Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Sosialisasi Tanaman Penurun Gula Darah di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Radith Mahatma1. Dyah Iriani1. Yusfiati1. Nery Sofiyanti1. Roza Elvyra1. Fadel Nugraha1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Riau email: radith. mahatma@lecturer. Abstract Negative impact of the development over time in the health aspect is the change in lifestyle or unhealthy dietary habits, particularly through the consuming of instant foods, which can trigger Excessive sugar consumption lead to increasing weight and blood sugar levels, and potentially causes type-2 diabetes (DM). The community of Koto Ringin Village has developed a family medicinal plant program (TOGA) as part of a strategy to improve community health. This program demonstrates proactive steps in addressing health challenges in Koto Ringin Village, both through disease management and community-based health initiatives like TOGA. The objective of this community service is to improve the understanding of the PKK members of Koto Ringin Village by educating them about plants that are useful for lowering blood sugar levels. ItAos also intended for transferring knowledge from the academic environment to the community at large, especially to the members of PKK Koto Ringin Village. Mempura District. Siak Regency. Riau Province. This activity was carried out through counseling and health checks, including blood sugar and blood pressure This activity was attended by 18 women from the PKK of Koto Ringin. The results of the activity showed that the participantsAo knowledge improved from 41. 1 to 90. Keywords: Koto ringin village, blood-sugar levels, socialization. TOGA Abstrak Dampak negatif dari perkembangan zaman di bidang kesehatan adalah terjadinya perubahan gaya hidup atau pola makan yang tidak sehat yaitu dengan mengonsumsi makanan yang serba instan sehingga dapat memicu diabetes. Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan peningkatan berat badan, peningkatan kadar gula darah yang dapat memicu diabetes (DM) tipe-2. Masyarakat Desa Koto Ringin telah mengembangkan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai bagian dari strategi peningkatan kesehatan masyarakat Upaya ini menunjukkan adanya langkah proaktif dalam menghadapi tantangan kesehatan di Desa Koto Ringin, baik melalui pengelolaan penyakit maupun melalui inisiatif kesehatan berbasis komunitas seperti TOGA. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK Desa Koto Ringin dengan edukasi mengenai tanaman yang bermanfaat sebagai penurun kadar gula darah dan transfer ilmu pengetahuan dari lingkungan akademik kepada masyarakat secara umum, khususnya ibu-ibu PKK Desa Koto Ringin. Kecamatan Mempura. Kabupaten Siak. Provinsi Riau. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan cara melakukan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan kadar gula darah dan tekanan darah. Kegiatan ini diikuti oleh 18 ibu-ibu PKK Desa Koto Ringin. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan peserta pengabdian meningkat dari 41,1 menjadi 90,0. Kata kunci: Desa Koto Ringin, penurun gula darah, sosialisasi. TOGA https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 PENDAHULUAN Diabetes mellitus atau yang lebih dikenal sebagai diabetes, telah menjadi masalah kesehatan global yang perlu mendapatkan perhatian serius. Tidak hanya menjadi isu di perkotaan, tetapi juga di pedesaan, di mana pengetahuan tentang diabetes masih terbatas. Beberapa pencegahan dan deteksi dini yang dapat dilakukan antara lain perubahan gaya hidup dan peningkatan kualitas hidup. Asupan gula, garam, dan lemak (GGL) yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit tidak menular (PTM), seperti penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit ginjal, dan diabetes. PTM tidak hanya mengancam kelompok lanjut usia, akan tetapi juga mulai mengancam kelompok usia produktif. Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat sedini Salah satunya yaitu dengan memperhatikan asupan garam, lemak, dan gula . Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan peningkatan berat badan, peningkatan kadar gula darah yang dapat memicu diabetes (DM) tipe-2. DM adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah . akibat kekurangan ataupun resistensi DM termasuk salah satu penyakit yang telah menjadi masalah serius kesehatan masyarakat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. DM tidak hanya menyebabkan kematian prematur, tetapi juga menjadi penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal Organisasi Diabetes Federation (IDF) memperkirakan sedikitnya terdapat 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019 atau setara dengan prevalensi sebesar 9,3% dari total penduduk pada usia yang sama. Berdasarkan IDF memperkirakan prevalensi diabetes di tahun 2019 yaitu 9% pada perempuan dan Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 9,65% pada laki-laki. Prevalensi diabetes penambahan umur penduduk menjadi 19,9% atau 111,2 juta orang pada umur 6579 tahun. Diprediksi akan terus meningkat hingga mencapai 578 juta pada tahun 2030 dan 700 juta pada tahun 2045 . Masyarakat Desa Koto Ringin telah mengembangkan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai bagian dari strategi peningkatan kesehatan masyarakat. Upaya ini menunjukkan adanya langkah proaktif dalam menghadapi tantangan kesehatan di Desa Koto Ringin, baik melalui pengelolaan penyakit menular maupun melalui inisiatif kesehatan berbasis komunitas seperti TOGA. Beberapa tanaman yang ada di pekarangan TOGA diantaranya rosela (Hibiscus Linn. (Cymbopogon citratus DC. ), kunyit (Curcuma longa L. ) lengkuas (Alpinia galanga L. ), daun pandan (Pandanus amarylifolius Roxb. ), dan pinang (Areca catechu L. ) . Sosialisasi diabetes di masyarakat desa merupakan investasi dalam kesehatan dan Melalui pendekatan yang sesuai dengan budaya dan kebutuhan lokal, sehingga dapat membangun pemahaman yang lebih baik, mendorong pencegahan, dan mendukung masyarakat yang hidup dengan diabetes agar memiliki kehidupan yang lebih baik dan sehat di lingkungan desanya . Dari uraian diatas dapat dipahami pentingnya pengetahuan tentang jenis-jenis tanaman yang memiliki manfaat sebagai penurun kadar gula darah. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK Desa Koto Ringin mengenai tanaman yang bermanfaat sebagai penurun kadar gula darah dan transfer ilmu pengetahuan dari lingkungan akademik kepada masyarakat secara umum, khususnya ibu-ibu PKK Desa Koto Ringin. Kecamatan Mempura. Kabupaten Siak. Provinsi Riau. https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 METODE PENGABDIAN Kegiatan Sosialisasi Tanaman Penurun Gula Darah di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten Siak ini dilaksanakan oleh tim dosen Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau berkolaborasi dengan mahasiswa KKN MBKM Universitas Riau. Kegiatan ini tertuang dalam SK Dekan FMIPA Universitas Riau Nomor 20790/UN19. 3/AL. 04/2024 tanggal 14 Juni 2024 dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: Koordinasi tim pelaksana dengan mahasiswa KKN MBKM Persiapan kegiatan sesuai dengan tugas masing-masing yang meliputi: Persiapan ijin pelaksanaan kegiatan . urat jala. Persiapan kuesioner . retest dan Persiapan spanduk Persiapan alat untuk uji kadar gula darah dan tekanan darah Kegiatan dibuka oleh ibu Watini Harun selaku istri Kepala Desa sekaligus Ketua PKK. Sebelum penyampaian materi kepada peserta, tim pelaksana kegiatan memberikan angket yang isinya beberapa pertanyaan tentang seberapa besar minat dan pengetahuan peserta terhadap materi kegiatan . mengetahui seberapa besar wawasan yang dimiliki peserta. Pemberian materi dari tim pelaksana Manfaat buah dan sayuran Gejala Diabetes tipe I dan II Tips hidup sehat bagi penyandang Monitoring dan evaluasi. Tahapan ini dilakukan dengan cara diskusi dan tanya jawab sehingga peserta akan lebih paham mengenai manfaat kegiatan ini. Evaluasi dilakukan dengan pengisian kuesioner . ost tes. Soal yang https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 diberikan dalam pretest sama dengan soal post test, ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pola pikir peserta terhadap materi pengabdian dengan parameter pengukuran: Manfaat mengkonsumsi buah dan Gejala Perbedaan diabetes tipe I dengan II Jenis sayuran dan buah-buahan yang dapat menurunkan kadar gula darah Buah-buahan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes Kadar gula darah normal pada Pemeriksaan kadar gula darah dan tekanan darah peserta Kunjungan ke pekarangan TOGA Desa Koto Ringin. HASIL DAN PEMABAHASAN Program pengabdian ini berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari partisipasi aktif dan antusiasnya peserta pengabdian dengan mengikuti keseluruhan acara sampai selesai. (Gambar . Gambar 1. Peserta pengabdian bersama tim pengabdian dan ibu ketua PKK Desa Koto Ringin Kegiatan pengabdian masyarakat ini pengetahuan masyarakat terhadap jenis sayuran dan buah-buahan yang bermanfaat menurunkan kadar gula darah. Sebelum kegiatan, masih sedikit peserta yang mempunyai pengetahuan mengenai jenis- p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 jenis sayuran dan buah-buahan yang dapat menurunkan kadar gula darah. Delapan belas peserta yang mengikuti acara pengabdian di kantor Kelurahan Koto Ringin. Kecamatan Mempura. Kabupaten Siak, memiliki tingkat pendidikan yang bervariasi mulai dari Sekolah Dasar (SD). Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sekolah Menengah Atas (SMA). Diploma 1 (D-. Diploma 3 (D-. dan Sarjana (S. Peserta paling banyak berpendidikan SMA . kemudian diikuti SD . SMP. D-1. D-3, dan S-1 masingmasing 1 orang. Sebagian besar peserta merupakan ibu rumah tangga . Dua orang bekerja sebagai guru PAUD dan dua orang lagi bekerja sebagai petani. Usia peserta yang mengikuti acara pengabdian merupakan usia produktif, berkisar antara 22-78 tahun. Usia peserta paling banyak antara 30-40 tahun . , di bawah 30 tahun . dan di atas 40 tahun . Hal ini sangat berpotensi terhadap keberhasilan program pengabdian dikarenakan ibu-ibu peserta merupakan kader PKK yang dapat menularkan ilmu yang didapat pada saat mengikuti program pengabdian masyarakat ini kepada warga Desa Koto Ringin Setelah pemaparan mengenai jenisjenis tanaman yang mampu menurunkan kadar gula darah terlihat peningkatan pengetahuan para peserta yang tercermin dalam nilai pretest dan post-test yang dilakukan sebelum dan diakhir kegiatan Nilai post test dari kuesioner yang diberikan mengalami peningkatan dibanding nilai pretest. (Tabel . Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 Tujuan Manfaat buah dan sayuran bagi tubuh manusia Gejala hipoglikemia . adar gula darah renda. Gejala hiperglikemia . adar Gula Darah tingg. Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 Menyebutkan tiga jenis sayur dan buah-buahan yang dapat menurunkan gula darah Menyebutkan tiga jenis buahbuahan yang tidak boleh dimakan penderita Diabetes Menyebutkan kadar gula darah normal pada manusia Rerata Pencapaian Tujuan (%) Pre Post Pening Tabel 1. Evaluasi jawaban peserta pada pretest dan post test Gambar 2. Pemeriksaan kadar gula darah oleh tim pengabdian Pada acara pengabdian ini, selain memaparkan materi mengenai tanaman yang bermanfaat menurunkan kadar gula darah tim pengabdian juga melakukan pemeriksaan kadar gula darah dan tekanan darah peserta. (Gambar . Selain itu tim pengabdian juga mengunjungi pekarangan TOGA bersama dengan ibu-ibu peserta pengabdian. (Gambar . Beberapa tanaman yang ada di pekarangan TOGA di Desa Koto Ringin diantaranya rosela (Hibiscus sabdariffa Linn. ), serai (Cymbopogon citratus DC. kunyit (Curcuma longa L. ) lengkuas (Alpinia galanga L. ), daun pandan https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 (Pandanus amarylifolius Roxb. pinang (Areca catechu L. ) . p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Gambar 3. Kunjungan ke pekarangan TOGA Desa Koto Ringin Pada kunjungan ke pekarangan TOGA Desa Koto Ringin ditemukan adanya beberapa tanaman yang memiliki efek menurunkan gula darah. Tanaman-tanaman tersebut adalah serai (Cymbopogon citratus DC. ), kunyit (Curcuma longa L. ), dan pinang (Areca cathecu L. Hasil penelitian Djahi dkk. menyatakan bahwa ekstrak etanol sereh memiliki efek antidiabetes, sedangkan Malik dkk . dan Antaryani dkk. secara berurutan menyatakan bahwa senyawa kurkumin dari rimpang kunyit (Curcuma longa L) dan ekstrak biji buah pinang (Areca catechu L) memiliki efek antidiabetes. SIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang berjudul Sosialisasi Tanaman Yang Bermanfaat Sebagai Penurun Kadar Gula Darah Di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Pemahaman dan pengetahuan peserta pengabdian meningkat dari 41,1 menjadi 90,0 Peserta antusias terhadap kegiatan UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih dan penghargaan diberikan pada Fakultas MIPA Universitas Riau atas dana hibah pengabdian Selain itu para penulis juga https://doi. org/10. 37859/jpumri. berterimakasih kepada Kepala Desa Koto Ringin dan Ketua PKK Desa Koto Ringin yang telah bersedia bekerja sama serta para mahasiswa FMIPA Universitas Riau yang melaksanakan Kukerta di Desa Koto Ringin dan membantu terlaksananya kegiatan pengabdian masyarakat ini. DAFTAR PUSTAKA