INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Minat Masyarakat Kecamatan Jabung dalam Memilih Program Studi Ekonomi Syariah (Studi Kampus Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malan. Meyla N. Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang Melanur43@hotmail. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat masyarakat Kecamatan Jabung dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan survei terhadap 150 responden yang terdiri atas masyarakat Kecamatan Jabung yang memiliki ketertarikan terhadap pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang ekonomi syariah. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengeksplorasi berbagai faktor seperti sosial, ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syariah. Teknik analisis regresi linear berganda digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial, seperti pengaruh lingkungan sekitar dan keluarga, serta motivasi ekonomi, seperti prospek karier dan potensi pendapatan, berperan signifikan dalam memengaruhi minat Selain itu, tingkat pengetahuan masyarakat tentang prinsip dan praktik ekonomi syariah juga menjadi faktor penting. Temuan ini memberikan wawasan bagi institusi pendidikan dalam merancang strategi promosi yang lebih efektif untuk menarik minat calon mahasiswa. Kata kunci : Minat Masyarakat. Faktor Sosial. Motivasi Ekonomi. Pengetahuan Ekonomi Syariah Abstract. This study aims to analyze the factors influencing the interest of the Jabung District community in choosing the Sharia Economics Study Program at Sunan Kalijogo Islamic Institute Malang. Using a quantitative approach, the study involved a survey of 150 respondents from the Jabung District community interested in pursuing higher education, particularly in the field of Sharia economics. Data were collected through questionnaires designed to explore various factors such as social, economic, and knowledge of Sharia economics. Multiple linear regression analysis was employed to examine the relationships between these variables. The results revealed that social factors, such as the influence of the surrounding environment and family, and economic motivation, such as career prospects and income potential, significantly affect community interest. Additionally, the communityAos level of knowledge about Sharia economic principles and practices also plays a crucial role. These findings provide insights for educational institutions to design more effective promotional strategies to attract prospective students. Keywords : Community Interest. Social Factors. Economic Motivation. Knowledge of Islamic Economics INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 PENDAHULUAN Pendidikan tinggi di Indonesia telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Pertumbuhan ini tidak terlepas dari pentingnya peran pendidikan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten di berbagai sektor. 1 Di tengah kemajuan tersebut, minat masyarakat dalam memilih program studi di perguruan tinggi menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah lembaga pendidikan. Pilihan program studi yang tepat tidak hanya memengaruhi kualitas pendidikan yang diterima, tetapi juga masa depan karier mahasiswa setelah lulus. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi minat masyarakat dalam memilih program studi tertentu. Salah satu program studi yang belakangan ini semakin diminati adalah Ekonomi Syariah. Program studi ini menawarkan pendekatan yang berbeda dalam mengelola ekonomi, yaitu dengan berlandaskan prinsip-prinsip syariah yang sesuai dengan ajaran Islam. Seiring dengan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, kebutuhan akan tenaga kerja yang berkompeten di bidang ini juga semakin tinggi. Banyak lembaga pendidikan tinggi di Indonesia yang kini membuka program studi Ekonomi Syariah untuk memenuhi permintaan pasar yang terus Hal ini mencerminkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sistem ekonomi yang lebih adil dan sesuai dengan nilai-nilai agama. Kecamatan Jabung, yang terletak di Kabupaten Malang, merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan Program Studi Ekonomi Syariah. Sebagian besar penduduk Kecamatan Jabung adalah Muslim, yang tentunya memiliki kedekatan dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah. Dalam konteks ini, memilih program studi yang sesuai dengan nilai-nilai agama merupakan pilihan yang relevan bagi sebagian besar masyarakat. Namun, meskipun memiliki latar belakang agama yang kuat, masih ada berbagai faktor yang memengaruhi keputusan mereka dalam memilih program studi ini. Faktor-faktor yang memengaruhi minat masyarakat dalam memilih program studi Ekonomi Syariah sangat Salah satu faktor utama adalah faktor sosial, yang mencakup pengaruh keluarga, teman, dan masyarakat sekitar. Dalam banyak kasus, keputusan untuk melanjutkan pendidikan tinggi sering kali dipengaruhi oleh dukungan sosial dari lingkungan terdekat. 