NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 2 Mei 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 256-260 DOI: https://doi. org/10. 55606/nusantara. Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Melalui Kewirausahaan Di Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Growing Youth Leadership Spirit Through Entrepreneurship In Karunia Village. District Palolo Sigi District Juemi 1* . Daniel T. Todapa2 STIA Panca Marga Palu *Email: juemi. npwp2019@gmail. Article History: Received: 30 Maret 2023 Revised: 30 April 2023 Accepted: 30 Mei 2023 Keywords: youth leadership, skills. Abstract: Community Service Activities are one of the Tri Dharma of Higher Education that must be implemented. This community service activity was held in Karunia Village. PaloloDistrict. Sigi Regency. The method used is the mentoring and training approach or the Participatory Learning Process. Canuna Village. So the purpose of this Community Service Activity is to provide material understanding of the importance of the leadership spirit of the younger generation through entrepreneurship. The results of the Community Service mean that community service activities like this are very beneficial for the village community in growing the leadership spirit of the younger Participants in this activity were youth and community Participants were very enthusiastic about following the material through lectures, questions and answers and discussions, suggestions that can be given to the Village. Abstrak Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan di Desa Karunia . Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan dan pelatihan atau Proses Belajar secara Partisipatif. Maka, tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan pemahaman materi tentang pentinya jiwa kepemimpinan generasi muda melalui kewirausahaan. Hasil Pengabdian disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan generasi muda. Peserta dalam kegiatan ini adalah tokoh pemuda dan Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan penyampaian materi melalui ceramah, tanya jawab dan diskusi, saran yang dapat diberikan kepada Desa. Kata Kunci: kepemimpinan pemuda, keterampilan, kewirausahaan PENDAHULUAN Kepemimpinan itu sendiri dapat didefenisikan sebagai proses-proses mempengaruhi, interpretasi mengenai peristiwa-peristiwa bagi para pengikut, pilihan dari sasaran-sasaran bagi kelompok atau organisasi, pengorganisasian dari aktivitas-aktivitas kerja untuk mencapai sasaran-sasaran tersebut, motivasi dari para pengikut untuk mencapai sasaran, pemeliharaan hubungan kerja sama dan teamwork, serta perolehan dukungan dan kerjasama dari orang-orang yang berada diluar kelompok atau organisasi. Bagi generasi muda, * Juemi , juemi. npwp2019@gmail. e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 256-260 kepemimpinan juga harus menjadi perhatian. Generasi muda merupakan generasi penerus dan di tangannya harapan akan kemajuan suatu organisasi digantungkan. Banyak cara generasi muda menumbuhkan jiwa kepemimpinan, salah satunya melalui Kata kewirausahaan berasal dari bahasa perancis yang berarti AuberusahaAy atau AumelaksanakanAy (Frinces, 2. Pada usia muda, usia yang penuh dengan produktivitas dan kreatifitas namun memiliki tingkat pengangguran yang cukup tinggi dibandingkan dengan tingkat usia yang lain. Kewirausahaan menjadi salah satu cara dalam mengatasi penganguran ditingkat usia tersebut. Keunggulan wirausaha yang sukses dibandingkan dengan wirausaha yang gagal terletak pada dinamika dan efektivitas Berdasarkan gambaran diatas, kepemimpinan efektif dan pengembangan jiwa kepemimpinan menjadi hal penting dalam keberhasilan kewirausahaan. Untuk membawa usaha menuju masa depan yang sukses, dibutuhkan kepemimpinan yang cocok dengan usaha tersebut. Permasalahannya adalah bagaimana menciptakan kepemimpinan yang efektif serta bagaimana menumbuhkan jiwa kepemimpin didalam diri generasi muda sehingga tercipta kewirausahaan yang sukses. