Implementasi Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Menulis Teks Ulasan Kelas Vi SMPN 24 Kota Jambi Fina Fuspita Sari1. Kamaruddin2. Imam Suwardi Wibowo3 Universitas Jambi *Corresponding author Email: finafuspitasari74@gmail. Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan yakni mendeskripsikan pendekatan saintifik pada materi ajar teks ulasan siswa kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi, yang didasari pada perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru bahasa Indonesia kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa instrumen lembar observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembuatan RPP guru yang berbasis saintifik secara menyeluruh dikategorikan sesuai dengan RPP Permendikbud Nomor 103 tahun 2014. Dari hasil observasi guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar berbasis saintifik dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis teks ulasan siswa kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi sudah cukup terlaksana sesuai dengan Permendikbud nomor 103 tahun 2014, namun ada beberapa kendala pada kegiatan saintifik pada aspek menanya dan evaluasi sikap. Kata kunci: implementasi pendekatan saintifik, menulis, teks ulasan Abstract This study has a purpose, namely to describe a scientific approach to the teaching material of review texts for class Vi G SMP Negeri 24 Jambi city, which is based on planning, implementation, and evaluation of This research is a descriptiv research and uses a qualitative The subjects in this study were Indonesian language teachers in class Vi G of SMP Negeri 24 Jambi city. In this study, researchers used data collection techniques in the form of observation sheet instruments, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the making of scientifically-based teacher RPP as a whole is categorized according to the RPP Permendikbud Number 103 of 2014. From the observations of teachers carrying out scientific-based teaching and learning activities, it can be concluded that the application of a scientific approach to learning to write review texts for class Vi G SMP Negeri 24 Jambi cities have been implemented enough according to Permendikbud number 103 of 2014, but there are some obstacles in scientific activities in the aspects of questioning and attitude evaluation. Keywords: implementation of scientific approach, writing, review text Pendahuluan Kurikulum 2013 merupakan kurikulum tetap yang diterapkan oleh pemerintah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbu. mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbu. Nomor 160 Tahun 2014 tentang pemberlakuan Kurikulum Tahun 2013. Kementrian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbu. RepubIik Indonesia menciptakan Kurikulum 2013 dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi seimbang antara sikap . , keterampilan . , serta pengetahuan . Proses Kurikulum mengamanatkan pendekatan saintifik. Pendekatan pembelajaran yaitu dilakukan melalui proses ilmiah (Fadillah, 2014:. Dalam proses ilmiah, siswa membangun pengetahuan dengan menanya, melakukan pengamatan, melakukan pengukuran, mengumpulkan data, mengargonisir serta menafsirkan data, memperkirakan hasil, melakukan eksperimen, menyimpulkan dan mengkomunikasikan. Pembahasan tentang kurikulum pada dasarnya hampir selalu ada dalam setiap pengkajian masalah-masalah pendidikan di mana pun. Hal tersebut tidaklah terlalu mengherankan, karena disadari benar bahwa kurikulum sebagai jantungnya pendidikan . he heart of educatio. , (Ansyar, 2015:. Hal itu mengandung makna bahwa kurikulum merupakan salah satu alat yang sangat strategis dan menentukan dalam pencapaian tujuan-tujuan pendidikan. Kurikulum 2013 dikonsep untuk memperkukuh kompetensi siswa dalam tiga hal, diantaranya sikap, pengetahuan, dan keterampilan Nuh . alam Priyatni, 2014:. Pengertian kurikulum terdapat dalam pasal 1 butir 19 UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yaitu kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, serta bahan pelajaran dan cara yang digunakan untuk pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Dalam pembelajaran bahasa terdapat empat aspek yang akan dicapai, diantaranya keterampilan menyimak, berbicara, membaca, serta menulis. Keempat aspek tersebut harus dimiliki dan dikuasai oleh siswa dalam proses belajar mengajar bidang studi bahasa Indonesia. Salah satu aspek yang harus dikuasai oleh siswa adalah keterampilan menulis, karena dengan menulis informasi yang disampaikan lebih efektif karena sebelum menulis kita berpikir terlebih dahulu. Kemampuan menulis lebih sulit dikuasai bahkan oleh penutur asli bahasa yang bersangkutan sekalipun (Nurgiyantoro, 2012:. Kemendikbud . pembelajaran bahasa Indonesia dalam kurikulum 2013 merupakan pembelajaran berbasis teks. Teks tersebut dapat berwujud teks tulis maupun teks lisan. Salah satu kompetensi dasar mata pelajaran bahasa Indonesia kelas Vi SMP adalah menulis Teks Ulasan sesuai dengan karakteristik teksnya. Pada penelitian ini, peneliti melakukan penelitian pada keterampilan menulis peserta didik melalui penerapan pendekatan saintifik dalam materi pembelajaran menulis teks ulasan peserta didik. Pada penelitian ini tentunya terdapat beberapa pertimbangan peneliti dalam mengangkat judul AuImplementasi Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Menulis Teks Ulasan Kelas Vi SMPN Kota JambiAy mendeskripsikan dan mengetahui sejauh mana penerapan pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis teks ulasan siswa kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi, karena pendekatan saintifik menggunakan langkah-langkah saintis yang meliputi kegiatan 5M yakni mengamati, mencoba, menalar, menanya, serta mengkomunikasikan, . adanya pemberlakuan kurikulum 2013 yang memiliki ciri pembelajaran dengan pendekatan saintifik ini dapat menciptakan suasana belajar yang aktif dan hasil belajar yang baik. Materi teks ulasan adalah materi salah satu kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik dalam Kurikulum 2013. Kompetensi dasar tersebut terdapat dalam kompetensi dasar siswa Kelas Vi SMP, yaitu teks ulasan berada pada kompetensi dasar 3. 11 mengidentifikasi informasi pada teks ulasan tentang kualitas karya . ilm, cerpen, puisi, novel, karya seni daera. yang dibaca atau diperdengarkan, dalam bentuk teks ulasan secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, atau aspek lisan, dan kompetensi 11 Menceritakan kembali isi teks ulasan tentang kualitas karya . ilm, cerpen, puisi, novel, karya seni daera. yang dibaca atau didengar. Sejalan dengan uraian di atas, penerapan pendekatan saintifik pada masing-masing sekolah tentunya tidak sama, hal ini dapat terjadi dikarenakan kompetensi pendidik yang tidak sama dalam melaksanakan pembelajaran berbasis saintifik. Selain itu keadaan dan keperluan dari masing-masing sekolah yang berbeda juga berpengaruh. Adapun beberapa hasil penelitian yang relevan sebagai acuan peneliti yang pernah dilakukan sebelumnya, akan tetapi penelitian tersebut terdapat perbedaan objek yang diteliti, tempat penelitian berlangsung, serta waktu penelitian berlangsung, diantaranya adalah sebagai berikut. Penelitian yang dilakukan oleh Maria Made Lis Hermawati . dengan judul Implementasi Pendekatan Saintifik pada Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Menulis di Kelas X IPS 1 SMAN Mendoyo. Penelitian yang dilakukan oleh Agung Tri Wijaya yang berjudul Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Menulis Cerita Pendek pada Siswa Kelas XI Mipa 1 SMA Negeri 1 Kota Jambi tahun Ajaran 2017/2018. Perbedaan penelitian peneliti dengan Yovita Dian Putranti: . Peneliti memilih seorang guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan menggunakan kelas XI sebagai subjek penelitian, sedangkan Yovita Dian Putranti memilih guru kelas IV B sebagai subjek penelitian. peneliti memilih SMA sebagai tempat penelitian, sedangkan Yovita Dian Putranti memilih SD sebagai tempat penelitian. peneliti memilih memilih jenis deskriptif dengan mendeskripsikan implementasi pendekatan saintifik dari segi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sedangkan Yovita Putranti mendeskripsikan implementasi pendekatan saintifik dengan menggunakan teknik tematik Adapun persamaannya: peneliti sama-sama menderskripsikan secara teoritis tentang implementasi pendekatan saintifik. Perbedaan penelitian yang dilakukan oleh peneliti Agung Tri Wijaya: . Peneliti memilih kelas Vi, sedangkan Agung Tri Wijaya memilih kelas XI. peneliti memilih Sekolah Menengah Pertama (SMP), sedangkan Agung Tri Wijaya memilih Sekolah Menengah Atas. peneliti memilihmateri menulis teks ulasan, sedangkan Agung Tri Wijaya memilih menulis cerita pendek. Adapun persamaannya: . mengamati implementasi saintifik dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan . penelitian mengamati pembelajaran menulis. Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh oleh Maria Made Lis Hermawati . dengan judul Implementasi Pendekatan Saintifik pada Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Menulis di Kelas X IPS 1 SMAN Mendoyo. Perbedaan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dan Made Lis: . Peneliti memilih kelas Sekolah Menengah Pertama, sedangkan Made Lis memilih kelas X. peneliti memilih Sekolah Menengah Pertama, sedangkan Made Lis memilih Sekolah Menengah Atas. peneliti memilih materi menulis teks ulasan, sedangkan Made Lis hanya pembelajaran menulis saja. peneliti mengamati implementasi saintifik dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan Sedangkan Made Lis mengamati langkah-langkah pembelajaran saintifik dalam pembelajaran menulis, kendala pelaksanan pembelajaran saintifik, dan respon siswa. Adapun persamaannya: . penelitian mengamati pembelajaran menulis. Berdasarkan latar belakang yang di uraikan, peneliti bermaksud untuk melakukan penelitian implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis teks ulasan siswa kelas Vi G di SMP Negeri 24 kota Jambi. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Pendekatan kualitatif yang mengkaji perspektif partisipan dengan strategistrategi yang bersifat interaktif dan fleksibel. Peneliti ingin mendeskripsikan dan melihat perencanaan yang dilakukan oleh guru hingga pada tahap evaluasi. Penelitian Kualitatif ini ditujukan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut pandang partisipan. Dengan demikian, penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi subjek alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci. Sugiyono, . alam Gunawan, 2015: . Data dari penelitian ini adalah berupa hasil menulis teks ulasan siswa melalui pendekatan saintifik yang diperoleh melalui kegiatan pembelajaran dengan menerapkan aspek 5M, yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengkomunikasikan, serta menalar. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kela Vi SMP Negeri 24 kota Jambi. RPP, buku ajar, dan lembar penelitian yang dianggap dapat mendukung dalam permasalahan penelitian, serta dokumentasi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: . Observasi, . Wawancara, dan . Dokumentasi. Menurut Sugiyono . 5: . menyatakan bahwa AuInstrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamatiAy. Instrumen penelitian yang digunakan peneliti adalah pedoman wawancara yang berisi pertanyaan, lembar observasi dan dokumentasi untuk mendukung keabsahan data yang akan diperoleh. Validitas data dalam penelitian ini adalah Dalam penelitian ini yaitu menggunakan triangulasi penyidik, teknik triangulasi ini yaitu dengan jalan memanfaatkan peneliti atau pengamat lainnya untuk keperluan pengecekan kembali tingkatan kepercayaan data, dengan cara mendiskusikan dengan guru bahasa Indonesia yang lain sebagai pengamat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: . Reduksi Data, . Penyajian Data, dan . Kesimpulan Data. Hasil dan Pembahasan Berdasarkan olah data dalam penelitian AuImplementasi Pendekatan Saintifik dalam Menulis Teks Ulasan pada Siswa SMP Negeri 24 kota JambiAy, yaitu analisis deskriptif dimaksudkan untuk memberikan gambaran terhadap data-data penelitian yaitu bagaimana guru bahasa Indonesia merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran menulis teks ulasan berdasarkan pendekatan saintifik di kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi yang akan digunakan sebagai bahan analisis data kualitatif. Peneliti memaparkan mengenai hasil yang ditemukan dalam penelitian. Hasil yang ditemukan pada penelitian ini adalah deskripsi dari data yang didapatkan saat pengumpulan data di lapangan melalui observasi kegiatan belajar mengajar di kelas berlangsung, wawancara yang mendalam dengan informan, dan dokumentasi suasana proses kegiatan belajar dan kegiatan penelitian dilaksanakan. Penelitian dengan analisis deskriptif ini bertujuan untuk memberikan gambaran dari data-data penelitian yaitu bagaimana guru bahasa Indonesia merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran menulis teks ulasan siswa kelas Vi G di SMP Negeri 24 kota Jambi yang akan digunakan untuk bahan analisis data kualitatif. Perencanaan Pembelajaran Berbasis Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Menulis Teks Ulasan Di Kelas Vi SMP Negeri 24 Kota Jambi Pada tahap perencanaan pembelajaran, guru bahasa Indonesia kelas Vi SMP Negeri 24 kota Jambi menggunakan silabus yang telah dikembangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbu. sebagai pedoman penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Selanjutnya, guru bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) bahasa Indonesia kota Jambi menyusun RPP sesuai dengan Permendikbud Nomor 81a tahun 2013 yang peneliti rangkum seperti pada tabel 4. 