1 Sukmayadi. , & Yahya. Indonesian education landscape and the 21st century challenges. Journal of Social Studies Education Research, 11. , 219-234. 2 Tosepu. Arah perkembangan pendidikan tinggi Indonesia. Jakad Media Publishing. 3 Hamzah. Yudiawan. , & Hasbullah. Islamic Economic Development in Indonesian Islamic Higher Education. International Journal of Evaluation and Research in Education, 9. , 77-82. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 Masyarakat yang hidup dalam komunitas yang mendukung nilai-nilai agama biasanya akan cenderung memilih program studi yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut. Selain faktor sosial, motivasi ekonomi juga menjadi faktor yang sangat mempengaruhi minat masyarakat dalam memilih program studi Ekonomi Syariah. Dalam hal ini, prospek karier yang menjanjikan di sektor ekonomi syariah, seperti di lembaga keuangan syariah atau perusahaan yang menerapkan prinsip syariah, menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat Jabung, yang sebagian besar berfokus pada kesejahteraan ekonomi keluarga, tentu akan mempertimbangkan prospek pekerjaan yang dapat mendatangkan penghasilan yang lebih baik sebagai salah satu alasan memilih program studi ini. Pengetahuan tentang ekonomi syariah juga berperan penting dalam keputusan masyarakat untuk memilih program studi ini. Semakin besar pemahaman seseorang tentang konsep-konsep ekonomi syariah, semakin besar kemungkinan mereka untuk tertarik memilih bidang studi tersebut. Pengetahuan ini dapat diperoleh melalui berbagai sumber, seperti pendidikan formal, seminar, atau bahkan pengaruh dari keluarga dan teman yang lebih memahami konsep ekonomi syariah. Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat Jabung akan merasa lebih yakin bahwa memilih Program Studi Ekonomi Syariah adalah keputusan yang tepat untuk masa depan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat masyarakat Kecamatan Jabung dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang. Penelitian ini sangat relevan mengingat tingginya potensi masyarakat Jabung dalam memilih pendidikan tinggi yang berbasis pada prinsip-prinsip Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan faktor-faktor kunci yang menjadi pendorong utama masyarakat Jabung untuk memilih program studi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana faktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syariah dapat saling berinteraksi dalam memengaruhi minat masyarakat dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, diharapkan dapat diambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berbasis syariah, khususnya di Kecamatan Jabung. Hal ini akan membuka peluang untuk Mohamed Hashim. Tlemsani. , & Matthews. Higher education strategy in digital Education and Information Technologies, 27. , 3171-3195. 5 Hasni. Agustyawati. , & Pardana. Pengaruh Faktor Psikologis dan Faktor Sosial Terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Memilih Program Studi Manajemen pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Buton. Jurnal Ilmiah Akuntansi Manajemen, 4. , 144-149. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Melalui analisis kuantitatif yang menggabungkan metode survei dan regresi linear berganda, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan ekonomi syariah terhadap minat masyarakat dalam memilih program studi ini. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan pendidikan tinggi di bidang ekonomi syariah serta bagi kebijakan pengembangan pendidikan yang lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di daerah-daerah seperti Kecamatan Jabung. Kajian Teori Minat Teori Minat yang dikemukakan oleh Higgins . menyatakan bahwa minat merupakan dorongan psikologis yang mengarahkan individu untuk terlibat dalam suatu Faktor internal seperti motivasi diri dan faktor eksternal seperti pengaruh sosial memainkan peran penting dalam membentuk minat seseorang. Motivasi diri mencakup keinginan individu untuk mencapai tujuan pribadi, sementara pengaruh sosial melibatkan tekanan atau dukungan dari lingkungan sekitar, seperti keluarga, teman, dan masyarakat. Dalam konteks pendidikan, minat seseorang dalam memilih program studi sering dipengaruhi oleh keduanyaAimotivasi untuk sukses secara pribadi dan harapan atau dorongan yang datang dari lingkungan sosial mereka. Minat ini juga dipengaruhi oleh bagaimana individu melihat relevansi dan manfaat suatu aktivitas atau keputusan dalam Misalnya, seseorang yang memiliki minat terhadap pendidikan tinggi cenderung memilih program studi yang dirasa dapat memenuhi harapan pribadi dan sosial mereka. Dalam penelitian ini, faktor eksternal seperti dukungan keluarga atau teman di Kecamatan Jabung dapat sangat berperan dalam membentuk minat masyarakat untuk memilih Program Studi Ekonomi Syariah. Teori ini juga menekankan pentingnya faktor sosial dalam menentukan minat, karena keputusan pendidikan tinggi seringkali dipengaruhi oleh norma-norma yang berlaku di masyarakat. Di daerah dengan ikatan sosial yang kuat seperti Kecamatan Jabung, minat individu dalam memilih program studi ekonomi syariah kemungkinan 6 Herdiansyah. Abdulah. , & Sofiana. Pengendalian Produktivitas Kerja Staf Pengajar Berdasarkan Stres pada Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak Berdasarkan Teori Higgins. Jurnal Aplikasi Bisnis, 778-797. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 besar dipengaruhi oleh harapan dan pandangan masyarakat sekitar, yang lebih cenderung mengarahkan mereka menuju pilihan yang sejalan dengan nilai-nilai agama dan sosial. Dengan demikian, faktor sosial tidak hanya berfungsi sebagai latar belakang, tetapi juga sebagai pendorong utama yang memperkuat minat untuk terlibat dalam pilihan pendidikan tertentu. Oleh karena itu, minat masyarakat Kecamatan Jabung dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah sangat mungkin dipengaruhi oleh kedekatan mereka dengan nilai-nilai agama Islam, serta pengaruh sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar yang mendukung pilihan tersebut. Faktor Sosial Teori Faktor Sosial yang dikemukakan oleh James Coleman . menyatakan bahwa keputusan individu dalam memilih suatu tindakan atau program studi sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya, termasuk keluarga, teman, dan masyarakat sekitar. Coleman mengemukakan bahwa interaksi sosial dapat mempengaruhi nilai dan pandangan individu, serta mempengaruhi pilihan yang mereka buat dalam hidup mereka. Dalam hal ini, keputusan memilih program studi tidak hanya didorong oleh keputusan pribadi, tetapi juga oleh pengaruh yang ada dalam lingkungan sosial yang lebih besar. 7 Di dalam konteks pendidikan tinggi, faktor sosial sangat penting karena keluarga dan teman sering kali menjadi sumber utama pengaruh. Misalnya, keluarga dapat memberikan dorongan untuk memilih pendidikan yang sesuai dengan keyakinan agama, dan teman dapat mempengaruhi keputusan tersebut melalui rekomendasi atau berbagi pengalaman mereka. Masyarakat yang memiliki ikatan sosial yang kuat, seperti yang ada di Kecamatan Jabung, dapat mendorong individu untuk memilih program studi yang diterima dan diinginkan oleh lingkungan sosial mereka. Selain itu. Coleman juga menyoroti pentingnya modal sosial, yaitu hubungan dan jejaring yang dimiliki seseorang dalam masyarakat. Modal sosial ini dapat membuka peluang lebih besar bagi individu dalam menentukan pilihan pendidikan mereka. Dalam hal ini, masyarakat Kecamatan Jabung yang memiliki hubungan sosial yang erat akan lebih mudah terpengaruh oleh pandangan umum mengenai pilihan pendidikan, yang cenderung mengarah pada program studi yang sejalan dengan nilai-nilai sosial dan agama mereka. Faktor sosial yang kuat ini juga berperan dalam memperkuat komitmen individu terhadap pilihannya. Misalnya, apabila seseorang merasa didukung oleh keluarga dan masyarakat dalam memilih Program Studi 7 Wojciechowska. The role of public libraries in the development of social capital in local communitiesAe a theoretical study. Library management, 42. , 184-196. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 Ekonomi Syariah, mereka akan merasa lebih yakin dan termotivasi untuk melanjutkan pendidikan di bidang ini. Dengan demikian, faktor sosial memainkan peran penting dalam mempengaruhi minat masyarakat Kecamatan Jabung dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang. Teori Ekonomi yang dikembangkan oleh Gary Becker . menjelaskan bahwa keputusan individu untuk melanjutkan pendidikan dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi yang rasional. Becker berpendapat bahwa individu akan mempertimbangkan keuntungan ekonomi yang akan diperoleh dari investasi dalam pendidikan, seperti prospek pekerjaan dan pendapatan yang lebih tinggi di masa depan. Program studi yang dianggap dapat memberikan hasil ekonomi yang menguntungkan, baik dari segi karier maupun penghasilan, akan lebih menarik bagi individu yang berorientasi pada manfaat ekonomi. 8 Dalam konteks Program Studi Ekonomi Syariah, teori ekonomi ini relevan karena masyarakat, terutama di daerah seperti Kecamatan Jabung, sering kali mempertimbangkan prospek kerja dan penghasilan sebagai faktor penting dalam memilih pendidikan. Dalam hal ini. Ekonomi Syariah dianggap memiliki prospek yang baik karena semakin berkembangnya sektor ekonomi syariah di Indonesia, termasuk lembaga-lembaga keuangan syariah dan perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip syariah. Oleh karena itu, individu yang memilih untuk melanjutkan pendidikan di bidang ini mungkin memandangnya sebagai investasi yang akan memberikan pengembalian ekonomi yang menguntungkan. Selain itu, teori ekonomi juga menyarankan bahwa individu akan memilih jalur pendidikan yang sesuai dengan kemampuan mereka untuk memperoleh manfaat maksimal. Dalam kasus Program Studi Ekonomi Syariah, dengan semakin banyaknya peluang pekerjaan di sektor ini, masyarakat Kecamatan Jabung mungkin merasa bahwa pendidikan di bidang ini adalah pilihan yang cerdas dan menguntungkan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, faktor ekonomi menjadi pendorong utama bagi individu untuk memilih program studi ini. Terlebih lagi, dalam era globalisasi dan digitalisasi, peluang untuk bekerja di sektor ekonomi syariah telah berkembang pesat. Banyak lembaga keuangan syariah dan perusahaan yang menawarkan peluang karier menarik di bidang ini. Dalam hal ini, teori ekonomi dapat menjelaskan bagaimana masyarakat Kecamatan Jabung melihat Ekonomi Syariah sebagai 8 Becker. The bh TCSPC handbook. Becker & Hickl GmbH. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 pilihan yang berpotensi memberikan kesejahteraan ekonomi, sehingga meningkatkan minat mereka untuk memilih program studi ini. Teori Pengetahuan yang diajukan oleh Schommer-Aikins . berfokus pada bagaimana tingkat pengetahuan dan pemahaman individu terhadap suatu topik dapat memengaruhi minat mereka dalam memilih suatu bidang studi. Menurut teori ini, semakin besar pengetahuan seseorang tentang suatu bidang studi, semakin besar kemungkinan mereka untuk tertarik dan memilih bidang studi tersebut. Pengetahuan ini tidak hanya mencakup pemahaman teknis tentang bidang tersebut, tetapi juga pengertian yang lebih mendalam tentang manfaat dan potensi karier di dalamnya. 9 Dalam konteks ini, pengetahuan tentang ekonomi syariah dapat berperan penting dalam menarik minat masyarakat untuk memilih Program Studi Ekonomi Syariah. Masyarakat yang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konsep-konsep ekonomi syariah, seperti sistem keuangan syariah, perbankan syariah, dan produk-produk keuangan berbasis syariah, lebih cenderung untuk memilih program studi Dengan informasi yang lebih jelas, mereka akan merasa lebih yakin bahwa bidang studi ini relevan dengan perkembangan ekonomi yang ada. Schommer-Aikins juga menunjukkan bahwa pengetahuan seseorang akan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengalaman pendidikan sebelumnya, interaksi dengan sumber informasi, dan penyuluhan atau sosialisasi yang diterima. Oleh karena itu, masyarakat Kecamatan Jabung yang mendapatkan informasi yang baik tentang ekonomi syariah, baik melalui media, seminar, maupun pengaruh dari keluarga dan teman, lebih mungkin untuk memiliki minat yang lebih besar terhadap Program Studi Ekonomi Syariah. Selain itu, pengetahuan yang mendalam tentang ekonomi syariah dapat membuka pemahaman tentang peluang karier yang ada di sektor ini. Masyarakat yang lebih mengetahui potensi ekonomi syariah, baik dari segi pekerjaan yang tersedia maupun kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat, akan merasa lebih yakin dalam memilih program studi ini. Dengan demikian, penyuluhan yang efektif tentang ekonomi syariah dapat meningkatkan minat masyarakat untuk memilih pendidikan di bidang ini. 9 Schommer-Aikins. Duell. , & Hutter. Epistemological beliefs, mathematical problem-solving beliefs, and academic performance of middle school students. The elementary school journal, 105. , 289304. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat masyarakat Kecamatan Jabung dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang. Pendekatan kuantitatif dipilih karena memungkinkan untuk mengukur variabel-variabel yang ada secara numerik dan melakukan analisis statistik untuk menentukan pengaruh antar 10 Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Jabung yang berusia antara 18 hingga 30 tahun dan memiliki ketertarikan terhadap pendidikan tinggi. Sampel penelitian diambil secara acak . andom samplin. sebanyak 150 Pemilihan sampel ini didasarkan pada kriteria responden yang memiliki ketertarikan terhadap pendidikan tinggi serta bersedia untuk memberikan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian berupa kuesioner yang terdiri dari 30 item Kuesioner ini dirancang untuk mengukur tiga faktor utama yang memengaruhi minat memilih Program Studi Ekonomi Syariah, yaitu: Faktor Sosial 10 item pertanyaan yang mengukur pengaruh keluarga, teman, dan masyarakat sekitar dalam memilih program studi. Motivasi Ekonomi 10 item pertanyaan yang mengukur persepsi responden terhadap prospek karier, penghasilan, dan kesempatan kerja di sektor ekonomi syariah. Pengetahuan tentang Ekonomi Syariah 10 item pertanyaan yang mengukur tingkat pemahaman responden mengenai ekonomi syariah, lembaga keuangan syariah, dan peluang karier di sektor ini. Skala pengukuran yang digunakan dalam kuesioner adalah skala Likert 5 poin, mulai dari sangat setuju hingga sangat tidak setuju. Kuesioner ini dirancang untuk mendapatkan data yang valid dan reliabel mengenai persepsi dan sikap masyarakat terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat mereka dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah. Teknik Pengumpulan Data Data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner kepada responden yang Kuesioner ini diberikan dalam format fisik dan digital untuk memudahkan partisipasi 10 Mulyadi. Riset desain dalam metodologi penelitian. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 16. , 71-80. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 Sebelum melakukan pengisian, para responden diberikan penjelasan singkat mengenai tujuan penelitian dan cara mengisi kuesioner, serta dijamin kerahasiaan Teknik Analisis Data Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda untuk mengetahui sejauh mana pengaruh masing-masing faktor . aktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syaria. terhadap minat masyarakat dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah. Regresi linear berganda digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara lebih dari satu variabel independen . aktor sosial, motivasi ekonomi, pengetahuan ekonomi syaria. dan variabel dependen . inat memilih program Sebelum dilakukan analisis, data akan diuji terlebih dahulu untuk memastikan tidak terdapat masalah multiko HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Statistik Tabel ini memberikan gambaran umum mengenai distribusi data untuk setiap variabel yang dianalisis, yaitu faktor sosial, motivasi ekonomi, pengetahuan tentang ekonomi syariah, dan minat memilih Program Studi Ekonomi Syariah. 1 Tabel Deskriptif Statistik Mean Std. Deviation Faktor Sosial Motivasi Ekonomi Pengetahuan tentang Ekonomi Syariah Minat memilih Program Studi Ekonomi Syariah Variabel Std. Error Mean Dalam tabel ini, kita melihat bahwa jumlah sampel (N) untuk semua variabel adalah 150, yang berarti data berasal dari 150 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Ratarata . menunjukkan bahwa secara keseluruhan, responden cenderung memberikan penilaian yang tinggi terhadap faktor sosial, motivasi ekonomi, pengetahuan tentang ekonomi syariah, dan minat mereka untuk memilih program studi ini. Misalnya, nilai rata-rata untuk motivasi ekonomi . menunjukkan bahwa prospek karier dan peluang pendapatan menjadi faktor utama dalam pemilihan program studi. Selanjutnya, standar deviasi (Std. Deviatio. memberikan gambaran tentang sebaran atau keragaman data dari masing-masing Semakin besar angka standar deviasi, semakin besar pula variasi atau perbedaan INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 antara responden dalam memberikan jawaban. Variabilitas terbesar terlihat pada motivasi ekonomi . , yang berarti ada keragaman pendapat mengenai pentingnya motivasi ekonomi dalam memilih program studi ini. Faktor sosial dan pengetahuan tentang ekonomi syariah memiliki deviasi standar yang sedikit lebih kecil . 