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tulisan ini akan mencoba menjawab dengan menyajikan bagaimana mempersiapkan diri menjadi wirausaha muda, bagaimana menjadi pemimpin yang efektif serta cara mengembangkan jiwa kepemimpinan dengan mengatasi kesenjangan kepemimpinan dalam mendukung kewirausahaan pada generasi muda. METODE Berisi Metode yang digunakan oleh tim pengabdi mencakup dua metode sekaligus sebagai berikut (Mardikanto dan Soebiato, 2. Pertama, metode ceramah, dalam hal ini tim pengabdi menyampaikan materi kepada masyarakat sasaran mengenai topik pengabdian. Ceramah disampaikan oleh ketua Pengabdian selanjutnya, metode diiskusi dan sharing antara masyarakat sasaran dengan tim pengabdi. Adapun evaluasi yang digunakan oleh tim pengabdi adalah model CIPP (Context. Input. Process, and Produc. yang digagas oleh Tayipnafis . sebagaimana dikutip oleh Mardikanto dan Soebiato . Penjelasan dari metode evaluasi ini adalah sebagai berikut: a. Evaluasi Contexts, berkaitan dengan beberapa faktor dan kondisi sebelum dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat, yakni tentang Kepemimpinan dalam wirausaha. Evaluasi Input, adalah evaluasi terkait dengan masukan yang diberikan tim pengabdi kepada masyarakat sasaran. Evaluasi Process, yakni terkait dengan pelaksanaan program pengabdian dari awal sampai akhir. Evaluasi Product. Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Melalui Kewirausahaan Di Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi yakni terkait dengan kualitas hasil kegiatan yang dicapai berdasarkan feedback dari Peserta HASIL Berisi Kegiatan pengabdiaan kepada masyarakat menumbuhkan jiwa kepemimpinan melalui kewirausahaan , kegiatan ini dilaksanakan Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Dalam Pelaksanaan Kegiatan pengabdian kepada masyarakaat ini dimulai dari perencanaan oleh Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat STIA Panca Marga Palu Sulawesi Tengah yang teridri dari 2 (Du. orang dosen dan 1 (Sat. orang Mahasiswa . Nuraisyah. , & Haryono. bahwa efektivitas adalah suatu pekerjaan yang efektif secara tegas dan efisien sesuai dengan perencanaan. Untuk menjadi wirausaha muda diperlukan persiapan diri, diantaranya adalah: membangun kepribadian pemimpin muda, . Mempersiapkan keterampilan bagi wirausahawan muda, . Membangun usaha saat muda dan . Merealisasikan mimpi menjadi kenyataan. Haryono. , & Nasir. Wirausaha muda yang mampu bertahan adalah wirausaha yang memiliki kepemimpinan efektif. Pemimpin yang sangat efektif akan mendasarkan kepemimpinan mereka pada suatu fondasi yang terdiri atas tiga nilai inti, yaitu integritas, hati hamba dan mau jadi pengurus/pelayanan. Selain itu, untuk mengatasi kesenjangan kepemimpinan diperlukan lima pilar kepemimpinan, yaitu : Menajamkan pikiran, . Menyusun rencana aksi yang tertulis, . Membangkitkan hasrat dan semangat, . Mengembangkan rasa percaya diri dan kepercayaan, dan . Memupuk komitmen dan tanggung jawab. Seorang keterampilan, diantaranya adalah : Keterampilan konseptual, . Keterampilan kemanusiaan, . Keterampilan administratif , dan . Keterampilan teknik. Pemateri dari tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat menjelasakan tentang pentingnya kepemimpinan bagi generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin. NUSANTARA - VOLUME 3. NO. MEI 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 256-260 khususnya Desa Karunia . Selanjutnya menjelaskan fungsi kepemimpinan sebagai calon pemimpin dan garda terdepan dalam pembangunan Desa Karunia Jafar. Haryono. Asrifai. , & Roe, . Augus. PENUTUP Kesimpulan Dari hasil Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pentingnya menumbuhkan jiwa kepemimpinan melalui kewirausahaan bagi generasi muda dalam pembangunan di Desa Karunia Rusli. Permadi. , & Haryono . bahwa kegiatan ini memang sangatlah menarik dalam hal yang lainnya. Mulai dari awal pelaksanaan yakni observasi penetapan Desa Karunia sebagai Desa Binaan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu Sulawesi Tengah. Hingga pada pelaksanaan kegiatan penyampaian materi tentang pentingnya menumbuhkan jiwa kepemimpinan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya pemuda Desa, yang menjadi target sasaran Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah peserta sangat antusias mengikuti kegiatan penyampaian materi melalui ceramah, tanya jawab dan diskusi. UCAPAN TERIMA KASIH Tim pelaksana pengabdian kepada masyarkat STIA Panca Marga Palu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Pengabdian Tim Pengabdi juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa. Sekretaris Desa, dan perangkat Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi , atas bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada Tim sehingga Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berjalan dengan baik dan selesai sesuai dengan waktu yang ditetapkan. DAFTAR PUSTAKA