkan pengurus setempat khususnya RT dan RW 05 serta RW 04 Cigadung Kota Bandung. Sasaran bertambah diprioritaskan kepada warga terkena dampak covid 19. Bantuan berupa kupon senilai 150 ribu per orang Ekono Insentif - 60 TOTENG SUHARA yang wajib dibelanjakan di warung Program ini menurut iskandar agar dapat membantu para pedagang menengah disekitar warga. Proses Prososial Proses prososial kognitif melalui pesan komunikasi yang dilakukan melalui sosial media dan hubungan Melalui media sosial setiap donatur yang mendonasikan uangnya baik melalui ATM banking atau secara langsung diterima dengan waktu tidak terlalu lama langsung direspon dan dipublikasikan melalui Whats up yang berisi pesan komunikasi sebagai ungkapan terimakasih serta mendokan. Diantara pesan tersebut seperti yang tertera pada gambar berikut. Gerakan ini membantu para pasen terkena covid 19. Kerjasama yang dilakukan Prolima dengan tim Dapur Umum ini memicu semangat warga membantu dengan dengan bentuk bahan makanan dan dana yang dibelanjakan dan diolah oleh dapur umum untuk konsumsi selama isolasi Selama kegiatan berlangsung terdokumentasikan dan di informasikan melalui media sosial. Proses komunikasi melalui media sosial WhatAos Up dengan cara menyimpan pesan motivasi dan rekaman yang berbentuk vidio disimpan di status para penggerak dapur umum dan mensosialisasikan link vidio. Lihat https:/sck. io/p/fBYqvgmp https:// sck. io/BJAfuGCg KESIMPULAN Gambar 2. Pesan Whatsapp Proses proLima komunikator kepada komunikan seperti yang digambarkan sebelumnya yaitu Komunikator - Pesan - Channel Komunikan Ae Effek ProLima - Informasi - Media Social Ae Donatur Ae prilaku sosial Efek dari prilaku prososial Prolima, memicu sebagian warga melakukan gerakan yang sama. Ditengah kasus copid 19 meningkat sebagian warga melaksanakan gerakan dapur umum yang di inisiasi oleh PKK Rw 05. Proses komunikasi massa tidaklah berjalan secara sederhana. Sebab pesan yang disampaikan melalui media khalayak mencari saluran lain media sosial atau menemui orang lain yang pandang memiliki informasi yang cukup sebagai opinion leader. Memotivasi membantu orang lain yang diawali respon-respon simpati sebagai proses kognitif pada prilaku prososial disertai pesan-pesan disampaikan melalui hubungan sosial dan media sosial DAFTAR PUSTAKA