1 berikut. Jenis Perencanaan Pembelajaran Silabus RPP Tujuan Perencanaan Pedoman penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran Pedoman pelaksanaan pembelajaran Optimalisasi Perencanaan Sudah Terencana Sudah Terencana Pelaksanaan Pembelajaran Berdasarkan Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Menulis Teks Ulasan Di Kelas Vi SMP Negeri 24 Kota Jambi Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan pendekatan saintifik dalam langkah-langkah pembelajaran khusunya pada kegiatan ini. Dari kelima aspek saintifik diantaranya mengamati, menanya, menalar, mencoba, serta Guru menerapkan pendekatan saintifik dalam langkahlangkah pembelajaran, khususnya dalam kegiatan inti pembelajaran yang peneliti rangkum seperti pada tabel 4. 2 berikut. Kegiatan Pokok Tujuan Kegiatan Optimalisasi Kegiatan Mengamati Menanya Menalar Mengaitkan pengalaman belajarnya dengan kehidupan nyata Memberikan pemahaman yang baik pada Proses berfikir yang logis dan sistematis Mencoba Memperoleh hasil belajar yang nyata atau Mengkomunikasikan Supaya peserta didik akan mengetahui secara benar apakah jawaban yang telah dikerjakan sudah benar atau ada yang harus diperbaiki Sudah Sudah Sudah Sudah Sudah Evaluasi Pembelajaran Berdasarkan Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Menulis Teks Ulasan Di Kelas Vi SMP Negeri 24 Kota Jambi Pada tahap pelaksanaan pembelajaran, guru menerapkan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 dilakukan guru yang peneliti rangkum seperti pada tabel 4. Bentuk Penialaian Hasil Belajar Aspek Pengetahuan (KI . Aspek Keterampilan (KI . Aspek Sikap (KI 1 dan KI . Tujuan Penilaian Siswa mampu menyerap pelajaran dan siswa mampu menerapkan materi pelajaran Bentuk Tes Memahami isi teks ulasan dengan menganalisis unsur pembangun pada teks ulasan yang telah Siswa terampil menyerap Praktik menulis teks pelajaran dan siswa ulasan dengan terampil menerapkan memperhatikan struktur teks ulasan pelajaran Untuk mengukur sikap siswa dalam menyerap pembelajaran dan menerapkan materi pelajaran teks eksplanasi Optimalisasi Penilaian Sudah Tercapai Sudah Tercapai Belum Tercapai Dari analisis data mengenai pendekatan saintifik dalam pembelajaran teks ulasan sesuai dengan Kurikulum 2013 di kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik terlihat dalam langkahlangkah pembelajaran. Perencanaan proses pembelajaran merupakan tahap awal sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Perencanaan proses pembelajaran dibuat dalam bentuk RPP. Guru harus membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran setiap mengajar, karena RPP digunakan sebagai acuan atau landasan utama untuk melaksanakan pembelajaran di kelas. Dalam pembuatan RPP, guru menggunakan acuan dari silabus. Secara keseluruhan RPP yang dibuat sudah sesuai, guru bahasa Indonesia kelas Vi G sudah membuat RPP sesuai dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 tentang Perencanaan Pelaksanaan Pendidikan Dasar dan Menengah. Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam Kurikulum 2013 yaitu pendekatan saintifik. Penguatan proses pembelajaran dilakukan melalui pendekatan saintifik yang memiliki lima proses pengalaman belajar yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, serta mengkomunikasikan. Proses pembelajaran pada kurikulum 2013 untuk pendidikan dasar dan menengah dilakukan dengan menggunakan pendekatan saintifik. Pada tahap pelaksanaan pembelajaran, guru menerapkan pendekatan saintifik dalam langkah-langkah pembelajaran, khususnya dalam kegiatan inti pembelajaran. Kegiatan pokok dalam pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, serta mengkomunikasikan, tidak dapat terlaksana seluruhnya dalam satu kali pertemuan karena terkendala waktu dan kemampuan siswa dalam menyerap materi pembelajaran yang tidak merata. Selain itu ketidakfokusan siswa dalam proses pembelajaran menjadi kendala untuk guru itu sendiri, yang mengakibatkan ketidaklancaran dalam proses pembelajaran, yaitu pada kegiatan tanya-jawab. Tahap evaluasi pembelajaran berdasarkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran menulis teks ulasan pada siswa kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi dilakukan guru setiap satu kali pertemuan untuk memantau perkembangan belajar siswa dengan harapan agar pelaksanaan evaluasi dapat berjalan dengan optimal. Guru bahasa Indonesia di kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi hanya melaksanakan penilaian hasil belajar yang mengukur aspek pengetahuan dan keterampilan seorang siswa. Pada penilaian aspek sikap tidak dilakukan karena guru beranggapan bahwa pembelajaran masih berlangsung selama satu semester kedepan. Hal ini tidak sesuai dengan Permendikbud Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, serta keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap peserta didik terhadap standar yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa komponen RPP sudah sesuai dengan model RPP berdasarkan Permendikbud Nomor 81a Tahun 2013. Guru bersama MGMP telah mengembangkan beberapa komponen