75 dan 0. , yang menunjukkan bahwa meskipun ada variasi, persepsi responden terhadap kedua faktor tersebut relatif lebih Std. Error Mean yang lebih kecil untuk setiap variabel mengindikasikan tingkat ketepatan yang cukup baik dalam estimasi rata-rata setiap variabel. Uji Asumsi Klasik Uji ini dilakukan untuk memastikan bahwa model regresi memenuhi asumsi klasik yang diperlukan sebelum melakukan analisis lebih lanjut. Uji ini melibatkan uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Uji Normalitas Hasil uji normalitas dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data tidak menunjukkan masalah normalitas, karena nilai p lebih besar dari Hal ini menandakan bahwa distribusi data dari masing-masing variabel tidak melenceng jauh dari distribusi normal, sehingga dapat diterima untuk analisis regresi lebih lanjut. Uji Multikolinearitas: Berdasarkan nilai Variance Inflation Factor (VIF), yang semuanya kurang dari 10, dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikolinearitas yang signifikan di antara variabel-variabel independen dalam penelitian ini. Ini berarti bahwa masing-masing variabel independen . aktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syaria. memberikan kontribusi yang independen terhadap model Uji Heteroskedastisitas: menunjukkan bahwa data tidak memiliki masalah heteroskedastisitas, yang berarti bahwa varians kesalahan model adalah konstan di seluruh data. Hasil Regresi Linear Berganda Tabel ini menunjukkan hasil dari regresi linear berganda, yang mengukur pengaruh setiap variabel independen . aktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syaria. terhadap variabel dependen . inat memilih Program Studi Ekonomi Syaria. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 Koefisien Variabel tValue (Constan. Faktor Sosial Motivasi Ekonomi Pengetahuan Ekonomi Syariah Std. Beta Error Sig. Tabel regresi menunjukkan bahwa semua variabel independen, yaitu faktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syariah, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat memilih program studi ini. Faktor sosial menunjukkan koefisien regresi sebesar 0. 32 dengan nilai p < 0. 05, yang berarti bahwa peningkatan faktor sosial, seperti dukungan keluarga atau teman, dapat meningkatkan minat memilih Program Studi Ekonomi Syariah. Hal ini menunjukkan bahwa faktor sosial memainkan peran penting dalam keputusan pendidikan masyarakat Kecamatan Jabung. Motivasi ekonomi memiliki koefisien regresi terbesar . , yang menunjukkan bahwa faktor ekonomi, terutama terkait dengan prospek karier dan penghasilan yang dijanjikan oleh sektor ekonomi syariah, merupakan pendorong utama dalam pemilihan program studi ini. Nilai p yang signifikan . < 0. menguatkan temuan ini. Pengetahuan tentang ekonomi syariah, meskipun berpengaruh, menunjukkan koefisien yang lebih kecil . Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pemahaman masyarakat tentang ekonomi syariah, semakin besar kemungkinan mereka untuk memilih program studi ini. Namun, pengaruh pengetahuan ini sedikit lebih moderat dibandingkan dengan motivasi ekonomi dan faktor sosial. Koefisien Determinasi (RA) Tabel ini menunjukkan seberapa besar variasi dalam variabel dependen . inat memilih Program Studi Ekonomi Syaria. dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen . aktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syaria. Model Square Adjusted Square Std. Error of the Estimate Dalam tabel diatas, nilai RA sebesar 0. 42 menunjukkan bahwa sekitar 42% variasi dalam minat memilih program studi dapat dijelaskan oleh tiga faktor utama yang dianalisis: INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 faktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syariah. Meskipun tidak sepenuhnya menjelaskan semua variasi, angka ini menunjukkan bahwa model regresi yang dibangun cukup baik dalam menjelaskan minat masyarakat terhadap program studi ini. Namun, nilai Adjusted RA yang sedikit lebih rendah . memberikan koreksi atas jumlah variabel independen yang digunakan dalam model. Meskipun demikian, nilai tersebut tetap menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan cukup kuat untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi minat memilih Program Studi Ekonomi Syariah. Std. Error of the Estimate sebesar 0. 72 menunjukkan tingkat kesalahan rata-rata dalam prediksi minat memilih program studi, yang relatif kecil, mengindikasikan bahwa model regresi cukup dapat diandalkan dalam memprediksi keputusan pendidikan masyarakat Kecamatan Jabung. Uji Signifikansi Model (ANOVA) Uji ANOVA digunakan untuk menguji apakah model regresi secara keseluruhan Sum Squares Regression Residual Total Model Mean Square Sig. Tabel ANOVA menunjukkan nilai F = 37. 65 dengan nilai Sig. = 0. 000, yang menunjukkan bahwa model regresi secara keseluruhan sangat signifikan. Hal ini berarti bahwa kombinasi variabel independen . aktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syaria. secara signifikan dapat menjelaskan minat masyarakat Kecamatan Jabung dalam memilih program studi ini. Dengan kata lain, model ini cukup baik untuk digunakan dalam menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pendidikan mereka. Nilai Sig. = 0. 000 menunjukkan bahwa hipotesis nol . ang menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara variabel independen dan depende. dapat ditolak dengan keyakinan tinggi. Ini menegaskan bahwa faktor-faktor yang dianalisis dalam penelitian iniAibaik faktor sosial, motivasi ekonomi, maupun pengetahuan tentang ekonomi syariahAimemiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat masyarakat Kecamatan Jabung dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah. Hasil ini mendukung temuan INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 sebelumnya bahwa kombinasi antara dukungan sosial, prospek ekonomi, dan pemahaman tentang ekonomi syariah dapat mempengaruhi keputusan pendidikan individu. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor sosial, motivasi ekonomi, dan pengetahuan tentang ekonomi syariah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat masyarakat Kecamatan Jabung dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang. Faktor sosial, yang mencakup pengaruh keluarga, teman, dan lingkungan masyarakat, terbukti menjadi pendorong utama bagi individu untuk memilih program studi ini. Selain itu, motivasi ekonomi, yang berkaitan dengan harapan akan prospek pekerjaan dan penghasilan di masa depan, juga memainkan peran penting dalam memotivasi masyarakat untuk memilih pendidikan tinggi di bidang ekonomi syariah. Pengetahuan yang lebih mendalam tentang ekonomi syariah turut meningkatkan minat masyarakat dalam memilih program studi ini, dengan pemahaman yang baik mengenai peluang karier dan lembaga keuangan syariah. Secara keseluruhan, penelitian ini mengungkap bahwa keputusan masyarakat dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal individu, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti dukungan sosial dari keluarga dan masyarakat, serta pengaruh ekonomi yang dianggap menguntungkan di masa depan. Temuan ini memberikan wawasan yang penting bagi pihak institusi pendidikan dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi untuk meningkatkan daya tarik Program Studi Ekonomi Syariah, terutama melalui penyuluhan dan peningkatan pemahaman di kalangan masyarakat. Saran Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar pihak Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang meningkatkan upaya sosialisasi mengenai ekonomi syariah kepada masyarakat Kecamatan Jabung, terutama dalam hal pengetahuan mengenai peluang karier dan pengembangan lembaga keuangan syariah. Pihak kampus dapat menyelenggarakan seminar, pelatihan, atau program penyuluhan yang lebih intensif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan di bidang ekonomi syariah dan potensi pekerjaan INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 yang ditawarkan di sektor ini. Dengan demikian, masyarakat akan lebih terdorong untuk memilih Program Studi Ekonomi Syariah sebagai pilihan pendidikan tinggi yang tepat. Selain itu, untuk lebih menarik minat masyarakat dalam memilih Program Studi Ekonomi Syariah, disarankan untuk memperkuat kerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan syariah, seperti bank syariah dan perusahaan yang berfokus pada ekonomi syariah. Kerja sama ini dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis melalui magang atau program kerja yang dapat mendukung mereka dalam memasuki dunia kerja setelah lulus. Dengan demikian, baik institusi pendidikan maupun lembaga keuangan syariah dapat saling mendukung dalam mencetak lulusan yang siap berkontribusi di sektor ekonomi syariah. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 DAFTAR PUSTAKA