RPP. Diantaranya guru menambahkan komponen tema serta subtema sebagai pengembangan dari komponen tema dan subtema dengan maksud untuk menghindari kekeliruan saat mengajar karena RPP yang dibuat guru untuk setiap materi pokok bisa lebih dari satu. Selain itu, penambahan komponen tema dan subtema ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 tentang standar proses yang menegaskan bahwa komponen identitas mata pelajaran tidak hanya berupa nama mata pelajaran, tetapi dapat dilengkapi dengan materi pokok, tema, serta subtema. Terkait dengan tahap pelaksanaan pembelajaran, langkah-langkah pendekatan saintifik tidak sepenuhnya terlaksana dalam satu kali tatap muka karena terkendala waktu dan peserta didik dalam mencerna materi pelajaran. Hal ini tidak sesuai dengan hakikat kegiatan inti pembelajaran berdasarkan pendekatan saintifik yakni merupakan proses untuk pencapaian tujuan, yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menantang, menyenangkan memotivasi peserta didik untuk secara aktif menjadi pencari informasi, serta memberikan ruang yang cukup bagi kreativitas, prakarsa, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik melalui lima kegiatan pokok yaitu mencoba, menanya, mengamati, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan (Permendikbud Nomor 81A tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulu. Tahap evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia dialkukan guru dalam satu kali pertemuan yakni untuk memantau perkembangan belajar siswa dengan harapan agar pelaksanaan evaluasi dapat berjalan dengan optimal. Siswa memiliki waktu yang cukup untuk mengerjakan soal evaluasi. Guru bahasa Indonesia kelas Vi SMP Negeri 24 kota Jambi hanya melaksanakan penilaian hasil belajar yang mengukur aspek pengetahuan dan keterampilan siswa. penilaian proses tidak dilakukan dikarenakan bahwa guru beranggapan pembelajaran masih berlangsung selama satu semester ke depan. Maka, hal ini tidak sesuai dengan Permendikbud Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian yang menyatakan bahwa penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relative setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan. Penilaian dalam kurikulum 2013 untuk setiap mata pelajaran meliputi kompetensi sikap (KI 1 dan KI . , kompetensi pengetahuan (KI . , dan kompetensi keterampilan (KI . Penilaian sikap meliputi penilaian siswa selama mengikuti proses pembelajaran. Penilaian sikap ini dilakukan dengan cara mengamati perilaku siswa dalam mengikuti pelajaran. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian. Perencanaan pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis teks ulasan di kelas Vi SMP Negeri 24 kota Jambi menunjukkan bahwa guru bahasa Indonesia kelas Vi SMP Negeri 24 kota Jambi sudah menggunakan silabus yang telah dikembangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbu. sebagai pedoman penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pelaksanaan pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis teks ulasan di kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi menunjukkan bahwa guru bahasa Indonesia kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi telah melaksanakan tahap pelaksanaan sesuai langkah-langkah pembelajaran, hal ini di dukung oleh guru mengaitkan kegiatan pokok dalam pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan Evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai kurikulum 2013 di kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi menunjukan bahwa bentuk penilaian hasil belajar sudah tercapai yang dilakukan oleh guru bahasa Indonesia kelas Vi G SMP Negeri 24 kota Jambi, hal ini di dukung oleh siswa mampu menerapkan materi pelajaran, siswa terampil menyerap pelajaran dan siswa terampil menerapkan materi pelajaran dengan frekuensi penilaian besar dan optimalisasi penilaian sudah tercapai. Daftar Referensi Ansyar. Kurikulum Hakikat. Fondasi. Desain dan Pengembangan. Jakarta: Prenadamedia Group. Fadillah. Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran SD/MI. SD/MTS, dan SMA/MA. Yogyakarta: Ar-Ruzz Nurgiyantoro. Penilaian Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Priyatni. Desain Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara. Kemendikbud. Kurikulum 2013. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemendikbud. Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 SMA/MA/SMK Bahasa Indonesia: Modul Pelatihan ImplementasiKurikulum 2013. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: ALFABETA. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: IKAPI. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif. Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.